Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 226

Kredit Bukan Semata Soal Likuiditas

0
Ardhienus

KEGIGIIHAN pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam mengguyur likuiditas ke perbankan nasional layak diapresiasi.

Sejak September 2025 hingga 10 November 2025, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengucurkan dana segar Rp275 triliun kepada bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sebelumnya, BI menggelontorkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) ke seluruh bank. Hingga minggu pertama Januari 2026, guyuran insentif likuiditas BI itu telah mencapai Rp397,9 triliun. Himbara sendiri mendapat jatah likuiditas Rp182,9 triliun dari insentif ini.

Tujuannya jelas: memberikan bahan bakar sekaligus menurunkan biaya dana (cost of fund) bagi bank sehingga bunga kredit turun, dan pada akhirnya, pelaku usaha terdorong menarik kredit perbankan. Skenario ideal ini diharapkan menjadi katalis untuk mencapai mimpi pertumbuhan ekonomi 8%, sebuah level yang menuntut pertumbuhan kredit harus melampaui 20%.

Harapan kepada Himbara untuk lebih giat lagi mengucurkan kredit juga sejatinya dapat dipahami. Pada kondisi tertentu seperti saat ini, peran bank negara memang dibutuhkan untuk bergerak lebih dulu. Sebagai badan usaha milik negara, masih ada terselip tugas Himbara sebagai agen pembangunan. Di samping tentunya untuk mengeruk keuntungan.

Namun, upaya untuk mengalirkan kredit perbankan lebih deras ke sektor riil masih menghadapi jalan berliku. Rapat Dewan Gubernur 20-21 Januari 2026 melaporkan perbankan baru sanggup menumbuhkan kredit sebesar 9,69% secara tahunan (yoy) pada Desember 2025. Capaian tersebut masih single digit, namun meningkat dari dari November 2025 yang tumbuh 7,74% (yoy) dan telah berada dalam kisaran target BI sebesar 8-11% (yoy).

Berbagai kebijakan pemerintah dan BI itu, termasuk penurunan BI Rate sepanjang 2025 sebanyak 125 basis poin menjadi 4,75%, nampaknya baru berhasil pada tahap menjaga agar pertumbuhan kredit tidak melambat lebih dalam.
Akselerasi penyaluran kredit perbankan ternyata masih menghadapi tantangan besar. Padahal pertumbuhan kredit yang rendah akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Sulit dibayangkan pertumbuhan ekonomi akan tinggi, manakala kucuran kredit masih terbilang seret.

Diagnosisnya tegas, bahwa persoalan penyaluran kredit bukan lagi semata soal kecukupan likuiditas (supply side), melainkan juga persoalan lesunya sisi permintaan (demand side).

Indikator paling benderang adalah tingginya undisbursed loan—fasilitas pinjaman yang sudah disetujui, tetapi belum dicairkan—yang mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12% dari total plafon kredit pada Desember 2025. Karena belum ditarik debitur, maka tidak heran perbankan memarkirkan dananya dalam instrumen keuangan yang likuid dan berkualitas tinggi. Dan Surat Berharga Negara (SBN) adalah salah satu pilihannya.

Selain undisbursed loan yang cukup tinggi, indikator lain yang menunjukkan lemahnya permintaan kredit adalah rendahnya pertumbuhan kredit modal kerja.
Berdasarkan data BI, kredit modal kerja hanya tumbuh 4,52% (yoy).
Data kuantitatif itu mengonfirmasi bahwa dunia usaha sedang berada dalam fase wait and see.

Mereka menunda ekspansi investasi dan lebih memilih mengandalkan dana internal untuk beroperasi. Ini adalah alarm keras bahwa aktivitas ekonomi sedang melambat yang pada putaran selanjutnya menyebabkan penurunan penerimaan pajak.

Oleh karena itu, kebijakan yang terus membanjiri likuiditas ke perbankan tidak cukup tanpa dibarengi perbaikan struktural pada sektor riil. Perbaikan itu menjadi tugas berbagai kementerian teknis seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan.

Perbaikan struktural dimaksud antara lain penyederhanaan birokrasi, kemudahan dan kecepatan ijin usaha, kepastian hukum, keamanan dan kenyamanan berusaha dan konsistensi kebijakan.

Berusaha di Indonesia memang saat ini masih tergolong mahal. Kondisi ini terlihat jelas dari Indikator Incremental Capital Output Ratio (ICOR), yaitu indikator yang menunjukkan besarnya tambahan kapital (investasi) baru yang dibutuhkan untuk menambah satu unit output.

Sebagai contoh, ICOR sebesar 5, berarti untuk menaikkan 1 unit output diperlukan investasi sebesar 5 unit. Semakin tinggi ICOR, semakin tidak efisien. ICOR Indonesia sendiri berdasarkan data BPS masih bertengger di kisaran 6%.

Upaya untuk memangkas sumbatan-sumbatan struktural akan mendorong investasi sektor swasta bergerak lebih leluasa. Selain itu, pemerintah perlu menekankan pada investasi padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja. Ini akan menyerap bonus demografi yang sedang kita nikmati.

Apabila itu terjadi maka kucuran kredit akan mengalir dengan sendirinya. Perbankan secara alami akan mengikuti (follow the trade). Semakin ramai aktivitas ekonomi, semakin giat pula perbankan mengucurkan kredit.

Dengan begitu, maka pertumbuhan kredit pun akan terdongkrak. Aktivitas ekonomi kian bergairah dan penerimaan pajak akan kembali meningkat. Dan pada ujungnya, pertumbuhan ekonomi tinggi sebagaimana yang dicita-citakan pemerintah akan tercapai.

Jadi, likuiditas adalah pelumas, namun sektor riil adalah mesinnya. Tanpa perbaikan mesin, pelumas seberapa banyak pun tidak akan mampu membawa penyaluran kredit berlari kencang. (*)

Oleh: Ardhienus, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau.
Tulisan adalah pendapat pribadi dan tidak mewakili institusi tempat penulis bekerja.

 

Artikel Kredit Bukan Semata Soal Likuiditas pertama kali tampil pada News.

Lewis Hamilton Kritik Mobil F1 Ferrari yang Terbaru

0
Lewis Hamilton. (F.Ferrari)

batampos – Lewis Hamilton suarakan kekhawatiran mengenai performa mobil F1 barunya yang akan digunakan pada musim 2026.

Juara dunia tujuh kali itu mengaku mobil terbaru Ferrari terasa lebih lambat dibandingkan mobil Formula 2.

“Saya rasa kita lebih lambat dari GP2 atau F2 saat ini, kan? Maksud saya, memang terasa seperti itu,” ucap Hamilton kepada RacingNews365.

Ia mengungkapkan pernyataannya setelah menjalani sesi tes pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain pada Rabu, 11 Februari 2026.

Pembalap Ferrari tersebut mengatakan bahwa mobil F1 terbaru terasa berbeda dari sebelumnya dan dinilai masih terlalu dini.

Menurut Hamilton, unit baru perlu mengoptimalkan ban, paket aerodinamika, tinggi suspensi serta keseimbangan mekanis sebelum bisa menilai performa sebenarnya.

Ia menyebut mobil ini lebih pendek, lebih ringan dan lebih mudah dikendalikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Meski demikian, pria yang dikabarkan dekat dengan Kim Kardashian ini mengaku mobil baru terasa seperti mobil reli.

Selain menjelaskan tentang unitnya, ia juga menjelaskan bahwa kondisi lintasan Bahrain membuat mobil terasa lebih sulit dikendalikan dibandingkan tes sebelumnya di Barcelona.

“Di sini (di Bahrain), anginnya sangat kencang dan jauh lebih panas. Jadi jauh lebih sulit untuk menemukan keseimbangan yang tepat. Jadi saya pikir semua orang kesulitan,” terang Hamilton yang memberikan gambaran tentang kondisi lap. (*)

 

 

 

Artikel Lewis Hamilton Kritik Mobil F1 Ferrari yang Terbaru pertama kali tampil pada Olahraga.

Jalankan Bisnis Pijat Plus-plus, Warga Batam Jadi Pesakitan

0
Terdakwa Indah Sari Saragih menjalani sidang pembacaan dakwaan kasus dugaan TPPO di PN Batam, Rabu (11/2). F.Azis Maulana

batampos – Pengadilan Negeri Batam menggelar perkara dugaan pengendalian bisnis prostitusi terselubung yang dijalankan melalui aplikasi Michat, Rabu (11/2).

Terdakwa, Indah Sari Saragih alias Frisca, didakwa mengelola praktik pijat plus-plus dengan memanfaatkan platform Michat sebagai sarana pemasaran dan transaksi.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Batam menilai Indah bukan sekadar perantara, melainkan aktor utama yang mengendalikan operasional bisnis.

Dalam sidang pembacaan dakwaan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Mona, didampingi hakim anggota Verdian Martin dan Irpan Lubis, jaksa Susanto Martua dan Alinaex memaparkan peran terdakwa sebagai pemilik sekaligus pengendali jaringan jasa seksual terselubung di kawasan Nagoya, Batam.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Siswa SMP di Bengkong, Pelaku Diduga Pria Dewasa

Jaksa menyebut, sejak Mei hingga Agustus 2025, terdakwa menyewa empat kamar kos di Nagoya Premier Residence, Komplek Business Center Blok IV, Lubukbaja.

“Lokasi itu diduga difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat praktik layanan pijat yang berujung pada layanan seksual berbayar,” ujar Jaksa.

Dalam praktiknya, terdakwa disebut merekrut sejumlah perempuan sebagai terapis. Mereka antara lain Desy alias Sela, Hesti Saragih alias Tasya, Lilis Suryani alias Fitri, Angela Saragih alias Dela, serta Rosma Oktaviana Putri alias Kinan. Para perempuan tersebut didatangkan dari berbagai daerah dengan biaya perjalanan yang ditanggung terdakwa.

Jaksa mengungkapkan, para terapis dijanjikan gaji bulanan Rp4,5 juta beserta fasilitas tempat tinggal. Namun, mereka diwajibkan memenuhi target layanan tertentu dan mengikuti aturan kerja ketat.

“Jam kerja ditetapkan mulai pukul 15.00 hingga 03.00 WIB, dengan jatah libur dua kali dalam sebulan. Para terapis juga disebut tidak memiliki keleluasaan memilih pelanggan,” ujarnya.

Seluruh pemesanan layanan, menurut jaksa, dikendalikan melalui akun Michat yang berada di bawah penguasaan terdakwa. “Akun tersebut digunakan untuk menawarkan layanan, berkomunikasi dengan pelanggan, hingga mengatur jadwal pertemuan,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Cabai Menjadi Perhatian

Tarif layanan disebut bervariasi, mulai dari pijat biasa hingga layanan seksual, dengan kisaran harga Rp200 ribu hingga Rp2,5 juta.

“Uang hasil transaksi diserahkan kepada terdakwa sebelum kemudian dibagikan kepada para terapis pada akhir bulan,” jelasnya.

Dalam surat dakwaan juga disebutkan, salah satu terapis melayani ratusan pelanggan selama periode operasional tersebut. Jaksa menilai aktivitas ini menghasilkan keuntungan finansial signifikan bagi terdakwa.

Perkara ini terungkap setelah kepolisian melakukan penggerebekan pada 27 Agustus 2025 di lokasi usaha. Dalam operasi itu, aparat mengamankan terdakwa bersama sejumlah terapis untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, Indah Sari Saragih didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Majelis hakim menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi untuk menguji konstruksi dakwaan jaksa serta mengungkap lebih jauh peran terdakwa dalam perkara ini. (*)

Artikel Jalankan Bisnis Pijat Plus-plus, Warga Batam Jadi Pesakitan pertama kali tampil pada Metropolis.

Korban Bisa Bertambah

0
Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono bersama Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kadis DP3AP2KB Kota Batam memberikan keterangan kasus pencabulan oknum guru saat rilis di Mapolresta Barelang, Rabu (11/2). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – MJ, oknum guru sekolah kejuruan di Batuaji, Batam yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap siswa, dikenal memiliki dua sisi kepribadian. Di lingkungan sesama guru, MJ dikenal pendiam, ramah, dan sopan. Namun, di mata siswa, ia humoris dan mudah bergaul.

R, salah seorang siswa, mengatakan MJ lebih sering berinteraksi dengan siswa laki-laki dibandingkan siswi perempuan. Keseharian MJ di sekolah terkesan santai dan suka bercanda.

“Gurunya memang suka bercanda dan tidak pernah kasar ke siswa,” ujar R.

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

Artikel Korban Bisa Bertambah pertama kali tampil pada Metropolis.

Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Digelar 17 Februari

0
Ilustrasi Petugas falakiyah melakukan ru’yatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan menggunakan teropong di Masjid Al-Musyari’in, Basmol, Kembangan, Jakarta. Sidang isbat penetapan awal Ramadan akan digelar 17 Februari 2026. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan. Tahun ini, awal puasa diperkirakan berbeda dengan sebagian organisasi keagamaan. Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat tidak mempermasalahkan perbedaan tersebut.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Arsad Hidayat, menyampaikan adanya potensi perbedaan awal puasa. Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026.

Sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) kemungkinan baru memulai puasa pada 19 Februari 2026. Kepastian akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar pada 17 Februari 2026.

“Perbedaan awal puasa adalah hal biasa dan tidak perlu dipertentangkan. Perbedaan itu sebuah keniscayaan karena metode yang digunakan berbeda,” jelas Arsad.

Dalam penentuan kalender Hijriyah, beberapa pihak menggunakan metode hisab dan rukyat. Muhammadiyah, misalnya, tahun ini memakai Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Penggunaan KHGT memperkenalkan istilah hilal global dan hilal lokal. Hilal global merujuk pada kemunculan hilal di penjuru dunia, sedangkan hilal lokal adalah hilal yang terpantau di masing-masing negara.

Kemenag menggelar sidang isbat sebagai forum musyawarah bagi seluruh organisasi masyarakat Islam untuk menentukan awal puasa.

Arsad menambahkan, masjid kembali dibuka untuk pemudik saat Lebaran. Tahun lalu, sekitar 6.500 pemudik memanfaatkan masjid sebagai tempat beristirahat.

Kemenag meminta agar masjid di jalur mudik tetap dibuka, termasuk masjid dari Jakarta hingga Cirebon, dari Cirebon ke Garut, serta masjid di jalur mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmat, mengingatkan masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan penuh kegembiraan. “Intinya, harus saling menghormati. Yang tidak berpuasa menghormati yang berpuasa,” tegasnya, terkait polemik restoran dan warung yang tetap buka saat siang hari.

Angkutan Lebaran Siap Layani Pemudik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan angkutan Lebaran berupa bus gratis hingga diskon tiket. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan pemerintah telah berkoordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026.

Kemenhub menyiapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan angkutan Lebaran. Koordinasi juga dilakukan dengan Korlantas Polri, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, serta instansi terkait lainnya. Pengaturan angkutan disesuaikan dengan kebijakan work from anywhere (WFA) dan stimulus ekonomi pemerintah.

“Kami melakukan ramp check atau uji kelayakan sarana transportasi darat, laut, udara, serta kereta api. Kesiapan jalan tol dan arteri juga diperiksa,” ujar Menhub.

Program mudik gratis disiapkan untuk 34 provinsi dengan 401 unit bus, serta tiket gratis bagi 50 ribu penumpang kelas ekonomi. Sementara itu, mudik gratis kereta api di Pulau Jawa menargetkan 28.182 penumpang untuk jalur utara, tengah, dan selatan. (*)

Artikel Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Digelar 17 Februari pertama kali tampil pada News.

Ini 4 Penyebab Anak Kekurangan Gizi, Nomor 1 Sering Terjadi

0
Ilustrasi anak kekurangan nutrisi.

batampos – Kekurangan gizi pada anak tidak selalu terlihat oleh penampilan luarnya. Beberapa anak sebenarnya kekurangan nutrisi tertentu.

Dikutip dari Healts Shots, Kamis (12/2), kelaparan tersembunyi menjadi masalah yang diam-diam namun signifikan terjadi di antara banyak anak selama masa pertumbuhan mereka.

Meski tampak cukup makan tetapi kekurangan nutrisi, contohnya kasus seperti di mana anak-anak tampak sehat, mengonsumsi kalori yang cukup, tetapi kekurangan mikronutrien, yuk intip penyebabnya.

1.Pola makan yang terlalu banyak mengandung makanan olahan

Saat ini, sebagian besar makanan yang dikonsumsi anak-anak dan remaja adalah makanan cepat saji dan makanan olahan yang dapat dimasak dan dimakan hampir seketika.

Contohnya yaitu camilan, sereal manis, minuman manis, makanan cepat saji, dan makanan kemasan, yang tinggi kalori, garam, gula, dan lemak tidak sehat tetapi rendah vitamin, mineral, dan serat,

2.Kebiasaan makan yang selektif

Jika dibiarkan, kebiasaan makan pilih-pilih umum terjadi di kalangan anak-anak, dapat menyebabkan pola makan yang sangat monoton dan kurang variasi.

Kebanyakan anak hanya mengonsumsi beberapa makanan ‘aman’, melewatkan seluruh kelompok makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan kaya protein, sehingga mereka kekurangan nutrisi.

3.Iklan makanan yang menyesatkan

Salah satu alasan utama mengapa anak-anak lebih tertarik pada makanan tersebut adalah cara pemasarannya atau iklan yang beredar.

Biasanya, makanan tersebut dikemas dengan kemasan yang cerah dan berwarna-warni serta karakter kartun, sehingga pilihan yang tidak sehat menjadi lebih menarik.

Pada saat yang sama, orang tua juga mengabaikan tingginya kadar gula dan zat aditif dalam produk-produk ini karena label seperti ‘alami’ dan ‘sehat’.

4.Gaya hidup yang sibuk

Orang tua juga dengan mudah memberikan makanan seperti itu kepada anak-anaknya karena makanan tersebut seringkali sangat mudah dimasak, ini menyebabkan mereka kurang nutrisi yang seimbang.(*)

Artikel Ini 4 Penyebab Anak Kekurangan Gizi, Nomor 1 Sering Terjadi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Cabai Menjadi Perhatian

0
Dua ibu rumah tangga sedang memilih cabai di kios sayuran di kawasan Mega Legenda beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengungkapkan terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas hortikultura. Khususnya cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Kepastian tersebut disampaikan Mardanis dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam yang membahas stabilitas daerah dan kesiapan lintas sektor, Rabu (11/2).

“Kenaikan harga cabai menjadi perhatian kami. Namun secara umum, pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Laik Difungsikan, Trotoar Mukakuning Dibongkar

Ia menambahkan, pengawasan distribusi dan pemantauan stok akan terus diperkuat menjelang hari besar keagamaan, mengingat biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok di masyarakat.

Selain cabai dan beras beras, pihaknya juga memantau pasokan gula dan minyak goreng yang dinyatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kendati demikian, pemerintah tetap melakukan pengawasan terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas hortikultura yang mengalami tekanan di tingkat distribusi.

“Ketersediaan gula dan minyak goreng juga mencukupi. Kami tetap memberi perhatian khusus terhadap dinamika harga, terutama pada komoditas cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga di pasaran,” katanya.

Baca Juga: Stok Beras Surplus 961 Ton

Sementara itu, dalam rapat Forkopimda tersebut juga dibahas upaya memperkuat ketahanan pangan jangka panjang melalui berbagai program strategis Pemerintah Kota Batam, termasuk pencanangan Gerakan Batam ASRI yang akan mulai digerakkan pada 11 Februari 2026.

Melalui sinergi lintas sektor, Mardanis menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas daerah menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial di Kota Batam. (*)

 

Artikel Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Cabai Menjadi Perhatian pertama kali tampil pada Metropolis.

Stok Beras Surplus 961 Ton

0
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Batam, Mardanis, bersama instansi terkait saat meninjau stok beras di sejumlah toko dan swalayan, beberapa waktu lalu. F. Dokumentasi Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat dan rangkaian hari besar keagamaan 2026. Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam menunjukkan stok beras berada di atas kebutuhan konsumsi warga.

Kepala DKPP Batam, Mardanis, menyampaikan ketersediaan beras saat ini mencapai 10.249,14 ton. Sementara kebutuhan masyarakat berada di angka 9.288,08 ton. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 961 ton.

“Untuk beras, posisi kita aman. Stok yang tersedia lebih tinggi dari kebutuhan bulanan masyarakat Batam,” ujarnya, Rabu (11/2).

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

Artikel Stok Beras Surplus 961 Ton pertama kali tampil pada Metropolis.

Atta Halilintar Berikan Bonus untuk Timnas Futsal Indonesia, Nilainya Rp 111.111.111

0
Selebrasi para pemain Timnas Futsal Indonesia usai menang atas Jepang di semi final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Timnas Futsal Indonesia akhirnya mendapatkan bonus usai menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026. Tapi, skuad Garuda bukan menerima bonus dari pemerintah dan berupa jam rolex, melainkan uang sebesar Rp 111 juta dari Atta Halilintar.

Bonus dengan besaran angka cantik itu diterima oleh Timnas Futsal Indonesia dari Atta, yang juga Wakil Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) pada Rabu (11/2). Bonus diberikan sebagai apresiasi atas kesuksesan Garuda pekan lalu.

“Bismillah. Bonus untuk Timnas Futsal Indonesia AFC 2026 saya mulai dari diri sendiri sebesar Rp 111.111.111,” tulis Atta Halilintar dalam unggahan di Instagram pribadinya.

Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan meraih runner up Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda untuk kali pertama melaju ke final sepanjang sejarah keikutsertaan sejak edisi 2002.

Indonesia untuk kali pertama lolos ke final Piala Asia Futsal. Akan tetapi asa Garuda Asia mencetak sejarah lain dengan jadi juara kali pertama kandas usai kalah 4-5 (5-5) dari Iran melalui adu penalti.

Sayangnya, pasukan Hector Souto menelan kekalahan menyakitkan dari Iran. Timnas Futsal Indonrsia kalah dalam adu penalti dengan skor 4-5, setelah bermain imbang 5-5 selama 50 menit pertandingan termasuk babak tambahan waktu alias extra time di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2).

Atta Halilintar berharap pemberian bonus ini dapat menggerakkan hati pihak lain, termasuk kalangan swasta untuk melakukan hal serupa kepada Timnas Futsal Indonesia. Ia merasa Garuda berhak dapat itu atas perjuangan dan pencapaian yang dilakukan.

“Semoga setelah postingan ini, semakin banyak brand, dan para orang baik pencinta futsal, memberikan apresiasi untuk para pejuang kita,” kata Atta Halilintar.

“Mereka sudah berjuang dengan sepenuh hati untuk Merah Putih. Mari berdiri bersama!” imbuhnya.

Bonus memang jadi hal yang jadi sorotan saat ini usai keberhasilan Timnas Futsal Indonesia jadi runner-up. Sebab hingga kini belum ada satupun ‘hadiah’ dan apresiasi yang diberikan oleh pihak swasta maupun pemerintah. Padahal sejarah yang ditorehkan Timnas Futsal Indonesia bukan main-main.

Situasi ini membuat banyak pihak yang membandingkan dengan bonus yang pernah diterima Timnas Indonesia pada tahun lalu. Kala itu, Jay Idzes dan kolega dipanggil oleh Presiden RI Prabowo Subianto ke Istana Negara usai meraih kemenangan melawan Tiongkok, sekaligus mengunci tiket lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Selain diterima di Istana Negara, para pemain Timnas Indonesia juga membawa pulang buah tangan berupa jam tangan mewah Rolex model GMT-Master II, yang harganya ratusan juta. Bonus itu diklaim bersumber dari dana pribadi Prabowo Subianto.

Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar juga sempat mengungkap harapannya agar pemerintah dapat memberikan bonus kepada Timnas Futsal Indonesia. Sebab menurutnya hal itu bukan kapasitas FFI.

“Ya, jadi kalau bicara soal bonus, ya saya juga bicara apa adanya. Saya juga ya harus jujur, saya mungkin kapasitasnya terbatas. Jadi, saya tentu berharap bahwa ada perhatian juga dari pemerintah layaknya seperti SEA Games kemarin,” kata Michael.

“Tentu ini juga menjadi pertanyaan dari para pemain ya, ada juga yang sudah sampaikan ke saya bahwa mereka berharap ada apresiasi, begitu. Tapi kalau bicara saya, saya juga jujur saja sebagai Ketua Umum kapasitas saya terbatas gitu,” tambahnya.(*)

Artikel Atta Halilintar Berikan Bonus untuk Timnas Futsal Indonesia, Nilainya Rp 111.111.111 pertama kali tampil pada Olahraga.

Pesawat Tempur F-16 TNI AU Mendarat di Jalan Tol Lampung

0
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon TNI AU berhasil melakukan pendaratan di Jalan Tol pada Rabu (11/2). (TNI AU)

batampos – Uji coba pendaratan pesawat tempur TNI AU di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, pada Rabu (11/2) berjalan sukses. Tidak hanya Super Tucano, penerbang F-16 Fighting Falcon juga sukses mendaratkan jet tempur tersebut di atas aspal jalan tol di wilayah Lampung tersebut.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyaksikan langsung uji coba tersebut. Menurut dia, keberhasilan pilot-pilot TNI AU mendaratkan pesawat tempur di jalan tol merupakan tonggak baru dalam sejarah Angkatan Udara Indonesia.

”Ini merupakan suatu tonggak ataupun milestone yang cukup bagus. Artinya terkait dengan sistem pertahanan kita. Sistem pertahanan kita itu adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta. Artinya petahana itu bukan urusan TNI saja, tidak. Tapi, seluruh elemen masyarakat itu terlibat aktif di dalam pertahanan negara kita,” kata dia dikutip pada Kamis pagi (12/2).

Menurut Donny, uji coba pendaratan pesawat tempur di jalan tol melibatkan beberapa elemen. Mulai Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pengelola jalan tol, serta TNI AU. Tidak lupa, dukungan dari masyarakat juga penting. Menurut dia, itu menunjukkan bahwa sistem pertahanan Indonesia sudah bekerja dengan baik.

”Jadi, ini adalah milestone yang sangat baik dan kedepannya ini nanti kita akan lanjutkan. Tidak hanya di sini (Lampung), di beberapa tempat di Indonesia kita akan bangun jalan tol yang juga dapat difungsikan sebagai runway,” ucap Donny.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia sudah memiliki roadmap jalan tol dan pembangunan jalan tol yang memenuhi syarat untuk dijadikan runway. Sehingga sewaktu-waktu saat dibutuhkan, jalan tol tersebut bisa digunakan untuk mendaratkan pesawat.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, pemanfaatan jalan tol sebagai landasan alternatif hanya bersifat situasional. Tujuannya untuk memperkuat kesiapsiagaan operasional TNI AU dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.

”Tanpa mengurangi fungsi utama jalan tol sebagai sarana transportasi publik maupun kepentingan masyarakat,” tegasnya. (*)

Artikel Pesawat Tempur F-16 TNI AU Mendarat di Jalan Tol Lampung pertama kali tampil pada News.