Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 227

Polisi Belum Selidiki Pembabatan Mangrove 1,8 Hektare di Dompak, Ini Alasannya

0
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Aparat kepolisian belum memulai penyelidikan terkait dugaan pembabatan dan penimbunan hutan mangrove seluas 1,8 hektare di kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang. Pihak kepolisian mengaku masih menunggu hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD setempat.

​Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum memanggil pihak penimbun untuk dimintai keterangan atau klarifikasi.

Menurutnya, kepolisian belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk masuk ke ranah penyelidikan. “Kita belum bisa masuk ke penyelidikan, belum ada dasar hukumnya. Jadi nunggu hasil RDP terlebih dahulu,” ujar AKP Wamilik Mabel, Jumat (15/5).

​Wamilik menambahkan, pemilik lahan saat ini tengah mengajukan proses RDP kepada DPRD Tanjungpinang. Ia menekankan bahwa pihak penimbun mengklaim memiliki bukti kepemilikan lahan yang sah, meski urusan izin penimbunan masih menjadi tanda tanya.

​”Izin kepemilikan tanah ada. Terserah mereka, mau nimbun mau apa,” tegasnya.

Di sisi lain, Lurah Dompak, Ardian, memaparkan detail kerusakan lingkungan di wilayahnya. Berdasarkan pendataan, luas hutan mangrove yang telah dibabat dan ditimbun mencapai kurang lebih 18.000 meter persegi atau 1,8 hektare.

​Berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, lahan tersebut rencananya akan disulap menjadi kawasan bisnis.

​”Area tersebut direncanakan untuk pembangunan pelabuhan rakyat dan restoran,” kata Ardian.

​Meski proyek besar sudah direncanakan, Ardian mengaku belum pernah bertatap muka langsung dengan sang pemilik lahan. Selama ini, komunikasi hanya dilakukan melalui kuasa hukum pemilik.

​Saat ini, aktivitas alat berat di lokasi telah dipaksa berhenti. Ardian menegaskan bahwa status lahan yang merupakan kawasan gambut dan hutan mangrove memerlukan prosedur perizinan yang sangat ketat, baik izin darat maupun laut.

​”Aktivitas penimbunan saat ini telah dihentikan sementara hingga seluruh perizinan dipenuhi. Karena ini kawasan mangrove, maka wajib memiliki izin lengkap sebelum aktivitas dilanjutkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Polisi Belum Selidiki Pembabatan Mangrove 1,8 Hektare di Dompak, Ini Alasannya pertama kali tampil pada Kepri.

Polda Kepri Awasi 200 Pelabuhan Tikus

0
Dirkrimsus Polda Kepri Polda Kepri Kombes Pol Silvester MM Simamora. f. cecep

batampos – Polda Kepri memperketat pengawasan terhadap aktivitas penyelundupan melalui jalur laut, khususnya di pelabuhan tikus yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau. Sedikitnya terdapat sekitar 200 pelabuhan tikus yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Silverster Simamora, mengatakan, kondisi geografis Kepri yang didominasi wilayah perairan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan jalur perbatasan.

“Kurang lebih ada sekitar 200 pelabuhan tikus di wilayah Kepri. Itu yang terus kami lakukan pengawasan secara rutin,” kata Silverster.

Menurut dia, pelabuhan tikus merupakan jalur keluar masuk barang tanpa pengawasan resmi dan kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk aktivitas penyelundupan dari negara tetangga.

Baca Juga: Polda Kepri Masih Dalami Jaringan Lokal di Balik Judi Online Lotre 24 WNA di Batam

“Pelabuhan tikus ini beda dengan pelabuhan rakyat. Pelabuhan ini tersembunyi dan biasanya digunakan untuk aktivitas tertentu,” ujarnya.

Berbagai jenis barang disebut kerap masuk melalui jalur ilegal tersebut, mulai dari kebutuhan rumah tangga, rokok, minuman beralkohol (mikol), hingga narkotika. Selain itu, jalur tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk pengiriman PMI ilegal atau nonprosedural.

“Biasanya barang-barang kebutuhan rumah tangga, minuman beralkohol, dan berbagai barang lainnya bisa saja masuk melalui jalur itu. Ada juga PMI ilegal,” katanya.

Silverster menambahkan, posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia membuat potensi penyelundupan melalui jalur laut cukup tinggi. Karena itu, pengawasan dilakukan secara intensif bersama sejumlah instansi terkait seperti Bea Cukai, Bakamla, dan TNI AL.

“Yang pastinya, kami bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk melakukan pencegahan,” tegasnya.

Baca Juga: Belasan Warga Batuampar Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Kepri

Selain pengawasan rutin, Ditreskrimsus Polda Kepri juga melakukan operasi di sejumlah pelabuhan tikus dan jalur laut yang dianggap rawan menjadi akses penyelundupan. Namun, jadwal operasi tidak dipublikasikan demi menjaga efektivitas penindakan di lapangan.

“Kalau operasi rutin pasti ada. Tetapi waktunya tidak mungkin kita sampaikan ke umum karena itu bagian dari strategi pengawasan,” ungkap Silverster.

Ia menambahkan, pengawasan tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya barang ilegal yang dapat merugikan negara maupun masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Kepri. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Awasi 200 Pelabuhan Tikus pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Awasi 200 Pelabuhan Tikus

0
Dirkrimsus Polda Kepri Polda Kepri Kombes Pol Silvester MM Simamora. f. cecep

batampos – Polda Kepri memperketat pengawasan terhadap aktivitas penyelundupan melalui jalur laut, khususnya di pelabuhan tikus yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau. Sedikitnya terdapat sekitar 200 pelabuhan tikus yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Silverster Simamora, mengatakan, kondisi geografis Kepri yang didominasi wilayah perairan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan jalur perbatasan.

“Kurang lebih ada sekitar 200 pelabuhan tikus di wilayah Kepri. Itu yang terus kami lakukan pengawasan secara rutin,” kata Silverster.

Menurut dia, pelabuhan tikus merupakan jalur keluar masuk barang tanpa pengawasan resmi dan kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk aktivitas penyelundupan dari negara tetangga.

Baca Juga: Polda Kepri Masih Dalami Jaringan Lokal di Balik Judi Online Lotre 24 WNA di Batam

“Pelabuhan tikus ini beda dengan pelabuhan rakyat. Pelabuhan ini tersembunyi dan biasanya digunakan untuk aktivitas tertentu,” ujarnya.

Berbagai jenis barang disebut kerap masuk melalui jalur ilegal tersebut, mulai dari kebutuhan rumah tangga, rokok, minuman beralkohol (mikol), hingga narkotika. Selain itu, jalur tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk pengiriman PMI ilegal atau nonprosedural.

“Biasanya barang-barang kebutuhan rumah tangga, minuman beralkohol, dan berbagai barang lainnya bisa saja masuk melalui jalur itu. Ada juga PMI ilegal,” katanya.

Silverster menambahkan, posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia membuat potensi penyelundupan melalui jalur laut cukup tinggi. Karena itu, pengawasan dilakukan secara intensif bersama sejumlah instansi terkait seperti Bea Cukai, Bakamla, dan TNI AL.

“Yang pastinya, kami bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk melakukan pencegahan,” tegasnya.

Baca Juga: Belasan Warga Batuampar Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Kepri

Selain pengawasan rutin, Ditreskrimsus Polda Kepri juga melakukan operasi di sejumlah pelabuhan tikus dan jalur laut yang dianggap rawan menjadi akses penyelundupan. Namun, jadwal operasi tidak dipublikasikan demi menjaga efektivitas penindakan di lapangan.

“Kalau operasi rutin pasti ada. Tetapi waktunya tidak mungkin kita sampaikan ke umum karena itu bagian dari strategi pengawasan,” ungkap Silverster.

Ia menambahkan, pengawasan tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya barang ilegal yang dapat merugikan negara maupun masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Kepri. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Awasi 200 Pelabuhan Tikus pertama kali tampil pada Metropolis.

Jepang Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Yuto Nagatomo Pemain Tertua

0
Piala Dunia 2026. (fifa.com)

batampos – Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) resmi mengumumkan 26 pemain yang akan memperkuat tim nasional Jepang di Piala Dunia 2026.

Skuad Samurai Biru kali ini diisi kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, termasuk bek veteran Yuto Nagatomo yang kembali dipanggil untuk tampil di turnamen dunia tersebut.

Dikutip dari laman resmi JFA, Jumat (15/5), Nagatomo menjadi salah satu nama paling menonjol karena akan mencatatkan partisipasi kelimanya di Piala Dunia. Ia akan memperkuat lini belakang bersama Shogo Taniguchi, Tsuyoshi Watanabe, Hiroki Ito, Ayumu Seko, Yukinari Sugawara, hingga Junnosuke Suzuki.

Pelatih kepala Hajime Moriyasu juga memasukkan sejumlah pemain yang baru pulih dari cedera, seperti gelandang Wataru Endo serta bek Ko Itakura dan Takehiro Tomiyasu. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat keseimbangan tim di tengah dan lini pertahanan.

Di lini tengah, Jepang tetap mengandalkan sejumlah pemain kunci seperti Ritsu Doan, Junya Ito, Daichi Kamada, Takefusa Kubo, Keito Nakamura, Kaishu Sano, dan Ao Tanaka. Sementara sektor depan diisi Keisuke Goto, Daizen Maeda, Koki Ogawa, Kento Shiogai, dan Ayase Ueda.

Untuk posisi penjaga gawang, Jepang membawa Tomoki Hayakawa, Keisuke Osako, dan Zion Suzuki.

Namun, dalam skuad kali ini Jepang tidak diperkuat beberapa nama penting. Winger Brighton & Hove Albion Kaoru Mitoma absen karena cedera, begitu juga Takumi Minamino yang juga belum masuk daftar akhir karena kondisi kebugaran.

Pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni–19 Juli, Jepang akan bersaing di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia.

Jepang datang dengan modal performa impresif setelah dalam beberapa tahun terakhir mencatat hasil mengejutkan, termasuk kemenangan atas Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022.

Dalam laga uji coba terbaru, Jepang juga mampu menahan Meksiko, serta mengalahkan Brasil di kandang dan Inggris di laga tandang.

Berikut daftar skuad Jepang untuk Piala Dunia 2026:

Penjaga gawang: Tomoki Hayakawa, Keisuke Osako, Zion Suzuki.

Bek: Tomoya Ando, Ko Itakura, Hiroki Ito, Yuto Nagatomo, Ayumu Seko, Yukinari Sugawara, Junnosuke Suzuki, Shogo Taniguchi, Takehiro Tomiyasu, Tsuyoshi Watanabe.

Gelandang: Ritsu Doan, Wataru Endo, Junya Ito, Daichi Kamada, Takefusa Kubo, Keito Nakamura, Kaishu Sano, Ao Tanaka.

Penyerang: Keisuke Goto, Daizen Maeda, Koki Ogawa, Kento Shiogai, Ayase Ueda. (*)

Artikel Jepang Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Yuto Nagatomo Pemain Tertua pertama kali tampil pada Olahraga.

Coach dan Brain Dead Rilis Koleksi Streetwear Eksentrik untuk Pasar Gen Z

0
Sumber gambar: id.coach.com.

batampos — Brand fashion mewah Coach resmi menggandeng label streetwear asal Los Angeles, Brain Dead, untuk meluncurkan koleksi kolaborasi terbaru bergaya eksentrik dan penuh sentuhan budaya pop.

Kolaborasi bertajuk Coach x Brain Dead tersebut dijadwalkan mulai tersedia secara global pada 29 Mei 2026.

Koleksi ini menghadirkan berbagai item fashion mulai dari apparel, tas, sepatu hingga aksesori kustomisasi yang terinspirasi dari gaya anak muda Gen Z yang gemar tampil unik dan personal.

Brain Dead menghadirkan sentuhan grafis eksperimental khas mereka ke sejumlah siluet ikonik Coach seperti Tabby, Waverly, dan Empire Bag.

Coach menjelaskan koleksi tersebut mengusung konsep “imaginary theme park” dengan elemen visual playful berupa patch, pin, charm, hingga ilustrasi karakter unik.

Beberapa tas tampil lebih nyentrik dengan tambahan stiker grafis, detail fuzzy shearling, serta ornamen kepala karakter khas Brain Dead.

Tak hanya tas, koleksi ini juga menghadirkan berbagai apparel seperti graphic T-shirt, suede jacket, denim jacket, pleated skirt, shirtdress, gingham dress hingga skater shorts.

Mayoritas item menggunakan siluet oversized dan relaxed fit yang menjadi ciri khas streetwear Brain Dead.

Beberapa produk yang sudah muncul di laman resmi Coach antara lain Coach Brain Dead Signature Ringer T-Shirt, Brain Dead Head T-Shirt in Organic Cotton, Brain Dead Star Cropped Windbreaker, hingga Brain Dead Ball Chain Charm Necklace.

Coach menyebut sebagian koleksi dibuat menggunakan material ramah lingkungan seperti organic cotton dan recycled polyamide.

Kolaborasi ini mendapat respons beragam dari pecinta fashion global. Sebagian memuji keberanian Coach menghadirkan desain collectible yang berbeda dari biasanya.

Namun, ada juga yang menilai koleksi tersebut terlalu chaotic dan kekanak-kanakan untuk citra Coach sebagai brand luxury leather tradisional.

Kolaborasi dengan Brain Dead sekaligus memperlihatkan strategi Coach yang semakin agresif mendekati pasar muda dan budaya streetwear global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Coach memang aktif menggandeng kreator dan label streetwear untuk memperkuat citra modern mereka di industri fashion dunia. (*)

Artikel Coach dan Brain Dead Rilis Koleksi Streetwear Eksentrik untuk Pasar Gen Z pertama kali tampil pada Lifestyle.

Senat AS Sahkan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell

0
Kevin Warsh saat menghadiri forum ekonomi di Amerika Serikat. Sumber gambar: x.com/AltcoinDaily.

batampos – Senat Amerika Serikat resmi mengonfirmasi Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, menggantikan Jerome Powell. Keputusan tersebut disahkan melalui pemungutan suara 54–45 pada Rabu (13/5), dengan dukungan yang terbagi mengikuti garis partai.

Warsh akan memimpin bank sentral paling berpengaruh di dunia pada periode yang dinilai penuh tantangan, di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi serta ketidakpastian ekonomi global.

Ia dijadwalkan mulai menjabat setelah masa jabatan Powell berakhir, sementara Powell disebut masih akan berada di Dewan Gubernur untuk sementara waktu.

Kevin Warsh bukan sosok baru di dunia kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur The Fed pada 2006–2011 dan dikenal memiliki peran penting selama krisis finansial global 2008.

Sebelum bergabung dengan The Fed, Warsh bekerja di Morgan Stanley serta menjadi penasihat ekonomi Gedung Putih pada era Presiden George W. Bush.

Penunjukan Warsh dilakukan oleh Presiden Donald Trump, di tengah hubungan yang memburuk antara Trump dan Powell dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait kebijakan suku bunga. Trump berulang kali mengkritik Powell karena dinilai lambat menurunkan suku bunga di tengah perlambatan ekonomi.

Namun, penunjukan ini memicu kekhawatiran di kalangan Partai Demokrat terkait independensi The Fed. Sejumlah senator menilai Warsh terlalu dekat dengan Trump, bahkan Senator Elizabeth Warren menyebutnya sebagai “boneka Trump” dalam sidang konfirmasi Senat.

Di sisi lain, Warsh dalam beberapa kesempatan terakhir dinilai lebih terbuka terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga, meski ia akan menghadapi tantangan berat mengendalikan inflasi yang kembali meningkat akibat kenaikan harga energi dan ketegangan global.

Beberapa analis pasar menilai kepemimpinan Warsh berpotensi membawa perubahan arah kebijakan moneter Amerika Serikat ke depan. (*)

Artikel Senat AS Sahkan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell pertama kali tampil pada News.

Aksesori Baru Insta360 Hadirkan Sensasi Motret Ala Kamera Tahun 90-an

0
Aksesori Retro Viewfinder untuk Insta360 Go 3S menghadirkan desain kamera analog klasik dengan fitur modern. Sumber gambar: x.com/aki_for_fun.

batampos – Insta360 resmi memperkenalkan aksesori baru bernama Retro Viewfinder untuk kamera mungil Insta360 Go 3S.

Aksesori tersebut membuat action cam modern itu tampil layaknya kamera analog klasik dengan pengalaman memotret ala era 1990-an.

Retro Viewfinder dirancang menggunakan sistem magnetis yang dapat langsung dipasang pada Insta360 Go 3S.

Pengguna nantinya bisa membidik gambar melalui jendela bidik optik dari bagian atas kamera, mirip kamera film lawas dengan model waist-level finder.

Tak hanya itu, aksesori ini juga dilengkapi tombol shutter fisik dan cermin kecil untuk kebutuhan selfie.

Insta360 menyebut konsep tersebut menggabungkan nuansa fotografi klasik dengan teknologi modern seperti perekaman video 4K dan stabilisasi FlowState milik Go 3S.

Retro Viewfinder dijual terpisah dengan harga sekitar USD 47,99.

Sementara paket khusus Go 3S Retro Bundle dibanderol mulai USD 299,99 dan sudah termasuk casing bergaya vintage, filter warna ala film analog, serta baterai tambahan yang mampu memperpanjang waktu rekam hingga 76 menit.

Kehadiran aksesori tersebut dinilai menjadi langkah Insta360 menghadirkan pengalaman fotografi yang lebih santai, artistik, dan nostalgik di tengah dominasi kamera digital modern.

Action cam yang selama ini identik dengan olahraga ekstrem kini mulai diarahkan untuk kebutuhan street photography hingga dokumentasi harian.

Meski begitu, beberapa pengguna menilai sudut pandang viewfinder cukup sempit dan hasil tangkapan kamera terkadang berbeda dengan tampilan di jendela bidik karena penggunaan lensa ultra wide pada Go 3S.

Namun, Retro Viewfinder tetap mendapat respons positif dari komunitas fotografi dan pengguna kamera aksi karena dianggap menawarkan pengalaman memotret yang lebih kreatif dan unik.

Desain retro yang diusung juga dinilai mampu menghadirkan sensasi fotografi ala kamera analog klasik di perangkat modern. (*)

Artikel Aksesori Baru Insta360 Hadirkan Sensasi Motret Ala Kamera Tahun 90-an pertama kali tampil pada Lifestyle.

Cuaca Buruk Picu Kecelakaan, Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Pengendara Lebih Berhati-hati

0
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Taufik Luqman. F. Yashinta/ Batam pos

batampos – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Riau dalam sepekan terakhir cukup berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Hujan deras yang turun hampir sepanjang hari membuat kondisi jalan licin dan membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Situasi itu menjadi perhatian serius Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri. Apalagi, dalam beberapa hari terakhir sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi saat kondisi hujan lebat mengguyur Kota Batam dan sekitarnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Taufik Luqman, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca yang tidak menentu seperti sekarang.

“Musim hujan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi. Karena itu kami meminta masyarakat lebih waspada dan tidak memaksakan berkendara dengan kecepatan tinggi saat kondisi jalan licin,” ujar Taufik, Jumat (15/5).

Ia mengatakan, kendaraan roda dua masih mendominasi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepri. Selain faktor cuaca, rendahnya kesadaran pengendara terhadap keselamatan juga menjadi penyebab utama tingginya kasus lakalantas.

“Untuk angka kecelakaan masih di dominasi kendaraannya roda dua,” tegasnya.

Menurutnya, banyak pengendara yang masih mengabaikan faktor keselamatan, seperti tidak menggunakan helm standar, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, hingga bermain telepon genggam saat berkendara.

“Hal-hal kecil seperti menggunakan handphone saat berkendara sering dianggap sepele, padahal itu sangat berbahaya karena mengurangi konsentrasi pengemudi,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum digunakan. Pengendara juga diminta memeriksa rem, ban, lampu kendaraan, serta perlengkapan keselamatan lainnya sebelum bepergian.

Selain itu, pengendara roda dua diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI dan tetap menyalakan lampu utama meski berkendara pada siang hari agar mudah terlihat pengguna jalan lain saat hujan turun.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman antar kendaraan dan mengurangi kecepatan saat hujan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Kepri, angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan jumlah kendaraan serta masih rendahnya disiplin berlalu lintas disebut menjadi faktor dominan.

Untuk menekan angka kecelakaan, Ditlantas Polda Kepri terus menggencarkan edukasi keselamatan melalui berbagai program. Mulai dari sosialisasi ke sekolah melalui program Police Go To School, kampanye keselamatan di ruang publik, hingga penyebaran pesan edukasi melalui media sosial.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Polda Kepri berharap seluruh pengguna jalan lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang kerap berubah secara tiba-tiba.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Berkendara dengan santun dan patuhi aturan demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Taufik.(*)

Artikel Cuaca Buruk Picu Kecelakaan, Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Pengendara Lebih Berhati-hati pertama kali tampil pada Metropolis.

Maklumat BP3KR: Pemprov Kepri Diminta Perjuangkan UU Daerah Kepulauan

0
Pengurus BP3KR usai membacakan maklumat pada momentum Hari Marwah 2026 di Tanjungpinang, Jumat (15/5), yang berisi dorongan percepatan pengesahan UU Daerah Kepulauan. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) didorong untuk segera memperjuangkan pengesahan Undang-Undang (UU) Daerah Kepulauan yang dinilai dapat menjadi kunci peningkatan pendapatan daerah sekaligus penguatan ekonomi maritim.

Dorongan tersebut mengemuka dalam maklumat yang dibacakan Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) pada momentum Hari Marwah, Jumat (15/5).

Ketua BP3KR, Huzrin Hood, menegaskan bahwa Kepri dan 10 provinsi kepulauan lainnya membutuhkan payung hukum khusus untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Mulai dari ketimpangan infrastruktur antar pulau, konektivitas, layanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Makanya kami akan mulai bergerak bersama 11 provinsi kepulauan lainnya agar DPR RI dapat segera mengesahkan RUU Daerah Kepulauan ini,” ujar Huzrin.

Menurutnya, keberadaan UU tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan skema bagi hasil daerah yang selama ini dinilai belum proporsional terhadap karakter wilayah kepulauan.

“Jika dihitung, maka bagi hasil akan lebih besar dari yang sekarang. Kita terus menyampaikan aspirasi demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain isu legislasi, BP3KR juga mengusulkan skema special border treatment (SBT) sebagai kebijakan khusus bagi masyarakat perbatasan di Kepri, terutama yang beraktivitas dan bekerja di negara tetangga.

Kebijakan itu dinilai penting untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih jelas bagi warga pesisir dan perbatasan.

Sekretaris BP3KR, Sudirman Almun, menegaskan bahwa UU Daerah Kepulauan menjadi kebutuhan mendesak mengingat sebagian besar wilayah Kepri berupa lautan yang memiliki potensi besar di sektor kemaritiman.

“APBD Kepri tergolong kecil, sehingga adanya UU Daerah Kepulauan dapat mendongkrak nilai APBD. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mendukung pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, Stefanus Liow, menyebut RUU Daerah Kepulauan telah kembali masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Pembahasan juga disebut telah dilakukan bersama Badan Legislasi DPR RI dan panitia penyusunan undang-undang.

“Dari sisi DPD RI, pembahasan sebenarnya sudah final. Namun tetap membutuhkan kesepakatan bersama antara DPD, DPR, dan pemerintah pusat,” kata Stefanus saat kunjungan kerja di Tanjungpinang, Jumat (19/9/2025).

Ia menegaskan, RUU tersebut penting sebagai dasar hukum untuk memperkuat pembangunan wilayah kepulauan, mewujudkan keadilan fiskal, serta memastikan pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan.

“Pembahasan selanjutnya menunggu keputusan politik bersama antar-lembaga terkait,” pungkasnya. (*)

Artikel Maklumat BP3KR: Pemprov Kepri Diminta Perjuangkan UU Daerah Kepulauan pertama kali tampil pada Kepri.

Polda Kepri Masih Dalami Jaringan Lokal di Balik Judi Online Lotre 24 WNA di Batam

0
Polisi mengamankan barang bukti dari hasil penindakan live judi online di Batam. F. Yashinta/ Batam pos

batampos – Penyidik Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri masih terus mendalami kasus dugaan perjudian online berkedok siaran langsung media sosial yang melibatkan 24 warga negara asing (WNA) di Batam. Hingga kini, penyiditk belum menetapkan tersangka maupun menemukan keterlibatan warga negara Indonesia dalam jaringan tersebut.

Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Mahari, mengatakan proses penyidikan masih berjalan dan fokus pada pemeriksaan perangkat elektronik yang diamankan dari lokasi penggerebekan.

“Untuk sementara belum ada tersangka maupun keterlibatan warga negara lokal. Kami masih terus mendalami,” ujar Arif, Jumat (15/5).

Menurut dia, tim penyidik saat ini masih menunggu hasil digital forensik terhadap sejumlah komputer dan perangkat komunikasi yang disita dari dua lokasi penggerebekan. Pemeriksaan itu dilakukan untuk menelusuri jaringan komunikasi para pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Kami masih melakukan digital forensik dan hasilnya belum keluar. Perangkat komputer maupun ponsel itu digunakan untuk mengecek komunikasi mereka. Semua masih kami kumpulkan dulu,” katanya.

Arif menjelaskan, aktivitas utama para WNA tersebut lebih banyak ditemukan di ruko kawasan Taman Niaga Sukajadi. Sedangkan lokasi di Orcird Park Business Center Batamcenter disebut hanya terdapat aktivitas terbatas.

“Orcird memang ada aktivitas, tapi yang lebih aktif di Sukajadi. Ke 24 WNA juga diamankan disana,” jelasnya.

Saat ini, kedua lokasi tersebut telah dipasang garis polisi dan disegel untuk kepentingan penyidikan. Namun diketahui para WNA tersebut hanya menyewa atau mengontrak ruko yang digunakan sebagai tempat operasional.

“Rukonya sudah disegel. Statusnya mereka hanya mengontrak,” tambah Arif.

Seluruh WNA yang sebelumnya diamankan kini masih berada dalam penanganan pihak Imigrasi. Mereka ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) sambil menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini mereka masih di Imigrasi dan sementara ditempatkan di Rudenim,” ujarnya.

Sebelumnya, Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri membongkar aktivitas judi online berkedok live streaming Facebook di dua lokasi berbeda di Batam, yakni Ruko Taman Niaga Sukajadi dan Orchard Park Business Center Batamcenter. Sebanyak 24 WNA diamankan yang terdiri dari warga negara Vietnam, Filipina, Kamboja, Tiongkok, dan Suriah.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menemukan modus perjudian dengan sistem siaran langsung menggunakan kartu permainan bergambar naga. Para pelaku diduga menyasar pemain dari negara asal masing-masing dengan menggunakan bahasa berbeda untuk menarik korban bergabung dalam permainan judi online itu.(*)

 

Artikel Polda Kepri Masih Dalami Jaringan Lokal di Balik Judi Online Lotre 24 WNA di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.