Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 226

Klasemen Moto3 Usai GP Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Jaga Persaingan papan Atas

0
Veda Ega Pratama mendapat julukan Boeing 954 dari Honda Team Asia setelah tampil impresif pada Moto3 GP Prancis 2026 di Le Mans. Veda menjaga persaingan papan atas usai GP Catalunya 2026. (Instagram/@veda_54)

batampos – Maximo Quiles kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat terkuat juara dunia Moto3 musim ini lewat kemenangan dramatis di Catalunya. Quiles makin kukuh di puncak klasemen Moto3 2026 usai memenangi Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).

Pebalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu kini unggul 64 poin dari Adrian Fernandez, sementara pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sukses menembus delapan besar balapan dan menyamai poin Marco Morelli di posisi empat klasemen sementara.

Rider tuan rumah mencetak kemenangan hat-trick sekaligus kemenangan keempatnya sepanjang musim 2026. Menariknya, Quiles tidak langsung tampil dominan sejak awal balapan.

Pada fase pembuka hingga pertengahan lomba, persaingan justru dipimpin Brian Uriarte, David Munoz, David Almansa, dan Hakim Danish yang silih berganti berada di posisi pertama.

Polesitter Valentin Perrone sempat terlibat dalam perebutan posisi depan. Namun, performanya perlahan menurun dan keluar dari persaingan utama menjelang akhir lomba.

Saat memasuki Lap 12, Adrian Fernandez mengambil alih pimpinan balapan dari Uriarte. Di saat bersamaan, Quiles masih tertahan di posisi keenam dan tampak sengaja menjaga ritme demi menghemat ban.

Strategi tersebut terbukti efektif. Memasuki lima lap terakhir, Quiles mulai meningkatkan agresivitas dan perlahan mendekati kelompok terdepan.

Empat lap jelang finis, Quiles akhirnya memimpin balapan. Uriarte sempat merebut kembali posisi pertama, tetapi rider Aspar Team itu tetap tenang dan terus menekan rival-rivalnya.

Duel Sengit Lap Terakhir Bikin Catalunya Membara

Pertarungan paling panas terjadi pada lap terakhir antara Quiles dan David Munoz. Kedua pembalap saling menyerang di setiap tikungan demi mengamankan kemenangan di depan publik Catalunya.

Munoz sempat terlihat bakal mengunci kemenangan. Namun, Quiles melancarkan manuver agresif di tikungan terakhir yang gagal dibendung sang rival.

Tak hanya Munoz, Alvaro Carpe juga ikut memanfaatkan celah pada sektor akhir. Rider Red Bull KTM Ajo itu sukses menyalip Munoz dengan selisih super tipis 0,004 detik untuk merebut posisi kedua.

Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang, diikuti Carpe dan Munoz di podium. Brian Uriarte finis keempat dan mencatat hasil terbaiknya musim ini.

David Almansa mengakhiri balapan di posisi kelima. Sementara Marco Morelli dan Hakim Danish melengkapi tujuh besar.

Veda Ega Pratama Bangkit dari P20 ke Top 8

Sorotan besar lain datang dari Veda Ega Pratama yang tampil impresif bersama Honda Team Asia. Pembalap muda Indonesia itu berhasil finis kedelapan setelah memulai balapan dari posisi ke-20.

Veda tampil konsisten sepanjang lomba dan mampu menghindari insiden di tengah ketatnya persaingan grup tengah. Performa tenangnya menjadi kunci untuk terus merangsek naik posisi.

Rookie asal Indonesia tersebut bahkan berhasil mengungguli Adrian Fernandez dan Casey O’Gorman pada akhir balapan. Hasil itu menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Moto3.

Tambahan poin penting dari Catalunya membuat Veda terus menjaga persaingan papan atas klasemen sementara. Ia kini telah mengoleksi total 58 poin.

Jumlah tersebut membuat Veda menyamai torehan Marco Morelli yang naik ke posisi keempat klasemen. Persaingan perebutan tiga besar klasemen pun dipastikan makin ketat menuju seri berikutnya.

Ronde ketujuh Kejuaraan Dunia Moto3 2026 selanjutnya bakal berlangsung pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, 29–31 Mei mendatang. Trek cepat Mugello diperkirakan kembali menghadirkan duel ketat antar rider muda terbaik dunia. (*)

Artikel Klasemen Moto3 Usai GP Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Jaga Persaingan papan Atas pertama kali tampil pada Olahraga.

Harga Cabai di Batam Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

0
Seorang pedagang pasar Botania merapikan cabai yang siap dijual, Rabu (25/3). Harga cabai setan saat ini tembus Rp90 ribu per kilogram. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga cabai lombok atau yang dikenal masyarakat sebagai cabai setan di sejumlah pasar tradisional Kota Batam terus mengalami kenaikan. Saat ini, harga cabai dengan tingkat kepedasan tinggi tersebut dijual berkisar Rp70 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.

Tak hanya cabai lombok, harga cabai merah keriting dan cabai rawit juga ikut naik. Di pasaran, kedua jenis cabai tersebut kini dijual sekitar Rp45 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai mulai dikeluhkan masyarakat, terutama pedagang makanan dan ibu rumah tangga yang setiap hari bergantung pada bahan pokok tersebut.

Baca Juga: Dinkes Batam Ingatkan Bahaya Hantavirus, Gejala Mirip Flu Tapi Bisa Berakibat Fatal

Di Pasar Botania, harga cabai lombok dijual sekitar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Lina, salah seorang pedagang sayur, mengatakan kenaikan harga cabai mulai terjadi dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, harga cabai lombok masih berada di kisaran Rp70 ribuan per kilogram.

“Baru naik sekitar seminggu ini. Sebelumnya masih Rp70 ribuan,” ujarnya, Minggu (18/5).

Meski mengalami kenaikan, Lina menyebut daya beli masyarakat tidak terlalu menurun. Menurut dia, cabai lombok umumnya dibeli dalam jumlah sedikit karena hanya digunakan sebagai campuran untuk menambah rasa pedas pada masakan.

“Cabai ini memang dari dulu harganya lebih mahal dibanding cabai lain. Biasanya orang beli sedikit saja untuk campuran karena rasanya memang sangat pedas,” katanya.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Summerland. Ida, pedagang cabai di pasar tersebut, mengatakan harga cabai lombok terus bergerak naik akibat pasokan yang berkurang dari daerah pemasok.

Menurutnya, stok cabai yang masuk ke Batam beberapa hari terakhir tidak sebanyak biasanya. Hal itu membuat harga di tingkat pedagang ikut terdorong naik.

“Pasokan dari luar lagi sedikit, jadi harga ikut naik. Kalau stok banyak biasanya harga bisa turun lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Pemko Batam Tambah Kuota BPJS Nelayan, Perlindungan Diperluas Jadi 6.500 Orang

Ia menambahkan, pembeli tetap mencari cabai meski harga tinggi karena kebutuhan rumah tangga dan usaha kuliner masih cukup besar.

“Yang beli tetap ada, apalagi pedagang makanan. Mereka tetap butuh untuk jualan,” tambahnya.

Kenaikan harga cabai paling dirasakan pedagang makanan kecil, terutama penjual ayam penyet dan pecel lele yang menggunakan cabai lombok atau cabai rawit hijau sebagai bahan utama sambal.

Larno, pedagang ayam penyet di kawasan Batam Kota, mengaku pengeluaran untuk membeli cabai meningkat cukup besar dalam beberapa pekan terakhir.

“Ya pasti berpengaruh, karena sambal kami memang pakai cabai ini supaya pedasnya terasa,” ujarnya.

Meski biaya produksi meningkat, Larno mengaku belum berani menaikkan harga jual makanan karena khawatir pembeli berkurang.

“Kalau harga makanan dinaikkan takut pelanggan sepi. Jadi sementara ini kami kurangi sedikit pemakaian cabainya,” katanya.

Keluhan juga datang dari ibu rumah tangga. Febrina, warga Batam Center, mengaku harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir, termasuk harga cabai dan ayam.

“Sekarang hampir semua mahal. Cabai naik, ayam juga mahal. Jadi pengeluaran belanja rumah tangga makin besar,” keluhnya.

Ia berharap harga bahan pokok bisa segera stabil agar masyarakat tidak semakin terbebani dengan kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. (*)

Artikel Harga Cabai di Batam Tembus Rp90 Ribu per Kilogram pertama kali tampil pada Metropolis.

Prabowo Diingatkan soal Pelemahan Rupiah, Ekonom Sebut Harga LPG hingga Bahan Pokok Bisa Naik

0
Ilustrasi dolar AS. (centralbanking.com)

batampos – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengingatkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bukan persoalan yang bisa dianggap ringan. Menurut dia, dampaknya akan menjalar langsung ke kehidupan masyarakat, termasuk warga di pedesaan.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons komentar Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyinggung masyarakat desa tidak menggunakan dolar secara langsung. Bhima menilai pandangan tersebut terlalu menyederhanakan persoalan ekonomi. Ia bahkan menyebut Prabowo perlu mendapat penjelasan dasar mengenai dampak pelemahan kurs terhadap ekonomi rakyat.

“Itu Prabowo kayaknya perlu dibriefing soal ekonomi 101 ya, ekonomi 101 tuh, atau pendahuluan ekonomi,” ujar Bhima kepada JawaPos.com, Sabtu (16/5).

Menurutnya, rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.600 per dolar AS akan berdampak terhadap kenaikan biaya hidup masyarakat dalam berbagai sektor.

Bhima menjelaskan, kondisi Indonesia saat ini jauh lebih terintegrasi dengan sistem ekonomi global dibandingkan era krisis 1998. Karena itu, efek pelemahan rupiah dan gejolak energi dunia akan lebih cepat dirasakan masyarakat.

Ia menilai subsidi energi seperti BBM dan LPG memang masih mampu menahan lonjakan harga untuk sementara waktu. Namun, kondisi tersebut tidak akan cukup jika tekanan nilai tukar terus berlanjut.

“Karena seolah-olah sekarang semua bisa ditahan dengan adanya subsidi BBM, harga BBM nggak naik gitu ya, untuk yang subsidi, LPG juga sama,” ucapnya.

Bhima membandingkan situasi sekarang dengan krisis 1998. Saat harga minyak tanah melonjak kala itu, masyarakat masih bisa beralih menggunakan kayu bakar. Namun kini, alternatif tersebut dinilai semakin sulit.

Ia menegaskan pelemahan rupiah akan memicu efek berantai terhadap harga LPG, pupuk, hingga kebutuhan pokok masyarakat. Sebab, banyak komponen barang di Indonesia masih bergantung pada impor.

“Maka transmisi dari krisis energi global dan pelemahan nilai tukar rupiah ini adalah efek yang mematikan bagi LPG dan harga-harga kebutuhan pokok,” tegas Bhima.

Tak hanya itu, ia menilai masyarakat desa juga tetap menggunakan berbagai barang yang memiliki keterkaitan dengan impor, mulai dari telepon genggam hingga kendaraan bermotor. Bhima juga menyoroti potensi kenaikan harga pupuk di sentra pertanian akibat depresiasi rupiah yang berkepanjangan.

“Emangnya orang desa nggak pakai barang-barang impor? Mulai dari handphonenya, mulai dari kendaraan bermotornya, komponen elektroniknya, mesin cucinya, itu semua akan terpengaruh. Pupuknya pun juga akan terpengaruh, harga pupuk yang ada di sentra-sentra pertanian kalau rupiahnya makin lama makin melemah. Nah itu semua tinggal menunggu waktu aja gitu ya, sampai harga-harganya nanti akan menekan masyarakat di pedesaan,” pungkasnya. (*)

Artikel Prabowo Diingatkan soal Pelemahan Rupiah, Ekonom Sebut Harga LPG hingga Bahan Pokok Bisa Naik pertama kali tampil pada News.

Sampah Menumpuk di Sagulung, Kecamatan Data TPS Liar dan Dilaporkan ke DLH

0
Ilustrasi: Sampah yang menumpuk dibakar warga.

batampos – Tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan dan tempat pembuangan sementara (TPS) liar di Kecamatan Sagulung kembali dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai semakin mengganggu karena memicu persoalan lingkungan, kesehatan hingga kenyamanan warga sekitar.

Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah juga kerap dibakar oleh warga sehingga asapnya mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan seluruh lurah untuk mendata titik-titik TPS liar yang tersebar di wilayah Sagulung.

“Jadi kita data melalui lurah. Karena di setiap RT/RW itu ada grup, sehingga titik-titik TPS liar bisa langsung kita identifikasi,” ujar Arfie.

Baca Juga: Polisi Sisir Titik Rawan di Batam Kota, Antisipasi Curanmor hingga Pecah Kaca

Menurutnya, data tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam agar segera ditindaklanjuti melalui pengangkutan sampah.

“Sampai sekarang kita rutin memantau TPS liar ini dan terus kita koordinasikan ke DLH,” katanya.

Arfie juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia turut menyoroti kebiasaan membakar sampah yang dinilai berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan.

“Untuk pembakaran sampah ini sudah rutin kita ingatkan. Kesadaran masyarakat juga sangat penting,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Persampahan DLH Batam, Iqbal, mengakui pelayanan pengangkutan sampah saat ini terkendala cuaca ekstrem dan berkurangnya jumlah petugas kebersihan di lapangan.

“Mohon maaf atas kendala yang terjadi. Saat ini kami sedang mengatur pengangkutannya agar kembali sesuai jadwal,” ujarnya.

Baca Juga: Safe Migrant Desak Kejagung Tinjau Penghentian Kasus Persetubuhan Anak di Batam

Iqbal menjelaskan, perubahan cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada kondisi kesehatan petugas kebersihan. Intensitas hujan tinggi yang disertai suhu panas secara tiba-tiba menyebabkan sejumlah petugas jatuh sakit.

“Cuaca sekarang menjadi faktor karena setiap hari hujan lalu panas, kemudian hujan lagi. Sebagian satgas kami mengalami sakit akibat perubahan cuaca ekstrem yang mereka hadapi setiap hari,” katanya.

Warga berharap persoalan TPS liar dan keterlambatan pengangkutan sampah dapat segera diatasi agar tidak semakin menimbulkan pencemaran lingkungan di kawasan permukiman. (*)

Artikel Sampah Menumpuk di Sagulung, Kecamatan Data TPS Liar dan Dilaporkan ke DLH pertama kali tampil pada Metropolis.

Simak 4 Tanda Anda Kurang Minum Air Putih

0
ilustrasi

batampos – Meskipun menggunakan krim mahal, kulit Anda tetap bisa terlihat lelah dan kering, tetapi terkadang masalahnya bukan pada kosmetik.

Beberapa perubahan halus pada kulit mungkin menunjukkan bahwa Anda tidak cukup minum air putih.

Ketika tubuh kekurangan air, lapisan luar kulit kehilangan kelembapan. Seiring waktu, dehidrasi kronis dapat menyebabkan penuaan dini dan gangguan fungsi kulit.

Meansir eating well, berikut empat tanda Anda tidak cukup minum air putih.

1. Kulit terlihat kusam

Tanda-tanda umum meliputi kulit kusam, warna kulit tidak merata, garis-garis halus, pengelupasan, bercak kering, dan berkurangnya elastisitas.

Perbedaan utamanya adalah ketika tanda-tanda ini disebabkan oleh dehidrasi, gejalanya dapat muncul dalam semalam.

Sel-sel kulit yang terhidrasi dengan baik menjadi lebih kenyal sehingga menghasilkan peningkatan yang nyata pada tekstur dan penampilan.

Bahkan satu atau dua hari hidrasi yang lebih baik dapat memperbaiki tampilan kulit yang kusam atau lelah.

Pelembap dan krim topikal efektif menghidrasi kulit dan mencegah kehilangan air.

Namun, minum air putih yang cukup membantu kulit berfungsi dengan baik dan mendukung pengiriman nutrisi ke sel-sel kulit.

2. Skin barrier melemah

Kulit adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap patogen berbahaya, radiasi UV, dan polutan.

Kekurangan hidrasi dapat melemahkan lapisan pelindung kulit atau skin barrier, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan penuaan dini.

Perawatan kulit yang tepat, makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur yang cukup membantu menjaga fungsi pelindung kulit.

3. Penyembuhan lebih lambat

Luka gores dan lecet mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh karena asupan cairan yang optimal sangat penting untuk regenerasi jaringan.

4. Suhu tubuh yang buruk

Saat terhidrasi, Anda dapat berkeringat dan mengarahkan aliran darah ke permukaan kulit untuk melepaskan panas.

Sebaliknya, dehidrasi mengurangi produksi keringat dan aliran darah ke kulit sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kepanasan.

Kesimpulannya, disarankan untuk memprioritaskan minuman tanpa pemanis seperti air putih, teh herbal, dan susu.

Jika Anda banyak berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat, pertimbangkan untuk menambahkan elektrolit ke dalam air minum agar tetap terhidrasi dengan baik. (*)

Artikel Simak 4 Tanda Anda Kurang Minum Air Putih pertama kali tampil pada Lifestyle.

Tiga Warung di Air Asuk Dibobol Maling dalam Satu Malam, Warga Resah

0
Kondisi laci warung usai dibobol maling yang beraksi di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah. Foto : Pinni untuk Batam Pos

batampos – Warga Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas dibuat resah setelah tiga warung milik warga dibobol pencuri dalam satu malam, Sabtu (16/5) dini hari.

Aksi pencurian tersebut diduga terjadi saat kondisi lingkungan sepi dan warga tengah terlelap tidur. Pelaku menyasar warung kecil di sekitar permukiman dan membawa kabur uang hasil penjualan milik pedagang.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 02.00 WIB. Sejumlah pemilik warung mendapati tempat usaha mereka dalam kondisi berantakan.

Baca Juga: Bantuan Rumah Nelayan di Anambas Tak Tepat Sasaran, Malah Dihuni ASN

Salah satu korban, Irfan, mengatakan warung miliknya ikut menjadi sasaran pencurian. Uang tunai yang disimpan di dalam kedai raib dibawa pelaku.

“Sekitar Rp200 ribu sampai Rp300 ribu yang hilang,” ujarnya, Minggu (17/5).

Meski nilai kerugian tidak terlalu besar, uang tersebut merupakan hasil penjualan harian yang biasa digunakan untuk kebutuhan keluarga dan tambahan modal usaha.

Warga menduga pelaku beraksi pada tengah malam ketika aktivitas masyarakat mulai sepi. Pelaku disebut masuk ke warung dan mengambil seluruh uang yang tersimpan.

Warga lainnya, Nanang, mengaku khawatir dengan kondisi keamanan di lingkungan desa setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: Kapolda Kepri Ingatkan Nelayan Anambas Waspada Jebakan Kurir Narkoba

“Sekarang masyarakat jadi lebih waspada karena pencurian terjadi di beberapa warung sekaligus,” katanya.

Ia menuturkan salah satu warung yang dibobol berada di lokasi yang cukup terbuka, tepat di depan masjid dan berada di pinggir jalan desa.

“Lokasi itu biasanya masih sering dilalui warga pada malam hari, jadi pelaku memang cukup berani,” ujarnya.

Peristiwa tersebut membuat warga berharap aparat dan pemerintah setempat meningkatkan pengawasan, terutama patroli malam di kawasan permukiman.

Masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati menyimpan uang maupun barang berharga di tempat usaha guna mengantisipasi aksi pencurian serupa kembali terjadi. (*)

Artikel Tiga Warung di Air Asuk Dibobol Maling dalam Satu Malam, Warga Resah pertama kali tampil pada Kepri.

Bank Danus Resmikan Danus Tower, Tegaskan Posisi BPR Terbesar di Kepri

0
Peresmian Danus Tower sebagai kantor pusat baru Bank Danus di Batam Center, Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT BPR Dana Nusantara atau Bank Danus akan meresmikan Danus Tower sebagai kantor pusat baru di Jalan Raja Isa, Batam, Senin besok (18/5/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-24 Bank Danus.

Acara peresmian akan turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Wakil Wali Kota Batam, serta Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Danus Tower menjadi tonggak transformasi baru bagi Bank Danus sejak berdiri pada 18 Mei 2002. Gedung sembilan lantai itu dirancang sebagai pusat layanan perbankan modern yang mengedepankan teknologi, kenyamanan, dan konsep ramah lingkungan.

Baca Juga: Hasil Sidang Isbat: Iduladha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

Presiden Direktur Bank Danus, Winoto Sumitro, mengatakan kehadiran Danus Tower menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat Kepulauan Riau.

Karyawan melayani nasabah di Danus Tower. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Danus Tower adalah janji kami kepada masyarakat Kepulauan Riau untuk menghadirkan layanan terbaik dengan dukungan teknologi modern dan fondasi keuangan yang kuat,” ujarnya.

Mengusung tema “Dari Kepri, Untuk Kepri”, Bank Danus menegaskan perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang tumbuh bersama masyarakat Kepulauan Riau. Dana yang dihimpun dari masyarakat disebut kembali disalurkan dalam bentuk kredit produktif untuk mendukung pelaku usaha dan UMKM di berbagai wilayah.

Hingga Maret 2026, Bank Danus mencatat total aset sebesar Rp3,49 triliun atau tumbuh 22,08 persen dibanding periode sebelumnya Rp2,86 triliun.

Sementara penyaluran kredit mencapai Rp2,52 triliun atau meningkat 17,05 persen secara tahunan. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp2,70 triliun atau naik 16,55 persen.

Selain memperkuat bisnis, Bank Danus juga terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi Info Danus dan Danus Mobile yang menyediakan lebih dari 20 fitur transaksi perbankan.

Baca Juga: Bhima Yudhistira Ingatkan Prabowo: Efek Rupiah Melemah Bisa Tekan Warga Desa

Saat ini Bank Danus memiliki 42 unit ATM dan ATS yang tersebar di berbagai wilayah Kepri, terbanyak di antara seluruh BPR di daerah tersebut. Jaringan layanan juga telah terhubung dengan ATM Bersama, GPN, Mandiri, Maybank, dan ALTO.

Danus Tower dilengkapi sejumlah fasilitas modern seperti ballroom, rooftop lounge, co-working space, ATM drive thru 24 jam, hingga command center dan data center Tier II untuk mendukung operasional digital perbankan.

Gedung ini juga mengusung konsep ramah lingkungan melalui penggunaan panel surya, roof garden, sistem pengolahan limbah, serta fasilitas pengisian kendaraan listrik atau EV Charger.

“Danus Tower bukan sekadar gedung, tetapi simbol kolaborasi dan komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Winoto. (*)

Artikel Bank Danus Resmikan Danus Tower Besok, Tegaskan Posisi BPR Terbesar di Kepri pertama kali tampil pada News.

Viral Video Dua Pria Terombang-ambing di Laut Bintan, Korban Berhasil Diselamatkan

0
Dua orang pria yang sempat terombang-ambing di tengah laut setelah berhasil dievakuasi. F. Kiriman Bripka Bayu Toro untuk Batam Pos

batampos – Video yang memperlihatkan dua pria terombang-ambing di tengah laut viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, salah satu korban tampak bertahan sambil berpegangan pada benda menyerupai fiber, sementara sejumlah nelayan berupaya melakukan penyelamatan.

Peristiwa itu diketahui terjadi di perairan Pulau Telang, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Rabu (14/5/2026).

Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Bayu Toro, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan kedua korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Cita Rasa Phuket Thailand Hadir di Bintan, Ini Menu Andalannya

“Kedua korban ditemukan selamat dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).

Korban diketahui bernama Harun (38), warga Pulau Lingka, Kecamatan Belakang Padang, Batam, dan Tar (33), warga Pulau Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Lingga.

Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, mereka berangkat dari Pulau Lingka menuju Dabo, Lingga menggunakan kapal bermuatan kayu broti pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam perjalanan, keduanya sempat singgah di Pulau Dendun untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan pelayaran sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun saat melintas di perairan Pulau Telang sekitar pukul 11.00 WIB, kapal mereka dihantam gelombang tinggi dan angin kencang hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga: Trekking Gunung Bintan Jadi Ajang Promosi Wisata Alam

Kedua korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung dan bertahan mengapung di tengah laut selama beberapa jam.

Sekitar pukul 17.15 WIB, keduanya ditemukan oleh nelayan Desa Mantang Besar bernama Sophian bersama sejumlah nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian.

Korban lalu dievakuasi ke Pulau Telang Kecil untuk mendapatkan pertolongan.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah desa dan keluarga korban untuk proses pemulangan.

“Keduanya sudah dipulangkan ke Batam melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang,” kata Bayu. (*)

Artikel Viral Video Dua Pria Terombang-ambing di Laut Bintan, Korban Berhasil Diselamatkan pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong usai Cuaca Ekstrem di Karimun

0
Sat Samapta Polres Karimun melakukan tanggap bencana terkait pohon tumbang yang menutupi jalan raya. Foto: Dokumentasi Polres Karimun

batampos – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Karimun sejak Jumat (15/5) hingga Sabtu (16/5) menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan genangan air di beberapa titik.

Merespons kondisi tersebut, personel Sat Samapta Polres Karimun turun langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kasat Samapta Polres Karimun, S Binsar Samosir, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait pohon tumbang di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Balai Kota, Kecamatan Karimun.

Baca Juga: Karimun Optimistis Program Asta Cita Dorong Ekonomi Kepulauan

Menurut dia, pohon yang tumbang berasal dari area perbukitan dan menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

“Kami bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar jalan kembali aman dilalui masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, polisi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendatangkan truk pengangkut. Pohon kemudian dipotong dan dipindahkan dari badan jalan.

Selama proses evakuasi berlangsung, sebagian personel melakukan pembersihan material pohon, sementara personel lainnya mengatur arus kendaraan agar lalu lintas tetap berjalan lancar.

Baca Juga: Target Retribusi Sampah Karimun Turun Jadi Rp450 Juta, DLH Ungkap Penyebabnya

“Sekitar pukul 13.00 WIB, proses evakuasi selesai dan arus lalu lintas kembali normal,” katanya.

Selain menangani pohon tumbang, personel Sat Samapta juga melakukan pembersihan gorong-gorong di Jalan Pelipit, Kelurahan Sungai Lakam Timur.

Pembersihan dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan yang berpotensi membanjiri permukiman warga sekitar.

Polres Karimun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Artikel Polisi Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong usai Cuaca Ekstrem di Karimun pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong usai Cuaca Ekstrem di Karimun

0
Sat Samapta Polres Karimun melakukan tanggap bencana terkait pohon tumbang yang menutupi jalan raya. Foto: Dokumentasi Polres Karimun

batampos – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Karimun sejak Jumat (15/5) hingga Sabtu (16/5) menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan genangan air di beberapa titik.

Merespons kondisi tersebut, personel Sat Samapta Polres Karimun turun langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kasat Samapta Polres Karimun, S Binsar Samosir, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait pohon tumbang di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Balai Kota, Kecamatan Karimun.

Baca Juga: Karimun Optimistis Program Asta Cita Dorong Ekonomi Kepulauan

Menurut dia, pohon yang tumbang berasal dari area perbukitan dan menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

“Kami bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar jalan kembali aman dilalui masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, polisi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendatangkan truk pengangkut. Pohon kemudian dipotong dan dipindahkan dari badan jalan.

Selama proses evakuasi berlangsung, sebagian personel melakukan pembersihan material pohon, sementara personel lainnya mengatur arus kendaraan agar lalu lintas tetap berjalan lancar.

Baca Juga: Target Retribusi Sampah Karimun Turun Jadi Rp450 Juta, DLH Ungkap Penyebabnya

“Sekitar pukul 13.00 WIB, proses evakuasi selesai dan arus lalu lintas kembali normal,” katanya.

Selain menangani pohon tumbang, personel Sat Samapta juga melakukan pembersihan gorong-gorong di Jalan Pelipit, Kelurahan Sungai Lakam Timur.

Pembersihan dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan yang berpotensi membanjiri permukiman warga sekitar.

Polres Karimun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Artikel Polisi Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong usai Cuaca Ekstrem di Karimun pertama kali tampil pada Kepri.