Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2221

Seekor Buaya Muncul di Sungai Panggak Laut Kecamatan Lingga

0

batampos– Salah seorang warga Desa Panggak Laut Kabupaten Lingga melihat kemunculan seekor buaya di sungai Panggak Laut saat melintasi sungai menggunakan kendaraan laut. Kejadian ini terjadi pada Kamis siang (13/2).

Menurut keterangan dari Dion yang merupakan warga Desa Panggak Laut, buaya tersebut muncul disaat dia melintasi sungai Panggak Laut menggunakan pompong (kendaraan laut) untuk pergi menjaring ke laut.

“Saat saya sedang melewati sungai itu untuk pergi ke menjaring kelaut, saya melihat seekor buaya yang sedang berenang di depan pompong yang kami gunakan,” ujar Dion saat dikonfirmasi pada Kamis siang (13/2).

BACA JUGA: Mengkhawatirkan, Buaya Sering Muncul di Tambelan

Dion menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Panggak Laut dan sekitarnya untuk berhati-hati saat melewati sungai tersebut karena ada kemunculan seekor buaya di sungai tersebut.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Panggak Laut dan sekitarnya untuk berhati-hati jika melewati sungai tersebut karena ada kemunculan seekor buaya di sungai itu,” ucapnya.

Dion menambahkan, kemunculan buaya di sungai ini sering terjadi. Namun kemunculan buaya tersebut sampai saat ini belum memakan korban jiwa. Diharapkan warga harus selalu waspada.

“Memang di sungai Panggak Laut ini sering terjadi kemunculan buaya. Sampai saat ini kemunculan buaya ini belum ada yang memakan korban jiwa. Namun masyarakat harus selalu berhati-hati,” tutupnya. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Seekor Buaya Muncul di Sungai Panggak Laut Kecamatan Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Peringati CHD Awareness Week, RSBP Batam Taja Pemeriksaan Jantung Gratis Anak

0
Layanan screening jantung bawaan bagi bayi dan anak di RSBP Batam. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menaja bakti sosial berupa layanan screening jantung bawaan bagi bayi dan anak, Jumat (14/2).

Kegiatan ini diadakan dalam rangka peringatan “Congenital Heart Disease Awareness Week” dan bertujuan untuk mendeteksi dini kelainan jantung bawaan yang dapat berdampak serius jika tidak ditangani sejak awal.

Sebanyak 20 bayi dan anak mengikuti pemeriksaan yang dilakukan oleh dr Priyandini Wulandari, dengan metode Ekokardiografi. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit jantung bawaan.

Direktur Badan Usaha Rumah Sakit RSBP Batam, dr Sri Rezeki Handayani, mengatakan bahwa RSBP Batam berencana menghadirkan poliklinik khusus jantung bayi dan anak dalam waktu dekat.

“Saat ini, kami telah memiliki dokter spesialis jantung konsultan anak, yaitu dr Priyandini Wulandari. Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, harapannya poliklinik screening jantung bawaan dapat segera hadir secara umum untuk melayani masyarakat Batam dan Kepri,” kata dia.

Priyandini menambahkan, screening jantung bawaan memiliki peran penting dalam mendeteksi penyakit sejak dini, mengingat angka kejadian penyakit ini cukup tinggi, yakni 8-10 kasus per 1.000 kelahiran hidup.

“Beberapa kasus penyakit jantung bawaan tidak menimbulkan gejala yang spesifik, sehingga pemeriksaan dini menjadi sangat bermanfaat bagi orang tua untuk memastikan kesehatan jantung anak mereka,” ujarnya.

Dengan adanya inisiatif ini, ia ingin kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung anak semakin meningkat, serta pelayanan kesehatan di RSBP Batam semakin berkembang untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Batam dan sekitarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Peringati CHD Awareness Week, RSBP Batam Taja Pemeriksaan Jantung Gratis Anak pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Kembali Rutin dengan Giat ke Sekolah

0

batampos – Program

Personil Polsek Batuaji menjadi inspektur upacara di SMP Nurul Hikmah. Foto. Humas Polsek Batuaji/ Batam Pos

kembali digencarkan oleh Polsek Batuaji dan Sagulung sebagai upaya menekan angka kenakalan remaja di wilayah tersebut. Program ini akan disisipkan dalam setiap patroli lapangan dengan tujuan menyampaikan himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para pelajar.

Masyarakat Batuaji dan Sagulung belakangan ini semakin khawatir dengan meningkatnya kenakalan remaja di lingkungan mereka. Banyak warga yang mendesak pihak kepolisian agar lebih serius dalam mengatasi persoalan ini.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Batuaji memutuskan untuk kembali rutin mendatangi sekolah-sekolah guna memberikan sosialisasi mengenai Kamtibmas serta dampak hukum bagi para pelanggar, termasuk penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menegaskan bahwa pengawasan dan penegakan hukum terhadap kenakalan remaja telah berjalan dengan maksimal.

“Alhamdulillah, beberapa titik yang selama ini dikeluhkan sebagai tempat berkumpulnya para remaja sudah steril karena terus kami awasi. Kami masih fokus dengan masalah ini dan berencana untuk mendatangi sekolah-sekolah guna melakukan sosialisasi Kamtibmas dan penegakan hukum bagi para pelaku kejahatan,” ujar AKP Raden Bimo.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi, Polsek Batuaji juga berencana menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah setiap hari Senin. Dalam kesempatan tersebut, anggota kepolisian akan memberikan pemaparan materi tentang Kamtibmas serta penegakan hukum sebagai langkah pencegahan bagi para pelajar agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif.

Langkah serupa juga akan dilakukan oleh Polsek Sagulung. Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, menyatakan pihaknya akan lebih aktif dalam memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah guna mengedukasi para pelajar tentang pentingnya menjaga perilaku yang baik serta menjauhi tindakan melanggar hukum.

Menurut Iptu Rohandi, peran guru di sekolah juga sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak. Oleh karena itu, Polsek Sagulung akan berkoordinasi dengan para guru agar selalu mengingatkan siswa untuk tidak berkeliaran di malam hari atau melakukan aktivitas yang dapat merugikan diri mereka sendiri.

“Tugas utama pelajar adalah belajar. Kami berharap para guru juga turut serta dalam mengawasi dan memberikan arahan kepada siswa mereka,” ujar Iptu Rohandi.

Selain fokus pada pencegahan kenakalan remaja, program ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan pihak sekolah. Dengan adanya keterlibatan aktif aparat kepolisian di lingkungan pendidikan, diharapkan siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya menaati aturan dan menjauhi perilaku menyimpang.

Masyarakat menyambut baik langkah yang diambil oleh kepolisian ini. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan penyuluhan langsung dari pihak berwajib. Mereka berharap upaya ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman bagi anak-anak mereka.

Dengan semakin intensifnya program Police Goes to School, diharapkan angka kenakalan remaja di Batuaji dan Sagulung dapat menurun secara signifikan. Kepolisian berkomitmen untuk terus menjalankan program ini sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

Polsek Batuaji dan Sagulung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, untuk bersama-sama mendukung program ini demi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi generasi mudah. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Kembali Rutin dengan Giat ke Sekolah pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Santan Melonjak di Batam, DKPP Usulkan Pengurangan Ekspor Kelapa

0
Pedagang santan di pasar Mustapa, Batamcentre saat melayani pembeli. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Harga santan di Batam mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Dari harga normal sekitar Rp22 ribu per kilogram, kini santan dijual hingga Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner yang bergantung pada santan segar sebagai bahan utama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, mengungkapkan bahwa lonjakan harga santan ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan kelapa di Batam. “Setelah kami amati, pertama, Batam tidak memiliki produksi kelapa sendiri. Kedua, kelapa yang masuk ke Batam didatangkan dari luar, seperti Tanjungbatu, Tembilahan, dan Tanjungpinang. Akibatnya, ketersediaan kelapa untuk kebutuhan lokal semakin berkurang,” ujar Mardanis, Jumat (14/2).

Menurutnya, salah satu faktor utama yang menyebabkan kelangkaan kelapa di Batam adalah tingginya ekspor ke luar negeri, khususnya ke Malaysia dan Singapura. “Kelapa yang biasa didatangkan ke Batam ini lebih banyak diekspor ke luar negeri dibandingkan untuk konsumsi lokal. Hal ini menyebabkan persediaan di pasar lokal menipis, sehingga harga santan melonjak,” jelasnya.

Ia menilai bahwa kondisi ini mirip dengan permasalahan minyak sawit di Indonesia, di mana produksi dalam negeri lebih banyak diekspor, sehingga stok lokal menjadi terbatas dan harga naik. Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya kebijakan pembatasan ekspor kelapa agar pasokan untuk konsumsi dalam negeri lebih terjamin.

Mardanis menjelaskan bahwa harga kelapa untuk ekspor jauh lebih tinggi dibandingkan harga di pasar lokal, sehingga petani lebih memilih menjual hasil panennya ke eksportir. “Misalnya, ada 1.000 butir kelapa. Eksportir membeli dengan harga Rp10 ribu per biji, sementara jika dijual ke pengolah lokal, harganya hanya Rp5 ribu. Tentu petani lebih memilih menjual ke eksportir karena lebih menguntungkan,” katanya.

Situasi ini membuat pasokan kelapa di pasar lokal semakin berkurang. “Seharusnya pemerintah bisa membatasi ekspor dengan cara mengurangi kuotanya. Misalnya, jika ekspor kelapa 10 ton, maka 1 ton harus ditahan untuk pasar lokal Batam, sementara 9 ton boleh diekspor. Dengan begitu, stok kelapa di Batam tetap tersedia, dan harga bisa kembali stabil,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Mardanis mengatakan bahwa Pemko Batam akan segera menggelar rapat koordinasi dengan eksportir kelapa dan pihak terkait. “Kami akan mengundang eksportir kelapa dan pihak karantina untuk berdiskusi. Kami ingin memastikan ekspor tidak terlalu longgar, sehingga kebutuhan lokal bisa tercukupi lebih dulu,” jelasnya.

Selain itu, DKPP juga berencana menggelar operasi pasar sebagai langkah jangka pendek untuk menstabilkan harga santan di Batam. “Biasanya ada rapat koordinasi menjelang hari besar, tapi kami tidak akan menunggu. Senin depan kami mulai operasi pasar, dan kami akan coba menjual santan dengan harga yang lebih terjangkau agar masyarakat tidak terlalu terbebani,” katanya.

Selain kelangkaan kelapa segar, Mardanis juga menyoroti kelangkaan santan kemasan di Batam. “Saya juga heran kenapa santan kemasan sulit didapatkan di Batam. Padahal, kalau santan kemasan tersedia, bisa menjadi alternatif bagi masyarakat ketika harga santan segar naik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mencari tahu penyebab kelangkaan santan kemasan dan berkoordinasi dengan distributor agar pasokannya lebih lancar.

“Kami akan menghimbau distributor untuk lebih banyak memasok santan kemasan ke Batam. Jika perlu, Pemda bisa membuat kebijakan agar distribusi santan kemasan lebih diprioritaskan ke pasar lokal,” katanya.

Menurutnya, jika kelangkaan santan kemasan bisa diatasi, maka harga santan segar di pasaran tidak akan terlalu terdampak oleh kenaikan harga kelapa. “Dengan adanya santan kemasan, masyarakat punya alternatif lain selain santan segar. Ini bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menstabilkan harga di pasar,” tutupnya.

Sebelumnya pantauan di Pasar Victoria, Sekupang, Selasa (13/2), pedagang santan menyebutkan bahwa kenaikan harga santan ini terjadi karena pasokan kelapa di Batam berkurang. Banyak kelapa yang dikirim ke Malaysia karena harga jual di sana lebih tinggi, sehingga pasokan untuk pasar lokal menipis dan menyebabkan harga santan melambung.

“Kami dapat stok kelapa lebih sedikit dari biasanya, sementara permintaan tetap tinggi. Harga beli kelapa naik, otomatis harga santan juga ikut naik,” ujar Irwan, salah satu pedagang santan.

Dampak kenaikan harga ini paling dirasakan oleh pedagang rumah makan, terutama yang bergantung pada santan sebagai bahan utama dalam masakan mereka. Beberapa pedagang mengaku harus mengurangi menu bersantan atau menggantinya dengan alternatif lain agar tidak menaikkan harga jual secara drastis. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Santan Melonjak di Batam, DKPP Usulkan Pengurangan Ekspor Kelapa pertama kali tampil pada Metropolis.

Wisatawan Bisa Interaksi dengan Satwa Langka di Taman Safari Lagoi, Bintan

0
Wisatawan berinteraksi dengan satwa di Taman Safari Lagoi, kawasan wisata Bintan Resort. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Taman Safari Lagoi menjadi salah satu destinasi wisata populer di Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

Beragam jenis satwa langka dapat ditemukan di sini, seperti beruang madu, harimau benggala, orangutan, dan gajah, serta berbagai jenis burung.

Berlokasi di kawasan wisata Bintan Resort, Taman Safari Lagoi menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan untuk berinteraksi dengan berbagai satwa, termasuk satwa langka.

BACA JUGA: Gubernur Ansar Menutup Safari Ramadhan 1445 H Dengan Berbuka Bersama di Masjid Al Aula Dabo Singkep

Lokasinya dengan mudah dijangkau wisatawan nusantara maupun mancanegara baik dari Tanjungpinang, Tanjunguban dan Singapura.

Wisatawan dari Tanjungpinang dapat menempuh waktu lebih kurang 1 hingga 1,5 jam menuju Taman Safari Lagoi, melewati jalan Lintas Barat.

Sedangkan, dari Tanjunguban dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit sampai 1 jam.

Kemudian, wisatawan mancanegara dapat melakukan perjalanan dengan kapal feri dari Singapura menuju Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT), kawasan wisata Bintan Resort.

Taman safari yang memiliki koleksi satwa langka ini buka mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB.

Dengan pemandangan alam yang indah nan asri dihiasi kebun-kebun bunga, Taman Safari Lagoi menyuguhkan konsep wisata edukasi satwa.

Sehingga, wisatawan dapat belajar tentang satwa dan lingkungannya serta berinteraksi dengan satwa seperti memberi makan kelinci, rusa dan gajah bahkan orangutan.

“Wisatwan paling senang berkunjung di lokasi gajah dan orangutan, karena satwa langka dan wisatawan bisa berinteraksi seperti memberi makan,” ujar Guest Relation Officer (GRO) Taman Safari Lagoi, Candra Gumelar.

Taman Safari Lagoi menjadi daya tarik baik wisatawan nusnatara maupun. mancanegara.

“Wisatawan ramai saat libur hari besar dan akhir pekan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Wisatawan Bisa Interaksi dengan Satwa Langka di Taman Safari Lagoi, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Pemko Batam Beri Relaksasi PBB-P2, Diskon hingga 10 Persen

0
Sekretaris Bapenda Batam, M Aidil Sahalo. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali memberikan relaksasi Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) pada tahun 2025. Program ini merupakan lanjutan dari kebijakan serupa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

Sekretaris Bapenda Batam, M Aidil Sahalo, mengatakan kebijakan relaksasi kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, mulai dari Januari hingga Maret, kemudian triwulan kedua diberikan diskon 5 persen pada April sampai Juni. Sementara tahun ini, memulainya pada 4 Februari 2025.

Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan program ini disebabkan oleh proses fasilitasi peraturan kepala daerah oleh gubernur.

“Tidak ada alasan khusus, hanya saja setiap peraturan kepala daerah harus mendapat fasilitasi dari gubernur, sehingga ada keterlambatan dalam hal pengundangannya,” kata dia, Jumat (14/2).

Untuk periode pertama, yakni dari 4 Februari hingga 31 Maret 2025, masyarakat dapat menikmati diskon sebesar 10 persen untuk pembayaran PBB-P2 tahun pajak 2025. Sementara pada periode kedua, yakni April hingga Juni, diskon yang diberikan hanya sebesar 5 persen saja.

Namun, ada perbedaan mendasar dengan kebijakan relaksasi tahun lalu. Jika pada 2024 diskon diberikan baik untuk pajak tahun berjalan maupun piutang pajak tahun-tahun sebelumnya, pada 2025 relaksasi hanya berlaku untuk pajak tahun berjalan.

“Kali ini, tidak ada diskon untuk piutang pajak tahun-tahun sebelumnya. Relaksasi ini murni hanya untuk pembayaran pajak tahun berjalan,” ujar Aidil.

Terkait tunggakan PBB-P2, dia mengakui jumlahnya masih cukup besar. Namun, pihaknya tidak dapat menyebutkan jumlah pasti wajib pajak yang menunggak, mengingat ada satu Nomor Objek Pajak (NOP) yang menunggak selama bertahun-tahun.

Dari data yang dimiliki Bapenda, tunggakan pajak untuk objek pajak hotel hingga Desember 2024 tercatat mencapai sekitar Rp3 miliar. Sementara itu, tunggakan pajak dari sektor restoran, katering, dan usaha sejenisnya mencapai sekitar Rp14 miliar.

Sebelumnya ada wacana untuk memberikan diskon terhadap denda piutang pajak. Akan tetapi, setelah melakukan evaluasi dari program-program sebelumnya, pihaknya memutuskan untuk tidak memberikan diskon terhadap denda pajak tahun ini.

“Sebelumnya, saat perayaan ulang tahun Kota Batam di bulan Desember, kami memberikan diskon dan pemotongan denda. Ternyata kebijakan itu tidak cukup efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak,” katanya.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan Bapenda, kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2 masih jauh dari harapan. Dari total wajib pajak, hanya sekitar 50 persen atau separuhnya yang menunaikan kewajibannya.

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya membayar pajak. “Kami berharap masyarakat semakin patuh dalam membayar pajak, karena ini demi pembangunan dan kemajuan Batam,” kata Aidil.

Bapenda Batam pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan relaksasi yang diberikan, khususnya di periode pertama dengan diskon 10 persen hingga 31 Maret 2025.

“Ayo bayar pajak tepat waktu, karena pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Beri Relaksasi PBB-P2, Diskon hingga 10 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Klub Spanyol-Italia Mendekat, Mees Hilgers Siap Menjalani Petualangan Baru

0
Bek FC Twente Mees Hilgers (kiri) berduel udara dengan pemain Bodo/Glimt Jostein Gundersen. (AFP)

batampos – Performa Mees Hilgers bersama FC Twente musim ini memang ciamik. Dalam 23 pertandingan di berbagai ajang musim ini, Hilgers dipercaya pelatih Joseph Oosting sebagai starter sebanyak 21 kali.

Tak hanya reguler sebagai pemain starter, pemain Indonesia itu juga punya kemampuan mencetak gol. Hilgers sejauh ini sudah membuat 2 gol dan 1 umpan gol.

Berposisi sebagai bek tengah, potensi pemain 23 tahun ini memang banyak dilirik klub-klub besar. Dari dalam negeri, klub juara 25 kali Liga Belanda PSV Eindhoven kabarnya siap meminang Hilgers musim panas mendatang.

Seperti ditulis Transfermarkt, Hilgers ini punya market value di angka EUR 9 juta (Rp 152,9 miliar). Namun FC Twente disebut meminta angka hingga EUR 20 juta (Rp 339,79 miliar) untuk pemain yang pernah membela Belanda U-21 itu.

Selain PSV, klub-klub Spanyol dan Italia kabarnya juga melakukan pendekatan dengan Hilgers. Agen Hilgers Yalsin Sarica dalam wawancara dengan Voetbal International mengatakan jika pembahasan lebih lanjut dengan FC Twente belum banyak terjadi.

Sayangnya Sarica tak mendetailkan klub Spanyol juga Italia yang mendekati pemainnya itu. “Jika sudah terjadi kesepakatan barulah akan diumumkan,” ujar Sarica.

Kontrak Hilgers sendiri akan usai 30 Juni 2026 mendatang. Artinya jika FC Twente tak menjualnya musim panas tahun ini, maka The Tukkers akan rugi jika Hilgers pergi dengan status free agent.

Menurut WhoScored, kekuatan Hilgers adalah tekel yang akurat serta konsentrasi nan tinggi selama permainan. Gaya main Hilgers cenderung suka melakukan dribel dan membuat tekel.

Sayangnya terdapat beberapa kekurangan dari Hilgers menurut WhoScored. Yaitu persentase menang duel udara yang masih rendah dan disiplin di lapangan yang membuatnya rawan kena peringatan wasit. (*)

Artikel Klub Spanyol-Italia Mendekat, Mees Hilgers Siap Menjalani Petualangan Baru pertama kali tampil pada Olahraga.

Mobil Dinas TNI Tabrakan dengan Pikap, Satu Anak Tak Sadarkan Diri, Dua Orang Ibu Luka-luka

0
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani menenangkan seorang ibu korban kecelakaan di jalan raya Tanjungpinang-Tanjunguban, Kilometer (Km) 16, Kecamatan Toapaya, Jumat (14/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Tanjungpinang-Tanjunguban, Kilometer (Km) 16, Kecamatan Toapaya, Jumat (14/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan mobil dinas TNI, pikap dan dua sepeda motor.

Seorang saksi mata, Fadil mengatakan, pikap parkir di bahu jalan sedang antre untuk mengisi BBM di SPBU Km 16, Toapaya.

Kemudian, mobil dinas TNI melaju dari arah Tanjungpinang menuju arah Tanjunguban dan menabrak bagian belakang pikap.

BACA JUGA: Dua Pemotor di Pinang Tewas Usai Saling Bertabrakan

“Rem mendadak, nabrak (bagian belakang pikap),” kata teknisi Solnet itu.

Dua sepeda motor juga terlibat dalam kecelakaan tersebut, namun dia tidak melihat langsung bagaimana kejadian itu terjadi.

Menurut informasi yang diterima, dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sedang menyeberang dari salah satu toko kelontong saat kejadian itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, satu anak tidak sadarkan diri dan dua orang ibu mengalami luka-luka.

Sopir pikap, pria bermarga Batubara terkejut setelah pikapnya ditabrak dari belakang.

“Saya di sini, parkir, tiba-tiba saya ditabrak, saya terkejut. Kayaknya laju betul,” ujarnya.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani langsung turun ke lokasi untuk membantu menenangkan korban dan memberi pertolongan.

Dia memberi minum dan membantu mengangkat salah satu korban ke dalam mobil warga.

Dia mengatakan, kecelakaan melibatkan dua mobil dan dua sepeda motor. Satu orang anak tidak sadarkan diri dan dua orang ibu mengalami luka ringan.

Kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.

“Masih diduga, masih dalam penyelidikan. Kita akan koordinasi dengan instansi terkait,” katanya.

Dua unit mobil dan dua unit sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan ke Mapolres Bintan di Bintan Buyu.

“Kronologi, masih dalam penyelidikan unit Laka,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi tata tertib dan rambu lalu lintas serta berhati-hati saat berkendara. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Mobil Dinas TNI Tabrakan dengan Pikap, Satu Anak Tak Sadarkan Diri, Dua Orang Ibu Luka-luka pertama kali tampil pada Kepri.

90 Dump Truk, 50 Arm Roll, Namun Sampah Batam Tetap Menggunung

0
Ilustrasi. Petugas kebersihan mengangkut sampah di wilayah Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kota Batam tengah menghadapi permasalahan serius dalam pengelolaan sampah. Sampah yang menumpuk di berbagai titik, mulai dari tepi jalan perumahan, jalan utama, hingga lahan kosong, menimbulkan bau tak sedap dan mencemari lingkungan.

Salah satu penyebab utama permasalahan ini adalah terhambatnya pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.

Kepala UPT TPA Punggur, Nofrizal menuturkan banyak armada pengangkut sampah dalam kondisi rusak, sehingga menghambat proses pengangkutan dari kota ke TPA.

“Ya, banyak kendaraan yang memang kondisinya rusak. Pada 2025 ini kami ada penambahan bin kontainer sebanyak 40 unit, yang nantinya akan dibagi rata untuk sembilan kecamatan mainland,” ujar Nofrizal, Jumat (14/2).

Selain itu, tahun ini juga akan ada tambahan 14 unit armada pengangkut, terdiri dari dua dump truk dan 12 unit arm roll.

Saat ini, Batam memiliki sekitar 90 dump truk dan 50 unit arm roll, tetapi banyak diantaranya dalam kondisi tidak layak jalan.

Tidak hanya armada pengangkut, alat berat di TPA Punggur juga mengalami kerusakan. Dua buldozer dan dua ekskavator yang seharusnya beroperasi untuk mengelola sampah justru tidak bisa digunakan, sehingga menyebabkan antrean panjang truk yang hendak menurunkan muatan sampah.

“Normalnya, dump truk bisa dua rit sehari, arm roll lima hingga enam rit. Tapi karena masalah ini, dump truk hanya bisa satu rit dan arm roll dua rit,” tambahnya.

Ketua Akar Bhumi, Hendrik Hermawan, menilai bahwa pemerintah daerah belum serius dalam menangani masalah sampah di Batam. Ia mendesak adanya inovasi dalam sistem pengelolaan sampah agar permasalahan ini tidak semakin memburuk.

“Pemerintah pusat tidak akan mungkin mengeluarkan lahan TPA yang baru. Keterbatasan lahan ini membuat kita harus melakukan inovasi ke depan dalam pengelolaan sampah di TPA Punggur,” ujar Hendrik.

Menurutnya, lonjakan volume sampah di Batam dipicu oleh pertumbuhan penduduk serta meningkatnya jumlah wisatawan. Namun, hingga kini pemerintah masih sebatas menaikkan anggaran tanpa adanya kebijakan konkret dalam penanganan sampah.

“Kami melihat DLH Batam memang berbicara mengenai keterlibatan investor atau pihak swasta, tetapi sampai saat ini implementasinya masih belum optimal,” tambahnya.

Akar Bhumi juga merasakan dampak langsung dari permasalahan sampah ini, terutama di kawasan konservasi yang mereka kelola di Tanjung Piayu, Seibeduk. Sampah yang terbawa arus laut kerap menumpuk di pesisir saat air laut surut, memperparah pencemaran lingkungan.

Berdasarkan data yang mereka miliki, Batam menghasilkan ribuan ton sampah setiap harinya, dengan sekitar 70 persen di antaranya merupakan sampah organik. Hendrik menilai, kondisi ini menuntut kebijakan yang lebih progresif, termasuk penerapan teknologi modern dalam pemrosesan sampah.

Selain itu, ia juga menyoroti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, yang menurutnya belum dijalankan secara tegas.

“Pemerintah masih terlalu ‘bijaksana’ dalam memberikan toleransi kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan tersebut,” katanya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel 90 Dump Truk, 50 Arm Roll, Namun Sampah Batam Tetap Menggunung pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenag Terbitkan Juknis Pelunasan Bipih 2025

0
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji Embarkasi Batam saat berada di Asrama Haji Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) resmi menerbitkan petunjuk teknis (Juknis) terkait pembayaran setoran lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Dalam juknis tersebut, Kemenag telah menetapkan jadwal dan mekanisme pelunasan bagi calon jemaah haji reguler tahun ini.

Berdasarkan aturan yang ditetapkan, pelunasan tahap pertama akan dimulai pada 14 Februari hingga 14 Maret 2025. Pelunasan dapat dilakukan setiap hari kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Dalam pelaksanaan tahap pertama ini, ada dua kriteria utama bagi jemaah haji reguler yang dapat melakukan pelunasan, yaitu jemaah haji yang masuk dalam alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan dan jemaah haji reguler yang diprioritaskan untuk lanjut usia.

“Sementara itu, bagi jemaah haji cadangan, pelunasan akan dilakukan pada tahap berikutnya, yakni mulai 24 Maret hingga 7 April 2025,” ujar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Batam, Syahbudi, Jumat (14/2).

Menurutnya, petunjuk teknis ini diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 142 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengisian Kuota Haji Reguler dan Pelaksanaan Pembayaran Pelunasan Bipih Tahun 1446 H/2025 M.

“Dalam keputusan ini, Kemenag menetapkan tahapan pelunasan serta mekanisme pembayaran guna memastikan seluruh calon jemaah haji dapat memenuhi kewajiban keuangan mereka sebelum keberangkatan,” tambahnya.

Syahbudi juga mengimbau seluruh jemaah haji di Kota Batam untuk segera mempersiapkan dokumen dan melakukan pembayaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami meminta seluruh jemaah yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun ini untuk segera melakukan pelunasan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini penting agar proses administrasi dan persiapan keberangkatan berjalan dengan lancar,” ujar Syahbudi.

Ia juga mengingatkan agar jemaah yang masuk dalam kategori lanjut usia segera melakukan pembayaran pada tahap pertama, yakni mulai 14 Februari hingga 14 Maret 2025, guna memastikan keberangkatan mereka.

“Kami juga mengharapkan peran aktif keluarga jemaah dalam membantu proses pelunasan, terutama bagi mereka yang lanjut usia. Informasi ini juga akan kami sampaikan secara luas kepada jemaah haji di Batam,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Terbitkan Juknis Pelunasan Bipih 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Play sound