Sabtu, 6 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2137

301 WBP Rutan Terima Remisi Khusus Idul Fitri

0
Ilustrasi.

batampos – Lebaran tahun ini membawa berkah bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Batam. Sebanyak 301 warga binaan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri, dengan 13 orang di antaranya langsung menghirup udara bebas setelah mendapatkan pengurangan masa tahanan yang mencukupi.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan bagian dari rutinitas tahunan dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri. Remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan mereka.

Data resmi yang dibacakan saat perayaan Idulfitri menunjukkan bahwa dari total 301 warga binaan yang menerima remisi, 288 orang mendapatkan Remisi Khusus (RK) 1. Ini berarti mereka memperoleh pengurangan masa tahanan tetapi masih harus menjalani sisa hukuman di dalam rutan.

Sementara itu, 13 warga binaan lainnya menerima Remisi Khusus (RK) 2, yang mengakibatkan mereka langsung bebas setelah remisi diberikan. Mereka telah memenuhi seluruh ketentuan dan masa hukuman mereka menjadi habis setelah dikurangi remisi yang diberikan.

Untuk perincian lebih lanjut, dari total 288 warga binaan yang memperoleh RK 1, sebanyak 74 orang mendapatkan pemotongan masa tahanan selama 15 hari. Sedangkan 227 warga binaan lainnya mendapatkan pengurangan masa tahanan selama 30 hari atau satu bulan penuh.

Proses seleksi dilakukan dengan ketat sesuai regulasi yang berlaku, termasuk mempertimbangkan perilaku dan kepatuhan warga binaan terhadap aturan selama mereka menjalani hukuman.

Fajar Teguh Wibowo berharap bahwa remisi ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa tahanan. Ia juga menekankan pentingnya program pembinaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

Pemberian remisi pada Hari Raya Idul fitri ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari pemerintah kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan positif. Diharapkan, mereka yang mendapatkan kebebasan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel 301 WBP Rutan Terima Remisi Khusus Idul Fitri pertama kali tampil pada Metropolis.

Rutan Kelas II A Batam Gelar Open House Tiga Hari, Ribuan Pengunjung Antre

0
F.Kunjungan terbuka Rutan Batam. (Eusebius Sara/Batam Pos)

batampos – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Batam gelar open house selama tiga hari, memberikan kesempatan bagi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk berkunjung dan bertemu langsung dengan mereka. Kegiatan ini mendapat pengamanan penuh dari petugas rutan, dibantu oleh personel dari Polsek Sagulung dan Koramil Batam Barat.

Open house berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB pada sesi pertama, dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB untuk sesi kedua. Setiap pengunjung diberikan waktu sekitar 20 menit untuk bertemu dengan WBP yang dikunjungi. Dalam kesempatan ini, pengunjung juga diperbolehkan membawa makanan untuk disantap bersama di dalam area kunjungan.

Hari pertama open house yang digelar kemarin berlangsung cukup ramai. Ribuan pengunjung tampak berjubel dan antre sejak pagi untuk dapat bertemu dengan keluarga mereka yang tengah menjalani masa pembinaan di rutan. Antrean panjang terjadi sepanjang hari, baik pada sesi pagi hingga siang maupun pada sesi siang hingga sore.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menegaskan bahwa prosedur pengawasan dan pengamanan dilakukan secara maksimal. Setiap pengunjung harus mengikuti proses pendaftaran terlebih dahulu sebelum diizinkan masuk. Proses ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kunjungan berlangsung.

Setelah melakukan pendaftaran, pengunjung diwajibkan menjalani pemeriksaan barang bawaan. Barang yang diperbolehkan dibawa masuk hanya makanan untuk dikonsumsi bersama WBP. Sementara itu, barang lain seperti ponsel dan benda terlarang lainnya dilarang keras dibawa masuk demi menjaga ketertiban dan keamanan di dalam rutan.

Setelah pemeriksaan selesai, pengunjung diberikan gelang tanda masuk sebagai bukti registrasi. Hanya pengunjung yang telah mendapatkan tanda ini yang diperbolehkan masuk dan bertemu dengan WBP. Sistem ini diterapkan untuk menghindari penyusupan serta memastikan jumlah pengunjung tetap terkendali sesuai kapasitas yang telah ditentukan.

Pengamanan selama open house melibatkan kerja sama antara petugas rutan dengan aparat keamanan dari TNI dan Polri. Hal ini dilakukan untuk memastikan kunjungan berjalan aman dan tertib serta mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Selain pengamanan ketat, petugas juga aktif mengingatkan pengunjung agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Mereka diminta untuk mengikuti instruksi dengan baik demi kenyamanan bersama. Hingga hari pertama, situasi tetap terkendali dan tidak ada insiden yang mengganggu jalannya kegiatan.

Open house ini masih akan berlangsung hingga Rabu (2/3) besok. Diharapkan pengunjung dapat tetap mematuhi aturan yang berlaku agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi WBP serta keluarga mereka. Kepala Rutan Batam mengimbau agar pengunjung datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang serta memastikan kelancaran kunjungan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Foto. Kunjungan terbuka Rutan Batam
Eusebius Sara

Artikel Rutan Kelas II A Batam Gelar Open House Tiga Hari, Ribuan Pengunjung Antre pertama kali tampil pada Metropolis.

Bantu Korban Gempa, Tim INASAR Dikerahkan ke Myanmar

0
Pelepasan 73 personel dari INASAR yang diberangkatkan ke Myanmar untuk membantu operasi penyelamatan pascagempa, Selasa (1/4). (Basarnas).

batampos – Sebanyak 73 personel dari Indonesia Search and Rescue (INASAR) resmi diberangkatkan ke Myanmar pada Selasa (1/4) untuk membantu operasi penyelamatan pascagempa dahsyat yang mengguncang negara tersebut pada 28 Maret 2025.

Pelepasan tim dilakukan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan, Laksda TNI R. Eko Suyatno.

Dalam sambutannya, Suharyanto menekankan bahwa situasi di Myanmar cukup berat. Gempa telah menewaskan lebih dari 2.600 orang, dan masih banyak korban yang harus dievakuasi.

“Kondisi di sana cukup menantang, tidak seperti di Indonesia atau saat kita bertugas di Turkiye dan Suriah tahun lalu. Listrik masih padam di beberapa wilayah dan komunikasi belum stabil. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim INASAR,” ujarnya.

Meski begitu, ia optimistis bahwa tim INASAR dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Pengalaman saat menangani bencana di Turkiye, di mana mereka berhasil mengevakuasi 15 jenazah meskipun sudah melewati masa golden time, menjadi bekal berharga dalam misi kali ini.

Sejumlah negara juga telah mengirimkan bantuan, di antaranya Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan China. Seluruh tim dari berbagai negara bekerja bersama tanpa memandang batasan nasional.

Indonesia sendiri mengirimkan tim penyelamat, tenaga medis, serta bantuan logistik yang diterbangkan menggunakan dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing 747 dari Lapangan Udara Halim Perdanakusumah. Diharapkan, kehadiran tim ini dapat membantu mempercepat upaya penyelamatan dan memberikan pertolongan kepada korban gempa di Myanmar. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Bantu Korban Gempa, Tim INASAR Dikerahkan ke Myanmar pertama kali tampil pada News.

Perilaku Pasangan yang Membuat Kesetiaannya Diragukan

0
ILUSTRASI

batampos-Dalam menjalani asmara atau rumah tangga, kepercayaan adalah fondasi yang sangat penting dan mendasar. Namun, terkadang muncul keraguan tas pasangan kita. Jika kamu mulai merasakan hal ini, ada baiknya untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku yang mungkin menjadi sinyal adanya masalah.

1. Tiba-tiba Sangat Menjaga Ponselnya
Di era digital ini, ponsel sering menjadi perpanjangan dari diri kita. Biasanya kamu tahu kebiasaan pasangan dengan ponselnya, mungkin dia sering meninggalkannya atau justru selalu aktif berbagi meme denganmu. Namun, jika ada perubahan drastis seperti dia jadi sangat menjaga ponselnya, tidak pernah meninggalkannya, atau mengganti kata sandi tanpa memberitahumu, ini bisa jadi satu di antara tanda tanya besar.

2. Sering Sulit Dihubungi Tanpa Alasan Jelas
Setiap orang memang butuh ruang dan waktu untuk dirinya sendiri. Akan tetapi, jika kamu sering mendapati pasangan sulit dihubungi tanpa alasan yang masuk akal, ini perlu diperhatikan. Pola perilaku seperti ini patut dibicarakan secara terbuka untuk mencari tahu penyebabnya.

BACA JUGA: ‘Bebingah Sang Tansahayu’, Cucu ke-5 Presiden Joko Widodo dari Pasangan Kaesang Pangarep & Erina Gudono

3. Sering Memulai Pertengkaran Atas Hal Sepele
Perselisihan dan pertengkaran dalam hubungan memang wajar terjadi. Namun, jika pasanganmu mulai sering mencari-cari kesalahan atau memperbesar masalah kecil, ini bisa jadi indikasi adanya sesuatu yang lebih dalam. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang mungkin memulai konflik sebagai mekanisme pertahanan diri ketika merasa bersalah.

4. Mengelak Saat Ditanya Soal Keberadaannya
Ketika pasangan mulai bersikap samar atau mengelak saat ditanya tentang keberadaannya atau dengan siapa dia pergi, ini adalah sinyal yang patut diwaspadai. Ini bukan tentang mengawasi atau mengontrol kehidupan masing-masing. Namun, perubahan dalam memberikan informasi yang jelas bisa menjadi pertanda adanya ketidakberesan.

5. Berhenti Menunjukkan Kasih Sayang Seperti Biasanya
Cinta bukan hanya perasaan, tetapi juga tindakan nyata. Jika sentuhan mesra dan senyum hangat mulai memudar, tentu ini bisa terasa menyakitkan. Kamu mungkin mulai bertanya-tanya apakah dia kehilangan minat atau bahkan telah menemukan orang lain. Ingat, ini bukan hanya tentang hadiah mewah di hari ulang tahun, tetapi juga tentang ekspresi cinta dan keintiman sehari-hari.

6. Kurang Tertarik dengan Rencana Masa Depan Bersama
Dulu, kalian mungkin sering berdiskusi tentang rencana liburan, pernikahan, atau membeli rumah bersama. Namun, jika pasanganmu mulai menghindari percakapan seperti itu atau memberikan jawaban yang tidak pasti seperti “Kita lihat nanti,” ini bisa menjadi satu di antara lampu merah. Ini mungkin mengindikasikan adanya perubahan dalam komitmennya terhadap hubungan kalian dan perlu dibicarakan, dikutip dari geediting.com Selasa (1/4).

7. Perubahan Perilaku di Media Sosial
Di era digital ini, kehadiran online kita sering mencerminkan kehidupan offline. Jika perilaku pasanganmu di media sosial tiba-tiba berubah, ini bisa menjadi perhatian. Mungkin dia berhenti menandaimu di postingan atau mulai jarang berbagi tentang hubungan kalian. Bisa juga dia berteman dengan banyak orang baru yang tidak kamu kenal atau mulai berinteraksi secara intens dengan seseorang. Ingat, ini bukan ajakan untuk menguntit aktivitas online pasanganmu.

8. Bersikap Sangat Defensif Saat Kamu Mengutarakan Kekhawatiran
Jika pasanganmu menjadi sangat defensif atau bahkan marah ketika kamu menyampaikan kekhawatiran atau mengajukan pertanyaan sederhana, ini adalah satu di antara tanda bahaya besar. Ketika dihadapkan dengan kejujuran, pasangan yang setia akan menenangkan dan berkomunikasi, bukan menghindar atau menyerang. Jika responsnya terhadap pertanyaan tentang kesetiaan adalah kemarahan atau sikap defensif, penting untuk mengatasi situasi ini secara langsung. Percayalah pada instingmu, karena seringkali lebih akurat dari yang kamu kira.

Kepercayaan adalah inti dari sebuah hubungan. Dalam dinamika cinta dan hubungan, kepercayaan adalah ritme yang memandu langkah kita. Ini adalah perekat yang menyatukan bagian-bagian terpenting dari ikatan emosional kita. Mengenali tanda-tanda ini bukan berarti menuduh, tetapi lebih kepada upaya untuk menjaga dan memperkuat hubungan. (*)

Reporter: Jpgrup

Artikel Perilaku Pasangan yang Membuat Kesetiaannya Diragukan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Lebaran Hari Kedua, Warga Batam Masih Bersilaturahmi ke Rumah Keluarga

0
Warga Batam memadati Pantai Elona, Galang, Minggu (14/4). Warga memanfaatkan liburan lebaran untik wisata ke pantai. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Aktivitas warga di Batam pada hari kedua Lebaran masih didominasi oleh kegiatan silaturahmi. Masyarakat tampak sibuk berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat untuk saling bersilaturahmi. Tradisi ini menjadi momen utama pada H+1 Lebaran, Selasa (1/4), yang terlihat dari ramainya rumah-rumah serta lalu lintas kendaraan yang cukup padat di beberapa wilayah.

Di kawasan Batuaji dan Sagulung, suasana ini sangat terasa. Banyak rumah yang menerima kunjungan dari sanak saudara, sementara jalanan juga dipenuhi kendaraan yang hilir mudik membawa warga yang bersilaturahmi. Situasi ini menjadi pemandangan umum setiap tahunnya saat momen Lebaran tiba.

Berbeda dengan aktivitas silaturahmi yang ramai, tempat wisata dan pusat perbelanjaan di Batam justru masih terpantau sepi. Banyak toko dan tenan di berbagai pusat perbelanjaan yang masih tutup karena libur Lebaran. Hal ini membuat suasana di beberapa mal dan tempat wisata kurang ramai dibandingkan hari-hari biasanya.

Menurut Andi, salah satu petugas keamanan di kawasan SP Plaza, kondisi ini diperkirakan akan kembali normal dalam satu atau dua hari ke depan. “Besok paling sudah aktif lagi. Hari ini masih banyak toko dan tenan yang tutup,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pengamanan untuk memastikan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran. Berbagai program dan kegiatan pengamanan telah diterapkan agar aktivitas warga berjalan lancar dan aman.

Pos-pos pengamanan Lebaran juga didirikan di berbagai titik strategis, terutama di pusat keramaian. Salah satunya adalah di kawasan Jembatan Barelang, yang menjadi salah satu destinasi favorit warga Batam saat liburan.

Dengan situasi yang masih dalam suasana Lebaran, aktivitas masyarakat di Batam diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa hari mendatang, seiring dengan mulai beroperasinya kembali tempat-tempat usaha dan pusat perbelanjaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Lebaran Hari Kedua, Warga Batam Masih Bersilaturahmi ke Rumah Keluarga pertama kali tampil pada Metropolis.

Tradisi Lebaran di Tanjungpinang yang Kental dengan Momen Kebersamaan

0
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Wisatawan terus berdatangan ke Pulau Penyengat saat libur lebaran, beberapa waktu lalu.

batampos-Tradisi Lebaran masyarakat Melayu di Tanjungpinang, memiliki keunikan tersendiri yang masih kental dengan nuansa Islami, budaya dan adat istiadat.

Salah satu tradisi Lebaran di Tanjungpinang yakni masyarakat sering mengenakan pakaian adat Melayu yaitu baju kurung lengkap dengan songkok atau tanjak bagi laki-laki dan kerudung bagi perempuan.

Masyarakat juga melakukan tradisi mudik lokal dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat dan dari Bintan ke Tanjungpinang demi bertemu keluarga tercinta. Momen ini menjadi ajang melepas rindu dan mempererat hubungan keluarga yang terpisah karena kesibukan masing-masing.

BACA JUGA: Cerita Mahasiswa Mudik Lebaran, Pilih Transit Kapal Ketimbang Desak-desakan dengan Penumpang Lain

Kemudian masyarakat juga melakukan ziarah kubur. Usai salat Idulfitri, masyarakat Melayu Tanjungpinang biasanya melakukan ziarah ke makam keluarga dan leluhur. Ini sebagai bentuk penghormatan kepada kerabat yang telah meninggal dunia.

Tradisi ini juga telah menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran bagi masyarakat Tanjungpinang. Ziarah kubur juga sebagai bentuk penghormatan kepada kerabat yang telah berpulang serta upaya mempererat silaturahmi antarkeluarga.

“Kami usai salat Idulfitri, langsung mudik lokal ke Pulau Penyengat. Melakukan ziarah kubur ke makam abah (ayah) kami, mendoakan yang terbaik untuk ayah kami,” ungkap Raja Eny, 41, warga Batu 5 Tanjungpinang.

Ziarah kubur pada Hari Raya Idulfitri dilakukan dengan tujuan mengenang dan mendoakan keluarga yang telah berpulang. Selain itu, tradisi ini mengingatkan para peziarah akan kehidupan setelah kematian, sehingga memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

“Tradisi ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal tetap terjaga di tengah kemajuan zaman,” sebut Raja Eny.

Selanjutnya, melakukan tradisi bersalam-salaman dan bermaaf-maafan.
Seperti di banyak daerah lain di Indonesia, masyarakat Melayu Tanjungpinang juga memiliki tradisi saling bermaafan saat Idulfitri, baik di dalam keluarga maupun antartetangga.

Sebagian masyarakat juga melaksanakan kenduri Syawal. Beberapa keluarga mengadakan kenduri dengan mengundang tetangga dan kerabat untuk makan bersama sebagai bentuk syukur atas bulan suci yang telah dilalui.

“Usai ziarah kubur, kami langsung silaturahmi. Mengunjungi rumah sanak saudara yang ada di Penyengat dan saling bermaafan-maafan,” katanya.

Masyarakat juga menggelar Open House. Rumah-rumah terbuka untuk sanak saudara, tetangga dan sahabat. Tuan rumah menyajikan makanan khas seperti lontong sayur, ketupat lemak, rendang, dan aneka kue tradisional.

“Kadang ada juga keluarga kami yang menggelar kenduri Syawal dengan makan bersama masyarakat dan tetangga,” tutup Raja Eny. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel Tradisi Lebaran di Tanjungpinang yang Kental dengan Momen Kebersamaan pertama kali tampil pada Kepri.

Viral Polisi Bantu Pemudik yang Ditelantarkan di Pinggir Tol oleh PO Bus ALS

0
Viral polisi bantu pemudik yang ditelantarkan oleh PO ALS. (Instagram/Polres Subang).

batampos – Citra kepolisian beberapa tahun terakhir memang sedang buruk-buruknya. Segala bentuk kejahatan yang tak sewajarnya dilakukan, justru dilakukan oleh kepolisian itu sendiri.

Mau apa? Dari yang paling ringan seperti pungli, praktik beking, kekerasan, kekerasan seksual terhadap anak, narkoba, hingga pembunuhan, kepolisian sendiri yang banyak terlibat dalam kasus tersebut.

Hal itu membuat kepolisian tak lagi dipercaya oleh masyarakat. Sampai-sampai muncul jargon, oknum, jika dikumpulkan, akan jadi satu markas besar.

Walaupun demikian, ternyata masih ada polisi baik. Kelakuan polisi ternyata masih ada yang bisa diacungi jempol dan memang selayaknya demikian.

Seperti yang dilakukan petugas kepolisian dari Polres Subang, Jawa Barat. Di momen mudik Lebaran, anggota kepolisian dari Polres Subang yang bertugas sebagai PJR membantu pemudik yang ditelantarkan oleh PO ALS atau Antar Lintas Sumatera.

Pemudik tersebut diturunkan di pinggir jalan tol sementara tujuannya masih jauh. Parahnya lagi, dirinya memiliki anak berkebutuhan khusus, maksud hati mudik ke Cirebon dari Aceh, malah ditelantarkan di pinggir jalan tol saat baru sampai Subang.

“Tolong pak, saya ditelantarkan dari semalam. Sama ALS. Saya kan mau turun di Ciledug (Cirebon), malah diturunkannya disini. Saya dari Aceh pak, dari semalam jam 12,” kata seorang pemudik tersebut yang menceritakan kronologisnya kepada PJR yang melintas di jalan tol.

Petugas tersebut tampak langsung berhenti. Kemudian, petugas yang berjumlah dua orang tersebut menghampiri anak dari pemudik tersebut yang terlihat tidak bisa jalan. Ya, pemudik dari Aceh itu hanya berdua dengan anaknya, anak perempuan, dan bapaknya.

Personel kepolisian tersebut kemudian mengevakuasi penumpang yang ditelantarkan oleh PO ALS itu untuk keluar ke pintu tol terdekat tepatnya di exit tol Cikedung, Indramayu. Sesampainya di exit tol tersebut, kedua pemudik bapak dan anak tersebut langsung dijemput oleh pihak keluarga.

Video tersebut mukanya dibagikan oleh akun Instagram Polres Subang. Kemudian, karena dinilai membantu masyarakat, video tersebut banyak diunggah ulang oleh netizen dan mendapatkan komentar positif. (*)

Artikel Viral Polisi Bantu Pemudik yang Ditelantarkan di Pinggir Tol oleh PO Bus ALS pertama kali tampil pada News.

Hasil Riset, Kue Kering Ini Masih Jadi Hidangan Nomor Satu Saat Lebaran Versi Gen-Z

0
Ilustrasi kue kering. (net)

batampos – Kue kering atau kukis menjadi salah satu hidangan yang wajib ada di setiap rumah saat hari raya Idul Fitri tiba. Seolah sudah jadi tradisi juga, kue kering seperti nastar, putri salju dan sejenisnya akan banyak dicari saat semakin dekat hari raya.

Buat yang bisa membuatnya, biasanya akan disibukkan dengan proses bikin kue menjelang Lebaran. Tradisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan masih bisa dinikmati hingga kini, bahkan ke generasi Z atau Gen-Z.

Bahkan, riset terbaru Populix menemukan bahwa delapan dari sepuluh milenial dan Gen-Z memilih nastar sebagai kue kering khas Lebaran terfavorit. Selain itu Populix juga menemukan bahwa mayoritas masyarakat memilih membeli kue kering produksi rumahan (UMKM) juga kue kering kemasan bermerek, dan berencana membeli lebih dari tiga toples tahun ini.

Indah Tanip, VP of Research Populix, menjelaskan bahwa kue kering nastar menjadi favorit 82% responden, disusul oleh putri salju di angka 44%, kastengel dengan 35%, dan sagu keju oleh 27% responden. Selain empat kue kering tersebut, urutan berdasarkan popularitas selanjutnya adalah kukis cokelat/chocolate chips (19%), kukis kacang tanah (19%), kukis mentega/butter cookies (12%), lidah kucing (11%), kukis bawang (9%), lalu wafer (7%).

“Dasar penobatan nastar sebagai kue kering Lebaran terfavorit tahun 2025 adalah nilainya yang terpaut sangat jauh dibanding kue kering lainnya. Bahkan hampir dua kali lipat dari posisi kedua. Maka bersiaplah apabila kue kering yang gurih dan manis dengan isian selai nanas ini akan jadi yang pertama ludes di meja suguhan rumah Anda Lebaran nanti,” ungkap Indah melalui keterangannya.

Penelitian ini juga melihat preferensi konsumer terhadap produsen kue kering. Populix menemukan lebih dari separuh responden memilih membeli kue kering produksi rumahan (UMKM), diikuti kue kering kemasan bermerek buatan pabrikan besar.

Sedangkan sekitar sepertiganya berminat untuk membeli dari toko terkenal, yang cenderung dipilih oleh kalangan ekonomi atas. Meskipun begitu sebagian milenial dan Gen-Z juga mengaku akan membuat kue kering sendiri tahun ini.

Walaupun terpapar berbagai kemudahan digital setiap hari, milenial dan gen-Z cenderung masih memilih pembelian secara langsung, ketimbang secara online. Sebagian besar mengaku akan langsung membeli ke toko kue kering, memesan melalui teman atau kerabat, membeli di ritel kecil seperti mini market atau warung dekat rumah, juga ritel besar seperti supermarket dan hypermarket.

Sedangkan hanya sebagian kecil yang akan membeli melalui e-commerce maupun media sosial. Bahkan hanya 3% yang melirik pembelian melalui layanan online delivery.

“Asumsi kami masyarakat lebih nyaman untuk membeli secara langsung karena lebih terjamin keamanan sampai di tangan, dan sebagian besar melakukan pembelian kue kering kemasan buatan pabrik untuk kebutuhan hamper Lebaran. Menurut kami hal ini bisa jadi peluang baru bagi industri makanan kemasan untuk mengembangkan kategori kue kering. Tinggal bagaimana para pelaku industri makanan kemasan bisa menghadirkan produk sesuai dengan preferensi publik,” tambah Indah.

Populix menemukan ada dua faktor yang menjadi pertimbangan utama konsumen sebelum melakukan pembelian kue kering. Faktor pertama adalah rasa, yang diungkapkan oleh hampir seluruh responden. Selanjutnya adalah faktor harga yang dipertimbangkan oleh 72%.

“Populix melihat bahwa tahun ini tren kue kering viral sudah tidak terlalu relevan bagi para pembeli muda dalam pembelian kue kering. Selain rasa dan harga, mereka cenderung lebih mempertimbangkan kebersihan, tampilan dan kemasan, juga bahan baku,” jelas Indah.

Apabila ditelisik dari sisi harga, mayoritas milenial dan gen-Z merasa bahwa harga kue kering paling pas berada di rentang Rp 50.000 hingga Rp 75.000 setiap toples/kemasan. Meskipun begitu, sebagian tetap akan membeli apabila harga yang dipatok sampai dengan Rp 100.000.

Kemudian mayoritas milenial dan gen-Z mengaku akan membeli lebih dari tiga toples/kemasan tahun ini, dengan kecenderungan pembelian di atas lima toples/kemasan.

“Penobatannya menjadi yang terfavorit tidak menjamin kue kering nastar menjadi yang paling laris di pasaran. Pasalnya dengan proses pembuatan yang lebih rumit dan sulit, kue kering ini cenderung memiliki harga yang lebih tinggi. Karena itu kami menyarankan para produsen untuk lebih berfokus pada rasa dan memastikan harga yang terjangkau bagi mayoritas konsumen. Terlebih melihat peluang penjualan kue kering yang masih cukup stabil tahun ini,” akhir Indah Tanip.

Sebagai informasi, survei tentang “Kue Kering Lebaran Favorit Milenial dan Gen-Z” dilakukan pada 6-8 Maret 2025 melalui platform Poplite. Penelitian ini dilakukan kepada 979 orang milenial dan gen-Z. Mayoritas responden berasal dari tingkat ekonomi menengah ke atas. (*)

Artikel Hasil Riset, Kue Kering Ini Masih Jadi Hidangan Nomor Satu Saat Lebaran Versi Gen-Z pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ancelotti Prediksi Kylian Mbappe Bisa Jadi Legenda Real Madrid

0
Cristiano Ronaldo yakin bahwa Kylian Mbappe bakal sukses bersama Real Madrid. (Instagram/@k.mbappe)

batampos – Real Madrid berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan terakhirnya di pekan ke-29 menghadapi Leganes. Bertanding di Santiago Bernabeu pada Minggu (30/3) malam, El Real menang tipis 3-2 atas tim tamu.

Dua gol dari Kylian Mbappe dan satu gol dari Jude Bellingham hanya mampu dibalas dua gol dari Diego Garcia dan Dani Raba. Real Madrid sempat memimpin pucuk klasemen namun digeser Barcelona yang juga menang dengan skor 4-1 atas Girona.

Carlo Ancelotti memuji penampilan anak asuhnya, termasuk kepada pencetak dua gol yaitu Kylian Mbappe. Pelatih asal Italia tersebut mengatakan, kualitas Kylian Mbappe yang sering ditunjukkan sangat berarti untuk lini depan Real Madrid.

Tak tanggung-tanggung Carlo Ancelotti mengatakan bahwa kualitas Kylian Mbappe diharapkan bisa menyamai pencapaian legenda klub sekaligus idola masa kecilnya, Cristiano Ronaldo. Ancelotti percaya diri bahwa Kylian Mbappe akan terus bersinar apabila bertahan bersama Real Madrid.

“Saya sangat mengagumi sosok Kylian Mbappe. Tentu saja, dirinya akan sangat mungkin mencapai raihan prestasi yang pernah diraih oleh Cristiano Ronaldo disini. Dia butuh waktu yang lama bersama Real Madrid tetapi pasti dia akan mencapainya bersama kami. Dia sangat membantu kami di lini depan dan dia selalu haus akan mencetak gol,” ujar mantan pelatih AC Milan dan Chelsea itu.

“Saya tidak meragukan kualitas yang dia miliki selama ini. Itulah mengapa kami sangat berhasrat untuk mendatangkannya kesini. Saya juga yakin kalau dirinya bisa meraih titel legenda Real Madrid bila terus konsisten bermain untuk kami. Kylian Mbappe punya semua untuk bisa mewujudkannya,” tutur Don Carlo.

Selepas menghadapi Leganes, Real Madrid sudah ditunggu Real Sociedad pada lanjutan leg kedua Copa Del Rey musim 2024-25. El Real berhasil unggul 1-0 di leg pertama dan memiliki peluang untuk menyingkirkan Real Sociedad sekaligus mengunci satu tempat di partai final.

Real Madrid lebih diunggulkan untuk lolos sebab di Laliga, Real Madrid juga berhasil menang atas Real Sociedad dengan skor 2-0 di pertemuan pertama. Ujian sesungguhnya akan tersaji di babak final menanti calon lawannya antara Atletico Madrid atau Barcelona.

Dikutip dari Transfermarkt, musim perdana untuk Kylian Mbappe terbilang cukup menjanjikan. Mbappe sudah mencatatkan 44 penampilan di semua kompetisi. Bintang timnas Prancis itu sudah mengemas 32 gol dan 4 assist.

Posisinya sebagai ujung tombak Real Madrid membuatnya kerap jadi andalan dalam urusan mencetak gol. Termasuk ketika dirinya dipercaya untuk mengeksekusi penalti ke gawang Leganes. (*)

Artikel Ancelotti Prediksi Kylian Mbappe Bisa Jadi Legenda Real Madrid pertama kali tampil pada Olahraga.

Wakapolda Kepri Minta Personel Tingkatkan Patroli

0
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan di Kota Batam dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2025. F.Polda Kepri

batampos – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan di Kota Batam dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2025. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan kelancaran arus mudik dan momen Lebaran.

Wakapolda menekankan pentingnya koordinasi serta kesiapsiagaan petugas di lapangan. Ia menginstruksikan agar seluruh personel mengaktifkan alat komunikasi untuk memperlancar pelaporan situasi. Selain itu, ia meminta petugas untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan sigap dalam mengatur lalu lintas, terutama di kawasan yang mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Kita harus selalu siap siaga. Pantau pusat-pusat keramaian dan pastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya, Senin (31/3).

Baca Juga: Hujan Tak Menyurutkan Antusiasme Warga Batam Ikuti Salat Id

Usai meninjau Pos Pengamanan Batam Center, Wakapolda melanjutkan inspeksi ke Pos Pengamanan Nagoya Hill, salah satu kawasan perdagangan tersibuk di Batam.

Ia mengingatkan personel agar tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga aktif melakukan patroli untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

“Jangan hanya berjaga di pos, tapi juga lakukan patroli untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Brigjen Pol Anom Wibowo juga mengunjungi Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kepri.

Ia menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman, termasuk potensi aksi terorisme. Ia mengingatkan bahwa Mabes Polri telah mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan masuknya terduga teroris melalui jalur ilegal di wilayah Kepri.

“Kita harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan. Brimob harus lebih waspada,” ujarnya.

Baca Juga: Malam Takbiran Idulfitri 1446 H, Mobil Hias Bertema Pasak dari Disbudpar Batam Curi Perhatian

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengamanan, Wakapolda Kepri meminta setiap pos pengamanan untuk melibatkan satu personel Polisi Militer TNI. Langkah ini diambil guna memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan selama arus mudik Lebaran.

Selain kepada petugas, Wakapolda juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran perjalanan dan keselamatan pemudik selama perayaan Idul Fitri.

“Kami pastikan seluruh jajaran Polda Kepri siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Idul Fitri ini,” ujarnya (*)

Artikel Wakapolda Kepri Minta Personel Tingkatkan Patroli pertama kali tampil pada Metropolis.