Peluncuran program SERAMBI 2026 di kantor perwakilan BI Kepri di Batam, Jumat (13/2). Dalam program ini, BI Kepri menyiapkan layanan kas keliling untuk menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. F. Azis Maulana/Batam Pos
batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mendorong distribusi uang layak edar menjangkau seluruh wilayah hingga pulau-pulau terluar menjelang Lebaran. Langkah ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran transaksi.
Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman, mengatakan tradisi berbagi uang baru saat Idulfitri masih menjadi kebiasaan yang kuat di tengah masyarakat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan uang baru terus meningkat setiap tahun.
“Tradisi penggunaan uang baru saat Lebaran sudah menjadi kebiasaan nasional, termasuk di Kepulauan Riau. Potensi kebutuhan masyarakat cukup tinggi,” ujarnya, Sabtu (14/2).
Menurut dia, distribusi uang baru perlu dilakukan secara merata mengingat kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau. Karena itu, layanan kas keliling diharapkan dapat menjangkau wilayah hinterland, tidak hanya terpusat di Batam dan Tanjungpinang.
Ia menilai pemerataan distribusi uang layak edar akan memudahkan masyarakat di pulau penyangga mendapatkan layanan penukaran uang secara resmi dan aman.
Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang hari raya. Masyarakat diimbau menukarkan uang hanya melalui jalur resmi, seperti perbankan dan layanan penukaran yang disediakan otoritas terkait.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan layanan resmi perbankan dan fasilitas elektronik yang tersedia,” katanya.
Pemprov Kepri menilai ketersediaan uang layak edar tidak hanya mendukung kelancaran transaksi masyarakat, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran nasional selama periode Lebaran. (*)
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). F. Istimewa
batampos – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau mempercepat digitalisasi transaksi menjelang Ramadan guna menekan risiko peredaran uang palsu dan menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Kepri Ronny Widijarto mengatakan, optimalisasi pembayaran non-tunai melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keamanan sekaligus efisiensi transaksi, khususnya di Batam dan wilayah Kepri.
“Supaya tidak ribet, baik pedagang maupun masyarakat sebaiknya bertransaksi secara non-tunai. Sekarang QRIS sudah sangat mudah,” ujarnya, Jumat (13/2).
Menurut dia, penggunaan transaksi digital dapat meminimalkan potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat saat perputaran uang tinggi, seperti menjelang Idulfitri.
Meski demikian, BI tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada saat menggunakan uang tunai. Edukasi metode 3D—dilihat, diraba, dan diterawang—terus disosialisasikan sebagai cara sederhana mengenali keaslian uang rupiah.
Ronny menilai metode tersebut masih efektif karena tingkat kemiripan uang palsu yang ditemukan relatif rendah. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama saat pembagian tunjangan hari raya (THR) dan lonjakan belanja Lebaran.
Selain edukasi, BI Kepri juga memperkuat koordinasi dengan perbankan dan aparat penegak hukum guna memantau potensi peredaran uang palsu. Masyarakat diimbau menukarkan uang hanya melalui jalur resmi, seperti perbankan dan layanan kas keliling BI.
Deputi Kepala BI Kepri Adidoyo Prakoso mengungkapkan, sepanjang 2025 ditemukan 1.045 lembar uang palsu di wilayah Kepri. Temuan tersebut tersebar di sejumlah daerah, termasuk Tanjungpinang dan Lingga.
Pecahan yang paling banyak dipalsukan adalah Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Secara bulanan, temuan uang palsu bersifat fluktuatif, mulai dari 50 lembar pada Januari, meningkat menjadi 270 lembar pada Februari, turun ke 150 lembar pada Maret, lalu kembali naik pada April sebanyak 253 lembar dan Mei mencapai 282 lembar.
Menurut Adidoyo, laporan uang palsu berasal dari temuan perbankan maupun laporan masyarakat.
BI menilai penguatan sistem pembayaran digital yang diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat menjadi kunci menjaga keamanan dan stabilitas sistem pembayaran selama Ramadan. (*)
batampos – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan program tahunan Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. Program yang telah berjalan sejak 2008 ini ditujukan untuk memfasilitasi konsumen sepeda motor Honda agar dapat pulang kampung dan kembali ke Jakarta dengan lebih aman, nyaman, serta minim risiko kelelahan di perjalanan.
Pada arus mudik tahun ini, AHM menyiapkan fasilitas keberangkatan bagi sekitar 2.400 peserta menggunakan total 60 bus, dengan tujuan utama Yogyakarta dan Semarang. Rinciannya, 38 bus diberangkatkan ke Yogyakarta dan 22 bus menuju Semarang. Seluruh peserta akan berangkat dari Jakarta dengan titik akhir perjalanan masing-masing di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa dan Museum Ronggowarsito.
Untuk menunjang mobilitas pemudik saat berada di kampung halaman, AHM juga mengangkut 1.200 sepeda motor menggunakan 32 truk menuju dua kota tujuan tersebut. Pengiriman sepeda motor dijadwalkan pada 12 Maret 2026 dari Bhanda Ghara Reksa (BGR) Kelapa Gading, Jakarta Utara, sementara keberangkatan peserta menggunakan bus dilakukan pada 14 Maret 2026 dari kantor AHM di Sunter, Jakarta Utara.
Setelah masa libur selesai, program arus balik akan digelar pada 28 Maret 2026. Sebanyak 800 peserta akan diberangkatkan kembali ke Jakarta menggunakan 22 bus dari Yogyakarta dan Semarang. Pada waktu bersamaan, 11 truk disiapkan untuk mengangkut sekitar 400 sepeda motor peserta menuju ibu kota.
Seluruh sepeda motor yang diangkut dengan truk mendapatkan perlindungan asuransi selama proses pengiriman hingga tiba di lokasi tujuan. Selain itu, setiap peserta memperoleh fasilitas dua kursi bus ber-AC untuk setiap sepeda motor, perlindungan asuransi perjalanan, layanan kesehatan di titik keberangkatan dan kedatangan, hingga paket perlengkapan perjalanan berupa jaket, makanan, dan merchandise.
Tidak hanya itu, peserta juga disediakan area istirahat yang nyaman, fasilitas ibadah, konsumsi selama perjalanan, serta kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik melalui doorprize, termasuk sepeda motor dan hadiah lainnya.
General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Antok Yuniarso, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan konsumen sekaligus upaya menghadirkan pengalaman mudik yang lebih praktis dan aman.
Menurutnya, mudik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Melalui program ini, AHM ingin memberikan pilihan perjalanan yang lebih nyaman dengan dukungan armada berkualitas, fasilitas lengkap, serta layanan pendukung yang memadai sehingga peserta dapat tiba di kampung halaman dengan aman.
Cara Pendaftaran
Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda 2026 dibuka mulai 12 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan biaya Rp150.000 dan kuota terbatas. Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui situs resmi Astra Honda Motor maupun aplikasi Honda seperti WANDA, Motorku-X, dan Daya Auto.
Peserta wajib merupakan pengguna sepeda motor Honda dan memiliki dokumen lengkap, yakni KTP, SIM C, serta STNK sepeda motor yang digunakan. Setiap unit sepeda motor dapat diikuti maksimal dua orang peserta dengan kondisi kendaraan standar dan layak jalan. Barang bawaan dibatasi maksimal 20 kilogram untuk setiap motor.
Demi keamanan bersama, peserta diwajibkan mengenakan perlengkapan berkendara sesuai standar, termasuk helm berstandar SNI, serta mematuhi seluruh aturan perjalanan yang berlaku, termasuk ketentuan turun di titik tujuan akhir tanpa pemberhentian di tengah perjalanan. (*)
Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah Mr X di perairan Galang, Sabtu (14/2) sekitar pukul 08.00 WIB. F. Istimewa
batampos – Warga Kecamatan Galang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang tersangkut di bubu milik nelayan di perairan Air Dapur, Kelurahan Galang Baru, Sabtu (14/2) pagi.
Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan nelayan saat hendak mengangkat perangkap ikan.
“Ketika bubu ditarik, nelayan melihat tubuh pria dalam kondisi tersangkut. Saat ditemukan, jasad sudah membengkak,” ujarnya.
Dari pemeriksaan awal, korban diduga telah berada di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan. Saat evakuasi, polisi tidak menemukan dokumen identitas pada tubuh korban.
Korban diketahui mengenakan kaos, namun belum ada ciri khusus yang dapat disimpulkan. Polisi juga belum memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Usai dievakuasi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.
Polisi kini berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk mengecek laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan penemuan tersebut.
Krisis distribusi air bersih di Perumahan Rindang Garden Village RW 029, warga andalkan air sumur. F. Istimewa
batampos – Ratusan warga Perumahan Rindang Garden Village, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, masih menghadapi krisis air bersih yang telah berlangsung sejak 2021. Kondisi ini mendorong warga mendesak PT Air Batam Hilir untuk menambah armada mobil tangki guna memenuhi kebutuhan harian.
Ketua RT 01 RW 029, Mustawan, mengatakan sedikitnya 120 kepala keluarga yang tersebar di sembilan blok terdampak distribusi air yang tidak normal. Sebagian besar warga hanya menerima aliran air dalam durasi terbatas dengan tekanan sangat kecil.
“Blok D dan E masih dapat air sekitar pukul 12.00 sampai 04.00 WIB. Tapi tujuh blok lainnya hanya dapat air sekitar pukul 02.00 sampai 04.00 WIB, itu pun kecil sekali,” ujarnya, Jumat (13/2).
Menurut dia, persoalan tersebut telah berlangsung lama dan belum mendapat solusi permanen meski sudah berulang kali disampaikan kepada pihak pengelola. Warga bahkan kembali mendatangi kantor PT Air Batam Hilir pada 6 Februari lalu untuk meminta bantuan distribusi air bersih melalui mobil tangki.
“Kami minta minimal dua mobil tangki. Beberapa hari terakhir sudah dibantu, tapi itu belum cukup untuk kebutuhan semua warga,” katanya.
Warga juga menilai gangguan distribusi tidak semata disebabkan musim kemarau, karena masalah sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, kondisi distribusi disebut lebih stabil saat masih dikelola PT Adhya Tirta Batam.
Untuk bertahan, warga terpaksa membuat sumur cincin dan memasang tandon sebagai sumber cadangan. Air sumur diambil secara manual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, SPV Customer Service PT Air Batam Hilir KPP Batuaji, Puji Ismanto, mengakui keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala distribusi, terutama di wilayah dengan elevasi lebih tinggi.
“Sejak peralihan pengelolaan, belum ada pembaruan pompa dan jaringan pipa. Ini memengaruhi distribusi ke perumahan yang letaknya jauh dan lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini PT Air Batam Hilir hanya memiliki empat unit mobil tangki untuk melayani wilayah Batuaji, Sekupang, dan Sagulung dengan total 34 perjalanan distribusi. Idealnya, dibutuhkan tujuh unit mobil tangki agar pelayanan lebih optimal.
“Kami akan upayakan penambahan armada dan menindaklanjuti permintaan warga agar distribusi bisa lebih maksimal,” katanya. (*)
Sebanyak 148 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dipulangkan dari Malaysia ke Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/2). F. Istimewa
batampos – Sebanyak 148 Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia dan tiba di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/2). Pemulangan difasilitasi KJRI Johor Bahru setelah para WNI menyelesaikan masa tahanan keimigrasian.
Para deportan diberangkatkan menggunakan kapal feri dari Pasir Gudang dan tiba di Pelabuhan Batam Center. Setibanya di Batam, mereka menjalani pemeriksaan dan pendataan sebelum ditempatkan sementara di P4MI Batam.
Dari total deportan, 110 orang laki-laki dan 38 perempuan. Mereka sebelumnya ditahan di sejumlah depot tahanan imigresen, antara lain Pekan Nenas, KLIA, Bukit Ajil, dan Beranang.
Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru, Jati H. Winarto, mengatakan secara umum para WNI dalam kondisi sehat. Namun, satu deportan asal Pontianak berusia 51 tahun memerlukan penanganan khusus karena mengidap HIV.
“Setibanya di Batam, yang bersangkutan akan didampingi Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memastikan kelanjutan pengobatan,” ujarnya.
Dalam proses deportasi ini, KJRI Johor Bahru bersama KBRI Kuala Lumpur juga menerbitkan 90 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen.
Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, sebanyak 86 WNI juga telah dipulangkan melalui Batam. Dengan tambahan gelombang terbaru ini, total 234 WNI telah tiba di Batam sepanjang awal 2026.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pengusutan kasus pengeroyokan di Batam mengungkap fakta baru. Salah satu pelaku berinisial Re diduga merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah lama beroperasi.
Kapolsek Lubukbaja, Denny Langie, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan bersama Polresta Barelang dan Polsek Lubukbaja.
“Masih kami kembangkan untuk membongkar jaringan ini,” ujarnya, Sabtu (14/2).
Menurut Denny, Re diketahui merupakan residivis kasus curanmor dan pernah menjalani hukuman penjara. Polisi menduga ia memiliki peran penting dalam jaringan tersebut, yang diduga beranggotakan lebih dari tiga orang.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang merilis penanganan kasus pengeroyokan tersebut dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (9/2).
Kasatreskrim Polresta Barelang, M. Debby Tri Andrestian, menjelaskan pengeroyokan dipicu konflik pribadi yang berkaitan dengan persoalan hubungan masa lalu antara korban dan istri salah satu tersangka.
Perselisihan itu berujung aksi kekerasan secara bersama-sama di muka umum hingga menyebabkan korban mengalami luka serius.
Polisi bergerak cepat dengan menangkap tersangka utama berinisial IB di kawasan Seraya, Batu Ampar, beberapa jam setelah kejadian.
Dari hasil pengembangan, dua pelaku lain, termasuk Re, juga berhasil diamankan di wilayah Bengkong pada hari yang sama.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Noval Adimas Ardianto, mengatakan motif pengeroyokan dipicu rasa sakit hati.
“Korban dan istri tersangka pernah memiliki hubungan. Ucapan korban memicu emosi tersangka, lalu mengajak rekannya melakukan pengeroyokan,” jelasnya.
Seiring berjalannya penyidikan, polisi kini mendalami dugaan keterkaitan para tersangka dengan jaringan curanmor yang lebih luas. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan. (*)
Pengurus DPW PKB Kepri masa bakti 2026–2031 usai dikukuhkan dalam Muskerwil di Batam, Sabtu (14/2).
batampos – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031. Pengukuhan dirangkai dengan orientasi politik dan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil) di Aston Hotel Pelita, Sabtu (14/2).
Pengukuhan dilakukan Bendahara Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB sekaligus anggota DPR RI, Gus Kaisar Abi Hanifah, yang membacakan keputusan resmi terkait susunan pengurus baru. Dalam keputusan tersebut, kepengurusan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku sejak ditetapkannya struktur baru.
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Ketua DPP PKB, Ahmad Iman Sukri, mengatakan pengukuhan ini merupakan bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.
Menurutnya, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi politik dan Muskerwil untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan, termasuk penguatan kaderisasi dan struktur organisasi hingga tingkat bawah.
PKB menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi legislatif di Kepri pada Pemilu 2029. Untuk tingkat nasional, partai membidik satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kepri.
Sementara di tingkat provinsi, PKB menargetkan kenaikan kursi DPRD Kepri dari dua menjadi empat kursi. Adapun di tingkat kabupaten dan kota, partai menargetkan pembentukan minimal satu fraksi di setiap daerah.
Ketua DPW PKB Kepri, Rocky Marciano Bawaloe, mengatakan pencapaian target tersebut bergantung pada soliditas seluruh struktur partai.
Ia meminta jajaran pengurus, mulai dari DPW, DPC hingga ranting, bekerja secara terukur dan aktif menyentuh masyarakat.
“Kita harus bekerja dari Natuna sampai Karimun. Ini bukan kerja ringan, tetapi dengan kebersamaan dan soliditas, PKB Kepri bisa bangkit dan meraih target pada 2029,” ujarnya.
Ia juga mengakui persaingan akan semakin ketat, terutama dengan partai lain seperti Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera yang telah memiliki basis suara kuat di Kepri.
PKB menilai posisi strategis Kepri yang berdekatan dengan Singapura menjadi peluang besar untuk mendorong pembangunan sektor industri dan pariwisata, yang diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
batampos — Rumah Sakit BP Batam (RSBP) sukses menyelenggarakan kegiatan RSBP Fun Run 2026 yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, pada Jum’at (13/2/2026).
Peserta terdiri dari mitra kerja, instansi pemerintah dan komunitas di kawasan Sekupang, serta karyawan RSBP Batam yang sedang tidak bertugas pelayanan.
Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama, Dekat Selamanya” ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, serta selesai lebih cepat dari jadwal yang direncanakan sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, sebelum kemudian secara resmi dilepas tepat pukul 07.00 WIB oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melalui pengangkatan bendera start. Rute fun run yang melintasi kawasan sekitar RSBP berlangsung tertib dan aman dengan suasana santai tanpa unsur kompetisi.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi dan mitra, di antaranya Polsek Sekupang, Basarnas, Polairud, BKKBN, Bakamla, perwakilan Kelurahan Tanjung Pinggir, serta sejumlah perusahaan mitra RSBP lainnya. Kehadiran lintas instansi ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan Sekupang.
Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty Sirait menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang kebersamaan yang positif, tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara RSBP, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan BP Batam. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan berdampak positif bagi semangat pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit BP Batam dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa kegiatan fun run ini dirancang sebagai sarana membangun kedekatan yang lebih humanis antara rumah sakit dengan mitra dan masyarakat sekitar.
“RSBP tidak hanya hadir sebagai institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang ingin tumbuh bersama. Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat semakin erat,” ungkapnya.
Dengan durasi pelaksanaan yang efisien, seluruh rangkaian kegiatan telah selesai pada pukul 08.45 WIB, lebih cepat dari estimasi awal pukul 10.00 WIB. Panitia sengaja menjaga agar acara tetap singkat dan efektif sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan utama di lingkungan rumah sakit.
RSBP berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda kebersamaan di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra pelayanan kesehatan yang humanis, kolaboratif, dan dekat dengan masyarakat. (*)
batampos — Rumah Sakit BP Batam (RSBP) sukses menyelenggarakan kegiatan RSBP Fun Run 2026 yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, pada Jum’at (13/2/2026).
Peserta terdiri dari mitra kerja, instansi pemerintah dan komunitas di kawasan Sekupang, serta karyawan RSBP Batam yang sedang tidak bertugas pelayanan.
Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama, Dekat Selamanya” ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, serta selesai lebih cepat dari jadwal yang direncanakan sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, sebelum kemudian secara resmi dilepas tepat pukul 07.00 WIB oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melalui pengangkatan bendera start. Rute fun run yang melintasi kawasan sekitar RSBP berlangsung tertib dan aman dengan suasana santai tanpa unsur kompetisi.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi dan mitra, di antaranya Polsek Sekupang, Basarnas, Polairud, BKKBN, Bakamla, perwakilan Kelurahan Tanjung Pinggir, serta sejumlah perusahaan mitra RSBP lainnya. Kehadiran lintas instansi ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan Sekupang.
Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty Sirait menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang kebersamaan yang positif, tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara RSBP, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan BP Batam. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan berdampak positif bagi semangat pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit BP Batam dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa kegiatan fun run ini dirancang sebagai sarana membangun kedekatan yang lebih humanis antara rumah sakit dengan mitra dan masyarakat sekitar.
“RSBP tidak hanya hadir sebagai institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang ingin tumbuh bersama. Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat semakin erat,” ungkapnya.
Dengan durasi pelaksanaan yang efisien, seluruh rangkaian kegiatan telah selesai pada pukul 08.45 WIB, lebih cepat dari estimasi awal pukul 10.00 WIB. Panitia sengaja menjaga agar acara tetap singkat dan efektif sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan utama di lingkungan rumah sakit.
RSBP berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda kebersamaan di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra pelayanan kesehatan yang humanis, kolaboratif, dan dekat dengan masyarakat. (*)