Gedung SMP Negeri 17 Tanjungpinang yang terletak di Jalan Handjoyo Putro. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Dugaan makanan bergizi gratis (MBG) basi diterima pelajar SMP Negeri 17 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, viral di media sosial. Informasi tersebut beredar melalui unggahan akun anonim di grup media sosial (medsos) Facebook Info Tanjungpinang.
Dalam postingan itu, akun tersebut meminta pihak sekolah tidak menutupi dugaan adanya MBG basi yang diterima siswa di sekolah yang berlokasi di Jalan Handjoyo Putro tersebut.
Kepala SMP Negeri 17 Tanjungpinang, Dewi Untari, enggan memberikan penjelasan detail terkait kabar tersebut. Ia juga tidak membenarkan maupun membantah adanya penghentian sementara distribusi MBG di sekolahnya.
“Masalah sudah diserahkan ke Babinsa Batu 9, langsung saja ke beliau,” ujar Dewi, Rabu (11/2).
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, membenarkan bahwa pendistribusian MBG ke SMPN 17 memang sempat terhenti sejak Kamis pekan lalu.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab penghentian distribusi tersebut. Namun, menurutnya, penghentian terjadi karena adanya pergantian SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
“SPPG-nya sudah diganti, jadi langsung proses pemindahan dapur,” kata Novi.
Novi memastikan pihak sekolah tidak menutup-nutupi jika memang ditemukan makanan tidak layak konsumsi. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada makanan basi yang dikonsumsi siswa.
“Makanan basi tidak ada yang dikonsumsi oleh anak-anak,” tegasnya.
Menurutnya, pihak sekolah langsung melaporkan penghentian distribusi MBG tersebut kepada Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti.
Terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Syarti Widya, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan MBG basi di SMPN 17 Tanjungpinang.
“Tidak ada kasus dan tidak sampai ke saya laporannya,” pungkasnya. (*)
Akulaku PayLater menghadirkan pembiayaan di seluruh gerai Transmart Indonesia. F. Istimewa
batampos – Akulaku PayLater terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan digitalnya. Terbaru, metode pembayaran tersebut resmi dapat digunakan di seluruh gerai Transmart Indonesia.
Kolaborasi ini membuka kemudahan baru bagi masyarakat untuk berbelanja secara lebih fleksibel, sekaligus menikmati beragam promo menarik. Pelanggan Transmart kini bisa memanfaatkan Akulaku PayLater untuk berbagai kebutuhan, mulai dari elektronik, furnitur, hingga kebutuhan harian.
Tak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran, Akulaku juga menawarkan promo cashback hingga Rp300 ribu, sehingga pengalaman belanja menjadi lebih hemat.
Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, mengatakan kehadiran Akulaku di jaringan ritel modern merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan digital di Tanah Air.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belanja yang lebih ringan dan fleksibel bagi konsumen. Melalui kolaborasi dengan Transmart, masyarakat kini memiliki opsi pembayaran yang semakin beragam, terutama untuk pembelian produk bernilai lebih tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, Akulaku PayLater juga menawarkan skema pembiayaan kompetitif, seperti cicilan hingga 0 persen serta uang muka (DP) 0 persen untuk produk tertentu, dengan syarat dan ketentuan berlaku serta menyesuaikan skor kredit pengguna.
Perry menambahkan, sinergi dengan salah satu jaringan hypermarket terbesar di Indonesia ini diharapkan dapat mendorong adopsi layanan buy now pay later (BNPL) di segmen ritel modern.
“Kehadiran Akulaku di Transmart sekaligus memperkuat posisi kami sebagai solusi keuangan yang relevan, baik untuk kebutuhan online maupun offline,” katanya.
Promo Akulaku PayLater di Transmart mulai berlaku sejak Februari 2026 dan dapat dinikmati di seluruh gerai Transmart Indonesia. (*)
Ikan dingkis atau baronang susu yang menjadi buruan masyarakat Kepulauan Riau menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. F. radarsemarang.jawapos.com.
batampos – Ikan dingkis atau dikenal juga sebagai baronang susu (Siganus canaliculatus) menjadi buruan masyarakat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek di Kepulauan Riau (Kepri). Ikan musiman ini kerap dianggap istimewa dan hampir selalu hadir di meja makan keluarga Tionghoa saat perayaan Imlek.
Di Kepri, ikan dingkis dipercaya hanya bertelur menjelang Imlek. Ciri khasnya terdapat pada bagian perut yang mengeluarkan cairan putih menyerupai susu, sehingga membuatnya memiliki nilai tersendiri di mata masyarakat.
Menjelang Imlek setiap tahun, permintaan ikan dingkis meningkat tajam. Harga jualnya di pasaran pun melonjak dibandingkan hari biasa karena tingginya minat pembeli.
Secara simbolis, ikan dalam tradisi Tionghoa melambangkan kelimpahan dan keberuntungan. Dalam bahasa Mandarin, kata yú (魚) memiliki pelafalan yang sama dengan kata yang berarti “berlimpah” atau “kelebihan rezeki”.
Karena itu, penyajian ikan dingkis saat Tahun Baru Imlek diyakini membawa harapan rezeki yang terus bertambah sepanjang tahun.
Selain bernilai simbolis, ikan dingkis juga digemari karena teksturnya lembut dan cita rasanya gurih. Ada beragam olahan yang biasa disajikan masyarakat.
Berikut 5 olahan ikan Dingkis favorit saat Imlek:
1. Asam Pedas
Ikan dingkis dimasak dengan bumbu halus bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, dan jahe. Rasa pedas dan segar membuat hidangan ini cocok disajikan saat makan malam keluarga.
2. Ikan Bakar Bumbu Kuning
Ikan dibakar dengan racikan bumbu kuning yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, kunyit, jahe, dan ketumbar. Aroma bakaran berpadu dengan tekstur lembut ikan menghasilkan cita rasa khas.
3. Steam (Kukus)
Menu kukus menjadi sajian klasik Imlek. Ikan dikukus bersama jahe, bawang putih, kecap asin, dan sedikit minyak wijen. Rasanya ringan, segar, dan mempertahankan rasa asli ikan.
4. Goreng Sambal Balado
Setelah digoreng hingga garing, ikan ditumis dengan sambal balado berbahan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, garam, dan lada. Perpaduan pedas dan gurih membuatnya semakin menggugah selera.
5. Pepes Ikan Dingkis
Teksturnya yang lembut membuat ikan dingkis cocok diolah menjadi pepes. Bumbu halus merah yang meresap saat dikukus dalam daun pisang memberikan aroma khas dan rasa yang kaya.
Tradisi menyajikan ikan dingkis saat Imlek tak hanya menjadi simbol keberuntungan, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal. Nelayan dan pedagang merasakan lonjakan permintaan setiap tahun menjelang perayaan.
Tak heran, ikan dingkis selalu menjadi salah satu kuliner yang paling dicari masyarakat Kepri saat menyambut Tahun Baru Imlek. (*)
batampos – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap bahwa Indonesia menjadi negara dengan angka kasus anak bunuh hidup tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini dinilai sudah masuk tahap darurat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.
Anggota KPAI, Diyah Puspitarini, mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir jumlah kasus bunuh diri anak masih terus terjadi. Pada 2023 tercatat 46 anak mengakhiri hidup, lalu 43 kasus pada 2024, dan 26 kasus sepanjang 2025. Memasuki awal 2026 saja, sudah ada tiga kasus serupa yang dilaporkan.
“Ini tidak bisa kita normalisasi, secara garis besar Indonesia berada pada kondisi yang darurat anak mengakhiri hidup,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/2).
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Diyah juga mencontohkan kasus pada 2023 di Kebumen, Jawa Tengah, yang memiliki pola hampir sama. Saat itu, seorang anak diduga mengakhiri hidup setelah tidak mendapatkan uang jajan, lalu menceburkan diri ke sungai.
Peristiwa-peristiwa seperti ini, kata Diyah, memperlihatkan bahwa persoalan yang dihadapi anak sering kali tidak terdeteksi sejak awal.
“Data di KPAI menunjukkan bahwa faktor paling besar dari anak mengakhiri hidup itu adalah faktor bullying, kemudian faktor pengasuhan, ekonomi, game online, dan asmara,” tuturnya.
Melihat tingginya angka kejadian tersebut, KPAI mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan masalah ini. Kasus anak mengakhiri hidup bahkan terjadi setiap tahun, termasuk pada jenjang sekolah dasar.
Hal ini menegaskan bahwa persoalan kesehatan mental anak perlu mendapat perhatian serius dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. (*)
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
batampos – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu menempuh langkah hukum untuk menguji sah atau tidaknya penetapan status tersangka atas dirinya, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024.
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel yang diakses pada Rabu (11/2), gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Permohonan itu didaftarkan pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam laman SIPP tertulis klasifikasi perkara: “Sah atau tidaknya penetapan tersangka”.
PN Jakarta Selatan telah menjadwalkan sidang perdana pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 10.00 WIB di Ruang Sidang 02.
Gugatan praperadilan ini diajukan setelah KPK menetapkan Yaqut sebagai tersangka pada 8 Januari 2026. Selain Yaqut, KPK juga menjerat mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex).
Keduanya diduga menyalahgunakan wewenang dalam pembagian kuota haji tambahan sebanyak 20.000 jamaah.
KPK menduga Yaqut menetapkan pembagian kuota tambahan dengan rasio 50:50 antara haji reguler dan haji khusus.
Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur bahwa 92 persen kuota diperuntukkan bagi haji reguler guna mengurangi antrean panjang.
Baca Juga: Demi Nama Baik NU, KPK Diminta Segera Tahan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Akibat kebijakan tersebut, sekitar 8.400 calon jemaah haji reguler diduga kehilangan kesempatan berangkat. KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan aliran dana (kickback) dari asosiasi travel kepada sejumlah pejabat Kementerian Agama (Kemenag).
KPK sendiri telah memeriksa Yaqut pada Jumat (30/1). Adik Ketua Umum PBNU yahya Cholil Staquf itu menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 5 jam, sejak pukul 13.15 WIB dan meninggalkan KPK sekitar pukul 17.40 WIB.
Meski sempat dicegat dan diikuti oleh awak media hingga keluar Gedung Merah Putih dan masuk ke dalam mobil yang menjemputnya, Yaqut tidak banyak bicara. Dia meminta awak media bertanya kepada penyidik.
”Saya dipanggil kembali untuk memberikan kesaksian atas saudara Isfah,” tegas Yaqut singkat.(*)
Salah satu bagian Hutan Mata Kucing yang terbakar sejak lima hari lalu. Foto: Yofi Yuhendri
batampos – Kebakaran Hutan Mata Kucing berhasil dipadamkan petugas gabungan secara keseluruhan. Kebakaran ini sudah berlangsung selama lima hari dan melibatkan belasan mobil pemadam kebakaran untuk pemadaman.
“Api sudah padam seluruhnya kemarin (Senin),” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Hendriani Agustini, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan titik api dalam kebakaran tersebut menyebar di lebih dari satu lokasi. Selain itu, lambatnya pemadaman disebabkan akses jalan yang tidak bisa dilakui mobil damkar.
“Kendalanya aksesnya. Karena untuk menuju titik api itu harus sambung selang,” katanya.
Dengan adanya kebakaran hutan ini, Hendriani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab saat ini tengah musim kemarau dan angin kencang.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan kebakaran diduga merupakan rembetan api dari titik kebakaran di kawasan Mata Kucing. Kemudian menjalar hingga ke kawasan perbukitan tepatnya dibelakang Taman Lestari, Kibing.
“Kami masih cari tahu dulu penyebab. Diduga api menjalar dari titik di Mata Kucing,” ujarnya.
Namun Bayu memastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban atau terkena rumah warga. Yang terdampak hanya kebun warga dan kawasan hutan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kebakaran hutan Mata Kucing sudah berlangsung selama lima hari. Bahkan hutan yang terbakar sudah mendekat ke pemukiman warga, tepatnya di rumah liar (ruli) belakang Taman Lestari, Kibing, Kecamatan Batuaji. (*)
Direktur Biomassa PT PLN EPI, Hokkop Situngkir (pakai rompi PLN) didampingi Direktur Utama PT BEST YPK PLN, Lutfi Nazi saat meninjau sarana dan prasarana di jeti PLTU Tanjungbalai Karimun pada Senin (9/2) malam.
batampos.co.id – PT PLN Energi Primer Indonesian (PLN EPI) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun. PLN EPI merupakan sub-holding PT PLN (Persero) dan sekaligus perusahaan penyedia “bahan bakar” untuk seluruh pembangkit listrik milik PLN di Indonesia.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Direktur Bioenergi PT PLN EPI, Hokkop Situngkir yang tiba pukul 16.30 WIB langsung ‘on fire’ meninjau lokasi pembangkit listrik di Tanjungbalai Karimun.
Direktur Bioenergi PT PLN EPI, Hokkop Situngkir dalam kunjungannya ke Tanjungbalai Karimun pada hari Senin 9 Februari 2026 malam mengatakan, setelah melihat langsung ke lokasi produksi listrik PLTU Tanjungbalai Karimun (2 x 7 MW) mulai dari jeti unloading bahan bakar sampai dengan masuknya bahan bakar ke mesin pembangkit listrik, maka PLTU jenis stocker ini memang mumpuni untuk cofiring biomassa.
“Memang, masih ada sarana dan prasarana pendukung yang harus ditingkatkan. Sehingga, proses cofiring di PLTU bisa lebih baik,” paparnya.
Secara bertahap nanti, kata Hokkop, energi hijau melalui biomassa akan lebih berperan dalam menjamin pasokan listrik untuk publik atau masyarakat. Sehingga, dengan semakin tumbuhnya pemakaian bahan bakar biomassa akan berpengaruh positif terhadap circulare pertumbuhan ekonomi kerakyatan dilingkungan wilayah PLTU.
Menurut Hokkop, dengan kondisi mesin PLTU Tanjungbalai Karimun yang mumpuni ini, sangat memungkinkan pelaksanaan cofiring dgn bahan bakar biomassa dari target tahun 2026 sebesar 6000 ton/tahun (8 persen) bisa ditingkatkan hingga +/- 40.000 ton/tahun (50 persen) pada tahun 2027 dan seterusnya. Hal ini mengingat pada tahun 2024 PLTU Tanjungbalai Karimun telah melakukan uji coba cofiring dengan bahan bakar wood chip hingga 100 persen
Pemenuhan pasokan biomassa di PLTU Tanjungbalai Karimun saat ini telah dilaksanakan oleh PT BEST YPK PLN (anak perusahaan YPK PLN / group afiliasi PLN) dari hasil produksi beberapa sumber di beberapa lokasi Kepulauan Riau.
Dikesempatan kunjungan kerja Direktorat Bioenergi PLN EPI ini, Hokkop juga berkunjung ke Pusat Listrik Bahan Bakar Synthetic Gas hybrid Solar Cell milik Karimun Power Plant (KPP) yang melayani kelistrikan di kawasan khusus industri di Tanjungbalai Karimun. Dimana synthetic gas pada pembangkit KPP ini diproduksi dari bahan baku kayu wood chip melalui proses reaktor gasifier. Sehingga menghasilkan gas synthetic yang ramah lingkungan dan memenuhi syarat untuk bahan bakar mesin pembangkit listrik KPP dengan kapasitas terpasang 2 x 500 KW.
Dikesempatan kunjungan kerja Direktorat Bioenergi PLN EPI ini, Hokkop juga berkunjung ke Pusat Listrik Bahan Bakar Synthetic Gas hybrid Solar Cell milik Karimun Power Plant (KPP) yang melayani kelistrikan di kawasan khusus industri di Tanjungbalai Karimun. Dimana synthetic gas pada pembangkit KPP ini diproduksi dari bahan baku kayu wood chip melalui proses reaktor gasifier. Sehingga menghasilkan gas synthetic yang ramah lingkungan dan memenuhi syarat untuk bahan bakar mesin pembangkit listrik KPP dengan kapasitas terpasang 2 x 500 KW.
Pada hari Selasa 10 Agustus 2026 pagi hari, Hokkop melanjutkan kunjungan kerjanya di Pulau Kundur di Pembangkit Listrik Synthetic Gas kapasitas terpasang (3 x 500 KW) milik PT PGI yg sudah beroperasi sejak tahun 2017 dengan daya mampu rata-rata 1.000 KW.
Beroperasinya Pembangkit Listrik Synthetic Gas di Pulau Kundur ini, menjadi contoh nyata terlaksananya program kemandirian energi mulai dari sisi hulu berupa penyediaan hutan tanaman energi masyarakat setempat hingga hilir berupa pengolahan hasil wood Chip yang menjadi bahan baku pokok proses gasifier produksi Synthetic gas, yang sekaligus menjadi bagian program Dediselisasi di PLN secara bertahap.
Hokkop melanjutkan penjelasannya, melalui program Pembangkit Listtik Synthetic Gas ini merupakan salah satu pilihan yg tepat diimplementasikan di daerah-daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) di wilayah Indonesia yang sekaligus menjadi bagian percepatan program Dediselisasi Nasional.
Program ini sekaligus akan menumbuhkan circular ekonomi masyarakat di daerah-daerah setempat.
Dimana masyarakat setempat menjadi bagian penting yang akan ikut terlibat dukungan penyiapan hutan tanaman energi yang hasil produksi kayunya bisa terjaga berkesinambungan jangka panjang dan sekaligus terwujudnya bauran energi yang ramah lingkungan di mana limbah dari produksi synthetic hasil ini adalah karbon aktif yg dapat dipergunakan untuk memperbaiki hara kesuburan tanah setempat.
PT BEST YPK PLN Siap sebagai Implementor Biomassa, Menuju Green Energy Merangkai Circle Ekonomi.
PT BEST (Bakti Energi Sejahtera) YPK PLN merupakan Anak Perusahaan YPK PLN yang kegiatan usaha utamanya adalah produksi dan pemasok biomassa untuk mendukung program cofiring PLTU PLN dalam rangka penurunan emisi karbon dan sekaligus mengembangkan green energy atau energi hijau melalui penyediaan bioenergi.
cofiring PLTU PLN merupakan substitusi/penggantian sebagian bahan bakar fosil (batu bara) yang digunakan PLTU dengan bahan bakar lain yang lebih ramah lingkungan (biomassa).
Menurut Direktur Utama PT BEST YPK PLN, Lutfi Nazi, perusahaannya (PT BEST, red) sejak tahun 2022 sebagai implementor atau pelaksana produksi dan pasokan biomassa ke sebagian besar PLTU PLN di Indonesia. Sehingga, pihaknya senantiasa all out mendukung substitusi program pengembangan biomassa dalam rangka penurunan pemakaian energi fosil pembangkit listrik PLN.
Saat ini, PT BEST sudah memasok biomass wood chip dan sawdust di 17 PLTU PLN di Indonesia. Salah satunya pasokan biomassa di PLTU Tanjungbalai Karimun dengan jumlah pasokan per tahun 6 ribu ton. Di tahun 2026 ini PT BEST YPK PLN berharap bisa berkontribusi sebanyak +/- 1 juta ton pasokan biomassa di program cofiring-nya PLN yang dilaksanakan melalui PT PLN Energi Primer Indonesia (PL EPI) yang dikomandani oleh Direktur Bioenergi, Pak Hokkop Situngkir,” papar Lutfi.
Sambung Lutfi, program PLN EPI penyediaan biomassa di tahun itu 2026 adalah ini sebesar 3.650.000 ton, dan PT BEST YPK PLN akan berkontribusi di atas 25 persen atau hampir 30 persen.
Mewujudkan target ini tentunya harus dengan komitmen yang kuat. Termasuk upaya di lapangan yang serius dan teguh, dengan melibatkan masyarakat luas terkait penyediaan ketahanan energi, transportasi hingga terpenuhinya produk biomassa yang siap diterima di PLTU PLN.
”Program biomassa sekaligus menjadi circle untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga, melalui program ini keterlibatan masyarakat secara luas untuk memberikan dukungan. Yakni, mulai dari penanaman pohon tanaman energi dan kayu sejenisnya yang bisa dalam waktu relatif pendek sudah bisa dipanen ulang. Dan juga replanting tanaman-tanaman keras yang sudah tidak produktif dapat untuk dijadikan biomassa. Sehingga, selanjutnya, ketersediaan bahan baku dari tanaman itu bisa berkelanjutan dan menjadi dukungan target pemenuhan biomassa 1 juta ton di tahun 2026 itu,” ungkapnya.
Dikatakan Lutfi, PLTU Tanjungbalai Karimun sudah melaksanakan Cofiring dgn biomassa wood chip sejak 2024. PLTU yang ada di sini (Tanjungbalai Karimun) itu jenis stoker 2 x 5 MW sehingga cukup mudah dalam implementasi cofiring biomassa secara bertahap 5 hingga 100 persen.
”Kalau untuk pasokan di Tanjungbalai Karimun sendiri kami menarget di atas 6 ribu ton di tahun 2026 (+/- 8% dari pemakaian bahan bakar di PLTU Tanjungbalai Karimun).
”Presentasi volume pemakaian biomassa ini akan dilakukan bertahap dan juga butuh dukungan dari masyarakat luas, khususnya masyarakat yang ada di kawasan sekitar kepulauan Tanjung Balai Karimun untuk dukungan ketersediaan kayu bahan bakunya,” ungkapnya. (*/adv)
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.
batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa, Selasa (10/2).
Kali ini, kegiatan dikemas dalam silaturahmi dan diskusi bersama komunitas ojek online Kota Batam sekaligus optimalisasi Operasi Keselamatan Seligi 2026.
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan, program ini bertujuan memperkuat kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat, khususnya komunitas ojek online sebagai salah satu elemen penting penggerak ekonomi daerah.
Menurut Taufiq, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari optimalisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026 yang saat ini memasuki hari kesembilan. Ia mengatakan ojek online memiliki peran strategis sebagai mitra lalu lintas sekaligus mitra kamtibmas.
“Komunitas ojek online merupakan penggerak ekonomi sekaligus pejuang kemanusiaan. Kami ingin menjalin koordinasi dan kerja sama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ditlantas Polda Kepri juga merencanakan sejumlah program dukungan bagi pengemudi ojek online, salah satunya program bengkel gratis. Program ini ditujukan untuk memastikan kendaraan operasional pengemudi dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan.
Selain itu, Ditlantas juga membuka ruang aspirasi terkait persoalan di jalan raya, termasuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Masukan yang dihimpun, seperti perbaikan jalan rusak, penambahan rambu lalu lintas, hingga penanganan kendaraan over dimensi dan over load, akan dikoordinasikan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri sesuai Perpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK).
Taufiq menyebut , salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran.
“Karena itu, ia mengajak komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil PT Jasa Raharja Kepri Gentur Anggoro Waseso mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada pemberian santunan korban kecelakaan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas.
“Kami bersama Ditlantas Polda Kepri terus mengkampanyekan keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya mendukung target nasional keselamatan lalu lintas menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dalam sesi diskusi, perwakilan pengemudi ojek online menyampaikan sejumlah aspirasi. Driver Gojek, Ilham Sitohang, berharap program bengkel gratis dapat segera direalisasikan serta perbaikan jalan berlubang diprioritaskan demi keselamatan pengendara dan penumpang.
Sementara itu, perwakilan Grab, Welly, menyoroti tingginya angka kecelakaan di kawasan Tiban yang diduga dipicu human error dan aktivitas kendaraan berat.
Ia juga menyoroti keberadaan dump truck over dimensi, penerangan jalan yang tertutup pepohonan, serta zebra cross yang mulai tidak terlihat jelas. (*)
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (dok. PBSI)
batampos – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis sejumlah aturan dan pembaruan besar yang akan mulai berlaku pada tahun 2027 nanti.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah penambahan jumlah pertandingan dalam setahun hingga hampir dua kali lipat, yang membuat kalender kompetisi bulu tangkis dunia semakin padat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya BWF dalam membawa bulu tangkis memasuki era pertumbuhan global yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Perubahan tersebut sejalan dengan perpanjangan kerja sama jangka panjang BWF dengan mitra siaran dan komersial, Infront, hingga 2034.
Dalam pernyataannya pada Selasa (10/2), BWF menegaskan komitmen mendefinisikan ulang struktur kompetisi, meningkatkan daya tarik komersial, menyempurnakan standar produksi siaran, serta menghadirkan pengalaman yang lebih berkualitas bagi atlet, penggemar, dan seluruh pemangku kepentingan.
Mulai 2027, jumlah pertandingan bulu tangkis yang diproduksi untuk siaran televisi akan meningkat signifikan, dari 1.410 menjadi sekitar 3.000 pertandingan.
Peningkatan ini untuk memperluas jangkauan bulu tangkis dan memperkuat posisi olahraga global dengan daya tarik yang kian besar.
BWF juga melakukan pembaruan besar pada struktur BWF World Tour, yang kini akan terdiri dari enam level dan total 36 turnamen.
Salah satu poin utama adalah penetapan lima turnamen Super 1000, serta integrasi turnamen Super 100 ke dalam rangkaian resmi World Tour.
Perubahan tersebut berdampak pada peningkatan total hadiah tahunan BWF World Tour hingga 26,9 juta dolar AS (Rp452 miliar). BWF berharap prestise World Tour meningkat tajam di tingkat global.
Lima turnamen Super 1000 yang digelar di Asia dan Eropa juga akan mengusung format kompetisi yang diperluas.
Pada sektor tunggal, turnamen Super 1000 akan diikuti 48 pemain dengan sistem babak grup yang dilanjutkan ke fase gugur. Sementara nomor ganda mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur.
Setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari dan mencakup dua akhir pekan. Seluruh pertandingan disiarkan secara global.
Turnamen Super 750, 500, 300, dan 100 tetap digelar selama enam hari, namun jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi akan ditingkatkan.
Skema ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kalender kompetisi sepanjang tahun dan mempertahankan kualitas pertandingan serta kondisi fisik atlet di semua level.
Kejuaraan beregu Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman juga mengalami pembaruan format, yakni akan menggunakan sistem fase grup yang dilanjutkan dengan babak gugur, sehingga setiap atlet memainkan minimal dua pertandingan.
Kebijakan ini bertujuan mengurangi eliminasi dini dan meningkatkan keterlibatan penggemar di berbagai wilayah.
Mulai 2027, jumlah peserta Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman juga ditambah sehingga representasi internasional menjadi lebih luas dan persaingan semakin beragam.
BWF juga menerapkan format turnamen yang lebih terstruktur demi meningkatkan kondisi bertanding para atlet.
Penyesuaian durasi dan format kompetisi memungkinkan penjadwalan yang lebih seimbang dan memberikan waktu pemulihan yang lebih optimal.
Kebijakan ini sejalan dengan visi BWF mendukung performa atlet dan menjaga keberlanjutan karier mereka. (*)
Seremoni peletakan batu pertama pembangunan pipa gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, pada Selasa (10/2).
batampos – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai pembangunan pipa gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kepulauan Riau, melalui seremoni peletakan batu pertama, pada Selasa (10/2).
Proyek senilai sekitar Rp1 triliun itu dirancang untuk memperkuat pasokan gas sekaligus menjaga keandalan listrik di Batam dan wilayah Kepri yang pertumbuhan energinya terus meningkat.
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut dimulainya pembangunan infrastruktur energi tersebut. Ia menyampaikan, kebutuhan listrik Batam tumbuh sekitar 15 persen per tahun, seiring realisasi investasi yang pada 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau naik 11,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kondisi itu, menurutnya, menuntut kesiapan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan. “Karena itu, keandalan pasokan energi menjadi kunci. Proyek ini menjadi terobosan strategis bagi masa depan Batam,” katanya.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyebut, bahwa pipa gas WNTS-Pemping disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan energi Batam yang terus berkembang, terutama untuk menopang aktivitas industri. Selama ini, sebagian besar aliran gas dari Natuna lebih banyak diekspor ke Singapura melalui jaringan pipa yang telah ada.
“Ke depan kebutuhan listrik Batam akan semakin besar dan sumbernya berbasis gas. Selama ini pasokan gas banyak mengalir ke Singapura, dengan pipa ini gas dapat dialirkan terlebih dahulu ke Batam untuk memenuhi kebutuhan domestik,” kata dia.
Proyek tersebut diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 31 Januari 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap. Pada fase awal, pipa ditargetkan mampu menyalurkan sekitar 33 juta standar kaki kubik per hari. Kapasitas itu kemudian akan ditingkatkan hingga mencapai 111 BBtud dan diproyeksikan bertahan selama 11 tahun masa kontrak.
“Seluruh volume gas tersebut dialokasikan 100 persen untuk kebutuhan domestik. Ini dapat menjamin pasokan energi Batam setidaknya untuk 10 tahun ke depan,” ujarnya.
PLN EPI telah menyiapkan sejumlah tahapan awal, termasuk pengadaan long lead items, penunjukan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), serta penyelesaian dokumen perizinan lingkungan. Proyek ini juga terintegrasi dengan pengembangan Wilayah Kerja Duyung, menyusul penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) antara PLN EPI dan West Natuna Exploration Limited pada 11 Juli 2025 lalu.
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, gas merupakan pilihan energi yang paling realistis untuk Batam. Secara geografis, wilayah ini tidak memiliki sungai besar yang memungkinkan pembangunan pembangkit listrik tenaga air dalam skala besar, sementara potensi gelombang laut dinilai terbatas.
“Batam tidak memiliki sungai besar untuk PLTA, potensi gelombang juga terbatas. Energi surya bisa dikembangkan di wilayah pesisir, namun gas tetap menjadi andalan utama. Apalagi pasokannya tersedia dari Natuna dan Sumatra,” ujarnya.
Proyek pipa Pemping sempat tertunda hampir satu dekade akibat persoalan pendanaan dan kepastian harga gas. Dengan adanya penugasan langsung kepada PLN EPI, pengerjaan kembali dilanjutkan dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 72 persen.
Di sisi lain, Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, menyebut, kehadiran pipa WNTS-Pemping akan mengubah pola pemanfaatan gas Natuna yang sebelumnya lebih banyak berorientasi ekspor. Sekitar 111 BBtud gas direncanakan dialirkan ke PLN dalam kurun waktu 11 tahun.
“Dengan pipa ini, sekitar 111 BBtud gas Natuna akan disalurkan ke PLN selama 11 tahun. Gas dijadwalkan mulai mengalir bertahap, dengan target on stream pada 2027-2028, sehingga ketahanan energi nasional, khususnya di Batam, semakin kuat,” ujar Joko. (*)