Personel grup BTS yang diunggah di akun media sosial grup. (Akun X @bts_bighit)
batampos – Album Arirang BTS masuk dalam daftar album terbaik pada paruh waktu 2026 ini. Demikian pernyataan Big Hit Music, agensi yang menaungi grup, pada Selasa (23/6) waktu setempat.
Publikasi musik di Amerika Serikat dan Inggris menurut Big Hit Music resmi merilis berita tersebut.
Dikutip dari The Korea Herald di hari yang sama, majalah Rolling Stone dalam daftar The Best Albums of 2026 So Far yang dipublikasikan pada 15 Juni menyebut bahwa BTS menunjukkan akar Korea mereka dengan Arirang yang luar biasa.
Grup dengan tujuh anggota itu telah tampil di Kota Busan, Korea Selatan, pada 12 dan 13 Juni 2026 dan dijadwalkan tampil Madrid pada 26 dan 27 Juni 2026 untuk memulai tur di wilayah Eropa. (*)
Ketua DPD GRANAT Kepri, Syamsul Paloh. f. Rengga/ Batam Pos
batampos -Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan dugaan transaksi mencurigakan di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Batam kembali memicu sorotan publik terhadap pengawasan peredaran narkoba di kawasan hiburan malam. Menanggapi hal tersebut, DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepulauan Riau meminta seluruh pihak terkait tidak melakukan pembiaran terhadap potensi peredaran narkotika di tempat-tempat hiburan.
Ketua DPD GRANAT Kepri, Syamsul Paloh, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pihak pun yang dapat menjamin tempat hiburan malam benar-benar steril dari peredaran narkotika.
“Kalau ditanya apakah ada yang bisa menjamin tidak ada peredaran narkotika di tempat hiburan malam, saya katakan tidak ada. Karena itu pengawasan harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (23/6).
Menurut Syamsul, aparat penegak hukum bersama instansi terkait harus terus melakukan langkah preventif dan represif melalui razia, inspeksi mendadak, hingga pengawasan rutin terhadap tempat-tempat hiburan malam yang beroperasi di Batam dan wilayah Kepri lainnya.
Ia menilai persoalan narkoba di lingkungan hiburan malam tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Pemerintah daerah, instansi pemberi izin, hingga pengelola usaha memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencegah terjadinya peredaran barang haram tersebut.
“Pemerintah jangan hanya melihat aspek pemasukan daerah dari sektor hiburan, pajak makanan dan minuman, atau kunjungan wisata. Dampak buruk yang bisa ditimbulkan juga harus menjadi perhatian serius,” katanya.
GRANAT juga menyoroti sejumlah temuan di lapangan yang dinilai memprihatinkan. Dalam beberapa kegiatan investigasi yang dilakukan organisasi tersebut, masih ditemukan anak-anak di bawah umur yang dapat masuk ke tempat hiburan malam.
Selain itu, tren penggunaan vape atau rokok elektronik yang semakin dominan di kalangan pengunjung juga menjadi perhatian khusus. Menurut Syamsul, penggunaan vape memiliki potensi disalahgunakan sebagai sarana konsumsi zat terlarang.
“Kalau dulu mayoritas pengunjung menggunakan rokok konvensional, sekarang banyak yang beralih ke vape. Ini menjadi perhatian karena rentan disalahgunakan dan sudah menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk BNN dan kepolisian,” ujarnya.
Syamsul menegaskan, apabila sebuah tempat hiburan malam terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba dan pengelola mengetahui atau membiarkan aktivitas tersebut berlangsung, maka sanksi tegas harus diberikan.
“Bila terbukti ada peredaran narkotika dan ada unsur pembiaran, jangan hanya diberikan sanksi administrasi. Cabut izinnya dan proses secara hukum,” tegasnya.
Menurut dia, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memungkinkan pemilik usaha, pengelola maupun karyawan yang terlibat atau membiarkan terjadinya tindak pidana narkotika untuk dijerat hukum.
Bahkan, pengusaha tempat hiburan yang terbukti terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dapat dikenakan sanksi berlapis berupa pidana narkotika, pencabutan izin usaha secara permanen hingga penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Batam dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap masuknya narkotika dari jaringan internasional. Karena itu, GRANAT meminta pengawasan diperkuat, baik di pintu-pintu masuk maupun di lokasi yang berpotensi menjadi tempat transaksi.
“Jangan sampai ada pembiaran. Batam adalah daerah strategis yang rentan dimanfaatkan jaringan narkoba. Semua pihak harus serius agar daerah ini tidak menjadi pasar narkotika yang semakin besar,” tutup Syamsul.(*)
batampos – Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, diungkap Unit Reskrim Polsek Bengkong, Polresta Barelang. Seorang pemuda berinisial MSR (20) diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba melalui Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, mengatakan korban dalam perkara tersebut merupakan remaja perempuan berinisial JMS (17). Sementara laporan polisi dibuat oleh ayah korban berinisial T (43).
Menurutnya, dugaan peristiwa tersebut terjadi pada April 2026 di kawasan Pertokoan Coastarina, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong. Kasus ini baru terungkap setelah keluarga korban menerima informasi dari pihak sekolah.
“Informasi awal diperoleh keluarga korban dari wali kelas yang kemudian menyampaikan adanya dugaan peristiwa yang menimpa korban,” kata Iptu Apriadi.
Setelah menerima informasi tersebut, keluarga korban kemudian berkoordinasi dan memutuskan untuk melaporkan persoalan itu kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Bengkong melakukan serangkaian penyelidikan. Pada Sabtu (20/6), petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial MSR yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
“Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga telah menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut guna kepentingan penyidikan,” ujar Apriadi.
Atas dugaan perbuatannya, MSR dipersangkakan melanggar ketentuan perundang-undangan terkait perlindungan anak dan tindak pidana kesusilaan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.
Iptu Apriadi menegaskan, kepolisian berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak dan akan menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang melibatkan anak di bawah umur. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana terhadap anak.(*)
Erling Haaland merayakan gol saat membawa Norwegia menang 4-1 atas Irak di Piala Dunia 2026. (FIFA)
batampos – Timnas Norwegia menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim paling berbahaya di Piala Dunia 2026. Kemenangan 3-2 atas Senegal pada laga kedua Grup I bukan hanya mengantarkan mereka ke babak 32 besar, tetapi juga mempertegas kekuatan lini serang yang kini menjadi sorotan banyak pihak.
Bermain di New York New Jersey Stadium, timnas Norwegia tampil efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka miliki. Tim asuhan Stale Solbakken berhasil mengatasi perlawanan sengit Senegal dalam pertandingan piala dunia yang berlangsung terbuka dan penuh intensitas sejak menit awal.
Gol pembuka Norwegia dicetak Marcus Holmgren Pedersen. Keunggulan tersebut memberikan kepercayaan diri lebih kepada skuad berjuluk Viking untuk mengendalikan ritme pertandingan.
Pada babak kedua, Erling Haaland kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia dengan mencetak dua gol yang menjadi penentu kemenangan tim.
Senegal sebenarnya tidak menyerah begitu saja. Ismaila Sarr tampil impresif dengan mencetak dua gol balasan yang sempat membuat pertandingan kembali hidup. Namun hingga peluit panjang berbunyi, Senegal gagal menemukan gol tambahan yang bisa menyelamatkan mereka dari kekalahan kedua di fase grup.
Hasil ini membuat Norwegia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Perolehan tersebut cukup untuk memastikan tempat mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Norwegia kini bersaing dengan Prancis di papan atas Grup I setelah kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan dari dua laga.
Di balik kemenangan penting tersebut, perhatian tertuju pada penampilan Erling Haaland dan Martin Odegaard. Keduanya kembali menjadi motor permainan Norwegia.
Haaland berperan sebagai penyelesai akhir yang mematikan, sementara Odegaard menjadi kreator serangan yang mampu membuka ruang dan menciptakan peluang berbahaya.
Kolaborasi keduanya semakin terlihat matang dari pertandingan ke pertandingan. Statistik menunjukkan bahwa Odegaard telah memberikan sembilan assist kepada Haaland selama mereka bermain bersama di tim nasional.
Jumlah itu jadi yang terbanyak yang diterima Haaland dari seorang rekan setim di level internasional. Kerja sama tersebut menjadi salah satu senjata utama Norwegia dalam beberapa tahun terakhir. Ketika Odegaard menemukan ruang untuk mengalirkan bola, Haaland hampir selalu mampu memanfaatkan peluang yang tercipta.
Kombinasi visi bermain dan penyelesaian akhir yang tajam membuat pertahanan lawan kesulitan menghentikan keduanya. Bagi Haaland sendiri, laga melawan Senegal menjadi pertandingan yang kembali mempertegas produktivitasnya bersama tim nasional.
Penyerang berusia 25 tahun itu kini tercatat selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan kompetitif beruntun bersama Norwegia. Lebih impresif lagi, dia berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam enam pertandingan terakhir secara berturut-turut.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa yang jarang dimiliki pemain lain di level internasional. Haaland juga menjadi pemain Norwegia pertama yang mampu mencetak gol dalam dua penampilan beruntun di ajang Piala Dunia.
Sementara itu, Senegal harus menghadapi kenyataan pahit setelah kembali menelan kekalahan. Hasil melawan Norwegia memperpanjang tren negatif mereka di Piala Dunia. Tim asal Afrika tersebut kini tercatat mengalami tiga kekalahan beruntun sejak edisi 2022.
Di sisi lain, Marcus Holmgren Pedersen juga layak mendapatkan perhatian. Gol yang dia cetak membuat namanya masuk dalam daftar pemain pengganti yang berhasil mencetak gol pada babak pertama pertandingan Piala Dunia. Catatan tersebut menjadi pencapaian langka yang jarang terjadi dalam sejarah turnamen.
Lolosnya Norwegia ke babak 32 besar semakin mempertegas perkembangan pesat sepak bola negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran generasi emas yang dipimpin Haaland dan Odegaard membuat mereka kini tidak lagi sekadar menjadi peserta, tetapi juga berpotensi menjadi penantang serius dalam perebutan gelar.
Tantangan berikutnya bagi Norwegia adalah menghadapi Prancis pada laga terakhir fase grup. Pertandingan itu diprediksi menjadi ujian terbesar mereka sejauh ini.
Selain menentukan siapa yang akan finis sebagai juara grup, duel tersebut juga menjadi kesempatan bagi Norwegia untuk mengukur kemampuan menghadapi salah satu kandidat kuat juara dunia. Dengan performa yang terus meningkat dan duet Haaland-Odegaard yang semakin padu, Norwegia memiliki alasan kuat untuk menatap fase gugur dengan optimisme tinggi.
Jika mampu menjaga konsistensi permainan, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.(*)
batampos – Ribuan warga Israel turun ke jalan di berbagai kota akhir pekan lalu untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Aksi yang berlangsung di tengah perang yang masih berlanjut itu menjadi salah satu gelombang protes terbesar dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap kepemimpinan pemerintah.
Demonstrasi dilaporkan berlangsung di Tel Aviv, Yerusalem, Karkur, Afula, Rosh Pina, Nahariya, hingga Beersheba. Para pengunjuk rasa menilai pemerintah gagal menangani dampak serangan 7 Oktober secara efektif, tidak memiliki strategi nasional yang jelas, serta terus memperpanjang perang tanpa tujuan yang tegas.
Di Tel Aviv, sekitar seribu orang berkumpul di Lapangan Habima dalam salah satu aksi terbesar hari itu. Sementara di Yerusalem, polisi sempat menyita mikrofon dan peralatan pengeras suara yang digunakan demonstran di dekat kediaman resmi perdana menteri dengan alasan pelanggaran aturan kebisingan.
Salah satu suara yang paling menyita perhatian datang dari Karmit Palti Katzir. Ia merupakan anggota keluarga korban serangan 7 Oktober yang ayahnya tewas, sementara ibu dan saudara laki-lakinya sempat disandera ke Gaza.
Dalam pidatonya, Katzir menyoroti besarnya dampak konflik yang telah menewaskan lebih dari seribu warga Israel serta meninggalkan trauma fisik dan psikologis bagi puluhan ribu orang lainnya.
“Kami telah kehilangan lebih dari seribu warga Israel, dan puluhan ribu lainnya masih menanggung luka fisik maupun mental,” kata Katzir di hadapan massa sebagaimana dikutip dari Madhyamamonline.
Ia juga menuduh pemerintah melanjutkan perang bukan demi kepentingan nasional, melainkan untuk mempertahankan posisi politik. Menurutnya, hingga kini pemerintah belum mampu menjelaskan secara meyakinkan tujuan akhir dari operasi militer yang terus berlangsung.
Kritik terhadap arah politik pemerintahan Netanyahu juga muncul dalam aksi di Haifa. Mantan Wakil Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel, Eitan Etzion, memperingatkan masyarakat agar tidak mudah menerima seruan ‘persatuan nasional’ menjelang pemilu.
Etzion menilai narasi tersebut berpotensi digunakan untuk mengurangi pengawasan publik terhadap pemerintah dan membatasi ruang perdebatan politik yang sehat. Menurutnya, akuntabilitas tetap harus menjadi prioritas di tengah situasi keamanan yang sulit.
Gelombang demonstrasi ini terjadi saat Israel menghadapi tekanan domestik yang semakin besar, baik dari keluarga korban maupun kelompok masyarakat sipil yang menginginkan perubahan arah kebijakan. Ketidakpuasan publik terus meningkat seiring belum adanya kepastian mengenai akhir perang dan masa depan keamanan negara.(*)
Arus lalu lintas di simpang Baloi. F Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Kecelakaan lalu lintas yang kembali terjadi di kawasan Simpang Baloi, Batam, menjadi perhatian serius Satlantas Polresta Barelang. Selain faktor teknis kendaraan, kepolisian menilai masih rendahnya kepatuhan pengendara terhadap rambu dan lampu pengatur lalu lintas turut menjadi penyebab tingginya risiko kecelakaan di kawasan tersebut.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk lebih memperhatikan rambu serta isyarat lampu lalu lintas, terutama saat melintas di persimpangan yang padat kendaraan.
Menurut Afiditya, banyak pengendara yang masih berupaya mengejar lampu hijau tanpa mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Sikap terburu-buru tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan, terutama ketika lampu lalu lintas akan berganti menjadi merah.
“Sering kali pengendara memaksakan diri menerobos persimpangan karena ingin mengejar lampu hijau. Padahal, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika dipaksakan saat lampu sudah berganti, risiko terjadinya kecelakaan sangat besar,” ujar Afiditya.
Ia menegaskan, diperlukan kesabaran dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan dalam berlalu lintas. Baik pengendara sepeda motor, kendaraan umum maupun kendaraan berat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keselamatan di jalan raya.
Terkait pengaturan lalu lintas di Simpang Baloi, Afiditya menilai sistem lampu lalu lintas yang ada saat ini telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan aspek keselamatan pengguna jalan.
Ia menjelaskan, kendaraan yang datang dari arah Pelita menuju Baloi wajib mengikuti isyarat lampu lalu lintas yang berlaku di simpang tersebut. Pengendara tidak diperbolehkan menerobos lampu merah meskipun tujuan perjalanan mereka lurus menuju Baloi.
“Pengaturan di Simpang Baloi berbeda dengan Simpang KDA Luar. Dari arah Bandara menuju Simpang Jam memang masih dapat berjalan dengan memperhatikan rambu kewaspadaan meskipun lampu merah. Namun di Simpang Baloi kondisi jalannya menurun dan arus lalu lintas sangat padat, sehingga seluruh pengendara wajib mematuhi lampu lalu lintas yang ada,” jelasnya.
Menurutnya, pengaturan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan bersama demi menciptakan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Karena itu, masyarakat diminta untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Selain menaati rambu dan lampu lalu lintas, Satlantas Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat dan perlengkapan berkendara, memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, menghindari kebut-kebutan, serta menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam berlalu lintas.(*)
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area gorong-gorong Tanjung Sengkuang, Batuampar, Selasa (23/6). Pencarian terhadap Azzahra Ruknuddin Baibas alias Ibas (4), bocah yang diduga hanyut terseret arus saat bermain hujan, memasuki hari kedua. Hingga sore hari, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilanjutkan dengan menyisir saluran drainase hingga area muara laut. f. istimewa
batampos –Harapan keluarga untuk menemukan Azzahra Ruknuddin Baibas alias Ibas, 4, masih belum terwujud. Memasuki hari kedua pencarian, Selasa (23/6), tim SAR gabungan terus berjibaku menyisir gorong-gorong hingga area perairan setelah bocah tersebut hanyut saat bermain hujan di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar.
Sejak pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan kembali turun ke lapangan melakukan pencarian intensif. Namun hingga siang hari, keberadaan korban belum juga ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan pencarian difokuskan pada jalur yang diduga dilalui korban saat terseret arus deras ke dalam gorong-gorong.
“Karena kondisi air masih surut, tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara manual di area gorong-gorong. Saat air pasang nanti, pencarian akan diperluas menggunakan perahu karet ke arah laut,” ujar Dedius, Selasa (23/6).
Upaya pencarian tidak mudah. Tim harus menyusuri saluran drainase dan gorong-gorong yang sempit serta berlumpur untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat. Sejumlah personel juga disiagakan di area muara yang menjadi jalur keluarnya aliran air menuju laut.
Ibas sebelumnya dilaporkan hanyut pada Senin (22/6) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, hujan deras mengguyur kawasan Tanjung Sengkuang. Korban yang sedang bermain di sekitar parit depan rumah diduga terpeleset dan jatuh ke dalam saluran drainase sebelum terseret arus yang deras.
Keluarga dan warga sekitar sempat berupaya melakukan pencarian sesaat setelah kejadian. Namun derasnya arus dan panjangnya jalur gorong-gorong membuat korban tidak berhasil ditemukan.
Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Batam, Polairud Polda Kepri, Satpolairud Polresta Barelang, TNI AL Batam, BPBD Kota Batam, Tagana Batam, serta masyarakat setempat. Berbagai peralatan pendukung turut dikerahkan, mulai dari perahu karet, alat deteksi bawah air AquaEye, perangkat komunikasi hingga perlengkapan evakuasi.
Di tengah pencarian yang masih berlangsung, keluarga korban hanya bisa menunggu dengan penuh harap di sekitar lokasi kejadian. Sementara tim SAR gabungan terus berupaya menyisir setiap titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal hingga korban ditemukan,” tegas Dedius.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat hujan deras. Saluran drainase dan gorong-gorong yang tampak biasa dapat berubah menjadi jalur berbahaya akibat derasnya arus air.(*)
Petugas mengevakuasi jenazah nelayan pulau karas yang sudah hilang selama lima hari. f. istimewa
batampos – Setelah lima hari pencarian, Jaafar (50), nelayan asal Kampung Ranga, Kelurahan Pulau Karas, Kecamatan Galang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Terkulai, Senin (22/6) malam.
Sekretaris Desa Busung, Zuriatno, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang baru pulang dari Tanjung Bangun menuju Pulau Busung pada pagi hari.
“Mayat ditemukan sekitar pukul 17.30 hingga menjelang pukul 18.00 WIB. Nelayan yang menemukan sedang dalam perjalanan pulang dan melihat sesosok tubuh mengapung di laut,” ujar Zuriatno, Selasa (23/6).
Setelah menemukan jasad tersebut, nelayan langsung mengabarkan temuannya kepada rekan sesama nelayan dan warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada aparat dan instansi terkait.
Menurut Zuriatno, tim gabungan bersama nelayan setempat bergerak menuju lokasi setelah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polairud.
“Tim berangkat sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Sebelum ke lokasi, kami sudah berkoordinasi dengan Pak Babin dan pihak Polair. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada hari kelima pencarian,” katanya.
Saat ditemukan, kondisi korban sudah mengapung di permukaan laut. Setelah proses identifikasi dan evakuasi selesai dilakukan, jenazah langsung dibawa ke Pulau Karas untuk diserahkan kepada keluarga dan segera dimakamkan.
Direktorat Polairud Polda Kepri bersama Satpolairud Polresta Tanjungpinang dan Satpolairud Polres Bintan turut membantu proses evakuasi jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Terkulai.
Berdasarkan laporan kepolisian, korban diketahui bernama Jaafar, warga Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang. Pihak keluarga memastikan jasad yang ditemukan merupakan Jaafar yang dilaporkan hilang sejak Rabu (18/6) lalu saat melaut di perairan Tanjung Budus, Kelurahan Karas.
Sebelumnya, hilangnya korban diketahui setelah warga menemukan speed boat miliknya mengapung tanpa awak di perairan Tanjung Budus. Warga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat dan tim SAR.
Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari warga, nelayan, Direktorat Polairud Polda Kepri, Basarnas, serta tokoh masyarakat setempat melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan sekitar Karas, Pulau Sembur, Penarik hingga Galang Baru.
Upaya pencarian terus dilakukan selama lima hari dengan melibatkan puluhan nelayan yang mengerahkan pompong dan speed boat untuk memperluas area pencarian.
Setelah ditemukan dan dievakuasi, jenazah Jaafar dikawal menuju Pulau Karas dan diserahkan kepada keluarga pada Senin malam. Prosesi penyerahan berlangsung dihadiri pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, serta keluarga korban.
“Korban langsung dibawa ke Karas untuk dikebumikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” kata Zuriatno.(*)
Prancis melesat ke fase 32 besar Piala Dunia 2026 usai menggebuk Senegal. (Istimewa)
batampos – Babak penyisihan grup baru memasuki matchday kedua di Piala Dunia 2026. Namun, sudah ada enam negara yang memastikan tiket lolos ke babak 32 besar.
Tercatat, 10 dari 12 grup Piala Dunia 2026 telah memainkan matchday kedua. Hasilnya, beberapa tim angkat koper dan sebagian lainnya berhasil mengunci tiket lolos ke fase gugur.
Terdapat enam tim yang sudah mengamankan tiket ke fase grup. Mereka adalah Meksiko, Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Prancis, dan Norwegia. Daftar negara yang lolos masih berpotensi bertambah, mengingat pertandingan Grup K dan L belum dimainkan.
Meksiko memastikan langkah ke fase gugur setelah mencatat dua kemenangan di Grup A. Tim tuan rumah saat ini memimpin klasemen dengan nilai enam, unggul tiga angka atas Korea Selatan yang masih bersaing memperebutkan satu tiket lolos langsung dengan Republik Ceko dan Afrika Selatan.
Amerika Serikat memastikan diri ke fase gugur setelah tampil moncer di dua pertandingan Grup D. Tim polesan Mauricio Pochettino itu mengemas dua kemenangan sehingga kini memimpin klasemen sementara dengan enam poin.
Sedangkan Australia (3 poin) dan Paraguay (3 poin) akan saling sikut memperebutkan satu tiket langsung, sementara Turki secara mengejutkan tersingkir setelah kalah di dua laga.
Jerman tampil perkasa di Grup E dengan meraih kemenangan di dua laga yang dimainkan. Sementara Pantai Gading dan Ekuador masih bersaing untuk memperebutkan posisi runner-up grup sekaligus melaju ke babak gugur.
Begitu juga dengan Argentina yang tampil memukau di Grup J. Tim berjuluk La Albiceleste itu memastikan tiket 32 besar setelah mengalahkan Austria pada Selasa (23/6) dini hari WIB. Lionel Messi menjadi bintang kemenangan dalam laga tersebut dengan mencetak dua gol.
Kemudian Prancis dan Norwegia memastikan tiket lolos 32 besar setelah kompak meraih kemenangan di matchday kedua Grup I. Prancis menang telak 3-0 atas Irak, sementara Norwegia menang tipis 3-2 atas Senegal.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 diambil dari juara dan runner-up dari 12 grup. Sementara sisanya diambil dari delapan negara yang menghuni peringkat ketiga terbaik.
Daftar 6 Tim yang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
1. Meksiko
2. Amerika Serikat
3. Jerman
4. Argentina
5. Prancis
6. Norwegia
ABK dievakuasi setelah KM Batam Indah 9 tenggelam di perairan Batam, Selasa (23/6).Foto. Dokumentasi Kodaeral IV untuk Batam Pos.
batampos – Kapal Motor (KM) Batam Indah 9 dilaporkan tenggelam di perairan Batam, Selasa (23/6). Seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil selamat setelah mendapat pertolongan dari kapal yang melintas dan dievakuasi oleh unsur TNI Angkatan Laut.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima dari Coast Guard Singapura yang menyatakan KM Batam Indah 9 tenggelam di posisi koordinat 01°12.097’N dan 103°53.708’E. Saat kejadian, kapal diketahui sedang berlayar dari Sekupang menuju Singapura dengan membawa muatan komponen elektronik.
Rekaman video yang diterima Batam Pos memperlihatkan detik-detik kapal mulai tenggelam. Dalam video tersebut terdengar suara seorang awak kapal meminta pertolongan.
“Tenggelam kapal Wak, Wak… habis-habis,” ujar perekam video. Ia juga menyebut seluruh barang di kapal telah tenggelam dan meminta bantuan segera.
Berdasarkan siaran pers Dispen Kodaeral IV, kapal diduga mengalami kebocoran pada bagian buritan akibat kondisi kayu lambung yang telah lapuk sehingga air laut masuk ke dalam kapal hingga akhirnya tenggelam.
“TNI Angkatan Laut jajaran Satrol Kodaeral IV melalui KAL Mapor menunjukkan respons cepat dalam penanganan kecelakaan laut yang menimpa KM Batam Indah 9 di perairan Batam,” demikian disampaikan dalam siaran pers Dispen Kodaeral IV.
Menerima informasi tersebut, KAL Mapor segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan area, memastikan kondisi korban, sekaligus mengawal proses evakuasi. Sebelum unsur TNI AL tiba, seluruh ABK terlebih dahulu dievakuasi ke LCT Ayu 68 oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi.
“Selanjutnya, seluruh ABK KM Batam Indah 9 dipindahkan dari LCT Ayu 68 ke KAL Mapor untuk dibawa menuju Dermaga Kodaeral IV Batam guna mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh tim Diskes Kodaeral IV,” tulis Dispen Kodaeral IV.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh ABK dinyatakan dalam kondisi sehat dan selamat. Delapan awak kapal yang berhasil diselamatkan masing-masing Nahkoda Adenan (47), Dedi Santoso (30), Zulkipli (55), Sumantri (55), Azwar (39), Murdin Siregar (50), Lukman (40), dan M. Pirnando (26).
Dispen Kodaeral IV menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan unsur TNI AL dalam memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah perairan Kepulauan Riau.
“Kejadian ini menjadi bukti kesiapsiagaan unsur-unsur TNI Angkatan Laut jajaran Kodaeral IV dalam melaksanakan tugas kemanusiaan serta memberikan bantuan cepat terhadap kecelakaan laut yang terjadi di wilayah perairan Kepulauan Riau,” demikian siaran pers Dispen Kodaeral IV. (*)