Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2212

Istana: Yang Tidak Seirama dengan Presiden akan Dievaluasi

0
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (ANTARA/Andi Firdaus)

batampos – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, angkat bicara terkait mulai ramainya isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih, belakangan ini. Hal ini setelah sejumlah lembaga survei merilis hasil kinerja para menteri atau pembantu Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hasan menegaskan, hanya Presiden Prabowo yang mengetahui adanya perombakan kabinet atau tidak.

“Ya yang paling tahu soal reshuffle itu di republik ini hanya pak Presiden. Jadi ini kan sepenuhnya kewenangan pak Presiden. Soal kapan waktunya, siapa orangnya, itu betul-betul hanya presiden yang tahu,” kata Hasan Nasbi di Jakarta, Jumat (7/2).

Menurutnya, di luar itu hanya bisa menerka-nerka. Ia juga mengaku tidak tahu pasti kapan Presiden Prabowo akan melakukan perombakan kabinet.

“Yang diluar ini kan cuma menerka-nerka aja. Kita juga tidak punya informasi yang cukup mengenai kapan itu akan dilaksanakan dan siapa orangnya, kita tidak punya informasi soal itu. Itu betul-betul kewenangannya presiden,” tegas Hasan.

Hasan mengungkapkan, Presiden Prabowo selalu mengingatkan kepada para pembantunya untuk bekerja dengan benar. Hal itu tidak hanya berlaku bagi satu atau dua menteri, tetapi terhadap seluruh menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih.

Namun, ia memahami bahwa pihak yang tidak seirama dengan Presiden Prabowo akan dievaluasi.

“Jadi, ini peringatan yang berlaku umum. Jadi siapapun itu yang tidak mau seirama gerak langkahnya bersama presiden, ya nanti akan mendapatkan evaluasi dari presiden,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Istana: Yang Tidak Seirama dengan Presiden akan Dievaluasi pertama kali tampil pada News.

Antisipasi PMK, Bintan Terima 200 Dosis Vaksin Tahap Pertama

0
Petugas kesehatan melakukan vaksinasi terhadap sapi di Bintan. F.DKPP Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Bintan menerima 200 dosis vaksin untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Tahap pertama, Bintan terima alokasi vaksin sebanyak 200 dosis dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kepri,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Sri Heni Utami.

Dia mengatakan, akhir-akhir ini kasus PMK kembali merebak di berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA: Cegah PMK, Tanjungpinang Butuh 800 Dosis Vaksin

Oleh karena itu, kata mantan Sekretaris Dinas Sosial Bintan ini, pihaknya melakukan vaksinasi sebagai antisipasi PMK terhadap hewan ternak seperti sapi.

Sementara itu, Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan, drh. Iwan Berri Prima menjelaskan, target dari program vaksinasi PMK ini sesuai arahan pemerintah pusat adalah pada hewan sapi.

Dia mengatakan, Bintan menerima alokasi sebanyak 200 dosis dengan rincian Kecamatan Bintan utara sebanyak 15 dosis, Teluk Sebong sebanyak 29 dosis, Toapaya sebanyak 43 dosis, Teluk Bintan sebanyak 13 Dosis, Gunung kijang sebanyak 25 dosi dan Bintan timur sebanyak 75 dosis.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, dia mengatakan, melibatkan 4 orang dokter hewan dan 13 tenaga paramedik veteriner.

“Tenaga kesehatan hewan dari DKPP Bintan juga dilibatkan,” pungkas Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DKPP Bintan ini. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Antisipasi PMK, Bintan Terima 200 Dosis Vaksin Tahap Pertama pertama kali tampil pada Kepri.

Paripurna DPRD Batam: Usulan Pemberhentian Muhammad Rudi dan Penetapan Amsakar-Li Claudia

0
Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Batam terpilih Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra berfoto dengan Ketua DPRD dan Wakil DPRD Batam usai rapat paripurna penetapan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Batam terpilih hasil Pilkada 2024, Jumat (7/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna untuk mengumumkan usulan pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2020-2024 sekaligus menetapkan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih hasil Pilkada Serentak 2024, Jumat (7/2).

Selain itu, rapat juga membahas perubahan agenda kunjungan kerja DPRD Batam pada Februari 2025.

Ketua DPRD Batam, Kamaluddin, menyatakan pengumuman ini sesuai dengan ketentuan Pasal 79 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah.

“Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemberhentian kepala daerah harus diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat,” ujarnya.

Masa jabatan Wali Kota Batam periode 2020-2024 secara resmi berakhir pada hari pelantikan dan pengucapan sumpah janji kepala daerah terpilih.

Kamaluddin menegaskan bahwa berdasarkan hasil Pilkada 2024, pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam.

“Sehubungan dengan telah dilaluinya tahapan Pilkada Serentak 2024 dan telah ditetapkannya Wali Kota Batam terpilih, maka pada hari ini diumumkan usulan pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2020-2024, yakni H. Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad,” ujar Kamaluddin.

Lebih lanjut, usulan pemberhentian dan penetapan ini akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri serta Gubernur Kepulauan Riau untuk mendapatkan persetujuan dan tindak lanjut administrasi.

Dalam rapat paripurna ini, Wali Kota Batam Muhammad Rudi tidak dapat hadir secara langsung. Kehadirannya digantikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin.

“Saya tidak tahu persis, tapi sejak pagi beliau (Rudi) sepertinya ada acara BP Batam di Jakarta,” ujar Jefridin saat dikonfirmasi.

Dengan diumumkannya usulan pemberhentian dan penetapan kepala daerah baru ini, Batam segera memasuki transisi kepemimpinan untuk periode selanjutnya. Pelantikan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra tinggal menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Paripurna DPRD Batam: Usulan Pemberhentian Muhammad Rudi dan Penetapan Amsakar-Li Claudia pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Bakal Temui Rudi Bahas Masa Depan Batam

0
Muhamad Rudi dan Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Hubungan antara Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wali Kota Batam terpilih, Amsakar Achmad, dengan Wali Kota Batam saat ini, Muhammad Rudi, disebut-sebut semakin membaik setelah sebelumnya sempat diisukan retak akibat berbagai persoalan politik dan pemerintahan.

Namun, Amsakar menegaskan bahwa ia dan Rudi tak ada masalah. Dia tetap memiliki niat baik untuk menjaga komunikasi baik dengan Rudi.

“Saya belum ketemu beliau (Rudi) beberapa hari ini. Tapi nanti saya pasti akan ketemu dengan beliau,” katanya, Jumat (7/2).

Pertemuan dengan Rudi menjadi salah satu agenda penting yang ingin segera direalisasikan. Amsakar merasa perlu menyampaikan berbagai hal terkait pemerintahan Batam ke depannya secara langsung kepada Rudi.

“Saya pengen ketemu dengan beliau, menyampaikan semua hal,” katanya.

Amsakar menyiratkan, bahwa pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momen yang konstruktif untuk membahas transisi kepemimpinan di Batam serta menjaga harmoni politik di wilayah tersebut.

Meski belum memberikan rincian pasti tentang waktu dan topik pembahasan, Amsakar berjanji akan memberikan pernyataan resmi setelah pertemuan tersebut berlangsung.

“Setelah ketemu beliau, nanti saya akan ngomong lagi,” ujarnya.

Dengan dilantiknya Amsakar sebagai Wali Kota Batam dalam waktu dekat, pertemuan dengan Rudi dinantikan. Hal itu dapat menjadi awal yang baik dalam menjaga kesinambungan program pembangunan di Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Bakal Temui Rudi Bahas Masa Depan Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Tolak Penggunaan Mobil Dinas Baru, Pilih Efisiensi

0
Amsakar Achmad. Foto. Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, sekaligus Wali Kota Batam terpilih, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa ia kemungkinan tidak akan menggunakan mobil dinas baru setelah resmi dilantik.

Keputusan tersebut ia ambil sebagai bentuk komitmen efisiensi anggaran yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, serta optimalisasi aset pemerintah.

Menurut Amsakar, kendaraan dinas yang selama ini digunakan masih dalam kondisi layak pakai. Mobil tersebut masih mampu mendukung aktivitas operasional pimpinan daerah.

“Bukan menolak, tapi karena semangatnya efisiensi. Saya pikir mobil ini masih dapat dipakai,” katanya, Jumat (7/2).

Ia menambahkan, selama kendaraan dinas yang ada tidak mengganggu operasional pemerintahan, maka tidak ada urgensi untuk menggantinya dengan yang baru. “Tak ada persoalan, yang penting tidak mengganggu operasional,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret dari kebijakan tersebut, nanti dia mengusulkan agar kendaraan dinas yang dialokasikan untuk pimpinan digunakan untuk keperluan sosial. Salah satu yang menjadi prioritas adalah mendukung program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif yang bertujuan memberikan makanan sehat bagi masyarakat kurang mampu.

“Biarlah digunakan dulu untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Itu yang penting,” katanya.

Dengan begitu, kendaraan dinas yang seharusnya diperuntukkan bagi pejabat dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keputusan ini mencerminkan kesadaran Amsakar terhadap efisiensi anggaran pemerintah. Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, kebijakan pengelolaan anggaran secara bijak dianggap sebagai langkah yang patut dicontoh sebagaimana disampaikan oleh presiden.

Efisiensi anggaran dan optimalisasi aset daerah dinilai penting untuk mendukung program-program yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Amsakar akan dilantik sebagai Wali Kota Batam dalam waktu dekat menggantikan Muhammad Rudi yang menyelesaikan masa jabatannya. Keputusan efisiensi yang diambilnya menjadi sinyal positif bagi arah kebijakan pemerintah daerah. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Tolak Penggunaan Mobil Dinas Baru, Pilih Efisiensi pertama kali tampil pada Metropolis.

Menderita Penyakit Menahun, Pekerja Kebun Gantung Diri di Kandang Bebek

0
Polisi mendatangi andang bebek yang menjadi lokasi Herman gantung diri, Kamis (6/2) malam. F.Agung untuk Batam Pos

batampos – Warga sekitar Kebun Sei Bandas, Batam Kota geger dengan tewasnya Herman Sinaga. Pria 43 tahun ini ditemukan tergantung di dalam kandang bebek miliknya, Kamis (6/2) malam.

Jasad pekerja kebun ini pertama kali ditemukan oleh tetangganya. Awalnya, tetangga curiga karena Herman tidak terlihat beberapa hari.

“Korban dilaporkan sudah beberapa hari tidak kelihatan dan sepeda motornya masih berada di dekat rumahnya. Tetangga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta.

Agung menjelaskan Herman tinggal di kebun tersebut seorang diri. Korban mengakhiri hidupnya menggunakan seutas tali.

“Dari keterangan beberapa saksi yang merupakan teman teman dan kerabat, bahwa korban menderita penyakit menahun,” katanya.

Agung menambahkan dari keterangan awal tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Oleh polisi, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Dilakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Menderita Penyakit Menahun, Pekerja Kebun Gantung Diri di Kandang Bebek pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Anambas Yang Berulang Tahun Bisa Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

0
Kabid Penyakit Menular, Feri Oktavia. f.ihsan

batampos– Program cek kesehatan gratis untuk warga yang berulang tahun, bakal dilaksanakan di Kabupaten Anambas.

Rencananya, program ini mulai berjalan pada tanggal 10 Februari mendatang sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Bidang Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Anambas, Feri Oktavia mengatakan program ini menyasar warga yang masih berusia bayi hingga lansia.

BACA JUGA: Puskesmas di Lingga Kekurangan Alat Buat Program Cek Kesehatan Gratis

“Semua kalangan mendapatkan fasilitas ini. Ya itu dengan catatan dia berulang tahun dihari itu. Ada jangka waktunya, dari dia ulang tahun hingga 30 hari kedepan,” ujar Feri Oktavia, Kamis, (6/5).

Warga, lanjut dia, yang ingin menikmati layanan ini harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di aplikasi ‘Satu Sehat’.

“Dari aplikasi nanti diarahkan untuk cek kesehatan. Cek kesehatannya di Puskesmas,” sebut Feri.

Feri menerangkan, segala jenis penyakit akan di screening untuk mengantisipasi warga agar tetap dalam kondisi sehat.

“Screening yang dilakukan untuk mengetahui gejala penyakit seperti kanker, malaria, HIV/AiDS dan lain sebagainya,” terang dia.

Jika hasil screening menunjukkan adanya penyakit yang serius, warga akan dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Makanya warga disarankan harus mengantongi BPJS Kesehatan. Biar kalau ada dirujuk di RS segera ditangani,” tutur Feri.

Dinas Kesehatan saat ini sedang berupaya untuk menyiapkan segala fasilitas serta peralatan untuk menunjang program ini.

“Peralatan ada sedikit. Kayak cek darah, sudah kita distribusikan juga ke puskesmas. Intinya kita siap jalani program ini,” kata Feri. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Warga Anambas Yang Berulang Tahun Bisa Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas pertama kali tampil pada Kepri.

Pencurian Marak, Kapolres Intruksikan Seluruh Kapolsek Tingkatkan Patroli

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Aksi pencurian di Kota Batam saat ini sangat meresahkan. Para pelaku mengincar besi yang berada di jalanan atau yang digunakan sebagai fasilitas umum.

Seperti pencurian di tiang besi Telkom di depan Vihara Maitreya, Sei Panas pada akhir bulan lalu. Pelaku nekat menggergaji besi pada siang hari dan aksinya direkam warga.

Kemudian pencurian plang besi jalan yang dilakukan 2 pria. Pelaku terlihat membawa plang tersebut menggunakan motor pada tengah malam.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan, ia sudah mengintruksikan seluruh Kapolsek untuk meningkatkan patroli.

“Kemarin sudah saya kumpulkan Kapolsek. Kita akan tingkatkan lagi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di setiap Polsek,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Jumat (7/2).

Selain patroli, Heribertus menekankan para Kapolsek untuk lebih meningkatkan kegiatan anggota Bhabinkamtibmas. “Juga dukungan dari masyarakat. Karena ketertiban itu bukan hanya polisi saja,” katanya.

Menurut Heribertus, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, salah satunya melalui pengaktifan Siskamling. “Apabila menemukan sesuatu, langsung laporkan ke polisi setempat. Akan langsung kita tindak lanjuti,” ungkapnya.

Heribertus mencontohkan kasus pencurian di tiang besi Telkom di depan Vihara Maitreya, Sei Panas. Dalam kasus ini, pihaknya sudah menangkap pelaku berinisial AG, 27. “Yang kemarin itu sudah langsung kita amankan,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Pencurian Marak, Kapolres Intruksikan Seluruh Kapolsek Tingkatkan Patroli pertama kali tampil pada Metropolis.

Selundupkan Sabu dari Malaysia dalam Anus, Pedagang Makanan Diancam 20 Tahun Penjara

0
Sarmin Sape, pedagang makanan di kawasan Nagoya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Ia didakwa dengan undang-undang narkotika karena menyelundupkan sabu-sabu di dalam anus. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Sarmin Sape, pedagang makanan di kawasan Nagoya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Ia didakwa dengan undang-undang narkotika karena menyelundupkan sabu-sabu di dalam anus. Sabu seberat 50 gram dibungkus dengan alat kontrasepsi (kondom).

Kemarin, Sarmin duduk sebagai terdakwa yang didampingi tim penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan, Vierki dan Elisuwita. Dalam dakwaan jaksa, Sarmin dijerat dengan pasal 114 atau 113 UU narkotika no 35 tahun 2009, dengan ancaman 20 tahun penjara.

Usai menjabarkan isi dakwaan, jaksa penuntut umum menghadirkan dua saksi polisi penangkap. Yang mana kedua polisi dari Polda Kepri menjelaskan kronologi penangkapan pria berusia 45 tahunan itu.

“Terdakwa ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat,” ujar saksi polisi.

Dijelaskan saksi polisi, informasi yang diterima menjelaskan ciri dari target operasi. Yang mana akan sampai di Batam melalui Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter pada 6 November 2024 lalu.

“Berdasarkan informasi, kami berhasil mengamankan terdakwa, sesuai dengan ciri-ciri yang dimaksud,” sebut saksi.

Menurut saksi, saat diinterogasi awalnya terdakwa mengelak, namun setelah diinterogasi terus, terdakwa mengaku. Dimana ia akhirnya mengeluarkan sendiri sabu dari anus di dalam kamar mandi.

“Terdakwa mengakui, kemudian mengeluarkan sabu itu sendiri dari anus. Dikeluarkan di kamar mandi,” sebut saksi.

Masih kata saksi, sabu yang dibungkus alat kontrasepsi itu saat ditimbang memiliki berat 50 gram. Petugas juga melakukan USG untuk memastikan masih ada atau tidaknya sabu.

“Kami cuma memastikan kalau tak ada lagi sabu dalam tubuh terdakwa. Pada saat pengeledahan di rumah terdakwa, kami juga menemukan beberapa paket sabu,” kata saksi lagi.

Dari keterangan terdakwa, sabu itu rencana dipakai sendiri hingga dijual. Sengaja beli di Malaysia karena harga yang jauh lebih murah.

“Jadi terdakwa ini juga memakai sekaligus menjual,” imbuhnya.

Keterangan saksi dibenarkan terdakwa. Yang mana mengakui sudah sejak lama mengkonsumsi sabu.

“Sudah lama, konsumsi sabu agar kuat,” imbuh pria yang sudah 7 kali menikah ini.

Usai mendengar keterangan saksi dan terdakwa, sidang ditunda hakim yang dipimpin Yuanne hingga minggu depan, agenda tuntutan. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Selundupkan Sabu dari Malaysia dalam Anus, Pedagang Makanan Diancam 20 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebakaran di Bengkong Dipicu Api Pembakaran Dupa

0
Kebakaran di Bengkong Indah, Rabu (5/2).

batampos – Kebakaran yang terjadi di rumah toko kawasan Bengkong Indah dipicu api pembakaran dupa. Kejadian ini menewaskan penghuninya sekaligus pemilik usaha, Tang Khe Lai, 71.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan api dari pembakaran dupa tersebut merambat ke meja hingga membuat api membesar.

“Pembakaran dupa ditinggal sebentar dan merembet membakar rumah,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Jumat (7/2).

Menurut Heribertus, kebakaran saat ini tengah marak terjadi. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Apabila meninggalkan rumah, tolong listrik dimatikan. AC, TV,” katanya.

Kemudian, ia meminta masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah. Sebab, saat ini tengah musim pancaroba.

“Dan yang terpenting sediakan APAR, karena kami temukan di beberapa lokasi kejadian, menganggap sepele,” ungkapnya.

Menurut Heribertus, penyediaan APAR ini sangat penting. Hal ini untuk mengantisipasi atau pencegahan awal saat terjadinya kebakaran.

“Karena dengan air belum tentu langsung padam. Dengan APAR ini langsung bisa diantisipasi,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Kebakaran di Bengkong Dipicu Api Pembakaran Dupa pertama kali tampil pada Metropolis.