Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 228

Dinkes Batam Lakukan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

0
Kepala Dinkes Batam dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melakukan deteksi dini kesehatan jiwa anak dan remaja melalui pemeriksaan kesehatan di sekolah-sekolah guna memastikan kondisi mental anak sudah terpantau sejak dini.

Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan program pemeriksaan tersebut menyasar anak usia 7 hingga 18 tahun melalui skrining kesehatan jiwa di sekolah-sekolah se-Kota Batam.

“Program yang ada di Dinkes adalah pemeriksaan anak usia 7 sampai 18 tahun dan kami memeriksa menggunakan instrumen Mini Mindhear Youth Scale (MMYS),” ujar Didi saat dihubungi di Batam, Rabu (13/5).

Ia mengungkapkan, dari 9.255 anak yang diperiksa pada periode Januari hingga Maret 2026 ditemukan sebanyak 254 anak atau sekitar 2,7 persen terindikasi memiliki masalah kejiwaan.

“Data itu baru terdeteksi dini, belum terkonfirmasi gangguan jiwa karena masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan oleh psikolog atau psikiater,” katanya.

Menurut Didi, tren gangguan mental pada anak dan remaja memang meningkat secara global.

Di daerah seperti Batam, Dinkes Batam terus melakukan pemantauan melalui layanan kesehatan jiwa di puskesmas, rumah sakit, hingga sistem surveilans kesehatan.

“Memang banyak ditemukan masalah kejiwaan, cuma kami belum bisa merinci jenisnya karena harus dikonsultasikan lagi ke dokter ahli jiwa. Namun gangguan perilaku pada anak dan remaja mulai lebih sering terjadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan angka yang terlihat saat ini tidak sepenuhnya berarti peningkatan kasus, tetapi juga menunjukkan deteksi dini yang semakin baik.

“Ini menjadi sinyal penting bahwa kesehatan mental anak harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya sektor kesehatan,” kata Didi.

Untuk menekan risiko gangguan kesehatan mental pada anak, Pemkot Batam menjalankan sejumlah langkah konkret, mulai dari penguatan pelayanan kesehatan jiwa di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) melalui Integrasi layanan primer (ILP), skrining dini bagi anak dan remaja, hingga edukasi kepada orang tua melalui posyandu remaja, sekolah, dan komunitas.

Selain itu, Dinkes Batam juga berkolaborasi dengan sektor pendidikan guna menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih ramah anak dan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik.

“Kami juga menyediakan layanan konseling serta kampanye kesehatan mental untuk mengurangi stigma, karena banyak kasus tidak tertangani akibat rasa takut atau malu,” ujarnya.

Didi menilai orientasi pendidikan yang hanya berfokus pada nilai akademik berisiko melahirkan generasi yang unggul secara intelektual namun rapuh secara mental.

“Kalau indikator keberhasilan pendidikan hanya diukur dari nilai akademik, kita berisiko menciptakan generasi yang cerdas secara kognitif tetapi rapuh secara mental,” katanya.

Menurutnya, tekanan berlebihan, rasa takut gagal, hingga ketergantungan terhadap validasi eksternal menjadi dampak yang dapat muncul apabila kesehatan mental anak diabaikan.

Padahal, lanjut Didi, dunia saat ini lebih membutuhkan generasi yang memiliki daya tahan mental, kemampuan adaptasi, dan kecerdasan emosional.

“Kami memandang keberhasilan anak tidak boleh hanya diukur dari angka di rapor, tetapi juga dari kesehatan mental, kebahagiaan, dan kemampuan mereka menghadapi kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran orang tua menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental anak melalui pola asuh yang hangat, komunikasi terbuka, serta penerimaan tanpa syarat.

“Kalau tren ini tidak kita perbaiki bersama, kita memang berisiko melahirkan generasi yang terlihat hebat di atas kertas, tetapi mudah runtuh saat menghadapi tekanan kehidupan nyata,” tutupnya. (*)

Artikel Dinkes Batam Lakukan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja pertama kali tampil pada Metropolis.

Kiper Blunder, Cristiano Ronaldo Batal Meraih Gelar Pertama Bersama Al Nassr

0
Cristiano Ronaldo. (vietnam.vn)

batampos – Cristiano Ronaldo hampir saja meraih gelar liga pertamanya bersama Al Nassr. Namun, drama luar biasa di menit-menit terakhir membuat pesta juara yang sudah di depan mata berubah menjadi mimpi buruk.

Melansir Sports Illustrated, Al Nassr harus puas bermain imbang melawan rival sekota mereka, Al Hilal, setelah kebobolan gol penyeimbang pada menit ke-98 dalam derby Riyadh yang berlangsung penuh tensi di Al-Awwal Park.

Sebelum pertandingan dimulai, situasinya sebenarnya cukup sederhana: kemenangan akan memastikan gelar Liga Pro Saudi untuk tim asuhan Jorge Jesus.

Namun menghadapi Al Hilal jelas bukan tugas mudah. Apalagi rival mereka itu sebelumnya menang cukup meyakinkan 3-1 pada pertemuan bulan Januari lalu.

Meski begitu, Al Nassr tampil cukup solid di depan pendukung sendiri yang memenuhi stadion dengan warna kuning dan putih. Mereka bahkan sempat selamat lebih dulu ketika gol Karim Benzema pada menit ke-18 dianulir karena offside.

Momentum kemudian berpihak kepada tuan rumah menjelang akhir babak pertama.

Gol pembuka datang dari sosok yang cukup tak terduga. Dalam situasi sepak pojok, Kingsley Coman menyundul bola ke arah kotak penalti dan Mohamed Simakan berhasil menyambar bola dengan tendangan kaki kanan untuk membawa Al Nassr unggul 1-0.

Keunggulan itu bertahan sangat lama. Stadion sudah mulai bersiap merayakan gelar juara, sementara Ronaldo tampak ikut membakar semangat para suporter sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-83. Namun semuanya berubah drastis pada detik-detik terakhir.

Al Hilal mendapatkan lemparan ke dalam jarak jauh di masa injury time. Situasi yang awalnya tampak tidak terlalu berbahaya justru berubah menjadi bencana bagi Al Nassr.

Kiper Bento mencoba menangkap bola, tetapi bertabrakan dengan Inigo Martinez hingga kehilangan kontrol. Bola liar kemudian masuk ke gawang sendiri dan membuat Al Hilal mencetak gol penyeimbang dramatis pada menit ke-98.

Gol itu langsung membungkam stadion dan memupus peluang Ronaldo meraih trofi besar pertamanya sejak bergabung dengan Al Nassr pada Desember 2022.

Momen tersebut terasa semakin menyakitkan karena sepanjang kariernya, Ronaldo hampir selalu sukses meraih gelar di setiap klub yang ia bela. Namun sejauh ini, perjalanan sang megabintang di Arab Saudi justru dipenuhi kegagalan nyaris juara.

Dalam dua musim pertamanya, Al Nassr selalu finis sebagai runner-up Liga Pro Saudi. Mereka juga gagal memenangkan Liga Champions AFC Elite maupun Piala Super Saudi.

Musim ini sebenarnya terlihat menjadi kesempatan terbaik Ronaldo untuk mengakhiri penantian itu. Sayangnya, hasil imbang dramatis melawan Al Hilal membuat pesta harus ditunda lagi.

Ronaldo sendiri menjalani laga yang cukup tenang. Selama berada di lapangan, ia hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan satu peluang yang berhasil diciptakan.

Meski gagal menang, Al Nassr masih memimpin klasemen dengan 83 poin. Namun Al Hilal kini hanya terpaut lima angka dan masih memiliki satu pertandingan tunda.

Artinya, persaingan gelar masih belum benar-benar selesai. Al Nassr tetap punya peluang besar menjadi juara, tetapi setelah drama malam itu, tekanan jelas akan terasa jauh lebih berat. (*)

Artikel Kiper Blunder, Cristiano Ronaldo Batal Meraih Gelar Pertama Bersama Al Nassr pertama kali tampil pada Olahraga.

BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (jaket putih)

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun.

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (*)

Artikel BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (jaket putih)

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun.

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (*)

Artikel BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (jaket putih)

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun.

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (*)

Artikel BP Batam Respon Masalah UWT di Puskopkar pertama kali tampil pada Metropolis.

Ubed dan Jafar/Felisha Lolos ke 16 Besar Thailand Open 2026

0
Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah-Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

batampos – Skuad Indonesia akhirnya memulai tren positif di babak pertama alias 32 besar Thailand Open 2026 dalam pertandingan yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Thailand, Rabu (13/5). Dua wakil berhasil melaju ke babak 16 besar, yakni Moh Zaki Ubaidillah dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Sebelumnya, Indonesia gagal membuka hari dengan negatif. Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menelan kekalahan dari Shi Yu Qi asal Tiongkok dalam dua gim langsung dengan skor 12-21, 17-21.

Namun kini, Zaki Ubaidillah berhasil mengukir jejak manis. Pemain yang akrab disapa Ubed itu meraih kemenangan atas wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul dalam dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-18.

Ubed bersyukur bisa melewati rintangan dengan mulus. Pemain berusia 18 tahun itu mengungkapkan bahwa kunci kemenangan atas tunggal putra tuan rumah itu adalah kepercayaan diri yang tinggi.

“Alhamdulillah hari ini pertandingannya cukup baik, lancar dan tanpa cedera juga. Tadi dari awal, saya sudah mempersiapkan. mind set nya lawan saya itu nggak mudah. Sebelumnya sudah sering bertemu, sempat ramai-ramai pertandingannya. Walaupun terakhir saya menang, saya juga tetap antisipasi,” kata Ubed dalam keterangan PBSI, Rabu (13/5).

Kemenangan ini membuat Ubed semakin termotivasi menatap babak-babak berikutnya. Dia mengusung target besar, yakni menembus semifinal dalam turnamen berlevel Super 500 tersebut.

“Secara strategi tidak ada yang terlalu berubah hanya hari ini pembawaan saya ke lapangan lebih siap saja. Bulan Januari saya main di sini dan bisa juara, pasti jadi tambahan motivasi tapi sekarang levelnya lebih tinggi jadi saya mau masuk delapan besar lalu ke semifinal dulu,” tuturnya.

Sementara, hasil manis juga diukir ganda campuran Indonesia, Jafar/Felisha. Pasangan ranking sembilan dunia itu tampil impresif melawan pasangan tuan rumah, Ratchapol Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Jafar/Felisha membungkam Makkasasithorn/Laisuan dalam dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-7. Praktis, mereka dan Ubed mengamankan tiket babak 16 besar Thailand Open 2026. (*)

Artikel Ubed dan Jafar/Felisha Lolos ke 16 Besar Thailand Open 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Kebijakan Pembebasan Tugas Guru Non ASN di Kepri, Mendikdasmen: Lagi Dibahas

0
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos)

batampos – Pemerintah mengeluarkan kebijakan terbaru terkait pembatasan masa tugas guru non-ASN di sekolah negeri hingga 31 Desember 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2026.

Aturan ini memunculkan perhatian di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Kepulauan Riau yang hingga kini masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik, terutama di wilayah hinterland dan pulau terluar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kebijakan tersebut saat ini masih dalam pembahasan di tingkat pusat. Ia belum memberikan penjelasan rinci terkait dampaknya terhadap daerah yang masih kekurangan guru.

“Lagi dibahas,” ujar Abdul Mu’ti usai menyerahkan bantuan revitalisasi pendidikan di SMA Negeri 1 Batam, Selasa (12/5).

Baca Juga: Polda Kepri Segera Tetapkan Tersangka Tambang Pasir Ilegal di Nongsa

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung, menilai surat edaran tersebut memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan penganggaran tenaga pendidik sesuai kebutuhan di lapangan.

“Prinsipnya bukan masalah banyaknya, tapi ada gurunya. Ini yang penting dulu dan diutamakan,” kata Andi.

Menurutnya, distribusi tenaga pendidik di Kepri memiliki tantangan tersendiri karena kondisi geografis wilayah yang didominasi pulau-pulau. Sejumlah sekolah di wilayah terpencil masih menerapkan sistem kelas jauh sehingga membutuhkan pengaturan guru secara khusus.

“Kalau pulau terluar itu masih pakai kelas jauh, otomatis guru induk itu akan mengajar di kelas jauh,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah siswa di pulau-pulau kecil relatif sedikit sehingga pengaturan jam mengajar masih memungkinkan dilakukan selama tetap sesuai dengan bidang studi atau linearitas guru.

“Di pulau-pulau itu tidak banyak siswanya. Kan bisa diatur, yang pasti dia linear,” tutupnya. (*)

 

Artikel Kebijakan Pembebasan Tugas Guru Non ASN di Kepri, Mendikdasmen: Lagi Dibahas pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengenal Jamarat, Tempat Jamaaah Haji Sedunia Melontar Jumrah

0
Penampakan Jumrah Wustha di kawasan Jamarat, Senin (11/5/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com)

batampos – Jamarat merupakan bagian penting dalam prosesi ibadah haji. Di sinilah para jamaah haji mengikuti jejak Nabi Ibrahim Alaihissalam dalam melawan pengaruh setan.

Jamarat terletak di Kawasan Mina, sekitar 20 menit perjalanan menggunakan mobil dari Masjidil Haram di pusat kota Makkah.

Senin (11/5) lalu Waktu Arab Saudi, JawaPos.com berkesempatan mengunjungi situs bersejarah itu bersama tim Media Center Haji 2026 dan puluhan wartawan peliput haji dari berbagai negara muslim.

Suasana Jamarat saat itu masih sepi dan tertutup untuk umum. Di beberapa titik kawasan tenda Mina, terlihat pekerja sibuk merenovasi beberapa bagian. Sebagian lagi mengecat beberapa bagian di area Mina dan Jamarat.

Area Jamarat merupakan bangunan empat lantai yang menjadi bingkai bagi tiga dinding batu. Yakni Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.

Setiap dinding memiliki panjang antara 30-40 meter, atau jika dihitung keliling, area dindingnya mencapai 60-80 meter.

Berdasarkan informasi dari otoritas setempat, setiap dinding di tiap lantai bisa menampung sekitar 50 ribu pelontar jumrah tiap jam.

Artinya, dalam satu jam, tiga jumrah di empat lantai bisa menampung 600 ribu pelontar. Namun, angka tersebut bersifat dinamis. Bukan puluhan ribu orang tumpah ruah di satu titik.

Sebab, satu orang pelontar hanya butuh waktu kurang dari satu menit untuk menyelesaikan lontaran di satu jumrah, kemudian beralih ke jumrah lain.

Pihak keamanan Saudi juga tengah menyiapkan alur melontar jumrah agar para jamaah tidak bertabrakan untuk menuju masing-masing jumrah.

Khusus untuk jamaah Indonesia, PPIH Arab Saudi telah menyiapkan skema tanazul bagi sekitar 100 ribu jamaah Indonesia atau 50 persen dari keseluruhan jamaah haji Indonesia.

Tanazul terutama disiapkan bagi jamaah yang tinggal di hotel-hotel di wilayah Syisyah dan Raudhah, karena lokasinya lebih dekat ke Jamarat daripada tenda jamaah Indonesia di Mina.

Tanazul bertujuan untuk keamanan dan keselamatan jamaah haji Indonesia selama menjalani salah satu ibadah wajib dalam haji tersebut.

Selain itu, jamaah Indonesia juga kembali diingatkan untuk tidak mengambil waktu afdhal untuk melontar jumrah.

Agar tidak bercampur dengan kerumunan jamaah asal timur tengah dan Afrika yang badannya besar-besar. (*)

Artikel Mengenal Jamarat, Tempat Jamaaah Haji Sedunia Melontar Jumrah pertama kali tampil pada News.

Kenapa Selalu Lelah Meski Sudah Tidur 8 Jam? Cek 8 Penyebabnya

0
Ilustrasi merasa lelah setelah bangun tidur. (Pixabay)

batampos – Pernah kah kamu mengalami? Sudah merasa tidur cukup setelah delapan jam setiap malam. Namun kenyataannya, bangun tidur tetap terasa lelah, kurang fokus, bahkan seperti belum benar-benar istirahat.

Melansir Alodokter dan Allianz Indonesia, kondisi ini bukan hanya soal durasi tidur, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas istirahat, gaya hidup, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Tubuh membutuhkan tidur yang benar-benar restoratif agar bisa memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, dan memulihkan energi. Jika salah satu faktor terganggu, rasa lelah bisa tetap muncul meski waktu tidur sudah ideal.

Berikut adalah beberapa penyebab yang perlu kamu ketahui:

1. Kualitas Tidur yang Tidak Optimal

Tidur selama 8 jam tidak selalu berarti tubuh sudah beristirahat dengan baik. Jika tidur sering terbangun, gelisah, atau tidak mencapai fase deep sleep, proses pemulihan tubuh menjadi tidak maksimal. Fase tidur dalam sangat penting untuk memperbaiki sel dan memulihkan energi. Tanpa fase ini, tubuh tetap merasa lelah meskipun secara durasi sudah cukup. Gangguan seperti sleep apnea juga bisa membuat seseorang tidak sadar sering terbangun di malam hari, sehingga kualitas tidur menurun tanpa disadari.

2. Stres dan Overthinking

Pikiran yang tidak pernah benar-benar ‘mati’ menjadi salah satu penyebab utama kelelahan. Stres, kecemasan, dan overthinking membuat otak tetap aktif bahkan saat tidur. Hal ini bisa menyebabkan tidur menjadi dangkal, mudah terbangun, atau dipenuhi mimpi yang melelahkan. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang berkualitas dan bangun dalam kondisi tidak segar.

3. Paparan Gadget Sebelum Tidur

Kebiasaan menggunakan ponsel atau menonton sebelum tidur dapat mengganggu produksi melatonin. Cahaya biru dari layar membuat otak mengira masih siang hari, sehingga tubuh sulit merasa mengantuk. Akibatnya, tidur menjadi tidak nyenyak dan ritme tidur terganggu. Ini menjadi salah satu penyebab umum kenapa banyak orang merasa lelah meski tidur cukup lama.

4. Kurang Aktivitas Fisik

Tubuh yang jarang bergerak cenderung lebih mudah merasa lelah. Aktivitas fisik membantu melancarkan metabolisme, meningkatkan energi, dan memperbaiki kualitas tidur. Tanpa olahraga, tubuh menjadi kurang bugar dan energi tidak terkelola dengan baik. Bahkan, kurang gerak juga bisa membuat tidur menjadi kurang dalam.

5. Asupan Nutrisi yang Tidak Seimbang

Apa yang kamu makan sangat berpengaruh pada energi tubuh. Kekurangan zat besi, vitamin B12, dan vitamin D dapat menyebabkan kelelahan berkepanjangan. Selain itu, dehidrasi ringan juga sering tidak disadari, padahal bisa membuat tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit fokus. Pola makan yang tidak teratur juga bisa mengganggu ritme energi harian.

6. Pola Tidur yang Tidak Konsisten

Jam tidur yang berubah-ubah membuat ritme sirkadian tubuh terganggu. Misalnya, tidur larut di hari kerja lalu bangun siang di akhir pekan. Pola ini membuat tubuh ‘bingung’ menentukan waktu istirahat yang ideal. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh tidak merasa segar saat bangun.

7. Kondisi Medis Tertentu

Jika rasa lelah berlangsung terus-menerus, bisa jadi ini merupakan tanda kondisi kesehatan tertentu seperti anemia, gangguan tiroid, diabetes, atau gangguan tidur kronis. Dalam beberapa kasus, kondisi mental seperti depresi juga dapat memengaruhi energi dan kualitas tidur seseorang.

8. Alternatif Bantu Tidur: Patch Melatonin

Melatonin adalah hormon alami yang berfungsi mengatur siklus tidur-bangun. Ketika produksinya terganggu, misalnya karena stres atau paparan gadget, tidur jadi kurang berkualitas. Salah satu alternatif yang mulai banyak digunakan adalah patch melatonin.

Patch ini bekerja dengan cara melepaskan melatonin secara perlahan melalui kulit sepanjang malam, membantu tubuh lebih rileks dan menjaga tidur tetap stabil. Dibandingkan suplemen oral, metode ini dinilai lebih konsisten dalam menjaga kadar hormon selama tidur.

Meski begitu, penggunaan patch melatonin sebaiknya tidak sembarangan. Tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan idealnya digunakan dengan saran tenaga medis, terutama jika kelelahan terjadi dalam jangka panjang. (*)

Artikel Kenapa Selalu Lelah Meski Sudah Tidur 8 Jam? Cek 8 Penyebabnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Nadiem Kecewa Dituntut 18 Tahun Penjara, Sebut Hukumannya Melebihi Teroris

0
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim mengenakan pakaian tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook oleh Kejaksaan Agung, Kamis (4/9). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengaku sangat kecewa setelah dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.

Selain pidana penjara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung juga menuntut Nadiem membayar denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan.

Tak hanya itu, Nadiem turut dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp809,5 miliar dan Rp4,87 triliun. Jika tidak dibayar, maka diganti pidana penjara selama 9 tahun.

Usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (13/5), Nadiem menyebut tuntutan tersebut sangat berat dan tidak sesuai dengan fakta persidangan.

“Ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya,” kata Nadiem kepada wartawan.

Menurutnya, total ancaman hukuman yang diterimanya mencapai 27 tahun penjara apabila digabung dengan pidana pengganti.

Ia juga menyoroti besarnya tuntutan uang pengganti yang menurutnya jauh melebihi total kekayaan yang dimiliki.

“Uang pengganti itu jauh di atas harta kekayaan yang saya punya. Jadi bisa dibayangkan, itu artinya otomatis saya dituntut 27 tahun,” ujarnya.

Nadiem bahkan menyebut ancaman hukuman yang diterimanya lebih berat dibanding sejumlah pelaku kejahatan berat lainnya.

“Tuntutan ini melebihi kriminal seperti pembunuh dan teroris,” tegasnya.

Dalam keterangannya, Nadiem kembali membantah melakukan pelanggaran dalam pengadaan laptop Chromebook selama menjabat Mendikbudristek.

Ia mengklaim proses pengadaan telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ditemukan kesalahan administratif.

“Nah, ini mungkin karena di dalam alur persidangan sudah terang benderang bahwa saya tidak bersalah. Tetapi karena takut saya bebas, angka yang begitu tinggi dilemparkan kepada saya,” katanya.

Sebelumnya, JPU Kejaksaan Agung menilai Nadiem terbukti melanggar Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek yang disebut merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah. (*)

Artikel Nadiem Kecewa Dituntut 18 Tahun Penjara, Sebut Hukumannya Melebihi Teroris pertama kali tampil pada News.