Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2306

Kemendikdasmen Anggarkan Rp 59,2 Triliun untuk Dana BOS Satuan Pendidikan

0
LILUSTRASI: Guru honorer mengajar siswa. (Suriani Mappong/Antara)

batampos – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan persiapan untuk percepatan penyaluran dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2025. Tahun ini, dana BOSP dianggarkan sebesar Rp 59,2 triliun.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen Anang Ristanto mengungkapkan, anggaran tersebut diperuntukkan bagi 423.080 satuan pendidikan yang jadi sasaran. Alokasi ini sudah termasuk kenaikan satuan biaya pada daerah khusus.

Diakuinya, tahun ini, Kemendikdasmen memiliki terobosan berupa peningkatan satuan biaya majemuk pada satuan pendidikan di daerah khusus. Hal ini bertujuan untuk menekan ketimpangan biaya pendidikan antar satuan pendidikan pada wilayah yang sama.

“Terobosan ini menyasar 15.046 satuan pendidikan dan 1,1 juta peserta didik,” ujarnya Selasa (7/1).

Penyaluran Dana BOSP tahun anggaran 2025, kata dia, menargetkan 98 persen satuan pendidikan salur pada kesempatan pertama di bulan Januari. Dia optimistis percepatan penyaluran ini bisa terlaksana mengingat pada tahun sebelumnya, penyaluran dana BOSP mengukir sejarahnya dengan penyaluran terbaik dan tercepat di mana 96 persen satuan pendidikan salur pada kesempatan pertama di bulan Januari.

⁠Pada tahun ke-6 penyaluran langsung dana BOSP ini, pihaknya telah berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menghadirkan penyaluran yang lebih cepat dan tepat manfaat.

“Penyaluran Tahap 1 disalurkan paling banyak 50 persen dari pagu alokasi pemerintah daerah, paling cepat di bulan Januari,” katanya.

⁠Untuk memastikan Dana BOSP salur lebih cepat dan dapat langsung digunakan, Kemendikdasmen mengimbau agar Pemda mendorong satuan pendidikan melakukan perencanaan 2025 pada tahun ini (T-1) dan melakukan perceparan pengesahan perencanaan sekolah.

Per 23 Desember 2024, 314.376 satuan pendidikan telah melakukan perencanaan pada T-1 dan 240.683 perencanaan satuan pendidikan telah disahkan dinas. Capaian ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 137.000 satuan pendidikan yang melakukan perencanaan pada T-1.

Anang menegaskan, BOSP sebagai sumber pendanaan pendidikan memiliki kontribusi besar dalam mendukung proses transformasi pendidikan. Yang mana juga memberikan berdampak besar pada peningkatan mutu pendidikan. (*)

Artikel Kemendikdasmen Anggarkan Rp 59,2 Triliun untuk Dana BOS Satuan Pendidikan pertama kali tampil pada News.

Polresta Barelang Lakukan 718 Operasi Cipkon Sepanjang Tahun 2024, Amankan Ribuan Motor

0
Polisi mengamankan motor yang menggunakan knalpot brong dan melakukan penilangan, Minggu (22/12) dini hari. F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang bersama polsek jajaran melakukan 718 operasi cipta kondisi (cikpon) dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KYRD) selama tahun 2024. Dalam kegiatan ini, polisi mengamankan ribuan motor dan knalpot brong.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan KYRD ini akan lebih ditingkatkan pada tahun ini. Sehingga, masyatakat akan lebih merasa aman dan kondusifitas Kota Batam tetap terjaga.

“Tahun ini akan lebih kita tingkatkan lagi,” ujarnya, Selasa (7/1).

Baca Juga: Sistem Tilang Poin Mulai Diberlakukan, Batam Tunggu Sosialisasi

Heribertus menjelaskan dengan peningkatan kegiatan ini, personel polisi akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat malam hari.

“Masyarakat yang beraktivitas malam hari tentu akan lebih aman dan nyaman lagi,” katanya.

Selain kegiatan KYRD, kata Heribertus, pihaknya terus melakukan kegiatan Jumat Curhat dan Minggu Kasih di seluruh polsek jajaran. Sepanjang tahun 2024 kegiatan ini dilakukan sebanyaj 103 kegiatan.

“Kegiatan ini bertujuan mendengarkan keluhan dan saran masyatakat secara langsung. Guna meningkatkan keberhasilan kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Pengurusan Kartu Kuning di Kantor Disnaker Batam Masih Sepi, Rudi Imbau Pencaker Segera Mengurus

Selain meningkatkan kegiatan, Heribertus juga mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan siskamling di lingkungannya masing-masing.

“Kami berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan Polri untuk mencegah adanya kejahatan dengan mengaktifkan siskamling. Sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Artikel Polresta Barelang Lakukan 718 Operasi Cipkon Sepanjang Tahun 2024, Amankan Ribuan Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Dijual dengan Tarif Rp 350 Ribu Sekali Kencan, Dua Muncikari Anak Ditangkap di Bintan

0
Petugas memasang garis polisi di mobil yang digunakan dua pelaku TPPO terhadap anak di Mapolsek Bintan Timur di Kijang, Bintan pada Selasa (7/1/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua muncikari yakni pria berinisial At, 24, dan wanita berinisial Ti, 21 ditangkap polisi karena menjual anak di bawah umur ke pria hidung belang.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi mengatakan, pihaknya menangkap dua pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan menangkap dua orang muncikari.

“Dua pelaku TPPO terhadap anak ditangkap akhir November lalu setelah adanya laporan dari masyarakat,” kata mantan Kasat Lantas Polres Bintan itu di kantor Polsek Bintan Timur, Selasa (7/1/2025).

Dia mengatakan, kedua pelaku ditangkap bersama dua orang korban di dalam mobil yang berada di daerah Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

BACA JUGA: Realisasi PAD Bintan 2024 Capai Rp 247 Miliar, Penyumbang Terbesar dari Pajak Jasa Perhotelan

Dijelaskannya, pelaku At memiliki peran sebagai pencari pria hidung belang dan mempertemukan pelanggan dengan korban.

Sementara pelaku Ti bertugas menjemput dan mengantar korban dari Bintan ke Tanjungpinang.

“Dua orang pelaku berdomisili di Tanjungpinang, sedangkan dua orang korban adalah warga Bintan,” sebutnya.

Dari pemeriksaan sementara, Khapandi mengatakan, korban sempat dijual dengan tarif Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu sekali kencan.

“Dari sekali kencan, pelaku mendapat komisi Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu,” katanya.

Dia mengatakan, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan pasal 2 ayat 1 Jo pasal 17 UU 21 tahun 2007 tentang TPPO, UU pasal 12 jo 15 ayat 1 huruf G tentang TKS, pasal 88 jo 76 UU 35 2013 tentang perlindungan anak.

“Pelaku diancam hukuman paling rendah 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Dijual dengan Tarif Rp 350 Ribu Sekali Kencan, Dua Muncikari Anak Ditangkap di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Ganda Putri Indonesia Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah di Malaysia Open 2025

0
Penampilan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti di Malaysia Open 2025 dipuji andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. (DOK. PBSI)

batampos – Pasangan debutan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mencatatkan kemenangan impresif di babak pertama Malaysia Open 2025.

Mereka sukses mengalahkan unggulan tuan rumah sekaligus pasangan peringkat ketiga, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Axiata Arena, Selasa (7/1).

Lanny/Fadia memulai pertandingan dengan penuh tantangan. Meski memberikan perlawanan sengit, mereka harus kehilangan gim pertama dengan skor tipis 19-21.

Di gim kedua, pasangan Indonesia bangkit dan tampil dominan, menutup gim dengan skor 21-14.

Memasuki gim ketiga, persaingan berjalan lebih ketat. Lanny/Fadia sempat tertinggal di awal, namun berhasil berbalik unggul setelah jeda interval.

Mereka menunjukkan permainan konsisten dan terus menekan lawan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13 dalam waktu 1 jam 3 menit.

Kemenangan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Lanny/Fadia di turnamen bergengsi Malaysia Open 2025.

Performa apik mereka tidak hanya menyingkirkan unggulan tuan rumah, tetapi juga mempertegas potensi besar mereka sebagai salah satu pasangan andalan Indonesia di sektor ganda putri. (*)

Artikel Ganda Putri Indonesia Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah di Malaysia Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Komariah Pemilik 1,28 Gram Sabu Tersenyum Usai Dituntut 4 Tahun Penjara

0
Komariah usai menjalani di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (7/1). F.Yashinta

batampos – Komariah, pemilik narkotika jenis sabu seberat 1,28 gram dituntut 4 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (7/1). Mirisnya, usai dituntut 4 tahun penjara, wanita berusia sekitar 30 tahunan ini pun langsung tersenyum.

Dalam amar tuntutan jaksa penuntut umum menegaskan bahwa perbuataan Komariah telah terbukti dan menyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan jaksa. Yang mana terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat 1 UU narkotika jo 35 tahun 2009.

“Perbuataan terdakwa sah dan menyakinkan bersalah, sehingga sudah seharusnya dihukum,” ujar Afrian JPU peganti yang membacakan tuntutan.

Baca Juga: Penjual Obat Keras Mirip Narkoba Divonis 1 Tahun

Menurut dia, hal memberatkan perbuataan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasaan narkotika. Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

“Menuntut terdakwa dengan 4 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan,” tegas Arfian.

Usai tuntutan, terdakwa yang didampingi penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan minta waktu untuk pembelaan. Sidang pun ditunda oleh majelis hakim minggu depan dengan agenda pembelaan.

Saat menuju bangku pengunjung, Komariah pun sempat tersenyum manis. Ekspresi Komariah pun menimbulkan tanda tanya pengunjung sidang karena senang dengan tuntutan empat tahun penjara.

“Dituntut empat tahun penjara, kok keliatan senang. Mungkin karena itu tuntutan minimal atas kasus kepemilikan narkoba kali ya,” imbuh pengunjung.

Baca Juga: Kasat Narkoba: Masih Proses Kasus Narkotika Melibatkan Personel Polsek Sekupang

Diketahui, Komariah, terdakwa kepemilikan narkotika jenis sabu mengakui dirinya sudah kerap mengkonsumsi sabu. Meski tidak ketergantungan dengan sabu, Komariah mengaku terima saat temannya Andi (DPO) membayar hutang dengan sabu. Keterangan itu disampaikan Komariah dalam sidang beragendakan keterangan terdakwa didepan majelis hakim Twis Retno.

“Saya sudah sering pakai sabu, terakhir bulan Januari. Saya tagih hutang ke Andi Rp 3 juta, namun dia bayar pakai sabu. Saya terima itu,” ujarnya.

Komariah ditangkap polisi usai bertransaksi sabu dengan Andi. Sabu itu kemudian ia sembunyikan di sandal. Namun aksinya diketahui polisi. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Komariah Pemilik 1,28 Gram Sabu Tersenyum Usai Dituntut 4 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Metropolis.

Segera Dimulai, Peluang Besar Seleksi CPNS 2025

0
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini mengatakan, pemerintah akan membuka peluang besar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2025.

Rini Widyantini menyatakan, jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2025 saat ini belum ditentukan. Sebab, masih fokus dalam memastikan proses seleksi CPNS berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Perkiraan kebutuhan CPNS 2025 masih dalam masa perkembangan di kementerian-kementerian baru baik secara teknik dan berapa formasi yang dibutuhkan. Rini menjelaskan, perkiraan kebutuhan ASN pada 2025 akan ditinjau kembali. Sebab ada penambahan kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran dari 34 menjadi 48 kementerian.

”Akan dilihat dulu, karena harus melakukan peta dan kebutuhan jabatan lagi. Berdasar penerimaan CPNS 200.000 lebih berdasar kementerian-kementerian yang lama. Sekarang kita (Menpan RB) sedang membuat pemetaan baru,” ujar Rini.

Walaupun hasil akhir CPNS 2024 sudah diumumkan pada Minggu (5/1) melalui website resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/, tetapi Menteri Rini belum memberikan informasi lanjut terhadap seleksi CPNS 2025.

Untuk mengetahui informasi resmi mengenai CPNS 2025, ikuti terus perkembangannya melalui website atau media sosial Instagram Kementerian PANRB. (*)

Artikel Segera Dimulai, Peluang Besar Seleksi CPNS 2025 pertama kali tampil pada News.

Angkut 3.741 Penumpang, Kapal Kelud Kembali Sandar di Batam Hari Ini

0
Kapal Pelni KM Kelud.

batampos – Kapal Kelud dari PT Pelni yang bertolak dari Belawan, Sumatera Utara kembali bersadar di Pelabuhan Batuampar, Rabu (8/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Kedatangan kapal Kelud kali ini masih penuh yakni 3.741 penumpang karena masih dalam suasana mudik pasca Natal dan Tahun Baru.

Kepala Operasional PT Pelni Cabang Batam, Tuhyono mengatakan kapal bertolak dari Belawan pada Selasa (7/1). Kondisi kapal dalam keadaan penuh.

“Besok, kapal dari Belawan kembali bersandar. Untuk penumpang kapal full, sesuai kuota 3741 orang,” ujar Tuhyono, Senin (7/1).

Baca Juga: Pendapatan Kota Batam Capai Target Tinggi, Jadi Modal Awal Pembangunan 2025

Menurut dia, ramainya arus penumpang karena masih dalam suasana mudik. Bahkan keberangkatan penumpang dari Belawan menuju Tanjungpriok pada tanggal 9 Januari yang juga bersandar di Batam hampir penuh.

“Yang dari Belawan tanggal 9 Januari nanti juga hampir penuh. Untuk tiket yang dijual di Batam pun hanya sisa sedikit, karena dari Belawan sudah hampir full,” tegasnya.

Baca Juga: Kuota Layanan e-Paspor di Batam Masih Banyak, Pengajuan Lewat M-Paspor

Sedangkan untuk penumpang yang hendak berangkat ke Belawan pada Rabu, masih kurang dari setengah kuota. Hal itu dikarenakan arus liburan sudah selesai.

“Kalau yang berangkat tak banyak, sekitar 1,4 ribu,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Angkut 3.741 Penumpang, Kapal Kelud Kembali Sandar di Batam Hari Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Virus HMPV Ditemukan Indonesia, Apakah Sebahaya COVID-19?

0
Ilustrasi virus HMPV. (news.cgtn.com)

batampos – Human Metapneumovirus (HMPV) virus pernapasan yang belakangan ini ramai diperbincangkan, dilaporkan telah ditemukan di Indonesia.

Berdasarkan laman resmi kemenkes.go.id, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tetap tenang. Menurutnya, HMPV bukan virus baru dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

“HMPV sudah lama ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data laboratorium, beberapa anak memang ada yang terkena virus ini, tetapi gejalanya mirip flu biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya,” jelas Menkes di Jakarta, Senin (6/1).

Menkes juga menegaskan bahwa tingkat keparahan HMPV tidak dapat disamakan dengan COVID-19.

“COVID-19 adalah virus baru yang sebelumnya tidak dikenal, sehingga membutuhkan waktu untuk memahami dan menanganinya. Sedangkan HMPV sudah lama ada, dan sistem imun manusia sudah mengenal virus ini,” tambahnya.

Dilansir dari The Economic Times, meskipun sama-sama menyerang saluran pernapasan, HMPV dan COVID-19 memiliki perbedaan signifikan, baik dari tingkat keparahan maupun cara penanganannya.

Tingkat Keparahan

HMPV: Umumnya menyebabkan gejala ringan seperti flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Pada beberapa kasus, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, atau individu dengan imunitas rendah, HMPV bisa berkembang menjadi bronchiolitis atau pneumonia.

COVID-19: Dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk pneumonia berat, kehilangan penciuman, kegagalan multi-organ, dan bahkan kematian pada kasus kritis.

Penanganan dan Pencegahan

HMPV: Hingga kini, belum ada vaksin atau obat khusus untuk virus ini. Penanganannya bersifat suportif, dengan fokus pada penyembuhan gejala dan dukungan pernapasan bila diperlukan.

COVID-19: Sudah tersedia vaksin yang terbukti efektif mengurangi tingkat keparahan, serta terapi antivirus yang membantu mempercepat pemulihan.

Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Menkes mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan menerapkan langkah pencegahan sederhana untuk menghindari penularan virus HMPV. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

•Mencuci tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik.

•Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

•Tidak berbagi alat makan atau minum dengan orang lain.

•Menggunakan masker jika merasa kurang sehat.

“Tidak perlu panik. Jalankan protokol kesehatan yang sama seperti saat menghadapi COVID-19, dan tetap waspada, terutama untuk anak-anak dan kelompok rentan lainnya,” tutup Menkes.

Meskipun HMPV tidak seberbahaya COVID-19, keberadaan virus ini tetap menjadi pengingat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan sehari-hari. Protokol kesehatan sederhana tetap menjadi langkah efektif untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita. (*)

Artikel Virus HMPV Ditemukan Indonesia, Apakah Sebahaya COVID-19? pertama kali tampil pada News.

Batam Segera Terapkan Program MCU Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Kota Batam sedang bersiap untuk meluncurkan program inovatif berupa layanan medical check-up (MCU) gratis bagi warganya yang sedang merayakan ulang tahun.

Program ini mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif dari pemerintah pusat yang telah disosialisasikan melalui surat edaran dari kementerian.

“Dari kementerian, program ini baru berupa surat edaran. Namun, kami sudah menginstruksikan puskesmas untuk melayani warga yang ingin memanfaatkan fasilitas MCU gratis ini,” katanya, Selasa (7/1).

Baca Juga: Puskesmas Tanjung Buntung Kembali Jadi yang Terbaik di Award Capaian Program 2024

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini dirancang untuk membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh tetap optimal. Selain itu, program ini dapat meningkatkan kesadaran warga Batam terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah preventif terhadap berbagai penyakit.

Pemeriksaan kesehatan bagi balita berusia 0-4 tahun mencakup deteksi dini gangguan seperti hipotiroid kongenital, penyakit jantung bawaan kritis, dan hiperplasia adrenal kongenital. Selain itu, layanan ini juga memantau pertumbuhan, perkembangan, kesehatan indera pendengaran dan penglihatan, kondisi gigi dan mulut, serta potensi talasemia dan gangguan fungsi hepar.

Bagi kelompok remaja berusia 7-17 tahun, layanan MCU gratis ini menawarkan pemeriksaan kesehatan indera pendengaran dan penglihatan, gigi dan mulut, serta deteksi dini anemia, obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Remaja juga dapat memeriksa kesehatan paru-paru, kebugaran, kondisi mental, hingga potensi talasemia dan gangguan fungsi hepar.

Kelompok usia dewasa mendapatkan layanan yang lebih spesifik dan terbagi dalam dua kategori. Untuk usia 18-39 tahun, pemeriksaan meliputi obesitas, diabetes melitus, hipertensi, risiko jantung dan stroke, penyakit ginjal kronis, serta kanker payudara dan leher rahim. Pemeriksaan kesehatan jiwa, kebugaran, dan risiko osteoporosis juga menjadi bagian dari layanan ini.

Baca Juga: Cegah Virus HMPV, Bandara Hang Nadim Siapkan Klinik dan Ruang Isolasi

Sementara itu, kelompok usia 40-59 tahun mendapatkan tambahan layanan pemeriksaan kolesterol, faktor risiko stroke, kanker usus, dan geriatri. Pemeriksaan yang lebih komprehensif ini diharapkan mampu mendeteksi dini berbagai penyakit yang umumnya muncul di usia paruh baya.

Layanan kesehatan untuk lansia, yaitu mereka yang berusia lebih dari 60 tahun, mencakup hampir seluruh aspek pemeriksaan yang ditawarkan kepada kelompok dewasa. Selain itu, lansia juga mendapatkan perhatian khusus dalam pemeriksaan geriatri untuk memastikan kualitas hidup mereka tetap terjaga.

Program ini, kata Didi, menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif dan merata. “Kami ingin masyarakat Batam memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, terutama mereka yang belum terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan rutin,” tambahnya.

Baca Juga: Gizi Siswa SD Jadi Fokus Awal, Disdik dan BGN Matangkan Program di Bengkong

Didi juga menyampaikan, puskesmas di seluruh Kota Batam telah siap melayani warga yang ingin memanfaatkan program MCU gratis ini. Meski masih dalam tahap awal implementasi, dia optimistis program ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya bertujuan mendeteksi dini penyakit, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Dengan demikian, program MCU gratis ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian penyakit kronis di Batam. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Segera Terapkan Program MCU Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Presiden Prabowo Minta KPK Dampingi Pelaksanaan Haji 2025

0
(Kiri-kanan) Wakil Ketua DPR Adies Kadir, Sufmi Dasco Ahmad. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Presiden Prabowo Subianto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlibat dalam memantau pelaksanaan haji 2025. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji 2025, Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat konsultasi Komisi VIII dengan Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1).

“Presiden sudah meminta khusus kepada KPK untuk melakukan pendampingan kepada Kementerian Agama dan BPH agar penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik,” kata Dasco saat memimpin rapat tersebut.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menekankan, pendampingan KPK terhadap pelaksanaan haji 2025 penting dilakukan. Mengingat beberapa temuan dan catatan Pansus Angket Haji 2024 periode lalu. Salah satunya, soal ketidaksesuaian alokasi kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi.

“Kita harus mewaspadai tadi temuan-temuan pansus yang lalu bahwa kemudian ada slot-slot yang kemudian termanipulasi, agar yang berhak yang berangkat kemudian bisa berangkat tanpa hak-haknya dikurangi,” ucap Dasco.

Dasco pun menyatakan, Prabowo juga mengapresiasi kinerja Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama yang berhasil menekan harga BPIH 2025 menjadi lebih murah daripada 2024 lalu.

Diketahui, Panitia Kerja (Panja) Haji DPR dan pemerintah telah menyepakati BPIH dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1146 H/2025 M. Setoran jamaah menjadi sebesar Rp55.431.750.

Adapun total BPIH 1446 H/2025 M senilai Rp 89.410.258,79 ada penurunan senilai Rp 4 juta dari 2024 yang sejumlah Rp 93.410.286.

“Pak Presiden mengapresiasi panja bersama-sama dengan pemerintah bisa menurunkan biaya haji,” pungkas Dasco. (*)

Artikel Presiden Prabowo Minta KPK Dampingi Pelaksanaan Haji 2025 pertama kali tampil pada News.