Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2254

Susul Raline Shah Jadi Stafsus, Ini Latar Belakang Pendidikan Deddy Corbuzier

0
Deddy Corbuzier saat podcast. (Tangkapan layar podcast Deddy Corbuzier. Dimas Nur/JawaPos.com)

batampos – Mantan pesulap Deddy Corbuzier mengikuti jejak Raline Shah dilantik menjadi Staf Khusus (Stafsus) di Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk periode 2024-2029.

Jika Raline Shah dilantik sebagai Staf Khusus bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital Menkomdigi, Deddy Corbuzier dilantik sebagai Stafsus Menteri Pertahanan (Menhan) di bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Momen pelantikan Deddy Corbuzier sebagai Stsfsus diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam foto, terlihat mantan pesulap beraliran Mentalist itu mengenakan setelan jas dengan kemeja putih dan mengenakan dasi warna merah.

Deddy Corbuzier juga terlihat mengenakan kopiah warna hitam yang dari sisi samping terlihat kurang pas karena kopiahnya terlalu besar.

“Setelah dua tahun lebih bertugas di Kementerian Pertahanan @kemhanri sebagai Duta Komcad dan bekerja bersama dengan @ditjenpothan di bawah kepemimpinan Bapak @prabowo, sejak hari ini saya akan melanjutkan tugas saya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik,” tulis Deddy Corbuzier di akun Instagram @/dc.kemhan.

Sejumlah netizen ingin mengetahui lebih lanjut terkait latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier yang saat ini mendapat amanah penting.

Berikut latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier:

Pemilik nama lahir Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo ini memiliki riwayat pendidikan sangat baik. Deddy Corbuzier sempat menempuh pendidikan S1 jurusan Psikologi di Universitas Atma Jaya Jakarta.

Setelah itu, ayah Azka Corbuzier itu kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana S2 di bidang yang sama di University of London, Inggris. Dan kabarnya, Deddy Corbuzier juga meraih gelar doktor atau Ph.D dari luar negeri.

Selain latar belakang pendidikannya yang baik, Deddy Corbuzier juga termasuk penulis yang menuangkan buah pikirannya dalam bentuk buku.

Dia diketahui pernah menulis buku berjudul Divka (2002), Mantra (2005), Book of Magic (2007), Seven Dark Secrets of Rubik’s Cube (2008), OCD: Obsessive Corbuzier’s Diet (2013), Youtuber for Dummies (2018), dan Millennial Power (2019).

Selain itu, Deddy Corbuzier juga dikenal sebagai salah satu pemilik podcast paling sukses saat ini dengan setiap unggahan videonya selalu ditonton lebih dari 1 juta kali. (*)

Artikel Susul Raline Shah Jadi Stafsus, Ini Latar Belakang Pendidikan Deddy Corbuzier pertama kali tampil pada News.

Ancaman Degradasi Kian Nyata, Paul Scholes Harap Manchester United Datangkan 5 Pemain Baru

0
 Manchester United saat laga melawan Liverpool di Anfield. (Express.co.uk)

batampos – Manchester United hanya mendatangkan Patrick Dorgu di posisi bek sayap pada jeda transfer musim dingin. Keputusan itu membuat legenda klub, Paul Scholes, menyayangkan langkah yang diambil kubu Ruben Amorim.

Menurutnya, skuad yang ada saat ini masih sangat riskan untuk mengarungi sisa pekan di Premier League. Mantan gelandang Manchester United itu bahkan menyebut jika ancaman degradasi semakin nyata andai tidak ada perubahan total di tubuh skuad The Red Devils.

Dilansir dari Daily Mail, Paul Scholes menyebut bahwa Ruben Amorim harus berani untuk merombak total tim yang ia tangani saat ini. Scholes mengatakan bahwa minimal ada 5 nama baru lagi di musim panas untuk siap bersaing di musim depan.

Scholes mengatakan bahwa Ruben Amorim tidak bisa hanya mengandalkan pemain-pemain saat ini. MU sendiri mengalami performa naik-turun ketika hanya sanggup meraih 2 kemenangan dari 4 laga terakhir di Premier League.

“Dia (Ruben Amorim) masih memiliki banyak hal untuk diperbaiki. Kita semua tahu bahwa tugasnya semakin berat lantaran dia tidak memiliki banyak pemain yang bisa jadi andalan. Kalau kita lihat tim lain seperti Liverpool, mereka punya kiper yang tangguh, bek tengah yang solid dan lini serang yang tajam. Sementara, MU tidak mempunyai semua itu.” bunyi kritik Paul Scholes tentang komposisi pemain yang dimiliki MU.

Setidaknya, Paul Scholes mengharapkan bahwa ada 5 nama pemain di posisi kiper, pemain bertahan, gelandang, dan penyerang. Kelimanya harus memiliki nama besar agar membantu tim bisa mengangkat performa buruk di musim ini.

Secara gamblang, Paul Scholes menyebut peran Andre Onana masih jauh dari kata memuaskan dan mengharapkan nama baru. Walaupun masih memiliki Altay Bayindir, namun kiper timnas Turkiye itu masih belum menunjukkan konsistensi permainan.

“Kita butuh nama kiper baru, dua pemain bertahan, satu gelandang, dan satu striker yang tajam. Yang terpenting adalah kita bisa mengandalkan pemain-pemain baru di posisi ini. Karena pemain-pemain baru inilah yang akan jadi andalan untuk tim.” beber Paul Scholes.

Selain itu, Paul Scholes secara tersirat mengkritik peran Joshua Zirkzee dan Rasmus Hojlund yang masih kesulitan menemukan kembali ketajamannya. Nama penyerang baru yang datang diharapkan bisa memperbaiki ketumpulan di sektor serangan.

Pertandingan terakhir dari kemenangan melawan Leicester City 2-1 adalah kali terakhir nama penyerang yang mampu mencetak gol. Laga-laga sebelumnya, selalu diisi oleh nama gelandang, bahkan pemain bertahan seperti Diogo Dalot dan Lisandro Martinez.

Paul Scholes juga mengkritik tentang perlakuan tim kepada talenta muda berbakat dari akademi seperti Kobbie Mainoo. Seolah-olah, MU kebingungan untuk menggunakan Mainoo bermain mengeluarkan potensinya.

Scholes menyoroti keputusan Kobbie Mainoo ditempatkan di posisi no 9. Walaupun sudah bermain di banyak posisi di lini tengah, namun Mainoo tidak bisa tampil maksimal lantaran ditempatkan di luar posisi aslinya.

“Saya pernah mengatakan (Declan) Rice buruk, tetapi saya juga harus mengatakan Kobbie Mainoo juga tak kalah buruk. Klub seolah kebingungan dengan potensi yang dia miliki. Saya pikir dia bisa bermain di posisi no 10, tetapi bukan di no 9”. tutup legenda hidup Manchester United itu. (*)

Artikel Ancaman Degradasi Kian Nyata, Paul Scholes Harap Manchester United Datangkan 5 Pemain Baru pertama kali tampil pada Olahraga.

Jual LPG di Atas HET, Puluhan Pangkalan Ditutup di Batam

0
Warga membeli gas melon saat diadakan operasi pasar di Kecamatan Batuaji, beberapa waktu lalu. Pertamina menutup puluhan pangkalan LPG di Batam yang melanggar aturan. (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Pertamina Patra Niaga Area Kepri telah mengambil langkah tegas terhadap 30 hingga 40 pangkalan LPG di Batam yang melanggar aturan. Pangkalan-pangkalan tersebut tersebar di wilayah Batam Kota hingga Bengkong, dan telah diberhentikan atau Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) sejak 2023.

Menurut Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Area Kepri, Gilang Hisyam Hasyemi, pemberhentian ini dilakukan karena pangkalan-pangkalan tersebut tidak menjual gas langsung kepada masyarakat.

“Mereka menjual tidak sesuai aturan, harga jualnya di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), dan mereka menjual ke pengecer, bukan ke masyarakat,” katanya, Selasa (11/2).

Saat ini, HET elpiji 3 kilogram di Batam ditetapkan sebesar Rp21 ribu. Meski demikian, praktik penyimpangan oleh sejumlah pangkalan masih ditemukan, seperti menjual dengan harga lebih tinggi atau menyalurkan kepada pengecer tanpa melalui masyarakat langsung.

Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Sosialisasikan Penggunaan Lajur Kiri Bagi Pengendara Motor

Meski ada temuan pelanggaran, Gilang menyebut, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpiji. “Alhamdulillah, hingga sekarang tidak ada laporan seperti itu. Kalau ada, masyarakat bisa melaporkannya ke nomor 135 atau langsung ke kami,” tambahnya.

Pengawasan terhadap pangkalan dilakukan setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pertamina untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran.

“Hari ini tim kami sedang di lapangan, di Kecamatan Bengkong dan Batam Kota. Setiap hari, sekitar 20 pangkalan kami kunjungi secara bergilir untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Kami selalu melakukan pengawasan ketat, bahkan Sabtu dan Minggu pun kami turun ke lapangan,” ujar Gilang.

Pertamina memberikan sanksi bertahap kepada pangkalan yang melanggar aturan. Pertama, mereka akan memberikan teguran, namun bila tak diindahkan, akan dilakukan PHU.

Baca Juga: Ubah Stigma Kampung Aceh, BNNP Kepri Luncurkan ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’

“Jika pelanggarannya berat, seperti oplosan atau penimbunan gas, kami juga langsung PHU,” kata Gilang.

Namun, ia memastikan bahwa kasus oplosan atau penimbunan belum ditemukan di Batam. Langkah tegas ini diharapkan dapat menjaga distribusi LPG bersubsidi sesuai tujuan, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran di pangkalan-pangkalan LPG di sekitar. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Jual LPG di Atas HET, Puluhan Pangkalan Ditutup di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Bulutangkis Indonesia Menang 5-0 Atas Hongkong di BAMTC 2025

0
Lanny/Siti saat berlaga di Badminton Asia Mixed Team Championships 2025.

batampos – Tim bulutangkis Indonesia berhasil mengawali Badminton Asia Mixed Team Championships 2025 dengan kemenangan melawan Hong Kong di Grup B. Pertandingan yang berakhir dengan skor telak 5-0 itu dimainkan di Qingdao Conson Sports Centre, Qingdao, Tiongkok, Selasa (11/2).

Poin pertama tim Indonesia datang dari kapten tim, Rinov Rivaldy yang berduet dengan Lisa Ayu Kusumawati di ganda campuran. Mereka menang atas atas Chun Wai Lui/Chi Yan Fu dengan skor 18-21, 21-8, 21-19.

Putri Kusuma Wardani sukses menggandakan keunggulan tim Merah Putih pada partai kedua. Dia tak menemui kendala berarti saat menumbangkan Yeung Sum Yee karena hanya butuh 35 menit untuk menang 21-8, 21-15.

Tim Indonesia memastikan kemenangan atas Hong Kong pada partai berikutnya. Alwu Farhan yang jadi tumpuan di tunggal putra, berhasil membungkam andalan lawan sekaligus pemain nomor 20 dunia, Ng Ka Long Angus. Dia menang 21-12, 18-21, 21-19.

Duet ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian menambah keunggulan tim Indonesia di partai keempat. Mereka meraih kemenangan atas Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dengan skor 21-15, 21-17.

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin sebagai wakil ganda putra pun menutup pertandingan dengan manis. Dia menghajar Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi lewat tiga gim 21-19, 21-23, 21-8 untuk memastikan tim Indonesia sapu beraih kemenangan dengan skor 5-0.

Meski menang telak, tim Indonesia merasa belum bisa tampil sempurna. Setidaknya hal itu diutarakan oleh dua wakil Merah Putih yang bertanding, yakni Daniel Marthin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Daniel beranggapan bahwa performa dia dan Fikri belum maksimal. Mereka masih kerap tak fokus dan terburu-buru saat menang lawan ganda putra Hong Kong.

“Kami harus siap kapanpun diturunkan, kami tidak boleh lengah dan terus antisipasi lawan. Evaluasi dari pertandingan harin ini, kami harus fokus dari awal sampai akhir dan tidak terburu-buru,” terang Daniel.

Sementara Fadia, berpendapat bahwa dirinya dan Lanny masih beradaptasi dengan lapangan dan sentuhan-sentuhan pukulan pada pertandingan pertama. Selain itu, mereka juga kerap melakukan error.

Nah, kesalahan itu dikritisi oleh Fadia sendiri dan dia siap melakukan evaluasi. “Secara permainan sudah cukup enak tapi kami harus evaluasi untuk tidak mudah membuang-buang poin,” jelasnya.

Sementara itu, bagi Lanny Tria Mayasari, menjalani laga perdana memang tidak selalu mudah karena para pemain juga sedang dalam masa adaptasi dengan lapangan.

“Kami masih beradaptasi dengan lapangan, sentuhan-sentuhan pukulan juga belum sempurna. Kami merasa shuttlecock berbeda dengan yang kami gunakan di latihan kemarin. Yang ini sedikit lebih lambat,” pungkas pebulutangkis berusia 22 tahun tersebut. (*)

 

Artikel Tim Bulutangkis Indonesia Menang 5-0 Atas Hongkong di BAMTC 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

APBD Pemprov Kepri Merosot, Pemprov Tolak Hapus Timsus

0
Adi Prihantara. F.Slamet

batampos-Pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah mengeluarkan ultimatum bagi kepala daerah untuk tidak mengakomodir tim sukses menjadi staf khusus. Namun ditengah defisit anggaran, Pemprov Kepri tetap membentuk Tim Khusus (Timsus) atau staf khusus dengan jumlah 17 orang.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, kondisi anggaran Pemprov Kepri saat ini sedang tidak baik. Selain harus menyelesaikan tunda bayar kegiatan TA 2024 lalu, rasionalisasi juga dilakukan untuk menutupi defisit anggaran yang diprediksi cukup besar.

“Ya saat ini, sedang dilakukan rasionalisasi anggaran, seiring adanya instruksi dari Pemerintah Pusat,” ucap salah seorang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, Selasa (11/2).

BACA JUGA: Gubkepri Ansar Bagi-Bagi Jabatan, Tetapkan 17 Staf Khusus

Menurutnya, untuk tahun 2025 ini, tidak banyak pekerjaan yang bisa dilakukan Pemprov Kepri. Hal ini, disebabkan adanya tunda bayar. Selain itu juga untuk menutupi kebutuhan pengangkatan PPPK Pemprov Kepri yang jumlah ribuan orang.

“Tidak banyak kegiatan strategis yang bisa dijalankan Pemprov Kepri, selain hanya mendukung kebijakan-kebijakan strategis nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara membenarkan, bahwa Pemprov Kepri saat ini sedang melakukan penyesuaian anggaran. Hal ini dilakukan, karena adanya instruksi daerah pemerintah pusat. Ditanya berapa nilai yang dipangkas?

“Mengenai nilai belum bisa kita simpulkan, namun sebagai gambaran untuk perjalan dinas akan dipangkas sebesar 50 persen,” ujar Adi Prihantara, kemarin.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri ini menjelaskan, bukan hanya perjalanan dinas saja, namun beberapa mata anggaran lainnya juga akan dipotong. Disinggung apakah keberadaan Timsus Gubernur akan ditidakan, karena kondisi anggaran daerah yang tidak baik.

”Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah adalah kebutuhan Gubernur, dan ini tidak bertentangan dengan regulasi yang ada. Kami juga sudah meminta petunjuk dari BKN,” jelasnya.

Ditegaskannya, garis koordinasi Tim Percepatan Pembangunan Daerah adalah langsung ke Gubernur bukan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lebih lanjut katanya, dengan kondisi sekarang ini, kebutuhan tersebut masih bisa dipenuhi dalam anggaran.

“Atas dasar itulah, keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah ini tetap ada. Karena pada dasarnya tidak ada bertentangan dengan regulasi,” tegasnya.

Seperti diketahui Gubernur Kepri, Ansar Ahmad telah menetapkan 17 orang Timsus lewat Surat Keputusan. Jumlah ini bertambah satu orang, karena pada priode sebelumnya hanya berjumlah 16 orang. Dari informasi yang beredar, kebutuhan gaji mereka adalah sebesar Rp4,2 miliar pertahun.

Pemprov Kepri telah menetapkan APBD TA 2025 sebesar Rp3,9 terliun. Namun kekuatan anggaran ini akan berkurang, karena adanya tunda bayar dan rasionalisasi dari pemerintah pusat. (*)

Reporter: Jailani

Artikel APBD Pemprov Kepri Merosot, Pemprov Tolak Hapus Timsus pertama kali tampil pada Kepri.

Pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2025 Dibuka, Cek Jadwal dan Syaratnya

0
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dok: Divhumas Mabes Polri)

batampos – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran seleksi anggota baru untuk tahun 2025 melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.

Pendaftaran telah dibuka sejak 5 Februari dan akan berlangsung hingga 6 Maret 2025. Proses seleksi dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri.

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, menegaskan bahwa rekrutmen ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia yang ingin mengabdi sebagai anggota kepolisian.

“Polri membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Kami mengimbau calon peserta agar mempersiapkan diri dengan baik dan selalu mengikuti informasi resmi dari Polri,” ujar Brigjen Trunoyudo, Selasa (11/2).

Tiga Jalur Seleksi Penerimaan Polri 2025:

1. Akademi Kepolisian (Akpol)
• Diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin menjadi perwira Polri.
• Pendidikan berlangsung selama 4 tahun di Akpol.
• Setelah lulus, peserta akan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

2. Bintara Polri
• Tersedia jalur Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Brimob, dan Bintara Polair.
• Ada juga Bintara dengan keahlian khusus (Bakomsus), seperti tenaga pendidik, gizi, tata boga, tenaga kesehatan, siber, akuntansi, dan hukum.
• Jalur Bakomsus khusus tersedia untuk wilayah Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.

3. Tamtama Polri
• Membuka kesempatan bagi Bhayangkara Dua (Bharada) yang akan bertugas sebagai Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

Tahapan Seleksi dan Persyaratan

Setiap jalur seleksi memiliki persyaratan umum dan khusus, termasuk batas usia, tinggi badan, serta uji kesehatan dan psikologi.

Para peserta akan melewati beberapa tahapan seleksi, yaitu:

  • Verifikasi dokumen dan administrasi
  • Tes akademik dan psikotes
  • Pemeriksaan kesehatan dan kesamaptaan jasmani
  • Wawancara dan uji kompetensi

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, profesional, dan tanpa pungutan biaya.

“Kami memastikan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam setiap tahapan seleksi. Jika ada indikasi kecurangan atau pungutan liar, segera laporkan kepada kami,” tambahnya.

Cara Mendaftar dan Informasi Lebih Lanjut

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi Polri di penerimaan.polri.go.id.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi media sosial Polri serta menghubungi panitia rekrutmen di Polda masing-masing wilayah untuk informasi lebih lanjut.

“Kami mengajak generasi muda yang berintegritas dan memiliki semangat pengabdian untuk bergabung dengan Polri. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang ingin berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tutup Brigjen Trunoyudo. (*)

Artikel Pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2025 Dibuka, Cek Jadwal dan Syaratnya pertama kali tampil pada News.

Pembobolan dan Curanmor Dominasi Kejahatan Diawal Tahun 2025

0
Ilustrasi Curanmor.

batampos – Sejumlah Polsek di Batam dalam awal tahun ini banyak menerima laporan kejahatan berupa pencurian dengan pemberatan (curat) atau pembobolan. Selain itu, kejahatan didominasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Banyak kasus pembobolan kios dan rumah. Beberapa berhasil kita ungkap yang pelakunya merupakan residivis,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, Selasa (11/2).

Marihot menjelaskan untuk curanmor dilaporkan terjadi kawasan perumahan dan pertokoan. Dalam laporan tersebut, pihaknya juga berhasil menangkap beberapa pelaku.

Baca Juga: Tipu Casis Polri, Oknum Polda Kepri Dilaporkan ke Propam

“Untuk laporan curanmor ini relatif sama di Polsek-Polsek,” katanya.

Dengan banyaknya kejahatan pembobolan dan curanmor ini, Marihot mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Imbauan kalau bisa rumah atau tempat usaha dilengkapi CCTv dan motor gunakan kunci ganda,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap motor yang diparkir. Sebab, pelaku hanya membutuhkan waktu dua menit untuk menggasak motor incarannya.

“Maka dari itu motor yang diparkir wajib menggunakan kunci ganda,” ujarnya.

Baca Juga: Polemik Pembangunan Masjid di Central Hills, DPRD Batam: Pemanfaatan Fasum Hak Warga, Bukan Developer

Dengan menggunakan kunci ganda, kata Heribertus masyarakat membatalkan kesempatan pelaku untuk mencuri. Sebab, kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan pelaku.

“Niat itu masing-masing pribadi, tetapi kesempatan adalah tugas kita. Karena ada kesempatan, pelaku mencuri,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Pembobolan dan Curanmor Dominasi Kejahatan Diawal Tahun 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenkes Tetap Targetkan 100 Juta Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tahun Ini

0
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Cek Kesehatan Gratis (CKG) perdana di Puskesmas Manukan Kulon, Surabaya, Senin (10/2). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

batampos – Pemerintah terus melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran negara, termasuk di sektor kesehatan. Meskipun mengalami pemangkasan, Kementerian Kesehatan tetap berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satu program prioritas yang tengah dijalankan adalah pemeriksaan kesehatan gratis, dengan target akhir 280 juta jiwa dalam lima tahun ke depan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa penghitungan anggaran program ini awalnya didasarkan pada 80% dari total sasaran, yaitu sekitar 220 juta jiwa. Namun, setelah penyesuaian anggaran, jumlah yang dapat terakomodasi saat ini sekitar 120 juta jiwa.

“Kita waktu menghitung anggaran untuk cek kesehatan gratis ini, kita ngitungnya 80% dari sasaran, yaitu sekitar 220 juta jiwa. Saya orangnya realistis, karena memang anggaran ini banyak sekali kebutuhannya dari Bapak Presiden dan Ibu Menteri Keuangan. Jadi, saya udahlah gapapa dulu,” ujar Budi di Surabaya, Senin (10/2).

Menurutnya, target penuh 280 juta jiwa tidak bisa langsung dicapai dalam satu tahun. Oleh karena itu, ia menargetkan setidaknya 100 juta orang dapat menjalani pemeriksaan kesehatan pada tahun ini.

“Sekarang yang masih aman anggaran kita adalah 120 juta, karena dipotong. Tapi saya juga realistis, apakah iya di tahun pertama bisa langsung 280 juta? Kan belum tentu. Ya mungkin kalau sudah bisa 100 juta aja setahun saya sudah senang, karena ini kan produk banyak sekali,” jelasnya.

Budi menegaskan bahwa program pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu program kesehatan terbesar yang pernah dijalankan pemerintah. Program ini mencakup berbagai aspek kesehatan masyarakat, mulai dari pencegahan stunting bagi 25 juta orang, imunisasi untuk 70 juta anak, hingga program makan bergizi gratis yang menyasar sekitar 85 juta jiwa.

Saat pandemi COVID-19, pemerintah berhasil melakukan vaksinasi terhadap 200 juta penduduk. Oleh karena itu, target pemeriksaan kesehatan 280 juta jiwa dianggap realistis untuk dicapai dalam kurun waktu lima tahun.

“Menurut saya, mungkin dalam lima tahun bisa full 250 jutaan. Kalau tahun ini sudah bisa 100 juta saja yang dicek kesehatannya, saya sudah senang sekali. Kan datanya nanti masuk, kita bisa lihat, bisa rubah perilakunya,” katanya.

Lebih lanjut, Budi menekankan bahwa kesadaran akan kesehatan harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah.

“Kesehatan itu harus jadi milik kita, nggak bisa dipaksa oleh pemerintah,” tuturnya. (*)

Artikel Kemenkes Tetap Targetkan 100 Juta Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tahun Ini pertama kali tampil pada News.

Ditunjuk Jadi Stafsus Menhan, Ini Tugas Deddy Corbuzier

0
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin melantik beberapa stafsus dan seorang asisten khusus, termasuk diantaranya Deddy Corbuzier. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

batampos – Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau lebih dikenal publik dengan panggilan Deddy Corbuzier baru saja dilantik menjadi staf khusus (stafsus) menteri pertahanan (menhan) bidang komunikasi sosial dan publik pada Selasa (11/2). Kepada Deddy, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sejumlah tugas sesuai dengan bidang tersebut.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal (Kabiro Infohan Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas menyampaikan bahwa pertimbangan Menhan Sjafrie menunjuk Deddy sebagai salah satu stafsus adalah kapasitas dan kepakarannya. Menurut Frega, Deddy adalah salah satu pakar komunikasi publik saat ini.

”Diharapkan nantinya dengan peran Bapak Deddy akan berkontribusi dalam memperkuat literasi pertahanan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bela negara,” ungkap Frega.

Jenderal bintang satu TNI AD itu menyatakan bahwa arahan dan pesan yang disampaikan oleh Menhan Sjafrie kepada Deddy sudah sangat jelas. Yakni terkait dengan penguatan komunikasi sosial dan publik. Dengan pengaruh luas di media, termasuk media sosial, Deddy diharapkan mampu berkontribusi besar untuk Kemhan.

”Yang jelas terkait dengan penguatan komunikasi sosial dan publik dimana Pak Deddy diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu sosialisasi kebijakan Kemhan sampai tingkat bawah di masyarakat,” kata dia.

Frega pun menjelaskan bahwa pengangkatan Dedy sebagai stafsus bersama empat orang lainnya merujuk aturan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 140 Tahun 2024 tentang Organisasi Kementerian Negara. Dalam Bab IX tentang Staf Khusus, pasal 69 mencantumkan bahwa menteri bisa mengangkat paling banyak lima orang stafsus.

”Staf khusus diangkat oleh menteri koordinator atau menteri setelah mendapat persetujuan presiden. Jadi, setiap kementerian memang memiliki kewenangan untuk mengangkat staf khusus, termasuk Kementerian Pertahanan,” jelasnya.

Sebelumnya, Deddy sudah menyandang pangkat letkol tituler yang diberikan kepada dirinya saat Presiden Prabowo Subianto bertugas sebagai menhan. Tidak hanya itu, Deddy juga dijadikan sebagai duta Komponen Cadangan (Komcad) ketika Prabowo sebagai menhan memulai rekrutmen dan melantik para komcad. (*)

Artikel Ditunjuk Jadi Stafsus Menhan, Ini Tugas Deddy Corbuzier pertama kali tampil pada News.

Ubah Stigma Kampung Aceh, BNNP Kepri Luncurkan ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’

0
Ilustrasi: Pembongkaran lapak sabu oleh Satresnarkoba Polresta Barelang di Kampung Aceh, Keluarahan Mukakuning. (F. Yofi Yuhendri/Batam Pos)

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) berupaya menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayahnya.

Langkah konkret yang diambil adalah mencanangkan Kelurahan Mukakuning sebagai ‘Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar)’ serta mengubah stigma negatif Kampung Aceh menjadi ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’.

“Peresmian program ini akan dilakukan pada Kamis, 13 Februari 2025, dengan dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom,” kata Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Hanny Hidayat, Selasa (11/2).

Kampung Aceh selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkoba di Batam. Untuk mengubah citra tersebut, BNN sebagai leading sector berkomitmen menggandeng berbagai stakeholder guna mengembangkan kawasan ini menjadi pusat wisata berbasis kopi.

Baca Juga: Pertamina: Pengecer LPG 3 Kg di Batam Akan Dilegalkan sebagai Sub Pangkalan

“Untuk mewujudkan komitmen ini, saya telah menyusun road map dan grand design serta menginstruksikan seluruh jajaran di BNNP Kepri, termasuk bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat serta bidang pemberantasan dan rehabilitasi , untuk bergerak bersama,” ujar Hanny.

Program Kampung Wisata Dunia Kopi tidak hanya berfokus pada perubahan fisik kawasan, tetapi juga mengedepankan strategi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

BNNP Kepri bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, seperti tim penggerak PKK, tokoh lintas agama, majelis taklim, serta patron-patron sosial, dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba.

Selain itu, BNNP Kepri juga menginisiasi pembentukan Satgas anti narkoba, program ketahanan keluarga anti narkoba, serta pelatihan pengembangan soft skill bagi anak-anak dan remaja di wilayah tersebut.

“BNNP Kepri juga aktif melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, baik melalui tokoh agama maupun figur publik, agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh masyarakat,” tambah Hanny.

Baca Juga: PKL Semakin Ramai, Jalan Marina City Sering Macet di Jam Sibuk

Dengan hadirnya Kampung Wisata Dunia Kopi, diharapkan kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai zona rawan narkoba dapat bertransformasi menjadi kawasan produktif, berakhlak, dan bersih dari narkoba.

“BNNP Kepri akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk mendukung dan memastikan keberhasilan program ini,” kata Hanny.

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta menjadikan Kampung Aceh sebagai destinasi wisata yang menarik di Batam. (*)

 

 

Reporter: Azsi Maulana

Artikel Ubah Stigma Kampung Aceh, BNNP Kepri Luncurkan ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’ pertama kali tampil pada Metropolis.