Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto. F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Anggaran pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Kepri bakal dipangkas, akibat terdampak adanya kebijakan efesiensi anggaran.
Ketua DPRD Tanjungpinang Agus Djurianto mengklaim bahwa kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Kendati demikian, pihak DPRD akan menyelesaikan persoalan anggaran, salah satunya mendukung adanya efisiensi anggaran seperti pokir.
“Kita harus pro aktif dengan situasi dan kondisi seperti ini, harus ikut prihatin dengan kondisi keuangan daerah,” kata Agus Djurianto, Senin (24/3).
Namun Agus tidak menyebutkan berapa besaran pokir yang ikut akan dipangkas tersebut. Berdasarkan data awal yang disampaikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, kata dia APBD Tanjungpinang 2025 mengalami defisit lebih kurang Rp 229 Miliar.
Ia menegaskan, bahwa jumlah tersebut bisa saja bertambah, setelah adanya pembahasan dan penyisiran anggaran yang dilakukan oleh Wali Kota bersama TAPD.
Untuk menutupi defisit anggaran itu perlu dilakukan efisiensi segala kegiatan yang tidak menjadi prioritas. “Kalau tidak gitu tidak bisa bayar tunda bayar, tidak bisa memenuhi kekurangan defisit Rp 229 Miliar,” pungkasnya. (*)
Bupati Anambas, Aneng menyerahkan LKPJ Tahun Anggaran 2024 kepada Ketua DPRD, Rian Kurniawan. f.ihsan
batampos– Bupati Anambas, Aneng menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 dihadapan anggota DPRD Anambas, Senin, (24/3).
Aneng mengatakan berdasarkan struktur keuangan daerah tahun 2024 lalu, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1,009 Triliun dan telah terealisasi sebesar Rp 825 Miliar atau 81,79 persen.
“Dapat disimpulkan bahwa SILPA tahun 2024 sebesar Rp 2,22 Miliar yang diperoleh dari realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 808,99 Miliar, dikurangi dengan belanja daerah sebesar Rp 831,70 Miliar dan ditambah dengan pembiayaan daerah netto sebesar Rp24,93 Miliar,” terang Aneng.
Aneng menegaskan pihaknya telah melaksanakan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar serta urusan pilihan dengan total sebanyak 29 urusan, serta unsur penunjang urusan pemerintahan dengan 6 unsur penunjang.
“Ada 175 program yang dijabarkan dalam 441 kegiatan dan 1.402 sub kegiatan, dengan total pagu anggaran yang berkaitan dengan program dan kegiatan serta sub kegiatan sebesar Rp 1,009 Triliun. Dan telah terealisasi sebesar Rp825,39 Miliar atau sebesar 81,79 persen dengan capaian realisasi fisik mencapai 89,99 persen,” jelas Aneng.
Anambas pada tahun lalu juga telah menerima tugas pembantuan dari kementerian pertanian dengan dasar hukum dipa melalui 4 program dan 5 kegiatan, dengan total pagu anggaran sebesar Rp 112,58 juta, dengan realisasi sebesar Rp 112,40 juta atau mencapai sebesar 99,87 persen dengan realisasi fisik sebesar 100 persen persen.
“Semoga pada tahun ini kinerja kami lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Mari kita sama-sama bergandeng tangen untuk Energi Baru, Anambas Maju,” pungkas Aneng.
Sampaikan LKPJ Ke DPRD. Aneng Sebut Realisasi APBD Anambas Tahun 2024 Capai 81,79 Persen
Anambas (BP) – Bupati Anambas, Aneng menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 dihadapan anggota DPRD Anambas, Senin, (24/3).
Aneng mengatakan berdasarkan struktur keuangan daerah tahun 2024 lalu, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1,009 Triliun dan telah terealisasi sebesar Rp 825 Miliar atau 81,79 persen.
“Dapat disimpulkan bahwa SILPA tahun 2024 sebesar Rp 2,22 Miliar yang diperoleh dari realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 808,99 Miliar, dikurangi dengan belanja daerah sebesar Rp 831,70 Miliar dan ditambah dengan pembiayaan daerah netto sebesar Rp24,93 Miliar,” terang Aneng.
Aneng menegaskan pihaknya telah melaksanakan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar serta urusan pilihan dengan total sebanyak 29 urusan, serta unsur penunjang urusan pemerintahan dengan 6 unsur penunjang.
“Ada 175 program yang dijabarkan dalam 441 kegiatan dan 1.402 sub kegiatan, dengan total pagu anggaran yang berkaitan dengan program dan kegiatan serta sub kegiatan sebesar Rp 1,009 Triliun. Dan telah terealisasi sebesar Rp825,39 Miliar atau sebesar 81,79 persen dengan capaian realisasi fisik mencapai 89,99 persen,” jelas Aneng.
Anambas pada tahun lalu juga telah menerima tugas pembantuan dari kementerian pertanian dengan dasar hukum dipa melalui 4 program dan 5 kegiatan, dengan total pagu anggaran sebesar Rp 112,58 juta, dengan realisasi sebesar Rp 112,40 juta atau mencapai sebesar 99,87 persen dengan realisasi fisik sebesar 100 persen persen.
“Semoga pada tahun ini kinerja kami lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Mari kita sama-sama bergandeng tangen untuk Energi Baru, Anambas Maju,” pungkas Aneng. (*)
Suasana Bandara hang Nadim hari ini, 25 Maret 2025. Padat. foto: Abdul Azis / Batam Pos
batampos — Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penerbangan dan penumpang pada arus mudik Lebaran 2025. Hingga hari keempat operasional posko Lebaran, total penumpang yang melalui bandara ini mencapai 47 ribu orang, dengan 407 penerbangan yang telah berlangsung.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan bahwa dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah penerbangan naik 17 persen, sementara jumlah penumpang meningkat 20 persen.
“Ini peningkatan yang signifikan di hari keempat angkutan Lebaran mudik 2025. Kami juga mencatat adanya beberapa penerbangan tambahan dibandingkan tahun lalu, khususnya untuk rute-rute favorit seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Surabaya, dan Padang,” ujarnya, Selasa (25/3).
Untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik, Bandara Hang Nadim telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kanal informasi yang lebih mudah diakses, baik secara digital maupun fisik.
Informasi terkait jadwal penerbangan, layanan bagasi, hingga barang tertinggal kini tersedia secara real-time untuk memudahkan calon penumpang.
“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pemudik di musim Lebaran. Dengan berbagai peningkatan fasilitas yang telah kami lakukan, kami berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman,” kata Pikri. (*)
batampos -– PT ASDP Cabang Batam memastikan bahwa sejumlah penumpang tujuan Mengkapan dan Tanjung Buton, Riau, yang sebelumnya batal berangkat akibat kepadatan dan faktor cuaca, akan diberangkatkan pada sore, hari ini.
General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis, menyatakan bahwa penumpang tetap bisa melanjutkan perjalanan mereka. Namun, ada yang terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi cuaca di tujuan yang kurang bersahabat.
“Jadi, hari ini kapal yang baru masuk adalah KMP CMA, dan sore ini akan diberangkatkan,” ujar Hermin Welkis, Selasa (25/3).
Menanggapi keluhan calon penumpang yang mengalami kesulitan mengakses layanan tiket online di trip.ferizy.com akibat tiket yang sudah penuh, PT ASDP Batam tengah berupaya menambah jumlah perjalanan.
“Kami sedang berusaha menambah trip. Mudah-mudahan pada 27 Maret, saat puncak arus mudik, bisa ada tambahan perjalanan,” tambahnya.
Selain itu, kapal RoRo KMP Lome juga dipersiapkan untuk beroperasi, sehingga nantinya tiket di platform Ferizy bisa kembali diakses oleh penumpang.
Hermin Welkis juga mengingatkan bahwa pembelian tiket harus sesuai dengan identitas kendaraan yang didaftarkan. Jika ditemukan adanya pembelian tiket dalam jumlah banyak yang tidak sesuai dengan data kendaraan, maka tiket tersebut akan langsung ditolak.
“Kami mohon maaf, tetapi jika ada pihak yang membeli tiket secara tidak resmi dan tidak sesuai dengan identitas kendaraan, maka tiket tersebut akan kami batalkan,” ujarnya. (*)
batampos – Menggunakan transportasi apapun saat mudik Lebaran termasuk pesawat memang sangat melelahkan. Apalagi jika jam bepergiannya dimulai dini hari.
Meskipun menggunakan moda transportasi pesawat dianggap lebih tidak memlelahkan dibandingkan moda transportasi lainnya karena lebih cepat sampai, namun proses menuju naik pesawat juga tak kalah panjang.
Terkadang sejak dini hari harus sudah keluar rumah untuk mengejar pesawat karena jam keberangakatn pesawat.
Dengan kondisi seperti ini menemukan cara tidur yang nyaman selama perjalanan akan membantu menjaga energi tetap optimal setelah mendarat.
Tidur di pesawat merupakan upaya untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup selama perjalanan udara dengan memperhatikan faktor kenyamanan dan lingkungan sekitar.
Mengetahui cara tidur yang nyaman di pesawat sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh setelah menempuh perjalanan jauh.
Berikut tips menurut pakar perjalanan, dilansir dari laman Realsimple.
1. Fokus pada Waktu Istirahat
Memberikan tekanan pada diri sendiri untuk segera tidur justru bisa membuat tubuh semakin sulit beristirahat. Mengubah fokus dari tidur ke sekadar istirahat bisa membantu tubuh lebih rileks.
Duduk dalam posisi nyaman, menutup mata, dan mendengarkan suara menenangkan bisa menjadi alternatif terbaik. Dengan begitu, tubuh tetap mendapatkan manfaat dari waktu istirahat meskipun tidak benar-benar tertidur.
Melakukan kebiasaan sebelum tidur seperti di rumah dapat membantu tubuh beradaptasi dengan lebih baik. Menggosok gigi, membersihkan wajah, dan mengenakan pakaian yang nyaman bisa menjadi sinyal bagi tubuh untuk bersiap tidur.
Menggunakan kaos kaki berbahan lembut juga membantu menjaga suhu tubuh tetap nyaman selama penerbangan. Jika memungkinkan, membawa bantal leher bisa menambah
kenyamanan.
3. Menggunakan Penutup Mata dan Headphone
Lingkungan pesawat seringkali memiliki pencahayaan dan suara yang mengganggu kualitas tidur. Penutup mata dapat membantu menghalangi cahaya yang berlebihan, sementara headphone atau masker tidur dengan speaker Bluetooth internal bisa digunakan
untuk mendengarkan suara menenangkan.
Memilih audio berupa podcast atau musik relaksasi bisa membantu tubuh lebih mudah terlelap. Dengan cara ini, lingkungan sekitar yang kurang mendukung dapat diatasi.
4. Memilih Tempat Duduk Dekat Jendela
Duduk di dekat jendela memberikan beberapa keuntungan dalam mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Sandaran dinding pesawat bisa digunakan untuk menopang kepala sehingga lebih nyaman dibandingkan duduk di kursi tengah atau lorong.
Tidak akan terganggu oleh penumpang lain yang melewati lorong atau perlu ke toilet selama penerbangan. Memilih tempat duduk sejak awal dapat meningkatkan kualitas tidur.
Beberapa aplikasi seperti Timeshifter dapat membantu mengatur pola tidur saat bepergian melintasi zona waktu yang berbeda. Mengikuti panduan dalam aplikasi tersebut, seperti menghindari kafein dan mengonsumsi suplemen tertentu pada waktu yang disarankan, bisa membantu tubuh menyesuaikan diri dengan zona waktu tujuan.
Dengan begitu, efek jet lag bisa dikurangi. Persiapan sebelum terbang akan sangat membantu dalam menyesuaikan pola tidur.
6. Memilih Pakaian yang Nyaman
Menggunakan pakaian berbahan lembut dan tidak terlalu ketat sangat membantu dalam menciptakan suasana nyaman selama penerbangan. Bahan seperti katun atau wol tipis dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Mengenakan jaket ringan atau selimut tipis juga bisa menjadi solusi jika suhu di dalam kabin terasa dingin. Pakaian yang nyaman akan membuat tubuh lebih mudah rileks selama
perjalanan.
7. Menghindari Konsumsi Kafein Sebelum Terbang
Minuman berkafein dapat mengganggu siklus tidur dan membuat tubuh lebih sulit untuk beristirahat. Sebagai gantinya, memilih minuman yang menenangkan seperti teh herbal atau air putih hangat bisa membantu tubuh lebih rileks.
Mengonsumsi makanan ringan yang tidak terlalu berat juga bisa menjadi pilihan agar perut tetap nyaman selama perjalanan. Mengatur pola konsumsi sebelum terbang dapat mendukung tidur lebih nyenyak.
Menjaga kualitas tidur selama penerbangan sangat membantu tubuh tetap segar saat tiba di tujuan, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari kelelahan berlebih. (*)
batampos – Dalam bulan Ramadan 1446 Hijriah yang penuh berkah, Grand Mercure Batam Centre, hotel yang akan segera dibuka, berbagi kebersamaan dengan Panti Asuhan Muhabbatul Haq pada Jumat, 21 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Uma ini dihadiri oleh perwakilan manajemen Grand Mercure Batam Centre dan disambut baik oleh pembina Panti Asuhan Muhabbatul Haq, Hj. Nurmawati, S.Pd.I. Saat ini, panti asuhan tersebut menampung 24 anak, terdiri atas 14 laki-laki dan 10 perempuan, dengan rentang usia 4 hingga 18 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu.
Samian Rais, selaku General Manager Grand Mercure Batam Centre, mengatakan, “Ramadan adalah bulan penuh berkah untuk berbagi dan mempererat silaturahmi dengan komunitas sekitar kami. Kami bahagia dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat mereka.”
Grand Mercure Batam Centre, hotel yang akan segera hadir, sudah membuka pemesanan kamar mulai sekarang untuk periode menginap mulai 1 Juni 2025. (*)
Sampah di dranase, menghambat laju air. foto: Esusebius Sara / Batam Pos
batampos — Batam masih menghadapi permasalahan serius terkait sampah. Di berbagai sudut kota, tumpukan sampah kerap terlihat, terutama di pinggir jalan dan saluran drainase. Kondisi ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga memicu berbagai masalah lain, termasuk banjir saat musim hujan tiba.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah drainase induk di pinggir Jalan S Parman, Seibeduk, tepat sebelum Simpang Kampung Bagan. Ketika hujan mengguyur Batam pada Senin (24/3) siang, drainase ini tampak dipenuhi sampah rumah tangga yang hanyut terbawa aliran air. Sampah tersebut tersangkut di sekitar instalasi jaringan pipa dan kabel yang melintang di drainase, menyebabkan aliran air menjadi tersendat.
Akibat tersumbatnya drainase, banjir pun kerap melanda kawasan ini. Warga sekitar mengeluhkan kondisi tersebut yang telah menjadi permasalahan rutin setiap kali hujan deras turun.
“Sudah jadi langganan banjir di sini kalau hujan deras. Ini lah masalah yang dihadapi. Sampah banyak di drainase. Drainase pun tidak berfungsi normal,” ujar Agus, seorang warga yang ditemui di Simpang Kampung Bagan.
Masalah serupa juga terjadi di wilayah lain, seperti Batuaji dan Sagulung. Setelah hujan deras, sampah yang terbawa air cenderung menumpuk di titik-titik sumbatan drainase, menyebabkan aliran air terganggu. Selain sampah rumah tangga, material bekas bangunan juga memperparah kondisi drainase di sejumlah wilayah.
Banjir yang sering terjadi di Batam sebagian besar disebabkan oleh buruknya sistem drainase yang tersumbat sampah. Aliran air yang tidak lancar membuat genangan air mudah terbentuk di berbagai kawasan, terutama di daerah yang memiliki elevasi rendah. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin parah di masa mendatang. (*)
batampos – Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir meminta warga yang mudik untuk melapor ke RT/RW. Hal ini untuk mencegah adanya tindak kriminal terhadap rumah atau barang yang ditinggalkan.
“Dilaporkan, biar siskamling jalan. Nanti rumah yang ditinggalkan lebih diawasi,” ujarnya, Senin (24/3).
Menurut Doddy, rumah yang ditinggalkan mudik memang menjadi incaran para perampok. Biasanya, pelaku berpura-pura bertamu untuk memastikan kondisi rumah kosong.
“Nanti tugas siskamling mengawasi, agar tindak kriminal ini bisa dicegah,” katanya.
Selain itu, Doddy mengimbau masyarakat yang mudik untuk menitipkan kendaraan ke Mapolsek Bengkong.
“Kalau rasanya tidak aman, titipkan ke Polsek. Akan kita terima dan layani,” tegasnya.
Hal senada dikatakan Kapolsek Batam Kota Kompol Anak Agung Made Winarta. Ia meminta masyarakat yang mudik untuk memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman.
“Listrik dipadamkan, rumah dan pagar dikunci. Jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti kebakaran,” katanya.
Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat mudik menggunakan kapal pada lebaran 2025 ini.
Ia meminta masyarakat membeli tiket secara resmi atau menghindari pembelian tiket dipercaloan.
“Imbauan kepada calon penumpang yang mudik lebaran ini untuk membeli tiket kapal di lokasi atau loket yang sudah terdaftar resmi,” ujarnya. (*)
Seorang warga melakukan pembayaran parkir non tunai dengan menggunakan QRIS di kawasan Palm Spring Batamcenter, Selasa (10/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menguji skema baru untuk meningkatkan pendapatan daerah. Kali ini, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, mereka mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,07 miliar dari APBD 2025 untuk membayar 100 tenaga juru parkir atau jukir non-tunai di berbagai titik di Batam.
Anggaran jumbo tersebut terungkap dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Batam dengan kode RUP 54257985. Berdasarkan dokumen tersebut, dana tersebut dialokasikan untuk membayar gaji jukir selama 13 bulan.
Sistem ini mengandalkan metode outsourcing melalui e-purchasing, dengan spesifikasi pekerjaan yang mencakup gaji pokok, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, fee perusahaan 10 persen, hingga atribut kerja.
Kebijakan parkir non-tunai ini sebenarnya bukan hal baru. Program ini mulai diterapkan sejak awal September 2024 dengan harapan meningkatkan transparansi dan memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor parkir. Sebanyak 100 jukir non-tunai kini ditempatkan di berbagai lokasi strategis seperti Morning Bakery Jodoh, belakang Pasar Puja Bahari, hingga Ruko Royal Sincom.
Namun, apakah strategi ini benar-benar efektif untuk menutup kebocoran pendapatan parkir? Fakta di lapangan menunjukkan realisasi pendapatan parkir Batam selama ini selalu jauh di bawah target.
Pada 2024, misalnya, Pemko Batam menargetkan pendapatan Rp18 miliar, namun hanya berhasil mengumpulkan Rp11,6 miliar. Meski demikian, untuk 2025 mereka tetap memasang target serupa, seolah-olah menutup mata terhadap tren kegagalan sebelumnya.
Kepala Dishub Batam, Salim, mengklaim kebijakan ini akan memberi hasil positif. “Dari outsourcing itu, targetnya di 2025 mencapai Rp5 miliar lebih karena berjalan selama 12 bulan,” ujarnya, dalam wawancara beberapa waktu lalu.
Skema pembagian pendapatan ini cukup rumit. Untuk jukir di luar sistem outsourcing, mereka wajib menyetor Rp20-40 ribu per hari ke kas daerah, sementara kelebihan dari jumlah tersebut menjadi hak mereka. Akan tetapi, bagi jukir non-tunai yang dipekerjakan melalui outsourcing, penggajian mereka bergantung pada capaian pendapatan.
“Misalnya, target mereka Rp4 juta sebulan, tapi yang tercapai hanya Rp3 juta. Maka, hanya Rp3 juta itu yang dibayarkan untuk gaji jukir. Sisanya akan ditutupi oleh pihak outsourcing,” kata dia.
Artinya, meskipun Pemko Batam mengeluarkan anggaran besar, mereka tetap membebankan kekurangan pendapatan kepada pihak ketiga.
Dishub mengklaim bahwa meski ada biaya besar untuk membayar gaji dan tunjangan jukir, kebijakan ini tetap menguntungkan. Namun, pernyataan ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin proyek yang membutuhkan miliaran rupiah untuk membayar tenaga kerja bisa disebut sebagai langkah hemat anggaran?
Lebih jauh, skema pemotongan gaji bagi jukir yang tidak mencapai target menimbulkan potensi masalah ketenagakerjaan. Dengan gaji Rp3,2 juta per bulan, penghasilan mereka bisa berkurang drastis jika tidak mampu memenuhi target harian.
Kritik juga mengemuka terkait efisiensi pengelolaan anggaran. Alih-alih mengucurkan dana besar untuk membayar pihak ketiga, Pemko Batam seharusnya fokus pada pengawasan lapangan yang lebih ketat dan perbaikan sistem parkir non-tunai itu sendiri. Pasalnya, kebocoran pendapatan parkir sering kali terjadi akibat lemahnya pengawasan dan sistem pembayaran manual yang rawan manipulasi.
Selain itu, mekanisme outsourcing kerap menimbulkan tanda tanya besar. Siapa pihak ketiga yang mendapat kontrak ini? Apakah proses pengadaannya transparan? Ataukah hanya menguntungkan kelompok tertentu di balik layar?
Dengan hasil pendapatan parkir yang tak pernah mencapai target, kebijakan ini tampak seperti perjudian menggunakan uang rakyat. Pemko Batam seakan mengulang strategi lama tanpa evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kegagalan sebelumnya.
Anggota DPRD Batam, Safari Ramadhan juga menyoroti pendapatan retribusi parkir. Ia memastikan bahwa masalah tersebut jadi perhatian khusus anggota dewan.
“Menurut analisa kami, asumsi pendapatannya harus lebih jauh diatas sekarang, tapi kenapa tidak tercapai?,” tanyanya.
Dia melihat Dishub tidak serius dalam menangani pendapatan dari retribusi parkir ini. DPRD Batam pun telah beberapa kali memberikan masukan, namun ternyata sampai saat ini juga belum terealisasi.
“Nanti di Pansus LKPJ 2024 akan kita bahas lebih detail,” katanya. (*)
batampos – Elkan Baggott menunjukkan performa impresif bersama Blackpool FC di kasta ketiga Liga Inggris, League One 2024/2025, setelah tidak masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2025.
Bek berusia 22 tahun tersebut tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit dalam kemenangan Blackpool atas tuan rumah Northampton Town FC dengan skor 2-0 di Sixfields Stadium, Northampton, pada Sabtu (22/3) malam WIB.
Penampilan solid Baggott sebagai bek tengah kiri mendapat apresiasi tinggi, dengan rating 7,6 dari FotMob. Ia mencatatkan 17 operan sukses dari 24 percobaan, 15 sapuan, serta memenangkan 5 dari 6 duel yang ia hadapi sepanjang pertandingan.
Laga ini menjadi penampilan ke-15 Baggott bersama Blackpool di berbagai kompetisi musim ini, dengan 13 di antaranya dimainkan di ajang League One.
Baggott sempat mengalami cedera yang membuatnya absen selama lima bulan dari skuat Blackpool di League One. Setelah pulih, ia berusaha menemukan kembali ritme dan konsistensinya di lapangan.
Demi fokus pada karier klub, Baggott memutuskan untuk tidak membela Timnas Indonesia dalam laga penting putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Hal ini membuatnya absen dalam laga melawan Australia (20/3) dan Bahrain (25/3).
Keputusan tersebut menjadi perbincangan di kalangan suporter Timnas, mengingat Baggott adalah salah satu pilar penting di lini belakang skuad Garuda. Meski saat ini memilih fokus pada klub, PSSI tetap berharap Elkan Baggott bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang.
Ketua PSSI, Erick Thohir, meminta para penggemar untuk tidak menghakimi keputusan Baggott, mengingat sang pemain masih berusaha mengamankan masa depannya di level klub.
“Soal Baggott, kami tetap menginginkannya kembali ke Timnas Indonesia. Namun, mungkin saat ini prioritasnya masih untuk klubnya. Jadi, kita tidak bisa menghakimi,” ujar Erick Thohir pada 16 Maret 2025.
“Saya mohon kepada netizen, jangan buru-buru menghakimi. Siapa tahu suatu hari nanti dia bisa kembali,” tambahnya.
Saat ini, Elkan Baggott masih berstatus pemain Ipswich Town yang dipinjamkan ke Blackpool hingga akhir musim. Kontraknya dengan Ipswich akan berakhir pada Juni 2025, sehingga ia harus tampil maksimal demi menarik perhatian klub-klub lain untuk musim depan.
Baggott mungkin tidak bersama Timnas Indonesia di laga krusial melawan Bahrain, tetapi performanya di level klub menunjukkan bahwa ia masih memiliki potensi besar untuk kembali memperkuat Garuda di masa depan. (*)