Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2183

Efisiensi Anggaran di Batam: Menjaga Kualitas Tanpa Mengorbankan Program Utama

0
ilustrasi (freepik)

batampos – Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025 telah mengarahkan langkah penghematan anggaran di kementerian dan lembaga. Salah satu kementerian yang terdampak adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp22,5 triliun dari total pagu Rp57,6 triliun. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga ikut dipangkas hingga Rp8,03 triliun. Langkah efisiensi ini menjadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menghemat anggaran negara hingga Rp306,69 triliun pada tahun 2025.

Bagaimana dengan Batam? Kota ini juga menerapkan efisiensi anggaran, meskipun tanpa pemangkasan besar yang berdampak pada program-program utama. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa efisiensi lebih fokus pada pengelolaan operasional kantor. Program pendidikan, menurutnya, belum terdampak dalam skema efisiensi anggaran ini.

Tri mengungkapkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dilakukan di Batam mencakup penyesuaian perjalanan dinas, pengadaan alat tulis kantor, serta jumlah sasaran kegiatan. Salah satu inovasi yang diambil adalah perubahan pola pelatihan guru menjadi metode ToT (Training of Trainers), yang memungkinkan lebih banyak trainer dilatih untuk kemudian menurunkan pengetahuan mereka kepada guru-guru lainnya. Dengan strategi ini, Disdik Batam berhasil merasionalisasi anggaran hampir Rp900 juta.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran masih dalam proses dan belum semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selesai menyusun penyesuaiannya. Pemangkasan dana transfer tercatat sebesar sekitar Rp3,8 miliar, namun tidak ada pemangkasan anggaran di OPD. Pengurangan dana transfer dilakukan pada kegiatan tertentu, seperti membatasi acara seremonial dan mengurangi perjalanan dinas hingga 50 persen.

Jefridin menegaskan bahwa efisiensi yang dilakukan bukan berarti pemangkasan program. “Seremonial kita batasi, perjalanan dinas kita kurangi sampai 50 persen. Pelayanan publik tetap berjalan, program tetap tercapai, hanya biaya-biaya yang tidak terlalu esensial yang dikurangi,” ujarnya.

Pemko Batam berkomitmen untuk memastikan efisiensi anggaran ini tidak menghambat program strategis. Penghematan anggaran ini diharapkan dapat digunakan lebih efektif, tanpa mengorbankan kualitas layanan publik dan pendidikan di Batam. Jefridin juga menyatakan bahwa setelah efisiensi anggaran final, perubahan tersebut akan diinformasikan kepada DPRD dan penyesuaian akan dilakukan pada APBD.

Anggota DPRD Batam, Surya Makmur Nasution, mengingatkan bahwa meskipun efisiensi anggaran dilakukan, anggaran pendidikan harus tetap dipenuhi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang, yang mengharuskan alokasi 20 persen dari APBD untuk pendidikan. Ia menegaskan bahwa pemangkasan anggaran pendidikan di Batam tidak dapat dilakukan tanpa melalui proses yang sah di badan anggaran.

Langkah efisiensi yang diambil oleh pemerintah pusat dan daerah, termasuk Batam, menjadi adaptasi terhadap kebijakan fiskal nasional yang bertujuan menghemat anggaran tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara penghematan dan efektivitas program agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Efisiensi Anggaran di Batam: Menjaga Kualitas Tanpa Mengorbankan Program Utama pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Menghadapi Krisis Kelapa, Harga Santan Melonjak Tajam

0
ilustrasi pedagang santan curah di pasar Mustapa
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga santan curah dan kemasan pabrik di Batam telah mengalami kenaikan yang signifikan dalam dua bulan terakhir. Santan yang sebelumnya dijual sekitar Rp22 ribu per kilogram (kg) kini harganya melonjak menjadi Rp40 ribu per kg. Kenaikan harga ini sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama para pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada santan segar sebagai bahan utama. Tidak hanya mahal, santan kemasan pabrik juga menjadi barang langka di pasaran, sementara harga santan curah terus meroket.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, menjelaskan bahwa kenaikan harga santan ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan kelapa di Batam. “Batam tidak memiliki produksi kelapa lokal, dan kelapa yang masuk ke Batam berasal dari luar daerah, seperti Tanjungbatu, Tembilahan, dan Tanjungpinang. Hal ini menyebabkan pasokan kelapa untuk kebutuhan lokal semakin terbatas,” ungkap Mardanis, Jumat (14/2), saat diwawancarai oleh Batam Pos.

Menurut Mardanis, salah satu penyebab utama kelangkaan kelapa di Batam adalah tingginya volume ekspor ke luar negeri, khususnya ke Malaysia dan Singapura. “Kelapa yang biasa datang ke Batam kini lebih banyak diekspor daripada untuk konsumsi lokal. Akibatnya, pasokan di pasar lokal semakin terbatas, dan harga santan pun ikut melonjak,” jelasnya.

Mardanis menyamakan situasi ini dengan masalah yang terjadi pada minyak sawit di Indonesia, di mana sebagian besar produksi diekspor, sehingga stok lokal menjadi terbatas dan harga pun meningkat. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah membatasi ekspor kelapa demi menjaga pasokan untuk kebutuhan dalam negeri.

Ia mengungkapkan bahwa harga kelapa untuk ekspor jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar lokal, yang membuat petani lebih memilih menjual kelapanya ke eksportir. “Contohnya, 1.000 butir kelapa bisa dibeli eksportir dengan harga Rp10 ribu per butir, sementara jika dijual ke pengolah lokal, harganya hanya Rp5 ribu. Tentu saja, petani lebih memilih menjual ke eksportir karena lebih menguntungkan,” ujar Mardanis.

Situasi ini menyebabkan pasokan kelapa di pasar lokal semakin menipis. Mardanis menilai seharusnya pemerintah bisa membatasi ekspor dengan mengurangi kuota ekspor kelapa. “Misalnya, jika ekspor kelapa mencapai 10 ton, 1 ton harus disisihkan untuk pasar lokal Batam, dan 9 ton boleh diekspor. Dengan demikian, stok kelapa di Batam akan tetap tersedia dan harga bisa kembali stabil,” paparnya.

Sebagai langkah konkret, Pemko Batam akan segera menggelar rapat koordinasi dengan eksportir kelapa dan pihak terkait. “Kami akan mengundang eksportir dan pihak karantina untuk berdiskusi, agar ekspor kelapa tidak terlalu longgar dan kebutuhan lokal bisa lebih terpenuhi,” ujar Mardanis.

Selain itu, DKPP juga berencana untuk mengadakan operasi pasar sebagai langkah jangka pendek untuk menstabilkan harga santan di Batam. “Kami akan mulai operasi pasar pada Senin depan dan mencoba menjual santan dengan harga yang lebih terjangkau agar masyarakat tidak terbebani,” tambahnya.

Mardanis juga menyoroti kelangkaan santan kemasan di Batam. “Santan kemasan sangat sulit didapatkan di Batam, padahal jika tersedia, itu bisa menjadi alternatif bagi masyarakat saat harga santan segar naik,” ujarnya. Ia berkomitmen untuk mencari tahu penyebab kelangkaan santan kemasan dan berkoordinasi dengan distributor untuk memperlancar pasokannya. “Kami akan meminta distributor untuk lebih banyak memasok santan kemasan ke Batam. Jika perlu, Pemda bisa membuat kebijakan agar distribusi santan kemasan diprioritaskan untuk pasar lokal,” tambahnya.

Menurut Mardanis, jika kelangkaan santan kemasan dapat diatasi, maka harga santan segar di pasaran tidak akan terlalu terpengaruh oleh kenaikan harga kelapa. “Dengan adanya santan kemasan, masyarakat bisa memiliki alternatif lain selain santan segar, yang bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menstabilkan harga,” tutupnya.

Pantauan di Pasar Victoria, Sekupang, pada Selasa (13/2), menunjukkan bahwa pedagang santan mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh pasokan kelapa yang berkurang. Banyak kelapa yang dikirim ke Malaysia karena harga jual di sana lebih tinggi, sehingga pasokan untuk pasar lokal menipis dan menyebabkan harga santan melambung.

“Kami mendapatkan stok kelapa lebih sedikit dari biasanya, sementara permintaan tetap tinggi. Harga beli kelapa naik, otomatis harga santan juga ikut naik,” ujar Irwan, salah satu pedagang santan.

Dampak kenaikan harga ini paling dirasakan oleh pedagang rumah makan, yang sangat bergantung pada santan sebagai bahan utama dalam masakan mereka. Beberapa pedagang mengaku terpaksa mengurangi menu bersantan atau mencari alternatif lain untuk menghindari kenaikan harga jual yang terlalu tinggi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Batam Menghadapi Krisis Kelapa, Harga Santan Melonjak Tajam pertama kali tampil pada Metropolis.

Terima Kunjungan SMK Negeri 1 Tanjungpinang, BP Batam Sampaikan Kemajuan Batam

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan pembelajaran dari SMK Negeri 1 Tanjungpinang, di Balairungsari BP Batam, Jumat (14/2/2025). Rombongan diterima oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Dimana rombongan ini terdiri dari guru dan 104 siswa/siswi pemasaran digital dan retail.

“Semoga melalui kunjungan ke BP Batam ini dapat memberikan wawasan yang berharga untuk kita semua,” ujar Ariastuty.

Ariastuty melanjutkan, pada tahun 2025 ini BP Batam menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 60 triliun. Hal ini dalam rangka tercapainya target pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 8 persen.

“Salah satu kegiatan yang dapat mendukung untuk mencapai ini, kita akan menyusun strategi pemasaran atau strategi promosi dengan baik demi tercapainya pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, pada tahun 2023 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7,04 persen. Sementara untuk tahun 2024, ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Batam masih berada diatas 7 persen.

Dengan sejumlah sektor industri yang tengah berkembang diantaranya, industri manufaktur, industri jasa, serta industri maritim.

Sehingga dengan pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh, maka akan terbuka lebar peluang untuk generasi muda terlibat dalam dunia kerja atau industri kedepannya.

“Dengan perkembangan ekonomi ini, keahlian yang dipelajari adik-adik saat ini, akan sangat relevan sekali dengan industri yang ada di Kota Batam,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Program Keahlian Pemasaran SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Pitri Ramiati menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh BP Batam.

Ia mengatakan, banyak pengetahuan baru yang dapat diserap oleh siswa/siswi maupun guru SMK Negeri 1 Tanjungpinang.

Salah satunya adalah, pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang berada diatas angka 7 persen. Dimana angka ini, kata Pitri, merupakan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan sangat luar biasa.

“Kami berterima kasih karena telah diberikan informasi mengenai kemajuan Kota Batam dan mengenal BP Batam secara keseluruhan. Kami berharap, kedepannya anak-anak kami dapat membuka mindsetnya untuk berkontribusi dimana pun berada,” ujarnya. (*)

Artikel Terima Kunjungan SMK Negeri 1 Tanjungpinang, BP Batam Sampaikan Kemajuan Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Terima Kunjungan SMK Negeri 1 Tanjungpinang, BP Batam Sampaikan Kemajuan Batam

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan pembelajaran dari SMK Negeri 1 Tanjungpinang, di Balairungsari BP Batam, Jumat (14/2/2025). Rombongan diterima oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Dimana rombongan ini terdiri dari guru dan 104 siswa/siswi pemasaran digital dan retail.

“Semoga melalui kunjungan ke BP Batam ini dapat memberikan wawasan yang berharga untuk kita semua,” ujar Ariastuty.

Ariastuty melanjutkan, pada tahun 2025 ini BP Batam menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 60 triliun. Hal ini dalam rangka tercapainya target pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 8 persen.

“Salah satu kegiatan yang dapat mendukung untuk mencapai ini, kita akan menyusun strategi pemasaran atau strategi promosi dengan baik demi tercapainya pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, pada tahun 2023 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7,04 persen. Sementara untuk tahun 2024, ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Batam masih berada diatas 7 persen.

Dengan sejumlah sektor industri yang tengah berkembang diantaranya, industri manufaktur, industri jasa, serta industri maritim.

Sehingga dengan pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh, maka akan terbuka lebar peluang untuk generasi muda terlibat dalam dunia kerja atau industri kedepannya.

“Dengan perkembangan ekonomi ini, keahlian yang dipelajari adik-adik saat ini, akan sangat relevan sekali dengan industri yang ada di Kota Batam,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Program Keahlian Pemasaran SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Pitri Ramiati menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh BP Batam.

Ia mengatakan, banyak pengetahuan baru yang dapat diserap oleh siswa/siswi maupun guru SMK Negeri 1 Tanjungpinang.

Salah satunya adalah, pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang berada diatas angka 7 persen. Dimana angka ini, kata Pitri, merupakan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan sangat luar biasa.

“Kami berterima kasih karena telah diberikan informasi mengenai kemajuan Kota Batam dan mengenal BP Batam secara keseluruhan. Kami berharap, kedepannya anak-anak kami dapat membuka mindsetnya untuk berkontribusi dimana pun berada,” ujarnya. (*)

Artikel Terima Kunjungan SMK Negeri 1 Tanjungpinang, BP Batam Sampaikan Kemajuan Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Menelusuri Jejak Waktu di Geosite Batupasir Sialang Lubuk Tarok

0

Sumatera Barat memiliki banyak destinasi geowisata yang tidak hanya menyuguhkan panorama alam yang memukau, tetapi juga menyimpan kisah panjang sejarah geologi bumi. Salah satu destinasi yang mencerminkan kekayaan geologi tersebut adalah Geosite Batupasir Sialang Lubuk Tarok, yang terletak di Nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung.

BP Batam Terima Kunjungan EHL Campus Singapore

0

batampos – BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menerima kunjungan dari EHL Campus Singapore, Jumat (14/2/2025). Berlangsung di Gedung IT Centre, Ariastuty memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mengembangkan Special Economic Zone (SEZ) yang ada.

Melalui dialog interaktif, pertemuan ini sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan beragam potensi investasi di Batam kepada EHL Campus Singapore.

Dimana, 64 di antara mahasiswa itu merupakan pengusaha asal Tiongkok yang lima hari ke depan melakukan studi kajian mengenai lokasi investasi strategis di Asean dan Asia.

“Dengan berbagai langkah strategis dan dukungan dari seluruh komponen daerah, Batam berhasil tumbuh menjadi salah satu kawasan destinasi investasi terbaik. Selain sektor elektronik, kemajuan Batam saat ini juga mampu memberikan keuntungan terhadap sektor pariwisata,” ujar Ariastuty.

Dengan pelbagai program percepatan pembangunan infrastruktur, Ariastuty menilai jika hal ini pun ikut memengaruhi iklim investasi yang kian kondusif dan memberikan kenyamanan kepada para investor.

Di samping itu, pertumbuhan investasi pun turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Batam yang sejak empat tahun terakhir terus meningkat.

“BP Batam berupaya untuk memberikan kemudahan kepada para investor. Ini yang menjadi prioritas kami dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi terbaik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan serta Prof Dr Koh Chaik Ming selaku Senior Professor EHL Campus Singapore yang memimpin rombongan mahasiswa. (*

Artikel BP Batam Terima Kunjungan EHL Campus Singapore pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Terima Kunjungan EHL Campus Singapore

0

batampos – BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menerima kunjungan dari EHL Campus Singapore, Jumat (14/2/2025). Berlangsung di Gedung IT Centre, Ariastuty memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mengembangkan Special Economic Zone (SEZ) yang ada.

Melalui dialog interaktif, pertemuan ini sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan beragam potensi investasi di Batam kepada EHL Campus Singapore.

Dimana, 64 di antara mahasiswa itu merupakan pengusaha asal Tiongkok yang lima hari ke depan melakukan studi kajian mengenai lokasi investasi strategis di Asean dan Asia.

“Dengan berbagai langkah strategis dan dukungan dari seluruh komponen daerah, Batam berhasil tumbuh menjadi salah satu kawasan destinasi investasi terbaik. Selain sektor elektronik, kemajuan Batam saat ini juga mampu memberikan keuntungan terhadap sektor pariwisata,” ujar Ariastuty.

Dengan pelbagai program percepatan pembangunan infrastruktur, Ariastuty menilai jika hal ini pun ikut memengaruhi iklim investasi yang kian kondusif dan memberikan kenyamanan kepada para investor.

Di samping itu, pertumbuhan investasi pun turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Batam yang sejak empat tahun terakhir terus meningkat.

“BP Batam berupaya untuk memberikan kemudahan kepada para investor. Ini yang menjadi prioritas kami dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi terbaik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan serta Prof Dr Koh Chaik Ming selaku Senior Professor EHL Campus Singapore yang memimpin rombongan mahasiswa. (*

Artikel BP Batam Terima Kunjungan EHL Campus Singapore pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan BLU

0

batampos – ⁠Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan Negara Bagi Pejabat Non Keuangan, pada Kamis (13/2/2025). Pertemuan ini dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, melalui aplikasi zoom, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam di Marketing Center BP Batam.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin; Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Batam, Ahmad Wiyoso; dan Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I C Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Komang Ayu Kumaradewi.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis dan Jumat, pada tanggal 13 s.d. 14 Februari 2025, dengan pokok pembahasan mengenai perencanaan hingga pelaksanaan pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum (BLU).

Dalam sambutannya, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan, pelatihan ini dinilai penting karena BP Batam menggunakan skema pengelolaan keuangan BLU yang memiliki kekhasan yang harus dipelajari bersama.

“Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaannya, pelaporan, sampai pertanggungjawabannya harus kita pelajari,” ujar Alex.

Selain itu, menurutnya, pelatihan ini dapat menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi para pejabat dalam pengambilan keputusan.

“Sejatinya skema pengelolaan keuangan BLU ini memudahkan kita, terutama pada kondisi keuangan saat ini yang sangat dinamis. Jadi silahkan disimak penjelasan dari narasumber sebaik-baiknya sepanjang dua hari pelatihan. Jangan sungkan bertanya,” kata Alex menyarankan.

Hal ini ditanggapi dengan baik oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin.

Ia menyatakan apreasiasinya atas inisiasi BP Batam untuk melakukan pelatihan ini, meski menurutnya BP Batam sudah cukup mumpuni dalam mengelola dari sisi teknis maupun keuangan BLU.

“Di samping meningkatkan sinergi dan kerja sama, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi terkait pengelolaan keuangan BLU yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pelatihan ini berjalan dengan interaktif, dimana masing-masing Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam secara aktif berbagi pandangan dan permasalahan yang terjadi di unit kerja masing-masing. (*)

Artikel BP Batam Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan BLU pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan BLU

0

batampos – ⁠Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan Negara Bagi Pejabat Non Keuangan, pada Kamis (13/2/2025). Pertemuan ini dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, melalui aplikasi zoom, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam di Marketing Center BP Batam.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin; Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Batam, Ahmad Wiyoso; dan Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I C Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Komang Ayu Kumaradewi.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis dan Jumat, pada tanggal 13 s.d. 14 Februari 2025, dengan pokok pembahasan mengenai perencanaan hingga pelaksanaan pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum (BLU).

Dalam sambutannya, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan, pelatihan ini dinilai penting karena BP Batam menggunakan skema pengelolaan keuangan BLU yang memiliki kekhasan yang harus dipelajari bersama.

“Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaannya, pelaporan, sampai pertanggungjawabannya harus kita pelajari,” ujar Alex.

Selain itu, menurutnya, pelatihan ini dapat menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi para pejabat dalam pengambilan keputusan.

“Sejatinya skema pengelolaan keuangan BLU ini memudahkan kita, terutama pada kondisi keuangan saat ini yang sangat dinamis. Jadi silahkan disimak penjelasan dari narasumber sebaik-baiknya sepanjang dua hari pelatihan. Jangan sungkan bertanya,” kata Alex menyarankan.

Hal ini ditanggapi dengan baik oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin.

Ia menyatakan apreasiasinya atas inisiasi BP Batam untuk melakukan pelatihan ini, meski menurutnya BP Batam sudah cukup mumpuni dalam mengelola dari sisi teknis maupun keuangan BLU.

“Di samping meningkatkan sinergi dan kerja sama, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi terkait pengelolaan keuangan BLU yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pelatihan ini berjalan dengan interaktif, dimana masing-masing Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam secara aktif berbagi pandangan dan permasalahan yang terjadi di unit kerja masing-masing. (*)

Artikel BP Batam Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan BLU pertama kali tampil pada Metropolis.

BKM Kelurahan Dabo Melakukan Pembinaan Terhadap Pengurus Masjid dan Surau

0
Pembinaan pengurus Masjid dan Surau yang ada di kelurahan Dabo, pada Kamis (13/2). F. Vatawari/BATAM POS.

batampos– Badan Kemakmuran Masjid (BKM) kelurahan Dabo malaksanakan kegiatan pembinaan kepada pengurus Masjid dan Surau yang ada di wilayah kerja Kelurahan Dabo. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Sampta Pesona Kelurahan Dabo pada Kamis (13/2).

Lurah Dabo, Mardi Sastra mengatakan kegiatan ini merupakan hal yang positif yang mesti didukung oleh pemerintah kelurahan Dabo. Mengingat sebentar lagi akan menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif. Sebagai Lurah Dabo saya sangat mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan di wilayah kerja saya. Apalagi kita akan menyambut Bulan Suci Ramadan,” ujar Mardi Sastra saat dikonfirmasi pada Jumat (14/2).

BACA JUGA: Sekda Apresiasi Peran BKMT Dalam Pembangunan Karimun

Kepala Kantor Ursan Agama (KUA) Dabo Singkep, Muhammad Latif mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kelurahan Dabo. Apalagi ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan untuk pembinaan pengurus Masjid dan Surau.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kelurahan Dabo terkait pembinaan kepada pengurus Masjid dan Surau. Saya berharap kegiatan ini akan berkelanjutan agar setiap pengurus Masjid dan Surau memahami secara utuh tugas dan fungsinya,” ujar Muhammad Latif.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada seluruh pengurus Masjid dan Surau yang ada di Kelurahan Dabo terkait standarisasi kepengurusan Masjid dan Surau seperti Idarah, Imarah serta Riayah. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel BKM Kelurahan Dabo Melakukan Pembinaan Terhadap Pengurus Masjid dan Surau pertama kali tampil pada Kepri.