Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 2126

Tantangan Program MBG di Batam: Kekurangan 15 Dapur Umum Sehat

0
Muri SDN 03 Bengkong menikmati makanan bergizi gratis, Senin (13/1). Penyaluran tahap pertama program makan bergizi gratis hanya di 4 sekolah. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, masih belum mencakup seluruh siswa. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menargetkan sebanyak 58 ribu siswa dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dapat menikmati manfaat program ini pada tahun 2025.

“Hasil rapat koordinasi dengan Pak Gubernur kemarin menyampaikan bahwa target pemerintah untuk 2025 adalah mencakup 19 persen dari jumlah siswa penerima manfaat,” ujar Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, Kamis (16/1).

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjangkau sekitar 300 siswa di setiap tingkatan pendidikan di Batam. Namun, pelaksanaannya sangat bergantung pada jumlah dapur umum sehat yang siap beroperasi.

Baca Juga: Opsen Pajak Kendaraan, Bapenda Batam Pastikan Masyarakat Tidak Terbebani

Saat ini, Batam hanya memiliki lima dapur umum, terdiri atas satu dapur milik mitra Badan Gizi Nasional (BGN), satu dapur MBG yang berlokasi di Makodim, serta tiga dapur kemitraan lainnya.

“Untuk mencapai target 58 ribu siswa, kami membutuhkan 20 dapur umum sehat. Saat ini baru tersedia lima dapur, sehingga masih diperlukan tambahan 15 dapur lagi. Nantinya, dapur-dapur ini bisa dimitrakan antara pemerintah daerah dengan BGN,” jelasnya.

Tri Wahyu menambahkan, tantangan utama di Batam adalah ketersediaan lahan untuk pembangunan dapur umum yang berdekatan dengan lokasi sekolah. Oleh karena itu, Disdik mengusulkan solusi alternatif berupa kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Untuk skala Provinsi Kepulauan Riau, sebanyak 21 dapur umum sehat direncanakan akan dibangun pada 2025 dengan pendanaan sepenuhnya dari BGN. Pembangunan ini mencakup pengadaan lahan, pembangunan infrastruktur, hingga biaya operasional dapur.

“BGN menargetkan pembangunan 5.000 dapur umum sehat secara nasional, dan Kepri mendapatkan alokasi 21 dapur. Namun, di Batam, kami mendorong adanya kemitraan dengan UMKM mengingat keterbatasan lahan yang dekat dengan sekolah,” tambahnya.

Baca Juga: Kepri Targetkan 2,4 Juta Wisman pada 2025

Dengan langkah-langkah tersebut, Disdik Batam optimis target 58 ribu siswa penerima manfaat MBG dapat tercapai, sehingga kebutuhan gizi siswa di Kota Batam bisa terpenuhi secara lebih optimal. Program ini diharapkan tidak hanya mendukung kesehatan siswa tetapi juga meningkatkan prestasi belajar mereka.

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Batam melakukan pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis yang didistribusikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam.

Kepala BPOM Batam, Mustofa Anwari, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sampling makanan sebagai bagian dari pengawasan.

“Kami melakukan pengujian secara surveilen. Sebelum makanan disalurkan, kami sudah mengecek bahan-bahan di dapur pengolahan. Proses ini bertujuan memastikan bahwa makanan yang didistribusikan aman dan berkualitas,” ujarnya.

Menurut Mustofa, pengujian mikrobiologi terhadap sampel makanan membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari.

“Hasilnya akan kami sampaikan secara berkala kepada Badan Gizi Nasional yang memiliki perwakilan di sini. Kami memiliki target sampling sepanjang tahun untuk memastikan program berjalan sesuai standar,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Tantangan Program MBG di Batam: Kekurangan 15 Dapur Umum Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapal Tak Berawak Terdampar di Perairan Teluk Sebong, Bintan

0

batampos– Kapal tidak berawak terdampar di perairan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

MT Amber 82, nama kapal itu ditemukan oleh warga kandas tepatnya di perairan yang masuk dalam wilayah Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong pada Rabu (15/1/2025).

Dari video yang diterima, salah seorang warga merekam dari dekat kondisi kapal karam di perairan Teluk Sebong itu.

Kondisi kapal tidak berawak terlihat tidak terawat terdampar dan kandas di perairan Teluk Sebong tepatnya masuk wilayah Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong pada Rabu (15/1/2025). F.Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

Dilihat dari kondisinya, kapal tidak terawat dan sepertinya sudah lama tidak digunakan.

“Kapal sudah buruk, kayaknya sudah tidak aktif lagi,” katanya.

Minyak berwarna hitam terlihat mengalir dari sela-sela bagian bawah kapal.

“Informasi, kapal membawa minyak hitam tapi kondisi bocor dari tangkinya,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada warga agar tidak menyentuh kapal tersebut.

Selanjutnya, kapal akan dievakuasi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

Kepala Desa Sebong Pereh, Bahari mengatakan, awalnya warga menemukan kapal terdampar di perairan Teluk Sebong.

“Informasinya kapal hanyut, mungkin terbawa angin kuat dari laut,” katanya, Kamis (16/1/2025).

Dia mengatakan, laporan yang diterima kapal tersebut tidak membawa muatan.

“Isinya tidak ada, besi buruk. Mungkin sengaja dibuang,” katanya.

BACA JUGA: Pangkalan PLP Tanjunguban Bantu Pemulangan 4 Kru KLM Jaya Makmur 88 yang Terdampar di Perairan Malaysia

Dia menerima informasi ada minyak berwarna hitam di kapal tersebut.

“Takutnya kalau minyak hitam jadi limbah, tapi mudah-mudahan tidak,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini temuan kapal itu ditangani pihak terkait diantaranya KPLP dan Syahbandar.

Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono mengatakan, KPLP telah berkoordinasi dengan UPP Tanjunguban, Lanal Bintan, Posal Lagoi dan Polairud Bintan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kapal bernama MT Amber 82 namun tidak diketahui asal negara kapal.

Selain itu, petugas tidak menemukan awak di kapal tersebut serta kapal tidak membawa muatan.

“Muatan nihil. Kondisi penerangan di dalam kapal, mati” katanya, Kamis (16/1/2025).

Dia juga memastikan, tidak ditemukan pencemaran dari kapal kandas tersebut.

Di lokasi, katanya, petugas telah memasang garis polisi.

Menurut rencana, kapal akan ditarik ke perairan depan dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban.

“Teknis evakuasi kapal dari titik kandas, kita akan rapatkan bersama instansi terkait hari ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kapal Tak Berawak Terdampar di Perairan Teluk Sebong, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Travex 2025 Bakal Dongkrak Pariwisata ASEAN, Johor Jadi Sorotan Dunia

0
Menteri Besar Johor, Datuk Onn Hafiz Ghazi saat menyamapikan sambutan pada pembukaan Travex 2025 di di Persada Johor International Convention Centre.

batampos – Johor kembali menjadi pusat perhatian dunia saat menjadi penyelenggara Travex 2025. Acara yang digelar pada 15-20 Januari 2025 ini berhasil menyatukan para pelaku industri pariwisata dari 42 negara, menciptakan peluang kolaborasi yang sangat besar.

Dengan tema “Unity in Motion: Shaping ASEAN’s Tourism Tomorrow”, Travex 2025 menjadi ajang promosi yang efektif bagi masing-masing negara ASEAN untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan mereka. Selain itu, acara ini juga membuka peluang investasi bagi para investor yang tertarik untuk mengembangkan sektor pariwisata di kawasan ASEAN.

Menteri Besar Johor, Datuk Onn Hafiz Ghazi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya ketika Johor terpilih menjadi tuan rumah Travex 2025 bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2025 yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Kesenian and Culture (MOTAC), Datuk Seri Tiong King Sing, di Persada Johor International Convention Centre, kemarin.

Ajang bertaraf internasional yang berlangsung pada 15 hingga 20 Januari ini diperkirakan akan menerima lebih dari 1.000 delegasi dari seluruh dunia yang terdiri dari biro perjalanan, operator hotel, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

“Travex 2025 telah membuktikan bahwa Johor mampu menjadi tuan rumah acara berskala internasional. Kami berharap acara ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri pariwisata di Johor dan seluruh kawasan ASEAN,” kata Menteri Besar Johor, Datuk Onn Hafiz Ghazi.

Ia berharap Travex 202 dan ATF 2025 dapat mendongkrak perekonomian negara, sekaligus memperkuat posisi Johor sebagai pintu gerbang utama pariwisata di ASEAN.

Ia mengatakan acara ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Negara Bagian Johor untuk menarik lebih banyak wisatawan internasional dan domestik ke Johor.

Onn Hafiz juga mengajak seluruh warga Johor untuk menghadiri dan memeriahkan ATF 2025 yang diharapkan dapat menjadi katalis bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di negara tersebut. (*)

 

Reporter: Ahmadi Sultan

Artikel Travex 2025 Bakal Dongkrak Pariwisata ASEAN, Johor Jadi Sorotan Dunia pertama kali tampil pada News.

Pengendara Sepeda Motor Harus Menggunakan Lajur Kiri, Dishub Batam Perbanyak Rambu di Jalan

0
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di Jalan Sudirman, Batam Centre, Rabu (8/1). Pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan lajur kiri jalan, F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya akan menambah rambu peringatan terhadap pengendara sepeda motor untuk menggunakan lajur kiri.

“Akan kita pasang. Dari teman-teman Satlantas sudah memasang spanduk, dan imbauan,” ujarnya, Rabu (15/1).

Salim mengatakan pihaknya memang tengah melakukan pengkajian untuk membangun jalan khusus untuk sepeda motor dan bus.

“Prosesnya ini panjang. Masih direncanakan seperti di Jakarta, belum tau realisasinya kapan,” katanya.

Baca Juga: BP Batam dan CREC Bahas Pembangunan LRT, Dorong Transformasi Infrastruktur

Menurut dia, dengan lebarnya jalanan Kota Batam saat ini memang seharusnya memiliki jalur khusus. Sehingga, pengendara lebih tertib dan aman.

“Seperti bus itu nanti ada jalur khusus di kiri atau di tengah. Tergantung lokasinya,” ungkapnya.

Diketahui, Pengendara motor yang melintas di jalan lajur 5 masih banyak yang menyalahi aturan. Selain menggunakan lajur kanan, pengendara yang melalui u-turn masih terbiasa langsung crossing dari lajur paling kanan ke lajur paling kiri.

“Seperti ini sangat berbahaya, rawan kecelakaan. Apalagi kalau ada yang kecepatan tinggi,” ujar Wahyu, salah seorang pengendara.

Baca Juga: Banjir Usai, Banyak Perabotan Rumah Tangga Rusak dan Terpaksa Dibuang

Menurut dia, pemerintah maupun pihak kepolisian harus meningkatkan sosialisasi hingga memasang rambu di sepanjang jalan.

“Ini rambu saja tidak ada. Seharusnya ada juga petugas yang mengarahkan,” katanya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Pengendara Sepeda Motor Harus Menggunakan Lajur Kiri, Dishub Batam Perbanyak Rambu di Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Perlu Tambahan 15 Dapur Umum

0

Program Makanan Ber gizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, belum bisa mencakup seluruh siswa. Di nas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menargetkan 58 ribu siswa dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dapat menikmati manfaat program ini pada tahun ini.

Novak Djokovic Pecahkan Rekor Dunia di Australia Open 2025

0
Novak Djokovic terus melaju di Austalia Open 2025.. (AFP)

batampos – Dari lanjutan Australia Open 2025, di putaran kedua, Novak Djokovic berhasil mengalahkan petenis muda asal Portugal, Jaime Faria, dengan skor 6-1, 6-7, 6-3, dan 6-4. Dalam laga kali ini, Novak Djokovic yang berada di ranking ke-6 dunia kembali memecahkan rekor dunia.

Novak Djokovic memecahkan rekor dari petenis veteran lainnya, Roger Federer yang sebelumnya mencatatkan dirinya sebagai petenis nomor 1 dengan pertandingan Grand Slam sebanyak 429 laga. Sementara itu, Novak Djokovic sudah mencapai angka 430 laga dalam pertandingan yang baru saja dimenangkan.

Djokovic menyatakan bahwa ia beruntung dapat memecahkan rekor sepanjang masa dan menekankan betapa pentingnya turnamen Grand Slam untuk olahraga ini. Petenis Serbia ini mengejar gelar Grand Slam ke-25, yang akan memperpanjang rekornya dan mencapai gelar ke-100 dalam tur di Australia Terbuka tahun ini.

“Saya mencintai olahraga ini. Saya suka melakukan kompetisi. Saya selalu memberikan yang terbaik, setiap kalinya. Saya sudah berkompetisi di Grand Slam ini hampir 20 tahun, di level tertinggi. Baik menang ataupun kalah, yang terpenting adalah selalu meninggalkan kenangan tersendiri bagi saya,” ucap Djokovic kepada Washington Post.

Novak Djokovic dalam 430 laganya memiliki catatan kemenangan yang tinggi, dengan 88% win percentage, dari 379 laga kemenangan dan 51 kekalahan. Di antara petenis lainnya, Djokovic memiliki jumlah gelar tunggal Grand Slam terbanyak, 24, mengungguli Rafael Nadal dengan 22 dan Federer dengan 20 gelar

Kedua petenis tersebut telah pensiun. Daripada pemain tenis mana pun, petenis Serbia berusia 37 tahun ini telah menghabiskan lebih banyak waktu di peringkat pertama. Djokovic telah bermain enam kali lebih banyak di final Grand Slam daripada rekor lama Roger Federer. Hal ini akan terus berlanjut sampai akhir karirnya.

Dalam laga yang berlangsung dalam empat set tersebut, Novak Djokovic memuji permainan Jaime Faria pemuda berusia 21 tahun tersebut. Ia mengatakan bahwa Jaime Faria adalah contoh bagus bagi anak muda yang ingin memulai karirnya di dunia tennis.

“Tadi adalah pertarungan yang bagus, terutama di set ketiga dan keempat. Kemarin Medvedev mengucapkan beberapa kata bijak: Jika para pemain muda bermain sebaik ini, mereka akan mendapatkan segalanya, wanita, uang, kasino. Saya suka kata-katanya. Faria adalah anak yang hebat, masa depannya akan cemerlang.” ucap Djokovic usai laga.

Respon Djokovic atas performa Jaime Faria di atas lapangan adalah berkat kerja keras yang tak pantang menyerah dari pemuda Portugal tersebut. Novak Djokovic sendiri menganggap permainan di set pertama dan kedua juga sebagai perlawanan dari sebuah badai yang tak henti menghantam dirinya.

Jika gelar di akhir 15 hari di Melbourne Park akan menjadi milik Novak Djokovic, maka ini adalah gelar yang ke-25 Djokovic di turnamen besar, angka yang belum pernah dicapai oleh pria atau wanita mana pun. Ini juga akan menjadi yang ke-11 di Australia Terbuka, menyamai rekor Margaret Court.

Selain itu, ini akan menjadi gelar turnamen tingkat tur ke-100 bagi Djokovic. Novak Djokovic akan berada di urutan ke-3 setelah Jimmy Connors dengan 109 gelar dan Federer dengan 103 gelar di era turnaman terbuka di antara para pemain tenis pria lainnya. (*)

Artikel Novak Djokovic Pecahkan Rekor Dunia di Australia Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

TRAVEX 2025 Dihadiri 42 Negara, Malaysia Targetkan Penjualan RM 20 Juta

0
Pembukaan ASEAN Travel Exchange (TRAVEX) 2025 di Persada Johor International Convention Centre, dibuka Rabu (15/1).

batampos – ASEAN Travel Exchange (TRAVEX) 2025, yang diadakan bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2025 di Persada Johor International Convention Centre, dibuka Rabu (15/1).

Event yang diselenggarakan di Johor Baru, Malaysia ini mempertemukan peserta dari 42 negara, yang mencerminkan jangkauannya yang luas.

Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Datuk Seri Tiong King Sing yang membuka TRAVEX 2025 mengatakan program yang berlangsung hingga 20 Januari, akan memberikan kesempatan bagi negara-negara ASEAN untuk bekerja sama dalam mempromosikan produk pariwisata mereka secara global.

TRAVEX 2025 melibatkan 221 vendor yang menampilkan pariwisata terbaik ASEAN, 323 pembeli dari 42 negara, dan 100 perwakilan media internasional dari 35 negara peserta. Termasuk dari Indonesia.

“Hal ini mencerminkan tumbuhnya rasa percaya diri terhadap industri pariwisata ASEAN dan potensi besar untuk kerja sama, yang membuka berbagai peluang kolaborasi dan menumbuhkan visi bersama bagi masa depan pariwisata di kawasan ini,” katanya saat meresmikan TRAVEX 2025.

Tiong melanjutkan kerja sama antarnegara ASEAN sejalan dengan tema ATF 2025, yakni “Unity in Motion: Shaping ASEAN’s Tourism Tomorrow”.

TRAVEX adalah platform bisnis yang dirancang untuk memungkinkan pembeli dan penjual ASEAN terhubung satu sama lain dan menjelajahi berbagai produk dan layanan dari berbagai tujuan.

Hadir pula dalam event internasional ini Menteri Besar Johor Datuk Onn Hafiz Ghazi dan Sekretaris Jenderal Datuk Roslan Abdul Rahman dan Direktur Jenderal Pariwisata Malaysia Datuk P. Manoharan.

Manoharan, dalam konferensi pers setelah upacara pembukaan TRAVEX 2025, mengatakan Pariwisata Malaysia menargetkan penjualan sebesar RM20 juta melalui program tersebut dengan berfokus pada beberapa sub-sektor pariwisata.

“Melalui program ini, kami juga akan fokus pada paket-paket wisata minat khusus yang biasanya memberikan return lebih tinggi dibandingkan paket-paket wisata reguler.

“Termasuk produk seni dan budaya, gastronomi, dan olahraga ekstrem seperti menyelam dan lain-lain. Ini bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang menginap di negara ini,” katanya.

ATF 2025 bertujuan untuk meningkatkan kedatangan wisatawan ke ASEAN dengan mendorong jaringan, berbagi pengetahuan, dan mempromosikan produk pariwisata regional, sekaligus mendorong kolaborasi dengan para pelaku industri global.

“Jadi kami yakin penyelenggaraan ATF 2025 akan memberikan dampak yang besar bagi Malaysia, ini juga sejalan dengan Visit Malaysia Year 2026,” ujarnya.(*)

 

 

Reporter: Ahmadi Sultan

 

 

Artikel TRAVEX 2025 Dihadiri 42 Negara, Malaysia Targetkan Penjualan RM 20 Juta pertama kali tampil pada News.

Rencana Pertemuan Megawati dengan Prabowo Disebut PDIP Bukan untuk Barter Kasus Hukum Hasto Kristiyanto

0
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada Perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jumat (10/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah memastikan hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI, sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih terjalin baik.

Hal itu juga telah ditegaskan Megawati dalam pidato politik saat perayaan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/1).

“Ibu Mega sudah menegaskan sendiri pada saat pidato di HUT 52 PDI Perjuangan, 10 Januari 2025 lalu bahwa hubungan beliau dengan Presiden Prabowo masih dan terus terjalin dengan baik,” kata Said kepada wartawan, Jumat (16/1).

Said juga mengamini bahwa ada rencana pertemuan Megawati dengan Prabowo. Namun, dia menegaskan bahwa rencana pertemuan kedua tokoh itu tidak ada hubungannya dengan kasus hukum yang menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Perlu saya tegaskan bahwa hubungan baik kedua tokoh jangan disimpulkan bahwa hal itu sebagai sinyal untuk membarter status hukum yang saat ini disangkakan kepada Mas Hasto. Kita perlu jernih dan jangan membuat kesimpulan secara jumping,” tegas Said.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur itu tak memungkiri, Megawati memang memberi perhatian terhadap kasus hukum yang menjerat Hasto di KPK. Namun, penegasan itu disampaikan Megawati agar hukum tidak dipolitisasi.

“Letakkan hukum dalam koridor hukum. Jadi jangan dimaknai pernyataan beliau sebagai bentuk barter dengan apa yang sekarang dialami Mas Hasto. Hal itu tidak ada kaitannya, dan bukan karakter Ibu Mega memperdagangkan hukum,” ucap Said.

Di sisi lain, Said juga menegaskan bahwa tidak masuknya PDIP ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran bukan diartikan sebagai partai oposisi. Menurut dia, Indonesia yang menganut sistem presidensial tidak mengenal istilah oposisi.

“Jadi posisi PDI Perjuangan akan tetap berada di luar pemerintahan, dan akan menjadi sahabat yang konstruktif bagi pemerintahan Presiden Prabowo. Saya kira pilihan posisi seperti ini akan cenderung lebih bisa menjadi sahabat yang tulus. Persahabatan tanpa konsesi,” jelas Said.

Lebih lanjut, Said enggan mengungkap secara rinci ihwal kapan pertemuan Megawati dengan Prabowo terlaksana. Namun, Said meyakini pertemuan Megawati dengan Prabowo akan membuat situasi politik nasional menjadi lebih baik.

“Pertemuan kedua beliau tokoh baik bagi kehidupan politik nasional, setidaknya meredakan kegaduhan yang tidak proporsional, terutama dari kalangan pendegung (buzzer). Doakan pertemuan kedua beliau bisa terlaksana setidaknya sebelum PDI Perjuangan melaksanakan Kongres,” imbuhnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Rencana Pertemuan Megawati dengan Prabowo Disebut PDIP Bukan untuk Barter Kasus Hukum Hasto Kristiyanto pertama kali tampil pada News.

Warga Pulau Buluh dan Pulau Beranting elapor Melihat Buaya Berkeliaran di Sekitar Rumah-Rumah Panggung

0
Dua ekor buaya yang berhasil ditangkap setelah lepas dari penangkaran di Pulau Bulan.

batampos– Kejadian buaya lepas dari penangkaran di Pulau Bulang menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Camat Bulang, Ramadhan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi ini.

“Kita perhatikan betul masalah ini. Perusahaan diminta untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat buaya. “Sampaikan ke perangkat RT/RW, jika nampak buaya segera laporkan dan hindari. Jangan dekat,” tambahnya.

BACA JUGA: Buaya Masih Banyak Berkeliaran, Masyarakat Resah

Masyarakat di Pulau Buluh dan Pulau Beranting menjadi lokasi yang paling terdampak. Beberapa laporan warga menyebutkan bahwa buaya terlihat berkeliaran di sekitar rumah-rumah panggung.

“Memang kemarin banyak laporan masyarakat melihat buaya, terutama di Pulau Buluh dan Pulau Beranting. Kami terus meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Ramadhan.

Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, menyampaikan bahwa operasi pencarian dan penangkapan buaya lepas masih terus dilakukan.

“Semua tim bekerja hingga larut malam untuk menyisir perairan sekitar. Sejauh ini sudah ada tujuh ekor buaya yang berhasil diamankan,” katanya.

Dari jumlah tersebut, enam ekor buaya diketahui berasal dari penangkaran yang jebol, sementara satu ekor merupakan buaya liar.

Pihak kepolisian bersama tim gabungan telah mengembalikan buaya yang berhasil ditangkap ke lokasi penangkaran. Namun, mereka masih terus menyisir wilayah perairan Pulau Bulang untuk memastikan tidak ada buaya yang tersisa.

“Kami terus mengutamakan keselamatan masyarakat dengan melibatkan tim dari berbagai pihak,” tambah Iptu Adyanto.

BACA JUGA: Penghitungan Populasi Buaya yang Lepas di Penangkaran Pulau Bulan Masih Berlanjut

Insiden ini bermula saat hujan deras mengguyur Pulau Bulang dari Minggu malam hingga Senin dini hari, menyebabkan kerusakan pada penangkaran buaya milik PT PJK. Kerusakan terjadi pada bagian jalur keluar-masuk air ke dalam lokasi penangkaran, sehingga memungkinkan beberapa ekor buaya melarikan diri. Kondisi ini diperburuk oleh derasnya arus air yang memperbesar kerusakan.

Pihak perusahaan PT PJK telah diminta bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Camat Bulang menekankan bahwa perusahaan harus segera memperbaiki pagar penangkaran dan memastikan kejadian serupa tidak terulang. “Keamanan masyarakat adalah prioritas. Perusahaan harus bergerak cepat,” tegas Ramadhan.

Meski situasi mulai terkendali, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah setempat bekerja sama dengan perangkat RT/RW untuk menyampaikan informasi dan langkah pencegahan kepada warga. Langkah ini dilakukan agar warga tidak mendekati buaya jika melihatnya, serta segera melaporkannya ke pihak berwenang.

Selain itu, edukasi terkait keberadaan buaya di sekitar kawasan penangkaran juga akan ditingkatkan. “Kami akan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat agar mereka paham langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi situasi darurat,” ujar Kapolsek Bulang.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melanjutkan pencarian buaya di beberapa wilayah perairan sekitar Pulau Bulang. Operasi ini menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan tim gabungan untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan buaya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Pulau Buluh dan Pulau Beranting elapor Melihat Buaya Berkeliaran di Sekitar Rumah-Rumah Panggung pertama kali tampil pada Metropolis.

Kerusakan Jalan di Batam Semakin Parah

0
Salah satu ruas jalan yang rusak parah di daerah Batuaji. f.eusebius sara

batampos– Kerusakan jalan di berbagai titik Kota Batam semakin memprihatinkan. Intensitas hujan yang tinggi diduga menjadi salah satu penyebab utama bertambah parahnya kondisi jalan. Salah satu lokasi yang mengalami kerusakan parah adalah Jalan R. Suprapto, Batuaji. Lubang-lubang yang ada di jalan ini semakin melebar, membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati.

Kerusakan jalan di depan kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza menjadi sorotan. Saat ini, kondisi jalan dua jalur ini sangat memprihatinkan. Lubang-lubang besar terlihat di kedua sisi jalan, memperbesar potensi kecelakaan lalu lintas. Warga mengeluhkan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama namun tidak kunjung diperbaiki.

BACA JUGA: Akses Jalan Raya di Depan Rumah Sakit Aini Putus

“Kerusakan ini berpeluang terus bertambah jika tidak segera ditangani,” ungkap Muklis, salah satu warga Batuaji.

Selain di Jalan R. Suprapto, titik kerusakan juga ditemukan di jalan menuju Mukakuning, tepatnya sebelum simpang SMKN 1 Batam dan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang Puteri Tujuh. Di lokasi ini, aspal yang sudah pecah sering tergenang air saat hujan, memperburuk kondisi jalan. Muklis menambahkan, “Lubang terus bertambah banyak, terutama saat musim hujan seperti sekarang.”

Kondisi serupa terjadi di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Sagulung. Lubang besar menghiasi seluruh ruas jalan, mulai dari simpang Polsek Batuaji hingga pelabuhan. Pengendara sering terjebak di lubang-lubang ini, terutama saat hujan.

“Sudah lama kerusakan ini terjadi, tapi belum ada upaya perbaikan sama sekali,” keluh salah satu pengendara.

Tak hanya itu, jalan di kawasan Marina City dan Jalan Ahmad Dahlan, Seitemiang, juga mengalami kerusakan parah. Imran, warga Marina, mengaku kerepotan saat melintas di jalan-jalan ini, terutama saat hujan. “Lubang-lubang yang tergenang air jadi jebakan bagi pengendara. Banyak kendaraan terjebak karena tidak bisa melihat lubang tersebut,” ujarnya.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu arus lalu lintas tetapi juga memicu kemacetan, terutama di jam-jam sibuk. Situasi ini semakin memperburuk pengalaman berkendara di Kota Batam. Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak.

Pemko Batam sebelumnya telah menyatakan rencana untuk melanjutkan proyek perbaikan dan pelebaran jalan di tahun 2025. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Suhar, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan dan drainase akan menjadi prioritas utama dalam proyek pembangunan infrastruktur tahun ini.

“Perbaikan jalan ini menjadi fokus utama kami, terutama pada titik-titik yang rusak parah. Kami juga akan memperbaiki sistem drainase untuk mencegah genangan air,” ujar Suhar. Namun, masyarakat mendesak agar proyek ini segera dimulai mengingat kerusakan yang semakin meluas.

Warga berharap rencana Pemko Batam untuk memperbaiki jalan dapat segera terealisasi. Dengan kondisi jalan yang kembali mulus, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar tanpa hambatan. Sementara itu, warga mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalan-jalan rusak, terutama di musim hujan seperti sekarang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Kerusakan Jalan di Batam Semakin Parah pertama kali tampil pada Metropolis.