Sabtu, 6 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2140

Layanan BTS USO di 9 Desa Putus, Diskominfo Ajukan Evaluasi ke BAKTI Komdigi

0
Kadiskominfo Anambas, Japrizal. f.ihsan

batampos– Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memutus layanan Base Transceiver Station Universal Service Obligation (BTS USO) di 9 desa yang ada di Anambas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Japrizal mengatakan pemutusan layanan ini dikarenakan lokasi tersebut telah tercover BTS 4G reguler, BTS USO low user dan ketersediaan Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Sudah dihentikan sejak 1 Maret kemarin. Sebelum diberhentikan BAKTI Komdigi telah beri pemberitahuan kepada kami Desember 2024 lalu,” ujar Japziral kepada batampos, Kamis, (27/3).

BACA JUGA: Daerah Terisolir, Wartawan Anambas Beri Bantuan Satu Unit Jaringan Internet Starlink ke Desa Rewak

Dengan dihentikan layanan ini membuat warga 9 desa tidak bisa mengakses layanan internet. Adapun 9 desa yang terdampak yakni Rewak, Tiangau, Serat, Bukit Padi, Munjan, Belibak, Air Putih, Mengkait dan Batu Belah.

“Kita juga telah menyurati Bakti Komdigi untuk evaluasi agar layanan ini bisa di aktifkan lagi. Karena masih ada wilayah kita yang tak terakses sinyal reguler,” kata Japrizal.

Saat ini eksisting total Layanan akses telekomunikasi sinyal 4G di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Anambas tersebar di 66 titik Tower, baik yang di bangun oleh operator seluler maupun program pembanguan Tower BTS BAKTI-KOMDIGI RI.

“Kedepan kita berharap sinyal makin mudah dijangkau masyarakat dan tidak ada lagi wilayah kita blank spot,” pungkas Japrizal. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Layanan BTS USO di 9 Desa Putus, Diskominfo Ajukan Evaluasi ke BAKTI Komdigi pertama kali tampil pada Kepri.

Jelang Hari Raya Idul Fitri, INTI Kepri Karimun Bersihkan Masjid

0
Anggota Gema INTI Karimun bersama Lanal TBK saat membersihkan masjid Ath-Thayyibah dan pemberian sembako kepada warga yang membutuhkan.
f.TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos – Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kepri wilayah Karimun bekerja sama dengan Lanal Tanjung Balai Karimun dan Gema INTI Kepri Karimun membagikan 40 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, mereka juga bergotong royong membersihkan Masjid Jami Ath-Thayyibah.

Koordinator INTI Kepri wilayah Karimun, Agustyawarman, mengungkapkan bahwa bakti sosial (baksos) ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antarumat beragama.

“Sebelumnya, saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan siap menyambut hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M bagi umat Muslim,” ujarnya, Jumat (28/3).

Melalui baksos yang rutin dilakukan menjelang hari besar keagamaan, INTI Kepri wilayah Karimun berupaya membantu sesama dalam menyambut momen penting ini. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program sosial INTI Kepri yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kemarin, kami telah melaksanakan pembagian takjil serta paket sembako sebanyak 1.150 paket di seluruh Kabupaten Karimun. Ke depannya, masih akan ada program-program kemanusiaan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Jami Ath-Thayyibah, H. Zuperizal Effendi, mengucapkan terima kasih kepada INTI Kepri wilayah Karimun atas aksi sosial yang dilakukan di masjidnya. Kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan masjid menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1446 H/2025 M yang tinggal menghitung jam.

“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan paket sembako dan aksi bersih-bersih di masjid ini. Semoga ke depan kita bisa terus menjalin tali silaturahmi dengan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya singkat.

Setelah pemberian sembako, anggota Lanal TBK bersama Gema INTI Kepri Karimun melakukan pembersihan halaman masjid, tempat wudu, serta ruang salat, termasuk kaca, lantai, dan bagian lainnya.

“Wah, bagus ya masjidnya. Ini kali pertama saya masuk untuk membersihkannya,” ujar salah seorang anggota Gema INTI Kepri Karimun.

 

Reporter: Tri Haryono

Artikel Jelang Hari Raya Idul Fitri, INTI Kepri Karimun Bersihkan Masjid pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2025 di Pelabuhan

0
Pemudik memadati ponton saat hendak naik kapal ferry.

batampos – Memasuki periode mudik Lebaran 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan untuk memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

BP Batam bersama instansi terkait telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2025 di seluruh pelabuhan yang dilengkapi dengan pusat informasi, layanan kesehatan, ruang tunggu yang nyaman, serta personel pengamanan dan petugas kebersihan yang siap membantu penumpang.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut,” ujar Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar, Kamis (27/3).

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, operator kapal telah menyiapkan tambahan armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.

“Pada periode Angkutan Lebaran 2025, tersedia pula rute baru dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ke Pancur (Lingga) yang dilayani oleh Kapal Oceanna 9 setiap hari pukul 09.30 WIB,” tambah Dendi.

Selain peningkatan kapasitas layanan, BP Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan pelabuhan dengan penerapan sistem e-ticketing secara menyeluruh di Terminal Ferry Domestik.

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemesanan tiket dan mengurangi antrean di loket, terutama di musim peak season seperti Mudik Lebaran sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam,” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, para operator kapal ferry di Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam saat ini telah bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket perjalanan. Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui sejumlah layanan daring, termasuk website tiketkapal.com, easybook.com, dan aplikasi digital perbankan Livin’ Mandiri.

Vice President Bank Mandiri Area Batam, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa layanan digitalisasi pemesanan tiket ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket kapal ferry secara non-tunai. “Melalui layanan digital, kami berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kapal di terminal ferry penumpang dalam wilayah kerja BP Batam,” ujarnya.

BP Batam bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (*)

 

Artikel BP Batam Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2025 di Pelabuhan pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2025 di Pelabuhan

0
Pemudik memadati ponton saat hendak naik kapal ferry.

batampos – Memasuki periode mudik Lebaran 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan untuk memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

BP Batam bersama instansi terkait telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2025 di seluruh pelabuhan yang dilengkapi dengan pusat informasi, layanan kesehatan, ruang tunggu yang nyaman, serta personel pengamanan dan petugas kebersihan yang siap membantu penumpang.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut,” ujar Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar, Kamis (27/3).

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, operator kapal telah menyiapkan tambahan armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.

“Pada periode Angkutan Lebaran 2025, tersedia pula rute baru dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ke Pancur (Lingga) yang dilayani oleh Kapal Oceanna 9 setiap hari pukul 09.30 WIB,” tambah Dendi.

Selain peningkatan kapasitas layanan, BP Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan pelabuhan dengan penerapan sistem e-ticketing secara menyeluruh di Terminal Ferry Domestik.

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemesanan tiket dan mengurangi antrean di loket, terutama di musim peak season seperti Mudik Lebaran sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam,” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, para operator kapal ferry di Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam saat ini telah bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket perjalanan. Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui sejumlah layanan daring, termasuk website tiketkapal.com, easybook.com, dan aplikasi digital perbankan Livin’ Mandiri.

Vice President Bank Mandiri Area Batam, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa layanan digitalisasi pemesanan tiket ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket kapal ferry secara non-tunai. “Melalui layanan digital, kami berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kapal di terminal ferry penumpang dalam wilayah kerja BP Batam,” ujarnya.

BP Batam bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (*)

 

Artikel BP Batam Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2025 di Pelabuhan pertama kali tampil pada Metropolis.

72 Napi Lapas Kelas III Dabo Singkep Resmi Mendapatkan Remisi Idul Fitri 1446 Hijriah

0
Kegiatan penyerahan Remisi Idul Fitri 1446 Hijriah Nara Pidana Lapas Kelas III Dabo Singkep yang dilakukan serentak seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting di Aula Lapas Dabo Singkep, Jumat (28/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Sebanyak 72 orang Nara Pidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Dabo Singkep resmi menerima remisi Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025. Penyerahan Remisi Idul Fitri ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang berpusat di Lapas Cibinong Kelas IIA Jawa Barat secara Zoom Meeting di Ruang Aula Lapas Kelas III Dabo Singkep pada Jumat (28/3).

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Jaka Putra menjelaskan, penyerahan remisi Idul Fitri ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2025 bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Namun karena beberapa pertimbangan, pemberian Remisi Idul Fitri ini dimajukan pada hari ini.

BACA JUGA: Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Kini Memiliki Workshop Baru

“Memang rencananya pemberian Remisi Idul Fitri 1446 Hijriah ini di jadwalkan serentak dengan peringatan Hari Suci Nyepi pada tanggal 31 Maret 2025 yang bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Namun, dengan beberapa pertimbangan dari kementrian akhirnya pelaksanaan pemberian Remisi Idul Fitri ini dimajukan dan dilakukan secara serentak seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting,” ujar Jaka Putra saat diwawancarai oleh Batampos pada Jumat (28/3).

Jaka Putra mengatakan, pemberian Remisi Idul Fitri 1446 Hijriah ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan secara bersamaan dengan penyerahan Remisi Hari Suci Nyepi Tahun 2025.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini untuk penyerahan Remisi Idul Fitri disejalankan dengan penyerahan Remisi Hari Suci Nyepi Tahun 2025. Mengingat perayaan Idul Fitri dan Hari Suci Nyepi tahun ini pada bulan yang sama dan hanya berjarak beberapa hari,” ungkap Kalapas Dabo Singkep.

Ka Lapas Dabo menjelaskan dari 72 orang Napi yang mendapatkan Remisi Idul Fitri ini, mayoritas mendapatkan potongan masa tahanan sebanyak 1 bulan dan mereka yang mendapatkan Remisi ini telah menjalankan masa tahanan setidaknya 6 bulan.

“Dari 72 Napi yang mendapatkan Remisi Idul Fitri ini, ada yang menerima remisi ada 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, dan 2 bulan. Rata-rata Potongan masa tahanan yang diperoleh oleh Napi adalah 1 bulan dengan jumlah 49 orang Napi dan 15 hari potongan masa tahanan dengan jumlah 13 orang Napi,” jelas Jaka Putra.

Selanjutnya, Jaka Putra menambahkan, terkait kapasitas ruangan untuk tahan yang ada di Lapas Kelas III Dabo Singkep berjumlah 46 dengan jumlah penghuni sebanyak 89 orang.

“Memang kondisi Lapas Dabo saat ini sedang over. Karena jumlah ruangan yang kita miliki di Lapas Kelas III Dabo Singkep hanya berjumlah 46 ruangan dengan penghuni sebanyak 89 orang,” tutup Jaka Putra.

Harapannya bagi para Napi yang mendapatkan Remisi Idul Fitri ini untuk terus berprilaku baik dan nantinya setelah selesai menjalani masa hukuman kemudian kembali ke masyarakat agar menjadi orang yang taat hukum. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel 72 Napi Lapas Kelas III Dabo Singkep Resmi Mendapatkan Remisi Idul Fitri 1446 Hijriah pertama kali tampil pada Kepri.

H-2 Lebaran, Warga Belanja Ketupat

0
Pedagang ketupat meraup untung.
(f. Eusebius Sara / Batam Pos)

batampos – Pedagang kulit ketupat meraup keuntungan dalam dua hari terakhir menjelang perayaan Idulfitri. Peminat kulit ketupat cukup banyak karena masyarakat umumnya mengandalkan ketupat sebagai hidangan khas untuk menjamu tamu dan kerabat yang datang. Momen ini menjadi berkah bagi para pedagang musiman yang berjualan hanya saat menjelang hari raya.

Dagangan mereka laris manis di berbagai lokasi strategis. Aris, seorang pedagang kulit ketupat dari Barelang, menyatakan bahwa dagangannya sangat diminati di mana pun ia berjualan. Dalam sehari, ia berkeliling ke sejumlah pasar kaget di Batuaji dan Sagulung, dan dua dari empat karung kulit ketupat yang ia bawa sudah terjual.

“Saya membawa empat karung. Alhamdulillah, dua karung sudah habis. Mudah-mudahan semuanya laku terjual. Sekarang saya mau keliling lagi ke pasar kaget atau lokasi ramai lainnya,” kata Aris saat ditemui di Pasar Victoria, Marina.

Hal serupa dialami Ardi, pedagang kulit ketupat lainnya di kawasan SP Plaza. Ia mengaku dagangannya laris manis, dan momen menjelang Idulfitri menjadi berkah tersendiri bagi keluarganya.

“Saya punya kebun kelapa di Barelang, jadi kulit ketupat ini saya buat sendiri. Alhamdulillah, ini menjadi berkah bagi keluarga saya di bulan suci ini,” ujar Ardi.

Antusiasme masyarakat terhadap kulit ketupat sangat tinggi. Kulit ketupat dijual per ikat dengan harga berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, tergantung ukuran. Satu ikat berisi sepuluh kulit ketupat yang dianyam dari daun kelapa. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel H-2 Lebaran, Warga Belanja Ketupat pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasar Padat, Mesin ATM Kehabisan Uang Tunai

0
Pasar Victoria, di Kawasan Marina, padat H-2 Lebaran 2025.
(f. Eusebius Sara / Batam Pos)

batampos – Menjelang perayaan Idulfitri, aktivitas di berbagai pasar mengalami peningkatan drastis. Hari ini, Sabtu (29/3/2025), sejak pagi hingga siang hari, masyarakat berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan hari raya. Barang yang paling dicari meliputi daging, sayuran, dan bumbu dapur sebagai persiapan menyambut momen spesial bersama keluarga.

Sejumlah pasar basah di kawasan Batuaji dan Sagulung dipadati pengunjung sepanjang Sabtu (29/3). Kepadatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Para pedagang menyebutkan lonjakan jumlah pembeli terjadi karena banyak warga yang ingin menyiapkan stok bahan makanan untuk memasak hidangan khas Lebaran.

Keramaian tidak hanya terjadi di dalam pasar, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya. Pasar Victoria dan Marina menjadi dua lokasi yang paling ramai diserbu pembeli. Saking padatnya, lalu lintas di sekitar pasar mengalami kemacetan panjang sejak pagi hingga menjelang siang.

“Tak bisa diatur lagi karena memang terlalu ramai,” ujar Agus, salah satu petugas parkir di Pasar Victoria. Ia mengungkapkan bahwa kendaraan yang keluar-masuk area pasar semakin sulit bergerak akibat meningkatnya volume kendaraan.

Kemacetan ini diperparah oleh banyaknya pengendara yang memarkir kendaraan sembarangan di tepi jalan. Kondisi ini membuat beberapa ruas jalan menyempit dan memperlambat arus lalu lintas. Selain itu, banyak angkutan umum berhenti sembarangan untuk menurunkan atau menaikkan penumpang di dekat pasar.

Nindi, Mela, dan Susan, tiga pengunjung pasar yang ditemui di lokasi, mengaku datang untuk membeli perlengkapan memasak Idulfitri. Meskipun suasana pasar sangat padat, mereka tetap harus berbelanja karena stok bahan makanan perlu disiapkan sejak jauh hari.

Selain menyebabkan kemacetan, lonjakan pengunjung juga berdampak pada layanan perbankan. Sejumlah mesin ATM di sekitar pasar kehabisan uang tunai, membuat warga kesulitan mencari mesin yang masih memiliki saldo untuk menarik uang guna keperluan belanja.

“Sudah keliling beberapa tempat, tapi semua ATM kosong. Bingung juga kalau nggak bisa tarik uang, soalnya banyak pedagang lebih suka dibayar tunai,” keluh Amri, seorang warga yang mencari ATM di dekat Pasar Marina.

Para pedagang berharap kondisi ini bisa segera teratasi agar proses jual beli tetap berjalan lancar. Beberapa di antara mereka menyarankan pihak terkait untuk menambah suplai uang tunai di ATM menjelang hari raya agar masyarakat tidak kesulitan saat berbelanja. (*)

Artikel Pasar Padat, Mesin ATM Kehabisan Uang Tunai pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang KM Bukit Raya Terus Meningkat, Angkut 1.483 Penumpang ke Berbagai Tujuan

0
Suasana arus mudik dengab menggunakan KM Bukit Raya di Pelabuhan Tarempa padat merayap. f.ihsan

batampos– Pergerakan penumpang yang hendak pulang kampung di Anambas terus meningkat menjelang lebaran 2025.

Pantauan batampos, penumpang yang hendak mudik tujuan masing-masing dengan menggunakan kapal Pelni, KM Bukit Raya sangat membludak, Rabu, (26/3) malam tadi.

Sekitar pukul 22.00 WIB, penumpang yang hendak berangkat telah memadati Pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan. Padahal kapal akan diberangkatkan ke tujuan selanjutnya yakni Natuna – Pontianak – Surabaya dan Jakarta pada Kamis, (27/3) pukul 01.00 dini hari tadi.

BACA JUGA: Berlayar Selama 12 Jam, Petugas Gabungan Periksa Ketat Kelaiklautan Kapal Cepat Seven Star Island

Sebelumnya, Bukit Raya bertolak dari Pelabuhan Kijang dengan mengangkut 1.483 orang dengan tujuan masin-masing.

Penumpang yang turun didominasi oleh anak kuliahan dan perantau yang telah lama mencari rezeki di kampung orang.

Operator Pelni di Tarempa, Heri mengatakan jumlah penumpang mengalami signifikan dibadingkan trip sebelumnya pada 17 Maret lalu.

“Untuk data kami, penumpang yang turun di Letung berjumlah 412 orang dan turun di Tarempa 314 orang. Artinya jumlah penumpang yang datang 726 orang di Anambas,” kata Heri.

Kemudian, untuk penumpang yang naik ke kapal hanya 314 orang. Sedangkan untuk penumpang lanjutan 886 orang.

“Nah jumlah penumpang yang melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya 1.200 orang. Ini kapal sampai ke Surabaya dan Jakarta,” jelas Heri.

Heri juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Sebelum memasuki Ramadhan, seluruh kapal Pelni termasuk KM Bukit Raya telah menjalani uji petik yang mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen, kondisi fisik kapal dan kesiapan operasional.

“Alhamdulillah, sejak awal kapal kami sudah lulus uji petik, dan beberapa kapal yang selesai docking telah mendapatkan tambahan alat keselamatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dengan tersedianya armada kapal yang memadai, PT Pelni memastikan kelancaran transportasi laut bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, sehingga mereka dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan nyaman. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Penumpang KM Bukit Raya Terus Meningkat, Angkut 1.483 Penumpang ke Berbagai Tujuan pertama kali tampil pada Kepri.

Hari Ini, Jumlah Calon Penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang Menlonjak 4 Kali Lipat

0
Hari ini, Sabtru, (29/3/2025), jumlah penumpang meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari-hari biasanya.

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam menggunakan ruang perkantoran Pelabuhan Domestik Sekupang khusus untuk anak-anak dan lansia. Inisiatif ini dilakukan sebagai upaya mengatasi suasana panas dan gerah di terminal keberangkatan Pelabuhan Domestik Sekupang, Sabtu (29/3). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta meminimalkan risiko kejadian yang tidak diinginkan, terutama bagi kelompok rentan.

Direktur BUP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, jumlah penumpang di pelabuhan mengalami lonjakan drastis. “Hari ini (29/3), jumlah penumpang meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari-hari biasanya,” kata Dendi. Situasi ini membuat pihaknya harus bekerja ekstra untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan baik.

“Tingginya lonjakan penumpang tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Kami menyampaikan permohonan maaf atas layanan yang dirasa kurang oleh masyarakat. Namun, kami terus melakukan perbaikan agar penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih baik,” katanya.

Suasana di terminal keberangkatan semakin diperparah dengan adanya salah satu pendingin ruang yang mengalami kerusakan. Akibatnya, banyak penumpang yang merasa kepanasan saat menunggu jadwal keberangkatan kapal. Menanggapi hal ini, Dendi langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terminal dan memastikan pihak pengelola pelabuhan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang.

Ruang khusus ber-AC yang disediakan BP Batam ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan terhadap kondisi cuaca panas. Dengan adanya ruang ini, mereka bisa menunggu kapal dalam kondisi yang lebih nyaman tanpa harus berdesakan di ruang tunggu utama.

Salah satu calon penumpang, Listianti, mengapresiasi langkah BP Batam dalam menyediakan fasilitas ini. Ia merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Pelabuhan Domestik Sekupang.

“Pelayanannya sudah cukup baik, dan adanya ruang ber-AC ini tentu sangat membantu, terutama bagi saya yang membawa anak kecil. Kami jadi bisa menunggu kapal dengan lebih nyaman,” katanya.

Selain menyediakan ruang khusus ini, BP Batam juga terus berupaya meningkatkan fasilitas lain di Pelabuhan Domestik Sekupang. Beberapa di antaranya adalah peningkatan sistem antrean tiket, penambahan tempat duduk di area tunggu, serta optimalisasi layanan informasi bagi penumpang. Semua ini dilakukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna jasa pelabuhan. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Artikel Hari Ini, Jumlah Calon Penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang Menlonjak 4 Kali Lipat pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 5 Cara yang Ampuh Atasi Lelah Setelah Mudik

0
Ilustrasi tidur nyenyak (Dok. BruceMars/Unsplash)

batampos – Mudik menjadi momen yang menyenangkan karena bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Namun, perjalanan yang jauh dan macet seringkali membuat tubuh terasa lelah saat kembali ke rumah.

Oleh karena itu, agar bisa kembali melakukan aktivitas dengan maksimal, ada beberapa cara untuk mengatasi rasa lelah setelah mudik.

Dilansir dari laman hellosehat dan halodoc pada Sabtu (29/3), berikut ini merupakan lima cara yang ampuh untuk mengatasi rasa lelah setelah mudik.

1. Melakukan Peregangan

Cara yang pertama untuk mengatasi rasa lelah setelah mudik, yaitu dengan melakukan peregangan. Kamu dapat melakukan peregangan untuk melemaskan otot-otot yang menegang selama perjalanan jauh.

Kamu bisa melakukannya saat istirahat di tengah perjalanan ataupun ketika sudah sampai di tujuan.

Lakukan gerakan ringan seperti memutar leher ke atas dan ke bawah secara perlahan dan bergantian.

Setelah itu, putar bahu ke arah depan dan belakang selama beberapa kali serta membalik sisi badan ke arah kanan dan kiri.

Jangan lupa untuk mengedipkan mata beberapa kali agar mata tidak kering, karena menatap jalan terlalu lama.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan dan Makanan Bergizi

Selanjutnya, yaitu dengan memenuhi kebutuhan cairan dan makanan bergizi setelah perjalanan jauh bisa mengurangi rasa pegal dan lelah.

Kamu dapat memenuhi asupan air putih selama dan setiba dari perjalanan mudik agar terhindar dari risiko dehidrasi.

Hal ini karena, dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan pegal-pegal karena kelelahan otot atau kurangnya cairan pada sendi.

Mengkonsumsi air putih yang cukup dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mengembalikan energi serta mengurangi pegal selama perjalanan mudik.

Tak hanya air putih saja, mengkonsumsi makanan bergizi yang tinggi protein dan memperbanyak asupan sayuran dan buah dapat mengembalikan tubuh menjadi bugar.

3. Istirahat yang Cukup

Cara selanjutnya untuk mengatasi rasa lelah setelah mudik, yaitu dengan melakukan istirahat yang cukup.

Hal ini karena, selama perjalanan mudik tubuh kurang istirahat dan tidur. Sehingga menyebabkan tubuh menjadi lelah. Untuk itu, kamu dapat beristirahat yang cukup setidaknya 6 hingga 8 jam per hari.

Dengan melakukan tidur yang berkualitas bisa mempercepat proses pemulihan, mengembalikan energi, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Jika sulit untuk tidur, kamu dapat matikan lampu, hindari menggunakan ponsel sebelum tidur, dan atur suhu AC dalam ruangan agar lebih nyaman untuk tidur.

4. Melakukan Relaksasi dengan Aromaterapi

Kamu dapat menggunakan aromaterapi untuk dapat mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat tubuh menjadi lebih tenang.

Kamu dapat menggunakan minya esensial dengan wangi lavender, peppermint atau eucalyptus. Untuk penggunaan aromaterapi, kamu dapat meneteskan beberapa tetes ke diffuser atau campurkan dengan air hangat untuk mandi agar tubuh dan pikiran lebih rileks.

5. Campurkan Air Hangat, Madu, dan Lemon

Kamu dapat membuat minuman air hangat dari campuran madu dan lemon untuk bisa menyegarkan tubuh.

Madu mengandung gula alami yang bisa memberikan energi dengan cepat, sedangkan lemon mengandung vitamin C yang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Cara membuatnya, siapkan segelas air hangat dan tambahkan dengan 1 sendok makan madu dan perasan setengah buah lemon.

Setelah itu, aduk hingga merata dan minum selagi hangat untuk efek yang menenangkan.

Nah itu dia informasi mengenai lima cara yang ampuh untuk mengatasi lelah setelah perjalanan jauh mudik. (*)

Artikel Ini 5 Cara yang Ampuh Atasi Lelah Setelah Mudik pertama kali tampil pada Lifestyle.