Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2313

Batam Diguyur Hujan Deras, DBM-SDA Pastikan Jalan Umum Bebas Banjir

0
Hujan disertai angin mengguyur Kota Batam, Jumat (10/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kota Batam saat ini diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras selama dua hari terakhir. Meski begitu, kondisi drainase di sejumlah titik dinyatakan masih dalam kategori aman.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA), Wan Taufik. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada laporan genangan di jalan-jalan utama.

“Memang terjadi hujan dengan durasi yang lama, bahkan seharian. Namun, intensitasnya masih tergolong rendah hingga sedang, sehingga kondisi drainase di jalan umum masih cukup aman,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (11/1).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Batam, Pemko Siapkan Respons Cepat untuk Situasi Darurat

Ia menyebut, timnya saat ini sedang melaksanakan normalisasi di simpang Kepri Mall. Langkah ini diambil untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama mengantisipasi curah hujan yang terus meningkat.

“Kami fokus di beberapa titik strategis, seperti di simpang Kepri Mall,” kata Taufik.

Sementara itu, alat berat yang dimiliki oleh dinas sebagian dialihkan untuk mendukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Meski jalan umum relatif aman, genangan sempat terjadi di kawasan Perumahan Ameria 2, Nongsa. Genangan tersebut disebabkan oleh sumbatan pada gorong-gorong di wilayah itu. Berkat intervensi menggunakan alat berat dari pihak pengembang perumahan, sumbatan tersebut berhasil diatasi.

Baca Juga: Jalan Tenggiri Makin Membahayakan, Lubang Tertutup Air Saat Hujan

“Setelah dilakukan penanganan dengan alat berat, genangan air di perumahan itu sudah surut. Ini juga menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan saluran air secara rutin, terutama di kawasan perumahan,” kata dia.

Taufik menambahkan, curah hujan yang lebih tinggi memang menjadi tantangan tersendiri bagi sistem drainase di Batam. Namun, sejauh ini pihaknya optimis bahwa infrastruktur yang ada mampu mengantisipasi potensi banjir.

Selain normalisasi saluran, DBM-SDA juga terus memantau kondisi di berbagai titik rawan banjir, terutama di area pemukiman dan wilayah dengan sistem drainase yang belum optimal. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Diguyur Hujan Deras, DBM-SDA Pastikan Jalan Umum Bebas Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Hati-hati Melintas Jalan Lintas Timur, Bintan, Rawan Longsor dan Ada Pohon Tumbang

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika meninjau lokasi pembersihan material longsor yang dilakukan alat berat di jalan Lintas Timur, Bintan, Minggu (12/1/2025). F.Andi untuk Batam Pos.

batampos–  Masyarakat agar berhati-hati saat melintas jalan Lintas Timur, Bintan.

Pasalnya, rawan longsor akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari.

Selain itu, sebuah pohon dilaporkan tumbang dan menghalangi jalan di Lintas Barat.

“Pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas jalan Lintas Timur, karena tebingnya rawan longsor,” kata Sekda Bintan, Ronny Kartika usai meninjau lokasi longsor di jalan Lintas Barat, Minggu (12/1/2025) sore.

BACA JUGA: Bencana Akibat Hujan Deras Melanda Kepri, Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Kencang Terjadi di Berbagai Wilayah

Dia sudah meminta dinas terkait untuk membersihkan material longsor yang meluber ke jalan.

Dikatakannya juga bahwa Bupati Bintan, Roby Kurniawan juga telah menginstruksikan beberapa hal yang menjadi atensi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) Bintan pascacurah hujan tinggi yang telah menyebabkan banjir di sejumlah titik di Bintan.

Menurutnya salah satu atensi adalah terkait camat, lurah dan kades agar dapat stand by di wilayah kerja masing-masing serta segera melaporkan kondisi perkembangan terkini.

Termasuk beberapa kepala OPD juga wajib segera merespon jika ada kejadian pohon tumbang, longsor, parit tersumbat, tiang listrik tumbang, dan lain-lain. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Hati-hati Melintas Jalan Lintas Timur, Bintan, Rawan Longsor dan Ada Pohon Tumbang pertama kali tampil pada Kepri.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Pastikan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

0
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Narda Margaretha Sinambela/Antara)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan, dirinya akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Senin (13/1). Hasto memastikan, dirinya akan taat pada prosedur hukum yang berjalan di negara Indonesia.

“Karena ini kan sudah persoalan cukup lama dan sesuai dengan komitmen saya akan taat sepenuhnya pada seluruh proses hukum yang berkeadilan,” kata Hasto di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (12/1). “Ya kami hormati terhadap seluruh proses yang ditujukan kepada saya,” sambungnya.

Hasto menyatakan, dirinya sudah mempelajari hak-haknya yang kini berstatus tersangka. Karena itu, dirinya mengajukan upaya praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya punya kewajiban-kewajiban, bahkan saya juga sudah membaca hak-hak saya dalam status sebagai tersangka. Hak sebagai tersangka apa saja itu sudah saya pelajari dengan sebaik-baiknya,” ucap Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa sejak awal dirinya sangat memahami bahwa langkah PDIP harus menghadapi berbagai konsekuensi ke depan. “Jadi saya akan hormati seluruh proses, akan ikuti seluruh proses dengan penuh keyakinan, karena sejak awal kami tahu jalan yang ditempok oleh PDI Perjuangan sejak PNI pada masa Bung Karno, PDI, bu Mega hingga PDI Perjuangan memang jalan-jalan terjal yang harus dihadapi dengan keyakinan ideologis,” tegas dia. (*)

Artikel Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Pastikan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini pertama kali tampil pada News.

Hindari Beraktivitas di Pantai

0

Empat kapal tertunda keberangkatan karena cuaca ekstrem. Hujan lebat dan angin kencang di Kepri diprediksi hingga 14 Januari.

Polisi Tangkap Pembunuh Remaja di Danau Kabil, 2 Terduga Pelaku adalah Rekan Korban

0

batampos – Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas remaja yang ditemukan t3was di pinggir danau depan Perumahan Purna Yudha, Kabil, Nongsa, Batam. Dia adalah Fabio Muhammad Yusuf (16), warga Buana Garden, Mangsang, Sei Beduk.

Fabio tewas diduga akibat dibunuh dua rekannya sendiri.

Kedua pelaku inisial O dan R sudah kami tangkap tadi malam (Sabtu, 11/1/2025),” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Andrestian, Minggu (12/1/2025).

Debby mengungkapkan, motif pembunuhan berawal dari gurauan yang berujung pada tindakan fatal.

Ia juga mengungkapkan, keluarga korban telah memastikan identitas Fabio setelah mengenali foto yang tersebar di media sosial dan aplikasi pesan instan.

“Jenazah Fabio kini berada di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk autopsi,” ujar Debby.

Saat ditemukan pada Sabtu petang, jasad Fabio mengenakan jas hujan hitam bermerk Tiger Head dan celana pendek biru bermotif garis putih. Luka tusuk di bagian dada memperkuat dugaan bahwa ia menjadi korban pembunuhan.

Hingga kini, penyidik Polresta Barelang masih mendalami keterangan kedua pelaku untuk mengungkap secara detail kronologi pembunuhan ini.

Kasus tersebut mendapat sorotan luas dari masyarakat dan menambah daftar panjang kasus kekerasan di Batam. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Artikel Polisi Tangkap Pembunuh Remaja di Danau Kabil, 2 Terduga Pelaku adalah Rekan Korban pertama kali tampil pada Metropolis.

Berkelahi dan Ditikam, Jasad Pelajar SMP Ditemukan Mengambang di Danau Purna Yudha Kabil

0

batampos– Jasad pria tanpa identitas ditemukan warga mengambang di Danau Purna Yudha Kabil, Nongsa, Sabtu (11/1) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat ditemukan, jasad mengenakan celana pendek dan jas hujan.

Oleh warga penemuan ini dilaporkan ke Polisi. Dari penyelidikan polisi, jasad tersebut beridentitas Fabio Muchamat Yusuf, 16, warga Buana Garden, Kelurahan Mangsang, Sei Beduk. Korban merupakan pelajar SMP.

“Kita langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP,” ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Effendri Alie.

BACA JUGA: Wina Korban Pembunuhan Zulbahri Tewas Karena Kekerasan Benda Tumpul di Leher

Berdasarkan olah TKP, jasad tersebut diduga korban pembunuhan. Sebab, terdapat luka tikaman di dada kiri dan punggung korban.

“Kita koordinasi dengan Polda dan Polresta Barelang untuk kasus ini,” katanya.

Alie menambahkan Tim Gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim Polsek Nongsa, Jatanras Polda Kepri dan Satreskrim Polresta Barelang berhasil menangkap 2 pelakunya, yakni OP dan RE.

“Kedua pelaku teman korban, masih remaja. Awalnya gura-gurau dan pelaku tersinggung,” ungkapnya.

Alie menjelaskan pembunuhan bermotif sakit hati. Awalnya, pelaku dan korban bertemu di cucian motor Top One Kabil pada Jumat (10/1) siang, sekitar pukuk 14.30 WIB. Di lokasi, mereka terlibat cek-cok dan perkelahian.

Dalam perkelahian itu, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan menikam korban. Kemudian jasad korban dibawa menggunakan motor dan dibuang ke danau.

“Dibuang pada pukul 17.30 WIB. Dan jasad ditemukan keesokan hari,” ungkap Ali.

Alie mengaku kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang. “Masih diperiksa,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

Artikel Berkelahi dan Ditikam, Jasad Pelajar SMP Ditemukan Mengambang di Danau Purna Yudha Kabil pertama kali tampil pada Metropolis.

Ular Piton 4 Meter Muncul di Permukiman Warga saat Banjir

0
Warga menangkap ular piton empat meter yang hendak masuk ke rumah warga saat banjir rob, Minggu (12/1). F. Warga untuk BATAM POS

batampos– Seekor ular piton dengan panjang kurang lebih empat meter ditangkap warga, usai muncul di permukiman Jalan Sungai Jang, Kota Tanjungpinang, Kepri saat banjir rob berlangsung, pada Minggu (12/1) pagi.

Menurut warga sekitar, Jemi mengatakan bahwa ular piton itu kedapatan hendak masuk ke dalam rumah warga yang terendam banjir. Warga yang tengah berkumpul memantau ketinggian air laut, langsung sigap menangkap.

“Ada warga yang teriak melihat ular tersebut mau masuk ke dalam rumah. Jadi kita para warga disini langsung kita tangkap,” kata Jemi.

BACA JUGA: Bencana Akibat Hujan Deras Melanda Kepri, Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Kencang Terjadi di Berbagai Wilayah

Saat ditangkap, warga mendapati bahwa ular tersebut dalam kondisi terluka bagian kepala. Ular yang berhasil ditangkap tersebut langsung dimasukkan ke dalam karung.

Ular tersebut direncanakan tidak akan diserahkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP). Melainkan, para warga akan melepasliarkan ke perairan Pulau Dompak Tanjungpinang.

“Sudah kita karung kan ularnya. Rencananya, nanti akan kita lepaskan ular ini ke laut Pulau Dompak agar tidak mengganggu masyarakat, apalagi musim banjir,” tambahnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Ular Piton 4 Meter Muncul di Permukiman Warga saat Banjir pertama kali tampil pada Kepri.

Cuaca Buruk, Pelayaran Kapal RoRo di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan Dibatasi hingga Sore

0
Pantauan situasi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Minggu (12/1/2025) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Akibat cuaca buruk melanda perairan Bintan, pelayaran penyeberangan kapal RoRo dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan menuju Pelabuhan ASDP Telagapunggur, Batam atau sebaliknya dibatasi.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha membenarkan operasional pelayaran penyeberangan kapal RoRo dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju ke Pelabuhan ASDP Telagapunggur dibatasi hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Bila kondisi normal, kata dia, pelayaran penyeberangan kapal RoRo dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban khusus hari Minggu dilayani hingga pukul 20.00 WIB.

“Cuaca buruk, opersional pelayaran penyeberangan kapal RoRo dibatasi hingga sekitar pukul 17.00 WIB,” ungkap Sukma.

Dia mengatakan, satu kapal RoRo sempat tersorong arus kuat saat melewati perairan Tanjunguban, sementara kapal RoRo lain baru tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban setelah 3,5 jam pelayaran.

Bahkan, katanya, arus kuat saat kapal RoRo melewati perairan dalam Pulau Ngenang, Batam.

“Lewat dalam, arusnya kuat juga,” katanya.

Karena itu, dia mengatakan, beberapa kapal RoRo tidak melakukan pelayaran penyeberangan dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju Batam.

BACA JUGA: Dua Kapal RoRo Tidak Beroperasi Sementara,  Penyeberangan Uban – Punggur Hanya Dilayani Dua Kapal RoRo

“Kemungkinan besok pagi, kapal RoRo baru berlayar kembali,” kata Sukma.

Disinggung bagaimana dengan calon pengguna jasa yang sudah membeli tiket secara online?

“Ada tadi beberapa orang wisatawan tidak bisa menyeberang, kita prioritaskan mereka besok berangkat pagi,” ujar Sukma.

Pembatasan operasional pelayaran penyeberangan dilakukan untuk keselamatan pelayaran dan pengguna jasa mengingat ketinggian gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter di perairan Bintan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Cuaca Buruk, Pelayaran Kapal RoRo di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan Dibatasi hingga Sore pertama kali tampil pada Kepri.

Kapal Bocor di Perairan Karang Singa, Bintan, Video Kru Kapal Minta Tolong Beredar di Medsos

0
ilustrasi

batampos– Kapal mengalami kebocoran akibat kecelakaan laut.

Kapal itu nyaris tenggelam dan terombang-ambing di perairan Karang Singa, Bintan atau perairan Selat Singapura Batam, Minggu (12/1/2025) sore.

Kejadian ini diketahui saat salah satu akun facebook bernama Zakir Anwar memposting kabar dan video kru kapal meminta tolong di grup facebook Batam Kepri Terkini.

Melalui postingannya, Zakir mengabarkan telah terjadi kebocoran kapal dan posisi terakhir kapal di perairan Selat Singapura, Batam.

BACA JUGA: Pompong Nelayan Bocor di Lokasi Tambang Migas Berhasil Dievakuasi Star Energy

Beberapa saat kemudian, akun Zakir memposting video yang memperlihatkan sejumlah kru kapal sudah menggunakan life jacket bertuliskan Silver Sincere.

“Bocor-bocor,” kata salah satu kru yang merekam kejadian mengerikan itu sembari berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Dari video lainnya, sejumlah kru menyemangati kru lainnya yang duduk. Dalam video juga terlihat gelombang tinggi dan kuatnya angin.

Selanjutnya, di video lainnya, kru kapal menyalakan suar sebagai tanda meminta pertolongan dan melemparkan ke laut.

Postingan terakhir, akun Zakir mengabarkan bahwa mereka selamat dan berhasil dievakuasi.

Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono melalui Kepala Operasi, Alfaizul membenarkan kejadian itu.

“Itu di Karang Singa, Bintan. Saat ini sedang dievakuasi ke kapal kita,” kata Alfaizul melalui pesan singkat. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kapal Bocor di Perairan Karang Singa, Bintan, Video Kru Kapal Minta Tolong Beredar di Medsos pertama kali tampil pada Kepri.

Pohon Tumbang Ditiga Titik, Akibatkan Listrik Black Out dan Jalan Terputus

0
Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta Tarempa. f. BPBD Anambas untuk Batam Pos

batampos – Pohon tumbang yang terjadi di tiga titik di Kabupaten Anambas mengancam keselamatan warga, Minggu, (12/1).

Ketiga daerah yang mengalami musibah pohon tumbang meliputi Siantan, Kute Siantan dan Jemaja Timur.

Mayoritas pohon tumbang berada di tepi jalan raya yang kerap dilalui warga. Bahkan, di Siantan membawa dampak fatal. Akses Jalan Soekarno Hatta terputus dan membuat arus listrik di Pulau Siantan blackout.

BACA JUGA: Polisi dan Warga Evakuasi Pohon Tumbang Halangi Akses Jalan Indunsuri di Bintan

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Anambas, Mardison mengatakan pohon tumbang akibat dari cuaca ekstrem yang terjadi sejak dua hari belakangan.

“Dua hari ini cuaca memang kuat. Keceparan angin membuat akar pohon tak kuat lalu tumbang,” ujar Mardison saat dikonfirmasi.

Selain pohon tumbang, Anambas dihantui dengan gelombang tinggi disertai air laut pasang.

Ia menerangkan daerah yang terdampak gelombang tinggi dan air laut meliputi Desa Mapok, Sri Tanjung dan kawasan Sungai Sugi.

“Tapi alhamdulillah, kita siaga. Dan belum ada masyarakat yang terdampak dari musibah gelombang tinggi dan air laut pasang,” tutur Mardison.

BPBD menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas dikala cuaca buruk.

“Kalau terjadi musibah segera hubungi kami di 0822-8419-4905. Kami siap membantu evakuasi masyarakat,” pungkas Mardison. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Pohon Tumbang Ditiga Titik, Akibatkan Listrik Black Out dan Jalan Terputus pertama kali tampil pada Kepri.