Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2195

Penghimpunan Lazisnu PBNU Tembus Rp 105 Miliar

0
Ketua Lazisnu PBNU Ali Hasan Bahar (baju putih). (Humas PBNU)

batampos – Jelang tutup tahun 2024, NU Care – Lazisnu PBNU menyampaikan raihan penghimpunan yang cukup besar. Dana yang berhasil mereka himpun mencapai Rp 105,82 miliar. Penghimpunan ini meningkat 157 persen dibandingkan catatan tahun lalu.

Data penghimpunan sepanjang 2024 itu disampaikan Lazisnu PBNU Ali Hasan Bahar. “Selain itu, pada tahun ini NU Care – Lazisnu PBNU di tingkat pusat telah memberikan manfaat kepada 1.693.170 penerima manfaat,” kata Ali dalam keterangannya Kamis (26/12).

Jumlah penerima manfaat tersebut, tersebar di lima program utama mereka. Yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, serta dakwah dan kemanusiaan.

Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat semakin mempercayakan NU Care – Lazisnu PBNU sebagai lembaga filantropi yang amanah. Serta berdedikasi tinggi dalam menjalankan misi sosial-kemanusiaan. Keberhasilan itu, tidak lepas dari peran seluruh pihak yang mendukung. Mulai dari kalangan muzakki, munfiq, serta semua mitra strategis.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja sama yang luar biasa,” katanya. Kepercayaan yang diberikan kepada mereka adalah amanah besar yang akan terus dijaga dengan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.

Ali mengatakan program unggulan seperti NU Peduli Palestina tetap menjadi perhatian utama. Selain itu penyaluran bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Aceh dan aksi global lainnya seperti dukungan pembangunan Masjid dan Pesantren NU di Jepang.

“NU Care – Lazisnu dalam program NU Peduli Palestina terus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Palestina yang tengah menghadapi berbagai kesulitan,” terangnya. Selain itu, respons cepat terhadap bencana alam di dalam negeri juga menjadi bagian dari komitmen NU Care – Lazisnu PBNU.

Seperti bantuan untuk korban banjir di Jawa dan Sumatera, erupsi gunung Lewotobi di NTT serta penanganan bencana yang melanda Sukabumi, Cianjur, dan daerah sekitarnya.

Ia juga menyebut, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas lembaga, dari tahun ke tahun mereka mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas audit laporan keuangan. “Terakhir, Lazisnu kembali mendapat predikat WTP atas Laporan Keuangan Lazisnu Tahun 2023. Sementara untuk audit KAP tahun 2024 ini masih dalam proses,” ujar Ali.

Menyambut tahun baru 2025 yang sudah di depan mata, Ali mengajak masyarakat untuk terus merawat kepedulian dan membangun kemandirian umat. “Mari kita sambut tahun 2025 dengan optimisme dan semangat baru untuk terus menebar manfaat. Dan jangan lupa untuk menunaikan zakat akhir tahun saudara semua, sebagai kewajiban dan wujud rasa syukur kita kepada Allah,” tegasnya. (*)

 

Artikel Penghimpunan Lazisnu PBNU Tembus Rp 105 Miliar pertama kali tampil pada News.

Pemdes Tarempa Selatan Beri Bantuan Bibit, Petani Diminta Bisa Optimalkan Produk Pertanian

0
Kades Tarempa Selatan, Surianto (kiri) memberikan bantuan bibit kepada kelompol tani. f.Pemdes Tarempa Selatan untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Desa Tarempa Selatan menyalurkan bantuan bibit tanaman serta pupuk kepada empat kelompok tani, Jum’at, (27/12).

Keempat kelompok tani yang menerima bantuan yaitu Tunas Muda Jaya, Wanita Tani, Sembada Jaya dan Agro Wisata Tani.

Kepala Desa Tarempa Selatan, Surianto menjelaskan pemberian bantuan ini merupakan langkah awal dalam mendorong program Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan setiap desa bisa swasembada pangan.

BACA JUGA: Tekan Emisi Karbon, 1.000 Bibit Pohon Nangka Ditanam di Desa Kuala Sempang, Bintan

“Penyaluran ini merupakan bagian dari program pemberdayaan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung pengelolaan lahan secara berkelanjutan,” ujar Surianto.

Surianto mengungkapkan untuk bibit yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis tanaman, seperti cabai rawit, cabai besar, terong, jagung, dan labu madu.

Dengan menanam bibit-bibit tersebut, petani dapat menghasilkan panen yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan lebih baik.

“Langkah ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga memberikan solusi bagi petani yang mengalami keterbatasan pendapatan,” ujarnya

Program pemberian bibit kepada para petani ini sementara dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Dana ini dialokasikan sebagai bagian dari upaya desa untuk mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas petani.

Surianto berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para petani dalam mengembangkan hasil pertanian mereka serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Pemdes Tarempa Selatan Beri Bantuan Bibit, Petani Diminta Bisa Optimalkan Produk Pertanian pertama kali tampil pada Kepri.

Jaksa Masih Menyusun Dakwaan 11 Polisi Penyalahguna Barang Bukti Narkoba

0
Lima dari sepuluh orang oknum anggota Polresta Barelang yang terlibat kasus narkoba saat dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam.

batampos – Berkas perkara keterlibatan 11 oknum polisi dalam dugaan penyalahgunaan barang bukti narkoba jenis sabu masih ditangan jaksa usai diserahkan penyidik pekan lalu dalam proses tahap 2. Saat ini, jaksa penuntut umum masih menyusun dakwaan perkara untuk nantinya dilimpah ke Pengadilan Negeri Batam guna persidangan.

Kasi Intel Kajari Batam, Tiyan Andesta mengatakan saat ini JPU masih menyusun berkas dakwaan dan administrasi perkara tersebut.

“Untuk perkara masih di jaksa, masih proses menyusun dakwaan dan melengkapi administrasi,” ujar Tiyan.

Menurut Tiyan, jika dakwaan sudah lengkap dan selesai, maka berkas perkara akan langsung dilimpahkan ke PN Batam guna menjalani sidang. Diperkirakan pelimpahan perkara akan disegerakan pada pekan depan.

Baca Juga: KPU Batam Tunggu Hasil Registrasi MK Terkait Gugatan Pilwako 2024

“Kalau memang sudah selesai, secepatnya kami limpah. Kemungkinan minggu depan,” tegas Tiyan.

Masih kata Tiyan, saat ini ke 12 tersangka yang mana 11 diantaranya oknum polisi masih ditahan. Kondisi para tersangka dalam keadaan sehat.

“Semuanya sehat dan ditahan di Rutan,” tegas Tiyan.

Diketahui, mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda yang menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan barang bukti narkotika ternyata tidak ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Batam di Tembesi. Pewira yang masih aktif ini ternyata ditahan di Rutan Mapolda Kepri, terpisah dengan 10 anggota polisi lainnya.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Kepri, Yusnar Yusuf mengatakan ke 12 tersanhka dipastikan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan).

“Semua ditahan di Rutan, ke 12 tersangka,” ujar Yusnar, Senin (23/12) malam.

Baca Juga: Polisi Antisipasi Pesta Miras dan Balap Liar pada Malam Pergantian Tahun

Menurut Yusnar, 11 dari 12 tersangka ditahan di Rutan Batam, sedangkan satu tersangka yakni Kompol Satria Nanda ditahan di Rutan Polda Kepri. Penahanan Tersangka Satria di Rutan Polda Kepri berdasarkan permohonan keluarga.

“SN ditahan di rutan dengan alasan yang bersangkutan sakit. Dan ada ada permohonan dari pihak keluarga agar ditahan di Rutan Polda,” tegas Yusna.

Masih kata Yusnar, Rutan Polda Kepri juga disebut Rumah Tahanan layaknya Rutan Batam. Meski diakuinya tahanan SN dari 11 tersangka lainnya dalam perkara yang sama terpisah.

“Di Polda itu juga rutan. Rumah Tahanan di Polda,” imbuh Yusnar.

Disinggung soal penyakit Kompol Satria hingga ditahan di Polda dan mendapat penahanan khusus di Rutan Polda, Yusnar tak lagi menjawab.

Sebelumnya, sebelas anggota aktif polisi wilayah Polda Kepri dan 1 warga sipil yang terlibat dalam penyalahgunaan barang bukti narkotika akhirnya diserahkan ke Jaksa. Proses serah terima para tersangka dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri Batam dengan pengawalan ketat puluhan polisi bersenjata.

Tak hanya di kawal polisi, penyerahan tersangka dalam proses tahap 2 juga dikawal ketat, hingga ruangan serah terima tak bisa diakses pengunjung umum, bahkan keluarga tersangka. Ke 12 tersangka yang terdiri dari 11 polisi itu yakni, mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda, Alex Candra, Jaka Surya, Sigit Sarwo Edi, Ibnu Marfu, Zulkifli, Simanjuntak, Rahmadi, Fadillah, Hariyanto, Junaidi Gunawan, dan Wan Rahmad. Sedangkan warga sipil yakni Azis Martua Siregar.

Para tersangka diserahkan dalam dugaan melanggar pasal berlapis tentang narkoba, diantaranya pasal 114 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Untuk ancaman maksimal yakni hukuman mati.

Baca Juga: 19 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, 10 Penerbangan Tambahan Disiapkan

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sejumlah polisi aktif pada bulan Agustus 2024 lalu. Termasuk mantan Kasatnarkoba Polresta Barelang, Kompol SN, bersama sembilan anggota lainnya. Para tersangka diduga menyalahgunakan barang bukti narkotika yang seharusnya dimusnahkan.

Selain itu, penyelidikan yang dilakukan Direktorat Propam Polda Kepri dengan dukungan Paminal Mabes Polri juga mengungkap keterlibatan lima anggota Satresnarkoba Polresta Barelang lainnya yang ditangkap di Tembilahan, Kepulauan Riau.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa para tersangka terdiri dari 10 polisi aktif dan satu orang sipil. Identitas para tersangka yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) meliputi AMS, WRK, IM, R, JS, SS, F, JG, AC, SN, dan A. Jumlah tersangka yang awalnya 11 orang bertambah menjadi 12 seiring pengembangan kasus oleh penyidik. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

 

Artikel Jaksa Masih Menyusun Dakwaan 11 Polisi Penyalahguna Barang Bukti Narkoba pertama kali tampil pada Metropolis.

Rupiah Melemah Jelang Akhir Tahun, Ini Penyebabnya

0
ILUSTRASI: Rupiah dan dolar AS. f. Miftahulhayat/Jawapos

batampos – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah jelang akhir tahun 2024, pada Jumat siang (27/12). Pelemahan ini disebabkan oleh sejumlah sentimen di dalam dan luar negeri yang menjadi biang keroknya.

Berdasarkan data Google Finance pada pukul 11.00 WIB, rupiah melemah 0,47 persen atau 76 poin menjadi Rp 16.272 per dolar AS. Sementara itu, indeks dollar terpantau naik 0,06 poin (0,06%) menjadi 107,955.

Lantas, apa penyebab rupiah yang terus melemah di hadapan mata uang Amerika Serikat itu?

Merespons hal ini, Pengamat Pasar Uang sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa mata uang garuda akan fluktuatif pada hari ini bergerak pada rentang Rp 16.240 – Rp 16.270 per dolar AS.

Bahkan ia mengakui bahwa mendekati tahun baru 2025, kurs uang rupiah terus mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Bahkan, ketika 54 point yang semua orang memprediksi di akhir kemungkinan akan terjadi penguatan. Tetapi rupanya, sampai saat ini rupiah masih terus mengalami pelemahan.

“Apa saja yang menyebabkan uang rupiah? Kita sudah tahu bahwa secara eksternal banyak sekali faktor yang mempengaruhi pelemahan mata uang rupiah salah satunya The Fed yang pada tahun 2025 tidak akan menurunkan suku bunga lebih banyak lagi,” kata Ibrahim dalam analisisnya, Jumat (27/12).

Bahkan, kata dia, pasar juga saat ini sedang menanti terkait kebijakan Presiden AS Donald Trump. Jika kemudian dinilai berlawanan dengan pasar, maka kemungkinan The Fed tidak akan menurunkan suku bunga, justru akan menaikan suku bunga.

Selanjutnya, pelemahan rupiah juga didorong oleh masalah geopolitik di Eropa dan Timur Tengah yang sampai saat ini masih berkecamuk luar biasa dan memanaskan situasi di Rusia dan Ukraina sehingga membuat dolar mengalami penguatan yang cukup signifikan.

Di sisi lain, tentang kondisi ekonomi di Tiongkok yang sampai saat ini terus bermasalah membuat kondisi perekonomian di Kawasan Asia mengalami suatu permasalahan karena terdampak ekonomi global.

“Kita tahu Tiongkok adalah salah satu negara ekonomi terbesar kedua di dunia. Pada saat sakit, ini akan berdampak pada mitra mitra bisnis Tiongkok sendiri. Salah satunya Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, secara internal bahwa investor saat ini masih tertuju dengan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN yang dikerek naik 12 persen. Melihat kondisi di atas, Ibrahim menyebut seharusnya pemerintah menunda penerapan PPN 12 persen.

Bahkan MUI pun telah memberikan saran ke pemerintah agar PPN 12 persen ditunda. Selain itu, pelemahan rupiah pun turut dipicu oleh gonjang-ganjing perpolitikan pasca Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang dijadikan tersangka.

“Ini juga sedikit membuat kegaduhan sendiri sehingga investor asing enggan untuk kembali masuk. Bahkan banyak dana-dana asing keluar yang seharusnya di akhir tahun ini tidak terlalu signifikan arus modal yang keluar, tapi rupanya ini cukup mengagetkan,” beber Ibrahim.

Meski Bank Indonesia terus melakukan intervensi di pasar, tetapi dengan kondisi saat ini belum bisa mempertahankan mata uang rupiah di bawah Rp 16 ribu. Di sisi lain perpolitikan yang kurang stabil akibat banyaknya partai-partai oposisi yang begitu vokal terhadap pemerintah ini membuat para investor enggan kembali masuk ke pasar finansial dalam negeri.

“Pemerintahan Prabowo masih seumur jagung, artinya apa bahwa stabilitas politik dalam negeri ini sangat dibutuhkan agar investor asing kembali masuk ke pasar dalam negeri. Sampai saat ini investor asing belum masuk seperti dijanjikan presiden sendiri,” ujar Ibrahim.

utamanya setelah Hasto Sekjen PDIP dijadikan tersangka ini yang membuat kegaduhan sendiri. Wajar kemudian perdagangan di hari Kamis ini rupiah kembali lagi mengalami pelemahan,” pungkasnya. (*)

Artikel Rupiah Melemah Jelang Akhir Tahun, Ini Penyebabnya pertama kali tampil pada News.

19 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, 10 Penerbangan Tambahan Disiapkan

0
Penumpang yang akan melakukan penerbangan memasuki pintu keberaangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (27/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Trafik penumpang yang meningggalkan kota Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim meningkat di periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 – 2025. Tercatat dari 23 – 25 Desember ada 19 ribu lebih penumpang, begitu pula dengan trafik penerbangan keberangkatan mencapai 130.

“Secara keseluruhan untuk penerbangan keberangkatan dan kedatangan mencapai 259. Sementara trafik penumpang keseluruhan mencapai 38 ribu lebih untuk kedatangan dan keberangkatan, naik 8 persen dibanding periode Nataru tahun lalu,” kata Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham, Jumat (27/12).

Ia menambahkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut pihaknya telah mengajukan penerbangan tambahan dengan realisasi ada 10 penerbangan. Kemudian trafik tersebut juga berdampak pada muatan kargo 261.736.

Baca Juga: Pemko Batam Siap Terapkan Skema Pajak Baru Mulai 2025

“Untuk penerbangan tambahan itu rute yang paling ramai seperti tujuan Jakarta, Medan, Surabaya dan Yogyakarta,” ujarnya.

Pikri menjelaskan bahwa lonjakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk harga tiket yang kompetitif, meningkatnya aktivitas mudik Natal, liburan akhir tahun, serta pemulihan ekonomi yang mendorong mobilitas masyarakat.

Manajemen PT BIB juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran proses check-in.

Baca Juga: Polisi Antisipasi Pesta Miras dan Balap Liar pada Malam Pergantian Tahun

“Kami inginnya penumpang memanfaatkan fasilitas yang telah kami sediakan demi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan,” kata Pikri.

Dengan langkah ini, Bandara Hang Nadim Batam siap menyambut puncak arus balik usai liburan akhir tahun, sekaligus memastikan kelancaran operasional selama musim liburan (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel 19 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, 10 Penerbangan Tambahan Disiapkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia Jadi Tuan Rumah Grup B Kualifikasi AFC Women’s Futsal Asian Cup

0
Timnas Futsal Putri Indonesia targetkan kemenangan di seluruh pertandingan Grup B, untuk memastikan tiket ke Piala Asia Futsal Putri di Tiongkok pada Mei 2025. (Istimewa)

batampos – Indonesia akan menjadi tuan rumah Grup B babak kualifikasi AFC Women’s Futsal Asian Cup China 2025 pada 15 Januari 2025. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menjamu tim-tim tangguh di Grup B, yaitu India, Hongkong, dan Kirgistan, di Among Rogo Sports Hall, Jogjakarta.

Deputi Sekretaris Jendral III Federasi Futsal Indonesia Dirgantara Pangaribuan menyatakan, Timnas Futsal Putri Indonesia menargetkan kemenangan di seluruh pertandingan Grup B. Itu untuk memastikan tiket ke Piala Asia Futsal Putri yang akan digelar di Tiongkok pada Mei 2025.

”Persiapan serius telah kami lakukan, termasuk menghadirkan pelatih berpengalaman. Ini menunjukkan komitmen untuk membawa Timnas Futsal Putri Indonesia menjadi yang terbaik di dunia,” ujar Dirgantara, Jumat (27/12).

Didukung program Training Camp (TC) di dalam dan luar negeri, serta kehadiran pelatih asal Portugal Luis Estrella, timnas optimistis mampu menjadi juara Asia. Luis Estrella adalah pelatih berpengalaman yang sukses membawa SL Benfica Feminino menjuarai Liga Futsal Portugal 2023/2024 dan Champions Super Cup.

Indonesia telah menyiapkan sarana dan prasarana terbaik untuk menjamu peserta di Jogjakarta. Persiapan meliputi fasilitas pertandingan hingga keamanan untuk memastikan kenyamanan semua peserta.

”Kami mengajak masyarakat memberikan dukungan langsung di GOR Amongraga atau menyaksikan melalui siaran resmi. Dukungan dari masyarakat adalah motivasi besar bagi para pemain,” tambah Dirgantara.

Turnamen tersebut menjadi langkah awal penting bagi Garuda Pertiwi untuk terbang tinggi dan mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia Futsal Putri perdana, yang akan digelar di Filipina pada 21 November 2025.

Total ada 18 negara akan mengikuti babak Kualifikasi AFC Women’s Futsal Asian Cup 2025. Seluruh pertandingan dalam satu grup di babak kualifikasi diselenggarakan di satu lokasi yang sama, dengan salah satu negara peserta ditunjuk sebagai tuan rumah.

Sebanyak 18 tim peserta babak kualifikasi telah terbagi ke dalam empat grup:

Grup A: Thailand (tuan rumah), Palestina, Lebanon, Bahrain, Irak.

Grup B: Indonesia (tuan rumah), Hongkong, India, Kirgistan.

Grup C: Uzbekistan (tuan rumah), Turkmenistan, Australia, Filipina, Kuwait.

Grup D: Vietnam, Chinese Taipei, Makau, Myanmar (tuan rumah).

Dua tim teratas dari setiap grup dan satu tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak Final AFC Women’s Futsal Asian Cup. Sembilan tim tersebut akan bergabung dengan tuan rumah Tiongkok dan dua tim finalis AFC Women’s Futsal Asian Cup 2018 yaitu Iran dan Jepang.

Pengundian akan dilakukan sebelum AFC Women’s Futsal Asian Cup China 2025 untuk 12 tim tersebut, yang akan dibagi ke dalam tiga grup. Dua tim teratas dari setiap grup dan dua peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak delapan besar memperebutkan gelar juara.

Tiga tim terbaik dari AFC Women’s Futsal Asian Cup China 2025 akan lolos ke FIFA Futsal Women’s World Cup 2025 di Filipina, yang menjadi ajang perdana Piala Dunia Futsal putri.

Jadwal pertandingan grup B

Hari 1: Rabu, 15 Januari 2025

Pukul 13.00 WIB: Hongkong, China (B2) vs India (B3)

Pukul 16.00 WIB: Indonesia (B1) vs Kirgistan (B4)

Hari 2: Jumat, 17 Januari 2025

Pukul 13.00 WIB: Kirgistan (B4) vs Hongkong, China (B2)

Pukul 16.00 WIB: India (B3) vs Indonesia (B1)

Hari 3: Minggu, 19 Januari 2025

Pukul 13.00 WIB: India (B3) vs Kirgistan (B4)

Pukul 16.00 WIB: Indonesia (B1) vs Hongkong, China (B2)

Artikel Indonesia Jadi Tuan Rumah Grup B Kualifikasi AFC Women’s Futsal Asian Cup pertama kali tampil pada Olahraga.

Polisi Antisipasi Pesta Miras dan Balap Liar pada Malam Pergantian Tahun

0
Ilustrasi: Polisi membubarkan tongkrongan remaja di kawasan Bengkong. F.Rizqy untuk Batam Pos

batampos – Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli, khususnya pada malam pergantian tahun baru. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pesta miras dan balap liar yang dilakukan remaja-remaja.

“Ini perlu kita antisipasi. Pesta miras dan balap liar,” ujarnya, Jumat (27/12).

Selain meningkatkan patroli, kata Doddy, ia akan menempatkan personel di lokasi keramaian atau perayaan malam tahun baru.

Baca Juga: Warga Seibeduk Keluhkan PJU Sering Padam, Sebab Rawan Kejahatan

“Personel juga kita tempatkan. Ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mengurai kemacetan,” katanya.

Doddy mengaku penempatan personel tersebut untuk mencegah adanya kejahatan atau mengurungkan niat para pelakunya.

“Nanti sampai perayaan malam tahun baru tetap bersiaga,” ungkapnya.

Baca Juga: Dinilai Gagal, Ombudsman Kepri Minta Pemerintah Kembali Evaluasi Pengelola Air Bersih Batam

Doddy juga mengimbau kepada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun di kawasan Bengkong untuk tetap waspada. Terutama kepada barang bawaan dan kendaraannya.

“Kendaraan tetap dikunci ganda. Dan perhatikan berang bawaan masing-masing, dan juga orangtua yang membawa anak,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Polisi Antisipasi Pesta Miras dan Balap Liar pada Malam Pergantian Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Aksi Tolak Kenaikan PPN 12 Persen Berujung Ricuh

0
Aksi demonstrasi menolak kenaikan PPN 12 persen di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat ricuh. (Instagram @bem_si).

batampos – Aksi demonstrasi menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang digelar oleh ratusan mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (27/12), berakhir ricuh.

Massa aksi yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO se-Jakarta dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menolak membubarkan diri hingga malam dan memaksa masuk menuju Istana Negara.

Hal itu memicu aparat keamanan menggunakan water canon untuk membubarkan mereka. Bentrokan ini memakan korban, salah satu mahasiswa mengalami luka di bagian kepala. Selain itu, diduga satu orang mahasiswa turut diamankan kepolisian.

“Ada satu rekan kami yang menjadi korban represi polisi, tapi sudah ditangani tim medis. Namun, kami juga mendapatkan informasi bahwa ada satu teman kami yang ditangkap. Polisi berjanji akan membebaskannya jika kami mundur,” ujar salah satu peserta aksi.

Aksi mahasiswa ini sempat menutup Jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana Negara. Para demonstran memaksa masuk untuk menyuarakan penolakan kenaikan PPN secara langsung. Suasana semakin memanas saat negosiasi dengan aparat menemui jalan buntu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro sebelumnya mengungkapkan, sebanyak 611 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi ini. Aparat gabungan yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk bundaran Patung Kuda dan depan Istana Negara.

“Dalam rangka pengamanan aksi mahasiswa untuk menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen di kawasan Patung Kuda dan sekitar, kami melibatkan 611 personel gabungan,” ujar Susatyo, Jumat (27/12). (*)

 

 

Artikel Aksi Tolak Kenaikan PPN 12 Persen Berujung Ricuh pertama kali tampil pada News.

Dikira Suara Kipas Angin, Ternyata Ular King Kobra Bersembunyi di bawah Lemari Rumah Warga di Bintan

0
Petugas Damkar menangkap ular King Kobra yang bersembunyi di bawah lemari rumah warga di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Kamis (26/12/2024) malam. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Warga di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara dibuat kaget dengan kemunculan ular king kobra pada Kamis (26/12/2024) malam.

Ular sepanjang 3 meter itu bersembunyi di bawah lemari yang berada di ruang tamu rumah warga di Bintan.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengungkapkan, awalnya warga tersebut mendengar suara desisan ular dari bawah lemari.

“Kayaknya dari siang ular sudah bersembunyi di bawah lemari,” katanya.

Dia mengatakan, setiap ada orang yang melintas  dekat lemari terdengar suara seperti suara orang mengorok.

BACA JUGA: Ular King Kobra Sembunyi di Tumpukan Kayu di Sei Lekop, Bintan

“Pemilik rumah tidak berpikir ke arah situ (suara ular), karena suaranya seperti orang mengorok, jadi dikiranya suara kipas angin,” katanya.

Hingga malam, dia mengatakan, pemilik rumah sedang berbaring dan kembali mendengar suara tersebut.

“Kali dicari sumber suaranya, setelah disenter ternyata ular,” katanya.

Setelah melihat ular yang melingkar di bawah lemari, pemilik rumah yang kaget berusaha meminta bantuan tetangganya.

Tapi karena hari sudah malam, pemilik rumah tidak meminta bantuan tetangga. Pemilik rumah malah mencari nomor kontak Damkar di media sosial.

“Begitu dapat nomor Damkar, kita dihubungi,” katanya.

Petugas piket malam langsung bergegas ke lokasi. Di lokasi, dia mengatakan, ular tidak banyak bergerak.

“Pas ditangkap, ularnya tidak terlalu agresif,” katanya.

Dia mengatakan, ular tersebut telah diamankan ke kantor Damkar lalu diserahkan ke pecinta reptil untuk dipelihara.

Dia mengimbau kepada masyarakat bila melihat hewan berbahaya seperti ular agar tidak ditangkap sendiri namun meminta bantuan petugas Damkar. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Dikira Suara Kipas Angin, Ternyata Ular King Kobra Bersembunyi di bawah Lemari Rumah Warga di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Pemko Batam Siap Terapkan Skema Pajak Baru Mulai 2025

0
Warga saat membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan mulai menjalankan Undang-Undang (UU) No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (HKPD) secara bertahap, dengan menarik pajak dari sejumlah objek pajak baru.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah, hingga tahun 2024, kota/kabupaten di Indonesia menerima dana bagi hasil provinsi, yang komposisinya berada dalam kewenangan gubernur. Hal ini menjadi salah satu keluhan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor,” katanya, Jumat (27/12).

Baca Juga: Pelaku Usaha Otomotif Menilai Opsen Pajak Kendaraan Memberatkan Masyarakat

Akan tetapi, mulai 2025, Pemko Batam akan menjalankan skema pajak baru yang mengacu pada UU HKPD, dengan persentase tertentu dari Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Penerapan aturan ini diperkirakan akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam. Jika aturan ini mulai diterapkan pada awal tahun 2025, estimasi PAD Batam akan mengalami kenaikan hingga Rp100 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Persentase pajak yang diterima Batam mencapai 66 persen, yang dinilai wajar mengingat beban yang ditanggung Batam terkait kerusakan jalan, kemacetan, dan polusi yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor.

“Sebagian besar kendaraan di Provinsi Kepri, sekitar 60-70 persen, tercatat berada di Batam,” kata Azmansyah.

Baca Juga: Kapolresta Barelang Sebut Lintasan Ujian Praktik SIM Kian Mudah

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, jumlah kendaraan di Kepri mencapai 1.480.436 unit, yang terdiri dari mobil, bus, truk, dan sepeda motor. Sementara itu, data Bapenda Kepri menunjukkan bahwa kendaraan roda dua dan roda empat yang aktif di Kepri tercatat sebanyak 1.440.131 unit, dengan 611.253 unit di antaranya berada di Kota Batam.

Skema ini dijadwalkan mulai berlaku pada 2025 mendatang, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas fiskal Pemkot Batam dalam mengelola pendapatan asli daerah.(*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Siap Terapkan Skema Pajak Baru Mulai 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.