Petugas mengevakuasi lebah madu yang bersarang di rumah warga di Kampung Mentigi, Tanjunguban, Rabu (16/4/2025) sore. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi sarang lebah madu di rumah warga di Kampung Mentigi, Tanjunguban, Rabu (16/4/2025) sore.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi saat dihubungi, Kamis (17/4/2025) pagi menjelaskan bahwa evakuasi sarang lebah madu dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga tentang adanya lebah yang bersarang di atas plapon rumah.
Kejadian diketahui setelah warga yang sedang bersih-bersih melihat banyak lebah yang beterbangan.
Setelah dicek di dalam rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan perkakas, warga menemukan banyak lebah madu.
Sehingga warga meminta bantuan damkar untuk evakuasi.
Setelah menerima laporan, tim damkar langsung menuju lokasi dan menemukan bahwa beberapa bulan sebelumnya, mereka telah melakukan evakuasi sarang lebah madu di atas plapon di tempat yang sama.
Kemungkinan lebah tersebut kembali ke sarangnya yang lama.
Tim damkar kemudian melakukan evakuasi dengan menyemprotkan cairan baygon ke sarang lebah dan proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. (*)
batampos – Media sosial saat ini dibanjiri tren kesehatan, dan jika berbicara tentang konten yang ada di feed perempuan, menstruasi adalah salah satu topik terbesar.
Belakangan ini, dilansir dari Korea Herald, salah satu ide yang mencuri perhatian di dunia maya adalah anggapan bahwa fase luteal—yaitu tahap dalam siklus menstruasi yang terjadi sebelum haid—membuat perempuan merasa dan terlihat ‘jelek.
Para pembuat konten menggambarkan fase ini, sebagai perubahan mereka menjadi ‘orang paling jelek di dunia’, yang ditandai dengan perut kembung, jerawat, perubahan suasana hati, dan keinginan makan berlebihan.
Meskipun mengenali pola ini sendiri dapat terasa melegakan, banyak yang bertanya-tanya mengapa tubuh mereka mengkhianati mereka setiap bulan.
Sebagai informasi, siklus menstruasi memiliki dua fase utama, yakni fase folikuler dan fase luteal.
Fase folikuler dimulai pada hari pertama menstruasi dan berakhir dengan ovulasi. Sementara fase luteal mengikuti ovulasi dan mempersiapkan tubuh untuk kemungkinan kehamilan.
Fase luteal terjadi ketika kadar progesteron meningkat, yang sering kali menyebabkan perubahan emosional dan fisik seperti perubahan suasana hati, jerawat, perubahan nafsu makan, kembung, dan nyeri di payudara.
Dokter mengatakan bahwa lonjakan hormon yang khususnya peningkatan progesteron, dapat membuat perempuan merasa ‘tidak enak badan’. Namun penting untuk diingat, bahwa reaksi ini merupakan bagian dari siklus yang normal dan sehat.
Biasanya, kulit seseorang bereaksi secara berbeda tergantung pada tahap siklus menstruasinya.
Dokter kulit menunjukkan bahwa selama fase folikuler, terutama seminggu setelah menstruasi, kadar estrogen lebih tinggi, yang menghasilkan kulit lebih bersih, pori-pori lebih kencang, dan kulit tampak berseri alami. Fase ini sering disebut sebagai fase ‘bercahaya’.
Sebaliknya, selama fase luteal, progesteron dapat merangsang kelenjar minyak, terutama di sekitar dagu dan garis rahang. Hal ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan peradangan. Kulit juga menjadi lebih sensitif terhadap iritasi eksternal.
Namun sekali lagi, ini bukanlah suatu kekurangan. Ini adalah ritme biologis pada tubuh sementara.
Yang sering diabaikan adalah bahwa fase-fase tertentu dari siklus menstruasi, yang dapat meningkatkan kesadaran spasial dan kecerdasan emosional, atau bahkan meningkatkan volume otak.
Menstruasi bukan hanya tentang jerawat dan kembung, itu adalah bagian dari sistem dinamis dengan kekuatan dan perjuangan.
Dikutip dari Korea Herald, dokter mengatakan bahwa apa yang dilihat banyak perempuan muda di media sosial, menyebabkan mereka kehilangan konteks.
“Sayangnya, media sosial cenderung membesar-besarkan kondisi yang tidak menyenangkan. Orang mungkin benar-benar merasa lebih buruk selama fase luteal.”
“Jika gejalanya terasa tidak terkendali, ada baiknya berbicara dengan spesialis kesehatan mental,” kata dr. Kim Ji Yeon, seorang dokter kandungan dan ginekologi di klinik Y-Queen di Seoul.
Jadi, apakah datangnya menstruasi membuat Anda jelek?
Jawabannya tidak. Anda tidak jelek sebelum menstruasi. Ya, fluktuasi hormon dapat mempengaruhi kulit dan suasana hati Anda, tetapi itu tidak mengurangi kecantikan.
Alih-alih berlarut-larut dengan konten negatif, ada baiknya untuk merangkul diri sendiri dan mencari informasi secara bijak tentang kesehatan menstruasi.
Bagaimanapun, masalahnya bukanlah tubuh Anda melainkan budaya yang dibentuk di media sosial, memberitahu Anda untuk memperbaiki apa yang tidak pernah rusak. (*)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief.
batampos – Sejatinya batas akhir pelunasan biaya haji reguler pada hari Kamis (17/4). Namun, kuota haji masih bersisa. Akhirnya Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan kembali memperpanjang pelunasan biaya haji. Kali ini diputuskan diperpanjang sampai dengan 25 April.
Kabar tersebut disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Komisi VIII DPR Kamis (17/4) sore. Dia mengatakan sampai dengan penutupan pelunasan 16 April sore atau H-1 batas akhir, jamaah reguler yang melunasi sebanyak 208.514 orang.
Seperti diketahui tahun ini Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221 ribu. Pembagiannya adalah 203.320 orang untuk haji reguler dan 17.680 orang untuk haji khusus.
Sekilas jumlah jemaah reguler yang melunasi biaya haji lebih besar dari kuotanya. Namun, perlu diketahui bahwa jumlah 208.514 orang yang sudah melunasi itu termasuk jemaah kuota cadangan. Jemaah ini sejatinya masuk porsi pemberangkatan 2026 mendatang. Statusnya hanya cadangan, mengisi sisa kursi di tahap akhir nanti.
Kemenag menyampaikan dari 203 ribuan jemaah haji reguler yang berhak lunas, hanya 180 ribuan saja yang melunasi. Untungnya, Kemenag sudah menetapkan daftar kuota cadangan. Nantinya mereka bisa mengisi porsi jemaah 2025 yang tidak melakukan pelunasan.
Dalam rapat itu, Hilman menyampaikan perpanjangan waktu diambil karena masih ada empat provinsi yang sisa kuotanya masih banyak. Keempatnya adalah Jawa Barat, Jakarta, Gorontalo, dan Sumatera Selatan. “Jadi sebetulnya hari ini adalah hari penutupan. Saya tiga hari yang lalu merumuskan dan merapatkan kepada Pak Menteri untuk jaga-jaga, andaikan kita masih memerlukan perpanjangan dan kami buat sampai 25 April,” kata dia.
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhammad Zain memberikan rincian perkembangan pelunasan biaya haji per 16 April. “Pada 16 April ada 1.139 jemaah yang melunasi biaya haji reguler. Sehingga, total ada 208.514 jemaah reguler yang sudah melunasi biaya haji,” terangnya. Data ini belum termasuk pelunasan pada 17 April.
Dia mengingatkan bahwa kuota haji reguler terbagi atas beberapa kelompok. Yaitu 190.897 jemaah haji reguler yang berhak lunas sesuai urutan porsi, kemudian 10.166 jemaah haji reguler prioritas lanjut usia, 685 pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 1.572 petugas haji daerah (PHD).
Zain mengatakan jamaah yang sudah melunasi terdiri atas 180.390 jamaah berhak lunas tahun ini. Kemudian ada 25.967 jemaah yang awalnya masuk dalam cadangan, 1.512 PHD, dan 645 pembimbing KBIHU.
Dia menerangkan meski secara nasional jemaah reguler yang melunasi biaya haji sudah melebihi kuota, namun dari sebaran, belum semua provinsi yang sudah terpenuhi kuotanya hingga 100 persen. Menurut dia, masih ada empat provinsi yang secara kuota masih ada sisa. Yaitu Jawa Barat yang terisi 94,76 persen, DKI Jakarta (98,40 persen), Sumatera Selatan (99,47 persen), dan Gorontalo (96,28 persen).
“Kemenag harap waktu pelunasan yang masih tersisa sehari ini bisa dioptimalkan oleh jemaah untuk melunasi biaya haji regulernya,” katanya. Sehingga seluruh kuota di masing-masing provinsi bisa segera terserap.
Selain pelunasan haji reguler, Direktorat Layanan Haji Dalam Negeri juga terus mengurus kesiapan dokumen jemaah. Proses ini diperlukan sebagai bagian dari tahapan pengurusan visa jemaah melalui e-Hajj.
“Sampai sore ini (16/4), sudah ada 89.212 dokumen jamaah yang dilakukan proses request visa,” kata dia. Dari jumlah itu, sudah terbit 53.197 visa jemaah haji Indonesia.
Zain mengatakan proses pengurusan visa itu akan terus dikebut. Sehingga tidak sampai mengganggu jadwal keberangkatan. Visa tidak harus keluar serentak sebelum jemaah mulai masuk asrama. Karena pemberangkatan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari.
Ditjen PHU Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jamaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jamaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap mulai diberangkatkan ke Arab Saudi dari embarkasi masing-masing. (*)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bertrmu dengan Gerald Vanenburg sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Sumardji selaku Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI. (Dok. PSSI)
batampos – Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U-23 2025. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, setelah sebelumnya ramai diberitakan oleh akun media sosial @theaseanfootball, yang menyebut bahwa Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah memilih Indonesia sebagai penyelenggara turnamen.
“Kejuaraan ASEAN U-23 2025 akan digelar di Indonesia! Menurut pengumuman terbaru dari AFF,” tulis @theaseanfootball. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 31 Juli 2025.
Penunjukan ini menandai momen penting bagi Indonesia karena pada tahun 2011 sebenarnya sudah sempat ditunjuk sebagai tuan rumah, namun ajang saat itu dibatalkan. Kini, kesempatan emas itu kembali hadir dan menjadi momentum kebangkitan Garuda Muda yang pada edisi sebelumnya, 2023, harus puas menjadi runner-up usai kalah adu penalti 5-6 dari Vietnam di final.
Piala AFF U-23 2025 akan menjadi edisi keenam sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 2005. Sejauh ini, Vietnam menjadi negara tersukses dengan dua gelar juara (2005 dan 2022). Indonesia sendiri telah mengikuti dua edisi, yakni pada 2019 dan 2023.
Pada debutnya di 2019, Timnas U-23 Indonesia langsung membuat sejarah dengan keluar sebagai juara setelah menumbangkan Thailand 2-1 di final lewat gol Sani Rizki dan Osvaldo Haay di bawah arahan pelatih Indra Sjafri. Namun pada edisi 2022, skuad Garuda Muda absen akibat pandemi COVID-19 dan baru kembali tampil tahun lalu di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Kini, tongkat kepelatihan Timnas U-23 beralih ke tangan Gerald Vanenburg, mantan bintang Ajax dan PSV Eindhoven asal Belanda. Pelatih berusia 60 tahun itu diharapkan bisa membawa Timnas U-23 meraih hasil maksimal, sekaligus menjadikan Piala AFF U-23 2025 sebagai ajang pemanasan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan SEA Games 2025.
Dengan status sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 tentu mengemban ekspektasi besar dari publik. Selain faktor teknis dan persiapan tim, dukungan penuh dari suporter Tanah Air bisa menjadi modal penting untuk mengulang sukses 2019 atau bahkan mencetak sejarah baru dengan menjuarai turnamen di kandang sendiri. (*)
Kota Tanjungpinang yang berjulukan Kota Gurindam, dikenal sebagai tempat yang tenang, aman dan damai. Namun, di balik ketenangan itu, sindikat narkoba internasional justru diam-diam menjadikan Tanjungpinang sebagai target dan titik transit strategis dalam jaringan peredaran narkoba di Indonesia.
***
Dua kurir narkoba R dan A (kiri) dan bandar narkoba AP dan LA diamankan di Mapolresta Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos
Di balik deru ombak lautan yang tenang dan hiruk pikuk pelabuhan di Tanjungpinang yang tidak hentinya menggeliat, bandar narkoba sindikat internasional, mengendap-endap menyelundupkan narkoba lewat jalur laut.
Kota Tanjungpinang juga dianggap ideal oleh sindikat narkoba internasional karena letaknya yang strategis dan adanya pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang belum terawasi secara maksimal. Kondisi ini menjadi celah lebar bagi para penyelundup narkoba untuk menjadikan Tanjungpinang sebagai lahan subur peredaran narkotika.
Saat penyelundupan terjadi, tidak ada suara sirene atau baku tembak, gerilya sindikat narkoba internasional ini berjalan senyap, nyaris tanpa jejak. Barang haram itu tiba dari Malaysia dalam bentuk paket kecil dan beredar di Tanjungpinang.
Semua barang haram yang berasal dari negeri jiran tersebut, dikemas rapi dan tidak mencolok. Namun sekali terungkap dan tertangkap, aroma busuknya sabu, langsung menyengat.
Modus penyelundupan yang dilakukan bandar narkoba sindikat internasional ini terus berubah. Dalam satu kasus yang terungkap pada Maret 2025 di Tanjungpinang, narkoba dari Malaysia sebanyak lebih kurang 10 kilogram, disembunyikan dalam koper.
Narkoba jenis sabu tersebut dibungkus rapi dalam kemasan teh Cina. Tentunya modus ini untuk mengelabui para petugas baik di kapal penumpang maupun saat di pelabuhan. Dengan leluasanya, kurir suruhan bandar narkoba sindikat internasional, membawa barang haram dari Malaysia tersebut ke Hotel Plaza di Tanjungpinang.
Namun akhirnya kebusukan tersebut tercium oleh pihak kepolisian. Kurir narkoba inisial R pun ditangkap tanpa perlawanan sebelum ia berangkat ke Jambi untuk membawa narkoba itu pada 15 Maret 2025. Setelah melakukan pengembangan, pihak kepolisian kemudian menangkap kurir narkoba lainnya insial A di Hotel Luminor Jambi pada 17 Maret 2025 lalu.
“Polisi menangkap kurir narkoba inisial R di Hotel Bintan Plaza. Saat penggeledahan di kamar hotel, polisi menemukan 10 paket sabu yang terbungkus plastik teh cina,” kata Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (16/4).
Kombes Hamam menjelaskan, dua kurir mengaku mendapatkan perintah mengambil 10 kilogram sabu dari Malaysia. Perintah tersebut datang dari seorang bandar narkoba inisial B yang berada di Jambi.
“Kurir R mendapatkan upah Rp20 juta dari bandar. Sedangkan kurir A mendapatkan upah Rp 15 juta dari bandar narkoba,” ungkap Hamam.
Kapolresta menegaskan, barang bukti lebih kurang 10 kilogram sabu itu, telah dimusnahkan dengan cara direbus dengan air mendidih lalu dibuang ke tempat pembuangan.
“Barang bukti seberat 10 kg dari dua tersangka kurir narkoba ini kalau ditafsirkan seharga Rp4 miliar,” ungkap Hamam.
Kapolresta mengklaim bahwa dari keberhasilan pengungkapan kasus narkoba 10 kilogram ini, dapat menyelematkan sebanyak 50 ribu orang di Tanjungpinang.
“Pemusnahan ini sudah sesuai prosedur, termasuk juga dari hasil penetapan oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” tegasnya.
Modus penyelundupan lainnya juga dilakukan oleh sindikat narkoba internasional. Terbaru, dalam satu kasus yang terungkap pada April 2025 di Tanjungpinang, bandar narkoba mengambil langsung paket-paket kecil narkoba di Malaysia.
Bandar narkoba membawanya dengan menumpang kapal penumpang jurusan Malaysia-Tanjungpinang. Namun sebelum tiba di pelabuhan di Tanjungpinang, bandar narkoba mengendap-endap membuang barang haram yang telah terbungkus rapi itu ke lautan.
Bandar narkoba lainnya menggunakan sampan, telah menunggu di lautan. Mendapatkan kode bahwa barang haram tersebut telah dibuang ke laut, ia pun dengan leluasa mengambil lalu membawanya ke Kampung Bugis Tanjungpinang.
Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi, menjelaskan dua bandar narkoba ditangkap pada 7 April 2025 lalu. Keduanya sempat mengedarkan beberapa paket sabu tersebut di Tanjungpinang.
“Tersangka AP yang mengambil langsung sabu di Malaysia. Setelah AP membuang sabu di lautan dekat Tanjungpinang, tersangka LA yang mengambil sabu tersebut di lautan,” ungkap Rio di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (16/4).
Kepada polisi, tersangka AP mengaku telah beberapa kali membawa narkoba dari Malaysia masuk ke Tanjungpinang dengan menggunakan modus membuat narkoba ke lautan. Sementara tersangka LA mengaku baru pertama kali mengedarkan barang haram tersebut di Tanjungpinang.
“Tersangka AP ini residivis yang telah beberapa kali keluar masuk penjara. Sementara LA mengaku baru pertama kali menjalankan bisnis narkoba,” jelas Rio.
Ironisnya, banyak yang terlibat dalam sindikat narkoba internasional justru tidak sepenuhnya menyadari bahwa ia telah menjadi bagian dari rantai gelap penyelundupan narkoba.
Iming-iming uang cepat dari sindikat narkoba internasional dan tekanan ekonomi membuat banyak yang nekat menerima tawaran menggiurkan menjadi bandar dan kurir narkoba.
“Pastinya tekanan dan motif ekonomi yang membuat mereka (dua tersangka) terlibat dalam dalam peredaran narkoba ini,” ujar Rio.
Atas perbuatannya, dua bandar narkoba beserta dua kurir tersebut, dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dua tersangka terancam pidana 20 tahun penjara hingga pidana penjara seumur hidup.
“Kasus ini masih pengembangan lebih lanjut. Saat ini kami masih memburu seorang bandar narkoba inisial S yang merupakan rekan dua tersangka,” tegas Kasat.
Sinergitas dan Tantangan Berat Memberantas Narkoba
Operasi sunyi para penyelundup ini tidak hanya mengancam generasi muda, tetapi juga menggoyang sendi sosial dan ekonomi. Jika tidak segera dihentikan dan diberantas, Tanjungpinang bisa berubah dari kota perbatasan yang damai menjadi transit utama barang haram lintas negara.
Tanjungpinang adalah rumah bagi ribuan keluarga yang menginginkan kehidupan damai dan masa depan cerah bagi anak-anak dan generasi muda. Di tengah gempuran arus narkotika, hanya dengan sinergi antara aparat, masyarakat, dan pemerintah, ancaman ini bisa dibendung.
Oleh karena itu, masyarakat, aparat, dan pemerintah harus bersatu dan tidak tinggal diam menghadapi tantangan berat tersebut. Tidak hanya itu, melawan sindikat narkoba internasional bukan hanya tugas penegak hukum, tetapi juga panggilan nurani untuk menyelamatkan masa depan.
“Di Kota Tanjungpinang yang aman ini tentu masyarakat terselamatkan dari barang haram tersebut, karena kepolisian telah berhasil mengungkap dan memusnahkannya,” kata Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat di Mapolresta Tanjungpinang.
Sekda juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor ke aparat penegak hukum terutama kepolisian, jika mengetahui adanya informasi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Karena kota ini jadi jalur transit (narkoba) dari luar negeri, maka ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama,” tutupnya. (*)
batampos – Banyak orang menganggap pagi hari adalah musuh terbesar mereka. Mata masih terasa berat, tubuh enggan bergerak, dan suara alarm malah menambah stres. Rasanya, ingin terus bersembunyi di balik selimut dan mengabaikan dunia luar.
Namun, tahukah Anda bahwa cara memulai pagi bisa memengaruhi keseluruhan hari? Saat pagi diawali dengan baik, energi dan suasana hati cenderung lebih stabil sepanjang hari.
Sebaliknya, pagi yang penuh rasa malas dan terburu-buru bisa membuat segalanya terasa kacau. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana untuk mengubah pagi yang melelahkan menjadi waktu yang penuh semangat.
Tidak perlu menjadi “morning person” alami untuk bisa menikmati pagi hari. Dengan beberapa kebiasaan kecil, siapa pun bisa mulai mencintai pagi dan menjalani hari dengan lebih produktif. Dilansir dari laman yourtango.com, berikut adalah empat cara mudah untuk menjadikan diri lebih aktif dan bersemangat di pagi hari.
1. Gunakan Alarm yang Tepat
Salah satu tantangan terbesar di pagi hari adalah bangun tepat waktu. Jika sering terlambat atau bahkan tidak terbangun karena alarm yang kurang efektif, saatnya mencari solusi.
Ada berbagai jenis alarm yang dirancang khusus untuk memastikan seseorang benar-benar bangun. Misalnya, alarm yang mengharuskan berjalan beberapa langkah sebelum bisa dimatikan, atau alarm yang meminta penyelesaian soal matematika sederhana. Dengan cara ini, tubuh dipaksa untuk bergerak dan lebih cepat sadar. Salah satu aplikasi yang bisa dicoba adalah Alarmy, yang memiliki berbagai tantangan untuk membuat bangun pagi lebih mudah.
Jika tipe yang lebih menyukai pendekatan lembut, pertimbangkan alarm dengan suara alam atau simulasi cahaya matahari yang perlahan-lahan meningkat, sehingga otak lebih siap untuk bangun secara alami.
2. Ciptakan Rutinitas Pagi yang Konsisten
Memiliki rutinitas pagi yang jelas dapat membantu tubuh dan pikiran menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Rutinitas ini tidak harus rumit atau panjang, yang penting adalah konsistensinya.
Beberapa contoh aktivitas yang bisa dimasukkan dalam rutinitas pagi adalah:
Olahraga ringan seperti peregangan atau yoga untuk meningkatkan energi.
Membaca buku atau mendengarkan podcast inspiratif untuk mengisi pikiran dengan hal-hal positif.
Menuliskan rencana atau tujuan hari ini agar lebih fokus dan produktif.
Rutinitas yang menyenangkan akan membuat pagi terasa lebih berarti dan tidak lagi menakutkan. Yang terpenting, pilih aktivitas yang benar-benar memberikan manfaat dan tidak terasa seperti beban.
3. Siapkan Pagi yang Menyenangkan Sejak Malam Sebelumnya
Salah satu trik paling efektif untuk membuat pagi lebih mudah adalah mempersiapkannya sejak malam sebelumnya. Dengan begitu, tidak ada lagi kepanikan atau kebingungan di pagi hari.
Beberapa hal yang bisa disiapkan malam sebelumnya antara lain:
Menyiapkan pakaian agar tidak perlu membuang waktu memilih di pagi hari.
Menyusun daftar tugas atau prioritas agar tahu apa yang harus dilakukan begitu bangun.
Menata meja kerja atau tempat tidur sehingga pagi terasa lebih nyaman dan rapi.
Selain itu, menemukan sesuatu yang bisa dinantikan di pagi hari juga bisa menjadi motivasi untuk bangun lebih cepat. Misalnya, menyeduh kopi favorit, mendengarkan lagu-lagu penyemangat, atau menikmati momen tenang sebelum dunia menjadi sibuk.
4. Temukan Teman yang Bisa Membantu Tetap Konsisten
Perubahan kebiasaan akan lebih mudah dilakukan jika ada seseorang yang membantu menjaga akuntabilitas. Memiliki teman atau pasangan yang juga ingin membangun rutinitas pagi bisa menjadi motivasi tambahan.
Beberapa cara untuk tetap konsisten dengan bantuan orang lain:
Meminta teman untuk mengirim pesan atau menelepon sebagai “wake-up call”.
Berolahraga bersama di pagi hari, baik secara langsung maupun melalui video call.
Bergabung dalam komunitas atau grup yang mendukung kebiasaan bangun pagi.
Saat ada orang lain yang ikut serta, rasa tanggung jawab akan meningkat, dan kebiasaan baru lebih mudah terbentuk.
Pagi hari tidak harus menjadi waktu yang penuh perjuangan. Dengan sedikit perubahan dan kebiasaan yang tepat, pagi bisa menjadi momen yang dinantikan setiap hari.
Mulailah dengan menemukan alarm yang sesuai, membangun rutinitas pagi yang menyenangkan, mempersiapkan segalanya sejak malam sebelumnya, dan memiliki teman yang mendukung perjalanan ini. Tidak perlu perubahan drastis, cukup langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Jadi, apakah siap untuk mengubah pagi yang malas menjadi pagi yang penuh semangat? (*)
Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga orang hakim sebagai tersangka kasus dugaan suap vonis lepas atau onslag perkara Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. (Dok Kejagung)
batampos – Pengamat hukum Masriadi Pasaribu menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah membongkar praktik suap yang dilakukan hakim di Pengadilan Tipikor.
Masri mengatakan praktik rasuah oleh hakim yang disebut sebagai wakil Tuhan sangat berbahaya. Apalagi mereka yang terlibat hakim terpilih, khusus menangani perkara korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
”Miris jika hakim sudah korup, ini sangat berbahaya bagi sistem hukum dan keadilan. Sebab jelas hakim yang korup dapat mempengaruhi proses pengadilan dan menghasilkan keputusan yang tidak adil,” kata Masri dalam keterangan, Kamis (17/4).
”Ini sangat memprihatinkan. Hakim Tipikor seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam memberantas korupsi, namun jika mereka sendiri yang korup, itu dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum,” tambah Masriadi Pasaribu.
Masri menyebut sejumlah dampak akibat perilaku korup hakim. Pertama rusaknya kepercayaan masyarakat.
”Jika hakim Tipikor korup, masyarakat dapat kehilangan kepercayaan terhadap sistem hukum dan keadilan,” kata Masriadi Pasaribu.
Akibatnya bisa memunculkan korupsi yang lebih parah. Juga bisa disebut bentuk kegagalan Sistem Hukum. ”Hakim Tipikor korup, sistem hukum dapat gagal dalam menjalankan fungsinya untuk memberantas korupsi,” ucap Masriadi Pasaribu.
Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) ini mengatakan, kasus suap telah mencoreng nama baik lembaga peradilan di Indonesia. Di mana ternyata banyak para hakim yang justru melaksanakan praktik haram dalam menjalankan tugas dan wewenang jabatan sebagai hakim.
Dia menilai dengan penanganan kasus pembongkaran praktik korupsi dan suap hakim oleh Kejaksaan Agung bisa meningkatkan kepercayaan publik pada lembaga tersebut, bahkan lebih baik ketimbang Polri maupun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
”Dengan dibongkarnya kasus-kasus yang melibatkan hakim sebagai pelaku yang nakal, akan membuat kepercayaan publik terhadap hukum dan keadilan meningkat. Hal ini menjadikan lembaga kejaksaan berada di depan KPK dan Polri dalam penanganan korupsi,” tutur Masriadi Pasaribu.
Kejagung menetapkan 7 tersangka, yakni WG (Wahyu Gunawan) selaku panitera muda perdata Pengadilan Negeri Jakarta Utara, MS selaku advokat, AR selaku advokat, dan MAN (Muhammad Arif Nuryanta) selaku Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Terbaru, Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tiga hakim sebagai tersangka. Tiga hakim tersebut DJU (Djuyamto), ASB (Agam Syarif Baharuddin), dan AM (Ali Muhtarom). Ketujuh tersangka diduga terlibat suap dan/atau gratifikasi terkait dengan putusan lepas (ontslag) perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. (*)
Jhon Kampar, tersangka dugaan korupsi pembangunan dermaga Islamic Center (IC) Kundur resmi ditahan kejari Karimun. f,.sandi
batampos– Paska penetapan tersangka Rusmaidi alias Jhon Kampar oleh Kejaksaan Negeri Karimun, Senin (14/4) yang diduga terjadi tindak pidana korupsi proyek pembangunan Dermaga Islamic Centre di Kecamatan Kundur. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karimun Priandi Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya baru menetapkan tersangka satu orang dan telah dititipkan di Rutan Kelas IIb Tanjung Balai Karimun. Dan terus dilakukan pengembangan kasus tersebut.
” Sebelum penetapan tersangka, sudah 16 orang kita mintai keterangan. Termasuk Direktur CV Rafanda Al Razak (RAR) inisial H,” terangnya, Rabu (16/4).
Pembangunan dermaga Islamic Centre ini menggunakan dana APBD tahun 2024 sebesar Rp980 juta yang dimenangkan oleh CV RAR. Selanjutnya, dilakukan proses pencairan uang muka (DP) sebesar 30 persen atau Rp 294.800.000 kepada CV RAR.
” Dari keterangan pemilik rekening bank W (bukan rekening CV RAR), uang DP tersebut langsung diambil oleh tersangka,” tuturnya.
Dalam perjalanan, proyek tersebut tidak dikerjakan oleh tersangka. Melainkan, uang muka sebesar Rp 294.800.000 dipergunakan untuk membayar hutang. Sehingga, Dinas Perhubungan Karimun langsung memutuskan kontrak sebelum berakhir kepada CV RAR.
” Kalau dilihat progres pekerjaannya baru 0,2 persen. Hanya sebatas pembersihan lahan saja,” jelasnya.
Masih kata Priandi lagi, tersangka telah membuat perjanjian kepada direktur CV RAR akan memberikan fee setelah pekerjaan selesai. Namun, kenyataannya pekerjaan tersebut tidak kunjung dilaksanakan oleh tersangka.
” Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lagi. Apabila ada keterangan baru, bisa dalam proses sekarang maupun dalam persidangan nantinya,” tegasnya.
Atas perbuatan tersangka,dikenakan pasal Primair pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah serta ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi subsidiair pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999. (*)
batampos – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menyatakan komitmennya untuk membenahi penataan kota Batam demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan kondusif bagi para investor.
Penataan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan kawasan strategis nasional guna mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
“Kami ingin Batam lebih maju dan memberikan kenyamanan bagi para investor. Oleh sebab itu, aspek pelayanan perizinan dan berbagai kendala lain akan terus kita benahi,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, Kamis (17/4/2025).
Dalam rapat internal terkait Program Kerja BP Batam Tahun 2025–2029, Li menyampaikan bahwa fokus pembangunan ke depan adalah pada pengembangan lima kawasan strategis dalam skema Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP).
Kelima kawasan tersebut mencakup :
1. Kawasan Teluk Tering
2. Jalan Lingkar Luar Jodoh–Tanjung Pinggir
3. Kawasan Hang Nadim Aerocity
4. DAM Baloi
5. Kawasan New Nagoya
Kawasan-kawasan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan nilai lahan, serta menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang mendukung pertumbuhan investasi.
“Kami juga mendorong pelaku usaha agar ikut berkontribusi dalam mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.
Li Claudia juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi investor, guna menyelesaikan persoalan yang mungkin dihadapi dalam proses investasi.
“Jika ada kendala investasi di ranah BP Batam atau Pemerintah Kota, silakan datang langsung ke kami. Selama semua dokumen dan persyaratan lengkap, kami siap membantu dan menyelesaikannya,” pungkasnya. (DN)
Polisi melakukan olah tempat kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya Galang Batang di Desa Gunung Kijang Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Senin (14/4/2024). f.satlantas Polres Bintan
batampos– Korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya Galang Batang, dekat PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, sudah diketahui identitasnya.
Berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP), korban adalah pria bernama Bicari, 50, warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Tedy Sinaga membenarkan, identitas korban sudah diketahui.
Ia mengatakan, jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Anggota keluarganya sudah mengambil (jenazahnya) tadi pagi di rumah sakit,” ujar Tedy, Rabu (16/4/2025).
Lebih jauh, pihak Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pekerja asing asal Tiongkok, Zhang Zhichao, 37 yang menabrak korban pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat mobil Honda Jazz BP 1754 TH yang dikemudikan oleh Zhang, yang bekerja sebagai juru masak, bergerak dari arah PT. BAI menuju ke arah Simpang KEK.
Kondisi jalan yang gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan diduga membuat Zhang tidak menyadari ada korban yang mengendarai motor Honda Beat warna biru BP 2189 PH di depannya.
Zhang kemudian menabrak korban. Beberapa saat setelah kejadian, korban dilarikan ke rumah sakit.
Meski sempat ditangani, nyawa korban tidak tertolong. (*)