Jumat, 5 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2153

Mitsubishi Xforce: SUV Modern dengan Fitur Keamanan & Kenyamanan Terbaik

0

batampos – Mitsubishi Xforce hadir dengan berbagai fitur unggulan yang menjadikannya salah satu SUV kompak terbaik di kelasnya. Dengan perpaduan antara teknologi keamanan canggih dan kenyamanan maksimal, Mitsubishi Xforce siap memberikan pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan di berbagai kondisi jalan.

Fitur Keamanan Mitsubishi Xforce

Mitsubishi Xforce dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan canggih untuk meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpangnya.

Active Stability Control (ASC) membantu menjaga keseimbangan kendaraan, terutama di jalan licin atau saat bermanuver, sementara Active Yaw Control (AYC) meningkatkan stabilitas saat menikung dengan mengontrol distribusi tenaga pada roda.

Untuk mencegah kendaraan mundur di tanjakan, tersedia Hill Start Assist (HSA). Selain itu, Mitsubishi Xforce pada varian tertinggi Ultimate Diamond Sense dilengkapi dengan Blind Spot Warning (BSW) yang akan memberikan peringatan jika ada kendaraan di titik buta.

Saru lagi fitur yang ditawarkan adalah Rear Cross Traffic Alert (RCTA) yang membantu mendeteksi kendaraan yang melintas saat mobil mundur dari parkiran.

Mitsubishi Xforce Ultimate Diamond Sense juga dilengkapi Forward Collision Mitigation (FCM) yang secara otomatis mengerem untuk mengurangi risiko tabrakan, serta Lane Departure Warning (LDW) yang memberi peringatan jika kendaraan keluar jalur tanpa sengaja.

Fitur Emergency Stop Signal (ESS) akan menyalakan lampu hazard secara otomatis saat terjadi pengereman mendadak. Untuk perlindungan lebih lanjut, kendaraan ini memiliki enam airbags dan sistem ISOFIX Child Seat Anchorage untuk memastikan kursi anak terpasang dengan aman.

Fitur Kenyamanan Mitsubishi Xforce

Mitsubishi Xforce menawarkan berbagai fitur kenyamanan yang dirancang untuk memanjakan penggunanya.

Head Unit berukuran 12,3 inci dipadukan dengan Digital Cluster 8 inci menghadirkan layar besar dengan tampilan modern yang memudahkan akses informasi.

Untuk hiburan, Dynamic Sound Yamaha Premium memberikan kualitas audio tinggi yang memaksimalkan pengalaman mendengarkan. Kabin luas dilengkapi kursi belakang reclining yang dapat direbahkan hingga 8 tahap, memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang.
Mitsubishi Xforce juga dilengkapi 4 Driving Modes (Normal, Wet, Gravel, Mud) yang menyesuaikan performa dengan kondisi jalan, serta ground clearance setinggi 222 mm yang lebih unggul dibanding kompetitor, menjadikannya ideal untuk jalanan Indonesia.

Fitur Dual-Zone Automatic Climate Control memungkinkan pengaturan suhu terpisah untuk pengemudi dan penumpang, sementara Keyless Entry dan Push Start Button memberikan kemudahan akses tanpa repot mengeluarkan kunci.

Sentuhan modern terasa dengan Ambient Light dan Wireless Charger yang memudahkan pengisian daya gadget. Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold menawarkan rem parkir otomatis untuk kenyamanan tambahan, ditambah Driving Score dan Multi-Information Display yang memberikan feedback berkendara serta informasi kendaraan secara jelas dan terperinci.

Dengan semua fitur ini, Mitsubishi Xforce menjadi pilihan yang nyaman dan fungsional untuk berbagai kebutuhan.

Dengan fitur-fitur unggulan ini, Mitsubishi Xforce menjadi pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan SUV stylish, aman, dan nyaman untuk menemani perjalanan sehari-hari maupun petualangan seru. (*)

Artikel Mitsubishi Xforce: SUV Modern dengan Fitur Keamanan & Kenyamanan Terbaik pertama kali tampil pada Lifestyle.

Warga Pulau Berburu Perlengkapan Lebaran di Pasar Tarempa, Omset Pedagang Naik Drastis

0
Sejumlah kendaraan tampak terparkir di bahu jalan di kawasan Pasar Tarempa. Menjelang lebara masyarakat memadati pasar untuk berburu perlengkapan lebaran. f.ihsan

batampos– Menjelang lebaran pusat perbelanjaan di Pasar Tarempa kerap menjadi tempat pilihan untuk berbelanja kebutuhan pernak pernik Lebaran. Kebanyakan pengunjung membeli bahan kue dan baju lebaran, Senin, (24/3).

Pantauan batampos, pengunjung tidak hanya berdomisili di Tarempa saja melainkan dari pulau-pulau seperti Nyamuk, Monjan, Batu Belah tampak memadati pasar.

Para pembeli juga sudah berlalu-lalang menghampiri berbagai toko. Para pedagang dengan ramah mulai menawarkan berbagai dagangnya pada setiap pengunjung yang lewat.

BACA JUGA: Beban Belanja Pegawai Melebihi Kuota, Jadi Penyebab Pemkab Anambas Nunggak Gaji Honorer Selama Sebulan

“Saya dari Nyamuk, biasalah belanja buat keperluan lebaran,” ujar Nurjalis warga Nyamuk saat ditemui.

Ia mengaku telah memborong banyak barang dari pasar Tarempa ini. Mulai dari pakaian muslim seperti talkum dan gamis, hingga sandal dan celana untuk suami serta anak-anaknya.

“Ini ada talkum, baju gamis, sendal, celana juga untuk suami dan anak-anak,” ucapnya.

Peningkatan penjualan di Pasar Tarempa sudah dirasakan penjual sejak pertengahan Ramadan. Berbagai kebutuhan Lebaran dari bahan kue, baju muslim, mukena, sarung, hingga hampers laris diserbu pembeli.

Salah satu pedagang, Hendri menyebut omzet tokonya naik drastis.

“Lebaran beda jauh sama hari biasa, bisa laku 80-90 persen lebih banyak. Peningkatan penjualan bisa sampai 10 kali lipat,” tutur Hendri.

Hendri menerangkan jika barang yang paling sering dicari pelanggan berupa bahan baku membuat kue dan baju anak-anak. “Itu yang laku, untuk harga normal tak ada kita naikkan,” ucapnya.

Kepadatan pengunjung di pusat perbelanjaan seperti ini tentu menimbulkan potensi risiko keamanan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, aparat kepolisian turun langsung ke lapangan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Sejumlah petugas kepolisian tampak berjaga di berbagai titik strategis, termasuk di jalan akses masuk Tarempa.

Kehadiran mereka bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan seperti pencopetan yang kerap terjadi di tengah keramaian. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Warga Pulau Berburu Perlengkapan Lebaran di Pasar Tarempa, Omset Pedagang Naik Drastis pertama kali tampil pada Kepri.

Presiden Prabowo Minta Jajaran Menteri Perbaiki Komunikasi ke Publik

0
Sudaryono sebagai Wamentan di Istana Negara, Jakarta. (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

batampos – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kabinet Merah Putih untuk memperbaiki komunikasi kepada publik. Hal itu disampaikan Prabowo saat memanggil sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Senin, (24/3).

Ditemui usai pertemuan, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono membenarkan hal itu. Sudaryono menjelaskan, presiden ingin agar para menteri bisa memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang sesuai terkait kebijakan dan program pemerintah.

“Jangan sampai rakyat itu digiring oleh opini-opini yang narasi-narasi yang enggak benar, gitu lho,” ujarnya.

Dia mengklaim, program pemerintah sejatinya baik. Bahkan, ada banyak capaian yang didapat. “Salah satunya paling kelihatan sekali adalah bagaimana pupuk lancar. Itu rakyat happy,” ujar Sudaryono mencontohkan capaian Kementeriannya.

Saat ditanya apakah panggilan itu terkait adanya sejumlah pejabat yang blunder, dia menepis info tersebut. “Enggak yang ini aja, masalah kita kan banyak,” kata politisi Gerindra.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi panen kritik usai menyuruh redaksi Tempo memasak paket kiriman kepala babi yang disinyalir sebagai upaya teror. Pernyataan Hasan dianggap tidak punya empati atas teror yang menimpa Tempo. (*)

Artikel Presiden Prabowo Minta Jajaran Menteri Perbaiki Komunikasi ke Publik pertama kali tampil pada News.

Imbas Efisiensi Anggaran, Pariwisata Kepri 2025 Diperkirakan Terpuruk

0
Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan Welcome to Batam (WTB), Senin (14/10) lalu. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) memasuki masa suram pada 2025. Seluruh kegiatan pariwisata di wilayah ini nyaris lumpuh akibat kebijakan efisiensi pemerintah yang menghapus seluruh anggaran sektor pariwisata. Dampak terbesar dirasakan oleh daerah yang mengandalkan sektor ini sebagai pilar ekonomi utama, seperti Natuna, Lingga, dan Anambas.

Surya Wijaya, Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri), menilai bahwa kebijakan ini sangat merugikan pelaku industri pariwisata. Regulasi tidak mendukung, sementara pariwisata Indonesia sangat bergantung pada pemerintah.

“Jika ada dukungan seperti negara lain-misalnya subsidi tiket pesawat dan kapal ferry, atau kebijakan visa yang lebih longgar-mungkin dampaknya tidak akan seburuk ini,” ujarnya, Senin(24/3).

Baca Juga: Lonjakan 20 Persen, Puncak Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Diprediksi Akhir Pekan Ini

Menurut Surya, satu-satunya daerah yang masih bertahan adalah Batam, dengan Bintan yang masih berjuang. Batam dinilai bisa bertahan karena memiliki pelaku industri yang masih aktif.

“Batam bisa bertahan karena industrinya masih hidup, tetapi tanpa dukungan kebijakan pariwisata, pertumbuhannya tetap terhambat,” katanya.

Dijelaskannya, setelah pandemi COVID-19, Indonesia telah merancang strategi untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata. Namun, kebijakan yang diambil justru menghambat pemulihan.

Tiket pesawat yang mahal, biaya perjalanan laut yang tinggi, serta kebijakan fiskal dan visa yang tidak fleksibel membuat daya saing pariwisata Indonesia melemah.

“Negara lain berlomba-lomba menarik wisatawan dengan insentif, sementara Indonesia justru membiarkan sektor ini tertidur. Kita hanya bisa berharap pada pelaku usaha untuk bertahan dengan menjual paket wisata ke luar negeri,” tambah Surya.

Masih kata Surya, tanpa dukungan pemerintah, harapan kini bertumpu pada industri swasta. Namun, banyak pelaku usaha yang mulai mencari cara bertahan di luar sektor wisata. “Kami tetap berusaha mencari peluang, tetapi tanpa ekosistem yang mendukung, ini tidak mudah,” ungkap seorang pelaku usaha di Batam.

Baca Juga: Ribuan Warga Kepri Bekerja Sebagai Scammer di Kamboja

Keadaan ini menjadi cerminan bahwa pariwisata bukan lagi prioritas utama pemerintah. Dengan kondisi yang semakin sulit, Kepri dan wilayah lain yang mengandalkan sektor ini terancam kehilangan potensi besar, sementara negara lain justru terus maju dengan kebijakan yang lebih adaptif.

“Pariwisata Indonesia tahun 2025, termasuk Kepri akan tertidur sejenak,” tegasnya.

Tanpa kebijakan yang mendukung, pariwisata Indonesia diprediksi akan “tertidur” sementara waktu. Wisatawan yang biasa datang ke Indonesia beralih ke negara-negara tetangga yang lebih kompetitif. Jika kondisi ini terus dibiarkan, sektor pariwisata nasional bisa semakin tertinggal, dan pemulihan akan semakin sulit.

“Pemerintah perlu segera meninjau kembali kebijakan yang ada. Jika tidak, bukan hanya pelaku industri yang terdampak, tetapi juga perekonomian daerah yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Imbas Efisiensi Anggaran, Pariwisata Kepri 2025 Diperkirakan Terpuruk pertama kali tampil pada Metropolis.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain

0
Timnas Indonesia siap tempur hadapi Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

batampos – Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (25/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan disiarkan langsung di RCTI serta GTV, dengan opsi live streaming di Vision+.

Debut Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia memang tidak berjalan mulus, setelah kekalahan 1-5 dari Australia di laga sebelumnya. Namun, pertandingan melawan Bahrain menjadi kesempatan bagi Tim Garuda untuk bangkit dan menjaga asa lolos ke putaran berikutnya.

Emil Audero Berpeluang Debut

Dalam laga ini, Emil Audero diprediksi akan mendapatkan kesempatan untuk melakoni debutnya sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia. Penampilannya dinantikan sebagai kiper berpengalaman yang bisa memberikan rasa aman di lini belakang.

Sementara itu, absennya Mees Hilgers akibat cedera menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Kluivert. Sebagai gantinya, Rizky Ridho diperkirakan akan dipercaya mengisi posisi bek tengah, mendampingi Jay Idzes dan Justin Hubner dalam formasi tiga bek sejajar.

Baca Juga: Patrick Kluivert Antusias Jalani Debut Perdana di Gelora Bung Karno, Tak Sabar Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Formasi 5-3-2 Kembali Diandalkan

Berbeda dengan formasi 4-3-3 yang digunakan saat menghadapi Australia, Kluivert diprediksi akan kembali menerapkan skema 5-3-2 yang telah menjadi pakem saat masih bersama Shin Tae-yong. Di sisi kanan, Sandy Walsh yang telah pulih dari cedera siap mengisi peran sebagai wing-back, sementara Calvin Verdonk akan berada di sektor kiri.

Di lini tengah, duo gelandang bertahan Thom Haye dan Joey Pelupessy, yang berpeluang menjalani debutnya, akan bahu-membahu menjaga keseimbangan permainan. Sedangkan Marselino Ferdinan akan berperan sebagai gelandang serang yang mendukung dua penyerang.

Duet Striker Oratmangoen dan Romeny

Untuk lini depan, Ragnar Oratmangoen diprediksi akan berduet dengan Ole Romeny yang tengah menjadi idola baru di tanah air. Kombinasi kecepatan dan ketajaman mereka diharapkan mampu membongkar pertahanan Bahrain.

Dengan dukungan penuh suporter di SUGBK, Timnas Indonesia bertekad meraih kemenangan penting demi menjaga peluang melaju ke putaran berikutnya.

Laga ini juga menjadi momen pembuktian bagi Kluivert untuk menunjukkan strateginya mampu membawa Garuda terbang tinggi di kancah internasional.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain
(5-3-2)

Kiper: Emil Audero
Bek: Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner
Wing-back: Sandy Walsh, Calvin Verdonk
Gelandang: Thom Haye, Joey Pelupessy, Marselino Ferdinan
Striker: Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny

Artikel Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain pertama kali tampil pada Olahraga.

Pernah Dikudeta Gegara Korupsi, Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Jadi Dewan Penasihat Danantara

0
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. (ISAAC LAWRENCE / AFP )

batampos – CEO Danantara, Rosan Roeslani secara resmi telah mengumumkan struktur kepengurusan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. Salah satu yang ditunjuk menjadi pengurus Danantara adalah Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra yang ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat.

Lantas, siapa Thaksin Shinawatra?

Thaksin Shinawatra adalah seorang politikus yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Thailand dari tahun 2001 hingga 2006.

Namun kemudian, ia digulingkan dari jabatannya dan kabur ke Inggris pada tahun 2008. Proses kudeta itu dilakukan militer Thailand saat Shinawatra berada di Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia tercatat buron lantaran konflik kepentingan kasus korupsi tanah di Thailand. Kemudian, pada tahun 2023, setelah 15 tahun buron dia akhirnya pulang ke Thailand dan langsung digiring ke penjara.

Thaksin dinyatakan melanggar aturan konflik kepentingan dengan membantu istrinya membeli tanah seluas 5,3 hektar dari sebuah lembaga negara dengan harga yang lebih rendah.

Namun, mantan pemilik dan ketua kehormatan Manchester City Football Club ini tidak dihukum sesuai vonis yang mencapai 8 tahun. Dia hanya dipenjara selama 1 tahun karena telah mendapat pengampunan dari Raja Thailand.

Mantan PM Thailand yang berusia 75 tahun ini akhirnya dinyatakan bebas pada Minggu, 18 Februari 2024. Tak hanya memperoleh diskon hukuman, selama ditahan ia dirawat di sebuah rumah sakit mewah.

Usai dinyatakan bebas, Dinasti Thaksin kembali berjaya di Thailand. Hal ini ditandai dengan terpilihnya Paetongtarn Shinawatra yang merupakan putri dari Thaksin Shinawatra terpilih menjadi Perdana Menteri Baru yang saat diangkat berusia 37 tahun.

Pengangkatan Paetongtarn ini dilakukan untuk menggantikan Srettha Thavisin yang dicopot sebagai PM. Setelah dipaksa mundur oleh Mahkamah Konstitusi Thailand usai menunjuk Pichit Chuenban, mantan narapidana kasus korupsi pada 2008, sebagai menteri. (*)

Artikel Pernah Dikudeta Gegara Korupsi, Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Jadi Dewan Penasihat Danantara pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Selidiki Dugaan Penimbunan Sungai yang Picu Banjir di Kezia Residence

0
Sekda Batam, Jefridin Hamid. (F.Arjuna)

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana menggali kembali aliran sungai di kawasan Kezia Residence dan Permata Baloi. Sungai yang diduga telah ditimbun secara ilegal ini menjadi penyebab utama banjir di wilayah tersebut saat hujan deras mengguyur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan aliran sungai tersebut merupakan aset milik Pemko Batam. Berdasarkan Penetapan Lokasi (PL), area tersebut telah ditetapkan sebagai drainase.

“Total lebar sungai sesuai PL mencapai 50 meter. Setelah kami lakukan pengecekan, lebar sungai akan kami buat 25 meter, sedangkan sisa 12,5 meter di kiri dan kanan akan difungsikan sebagai jalan inspeksi,” katanya, Senin (24/3).

Sebagai langkah awal, hari ini Pemko Batam akan memasang patok sesuai dengan Penetapan Lokasi (PL). Pemasangan patok ini bertujuan untuk memastikan batas lahan drainase sebelum dilakukan proses penggalian kembali.

Baca Juga: Longsor di Kelurahan Kibing Semakin Mengkhawatirkan

“Kami akan menggali kembali aliran sungai yang sudah ditimbun. Normalisasi ini penting agar aliran air tidak terhambat dan dapat mencegah banjir di wilayah tersebut,” ujar dia.

Selain normalisasi sungai, Pemko Batam juga akan menertibkan bangunan yang berdiri di luar batas PL. Bangunan yang menghambat aliran sungai akan dibongkar sesuai peraturan yang berlaku.

“Bangunan yang melanggar dan menghalangi aliran sungai akan kami tertibkan. Ini adalah bagian dari upaya kami mengatasi banjir dan memastikan fungsi drainase berjalan optimal,” kata Jefridin.

Meski langkah penertiban telah direncanakan, Pemko Batam masih menyelidiki pihak yang diduga melakukan penimbunan sungai secara ilegal.

“Oknum yang menimbun masih dalam penyelidikan. Kita tidak bisa langsung menjustifikasi sebelum tahu fakta yang sebenarnya. Yang jelas, kami fokus menyelesaikan persoalan, bukan mencari kesalahan,” katanya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya Ingatkan soal Risiko Jaminan Sosial

Situasi di lapangan sempat memanas saat Pemko Batam melakukan inspeksi, pada 23 Maret kemarin. Beberapa warga secara langsung menuding pihak tertentu sebagai pelaku penimbunan.

“Ya, kemarin ada yang langsung menuduh, makanya saya sedikit tegas. Kami ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang benar,” ujar Jefridin.

Sebelumnya, warga Kezia Residence dan Permata Baloi mengeluhkan banjir yang diduga akibat penimbunan sungai di sekitar perumahan mereka. Salah satu warga bahkan menuding keterlibatan anggota DPRD Kepri, Lik Khai, dalam proyek tersebut. Tuduhan ini mengarah pada pembangunan yang disebut-sebut mengganggu aliran sungai.

Menanggapi tuduhan tersebut, Lik Khai, membantah keras keterlibatannya dalam penimbunan alur sungai. Menurutnya, proyek yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) itu bertujuan membangun jalan inspeksi, bukan menutup aliran air.

“Di kiri dan kanan saluran induk harus ada jalan inspeksi untuk mempermudah normalisasi sungai. Apa yang kami buat di belakang perumahan adalah jalan inspeksi sekitar 15 meter lebarnya. Saya sudah koordinasi dengan CKTR dan Dinas Bina Marga, dan mereka menyetujui rencana ini,” katanya.

Ia menegaskan, proyek tersebut tidak memiliki kepentingan pribadi atau terkait pengembangan perumahan. Menurutnya, tujuan utama pembangunan jalan inspeksi adalah memfasilitasi normalisasi sungai agar aliran air berjalan lancar.

“Masalahnya, di belakang Perumahan Kezia, bangunan mereka sudah melebihi batas lahan, jadi tidak bisa dibangun jalan inspeksi di sana. Namun, begitu kami membangun di sisi lain, justru malah disorot. Tidak ada kepentingan proyek perumahan di sini,” kata dia.

Ia meminta Dinas CKTR dan DBM-SDA untuk segera melakukan pengukuran ulang titik koordinat di sepanjang aliran sungai Baloi Indah. Jika ditemukan pelanggaran, ia meminta agar bangunan yang berdiri di atas saluran air segera dibongkar.

Baca Juga: Jamaah Lansia dan Disabilitas Dapat Perhatian Khusus dalam Manasik Haji di Batam

“Saya ingin semua diukur ulang. Jika ada bangunan yang berdiri di atas saluran, maka harus dibongkar. Ini demi menghindari banjir yang merugikan masyarakat,” katanya.

Kepala DBM-SDA Batam, Suhar, memastikan pihaknya sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. “Kami sudah cek langsung ke lokasi. Pengukuran akan dilakukan segera, dan setelah selesai, kami akan melakukan normalisasi drainase,” kata dia.

Suhar menyebu proses pengukuran menjadi tahap awal sebelum normalisasi sungai dilakukan. Pemasangan patok akan menjadi panduan dalam menertibkan area yang melanggar batas PL.

“Kemarin kami turun ke lapangan bersama Pak Wali. Setelah dipasang patok, seluruh area akan ditertibkan,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Selidiki Dugaan Penimbunan Sungai yang Picu Banjir di Kezia Residence pertama kali tampil pada Metropolis.

Rela Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu di Penjara, Farrel Curhat ke DPR

0
Farrel Mahardika Putra, 19, pemuda yang ingin menjual ginjalnya menghadap ke Komisi III DPR RI untuk menyampaikan keluh kesahnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum, di Komplek Parlemen.(IST)

batampos – Farrel Mahardika Putra, 19, pemuda yang ingin menjual ginjalnya menghadap ke Komisi III DPR RI untuk menyampaikan keluh kesahnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/3). Farrel bersama adiknya nekat ingin menjual ginjal miliknya di Pasar Ciputat.

Hal itu dilakukan untuk membebaskan ibunya yang ditahan Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Farrel mengaku aksinya tersebut dilakukan secara spontan.

“Jadi kronologinya itu kenapa saya kayak gitu itu hanya dari spontan kita saya sendiri ya karena saya nggak tega, melihat ibu saya yang tidak bersalah sedikit pun tiba-tiba ditahan,” kata Farrel.

Farrel lantas menceritakan awalnya sang ibunda diperlakukan seperti asisten rumah tangga oleh saudaranya.

“Awalnya juga kan kasus itu Ibu saya diminta membantu tapi diperlakukan seperti asisten rumah tangganya. Padahal masih saudara terus juga pernah sewaktu ibu saya sulit dihubungi dan akhirnya dibeliin handphone dengan balasan ibu saya harus bekerja dengannya dan itu pun ada kesepakatan gaji dan lain-lain,” ungkap Farrel.

Ia pun mengaku, ibundanya pernah dititip sejumlah uang yang kemudian dipakai untuk mengurus rumah saudaranya tersebut. Hingga akhirnya, sang ibu tak tahan kerja dengan saudaranya tersebut, lalu memilih berhenti dan memutus komunikasi.

Ia merasa heran, ibunya malah dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang dan barang di rumah saudaranya.

“Ibu saya ketika pas dipanggil nggak diberi pendamping, di sisi lain saudara ayah saya itu ditemani oleh pengacaranya. Singkat cerita tanpa ada bukti yang jelas akhirnya ibu saya ditahan, saya hanya tau itu saja sih,” sesalnya.

Sebagaimana diketahui, dua remaja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nekat ingin jual ginjal miliknya di Pasar Ciputat. Dua remaja itu bernama Farrel Mahardika Putra, 19, dan adiknya NR, 16. Kakak beradik itu neka ingin menjual ginjal untuk membebaskan ibunya yang dipenjara.

Farrel dan adiknya sempat menggelar aksi terbuka menjual ginjal di sekitaran Bundaran HI Jakarta, pada Kamis (20/3). Aksi kakak beradik jual ginjal itu sempat ramai di media sosial. Farrel dan adiknya membentangkan poster kecil bertuliskan kalimat menjual ginjal.

“Tolong kami. Kami ingin menjual ginjal untuk membebaskan bunda kami yang ditahan di Polres Tangsel,” bunyi dalam poster tersebut. (*)

Artikel Rela Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu di Penjara, Farrel Curhat ke DPR pertama kali tampil pada News.

DPRD Batam Setujui Perpanjangan Masa Tugas Pansus Ranperda Angkutan Umum Massal

0
Rapat paripurna DPRD Kota Batam yang digelar pada Senin (24/3). F Cecep Mulyana

batampos – DPRD Kota Batam menyetujui perpanjangan masa tugas Panitia Khusus (Pansus) dalam membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin (24/3) dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin.

Dalam rapat tersebut, Kamaluddin menjelaskan, meskipun materi Ranperda sudah dibahas secara mendalam, masih terdapat sejumlah hal yang memerlukan kajian lebih lanjut. DPRD Batam ingin memastikan bahwa setiap aspek dalam regulasi tersebut dibahas secara menyeluruh sebelum disahkan menjadi peraturan daerah.

Baca Juga: DPRD Batam Soroti Kesenjangan Pendidikan, Pansus Ajukan Perpanjangan Masa Kerja

“Materi Ranperda sebenarnya sudah kita bahas, tetapi setelah melalui proses tersebut, masih ada beberapa hal yang perlu kita dalami lebih lanjut. Kita ingin memastikan bahwa setiap aspek dalam Ranperda ini benar-benar lengkap dan utuh, karena itu Pansus belum dapat menyampaikan laporan ini,” katanya, dalam rapat paripurna.

Ia menambahkan, pembahasan Ranperda ini memerlukan mekanisme fasilitasi dari Gubernur Kepri sebelum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Proses tersebut dianggap penting untuk menyelaraskan regulasi di tingkat daerah dengan kebijakan provinsi.

Atas dasar tersebut, Pansus mengajukan perpanjangan masa tugas selama 45 hari ke depan guna memberikan waktu yang cukup untuk pembahasan yang lebih komprehensif. Usulan tersebut kemudian disampaikan kepada anggota DPRD Batam yang hadir dalam rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan.

“Apakah saudara-saudara menyetujui perpanjangan masa tugas Pansus Ranperda Angkutan Umum Massal selama 45 hari?” tanya Kamaluddin di hadapan para anggota dewan.

Baca Juga: Sampah Masih Jadi Masalah Serius di Batam, Drainase Tersumbat dan Banjir Mengancam

Serempak, seluruh anggota DPRD Batam yang hadir menyatakan persetujuannya. Dengan demikian, perpanjangan masa tugas Pansus secara resmi disetujui. Keputusan ini ia harap dapat memberikan waktu tambahan bagi Pansus untuk menyelesaikan pembahasan Ranperda dengan lebih matang.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengambil langkah untuk mendorong penggunaan transportasi umum. Salah satunya melalui pengembangan sistem transportasi berbasis bus pintar (smart bus) yang telah diinisiasi sejak tahun 2013.

Pansus Ranperda Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal sendiri dipimpin oleh Setia Putra Tarigan sebagai Ketua, dengan Dycho Barcelona Maryon menjabat sebagai Sekretaris. Keduanya bertanggung jawab mengawal proses pembahasan hingga Ranperda dapat disahkan menjadi regulasi yang berlaku di Batam.(*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel DPRD Batam Setujui Perpanjangan Masa Tugas Pansus Ranperda Angkutan Umum Massal pertama kali tampil pada Metropolis.

 Calon Penumpang di Pelabuhan Ferry Jagoh masih Normal

0
Kondisi terkini pelabuhan Ferry Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Senin (23/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos-Minggu terakhir Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah dan menjelang Idul Fitri, jumlah penumpang pada arus mudik di Pelabuhan Jagoh, Kabupaten Lingga, masih terpantau normal dan belum ada lonjakan penumpang yang signifikan. Adapun terjadi lonjakan terhadap jumlah penumpang diprediksi baru akan terjadi pada arus balik, khususnya mulai dari hari ke dua hingga hari ke tujuh Lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal ini disampaikan oleh, Agen tiket kapal Oceana, Holiq yang mengatakan bahwa saat ini jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jagoh masih tergolong sepi. Namun, pemesanan tiket untuk arus balik sudah mulai penuh, terutama tujuan Batam.

“Saat ini cenderung sepi dari Pelabuhan Jagoh, tapi kalau untuk hari ke dua idul Fitri sudah banyak yang pesan sampai hari ketujuh. Bahkan, tiket untuk tujuan Batam sudah penuh semua,” kata Holiq, saat dikonfirmasi Batampos pada Senin (24/3).

BACA JUGA: Arus Mudik Diprediksi Membludak, Wabup Bayu Minta Polisi Fokus Atur Pergerakan Penumpang di Pelabuhan

Melihat grafik peningkatan penumpang pada arus balik mendatang, Holiq mengataan ada kemungkinan penambahan jumlah armada jika jumlah penumpang melebihi kapasitas yang tersedia baik dari Batam maupun Tanjungpinang untuk mencegah hal yang tidak di inginkan.

“Sejak tujuh hari sebelum Idul Fitri ini kami sudah membuka booking tiket untuk arus balik. Tiket tujuan ke Batam sudah penuh, tapi untuk tujuan Tanjungpinang masih tersedia. Jika nanti jumlah penumpang membludak, ada kemungkinan penambahan kapal. Namun, minimal harus ada 200 penumpang baru bisa dilakukan penambahan kapal,” ujarnya.

Pihak agen tiket dan pengelola kapal saat ini masih terus memantau perkembangan jumlah penumpang. Jika lonjakan terjadi secara signifikan, maka pihak perusahaan akan berkoordinasi untuk menambah armada agar bisa mengakomodasi para pemudik yang ingin kembali ke daerah asalnya setelah Lebaran.

Dengan prediksi meningkatnya arus balik dalam beberapa hari mendatang, masyarakat diimbau untuk memesan tiket lebih awal dan selalu memantau informasi terbaru dari pihak agen kapal terkait jadwal dan ketersediaan armada. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel  Calon Penumpang di Pelabuhan Ferry Jagoh masih Normal pertama kali tampil pada Kepri.