Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2181

Kemenag Ingatkan Masyarakat Cek Legalitas Travel Umroh

0
Aplikasi milik Kemenag. (F. Rengga / Batam Pos)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih agen perjalanan umroh. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Batam, Syahbudi, menegaskan bahwa perjalanan ibadah umroh harus dilakukan melalui penyelenggara resmi yang telah mengantongi izin dari Kemenag.

“Salah satu tugas Kemenag adalah sebagai regulator yang membuat aturan dasar hukum terkait penyelenggaraan ibadah umroh. Kami juga melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umroh di Batam,” ujar Syahbudi, Rabu (12/2).

Ia menyebut bahwa saat ini di Batam terdapat 48 travel penyelenggara umroh yang memiliki izin resmi dari Kemenag, dengan 12 di antaranya berkantor pusat di Batam. Syahbudi juga menekankan bahwa bisnis perjalanan ibadah umroh harus berprinsip syariah, yaitu bebas dari penipuan, penggelapan, sistem berjenjang, serta riba, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.

*”Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan umroh, Kemenag Batam mengingatkan calon jemaah agar memperhatikan *’5 Pasti Umroh’,” tambahnya.

Untuk mengecek status izin travel umroh, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Haji Pintar di Play Store dan memasukkan nama travel yang akan digunakan. Jika nama travel tidak ditemukan dalam aplikasi tersebut, maka kemungkinan besar travel tersebut belum berizin.

“Jika masih ragu, masyarakat bisa datang langsung ke Kantor Kemenag Batam di Sekupang untuk memastikan status legalitas travel yang dipilih,” tambah Syahbudi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Ingatkan Masyarakat Cek Legalitas Travel Umroh pertama kali tampil pada Metropolis.

Ditlantas Polda Kepri Permudah Registrasi Kendaraan di Pulau Belakang Padang

0

batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali melaksanakan kegiatan unggulan Program Sampul (Samsat Antar Pulau) yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat di kepulauan dalam melakukan registrasi kendaraan bermotor dan pembayaran pajak tahunan.

“Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Pulau Belakang Padang pada Selasa kemarin, melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Samsat Bergerak Belakang Padang, Jasa Raharja, Bapenda Kepri, serta perwakilan dari Bank BRI,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, Rabu (12/2).

Tri menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil dalam mengurus registrasi kendaraan bermotor.

Dengan adanya program ini, warga tidak perlu lagi menyeberang ke pulau utama untuk mengurus administrasi kendaraan, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam hal registrasi kendaraan dan pembayaran pajak, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas,” ujar Kombes Tri Yulianto.

Selama pelaksanaan di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang, tercatat sejumlah kendaraan yang berhasil diregistrasi.

Selain pelayanan registrasi dan pembayaran pajak, Regident Ditlantas Polda Kepri juga memberikan imbauan kepada masyarakat setempat untuk selalu tertib administrasi dengan melakukan registrasi ulang kendaraan bermotor tepat waktu serta tetap patuh dalam berlalu lintas.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Pulau Belakang Padang, yang merasa terbantu dengan hadirnya layanan Samsat Bergerak di wilayah mereka.

“Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan agar proses administrasi kendaraan lebih mudah diakses oleh warga di kepulauan lainnya,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Ditlantas Polda Kepri Permudah Registrasi Kendaraan di Pulau Belakang Padang pertama kali tampil pada Metropolis.

Pertamina Mencatat 159 Ribu Kendaraan di Kepri Sudah Terdaftar dalam Program Subsidi Tepat

0
Seorang warga melakukan pembelian Bahan Bakar Mnyak menggunakan QR Code di SPBU kawasan Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Utara (Sumbagut) semakin gencar menerapkan sistem QR Code untuk pembelian BBM subsidi jenis Pertalite di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran sekaligus menghindari potensi penyelewengan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 159.000 kendaraan di Kepri telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertalite. Penerapan QR Code ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam penyaluran BBM subsidi.

“Selain Pertalite, BBM jenis Solar juga sudah menerapkan sistem yang sama. Hingga saat ini, sekitar 23.800 kendaraan pengguna BioSolar telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat,” katanya, Senin (11/2) malam.

Pendaftaran untuk mendapatkan QR Code masih dibuka bagi masyarakat yang belum mendaftarkan kendaraannya. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id.

“Semua persyaratan dan langkah-langkah pembuatan QR Code sudah tersedia di website kami. Masyarakat bisa langsung mengeceknya dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Susanto.

Penerapan sistem ini juga mendapatkan dukungan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyebut bahwa penggunaan QR Code terbukti cukup efektif dalam memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

“Penggunaan QR Code ini sebenarnya cukup efektif, meskipun masih ada beberapa penyimpangan yang terjadi. Namun, secara umum, data menunjukkan adanya penurunan konsumsi BBM subsidi, khususnya solar,” katanya.

Berdasarkan data BPH Migas, penerapan QR Code yang dimulai pada pertengahan 2022 telah berkontribusi terhadap penurunan konsumsi solar di tahun tersebut. Tren ini berlanjut pada 2023, di mana pertumbuhan konsumsi solar sangat kecil dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Terbukti pada tahun 2022 ke 2023 terjadi penurunan konsumsi solar. Lalu, dari 2023 ke 2024 ada kenaikan, tetapi sangat sedikit dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Erika, kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengontrol penggunaan BBM subsidi agar tidak disalahgunakan.

Pemerintah dan Pertamina terus berupaya menyosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat luas agar semakin banyak kendaraan yang terdaftar dalam program Subsidi Tepat MyPertamina. Dengan begitu, distribusi BBM subsidi bisa lebih tertata dan transparan.

Selain itu, penggunaan teknologi QR Code juga membantu dalam mengawasi distribusi BBM subsidi secara lebih akurat. Data dari sistem ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait alokasi dan pengendalian BBM subsidi di masa mendatang. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pertamina Mencatat 159 Ribu Kendaraan di Kepri Sudah Terdaftar dalam Program Subsidi Tepat pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Tangkap Remaja Pencuri Sepeda Motor di Batuaji

0
Tersangka pencuri motor di kantor Polsek Batu Aji.

batampos – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga menangkap seorang remaja yang diduga mencuri sepeda motor. Kejadian ini disebut terjadi di wilayah Batuaji, dan pelaku telah diserahkan ke Polsek Batuaji untuk proses lebih lanjut. Dalam video tersebut, seorang pria terdengar mengungkapkan kekesalannya, menyebut bahwa pencurian ini sangat merugikan pemilik motor yang membelinya dengan susah payah.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan remaja yang ada dalam video tersebut beserta barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat. “Masih kami kembangkan,” ujar Andi, mengindikasikan bahwa penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus lain.

Belakangan ini, aksi pencurian sepeda motor yang melibatkan remaja kembali marak di beberapa wilayah. Sebelumnya, Polsek Sagulung juga menangkap beberapa remaja yang terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor. Bahkan, salah satu di antaranya diketahui sebagai residivis yang pernah dipenjara dalam kasus serupa dan diduga menjadi otak jaringan pencurian motor yang meresahkan masyarakat.

Menanggapi maraknya kasus ini, Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, dan Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo, mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka di luar rumah. Mereka menegaskan bahwa pergaulan bebas dan kebiasaan keluar hingga larut malam dapat meningkatkan risiko anak-anak terlibat dalam kejahatan, baik sebagai pelaku maupun korban.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan pencurian kendaraan bermotor. Sinergi antara warga dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Tangkap Remaja Pencuri Sepeda Motor di Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Berhasil Himpun Pajak Mencapai Rp 18,5 Miliar, Namu BPKPD Anambas Kesulitan Tagih PBB-P2

0
Seorang warga sedang memgurus administrasi pajak di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas. f.ihsan

batampos– Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas menghimpun dana pajak sebesar Rp 18,5 Miliar pada tahun 2024 lalu.

Angka ini sedikit mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2023 lalu yang hanya mencapai Rp 16,5 Miliar.

“Total Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun lalu mencapai Rp 27 Miliar. Yang paling besar di sektor pajak,” ujar Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Mudahir, Selasa, (11/2).

Mudahir mengungkapkan pajak yang dihasilkan ini mayoritas dihimpun dari sektor perhotelan dan restoran.

BACA JUGA: Realisasi PAD Bintan 2024 Capai Rp 247 Miliar, Penyumbang Terbesar dari Pajak Jasa Perhotelan

“Untuk jumlahnya kurang tahu. Mayoritas ya dari Pulau Bawah Resort,” sebut dia.

Selain itu, pihaknya sampai saat ini masih menunggu pembayaran pajak listrik yang bakal disetorkan oleh perusahaan swasta.

“Itu pajaknya sekitar Rp 1 Miliar. Proses pencairannya sedikit susah, karena harus urus ke Pekanbaru. Kita berharap bisa masuk tahun ini. Ya sesuai intruksi Dirjen Pajak, kita bisa pungut itu,” terang Mudahir.

Kemudian, untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), kata dia, banyak warga yang tidak membayarkan. Menurutnya, hal ini dikarenakan pihaknya kesulitan mencari alamat wajib pajak.

“Karena ada pindah alamat, tidak ketemu. Itu kendalanya,” kata dia.

Adapun wajib pajak yang menunggak PBB-P2 mencapai 1.162 orang dengan asumsi nilai mencapai Rp 503 juta. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Berhasil Himpun Pajak Mencapai Rp 18,5 Miliar, Namu BPKPD Anambas Kesulitan Tagih PBB-P2 pertama kali tampil pada Kepri.

Susul Raline Shah Jadi Stafsus, Ini Latar Belakang Pendidikan Deddy Corbuzier

0
Deddy Corbuzier saat podcast. (Tangkapan layar podcast Deddy Corbuzier. Dimas Nur/JawaPos.com)

batampos – Mantan pesulap Deddy Corbuzier mengikuti jejak Raline Shah dilantik menjadi Staf Khusus (Stafsus) di Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk periode 2024-2029.

Jika Raline Shah dilantik sebagai Staf Khusus bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital Menkomdigi, Deddy Corbuzier dilantik sebagai Stafsus Menteri Pertahanan (Menhan) di bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Momen pelantikan Deddy Corbuzier sebagai Stsfsus diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam foto, terlihat mantan pesulap beraliran Mentalist itu mengenakan setelan jas dengan kemeja putih dan mengenakan dasi warna merah.

Deddy Corbuzier juga terlihat mengenakan kopiah warna hitam yang dari sisi samping terlihat kurang pas karena kopiahnya terlalu besar.

“Setelah dua tahun lebih bertugas di Kementerian Pertahanan @kemhanri sebagai Duta Komcad dan bekerja bersama dengan @ditjenpothan di bawah kepemimpinan Bapak @prabowo, sejak hari ini saya akan melanjutkan tugas saya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik,” tulis Deddy Corbuzier di akun Instagram @/dc.kemhan.

Sejumlah netizen ingin mengetahui lebih lanjut terkait latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier yang saat ini mendapat amanah penting.

Berikut latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier:

Pemilik nama lahir Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo ini memiliki riwayat pendidikan sangat baik. Deddy Corbuzier sempat menempuh pendidikan S1 jurusan Psikologi di Universitas Atma Jaya Jakarta.

Setelah itu, ayah Azka Corbuzier itu kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana S2 di bidang yang sama di University of London, Inggris. Dan kabarnya, Deddy Corbuzier juga meraih gelar doktor atau Ph.D dari luar negeri.

Selain latar belakang pendidikannya yang baik, Deddy Corbuzier juga termasuk penulis yang menuangkan buah pikirannya dalam bentuk buku.

Dia diketahui pernah menulis buku berjudul Divka (2002), Mantra (2005), Book of Magic (2007), Seven Dark Secrets of Rubik’s Cube (2008), OCD: Obsessive Corbuzier’s Diet (2013), Youtuber for Dummies (2018), dan Millennial Power (2019).

Selain itu, Deddy Corbuzier juga dikenal sebagai salah satu pemilik podcast paling sukses saat ini dengan setiap unggahan videonya selalu ditonton lebih dari 1 juta kali. (*)

Artikel Susul Raline Shah Jadi Stafsus, Ini Latar Belakang Pendidikan Deddy Corbuzier pertama kali tampil pada News.

Ancaman Degradasi Kian Nyata, Paul Scholes Harap Manchester United Datangkan 5 Pemain Baru

0
 Manchester United saat laga melawan Liverpool di Anfield. (Express.co.uk)

batampos – Manchester United hanya mendatangkan Patrick Dorgu di posisi bek sayap pada jeda transfer musim dingin. Keputusan itu membuat legenda klub, Paul Scholes, menyayangkan langkah yang diambil kubu Ruben Amorim.

Menurutnya, skuad yang ada saat ini masih sangat riskan untuk mengarungi sisa pekan di Premier League. Mantan gelandang Manchester United itu bahkan menyebut jika ancaman degradasi semakin nyata andai tidak ada perubahan total di tubuh skuad The Red Devils.

Dilansir dari Daily Mail, Paul Scholes menyebut bahwa Ruben Amorim harus berani untuk merombak total tim yang ia tangani saat ini. Scholes mengatakan bahwa minimal ada 5 nama baru lagi di musim panas untuk siap bersaing di musim depan.

Scholes mengatakan bahwa Ruben Amorim tidak bisa hanya mengandalkan pemain-pemain saat ini. MU sendiri mengalami performa naik-turun ketika hanya sanggup meraih 2 kemenangan dari 4 laga terakhir di Premier League.

“Dia (Ruben Amorim) masih memiliki banyak hal untuk diperbaiki. Kita semua tahu bahwa tugasnya semakin berat lantaran dia tidak memiliki banyak pemain yang bisa jadi andalan. Kalau kita lihat tim lain seperti Liverpool, mereka punya kiper yang tangguh, bek tengah yang solid dan lini serang yang tajam. Sementara, MU tidak mempunyai semua itu.” bunyi kritik Paul Scholes tentang komposisi pemain yang dimiliki MU.

Setidaknya, Paul Scholes mengharapkan bahwa ada 5 nama pemain di posisi kiper, pemain bertahan, gelandang, dan penyerang. Kelimanya harus memiliki nama besar agar membantu tim bisa mengangkat performa buruk di musim ini.

Secara gamblang, Paul Scholes menyebut peran Andre Onana masih jauh dari kata memuaskan dan mengharapkan nama baru. Walaupun masih memiliki Altay Bayindir, namun kiper timnas Turkiye itu masih belum menunjukkan konsistensi permainan.

“Kita butuh nama kiper baru, dua pemain bertahan, satu gelandang, dan satu striker yang tajam. Yang terpenting adalah kita bisa mengandalkan pemain-pemain baru di posisi ini. Karena pemain-pemain baru inilah yang akan jadi andalan untuk tim.” beber Paul Scholes.

Selain itu, Paul Scholes secara tersirat mengkritik peran Joshua Zirkzee dan Rasmus Hojlund yang masih kesulitan menemukan kembali ketajamannya. Nama penyerang baru yang datang diharapkan bisa memperbaiki ketumpulan di sektor serangan.

Pertandingan terakhir dari kemenangan melawan Leicester City 2-1 adalah kali terakhir nama penyerang yang mampu mencetak gol. Laga-laga sebelumnya, selalu diisi oleh nama gelandang, bahkan pemain bertahan seperti Diogo Dalot dan Lisandro Martinez.

Paul Scholes juga mengkritik tentang perlakuan tim kepada talenta muda berbakat dari akademi seperti Kobbie Mainoo. Seolah-olah, MU kebingungan untuk menggunakan Mainoo bermain mengeluarkan potensinya.

Scholes menyoroti keputusan Kobbie Mainoo ditempatkan di posisi no 9. Walaupun sudah bermain di banyak posisi di lini tengah, namun Mainoo tidak bisa tampil maksimal lantaran ditempatkan di luar posisi aslinya.

“Saya pernah mengatakan (Declan) Rice buruk, tetapi saya juga harus mengatakan Kobbie Mainoo juga tak kalah buruk. Klub seolah kebingungan dengan potensi yang dia miliki. Saya pikir dia bisa bermain di posisi no 10, tetapi bukan di no 9”. tutup legenda hidup Manchester United itu. (*)

Artikel Ancaman Degradasi Kian Nyata, Paul Scholes Harap Manchester United Datangkan 5 Pemain Baru pertama kali tampil pada Olahraga.

Jual LPG di Atas HET, Puluhan Pangkalan Ditutup di Batam

0
Warga membeli gas melon saat diadakan operasi pasar di Kecamatan Batuaji, beberapa waktu lalu. Pertamina menutup puluhan pangkalan LPG di Batam yang melanggar aturan. (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Pertamina Patra Niaga Area Kepri telah mengambil langkah tegas terhadap 30 hingga 40 pangkalan LPG di Batam yang melanggar aturan. Pangkalan-pangkalan tersebut tersebar di wilayah Batam Kota hingga Bengkong, dan telah diberhentikan atau Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) sejak 2023.

Menurut Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Area Kepri, Gilang Hisyam Hasyemi, pemberhentian ini dilakukan karena pangkalan-pangkalan tersebut tidak menjual gas langsung kepada masyarakat.

“Mereka menjual tidak sesuai aturan, harga jualnya di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), dan mereka menjual ke pengecer, bukan ke masyarakat,” katanya, Selasa (11/2).

Saat ini, HET elpiji 3 kilogram di Batam ditetapkan sebesar Rp21 ribu. Meski demikian, praktik penyimpangan oleh sejumlah pangkalan masih ditemukan, seperti menjual dengan harga lebih tinggi atau menyalurkan kepada pengecer tanpa melalui masyarakat langsung.

Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Sosialisasikan Penggunaan Lajur Kiri Bagi Pengendara Motor

Meski ada temuan pelanggaran, Gilang menyebut, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpiji. “Alhamdulillah, hingga sekarang tidak ada laporan seperti itu. Kalau ada, masyarakat bisa melaporkannya ke nomor 135 atau langsung ke kami,” tambahnya.

Pengawasan terhadap pangkalan dilakukan setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pertamina untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran.

“Hari ini tim kami sedang di lapangan, di Kecamatan Bengkong dan Batam Kota. Setiap hari, sekitar 20 pangkalan kami kunjungi secara bergilir untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Kami selalu melakukan pengawasan ketat, bahkan Sabtu dan Minggu pun kami turun ke lapangan,” ujar Gilang.

Pertamina memberikan sanksi bertahap kepada pangkalan yang melanggar aturan. Pertama, mereka akan memberikan teguran, namun bila tak diindahkan, akan dilakukan PHU.

Baca Juga: Ubah Stigma Kampung Aceh, BNNP Kepri Luncurkan ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’

“Jika pelanggarannya berat, seperti oplosan atau penimbunan gas, kami juga langsung PHU,” kata Gilang.

Namun, ia memastikan bahwa kasus oplosan atau penimbunan belum ditemukan di Batam. Langkah tegas ini diharapkan dapat menjaga distribusi LPG bersubsidi sesuai tujuan, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran di pangkalan-pangkalan LPG di sekitar. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Jual LPG di Atas HET, Puluhan Pangkalan Ditutup di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Bulutangkis Indonesia Menang 5-0 Atas Hongkong di BAMTC 2025

0
Lanny/Siti saat berlaga di Badminton Asia Mixed Team Championships 2025.

batampos – Tim bulutangkis Indonesia berhasil mengawali Badminton Asia Mixed Team Championships 2025 dengan kemenangan melawan Hong Kong di Grup B. Pertandingan yang berakhir dengan skor telak 5-0 itu dimainkan di Qingdao Conson Sports Centre, Qingdao, Tiongkok, Selasa (11/2).

Poin pertama tim Indonesia datang dari kapten tim, Rinov Rivaldy yang berduet dengan Lisa Ayu Kusumawati di ganda campuran. Mereka menang atas atas Chun Wai Lui/Chi Yan Fu dengan skor 18-21, 21-8, 21-19.

Putri Kusuma Wardani sukses menggandakan keunggulan tim Merah Putih pada partai kedua. Dia tak menemui kendala berarti saat menumbangkan Yeung Sum Yee karena hanya butuh 35 menit untuk menang 21-8, 21-15.

Tim Indonesia memastikan kemenangan atas Hong Kong pada partai berikutnya. Alwu Farhan yang jadi tumpuan di tunggal putra, berhasil membungkam andalan lawan sekaligus pemain nomor 20 dunia, Ng Ka Long Angus. Dia menang 21-12, 18-21, 21-19.

Duet ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian menambah keunggulan tim Indonesia di partai keempat. Mereka meraih kemenangan atas Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dengan skor 21-15, 21-17.

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin sebagai wakil ganda putra pun menutup pertandingan dengan manis. Dia menghajar Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi lewat tiga gim 21-19, 21-23, 21-8 untuk memastikan tim Indonesia sapu beraih kemenangan dengan skor 5-0.

Meski menang telak, tim Indonesia merasa belum bisa tampil sempurna. Setidaknya hal itu diutarakan oleh dua wakil Merah Putih yang bertanding, yakni Daniel Marthin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Daniel beranggapan bahwa performa dia dan Fikri belum maksimal. Mereka masih kerap tak fokus dan terburu-buru saat menang lawan ganda putra Hong Kong.

“Kami harus siap kapanpun diturunkan, kami tidak boleh lengah dan terus antisipasi lawan. Evaluasi dari pertandingan harin ini, kami harus fokus dari awal sampai akhir dan tidak terburu-buru,” terang Daniel.

Sementara Fadia, berpendapat bahwa dirinya dan Lanny masih beradaptasi dengan lapangan dan sentuhan-sentuhan pukulan pada pertandingan pertama. Selain itu, mereka juga kerap melakukan error.

Nah, kesalahan itu dikritisi oleh Fadia sendiri dan dia siap melakukan evaluasi. “Secara permainan sudah cukup enak tapi kami harus evaluasi untuk tidak mudah membuang-buang poin,” jelasnya.

Sementara itu, bagi Lanny Tria Mayasari, menjalani laga perdana memang tidak selalu mudah karena para pemain juga sedang dalam masa adaptasi dengan lapangan.

“Kami masih beradaptasi dengan lapangan, sentuhan-sentuhan pukulan juga belum sempurna. Kami merasa shuttlecock berbeda dengan yang kami gunakan di latihan kemarin. Yang ini sedikit lebih lambat,” pungkas pebulutangkis berusia 22 tahun tersebut. (*)

 

Artikel Tim Bulutangkis Indonesia Menang 5-0 Atas Hongkong di BAMTC 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

APBD Pemprov Kepri Merosot, Pemprov Tolak Hapus Timsus

0
Adi Prihantara. F.Slamet

batampos-Pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah mengeluarkan ultimatum bagi kepala daerah untuk tidak mengakomodir tim sukses menjadi staf khusus. Namun ditengah defisit anggaran, Pemprov Kepri tetap membentuk Tim Khusus (Timsus) atau staf khusus dengan jumlah 17 orang.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, kondisi anggaran Pemprov Kepri saat ini sedang tidak baik. Selain harus menyelesaikan tunda bayar kegiatan TA 2024 lalu, rasionalisasi juga dilakukan untuk menutupi defisit anggaran yang diprediksi cukup besar.

“Ya saat ini, sedang dilakukan rasionalisasi anggaran, seiring adanya instruksi dari Pemerintah Pusat,” ucap salah seorang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, Selasa (11/2).

BACA JUGA: Gubkepri Ansar Bagi-Bagi Jabatan, Tetapkan 17 Staf Khusus

Menurutnya, untuk tahun 2025 ini, tidak banyak pekerjaan yang bisa dilakukan Pemprov Kepri. Hal ini, disebabkan adanya tunda bayar. Selain itu juga untuk menutupi kebutuhan pengangkatan PPPK Pemprov Kepri yang jumlah ribuan orang.

“Tidak banyak kegiatan strategis yang bisa dijalankan Pemprov Kepri, selain hanya mendukung kebijakan-kebijakan strategis nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara membenarkan, bahwa Pemprov Kepri saat ini sedang melakukan penyesuaian anggaran. Hal ini dilakukan, karena adanya instruksi daerah pemerintah pusat. Ditanya berapa nilai yang dipangkas?

“Mengenai nilai belum bisa kita simpulkan, namun sebagai gambaran untuk perjalan dinas akan dipangkas sebesar 50 persen,” ujar Adi Prihantara, kemarin.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri ini menjelaskan, bukan hanya perjalanan dinas saja, namun beberapa mata anggaran lainnya juga akan dipotong. Disinggung apakah keberadaan Timsus Gubernur akan ditidakan, karena kondisi anggaran daerah yang tidak baik.

”Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah adalah kebutuhan Gubernur, dan ini tidak bertentangan dengan regulasi yang ada. Kami juga sudah meminta petunjuk dari BKN,” jelasnya.

Ditegaskannya, garis koordinasi Tim Percepatan Pembangunan Daerah adalah langsung ke Gubernur bukan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lebih lanjut katanya, dengan kondisi sekarang ini, kebutuhan tersebut masih bisa dipenuhi dalam anggaran.

“Atas dasar itulah, keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah ini tetap ada. Karena pada dasarnya tidak ada bertentangan dengan regulasi,” tegasnya.

Seperti diketahui Gubernur Kepri, Ansar Ahmad telah menetapkan 17 orang Timsus lewat Surat Keputusan. Jumlah ini bertambah satu orang, karena pada priode sebelumnya hanya berjumlah 16 orang. Dari informasi yang beredar, kebutuhan gaji mereka adalah sebesar Rp4,2 miliar pertahun.

Pemprov Kepri telah menetapkan APBD TA 2025 sebesar Rp3,9 terliun. Namun kekuatan anggaran ini akan berkurang, karena adanya tunda bayar dan rasionalisasi dari pemerintah pusat. (*)

Reporter: Jailani

Artikel APBD Pemprov Kepri Merosot, Pemprov Tolak Hapus Timsus pertama kali tampil pada Kepri.