Ilustrasi anak-anak diawasi predator. Maraknya kasus pencabulan anak menyisakan ironi di balik status Kota Layak Anak yang disandang Kota Batam. F. Canva
batampos – Dua kasus dugaan pencabulan terhadap siswa di Batuaji dan Bengkong merijadi sorotan serius di tengah kampanye Kota Layak Anak (KLA) di Batam. Perkara yang kini ditangani aparat kepolisian tersebut memicu keprihatinan publik sekaligus menjadi ujian komitmen perlindungan anak di lingkungan pendidikan.
Kasus pertama terjadi di salah satu SMK di Batuaji. Oknum guru berinisial MJ, 33, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polsek Batuaji, Polisi menduga korban tidak hanya satu orang.
Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo membenarkan penetapan tersangka tersebut. “Pelaku telah diperiksa sebagai tersangka. Proses penyidikan masih berjalan,” ujarnya.
Dugaan penggeledahan tidak pantas yang dilakukan oknum guru terhadap siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). (Istimewa)
batampos – Seorang oknum guru diduga melakukan penggeledahan tidak pantas terhadap siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Kasus ini mencuat setelah para orang tua siswa melayangkan protes keras.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan tindakan seorang guru yang menelanjangi puluhan siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Jember, Jawa Timur, tidak cukup hanya disanksi teguran atau mutasi. Menurutnya, harus ada efek jera, bahkan pemberhentian jika diperlukan.
“Kalau hanya dirotasi tidak cukup, teguran saja juga tidak cukup. Tergantung pada kasusnya, karena bisa saja hal itu membahayakan sekolah baru jika yang bersangkutan tidak memahami atau menyadari bahwa itu adalah pelanggaran yang harus diberi sanksi tegas. Intinya harus ada efek jera. Kalau perlu memang bisa diberhentikan juga,” kata Hetifah di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (12/2).
Ia menambahkan, rekam jejak guru yang bersangkutan juga perlu ditelusuri, apakah selama ini pernah melakukan pendekatan yang membuat siswa merasa tidak nyaman atau melakukan pelanggaran prinsip-prinsip pembelajaran.
“Aspek ini sangat penting sebagai catatan bagi pendidik lainnya agar tidak terjadi hal serupa di sekolah-sekolah lain,” ujarnya.
Politikus Partai Golkar itu menyayangkan tindakan tersebut. Ia menilai perbuatan itu tidak dapat dibenarkan, karena melanggar hak pribadi siswa serta berpotensi masuk dalam kategori kekerasan dan pelecehan seksual.
“Jumlahnya banyak sekali. Walaupun ada alasan untuk memastikan apakah ada siswa yang menyembunyikan sesuatu, cara yang digunakan apalagi sampai menelanjangi, jelas sangat mempermalukan dan dapat masuk dalam tindakan pidana kekerasan maupun pelecehan seksual,” sesalnya.
Menurutnya, dalam proses belajar mengajar maupun penegakan disiplin, guru seharusnya menggunakan metode yang tidak melanggar hak individu anak.
Ia menekankan, jika ada dugaan pencurian di dalam kelas, tentu harus ada teknik atau prosedur lain yang bisa dilakukan tanpa melanggar hak anak.
“Jangan sampai satu dugaan kesalahan justru membuat banyak anak dipermalukan. Dari puluhan siswa itu, kalaupun ada satu yang melakukan, tidak seharusnya semuanya diperlakukan seperti itu,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula ketika wali kelas V SDN Jelbuk 02 mengaku kehilangan uang sebesar Rp 75 ribu. Sehari sebelumnya, ia juga mengaku kehilangan Rp 200 ribu.
Untuk mencari uang tersebut, guru itu menggeledah tas 22 siswa. Karena uang tidak ditemukan, ia kemudian menelanjangi para siswa. Peristiwa ini viral di media sosial dan menuai kecaman publik. (*)
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla seiring masuknya musim kemarau. Langkah antisipatif tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam No 9 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan, penerbitan surat edaran itu merupakan instruksi langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Kebijakan itu dimaksudkan untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran yang berpotensi meluas pada musim kering.
“Mengingat kondisi cuaca panas disertai angin kencang yang melanda Batam dalam beberapa waktu terakhir, potensi kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi. Karena itu, kami meminta seluruh elemen masyarakat hingga perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan,” katanya, Kamis (12/2).
Dalam edaran itu, pemerintah mencantumkan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi warga maupun instansi terkait. Masyarakat dilarang membakar sampah dalam bentuk apa pun di ruang terbuka, termasuk membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Praktik demikian dinilai berisiko lantaran api dapat merambat dengan cepat dan sulit dikendalikan, terutama saat vegetasi mengering.
Selain itu, warga juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan dengan rerumputan kering atau semak belukar yang mudah terbakar. Pihak kecamatan dan kelurahan diminta berperan aktif menyosialisasikan larangan tersebut kepada masyarakat guna mencegah munculnya titik api.
Rudi bilang, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW diinstruksikan meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Sinergi dilakukan bersama TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) guna memastikan respons cepat apabila terjadi insiden.
Apabila menemukan indikasi kebakaran, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat bebas pulsa Batam Siaga 112 atau Contact Center Polri 110. Saluran tersebut disediakan untuk mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan dampak yang dapat timbul.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah mempererat kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam dengan Pemadam Kebakaran BP Batam serta relawan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi kebakaran selama periode kemarau.
“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap para Ketua RT dan RW dapat menyosialisasikan edaran ini kepada warga di lingkungannya masing-masing agar tidak terjadi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” kata Rudi. (*)
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberi keterangan. (MCH)
batampos – Kementerian Haji dan Umrah tengah menyusun aturan baru untuk mengurangi penumpukan jamaah umrah di bandara. Salah satu skema yang dirancang adalah memberangkatkan jamaah langsung dari Asrama Haji, sehingga proses administrasi dan pemeriksaan dapat diselesaikan sebelum tiba di bandara.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan jamaah, sekaligus menata alur keberangkatan agar lebih tertib dan efisien. Ia menegaskan, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Makanya kami sedang merancang supaya jamaah umrah itu nanti berangkat dari Asrama Haji, dan Garuda nanti akan menyediakan semua sarana keberangkatan,” kata Dahnil dalam rapat di DPR, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (12/2).
Menurut Dahnil, skema ini memungkinkan seluruh proses awal keberangkatan dilakukan lebih terpusat. Dengan demikian, jamaah tidak perlu lagi menjalani antrean panjang di bandara yang kerap menimbulkan kepadatan, terutama pada musim ramai umrah.
“Misalnya jamaah umrah nanti chekin-nya semuanya sudah selesai di Asrama Haji, jadi tidak ada penumpukan di bandara,” ucapnya.
Ia menambahkan, setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan rampung di Asrama Haji, jamaah dapat langsung menuju pesawat tanpa harus melalui prosedur yang berulang di bandara. Hal ini diyakini dapat memangkas waktu tunggu dan membuat alur keberangkatan lebih sederhana.
“Mereka kesana langsung berangkat, langsung boarding, jadi proses nanti, prosesnya sedang kami siapkan dengan teman-teman Garuda supaya proses itu dimudahkan,” ujarnya.
Selain menggandeng maskapai, Kementerian Haji dan Umrah juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk Danantara untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendukung. Pembenahan Asrama Haji dinilai penting agar mampu menunjang sistem baru yang lebih terintegrasi dan modern.
“Sehingga jamaah lebih nyaman, kita juga mendorong, supaya kemudian Danantara itu juga terlibat, misalnya selain Kampung Haji, juga memperbaiki asrama-asrama haji kita,” pungkasnya. (*)
Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez melakukan selebrasi usai menciptakan gol. (IG Atletico Madrid)
batampos – Atletico Madrid menghancurkan Barcelona 4-0 pada laga leg pertama semifinal Piala Raja (Copa del Rey) 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid, Jumat (13/2) dini hari WIB.
Dikutip dari laman La Liga seperti dilansir dari Antara, seluruh gol Atletico Madrid tercipta pada babak pertama. Diawali gol bunuh diri Eric Garcia (6′), lalu gol Antoine Griezmann (14′), Ademola Lookman (33′) dan Julian Alvarez (45+2′).
Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Los Rojiblancos untuk menatap leg kedua. Sebaliknya, Barcelona menghadapi tugas berat karena harus mengejar defisit empat gol.
Sejak peluit awal dibunyikan, Atletico langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi tuan rumah membuahkan hasil cepat pada menit keenam.
Kiper Barcelona Joan Garcia gagal mengendalikan bola yang dioper rekannya Eric Garcia. Bola bergulir masuk ke dalam gawang meski bek Barcelona lainnya Pau Cubarsi sudah berupaya menyapu bola dari garis gawang. Atletico pun unggul 1-0.
Delapan menit berselang, keunggulan tuan rumah bertambah. Serangan cepat dari sisi kanan diakhiri umpan terobosan Nahuel Molina yang dikonversi menjadi gol oleh Griezmann dengan kaki kirinya. Tim tuan rumah terus menjauh, 2-0.
Atletico kian dominan. Pada menit ke-33, kerja sama apik kembali tercipta dari sektor kanan. Operan Julian Alvarez disambar Ademola Lookman dengan sepakan first time yang bersarang di sudut bawah gawang Barcelona. Atletico memimpin 3-0.
Barcelona kembali kebobolan di masa waktu tambahan babak pertama, tepatnya menit ke-45+2. Kali ini, Lookman berganti peran menjadi pemberi assist untuk gol Alvarez yang membuat Atletico Madrid menuntaskan babak pertama 4-0.
Pada paruh kedua laga, Barcelona mencoba bangkit dengan terus mengendalikan permainan. Usaha mereka sempat membuahkan gol pada menit ke-51 melalui Pau Cubarsi dalam situasi kemelut.
Akan tetapi, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena Robert Lewandowski lebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Situasi Barcelona semakin sulit pada menit ke-85. Eric Garcia, yang sebelumnya telah menerima kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap Alex Baena.
Setelah meninjau tayangan VAR, wasit mengubah kartu kuning menjadi kartu merah. Barcelona pun harus menuntaskan laga dengan 10 pemain. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tidak berubah. (*)
Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang mengangkut limbah hitam kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang.
batampos – Laut Dangas tak lagi sama sejak 29 Januari 2026. Tumpahan limbah B3 dari kapal LCT Mutiara Garlib menyisakan jejak hitam sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer persegi perairan. Nelayan terpukul, mangrove terdampak, dan ekosistem laut tercemar.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, kapal tersebut memuat sekitar 120 ton limbah B3 yang diklaim tumpah akibat kecelakaan. Kapal itu diketahui milik PT Mutiara Haluan Samudra dan PT Jagat Prima Nusantara.
Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalondo Hasibuan, yang baru sepekan menjabat itu, mengatakan langkah pertama yang dilakukan adalah pencegahan dan pengumpulan limbah yang mencemari perairan.
“Yang pertama kami lakukan adalah pencegahan. Sampai hari ini sudah kita kolek kurang lebih hampir 100 ton,” ujar Dohar, Kamis (12/2) siang.
Artinya, masih ada sekitar 20 ton limbah yang belum ditemukan dan saat ini masih dalam proses pencarian.
DLH juga tengah melakukan pembersihan menyeluruh, termasuk mengangkat sampah-sampah yang terkontaminasi minyak serta batu-batu di pesisir yang ikut tercemar. Dampak juga terdeteksi pada vegetasi pesisir. “Yang terdampak pesisir, ada sedikit mangrove yang kena,” katanya.
Namun dampak paling terasa justru menghantam nelayan. Laut Dangas selama ini menjadi ruang hidup mereka seperti tempat memasang jaring, bubuk, hingga memancing. Kini kawasan itu tak lagi bisa disentuh.
“Banyak aduan nelayan yang masuk ke kami, termasuk nelayan Belakang Padang yang mencari penghidupan di sana. Kejadian ini mengurangi pendapatan mereka karena mereka tidak mungkin melaut di lokasi tersebut,” ungkap Dohar.
DLH saat ini tengah melakukan verifikasi untuk penyelesaian sengketa lingkungan hidup atau jalur keperdataan, berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Proses ini mencakup penghitungan kerugian ekologis maupun kerugian ekonomi nelayan.
“Nanti ahli yang menghitungnya. Kira-kira bobot nominal untuk pemulihan lingkungan berapa dan kerugian nelayan berapa. Sedang dalam proses,” jelasnya.
Seluruh biaya pemulihan lingkungan dan ganti rugi menjadi tanggung jawab penuh perusahaan pemilik kapal. “Itu yang perlu kami sampaikan. Semua menjadi tanggung jawab pihak perusahaan, termasuk pemulihan dan kerugian nelayan,” tegasnya.
Terkait kemungkinan proses pidana dan pelimpahan kasus ke Polda Kepri, Dohar menyebut hal tersebut berada di luar kewenangan DLH.
“Itu bagian pidana, bukan kewenangan kami. Kami hanya menyelesaikan bagian keperdataannya seperti ganti rugi,” ujarnya.
DLH memperkirakan proses penghitungan oleh tim ahli akan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Setelah itu, akan dilakukan klarifikasi kepada pihak perusahaan dan pembahasan mengenai besaran ganti rugi.
“Yang mengatur semua ini KLH yang menyelidiki. Baru akan klarifikasi pihak perusahaan, ada semacam negosiasi untuk besaran ganti rugi. Kami hanya mengikuti keputusan ahli nanti,” kata Dohar.
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi, yang membidangi persoalan lingkungan dan infrastruktur, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Saat ini, DPRD masih mengumpulkan seluruh data dan keterangan sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Kita kumpulkan data dulu. Penanggung jawab perusahaan itu belum datang ke Batam. Nanti kalau sudah datang, kita panggil lagi,” kata Rudi.
Menurutnya, hingga kini pihak perusahaan masih berada di luar kota. Informasi yang diterima DPRD menyebutkan perusahaan tengah mengurus dokumen kapal serta proses klaim asuransi.
Rudi juga mengaku telah berupaya berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun, hingga saat ini pihak kementerian belum dapat hadir untuk memberikan keterangan langsung. “KLHK sudah kita telepon, tapi belum bisa hadir,” ujarnya.
Selain itu, Komisi III juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang mengawal penanganan kasus ini. DPRD ingin memastikan seluruh proses berjalan transparan dan berdasarkan data yang valid.
“Rencana kita tunggu penanggung jawabnya datang, baru kita konfirmasi langsung. Kita kejar terus kok itu,” tegasnya.
Rudi menekankan, DPRD akan mendalami apakah insiden ini murni kecelakaan akibat cuaca buruk seperti yang diklaim pihak kapal, atau terdapat unsur kelalaian bahkan kesengajaan.
“Pasti kita kumpulkan semua data. Kita lihat bagaimana hasilnya nanti. Apakah ada unsur kesengajaan atau memang faktor cuaca,” katanya.
Terkait klaim asuransi sebesar Rp5 miliar yang disebut-sebut dimiliki perusahaan, DPRD juga tidak akan serta-merta menerima begitu saja. Komisi III berencana memanggil pihak asuransi untuk memperjelas cakupan pertanggungan.
“Asuransinya pun akan kita panggil, kita pertegas lagi,” ujar Rudi.
Dari hasil konfirmasi awal yang dilakukan, Rudi menyebut asuransi perusahaan tersebut ternyata tidak mencakup kerusakan atau pencemaran yang terjadi di laut. “Perusahaan itu memang punya asuransi, tapi tidak termasuk yang di laut, hanya yang di darat saja. Kalau yang di darat iya bisa diklaim,” jelasnya.
Hal inilah yang menurutnya menjadi tanda tanya besar. Jika pencemaran terjadi di wilayah laut dan tidak tercakup dalam asuransi, maka tanggung jawab pemulihan dan ganti rugi sepenuhnya berada pada perusahaan.
“Itu yang jadi pertanyaan kami. Nanti mereka akan diskusi lagi dengan pihak asuransinya. Kita masih tunggu data lengkapnya,” kata dia. (*)
batampos – Ramalan Shio 13 Februari 2026. Hari Jumat bertepatan dengan Hari Stabil Kuda Tanah (Earth Horse Stable Day), dengan kombinasi energi ini terasa membumi serta kokoh.
Energi Kuda Tanah penuh percaya diri tanpa bersikap gegabah. Ia melangkah maju karena tahu mampu menghadapi apa pun yang datang berikutnya.
Berikut 6 shio yang dihujani hoki dan kemakmuran pada 13 Februari 2026, dikutip dari yourtango.com;
1. Kuda
Sesuatu yang menggantung kini menjadi stabil. Kamu melihat situasi keuangan menjadi konsisten.
2. Macan
Kamu akan melihat alasan. Ada momen di hari Jumat ketika kamu menyadari bahwa sesuatu yang diperjuangkan akhirnya membuahkan hasil.
3. Ular
Sebuah peluang kembali datang, tetapi dengan syarat yang lebih baik. Percakapan soal uang berpihak pada kamu.
4. Anjing
Beban keuangan terasa lebih ringan dengan cara yang hampir terasa terlalu mulus. Pengeluaran mengecil. Pembayaran datang lebih cepat dari perkiraan.
5. Babi
Energi Hari Stabil menunjukkan hasil. Kamu mungkin melihat penjualan yang stabil atau dukungan yang dapat diandalkan dari seseorang.
6. Kelinci
Kamu lebih strategis daripada yang disadari orang lain. Pilihan yang kamu buat untuk melindungi waktu atau menghargai pekerjaan mulai membuahkan hasil hari ini.
Ramalan shio 13 Februari 2026 membawa keberuntungan yang bersifat kokoh dan berkelanjutan bukan sekadar hoki sesaat.(*)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan sejumlah indikator yang disebutnya sebagai bukti perbaikan ekonomi nasional. Padahal, di awal kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ia mengaku sempat diragukan mampu mendongkrak perekonomian.
Menurut Purbaya, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) sempat turun pada Agustus lalu yang mencerminkan pelemahan daya beli masyarakat. Namun setelah berbagai kebijakan dijalankan, tren tersebut berbalik arah.
“Waktu saya menjalankan kebijakan ekonomi, orang bilang tidak usah perbaiki ekonomi karena demand-nya nggak ada, supply-nya nggak ada. Mereka bilang nggak bisa,” ujar Purbaya.
Namun, kata dia, pemerintah mendorong sisi permintaan melalui percepatan belanja negara dan pemberian stimulus. Di saat yang sama, likuiditas perbankan dijaga agar penyaluran kredit ke industri dan pelaku usaha tetap berjalan.
“Saya gerakkan demand, supply, optimisme semua ke masyarakat. Belanja pemerintah jalan, stimulus kita kasih. Likuiditas perbankan kita jaga supaya bisa kasih pinjaman ke industri,” jelasnya.
Selain itu, Purbaya juga mengakui dirinya sengaja membangun ekspektasi positif di ruang publik. Ia mengeklaim hasil kebijakan tersebut mulai terlihat.
Salah satunya dengan Indeks Kepercayaan Konsumen yang pada Januari tercatat di level 127, yang disebutnya sebagai level tertinggi.
“Saya ngomongnya gede. Kita akan maju, nggak usah takut. Seperti orang sombong, tapi itu cara saya memanage ekspektasi,” ujar Purbaya.
“Kemudian di belakangnya saya kasih, alat-alat yang bisa betul-betul memperbaiki ekonomi. Hasilnya lumayan, ini sekarang nih naik terus. Di Januari Indeks Konsumen dari BI itu 127, Level tertinggi. Jadi daya beli masyarakat sudah membaik, mungkin kata ada beberapa orang Apindo tertinggi selama ini,” tambahnya.
Purbaya menyebut IKK yang membaik, terlihat dari sisi permintaan, penjualan mobil dan motor yang sebelumnya negatif kini sudah mencatat pertumbuhan positif. Konsumsi BBM serta penjualan listrik untuk sektor industri juga meningkat.
Sementara dari sisi produksi, aktivitas manufaktur yang tercermin dalam Purchasing Managers’ Index (PMI) kembali berada di zona ekspansi.
“Artinya betul-betul ada perbaikan di sistem perekonomian kita. Kita bergerak ke arah perbaikan yang clear, karena fondasinya kita address dengan baik,” tegas Purbaya.
Dengan modal tersebut, ia pun meminta pelaku usaha dan masyarakat tidak khawatir terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Ia memastikan bahwa pemerintah akan melakukan kebijakan yang baik guna mendongkrak ekonomi sembari tetap menjaga stabilitas sosial dan politik
Selain itu, Purbaya juga mengakui dirinya sengaja membangun ekspektasi positif di ruang publik. Ia mengeklaim hasil kebijakan tersebut mulai terlihat.
Salah satunya dengan Indeks Kepercayaan Konsumen yang pada Januari tercatat di level 127, yang disebutnya sebagai level tertinggi.
“Saya ngomongnya gede. Kita akan maju, nggak usah takut. Seperti orang sombong, tapi itu cara saya memanage ekspektasi,” ujar Purbaya.
“Kemudian di belakangnya saya kasih, alat-alat yang bisa betul-betul memperbaiki ekonomi. Hasilnya lumayan, ini sekarang nih naik terus. Di Januari Indeks Konsumen dari BI itu 127, Level tertinggi. Jadi daya beli masyarakat sudah membaik, mungkin kata ada beberapa orang Apindo tertinggi selama ini,” tambahnya.
Purbaya menyebut IKK yang membaik, terlihat dari sisi permintaan, penjualan mobil dan motor yang sebelumnya negatif kini sudah mencatat pertumbuhan positif. Konsumsi BBM serta penjualan listrik untuk sektor industri juga meningkat.
Sementara dari sisi produksi, aktivitas manufaktur yang tercermin dalam Purchasing Managers’ Index (PMI) kembali berada di zona ekspansi.
“Artinya betul-betul ada perbaikan di sistem perekonomian kita. Kita bergerak ke arah perbaikan yang clear, karena fondasinya kita address dengan baik,” tegas Purbaya.
“Dengan modal tersebut, ia pun meminta pelaku usaha dan masyarakat tidak khawatir terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Ia memastikan bahwa pemerintah akan melakukan kebijakan yang baik guna mendongkrak ekonomi sembari tetap menjaga stabilitas sosial dan politik,” pungkasnya. (*)
Tim Gabungan melakukan razia kendaraan di depan kantor Dishub Kota Batam, Kamis 12/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Razia gabungan digelar di awal tahun 2026 di Kota Batam. Kegiatan ini menjadi razia pertama dari total 16 kali razia yang direncanakan sepanjang tahun ini.
Razia melibatkan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Jasa Raharja, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Dalam razia tersebut, seluruh kelengkapan kendaraan diperiksa, mulai dari SIM, STNK, pajak kendaraan hingga administrasi KIR.
Operasi yang dipusatkan di Jalan Sudirman Baloi, persis di depan Kantor Dishub Kota Batam, menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat. Kendaraan penumpang, kendaraan barang hingga kendaraan pribadi tanpa terkecuali diarahkan masuk ke jalur lambat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Razia berlangsung sekitar satu jam dan menjaring ratusan unit kendaraan.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, menyebutkan razia ini merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi untuk menunjang keselamatan berkendara di awal tahun. “Ini razia kolaborasi. Dalam rangka pertama menunjang kegiatan keselamatan di awal tahun 2026, keselamatan berkendara baik roda dua atau roda empat,” ujarnya.
Edward menjelaskan, jenis tindakan dalam razia ini disesuaikan dengan kewenangan masing-masing instansi. Satlantas memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan SIM, Dispenda mengecek kepatuhan pembayaran pajak kendaraan, sementara Dishub melakukan pemeriksaan administrasi KIR bagi kendaraan angkutan barang dan penumpang. Pengendara yang tidak lengkap langsung diberikan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Ia berharap razia ini menjadi barometer awal tahun bagi masyarakat Kota Batam untuk lebih tertib dalam berkendara. “Kita berharap razia ini menjadi salah satu barometer awal tahun ini untuk masyarakat Kota Batam dalam berkendara, untuk melengkapi kendaraan. Kedua, untuk melihat kembali kendaraannya layak atau tidak, aman atau tidak dalam beraktivitas, apalagi sebentar lagi menjelang Imlek, lalu bulan puasa dan Lebaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Daerah (PPD) Batam Centre atau Samsat Batam Centre, Samsat Batam Centre, Patrick Nababan, mengatakan pihaknya memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang terjaring razia.
“Banyak yang belum bayar pajak, kita arahkan untuk langsung bayar di lokasi. Yang bukan atas nama pemilik kendaraan kita arahkan untuk balik nama. Gratis balik nama sekarang untuk ketertiban administrasi kepemilikan kendaraan,” jelasnya.
Di lapangan, terlihat ratusan petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kendaraan yang diperiksa cukup beragam, mulai dari mobil pribadi, kendaraan niaga, hingga sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.
Yunita, salah seorang pengendara roda dua yang terjaring razia, mengaku justru bersyukur dengan adanya operasi gabungan tersebut. Ia mengaku telah lama berniat membayar pajak, namun belum sempat karena kesibukan kerja.
“Kebetulan sekali. Memang sudah ada niat mau bayar pajak tapi waktu belum ada. Kerja pagi sampai sore. Ini pas pula razia jadi langsung bayar pajak sepeda motor saya ini,” ujarnya.
Berbeda dengan Yunita, Udin, pengendara sepeda motor lainnya, harus menerima kenyataan pahit. Sepeda motornya diketahui menunggak pajak selama lima tahun sehingga kendaraan tersebut harus diamankan sementara waktu.
“Apes kali ini. Pajak sudah lima tahun mati, jadi harus inap dulu motornya sebelum dilunasi. Nantilah, belum cukup uang buat bayar semuanya,” kata Udin dengan nada pasrah.
Melalui razia rutin yang akan digelar sebanyak 16 kali dalam setahun, pemerintah berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan semakin meningkat. Selain sebagai upaya penegakan hukum, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kota Batam sepanjang tahun 2026. (*)
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan keterangan kepada awak media di SPPG Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakut, pada Kamis (12/2). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
batampos – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan soal pengadaan kapal induk. Ali optimistis kapal induk pertama untuk TNI AL tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT TNI tahun ini.
Kapal induk yang dia maksud adalah eks armada tempur Angkatan Laut Italia. Yakni Giuseppe Garibaldi.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Ali usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Kamis (12/2). Menurut dia, pengadaan kapal induk tersebut masih dalam proses.
”Kemudian untuk (Kapal Induk Giuseppe) Garibaldi, masih dalam proses ya. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ucap Ali.
Menurut Ali, negosiasi pengadaan kapal induk tersebut dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama TNI AL dengan Angkatan Laut Indonesia dan Fincantieri sebagai pabrikan kapal induk tersebut.
Keinginan kuat Indonesia mendatangkan kapal induk sejalan dengan visi menjadi TNI AL sebagai blue water navy.
”Jadi, masih proses negosiasi antara TNI AL dengan Angkatan Laut Italia dengan Fincantieri, dan Kemhan,” ungkap dia.
Sebelumnya, Indonesia sudah membeli dua unit kapal perang baru dari Italia. Yakni KRI Prabu Siliwang-321 dan KRI Brawijaya-320. Kedua kapal tersebut juga dibeli dari Fincantieri.
KRI Brawijaya-320 sudah berada di Indonesia. Sementara KRI Prabu Siliwangi-321 akan menyusul pada awal April mendatang.
”KRI Prabu Siliwangi sudah berangkat kemarin ya (11/2). Karena melalui jalur Afrika, mengelilingi Afrika, jadi mungkin sampai di Indonesia awal April. Mudah-mudahan bisa langsung bergabung dengan jajaran (TNI AL),” jelasnya.
Dalam keterangan resmi TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 memulai pelayaran dari Dermaga Base Navale Della Spezia, Italia. Di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, kapal tersebut dilepas dengan penuh kehormatan dalam seremoni yang dihadiri sejumlah pejabat.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Italia dan Vatikan Junimart Girsang adalah salah seorang petinggi negara yang melepas langsung pelayaran kapal tersebut. (*)