Minggu, 28 Juni 2026
Beranda blog Halaman 22

Warga Tanjung Sengkuang Bahu Membahu Melakukan Pencarian Bocah yang Hanyut di Sungai

0
Proses pencarian korban yang terhanyut di Tanjungsekuang. Foto:Eusebius

batampos – Solidaritas warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, patut diapresiasi. Memasuki hari kedua pencarian bocah berusia dua tahun yang hanyut di saluran drainase, Selasa (23/6), warga masih terus bahu-membahu bersama tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga muara.

Sejak Senin (22/6) malam, puluhan warga terlihat tetap bertahan di sekitar lokasi kejadian. Mereka secara bergantian berjaga di sejumlah titik strategis, mulai dari ujung saluran drainase hingga muara sungai, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Ketua RW 12 Tanjung Sengkuang, Mahdi, mengatakan kepedulian warga sangat tinggi sejak peristiwa tersebut terjadi. Bahkan, warga tidak meninggalkan lokasi dan terus melakukan pemantauan sepanjang malam meski kondisi cuaca kurang bersahabat.

Baca Juga: Nelayan Karas yang Sudah Lima Hari Hilang Ditemukan Meninggal di Perairan Pulau Terkulai

“Sepanjang malam warga tetap berjaga dan memantau di ujung saluran hingga muara sungai sambil menunggu air laut surut,” ujar Mahdi.

Menurutnya, ketika air laut mulai surut sekitar pukul 03.30 WIB, warga langsung bergerak menuju kawasan muara untuk melakukan pemantauan lebih intensif. Mereka berharap kondisi air yang mulai surut dapat mempermudah proses pencarian.

“Subuh tadi sekitar pukul 03.30 WIB air mulai surut. Warga langsung menunggu di muara sungai dengan harapan korban bisa terlihat. Namun sampai sekarang masih belum ada hasil,” katanya.

Mahdi menjelaskan, sejak hari pertama kejadian, warga juga menjadi pihak pertama yang melakukan pencarian sesaat setelah korban dilaporkan hanyut. Warga menyisir saluran drainase hingga ke drainase induk selama sekitar satu setengah jam sebelum akhirnya meminta bantuan Basarnas, TNI AL, BPBD, dan unsur terkait lainnya.

Baca Juga: Soroti Viral Dugaan Transaksi di THM Batam, GRANAT: Perketat Pengawasan di Tempat Hiburan Malam

Sementara itu, Kapolsek Batuampar Kompol Amru Abdullah sebelumnya membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa personel kepolisian bersama tim SAR serta masyarakat masih terus melakukan pencarian. Pencarian diperluas mengingat saluran drainase di lokasi kejadian terhubung langsung dengan laut.

Diketahui, korban bernama Azzair Ruknuddin Baibars (2), warga RT 04/RW 12 Tanjung Sengkuang. Bocah tersebut diduga terpeleset dan hanyut saat bermain di depan rumah bersama kedua kakaknya ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Senin (22/6) pagi.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan warga dan tim gabungan. (*)

 

 

Artikel Warga Tanjung Sengkuang Bahu Membahu Melakukan Pencarian Bocah yang Hanyut di Sungai pertama kali tampil pada Metropolis.

21 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia, Menang Golden Ball Terbanyak hingga Pencetak Gol Terbanyak

0
Lionel Messi merayakan gol ke gawang Austria yang membuatnya resmi menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan koleksi 18 gol. (Instagram @afaseleccion)

batampos – Pemain bintang timnas Argentina Lionel Messi mengukir rekor-rekor baru setelah penampilan gemilangnya menghadapi Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.

Dalam laga itu, Messi yang sempat gagal dalam tembakan penalti, mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 La Albiceleste.

Tambahan dua gol ini membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia sejak debutnya pada 2006. Total, Messi telah mencetak 18 gol.

Catatan ini melewati rekor yang sebelumnya diukir Miroslav Klose dengan 16 gol, dengan Piala Dunia terakhir striker asal Jerman itu adalah pada 2014 di Brasil saat negaranya menjadi juara.

Namun, FIFA mencatat rekor yang dibuat pesepak bola kelahiran Rosario yang akan berusia 39 tahun pada Rabu (24/6) tersebut setelah dua golnya melawan Austria tak hanya itu.

Berikut rekor-rekor baru dan lama Lionel Messi di Piala Dunia

  1. 18 gol Piala Dunia, rekor terbanyak sepanjang sejarah, melewati Miroslav Klose (16).
  2. 18 kemenangan (tanpa adu penalti) di Piala Dunia, melampaui rekor Klose (17).
  3. Menjadi pemain ketiga yang mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia beruntun, bersama Just Fontaine (Prancis) dan Jairzinho (Brasil).
  4. Pemegang penghargaan pemain terbaik terbanyak (13 kali).
  5. Tiga golnya melawan Aljazair menjadikannya pencetak hattrick tertua dalam sejarah
  6. Piala Dunia pada usia 38 tahun 357 hari. Sebelumnya, rekor hattrick tertua dipegang rivalnya, Cristiano Ronaldo (Portugal) melawan Spanyol pada 2018 dalam usia 33 tahun dan 130 hari
  7. Satu-satunya pemain yang mencetak gol di Piala Dunia saat berusia remaja, 20-an, dan 30-an tahun.
  8. Rekor rentang waktu terpanjang antara gol pertama dan terakhir di Piala Dunia: 20 tahun 6 hari.
  9. Bersama Cristiano Ronaldo, menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda.
  10. Bersama Cristiano Ronaldo tampil di enam edisi Piala Dunia.
  11. Pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang sejarah Piala Dunia (18), di depan Gabriel Batistuta (10), Diego Maradona (8), Guillermo Stabile (8), Mario Kempes (6), Gonzalo Higuain (5).
  12. Pencetak gol terbanyak seorang pemain dari Amerika Selatan sepanjang sejarah Piala Dunia, melewati Ronaldo Nazario (15) Brasil.
  13. Pemilik rekor gol dari luar kotak penalti terbanyak di Piala Dunia (6). Rekor sebelumnya dipegang Rivellino (5) dari Brasil.
  14. Pemegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 28 laga. Rekor ini dipecahkan Messi saat tampil di final Piala Dunia Qatar 2022 yang menjadi penampilan ke-26-nya, melewati rekor Lothar Matthaus (25) dari Jerman.
  15. Pemegang rekor kapten terbanyak di Piala Dunia dengan 21 penampilan sebagai kapten.
  16. Pemegang rekor menit bermain terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia (2.494 menit). Dia mematahkan rekor Paolo Madini (2.217 menit) dari Italia di final Piala Dunia 2022.
  17. Satu-satunya pemain yang mencatat assist di lima edisi Piala Dunia berbeda.
    Bersama Pele, menjadi pencetak assist (6) terbanyak di babak gugur Piala Dunia.
  18. Pemegang rekor pemilik kontribusi gol (gol dan assist) terbanyak di Piala Dunia dengan 26 kontribusi gol (18 gol dan delapan assist).
  19. 46 dribel suksesnya di Brasil 2014 adalah yang ketiga terbanyak dalam satu edisi. Jairzinho melakukan 47 dribel di Meksiko 1970, sementara Maradona berhasil melakukan 53 dribel di Meksiko 1986.
  20. Satu-satunya pemain yang mencetak gol di fase grup, 16 besar, perempat final, semifinal, dan final dalam satu edisi Piala Dunia.
  21. Satu-satunya pemain yang memenangkan adidas Golden Ball atau pemain terbaik di Piala Dunia lebih dari sekali (Brasil 2014 dan Qatar 2022).

Artikel 21 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia, Menang Golden Ball Terbanyak hingga Pencetak Gol Terbanyak pertama kali tampil pada Olahraga.

Kapolda Kepri Mengingatkan! Jaga Keamanan Demi Investor Tetap Percaya

0
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin bersalaman dengan peserta apel dari berbagai elemen masyarakat pada acara Apel Sabuk Kamtibmas di Mapolda Kepri, Senin (22/6). F.Cececp Mukyana/Batam Pos

batampos – Stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan masuk atau tidaknya investasi ke Kepulauan Riau. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan Kepri sebagai daerah yang mengandalkan sektor investasi tidak boleh kehilangan kepercayaan investor akibat terganggunya situasi keamanan. Apabila kondisi kamtibmas tidak kondusif, investor dipastikan akan mempertimbangkan kembali rencana investasinya dan memilih daerah lain yang dinilai lebih aman.

“Kalau situasi keamanan tidak terjaga, investor tentu akan berpikir ulang untuk menanamkan modalnya di Kepri. Karena itu, keamanan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di Mapolda Kepri, Senin (22/6).

Ia menegaskan, Polri tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjaga keamanan daerah. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.

Baca Juga: KM Batam Indah 9 Tenggelam saat Menuju Singapura, Seluruh ABK Berhasil Diselamatkan

“Polisi tidak bisa sendiri bekerja atau mengedepankan ego sektoral. Kita harus bahu-membahu, bekerja sama, dan berkolaborasi dalam satu ikatan Sabuk Kamtibmas, yakni Satu Ikatan Kamtibmas,” tegasnya.

Asep juga mengajak seluruh pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, bersama TNI dan seluruh instansi terkait untuk memiliki visi yang sama dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas. Menurutnya, potensi gangguan keamanan akan selalu ada sehingga diperlukan langkah antisipatif secara bersama-sama.

Selain ancaman di dunia nyata, Asep mengingatkan masyarakat terhadap meningkatnya potensi konflik di ruang digital. Ia menilai media sosial kerap menjadi pemicu perpecahan apabila digunakan secara tidak bertanggung jawab.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membuat konten provokatif, menyebarkan informasi bohong, maupun langsung membagikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Dalam situasi seperti ini, semua butuh ketenangan dan kedamaian. Jangan latah melihat satu berita yang belum tentu kebenarannya, langsung di-send, langsung disebar ke mana-mana. Hati-hati,” pesannya.

Baca Juga: Polisi Amankan Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Seorang Remaja yang Masih Sekolah

Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan media sosial memiliki konsekuensi hukum. Penyebaran berita bohong, fitnah, maupun konten yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Asep mengatakan sudah banyak masyarakat yang harus berhadapan dengan proses hukum akibat kelalaian dalam menggunakan media sosial.

“Karena itu, masyarakat diharapkan membiasakan diri menyaring informasi sebelum membagikannya kepada orang lain,” harapnya.

Apel tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari dai kamtibmas, pendeta kamtibmas, serikat pekerja, komunitas ojek online (ojol), anggota Pramuka, personel satuan pengamanan (satpam), hingga masyarakat sekitar Mapolda Kepri. Kehadiran berbagai elemen itu menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan daerah. (*)

Artikel Kapolda Kepri Mengingatkan! Jaga Keamanan Demi Investor Tetap Percaya pertama kali tampil pada Metropolis.

Terbukti Bisa Mengubah Hari, Ini 5 Manfaat Tidur dan Bangun Lebih Awal

0
Ilustrasi bangun pagi.

batampos – Banyak orang yang tidak sadar bagaimana menjalani hari hingga kesuksesan dimulai dari kapan Anda tidur dan bangun.

Seperti dilansir dari brahmakumaris pada Selasa (23/6) tentang lima manfaat yang didapatkan jika Anda tidur dan bangun lebih awal.

Penasaran? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Memperoleh Kesegaran Mental dan Kekuatan Batin

Bukan jumlah jam tidur yang membuat Anda merasa segar, tapi juga kapan Anda tidur dan kapan Anda bangun.

Tidur dan bangun lebih awal akan memberikan Anda perasaan yang ringan serta energi yang lebih tinggi untuk melalui hari.

Sayangnya, hukum alam ini sering kali dilanggar manusia modern.

Hingga pada akhirnya membuat Anda murung, mudah tersinggung, serta lelah sepanjang hari.

2. Terhubung ke Tuhan Lebih Mudah

Tidur lebih awal akan memberdayakan pikiran serta mengisi pikiran dengan ketenangan dan kestabilan.

Sementara bangun lebih awal dan memulainya dengan mengingat Tuhan penuh tekad membuat Anda mudah menerima cahaya serta kekuatan spiritual Tuhan dengan penuh kesadaran.

3. Mendapatkan Getaran Murni Pagi Hari

Tahukah, di pagi hari sebelum matahari terbit, manusia berada dalam kesadaran paling murni dan ada getaran indah dimana-mana.

Alam juga sangat segar dan penuh kedamaian serta kemurnian.

Di saat itu, hati Anda akan tenang, Anda pun menjadi lebih segar, bersemangat, dan siap menjalani hari.

4. Memiliki Kesehatan Fisik dan Kekuatan Otak yang Baik

Tidur dan bangun lebih awal akan membuat kesehatan fisik lebih baik.

Demikian dengan kesehatan otak, membuat pikiran Anda lebih aktif yang berfungsi dan berkoordinasi secara positif.

Pada akhirnya, menciptakan lebih banyak kesuksesan dalam hidup di berbagai bidang kehidupan.

5. Tidur Tanpa Mimpi dan Dalam Kesadaran yang Lebih Tinggi

Tidur tanpa mimpi disebut dengan tidur damai. Menandakan damainya pikiran Anda dan baiknya kualitas tidur Anda.

Sementara tidur larut malam mengganggu jam biologis pikiran dan tubuh serta kesejahteraan jiwa juga terpengaruh secara negatif.

Itu membuat tidur Anda lebih banyak mimpi dan pikiran negatif serta merasa sia-sia di siang hari. (*)

Artikel Terbukti Bisa Mengubah Hari, Ini 5 Manfaat Tidur dan Bangun Lebih Awal pertama kali tampil pada Lifestyle.

Teman Sabung Ayam Jadi Pemasok Sabu, Residivis Bintan Ditangkap Lagi

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Seorang residivis kasus narkotika berinisial SM kembali berurusan dengan polisi setelah kedapatan menyimpan sabu di rumahnya di kawasan Perumnas Tekojo, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Pria yang sehari-hari membantu istrinya berjualan kue itu ditangkap Satresnarkoba Polres Bintan pada Senin (8/6) sekira pukul 15.30 WIB.

Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Reka Geofanni, mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan SM di kediamannya.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu beserta alat isap atau bong, gunting, dan satu unit telepon genggam,” kata Reka, Selasa (23/6).

Saat diinterogasi, SM mengakui sabu tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial SN. Barang haram itu, kata dia, rencananya akan digunakan untuk konsumsi pribadi.

Berbekal pengakuan tersebut, polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan SN. Kepada penyidik, SN juga mengakui keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Kedua pria itu kemudian dibawa ke Mapolres Bintan di Bintan Buyu bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap bahwa SM dan SN sudah lama saling mengenal. Keduanya disebut pernah menjadi teman sepermainan dalam aktivitas sabung ayam sebelum sama-sama tersandung kasus narkotika.

Reka menuturkan, setelah bebas dari penjara, SM mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan. Kondisi itu membuatnya memilih membantu istrinya berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Begitu keluar dari penjara, karena tidak ada pekerjaan, dia membantu istrinya berjualan kue,” ujarnya.

Meski sempat kembali menjalani aktivitas normal, SM diduga kembali mengonsumsi narkoba hingga akhirnya ditangkap untuk kedua kalinya.

“Dari pengakuannya, sabu tersebut digunakan untuk konsumsi sendiri. Dia residivis narkotika dan kembali ditangkap karena memakai lagi,” pungkas Reka. (*)

Artikel Teman Sabung Ayam Jadi Pemasok Sabu, Residivis Bintan Ditangkap Lagi pertama kali tampil pada Kepri.

18 ASN PPPK Karimun Mengundurkan Diri, Mayoritas Pilih Pekerjaan Bergaji Lebih Besar

0
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Djunaidy, menyerahkan surat keputusan pengangkatan PPPK kepada pegawai di salah satu OPD, beberapa waktu lalu. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun mencatat sebanyak 18 aparatur sipil negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengundurkan diri sepanjang tahun ini.

Sebagian besar memilih meninggalkan status ASN karena mendapatkan pekerjaan lain yang menawarkan penghasilan lebih tinggi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Karimun, Ivit Ivizal, mengatakan secara keseluruhan terdapat 26 ASN PPPK yang berhenti bekerja hingga pertengahan tahun 2026. Selain pengunduran diri, penyebab lainnya adalah pensiun dan meninggal dunia.

“Dari 26 orang ASN PPPK yang berhenti tersebut, sebanyak 18 orang mengundurkan diri dan sudah diterbitkan surat keputusan pemberhentiannya,” kata Ivit, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan, dari 18 ASN PPPK yang mengundurkan diri, sebanyak 16 orang merupakan PPPK paruh waktu dan dua lainnya berstatus PPPK penuh waktu.

Sementara itu, delapan ASN lainnya berhenti karena faktor lain, yakni empat orang meninggal dunia dan empat orang memasuki masa pensiun.

Menurut Ivit, alasan pengunduran diri cukup beragam. Namun mayoritas karena memperoleh pekerjaan baru dengan pendapatan yang lebih besar dibandingkan saat menjadi PPPK.

Selain itu, ada juga pegawai yang lolos seleksi PPPK di kementerian serta mengikuti pasangan yang berpindah domisili.

“Mayoritas karena sudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih besar. Ada juga yang diterima PPPK di kementerian dan ada yang pindah ikut suami,” ujarnya.

BKPSDM juga mencatat masih ada dua ASN PPPK yang mengajukan pengunduran diri. Namun status keduanya belum dapat dihitung berhenti karena surat keputusan pemberhentian belum diterbitkan.

Di sisi lain, hasil evaluasi kehadiran pegawai juga menemukan adanya ASN PPPK yang jarang masuk kerja tanpa keterangan.

Menurut Ivit, kondisi tersebut diduga menjadi salah satu alasan beberapa pegawai memilih mengundurkan diri sebelum dikenakan sanksi lebih lanjut.

“Ada juga ASN PPPK yang berhenti karena diketahui sering tidak masuk kerja berdasarkan hasil evaluasi absensi. Kemungkinan mereka memilih mengundurkan diri terlebih dahulu,” katanya.

Selain membahas data kepegawaian, BKPSDM juga menyinggung rencana rotasi dan pelantikan pejabat eselon tahap kedua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Ivit mengatakan proses tersebut belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat karena masih menunggu tahapan ekspose talenta di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.

Pemkab Karimun dijadwalkan mengikuti ekspose talenta di Jakarta pada bulan depan. Seluruh dokumen pendukung telah lebih dulu dikirimkan ke BKN untuk dilakukan penilaian.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Karimun sudah mendapatkan jadwal ekspose talenta di BKN Pusat bulan depan. Bahannya juga sudah dikirim sejak beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Hasil ekspose talenta nantinya akan menjadi dasar bagi Bupati Karimun dalam melakukan pergeseran pejabat pimpinan tinggi pratama maupun pejabat pengawas di lingkungan pemerintah daerah.

Meski demikian, hasil penilaian tidak langsung diumumkan pada hari pelaksanaan karena masih akan melalui proses evaluasi oleh tim BKN.

“Hasilnya akan dipelajari terlebih dahulu oleh BKN. Siapa saja yang dinilai memenuhi kriteria akan menjadi dasar dalam pergeseran dan pelantikan pejabat nantinya,” pungkas Ivit. (*)

Artikel 18 ASN PPPK Karimun Mengundurkan Diri, Mayoritas Pilih Pekerjaan Bergaji Lebih Besar pertama kali tampil pada Kepri.

Perkim Karimun Genjot Perbaikan 820 Lampu Jalan Rusak di Tiga Wilayah

0
Teknisi Dinas Perkim Kabupaten Karimun melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum yang mengalami kerusakan. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Karimun mulai melakukan perbaikan dan perawatan ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah.

Tahun ini, sebanyak 820 titik lampu jalan menjadi sasaran perbaikan dan perawatan. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pemasangan 570 unit lampu jalan baru menggunakan teknologi LED.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Karimun, Muhammad Zulfan, mengatakan program tersebut didukung anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang dialokasikan untuk perawatan, perbaikan, serta penambahan penerangan jalan di Pulau Karimun, Kundur, dan Moro.

“Untuk perbaikan dan perawatan lampu jalan jumlahnya 820 titik yang tersebar di Pulau Karimun, Kundur dan Moro. Sedangkan pemasangan lampu jalan baru tipe LED sebanyak 570 titik,” kata Zulfan, Selasa (23/6).

Menurutnya, penggunaan lampu LED dipilih karena lebih efisien dari sisi biaya operasional maupun perawatan. Selain hemat energi, komponen lampu LED juga lebih mudah ditangani ketika mengalami kerusakan.

Sebaliknya, lampu jalan model lama yang masih menggunakan bohlam konvensional dinilai semakin sulit dipertahankan karena suku cadangnya mulai langka di Kepulauan Riau.

“Kalau lampu jalan tipe lama yang menggunakan mentol, biaya perawatannya lebih mahal. Suku cadangnya juga sudah tidak tersedia lagi di Kepri sehingga harus didatangkan dari Jakarta,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dinas Perkim mencatat perbaikan lampu jalan tipe lama yang rusak telah mencapai sekitar 150 titik, khususnya di wilayah Pulau Karimun.

Sementara itu, pemasangan lampu jalan LED baru telah terealisasi di sekitar 100 titik. Lokasi pemasangan terbanyak berada di kawasan Jalan Poros dan Coastal Area yang selama ini menjadi jalur dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Zulfan menjelaskan, proses perbaikan maupun pemasangan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan sarana pendukung di lapangan.

Saat ini, Dinas Perkim hanya memiliki satu unit kendaraan operasional khusus untuk pekerjaan lampu jalan di Pulau Karimun. Kendaraan tersebut juga kerap digunakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi lain saat dibutuhkan.

Selain faktor peralatan, kondisi cuaca juga menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Petugas teknis di lapangan juga melihat kondisi cuaca. Jika cuaca gelap atau hujan, pekerjaan tidak mungkin dilanjutkan demi keselamatan petugas,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat yang masih menemukan lampu jalan belum berfungsi diminta bersabar hingga proses perbaikan selesai dilakukan secara bertahap.

“Kami terus bekerja sesuai prioritas dan kondisi di lapangan. Masyarakat diharapkan bersabar apabila masih ada lampu jalan yang belum menyala,” tutup Zulfan. (*)

Artikel Perkim Karimun Genjot Perbaikan 820 Lampu Jalan Rusak di Tiga Wilayah pertama kali tampil pada Kepri.

Sing dan The Secret Life of Pets Berlanjut ke Film Ketiga, Ini Detailnya

0
Illumination mengonfirmasi pengembangan film Sing 3 dan The Secret Life of Pets 3. Kedua franchise animasi populer tersebut akan kembali dengan cerita baru yang tengah disiapkan oleh tim kreatif. Sumber gambar: x.com/DiscussingFilm.

batampos – Penggemar film animasi akhirnya mendapat kabar menggembirakan. Studio Illumination memastikan dua franchise andalannya, Sing dan The Secret Life of Pets, akan berlanjut ke film ketiga yang saat ini sudah memasuki tahap pengembangan.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pendiri sekaligus CEO Illumination, Chris Meledandri. Menurutnya, kedua proyek masih menjadi prioritas studio karena memiliki basis penggemar yang besar dan peluang cerita yang masih bisa dikembangkan.

“Kedua proyek masih aktif dikembangkan dan menjadi prioritas studio karena memiliki basis penggemar yang besar serta potensi cerita yang masih dapat dieksplorasi lebih jauh,” kata Chris Meledandri, dikutip dari ComingSoon, Selasa (23/6).

Untuk Sing 3, Illumination kembali mempercayakan pengembangan cerita kepada Garth Jennings yang sebelumnya sukses menulis dan menyutradarai dua film pertama.

Studio disebut tengah merancang cerita baru yang tetap mempertahankan elemen-elemen yang disukai penggemar, sekaligus menghadirkan tantangan dan petualangan baru bagi para karakter utamanya.

Franchise Sing pertama kali dirilis pada 2016 dan berhasil meraih sukses besar berkat kisah Buster Moon, seekor koala pemilik teater yang berusaha menyelamatkan bisnisnya melalui kompetisi menyanyi.

Kesuksesan itu berlanjut lewat Sing 2 yang tayang pada 2021 dan memperluas dunia para karakter ke panggung hiburan yang lebih besar dengan sederet pertunjukan spektakuler.

Sementara itu, The Secret Life of Pets 3 juga dipastikan tetap berjalan meski sempat lama tidak terdengar kabarnya. Illumination mengaku sengaja tidak terburu-buru membuat sekuel sebelum menemukan ide cerita yang dianggap cukup kuat untuk melanjutkan franchise tersebut.

Studio ingin memastikan film ketiga hadir karena kebutuhan cerita, bukan semata-mata memanfaatkan popularitas merek yang sudah ada.

Sutradara dua film sebelumnya, Chris Renaud, kembali terlibat dalam proses pengembangan proyek terbaru ini. Tim kreatif disebut telah bekerja cukup jauh dalam menyusun konsep cerita yang akan membawa kembali karakter-karakter favorit para penggemar.

The Secret Life of Pets sendiri merupakan salah satu franchise tersukses milik Illumination. Dua film sebelumnya berhasil mengumpulkan pendapatan gabungan lebih dari US$1,3 miliar di box office global.

Meski demikian, hingga kini Illumination belum mengumumkan jadwal produksi maupun tanggal rilis resmi untuk Sing 3 dan The Secret Life of Pets 3.

Namun dengan konfirmasi pengembangan yang sudah diumumkan, peluang kembalinya Buster Moon serta para hewan peliharaan ikonik ke layar lebar kini semakin dekat menjadi kenyataan. (*)

Artikel Sing dan The Secret Life of Pets Berlanjut ke Film Ketiga, Ini Detailnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

KPLP Dorong Budaya Keselamatan Pelayaran di Bintan, Bagikan 150 Life Jacket

0
Direktur KPLP Triono menyerahkan life jacket kepada nelayan dalam kampanye keselamatan pelayaran di Gedung Sarotama, Pangkalan PLP Tanjunguban. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mendorong masyarakat maritim di Kabupaten Bintan untuk lebih disiplin dalam menerapkan budaya keselamatan pelayaran.

Keselamatan di laut, menurut KPLP, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pelaku aktivitas maritim.

Hal itu disampaikan Direktur KPLP, Triono, saat kampanye keselamatan pelayaran yang digelar di Gedung Sarotama, Pangkalan PLP Tanjunguban, Bintan, Selasa (23/6).

Dalam kegiatan tersebut, Triono menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus dimulai dari kesadaran bersama, mulai dari pemilik kapal, nakhoda, pengguna jasa, hingga para nelayan.

Menurutnya, setiap pihak memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan di laut, terutama dengan memastikan seluruh aktivitas pelayaran dilakukan sesuai aturan keselamatan yang berlaku.

Ia juga menyoroti masih adanya pelanggaran yang kerap terjadi di lapangan, seperti kapal yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

“Budaya keselamatan pelayaran harus dibangun dengan menerapkan standar keselamatan di setiap aktivitas pelayaran,” kata Triono.

Ia meminta seluruh unit pelaksana teknis, termasuk Pangkalan PLP, untuk terus memperkuat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat maritim secara berkelanjutan.

Perwakilan Pemerintah Kecamatan Bintan Utara, Daeng Ibrahim, mengakui bahwa sebagian besar nelayan sudah terbiasa melaut, namun kondisi cuaca di laut tetap tidak dapat diprediksi.

Ia juga menyoroti masih adanya nelayan yang berangkat melaut tanpa memperhatikan kapasitas muatan serta mengabaikan penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, meski bantuan sudah rutin diberikan.

“Saya menyarankan nelayan yang turun melaut termasuk ke kelong agar mempersiapkan diri dengan alat keselamatan pelayaran,” ujar Daeng.

Hal senada disampaikan petugas KPLP, Aris, yang menilai tingkat kesadaran masyarakat maritim terhadap pentingnya keselamatan pelayaran masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, meski pembagian life jacket sudah rutin dilakukan, masih banyak nelayan yang tidak menggunakannya saat kembali melaut.

“Kita rutin membagikan life jacket tapi beberapa hari kemudian tidak digunakan, alasannya kemungkinan risih,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Triono meminta seluruh petugas patroli di lapangan untuk terus mengingatkan masyarakat maritim agar tidak mengabaikan penggunaan alat keselamatan, terutama life jacket.

Sementara itu, Plt Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, menambahkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran di laut.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga integritas pelayanan kepada masyarakat maritim di Bintan.

Kegiatan kampanye keselamatan pelayaran tersebut ditutup dengan pembagian 150 life jacket dan 70 paket sembako kepada masyarakat maritim yang hadir. (*)

Artikel KPLP Dorong Budaya Keselamatan Pelayaran di Bintan, Bagikan 150 Life Jacket pertama kali tampil pada Kepri.

Karyawati Hotel di Lagoi Jadi Korban Penganiayaan Usai Pulang Kerja, Pelaku Masih Misterius

0
Korban penganiayaan saat tiba di rumah sakit usai diserang di kawasan Ekang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan. Korban mengalami luka serius. F. Karlo untuk Batam Pos.

batampos – BINTAN – Seorang karyawati hotel Four Point by Sheraton Lagoi, berinisial D (24), menjadi korban dugaan penganiayaan saat dalam perjalanan pulang kerja di kawasan Ekang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Selasa (16/6) dini hari.

Akibat kejadian itu, korban harus menjalani tindakan operasi karena luka serius di bagian wajah dan kepala.

Kapolsek Bintan Utara, AKP Jul Ilham, mengatakan korban merupakan warga Kampung Belak, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan. Peristiwa bermula ketika korban pulang kerja pada Senin (15/6) malam dari kawasan wisata Lagoi.

Dalam perjalanan, korban mengaku sempat merasa diikuti oleh pengendara sepeda motor. Tak lama kemudian, saat tiba di lokasi kejadian, korban diserang oleh pelaku.

“Tendangan pertama tidak membuat korban jatuh, lalu pelaku menendang korban lagi,” ujar Jul, Selasa (23/6).

Tendangan kedua membuat korban terjatuh ke jalan, sementara sepeda motornya masuk ke semak-semak di pinggir jalan. Dalam kondisi terjatuh, korban kembali mendapat penganiayaan dari pelaku yang disebut menggunakan sepatu.

Akibat serangan itu, korban sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Beberapa waktu kemudian, korban tersadar dan berusaha mencari pertolongan dengan berjalan kaki menuju rumah kerabat terdekat. Dalam kondisi luka parah, korban berjalan secara tertatih sejauh kurang lebih satu kilometer.

“Dia jalan lalu berhenti, jalan lagi sejauh kurang lebih satu kilo hingga sampai di rumah kerabatnya,” kata Jul.

Korban kemudian mengetuk pintu rumah kerabatnya sekitar pukul 03.00 WIB. Melihat kondisi korban yang mengalami luka cukup serius di bagian wajah, keluarga langsung membawa korban ke RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban untuk mendapatkan pertolongan medis awal.

Dari rumah sakit tersebut, korban kemudian dirujuk ke RSAL Tanjungpinang untuk penanganan lebih lanjut, termasuk tindakan operasi.

“Korban harus menjalani operasi karena luka di bagian wajah dan belakang kepalanya,” ujarnya.

Setelah menjalani perawatan, korban kini dilaporkan sudah diperbolehkan pulang.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengaku tidak memiliki masalah dengan siapa pun dan tidak mengenali pelaku yang menyerangnya. Satu-satunya ciri yang diingat korban hanyalah sepatu yang dikenakan pelaku.

“Yang diingat korban hanya sepatu boot, itu saja yang terlihat,” katanya.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut. Namun, dari hasil awal pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang.

“Kita masih mendalami kasusnya, tapi dugaan sementara penganiayaan karena barang milik korban tidak ada yang hilang,” pungkasnya. (*)

Artikel Karyawati Hotel di Lagoi Jadi Korban Penganiayaan Usai Pulang Kerja, Pelaku Masih Misterius pertama kali tampil pada Kepri.