Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2144

Angkut 3.741 Penumpang, Kapal Kelud Kembali Sandar di Batam Hari Ini

0
Kapal Pelni KM Kelud.

batampos – Kapal Kelud dari PT Pelni yang bertolak dari Belawan, Sumatera Utara kembali bersadar di Pelabuhan Batuampar, Rabu (8/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Kedatangan kapal Kelud kali ini masih penuh yakni 3.741 penumpang karena masih dalam suasana mudik pasca Natal dan Tahun Baru.

Kepala Operasional PT Pelni Cabang Batam, Tuhyono mengatakan kapal bertolak dari Belawan pada Selasa (7/1). Kondisi kapal dalam keadaan penuh.

“Besok, kapal dari Belawan kembali bersandar. Untuk penumpang kapal full, sesuai kuota 3741 orang,” ujar Tuhyono, Senin (7/1).

Baca Juga: Pendapatan Kota Batam Capai Target Tinggi, Jadi Modal Awal Pembangunan 2025

Menurut dia, ramainya arus penumpang karena masih dalam suasana mudik. Bahkan keberangkatan penumpang dari Belawan menuju Tanjungpriok pada tanggal 9 Januari yang juga bersandar di Batam hampir penuh.

“Yang dari Belawan tanggal 9 Januari nanti juga hampir penuh. Untuk tiket yang dijual di Batam pun hanya sisa sedikit, karena dari Belawan sudah hampir full,” tegasnya.

Baca Juga: Kuota Layanan e-Paspor di Batam Masih Banyak, Pengajuan Lewat M-Paspor

Sedangkan untuk penumpang yang hendak berangkat ke Belawan pada Rabu, masih kurang dari setengah kuota. Hal itu dikarenakan arus liburan sudah selesai.

“Kalau yang berangkat tak banyak, sekitar 1,4 ribu,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Angkut 3.741 Penumpang, Kapal Kelud Kembali Sandar di Batam Hari Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Virus HMPV Ditemukan Indonesia, Apakah Sebahaya COVID-19?

0
Ilustrasi virus HMPV. (news.cgtn.com)

batampos – Human Metapneumovirus (HMPV) virus pernapasan yang belakangan ini ramai diperbincangkan, dilaporkan telah ditemukan di Indonesia.

Berdasarkan laman resmi kemenkes.go.id, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tetap tenang. Menurutnya, HMPV bukan virus baru dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

“HMPV sudah lama ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data laboratorium, beberapa anak memang ada yang terkena virus ini, tetapi gejalanya mirip flu biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya,” jelas Menkes di Jakarta, Senin (6/1).

Menkes juga menegaskan bahwa tingkat keparahan HMPV tidak dapat disamakan dengan COVID-19.

“COVID-19 adalah virus baru yang sebelumnya tidak dikenal, sehingga membutuhkan waktu untuk memahami dan menanganinya. Sedangkan HMPV sudah lama ada, dan sistem imun manusia sudah mengenal virus ini,” tambahnya.

Dilansir dari The Economic Times, meskipun sama-sama menyerang saluran pernapasan, HMPV dan COVID-19 memiliki perbedaan signifikan, baik dari tingkat keparahan maupun cara penanganannya.

Tingkat Keparahan

HMPV: Umumnya menyebabkan gejala ringan seperti flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Pada beberapa kasus, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, atau individu dengan imunitas rendah, HMPV bisa berkembang menjadi bronchiolitis atau pneumonia.

COVID-19: Dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk pneumonia berat, kehilangan penciuman, kegagalan multi-organ, dan bahkan kematian pada kasus kritis.

Penanganan dan Pencegahan

HMPV: Hingga kini, belum ada vaksin atau obat khusus untuk virus ini. Penanganannya bersifat suportif, dengan fokus pada penyembuhan gejala dan dukungan pernapasan bila diperlukan.

COVID-19: Sudah tersedia vaksin yang terbukti efektif mengurangi tingkat keparahan, serta terapi antivirus yang membantu mempercepat pemulihan.

Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Menkes mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan menerapkan langkah pencegahan sederhana untuk menghindari penularan virus HMPV. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

•Mencuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik.

•Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

•Tidak berbagi alat makan atau minum dengan orang lain.

•Menggunakan masker jika merasa kurang sehat.

“Tidak perlu panik. Jalankan protokol kesehatan yang sama seperti saat menghadapi COVID-19, dan tetap waspada, terutama untuk anak-anak dan kelompok rentan lainnya,” tutup Menkes.

Meskipun HMPV tidak seberbahaya COVID-19, keberadaan virus ini tetap menjadi pengingat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan sehari-hari. Protokol kesehatan sederhana tetap menjadi langkah efektif untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita. (*)

Artikel Virus HMPV Ditemukan Indonesia, Apakah Sebahaya COVID-19? pertama kali tampil pada News.

Batam Segera Terapkan Program MCU Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Kota Batam sedang bersiap untuk meluncurkan program inovatif berupa layanan medical check-up (MCU) gratis bagi warganya yang sedang merayakan ulang tahun.

Program ini mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif dari pemerintah pusat yang telah disosialisasikan melalui surat edaran dari kementerian.

“Dari kementerian, program ini baru berupa surat edaran. Namun, kami sudah menginstruksikan puskesmas untuk melayani warga yang ingin memanfaatkan fasilitas MCU gratis ini,” katanya, Selasa (7/1).

Baca Juga: Puskesmas Tanjung Buntung Kembali Jadi yang Terbaik di Award Capaian Program 2024

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini dirancang untuk membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh tetap optimal. Selain itu, program ini dapat meningkatkan kesadaran warga Batam terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah preventif terhadap berbagai penyakit.

Pemeriksaan kesehatan bagi balita berusia 0-4 tahun mencakup deteksi dini gangguan seperti hipotiroid kongenital, penyakit jantung bawaan kritis, dan hiperplasia adrenal kongenital. Selain itu, layanan ini juga memantau pertumbuhan, perkembangan, kesehatan indera pendengaran dan penglihatan, kondisi gigi dan mulut, serta potensi talasemia dan gangguan fungsi hepar.

Bagi kelompok remaja berusia 7-17 tahun, layanan MCU gratis ini menawarkan pemeriksaan kesehatan indera pendengaran dan penglihatan, gigi dan mulut, serta deteksi dini anemia, obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Remaja juga dapat memeriksa kesehatan paru-paru, kebugaran, kondisi mental, hingga potensi talasemia dan gangguan fungsi hepar.

Kelompok usia dewasa mendapatkan layanan yang lebih spesifik dan terbagi dalam dua kategori. Untuk usia 18-39 tahun, pemeriksaan meliputi obesitas, diabetes melitus, hipertensi, risiko jantung dan stroke, penyakit ginjal kronis, serta kanker payudara dan leher rahim. Pemeriksaan kesehatan jiwa, kebugaran, dan risiko osteoporosis juga menjadi bagian dari layanan ini.

Baca Juga: Cegah Virus HMPV, Bandara Hang Nadim Siapkan Klinik dan Ruang Isolasi

Sementara itu, kelompok usia 40-59 tahun mendapatkan tambahan layanan pemeriksaan kolesterol, faktor risiko stroke, kanker usus, dan geriatri. Pemeriksaan yang lebih komprehensif ini diharapkan mampu mendeteksi dini berbagai penyakit yang umumnya muncul di usia paruh baya.

Layanan kesehatan untuk lansia, yaitu mereka yang berusia lebih dari 60 tahun, mencakup hampir seluruh aspek pemeriksaan yang ditawarkan kepada kelompok dewasa. Selain itu, lansia juga mendapatkan perhatian khusus dalam pemeriksaan geriatri untuk memastikan kualitas hidup mereka tetap terjaga.

Program ini, kata Didi, menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif dan merata. “Kami ingin masyarakat Batam memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, terutama mereka yang belum terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan rutin,” tambahnya.

Baca Juga: Gizi Siswa SD Jadi Fokus Awal, Disdik dan BGN Matangkan Program di Bengkong

Didi juga menyampaikan, puskesmas di seluruh Kota Batam telah siap melayani warga yang ingin memanfaatkan program MCU gratis ini. Meski masih dalam tahap awal implementasi, dia optimistis program ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya bertujuan mendeteksi dini penyakit, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Dengan demikian, program MCU gratis ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian penyakit kronis di Batam. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Segera Terapkan Program MCU Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Presiden Prabowo Minta KPK Dampingi Pelaksanaan Haji 2025

0
(Kiri-kanan) Wakil Ketua DPR Adies Kadir, Sufmi Dasco Ahmad. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Presiden Prabowo Subianto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlibat dalam memantau pelaksanaan haji 2025. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji 2025, Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat konsultasi Komisi VIII dengan Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1).

“Presiden sudah meminta khusus kepada KPK untuk melakukan pendampingan kepada Kementerian Agama dan BPH agar penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik,” kata Dasco saat memimpin rapat tersebut.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menekankan, pendampingan KPK terhadap pelaksanaan haji 2025 penting dilakukan. Mengingat beberapa temuan dan catatan Pansus Angket Haji 2024 periode lalu. Salah satunya, soal ketidaksesuaian alokasi kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi.

“Kita harus mewaspadai tadi temuan-temuan pansus yang lalu bahwa kemudian ada slot-slot yang kemudian termanipulasi, agar yang berhak yang berangkat kemudian bisa berangkat tanpa hak-haknya dikurangi,” ucap Dasco.

Dasco pun menyatakan, Prabowo juga mengapresiasi kinerja Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama yang berhasil menekan harga BPIH 2025 menjadi lebih murah daripada 2024 lalu.

Diketahui, Panitia Kerja (Panja) Haji DPR dan pemerintah telah menyepakati BPIH dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1146 H/2025 M. Setoran jamaah menjadi sebesar Rp55.431.750.

Adapun total BPIH 1446 H/2025 M senilai Rp 89.410.258,79 ada penurunan senilai Rp 4 juta dari 2024 yang sejumlah Rp 93.410.286.

“Pak Presiden mengapresiasi panja bersama-sama dengan pemerintah bisa menurunkan biaya haji,” pungkas Dasco. (*)

Artikel Presiden Prabowo Minta KPK Dampingi Pelaksanaan Haji 2025 pertama kali tampil pada News.

Waspada Penyebaran HMPV dan Influenza A, Bandara Hang Nadim Tingkatkan Kewaspadaan

0
Penumpang memadati Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (3/1). Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Bandara Internasional Hang Nadim Batam kini tengah meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran virus human metapneumovirus (HMPV) dan Influenza A. Virus yang berasal dari China ini telah terdeteksi di Malaysia, sehingga memicu langkah antisipasi khusus di Batam.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, menyebut bahwa manajemen telah memprioritaskan langkah-langkah pencegahan guna menjaga kesehatan penumpang dan pengguna jasa bandara.

“Kami memastikan kondisi kesehatan dan pencegahan penyakit terhadap penumpang, baik di area kedatangan maupun keberangkatan,” katanya, Selasa (7/1).

Isu HMPV menjadi perhatian utama BIB demi kenyamanan masyarakat Batam yang sering menggunakan Bandara Hang Nadim untuk perjalanan udara. Dalam menghadapi ancaman tersebut, BIB bersama petugas Kesehatan Bandara (KKP) dan stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai langkah strategis.

Baca Juga: Hang Nadim Berbenah Sambut Mudik Lebaran 2025

Salah satu langkah yang tetap diterapkan sejak masa pandemi COVID-19 adalah pemasangan hand sanitizer di berbagai titik terminal.

“Sanitiser ini tetap tersedia sebagai bentuk kewaspadaan,” kata Pikri.

Bandara Hang Nadim juga menyediakan klinik kesehatan di area terminal. Klinik ini bekerja sama dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) untuk memastikan respons cepat terhadap potensi penyakit menular.

Selain itu, fasilitas ruang observasi atau isolasi telah disiapkan di area kedatangan internasional. Ruang ini dirancang untuk menangani penumpang yang terdeteksi memiliki gejala penyakit selama proses screening.

Imbauan bagi calon penumpang juga disebarluaskan melalui monitor digital yang tersebar di seluruh terminal. Informasi ini bertujuan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan udara.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk menggunakan masker jika merasa tidak fit saat melakukan perjalanan udara,” ujar dia.

Langkah monitoring penumpang internasional juga diperketat. Penumpang yang tiba diwajibkan mengisi aplikasi SATUSEHAT, yang kemudian diperiksa oleh petugas BBKK saat pesawat mendarat. Sistem ini memungkinkan otoritas bandara memantau kesehatan para penumpang yang datang dari luar negeri.

Baca Juga: Truk Kontainer Terbalik di Bundaran Base Camp, Batuaji

Pengecekan suhu tubuh terhadap penumpang internasional juga terus dilaksanakan secara rutin. Alat pengukur suhu telah dipasang di titik-titik strategis area kedatangan internasional.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PT BIB untuk menjaga keselamatan dan kesehatan penumpang. Pihak bandara juga terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menyesuaikan langkah pencegahan sesuai perkembangan situasi. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

 

Artikel Waspada Penyebaran HMPV dan Influenza A, Bandara Hang Nadim Tingkatkan Kewaspadaan pertama kali tampil pada Metropolis.

PMII Tanjungpinang-Bintan Minta PT. BIS Diaudit Lembaga Independen

0
Pengurus Cabang PMII Tanjungpinang-Bintan, Andi Sarippudin. F.Kiriman Andi untuk Batam Pos.

batampos– Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan meminta PT. Bintan Inti Sukses (BIS) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bintan, diaudit.

“Kita minta PT. BIS diaudit independen,” ujar Pengurus Cabang PMII Tanjungpinang-Bintan, Andi Sarippudin, Selasa (7/1/2025).

Permintaan audit lembaga independen, katanya, untuk memastikan pengelolaan keuangan secara transparan di BUMD milik Bintan itu.

BACA JUGA: Percepatan Penurunan Stunting, DP3AP2KB Bintan Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting

Karena itu, pihaknya meminta audit independen dilakukan oleh lembaga profesional yang kredibel, agar publik dapat memperoleh gambaran yang objektif dan transparan mengenai kinerja PT BIS.

Selain itu, lanjutnya, PT BIS didorong memublikasikan laporan keuangan secara rinci termasuk pendapatan kotor, pengeluaran operasional, investasi, biaya revitalisasi asset usaha, hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terpisah, Direktur PT. BIS, Mukhamad Rofik menyampaikan, laporan tahunan PT. BIS yang nantinya diserahkan ke kepala daerah dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah yang sudah diaudit lembaga profesional, independen, yaitu kantor akuntan publik.

Dia juga mengatakan, PT. BIS akan memublikasikan secara rinci, laporan keuangan tersebut, sesuai standar akuntansi. (*)

Reporter: Slamet

Artikel PMII Tanjungpinang-Bintan Minta PT. BIS Diaudit Lembaga Independen pertama kali tampil pada Kepri.

Pendaftaran PPPK 2024 Tahap 2 Kembali Diperpanjang hingga 15 Januari 2025, Simak Syaratnya

0
ILUSTRASI PPPK. (Humas Pemkab Gresik untuk Jawa Pos)

batampos – Badan Kepegawaian Negara kembali memperpanjang waktu pendaftaran Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Tahun 2024.

Pendaftaran dijadwalkan mulai 17 Desember 2024, kemudian diperpanjang hingga hari ini (7/1).

Namun melalui Surat Plt. Kepala BKN No.50/B-KS.04.01/SD/K/2025 tanggal 6 Januari 2025 berisikan Penyesuaian Kembali Jadwal Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Tahun Anggaran 2024 Tahap 2.

Berdasarkan Surat Plt. Kepala BKN pada Selasa (7/1) menjelaskan bahwa pendaftaran seleksi memiliki jadwal terbaru pendaftaran PPPK yang diperpanjang yaitu 17 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025. Pukul 23.59 WIB.

Pendaftaran PPPK memiliki jenis seleksi yaitu PPPK Guru, PPPK Tenaga Kesehatan, dan PPPK Teknis.

Setiap jenis seleksi memiliki tahap unggah dokumen. Jenis dokumen yang diunggah akan berbeda sesuai dengan persyaratan instansi yang akan dilamar. Sebelum memilih jenis seleksi, Pelamar disarankan sudah membaca dan memahami informasi sesuai apa yang ingin dilamar.

Jenis dokumen yang diperlukan dalam pendaftaran seleksi PPPK Tahap 2 2024, seperti:

– Surat Pernyataan sesuai dengan persyaratan instansi yang sudah ditandatangani dan dibubuhi materai.

– Surat Lamaran sesuai dengan persyaratan instansi yang sudah ditandatangani dan dibubuhi materai.

– Surat keterangan bekerja yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja, dengan pengalaman di bidang kerja sesuai dengan kompetensi tugas jabatan yang dilamar, paling singkat 2 (dua) s.d. 8 (delapan) tahun sesuai dengan jenjang dan jabatan yang dilamar

– Kartu Tanda Penduduk / Surat Keterangan dari Dukcapil / Bukti Identitas Kependudukan lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.

– Surat keterangan aktif bekerja pada instansi pemerintah tempat bekerja saat mendaftar yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja. Bagi yang TIDAK terdaftar dalam database non-ASN BKN, masa kerja paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir secara terus menerus.

– Ijazah asli, bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan ijazah yang telah disetarakan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

– Transkrip/Daftar Nilai asli, bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan konversi nilai IPK dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

– Pasfoto formal terbaru berlatar belakang berwarna merah.

Pelamar yang sudah unggah dokumen yang disyaratkan agar diperiksa kembali agar unggahan tidak keliru sehingga mengecilkan kemungkinan gagal dalam tahap selanjutnya.

Dalam Surat Plt. Kepala BKN menyebutkan penyesuaian jadwal seleksi berlaku bagi Tenaga Non-ASN sesuai dengan kriteria Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) No.634 Tahun 2024.

Kepala BKN menegaskan kepada instansi untuk mengkonfirmasi terhadap Tenaga Non-ASN yang berhak daftar di Tahap 2 serta mengimbau dapat segera menyelesaikan pendaftaran sebelum waktu penutupan.

Kepada calon pelamar dihimbau untuk selalu menggunakan kanal atau website resmi instansi pemerintah dalam mencari informasi PPPK. (*)

Artikel Pendaftaran PPPK 2024 Tahap 2 Kembali Diperpanjang hingga 15 Januari 2025, Simak Syaratnya pertama kali tampil pada News.

Pengurusan Kartu Kuning di Kantor Disnaker Batam Masih Sepi, Rudi Imbau Pencaker Segera Mengurus

0
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Pengurusan kartu kuning atau (AK-1) di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam masih terbilang rendah pada awal tahun 2025. Sejak dibuka pada 2 Januari 2025, hanya tiga orang yang mengurus kartu kuning di kantor yang terletak di kawasan Sekupang tersebut.

Angka ini sedikit meningkat pada Jumat, 3 Januari, dengan total delapan orang yang mengurus dokumen yang menjadi salah satu syarat utama untuk mencari pekerjaan.

“Awal tahun ini masih sepi,” ujar Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Selasa (7/1).

Rudi menjelaskan, pembuatan kartu kuning di Disnaker Batam hanya diperuntukkan bagi warga dengan KTP luar Batam. Sementara itu, untuk warga yang memiliki KTP Batam, mereka diarahkan untuk mengurus kartu kuning di kantor kecamatan sesuai dengan domisili masing-masing.

Baca Juga: APINDO: Permendag 8/2024 Tegaskan Tidak Berdampak di Batam

Kebijakan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses administrasi bagi warga setempat.

“Awal tahun memang selalu lebih sepi, terutama karena informasi lowongan kerja dari perusahaan-perusahaan belum banyak. Selain itu, beberapa perusahaan juga masih dalam tahap evaluasi dan belum membuka rekrutmen besar-besaran,” jelasnya.

Menurut Rudi, kondisi ini memang sering terjadi di awal tahun, terutama setelah libur panjang dan saat banyak perusahaan melakukan evaluasi terhadap kebutuhan tenaga kerja. Di sisi lain, ia juga menyebutkan bahwa proses rekrutmen perusahaan-perusahaan besar di Batam biasanya mulai menggeliat pada bulan Februari hingga Maret, di mana lowongan kerja akan lebih banyak tersedia.

Meski begitu, ia mengimbau bagi warga yang membutuhkan kartu kuning untuk tidak menunda pengurusan, mengingat dokumen ini adalah salah satu syarat penting dalam melamar pekerjaan di perusahaan yang terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Untuk mereka yang masih belum memiliki kartu kuning dan ingin melamar pekerjaan, kami mengimbau untuk segera mengurusnya. Meskipun awal tahun ini sepi, kami tetap siap melayani masyarakat yang membutuhkan,” tambah Rudi.

Baca Juga: Kuota Layanan e-Paspor di Batam Masih Banyak, Pengajuan Lewat M-Paspor

Hingga saat ini, pihak Disnaker Batam terus memonitor perkembangan permintaan pembuatan kartu kuning. Di sisi lain, mereka juga berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Batam untuk mempercepat pembukaan lowongan kerja agar dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Batam.

Sementara itu, bila dibandingkan tahun 2024, Disnaker Batam mencatat sebanyak 23.551 pencari kerja (pencaker) di Kota Batam. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan warga ber-KTP Batam yang mengurus kartu kuning di kecamatan, yakni sebanyak 20.557 orang.

Sementara itu, 2.994 pencaker dengan KTP luar Batam mengurus kartu kuning di Kantor Disnaker Batam.

Kecamatan Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah pencaker tertinggi, yaitu 6.172 orang, diikuti Batuaji dengan 2.764 pencaker dan Sekupang sebanyak 2.692 pencaker. Sebaliknya, Kecamatan Bulang dan Belakang Padang mencatat jumlah pencaker terendah, masing-masing hanya 102 orang dan 129 orang.

Dari sisi pendidikan, lulusan SLTA sederajat mendominasi dengan lebih dari 20 ribu pencaker.

“Mayoritas pencaker adalah lulusan SLTA. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk meningkatkan keterampilan mereka agar lebih siap bersaing di pasar kerja,” tambah Rudi.

Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja, Pemko Batam terus menyediakan pelatihan bagi pencaker dan memperluas akses informasi lowongan kerja. Perusahaan juga diwajibkan melaporkan kebutuhan tenaga kerja mereka ke Disnaker.

Sektor manufaktur, galangan kapal, serta oil & gas menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Batam. Perusahaan besar seperti McDermott dan PT Simoe membuka ribuan lowongan kerja sepanjang tahun 2024. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pengurusan Kartu Kuning di Kantor Disnaker Batam Masih Sepi, Rudi Imbau Pencaker Segera Mengurus pertama kali tampil pada Metropolis.

Jenis-Jenis Mangga Kesukaan Orang Indonesia

0

Batampos – Mangga atau Mangifera indica merupakan salah satu buah tropis yang sangat populer di Indonesia. Rasanya yang manis, segar, dan kaya nutrisi membuatnya menjadi favorit di berbagai kalangan.

ILUSTRASI buah mangga. F Microsoft Copilot

Tidak seperti di Thailand, Indonesia memiliki banyak sekali jenis mangga dengan karakter rasa dan wangi yang unik. Sebagian besar jenis ini menjadi kesukaan orang atau masyarakat di negeri ini.

Berikut beberapa jenis mangga paling diminati orang Indonesia, kala musimnya tiba, seperti dikutip dari Instagram resepcaradiet, yakni:

1. Mangga Harum Manis

Ini mangga paling terkenal di Indonesia. Sesuai namanya, mangga ini memiliki aroma harum dan rasa yang sangat manis. Kulitnya hijau kekuningan saat matang, dan daging buahnya berwarna oranye. Harum manis sering dijadikan camilan segar atau bahan jus.

2. Mangga Gedong Gincu

Mangga jenis ini berasal dari Cirebon dan Majalengka, Jawa Barat. Keunikannya terletak pada kulitnya yang berwarna kuning kemerahan seperti gincu. Rasanya manis dengan sedikit asam, membuatnya cocok dinikmati langsung atau dijadikan rujak.

3. Mangga Indramayu

Sesuai dengan namanya, mangga ini berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Ukurannya besar dengan daging buah yang tebal dan sedikit berserat. Mangga indramayu memiliki rasa yang manis legit, menjadikannya favorit untuk dinikmati sebagai buah meja.

4. Mangga Manalagi

Mangga manalagi memiliki rasa manis khas yang sulit dilupakan. Kulitnya berwarna hijau tua bahkan saat matang. Mangga ini memiliki tekstur daging yang padat dan sedikit bertepung, cocok untuk Anda yang menyukai rasa manis alami.

5. Mangga Arumanis 143

Mangga arumanis 143 adalah varietas unggulan yang sering ditemukan di supermarket besar. Daging buahnya lembut dengan rasa manis pekat dan sedikit aroma harum. Jenis ini sering diekspor karena kualitasnya yang premium.

6. Mangga Golek

Mangga golek memiliki bentuk yang unik, panjang dengan ujung runcing. Rasanya manis dan tidak terlalu berserat, sehingga mudah dinikmati. Mangga ini biasanya diolah menjadi jus atau dimakan langsung.

  1. Mangga Muara

Mangga jenis ini dikenal juga sebagai mangga Toba karena banyak dijumpai di Toba. Ukurannya kecil dan berkulit tipis. Warnanya akan menguning ke arah oranye saat matang. Rasanya manis dan wangi. Buah ini kerap dimakan langsung bersama kulitnya. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Jenis-Jenis Mangga Kesukaan Orang Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Sudah Siapkan Ruang Isolasi

0

Virus Human Metapneumovirus (HMPV) dan Influenza A, yang sebelumnya dilaporkan merebak di Tiongkok daratan dan telah merebak juga di di Negeri Jiran, Malaysia, kini telah ditemukan di Indonesia.