Sabtu, 6 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2139

Aceh Diguncang Gempa Bumi 5,4 Skala Richter

0
Gempa Bumi 5,4 skala richter guncang Aceh. (Istimewa).

batampos – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menindaklanjuti gempa bumi yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh pada pukul 09.58 WIB pada Minggu (30/3). Mereka memastikan tidak ada korban jiwa pasca gempa bumi berkekuatan 5,4 skala richter itu mengguncang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa bumi tersebut berpusat di daratan dengan kedalaman berada pada 10 kilometer pada parameter 5,63 Lintang Utara (LU) dan 95,47 Bujur Timur (BT). Gempa itu tidak berpotensi tsunami.

”Gempa dirasakan kuat selama 2-3 detik di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil kajian semetara, tidak ada korban jiwa dan hingga rilis ini diturunkan belum ada laporan kerusakan akibat kejadian ini,” terang Abdul Muhari kepada awak media di Jakarta.

Meski begitu, BNPB sudah meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh melakukan monitoring pasca gempa serta mengimbau warga setempat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan. Mereka juga diminta untuk selalu mengikuti informasi maupun instruksi dari pihak berwenang, khususnya yang terkait dengan langkah kedaruratan bencana.

”BNPB turut mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan jangan panik, ketika gempa terjadi dapat berlindung di bawah meja yang kuat, menghindari material kaca, melakukan evakuasi ke luar rumah atau lapangan terbuka ketika gempa telah berhenti,” bebernya. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Aceh Diguncang Gempa Bumi 5,4 Skala Richter pertama kali tampil pada News.

Suhadi Soroti Tunda Bayar Rp282 Miliar

0
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sepanjang tahun 2024 perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya setelah menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepri.

Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah tingginya nilai tunda bayar yang mencapai Rp282 miliar. Menurutnya, angka ini mencerminkan kondisi keuangan daerah yang kurang sehat.

“Kinerja pemerintah daerah harus memiliki barometer yang jelas. Pemprov Kepri harus transparan dalam mencapai target, seperti peningkatan ekonomi, bantuan yang tepat sasaran, pengurangan angka kemiskinan, serta proyek infrastruktur yang telah dikerjakan selama tahun 2024. Kami ingin tahu skala prioritas dari setiap program yang dijalankan,” ujar Suhadi, Minggu (30/3).

Suhadi menjelaskan bahwa berkurangnya nilai transfer dana dari pemerintah pusat menjadi salah satu penyebab utama tunda bayar ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri harus lebih bijak dalam mengelola anggaran agar masalah tunda bayar tidak semakin membesar di masa depan.
Potensi Penerimaan Daerah Belum Maksimal

Selain tunda bayar, Suhadi juga menyoroti potensi penerimaan daerah yang dinilai belum dioptimalkan. Menurutnya, masih banyak sumber pendapatan yang bisa dimaksimalkan, termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Seharusnya BUMD bisa menjadi sumber penerimaan yang lebih besar bagi Pemprov Kepri. Namun, hingga saat ini, kinerjanya belum menunjukkan hasil yang memuaskan,” katanya.

Sebagai anggota DPRD yang baru menjabat selama enam bulan, Suhadi menyatakan akan terus berfokus pada transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Kami masih belajar tentang pengelolaan keuangan daerah dan akan fokus pada penggunaan anggaran yang lebih jelas dan terukur,” tambahnya.

3 Poin Utama Evaluasi Kinerja Pemprov Kepri 2024

Suhadi menekankan bahwa ada 3 hal utama yang harus menjadi perhatian Pemprov Kepri dalam mengevaluasi kinerjanya pada 2024:

  • Prioritas yang Jelas
    Pemerintah daerah harus memiliki skala prioritas yang terarah dalam menjalankan program, terutama di sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur.
  • Pengelolaan Keuangan yang Lebih Baik
    Nilai tunda bayar yang terus meningkat harus segera diatasi agar tidak membebani keuangan daerah di tahun-tahun mendatang.
  • Optimalisasi Penerimaan Daerah
    Pemprov Kepri harus memaksimalkan potensi penerimaan, khususnya dari BUMD dan sumber lain, guna memperkuat keuangan daerah.

Suhadi berharap evaluasi ini dapat mendorong transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mendorong Pemprov Kepri untuk lebih terbuka kepada publik mengenai program-program yang sudah dijalankan dan bagaimana skala prioritasnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Azis Maulana

Artikel Suhadi Soroti Tunda Bayar Rp282 Miliar pertama kali tampil pada Kepri.

Gempa Myanmar, Korban Tewas Bertambah Menjadi 1.644, Sekitar 3.000 Orang Terluka

0
Myanmar diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3). (Hindustan Times/AFP) ( )

batampos – Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar bertambah menjadi 1.644 orang. Sementara itu tercatat, 3.408 lainnya mengalami luka-luka, menurut laporan media pemerintah pada Sabtu (29/3).

Saluran televisi MRTV melaporkan, 68 orang masih dinyatakan hilang di seluruh wilayah terdampak gempa di Myanmar. Bantuan internasional dan upaya penyelamatan terus ditingkatkan seiring dengan proses pemulihan di Myanmar dan Thailand pasca gempa dahsyat pada Jumat (28/3) siang.

Tim bantuan dari Tiongkok tiba di Myanmar menggunakan pesawat China Eastern Airlines untuk mengirimkan bantuan penting.

”Pada Sabtu (29/3) pukul 08.35 waktu setempat, penerbangan China Eastern Airlines MU9003 mendarat di Bandara Internasional Yangon, membawa 37 tim penyelamat serta lima ton pasokan medis, tenda, selimut, dan berbagai perlengkapan bantuan lain,” demikian pernyataan yang dikeluarkan seperti dilansir dari Antara.

India juga mengirimkan 15 ton bantuan kemanusiaan, termasuk tenda, kantong tidur, selimut, makanan siap saji, alat penyaring air, paket kebersihan, obat-obatan, serta perlengkapan medis.

Kementerian Situasi Darurat Rusia mengirimkan dua pesawat yang membawa 120 tenaga ahli, termasuk dokter anestesi, psikolog, unit pencarian anjing pelacak (K9), serta tim penyelamat untuk membantu upaya pemulihan, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengalokasikan dana darurat sebesar 5 juta dolar AS (sekitar Rp 82,5 miliar) untuk bantuan gempa di Myanmar sambil menilai kebutuhan tambahan dan mengoordinasikan respons kemanusiaan, kata seorang juru bicara PBB.

Sementara itu, otoritas di Thailand melaporkan bahwa 11 provinsi terdampak gempa. Delapan orang tewas dan 101 lainnya masih hilang setelah sebuah gedung pencakar langit di Bangkok runtuh.

Sedikitnya 50 masjid di seluruh Myanmar dilaporkan roboh saat sholat Jumat berlangsung, menewaskan hampir 300 orang, menurut laporan Khit Thit News.

Sejumlah negara, termasuk Malaysia, Indonesia, India, Australia, Pakistan, dan Selandia Baru, menyatakan solidaritas dan menawarkan bantuan kepada Myanmar, yang juga tengah menghadapi konflik etnis internal.

Junta militer Myanmar yang dipimpin Jenderal Min Aung Hlaing, mengunjungi daerah terdampak di wilayah Mandalay untuk meninjau upaya penyelamatan, menurut laporan MRTV melalui Telegram. Dalam langkah yang jarang terjadi, junta Myanmar mengajukan permohonan bantuan kemanusiaan kepada komunitas internasional.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar pada Jumat dengan pusat gempa berada di wilayah Sagaing. Guncangan pertama disusul gempa berkekuatan magnitudo 6,4 hanya berselang 12 menit kemudian, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). (*)

Sumber: JP Group

Artikel Gempa Myanmar, Korban Tewas Bertambah Menjadi 1.644, Sekitar 3.000 Orang Terluka pertama kali tampil pada News.

PTK Non ASN Pemprov Kepri Keluhkan Insentif Hari Raya yang Tak Kunjung Cair

0
kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Kepri Venni Meitaria Detiawati

batampos– Ribuan PTK Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dikabarkan mengeluhkan, terkait insentif hari raya Idulfitri 2025 yang tidak kunjung cahir hingga H-1 lebaran.

Para PTK Non ASN tersebut mengaku sedih karena instensif hari raya yang dijanjikan bakal cahir sebelum hari lebaran, malah tidak kunjung cahir. Terlebih lagi, insentif tersebut sangat dibutuhkan oleh mereka.

“Kami PTK Non ASN Disdik Kepri sangat sedih karena THR (insentif hari raya) sampai saat ini belum cair,” kata seorang PTK Non ASN Pemprov Kepri yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu (30/3).

Insentif hari raya yang dijanjikan itu, kata dia merupakan harapan pegawai berstatus bukan Non ASN untuk memenuhi kebutuhan menyambut lembaran. Para pegawai itu juga merasa heran, terkait Pemprov Kepri yang dinilai tidak memperhatikan nasib mereka.

“Biasanya tahun yang lalu THR kami sering dapat, kenapa tahun ini tidak dapat. Apa salah kami sebagai PTK Non ASN,” tambahnya.

BACA JUGA: Gubernur Ansar Pastikan Insentif Hari Raya Pegawai Non ASN Sedang dalam Proses Pembayaran

Ia menerangkan, besaran insentif yang akan diberikan pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana pada tahun sebelumnya, PTK Non ASN mendapat THR sebesar 1 bulan gaji.

“Kalau untuk sekarang, dari kebijakan yang ada itu 2 juta. Tapi ada informasi kalau itu dipotong lagi nanti. Yang jadi masalah, kenapa tidak dicairkan sesuai janjinya,” sebutnya.

Ia berharap Gubernur Kepri dapat memenuhi janjinya untuk membayarkan insentif kepada ribuan PTK Non ASN lantaran insentif tersebut sangat dibutuhkan untuk banyak keluarga.

Sementara itu, Kepala BKAD Kepri, Venni Venni Meitaria Detiwati mengatakan bahwa pembayaran insentif hari raya buat pegawai Non ASN tersebut masih dalam proses. “Untuk insentif ini, kebijakan dari pak gubernur. Tapi masih berproses,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel PTK Non ASN Pemprov Kepri Keluhkan Insentif Hari Raya yang Tak Kunjung Cair pertama kali tampil pada Kepri.

Menteri Transmigrasi Tinjau Rempang ECO City di Batam, Pastikan Kesejahteraan Warga

0
Suasana pertemuan Menteri Transmigrasi dengan warga Rempang yang saat ini tinggal di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Perum Buana Central Park.

batampos – Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, melakukan kunjungan kerja ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang ECO City selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin (29-31 Maret 2025).

Dalam lawatan ini, Menteri Iftitah didampingi oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Salah satu agenda utama mereka adalah berdialog langsung dengan warga Rempang yang saat ini tinggal di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Perum Buana Central Park.

Amsakar Achmad menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap perkembangan proyek ini. Ia mengajak warga untuk mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan Rempang dan Galang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Bapak Ibu tidak perlu cemas. Menteri AHY, Menteri Transmigrasi, bahkan Presiden RI sendiri telah memberikan perhatian khusus bagi masyarakat Rempang,” ujar Amsakar.

Ia juga menambahkan bahwa Menteri Transmigrasi telah mengunjungi Rempang sebanyak tiga kali untuk mencari solusi terbaik bagi warga. “Pemerintah hadir untuk Bapak Ibu,” imbuhnya.

Menteri Iftitah menegaskan bahwa program transmigrasi bukan sekadar relokasi penduduk, tetapi lebih dari itu, yakni sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Transmigrasi bukan hanya soal perpindahan, tetapi bagaimana masyarakat bisa lebih sejahtera. Itulah esensi utama dari program ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Rempang dan Galang memiliki peran strategis bagi masa depan Indonesia, sehingga pemerintah memberikan perhatian lebih pada kawasan ini. Presiden melalui Kementerian Transmigrasi ingin memastikan bahwa pembangunan di wilayah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi penduduk asli.

Dalam dialog dengan warga, Menteri Iftitah mengungkapkan beberapa fokus utama pemerintah ke depan, antara lain:

  • Pembangunan fasilitas pendidikan dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
  • Program beasiswa bagi anak-anak Rempang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
  • Peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
  • Bantuan kapal laut bagi nelayan untuk mendukung mata pencaharian mereka.

Sebagai bentuk kepedulian, kunjungan ini ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang secara simbolis diserahkan oleh Menteri Iftitah kepada warga di Buana Central Park.

Setelahnya, Menteri melanjutkan perjalanan ke Rempang hingga 31 Maret 2025 untuk meninjau langsung perkembangan di lapangan.

Turut hadir dalam kunjungan ini Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemmy Francis, serta Anggota Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait. (*)

Artikel Menteri Transmigrasi Tinjau Rempang ECO City di Batam, Pastikan Kesejahteraan Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Menteri Transmigrasi Tinjau Rempang ECO City di Batam, Pastikan Kesejahteraan Warga

0
Suasana pertemuan Menteri Transmigrasi dengan warga Rempang yang saat ini tinggal di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Perum Buana Central Park.

batampos – Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, melakukan kunjungan kerja ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang ECO City selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin (29-31 Maret 2025).

Dalam lawatan ini, Menteri Iftitah didampingi oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Salah satu agenda utama mereka adalah berdialog langsung dengan warga Rempang yang saat ini tinggal di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Perum Buana Central Park.

Amsakar Achmad menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap perkembangan proyek ini. Ia mengajak warga untuk mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan Rempang dan Galang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Bapak Ibu tidak perlu cemas. Menteri AHY, Menteri Transmigrasi, bahkan Presiden RI sendiri telah memberikan perhatian khusus bagi masyarakat Rempang,” ujar Amsakar.

Ia juga menambahkan bahwa Menteri Transmigrasi telah mengunjungi Rempang sebanyak tiga kali untuk mencari solusi terbaik bagi warga. “Pemerintah hadir untuk Bapak Ibu,” imbuhnya.

Menteri Iftitah menegaskan bahwa program transmigrasi bukan sekadar relokasi penduduk, tetapi lebih dari itu, yakni sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Transmigrasi bukan hanya soal perpindahan, tetapi bagaimana masyarakat bisa lebih sejahtera. Itulah esensi utama dari program ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Rempang dan Galang memiliki peran strategis bagi masa depan Indonesia, sehingga pemerintah memberikan perhatian lebih pada kawasan ini. Presiden melalui Kementerian Transmigrasi ingin memastikan bahwa pembangunan di wilayah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi penduduk asli.

Dalam dialog dengan warga, Menteri Iftitah mengungkapkan beberapa fokus utama pemerintah ke depan, antara lain:

  • Pembangunan fasilitas pendidikan dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
  • Program beasiswa bagi anak-anak Rempang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
  • Peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
  • Bantuan kapal laut bagi nelayan untuk mendukung mata pencaharian mereka.

Sebagai bentuk kepedulian, kunjungan ini ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang secara simbolis diserahkan oleh Menteri Iftitah kepada warga di Buana Central Park.

Setelahnya, Menteri melanjutkan perjalanan ke Rempang hingga 31 Maret 2025 untuk meninjau langsung perkembangan di lapangan.

Turut hadir dalam kunjungan ini Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemmy Francis, serta Anggota Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait. (*)

Artikel Menteri Transmigrasi Tinjau Rempang ECO City di Batam, Pastikan Kesejahteraan Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Posko Mudik Bersama BUMN 2025 di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Memiliki Fasilitas Lengkap

0
Posko mudik bersama BUMN 2025 dipelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan fasilitas cukup lengkap.
f.PLN UNTUK BATAMPOS

batampos – Peranan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung arus mudik diwujudkan dengan memberikan pelayanan di Posko Mudik Bersama BUMN 2025 di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Posko ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Pelindo Tanjung Balai Karimun.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri, Khairullah, mengatakan bahwa Posko Mudik Bersama BUMN adalah bentuk dukungan PLN terhadap salah satu Asta Cita Presiden, yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap pemanfaatan posko ini sangat positif. Posko ini beroperasi mulai 26-29 Maret 2025, dan untuk arus balik pada 5-8 April 2025. Kami menyediakan fasilitas seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, konsumsi gratis, serta informasi jadwal kapal guna memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik,” terangnya, Sabtu (29/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BUMN untuk mendukung masyarakat, bukan hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam momen penting seperti mudik. Posko ini terwujud berkat kolaborasi antara PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia Holding Company sebagai penyelenggara yang melaksanakan seluruh kegiatan Posko Mudik, serta PT Pelindo sebagai penyedia lokasi posko.

“PLN mempersilakan para pemudik untuk menikmati akses pelayanan yang diberikan. Terlebih, pengguna Pelabuhan Tanjung Balai Karimun banyak yang berasal dari luar daerah, sehingga mereka bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkap Khairullah.

Sementara itu, Robby, seorang pemudik dari Tanjung Batu, mengaku bahwa Posko Mudik Bersama BUMN yang disediakan PLN di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sangat membantu. Ia dan keluarganya dapat beristirahat sejenak dengan berbagai fasilitas yang disediakan secara gratis.

“Layanan seperti ini benar-benar kami butuhkan, apalagi perjalanan antarpulau di Kepulauan Riau cukup jauh. Setelah menempuh perjalanan laut, pasti butuh tempat untuk istirahat sebentar. Fasilitasnya lengkap dan sangat bermanfaat. Terima kasih BUMN, semoga program ini terus berlanjut,” tuturnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Posko Mudik Bersama BUMN 2025 di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Memiliki Fasilitas Lengkap pertama kali tampil pada Kepri.

Tinjau Jalan Longsor di Lintas Timur, Dishub Bakal Pasang Stiker Menyala

0
Kadishub Bintan, M Insan Amin meninjau lokasi jalan yang kembali longsor di jalan Lintas Timur, Kamis (27/2/2025) sore. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Longsor yang kembali terjadi di jalan Lintas Timur, Bintan disebabkan curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda Bintan, beberapa waktu lalu.

Kadishub Bintan, M Insan Amin meninjau jalan yang longsor di jalan Lintas Timur, Kamis (27/2/2025) sore.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertahanan (PUPRP) Bintan untuk memperbaiki jalan yang longsor.

BACA JUGA: Akses Jalan di Desa Kelumu yang Sempat Terputus Akibat Tanah Longsor Akhirnya Bisa Dilewati

Menurut Insan, kewenangan jalan di Dinas PUPRP, sementara Dishub menekankan fasilitas keselamatan pengguna jalan.

Pihak Dishub telah melakukan upaya keselamatan seperti memasang water barrier dan garis polisi di lokasi jalan yang longsor.

Rencananya akan dipasang lampu atau stiker menyala untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan dan kehati-hatian terutama pada malam hari. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Tinjau Jalan Longsor di Lintas Timur, Dishub Bakal Pasang Stiker Menyala pertama kali tampil pada Kepri.

Rapat Pembinaan Posyandu Oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga

0
Rapat Pembinaan Posyandu yang dipimpin oleh ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholihah, Kamis (27/3). F. Diskominfo Lingga/BATAM POS

batampos– Dalam rangka persiapan untuk ikut serta pada kegiatan Penghargaan dan Lomba Tim Pembinaan Posyandu tingkat Provinsi Kepulauan Riau, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga dan Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga bersama Instansi terkai menggelar Rapat Pembinaan Posyandu. Rapat Pembinaan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor TP PKK Kabupaten Lingga pada Kamis (27/3).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholihah. Kegiatan ini juga di hadiri oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Lingga, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga beserta instansi terkait.

Rapat ini juga sebagai tidak lanjut dalam rangka penguatan kelembagaan dan pelaksanaan program / kegiatan Posyandu sebagai salah satu lembaga kemasyarakatan Desa/ Kelurahan.

BACA JUGA: Tak Lagi Masalah Kesehatan, Kader Posyandu di Bintan Urusi Pendidikan hingga Perumahan Rakyat

Dalam rapat ini, Ketua TP PKK selalu mengajak untuk meningkatkan kekompakan dan solid dalam bersinergi guna untuk meningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengajak untuk kita semua agar sama-sama menjaga kekompakan dan soliditas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maratusholihah, Kamis (27/3).

Ditempat yang sama, Ketua Dekranasda juga menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap Ilmu Teknologi (mengoperasikan aplikasi melalui Smartphone) serta mensosialisasikan kepada kader-kader posyandu.

“Untuk kader-kader posyandu kita harapkan memiliki pemahaman yang utuh terhadap dalam mengoperasikan aplikasi yangbada di Smartphone. Karena kader-kader posyandu ini menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan kemajuan teknologi kepada masyarakat,” ungkap Feby Sarianty.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Bukit Tua Rayanto Gultom juga menyampaikan bahwa Peranan Posyandu kini telah bertambah yang dulunya hanya bidang kesehatan (imunisasi, ibu hamil), namun dengan adanya aturan baru Permendagri kini berubah menjadi komprehensif dan terintegrasi.

“Ada yang pertama bidang pendidikan, yang kedua itu bidang kesehatan, yang ketiga itu bidang pekerjaan umum, yang keempat bidang perumahan rakyat atau perkim, yang kelima bidang ketentraman ketertiban umum dan keenam yakni bidang kesehatan,” jelasnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Rapat Pembinaan Posyandu Oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Bakti Sosial dan Kesehatan, Lanal Bintan Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah Pesisir

0
Masyarakat antusias mengikuti bakti sosial dan kesehatan yang diadakan di jalan Wisata Bahari, Kilometer (Km) 31, Kelurahan Kawal, Gunung Kijang, Bintan. Kamis (27/3/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Lanal Bintan bekerjasama dengan Dinkes Bintan dan Baznas Bintan mengadakan bakti sosial dan kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan di jalan Wisata Bahari, Kilometer (Km) 31, Kelurahan Kawal, Gunung Kijang, Bintan. Kamis (27/3/2025).

Bakti kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum, pemeriksaan gigi serta pemberian obat.

BACA JUGA: Penumpang Mudik Idul Fitri di Pelabuhan SBP Tertipu saat Beli Tiket di Sosial Media

Sementara itu, bakti sosial berupa pembagian paket sembako.

Danlanal Bintan Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat pesisir dan mempererat hubungan antara Lanal Bintan dan masyarakat setempat.

Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dia juga mengajak masyarakat pesisir bersinergi membangun daerah pesisir. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bakti Sosial dan Kesehatan, Lanal Bintan Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah Pesisir pertama kali tampil pada Kepri.