Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2359

KPK Periksa Dirjen Bea Cukai Askolani Terkait Ekspor Batu Bara

0
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Askolani sebagai saksi, pada Jumat (20/12). Penyidik KPK mendalami ekspor batu bara ke sejumlah negara di antaranya ke India, Vietnam, dan Korea Selatan.

Askolani diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari.

“Didalami terkait dengan ekspor batu bara ke sejumlah negara,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (23/12).

Tessa memyampaikan, diduga Rita Widyasari melakukan usaha ekspor batu bara ke beberapa negara. Karena itu, pemeriksaan terhadap Askolani dianggap penting untuk mendalami jeratan hukum terhadap Rita Widysari.

“Semua saksi yang dimintai keterangan dibutuhkan kehadiran dan pengetahuannya terkait semua hal,” tegas Tessa.

Rita Widyasari sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan TPPU, bersama Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin sejak Januari 2018. Keduanya diduga mencuci uang dari hasil gratifikasi proyek dan perizinan di Pemprov Kutai Kertanegara senilai Rp 436 miliar. Rita Widyasari juga diduga menerima gratifikasi 5 dolar AS per metrik ton batubara.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya Direktur Utama PT Sentosa Laju Energy, Tan Paulin (TP) beberapa waktu lalu.

Dalam pemeriksaan itu penyidik KPK mendalami sejumlah hal. Salah satunya terkait dugaan transaksi usaha batubara di wilayah Kukar.

Tak hanya transaksi usaha batubara, penyidik KPK juga mendalami keterkaitan Tan Paulin dengan perkara dugaan gratifikasi dan pencucian uang yang menjerat Rita Widyasari. Diduga penerimaan gratifikasi terhadap Rita Widyasari berasal dari beberapa perusahaan pertambangan batu bara.

“Kita sedang mendalami hubungan antara Tan Paulin dengan RW dalam perkara TPPU terkait dugaan gratifikasi sejumlah uang senilai 3,3 sampai 5 dollar per metrik ton batu bara dari PT BKS,” ucap Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, Rabu (18/9).

KPK juga sebelumnya telah melakukan penggeledahan di rumah Tan Paulin yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu. KPK berhasil menyita barang bukti berupa dokumen dari penggeledahan itu. (*)

Artikel KPK Periksa Dirjen Bea Cukai Askolani Terkait Ekspor Batu Bara pertama kali tampil pada News.

Permohonan Paspor Stabil Meski Tarif Naik, Kuota Penuh Hingga Akhir Tahun

0
Dua pemohon paspor merekam data di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, beberapa waktu lalu. Pemohon paspor elektronik masih minim meski kuota yang disediakan cukup banyak.F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kenaikan tarif paspor yang mulai berlaku pada 17 Desember 2024 ternyata tidak berpengaruh terhadap permohonan paspor. Buktinya, jumlah pemohon paspor normal dikarenakan kuota sudah penuh hingga akhir tahun.

Humas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Khusus Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan pembukaan kuota layanan paspor melalui aplikasi M-Paspor yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya, menjadi sebab kuota paspor penuh hingg akhir tahun. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan paspor, terlepas dari kenaikan tarif yang mulai diberlakukan.

“Kuota paspor biasa dan paspor elektronik di Kantor Imigrasi Batam serta ULP Harbour Bay sudah penuh hingga akhir Desember 2024. Jadi, kenaikan tarif tidak memberikan dampak signifikan pada jumlah pemohon,” ungkap Aris, Senin (23/12).

Baca Juga: Jelang Nataru, Penumpang dari Malaysia Naik 54 Persen di Pelabuhan Internasional Batam Centre

Menurut dia, data Imigrasi Batam mencatat Januari hingga November 2024, jumlah penerbitan paspor mencapai 102.757 dokumen. Dari angka tersebut, 76.879 merupakan paspor biasa, sementara 25.878 lainnya adalah paspor elektronik.

“Untuk tahun 2024, pemohon paspor lebih didominasi paspor biasa, dibanding elektronik,” tegas Aris.

Namun, tidak semua permohonan paspor dapat diproses. Hingga akhir November 2024, terdapat 229 penolakan untuk paspor biasa dan 75 penolakan untuk paspor elektronik.

“Penolakan ini biasanya disebabkan oleh dokumen pemohon yang tidak memenuhi syarat, ketidaksesuaian data, atau alasan administratif lainnya,” imbuhnya.

Aris menjelaskan, meskipun jumlah permohonan tinggi, pihaknya tetap melakukan verifikasi ketat terhadap setiap dokumen untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan paspor.

“Kami memastikan bahwa setiap paspor yang diterbitkan telah melalui proses pemeriksaan yang sesuai prosedur,” tambahnya.

Baca Juga: 703 Personel Polda Kepri Dimutasi, Mulai dari PNS hingga Perwira

Sejak 17 Desember 2024, pemerintah memberlakukan tarif baru untuk penerbitan paspor. Tarif paspor biasa meningkat menjadi Rp650 ribu dari sebelumnya Rp350 ribu, sementara paspor elektronik naik menjadi Rp950 ribu dari sebelumnya Rp650 ribu untuk jangka waktu 10 tahun.

“Namun di Imigrasi Batam, pengurusan paspor khusus untuk E Paspor, tarif untuk 5 tahun Rp 650 ribu, dan 10 tahun Rp 950 ribu,” imbuhnya.

Meski terjadi kenaikan, masyarakat tetap antusias mengajukan permohonan. Hal ini terlihat dari penuhnya kuota layanan hingga akhir tahun. Menurut Aris, hal ini mencerminkan kebutuhan masyarakat yang tetap tinggi terhadap dokumen perjalanan, baik untuk keperluan wisata, ibadah, maupun pekerjaan.

“Banyak pemohon sudah memanfaatkan aplikasi M-Paspor untuk mendaftar sejak jauh hari. Ini membantu kami dalam mengatur jadwal dan menghindari antrean panjang di kantor imigrasi,” ujar Aris.

Keberadaan aplikasi M-Paspor menjadi salah satu faktor yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan imigrasi. Aplikasi ini memungkinkan pemohon untuk memilih jadwal dan lokasi pengambilan paspor sesuai keinginan.

Aplikasi ini juga membantu Imigrasi Batam dalam memantau dan mengelola kuota layanan secara lebih efektif.

“Dengan sistem digital ini, proses pengajuan paspor menjadi lebih transparan dan terorganisir. Pemohon juga bisa mengetahui status pengajuan mereka secara real time,” katanya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Permohonan Paspor Stabil Meski Tarif Naik, Kuota Penuh Hingga Akhir Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Presiden Prabowo Batalkan Kunjungan ke Malaysia, Mayor Teddy Beberkan Alasannya

0
Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Qasr Al Watn, Abu Dhabi, Sabtu (24/11/2024). (Muchlis Jr/ Biro Pers Sekretariat Presiden)

batampos – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan Presiden RI Prabowo Subianto membatalkan kunjungannya ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, yakni karena ada keperluan penting.

“Ada keperluan penting di Jakarta jadi harus kembali segera,” kata Mayor Teddy, sapaan akrabnya, dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (23/12).

Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam kondisi yang baik-baik saja. Namun, Presiden harus kembali segera ke Jakarta karena ada keperluan penting.

Saat ditanya lebih lanjut, Teddy mengatakan bahwa Presiden Prabowo langsung menggelar rapat setibanya dari Mesir usai memenuhi undangan kenegaraan dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Kairo, Mesir pada 17-19 Desember lalu

Berdasarkan keterangan resmi dari Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, sekitar pukul 10.45 WIB, dan langsung melakukan rapat terbatas bersama para menteri soal kesiapan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

“Tadi saja tiba langsung rapat dan cek perkembangan terkini dengan beberapa menteri. Ramai juga tadi videonya saat mendarat dan rapat,” kata Teddy.

Presiden Prabowo melakukan rapat terbatas dengan para pejabat yang menyambutnya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Dalam pertemuan yang digelar di ruang tunggu Naratetama Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Prabowo membahas persiapan keamanan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) yang menjadi waktu puncak pergerakan massa dan aktivitas masyarakat.

Perayaan libur hari keagamaan tersebut dinilai memerlukan langkah-langkah keamanan untuk memastikan ketertiban dan keamanan publik.

Kepala Negara pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajarannya yang terus berusaha keras memastikan Nataru berjalan lancar.

Selain itu dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mitigasi antisipasi bencana. Presiden Prabowo menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak dan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait perkembangan cuaca terkini.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Kunjungan ke Malaysia direncanakan usai Prabowo melakukan rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan di Kairo, Mesir. (*)

Artikel Presiden Prabowo Batalkan Kunjungan ke Malaysia, Mayor Teddy Beberkan Alasannya pertama kali tampil pada News.

Dua Mimpi Besar Jay Idzes di Sepak Bola

0
Jay Idzes bawa Venezia menang dan menempel ketat Como di papan atas Serie B. (Venezia)

batampos – Jay Idzes punya dua mimpi dan ambisi besar yang ingin dia wujudkan dalam kariernya sebagai pesepak bola. Salah satunya membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia.

Jay Idzes saat ini mulai menjajaki puncak kariernya sebagai pemain profesional. Musim lalu dia membantu klubnya, Venezia promosi ke Serie A Italia 2024/2025. Performanya pun kian bersinar dan terus jadi andalan Venezia musim ini.

Selain itu, Jay Idzes pada tahun ini juga mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia. Walaupun baru bergabung Maret, tapi dia kini telah menjadi kapten Garuda dalam berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Nah, Jay Idzes mengungkapkan bahwa dia punya dua mimpi besar dalam sepak bola, baik di level klub maupun tim nasional.

“Saat ini saya sedang fokus di Venezia untuk bertahan di Serie A. Namun, tentu saja, saya juga memiliki mimpi besar bersama Timnas Indonesia,” ujar Jay Idzes dalam siniar bersama Thom Haye di kanal YouTube The Haye Way.

Mimpi besar Jay Idzes bersama Timnas Indonesia tersebut adalah lolos ke Piala Dunia. Menurutnya, mimpi itu kini sudah semakin dekat karena Garuda terus berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Tentu saja kita punya mimpi dan mungkin bulan Juni sudah terwujud, tetapi kita harus melihatnya. Kami masih memiliki empat pertandingan di sana,” ujar Jay Idzes.

Timnas Indonesia saat ini berada di urutan ketiga dalam klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Garuda mengolekai enam poin, hasil tiga imbang dan satu menang dalam enam pertandingan.

Secara hitung-hitungan, peluang lolos masih terbuka. Sebab posisi kedua grup B yang merupakan tempat untuk dapat tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, dihuni oleh Australia dengan tujuh poin saja. Hanya berjarak satu angka dengan Timnas Indonesia.

Sementara jika dibandingkan dengan pemuncak klasemen Jepang, selisih poin sudah sangat jauh karena ada jarak 10 angka. Jepang sudah nyaman di puncak dengan 16 poin dalam enam laga.

“Kami masih punya empat pertandingan yang harus dijalani. Namun, saya percaya bahwa mimpi ini bisa terwujud jika kita semua bekerja keras dan bersatu,” jelas kapten Garuda ini.

Sementara untuk level klub, ambisi besar Jay Idzes adalah berpindah klub dari Venezia menuju klub Premier League alias kasta teratas Liga Inggris.

“Sejujurnya, lebih dari itu, tentu saja saya punya beberapa ambisi. Saya juga ingin bermain di Premier League karena bagi saya, itulah liga terbaik di dunia,” ucapnya.

Pun begitu, bermain di Serie A menurutnya juga sudah termasuk mimpi yang sudah berhasil dia wujudkan. Jay Idzes pun bersyukur bisa mencapai salah satu mimpinya. “Tentu saja Serie A tempat saya bermain sekarang, liganya juga sangat bagus. Tahukah Anda, tingkat kualitasnya sangat luar biasa.

“Anda juga bisa menyaksikan pemain dengan banyak kualitas pastinya. Jadi, ini pengalaman yang sangat bagus bagi saya,” pungkas Jay Idzes. (*)

Artikel Dua Mimpi Besar Jay Idzes di Sepak Bola pertama kali tampil pada Olahraga.

Dukung Generasi Cerdas di SMK, AHM Edukasi Teknologi Sepeda Motor Listrik

0

batampos – Mendukung terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui dunia pendidikan, PT Astra Honda Motor (AHM) memperkaya wawasan generasi muda di puluhan SMK binaan Astra Honda. Sebanyak 2.523 siswa SMK secara antusias mengikuti program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) dengan materi utama teknologi sepeda motor listrik.

AHBI menjadi langkah baru dalam memberikan edukasi yang lebih komprehensif dan menyenangkan. Para peserta didik mendapatkan berbagai pengetahuan yang langsung diberikan oleh instruktur tersertifikasi sebagai guru tamu industri. Pada proses transfer pengetahuan ini, para siswa secara langsung berkesempatan mempelajari lebih mendalam teknologi sepeda motor listrik dengan alat peraga Honda EM1 e:. Para siswa mempelajari berbagai fitur-fitur, komponen dan fungsi, cara kerja, hingga perawatan sepeda motor listrik. Kegiatan dikemas secara interaktif dalam sesi ruang kelas dengan mengajak para siswa merasakan pengalaman berkendara menggunakan sepeda motor listrik Honda yang nyaman, aman, dan berkualitas tinggi.

”Kegiatan Astra Honda Berbagi Ilmu sangat seru karena saya mendapatkan ilmu baru dan lebih paham tentang komponen-komponen pada sepeda motor listrik Honda secara langsung,” ujar Saad Ilyas, siswa SMK Negeri 1 Depok.

SMK Negeri 1 Depok merupakan satu sekolah dari 12 sekolah di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang dikunjungi AHM dalam program AHBI sepanjang bulan Mei hingga Oktober 2024. Sekolah lainnya adalah SMK IPTEK Jakarta, SMKN 8 Kab. Tangerang, SMK Bina Mandiri Bekasi, SMK Rosma Karawang, SMKN 3 Kota Tangsel, SMKN 34 Jakarta, SMK Jaya Buana Tangerang, SMKN 1 Karawang, SMK Mitra Industri MM2100, SMK Taman Siswa 2 Jakarta, dan SMKN 1 Plered Purwakarta.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan Astra Honda Berbagi Ilmu merupakan program perusahaan dalam meningkatkan kualitas kompetensi siswa menjadi SDM yang unggul di bidang vokasi, berbekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi otomotif roda dua. Kegiatan ini menjadi salah satu terobosan dalam mewujudkan link & match antara dunia industri dengan dunia pendidikan.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi dengan aktif membagikan materi seputar perkembangan teknologi sepeda motor listrik terkini untuk siswa secara cepat, tepat, dan komprehensif”, ujar Muhib.

Para peserta AHBI juga berkesempatan mengenal dunia perkuliahan, melalui pengenalan kampus yang dibawakan oleh ASTRAtech. Selain itu, para siswa juga mempelajari berbagai materi terkait suku cadang sepeda motor yang disampaikan langsung oleh instruktur dari sejumlah produsen suku cadang seperti PT Hitachi Astemo Manufacturing Bekasi, PT Musahi Auto Parts Indonesia, PT Surayaraya Rubberindo Industries, dan PT Yutaka Manufacturing Indonesia.

Fasilitas Uji Kompetensi
Upaya mendukung terciptanya SDM berkualitas yang siap terjun di dunia kerja, AHM juga mengembangkan infrastruktur pendukung kalibrasi kompetensi siswa. Para siswa SMK mitra binaan AHM di wilayah Jawa Timur memiliki 2 fasilitas baru Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang dibuka di SMKN 1 Jatirejo Kab. Jombang dan SMKN 2 Kraksaan Kab. Probolinggo. Hingga saat ini, terdapat 112 SMK mitra binaan AHM yang telah memiliki TUK standar industri Astra Honda di seluruh Indonesia. Sebanyak 15.377 siswa tercatat telah melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bersertifikasi setara Technical Training Level (TTL) 1 atau diakui sebagai mekanik dasar Astra Honda.

Dalam dukungan kemajuan dunia vokasi di Tanah Air, AHM bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek RI dalam menerapkan kurikulum TSM Astra Honda sebagai bagian sistem pembelajaran dengan standar kompetensi yang dituntut oleh dunia kerja. Hal ini dilakukan melalui penyusunan bahan ajar, pelatihan dan sertifikasi guru, praktik kerja di industri, uji kompetensi siswa, teaching factory (TEFA), dan laboratorium praktik standar industri, serta akan terus meningkatkan bentuk kemitraannya di dunia vokasi. (*)

Artikel Dukung Generasi Cerdas di SMK, AHM Edukasi Teknologi Sepeda Motor Listrik pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Nataru, Puluhan Ribu Warga Tinggalkan Karimun

0
Para penumpang domestik yang bersiap akan berangkat di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. f.sandi

batampos– Arus keberangkatan dan kedatangan di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjungbalai Karimun sudah mulai terlihat. Hal ini karena libur sekolah yang berteoatan dengan Natal dan Tahun Baru 2025.

Kepala KSOP Kelas I Taanjungbalai Karimun, Captain Supendi melalui Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal yang dikonfirmasi Batam Pos Senin (23/12) mengatakan, sesuaid engan prediksi untuk tahun ini arus kebarangkatan dan kedatangan akan mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Pengunjung Objek Wisata Diminta Waspada Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru

”Sampai dengan pukul 12.00 WIB hari ini (Senin, red) jumlah penumpang domestik yang berangkat meninggalkan Karimun sebanyak 20.413 orang. Sementara untuk penumpang tujuan ke luar negeri, yakni Malaysia dan Singapura jumlahnya sebanyak 4.645 orang. Sehingga, jumlah sementara yang sudah berangkat baik tujuan domestik dan luar negeri sebanyak 25.058,” ujarnya.

Sesuai dengan data yang masuk ke Posko Pelayanan Pengamanan Nataru KSOP, lanjutnya, peningkatan keberangkatan penumpang domestik dan internasional mulai terjadi sejak H-7 atau pada 18 Desember. Dari tanggal ini jumlah penumpang yang berangkat dalam sehari lebih dari 3 ribu orang.

”Yang paling banyak berangkat itu pada Sabtu (21/12) dan Minggu (22/12) dengan jumlah dalam dua hari sebanyak 8.671 orang. Kemudian, ditambah dengan keberangkatan penumpang tujuan luar negeri dengan hari yang sama sebanyak 1.779 orang. Dan, untuk tambahan ekstra trip kapal tujuan domestik belum ada. kecuali dari kapal penumpang tujuan ke Johor Malaysia syudah ada pemberitahuan,” jelas Khairul.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Putramaju Global Indonesia, Tanjungbalai Karimun, Asrizal secara terpisah menyebutkan, jika pada hari biasa keberangkatan kapal dari Tanjungbalai Karimun tujuan Puteri Harbour, Johor Bahru, Malaysia hanya 3 trip saja dalam sehari. ”Namun karena saat ini peak season atau libur panjang, maka kita lakukan ekstra trip. Sehingga, dalam seharui ada 4 trip keberangkatan. Mulai Rabu (25/12) sampai dengan Rabu (1/1) pekan nanti setiap hari akan ada 4 trip keberangkatan,” terangnya.

Dikatakannya, ekstra trip keberangkatan kapal ini sudah dilakukan pihaknya di luar jadwal yang sudah diumumkan. Tepatnya, pada akhir pekan lalu karena penumpang yang akan berangkat lebih dari satu kapal, maka ditambah satu kapal lagi, Namun, jam keberangkatan tidak sama. Yakni, satu setengah jam kemudian baru berangkat lagi. Penumpang yang ramai berangkat itu pada waktu pagi. Kalau siang sudah mulai berkurang. Makanya ekstra trip keberangkatan ditambah pada waktu pagi juga. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Libur Nataru, Puluhan Ribu Warga Tinggalkan Karimun pertama kali tampil pada Kepri.

Said Didu Ikut Aksi Bersama Mahasiswa Terkait Rempang, Ajukan Beberapa Tuntutan

0
Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengusaha (BP) Batam pada Senin (23/12). Aksi ini digelar untuk menuntut keadilan atas peristiwa kekerasan yang dialami warga Rempang beberapa waktu lalu. F.Azis Maulana

batampos – Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengusaha (BP) Batam, Senin (23/12). Aksi ini digelar untuk menuntut keadilan atas peristiwa kekerasan yang dialami warga Rempang beberapa waktu lalu, serta meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap hak-hak masyarakat setempat.

Koordinator BEM Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Edi, menyatakan aksi tersebut bertujuan menyuarakan keprihatinan atas perlakuan represif terhadap warga Rempang.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi terkait penindasan terhadap warga. Kenapa harus ada kawat berduri dan pengamanan berlebihan seperti ini?” ujarnya.

Mahasiswa mengajukan beberapa tuntutan kepada BP Batam, termasuk memberikan kepastian hukum, melindungi hak masyarakat lokal, serta menghentikan segala bentuk kekerasan dan intervensi.

Baca Juga: Respons Demo Mahasiswa, BP Batam Janji Relokasi Warga Rempang untuk Masa Depan Lebih Baik

Edi menegaskan, kehadiran mahasiswa bukan sekadar aksi ikut-ikutan, tetapi sebagai bentuk kontrol sosial terhadap isu yang telah menjadi perhatian nasional.

Dalam aksinya, mahasiswa juga menyoroti pernyataan salah satu pejabat BP Batam yang dianggap meremehkan situasi di Rempang.

Menurut Koordinator Wilayah Sumbagut BEM SI Kerakyatan, Respati Hadinata, pernyataan tersebut sangat disayangkan.

“Kemarin, warga yang diserang sudah mengalami luka parah. Ada posko mereka dirusak. Tapi pejabat BP Batam justru berkata, ‘belum ada yang mati.’ Ini sungguh ironis,” ungkapnya.

Mahasiswa juga memprotes sikap pejabat BP Batam yang seolah menganggap mereka datang hanya untuk mencari pekerjaan.

Baca Juga: Mahasiswa Batam Tuntut Keadilan untuk Warga Pulau Rempang

Pernyataan tersebut merujuk pada rencana proyek PSN Rempang Eco-City yang disebut membutuhkan investasi sebesar Rp170 triliun dan akan membuka 30 ribu lapangan kerja dalam lima tahun ke depan.

“Apa yang kami tanyakan justru dijawab dengan angka investasi dan lapangan kerja. Seakan-akan kami ke sini untuk meminta pekerjaan, padahal kami datang untuk menuntut keadilan,” kata Respati.

Mahasiswa mendesak agar pemerintah, melalui BP Batam, mempertimbangkan kembali proyek Rempang Eco-City yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Mereka juga mengecam sikap aparat hukum yang dianggap tutup mata terhadap intimidasi yang telah dialami warga selama dua tahun terakhir.

Selain itu, mahasiswa meminta BP Batam mengambil sikap tegas terhadap tindakan arogansi PT MEG, perusahaan yang terlibat dalam konflik tersebut.

“Mengapa hingga kini tidak ada penangkapan terkait penyerangan terhadap warga? BP Batam sebagai perwakilan pemerintah pusat harus bertanggung jawab atas tindakan arogansi terhadap masyarakat lokal,” tegas Respati.

Aktivis nasional Said Didu turut hadir dalam aksi ini dan mengkritik keterlibatan investor asing dalam proyek Rempang Eco-City. Menurutnya, sangat tidak masuk akal jika pihak asing diberikan kuasa penuh, sementara warga setempat justru kehilangan hak mereka.

“Apakah masuk akal pihak asing bisa menguasai tanah, sedangkan rakyat kita tidak boleh?” ujarnya.

Said juga meyakini bahwa proyek ini dapat dibatalkan oleh pemerintah, karena keputusan terkait proyek PSN berada di tangan Presiden RI.

Baca Juga: BP Batam: PSN Rempang Eco City, Motor Baru Penggerak Ekonomi Masyarakat

Said mengungkapkan bahwa ia telah mengunjungi Rempang dan menyaksikan langsung kekerasan yang terjadi.

“Tiga posko warga dirusak secara sistematis. Bahkan, ada foto Presiden RI Prabowo Subianto dan Jenderal Sudirman yang dirusak oleh perusuh. Kita bisa menduga siapa pelakunya,” katanya.

Ia juga menyoroti fenomena oligarki yang dianggap semakin mengancam keberlangsungan negara. “Oligarki yang menguasai tanah dan menggusur rakyat bisa membuat negara runtuh. Ini sangat berbahaya,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Said Didu Ikut Aksi Bersama Mahasiswa Terkait Rempang, Ajukan Beberapa Tuntutan pertama kali tampil pada Metropolis.

703 Personel Polda Kepri Dimutasi, Mulai dari PNS hingga Perwira

0
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol Zahwani Pandra Arsyad. Foto. Humas Polda Kepri

batampos – Sebanyak 703 personel Polda Kepri yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS dimutasi. Personel ini disebar ke seluruh Polres jajaran, termasuk penempatan Bintara baru dilantik.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad mengatakan mutasi personel Polda Kepri dan Polres jajaran bertujuan untuk penyegaran sekaligus sebagai bagian dari sistem reward and punishment.

“Mutasi ini merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang berkinerja baik dengan memberikan mereka tanggung jawab yang lebih besar. Dan disisi lain, juga merupakan bagian dari mekanisme evaluasi kinerja,” ujarnya.

Baca Juga: Pangdam I/Bukit Barisan ke Polda Kepri dan Polresta Barelang, Bersinergi Berantas Narkotika Hingga Judi Online

Adapun mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor: STR/935/XII/KEP./2024, STR/936/XII/KEP./2024, STR/937/XII/KEP./2024, STR/938/XII/KEP./2024.

Kemudian STR/939/XII/KEP./2024, STR/940/XII/KEP./2024, STR/941/XII/KEP./2024, STR/942/XII/KEP./2024, pada tanggal 20 Desember 2024 tentang Alih Tugas Jabatan dan Mutasi Personel Polda Kepri serta Polres jajaran Polda Kepri.

Pandra menambahkan mutasi ini juga dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus promosi jabatan. Sehingga mutasi atau alih tugas merupakan suatu hal yang dilakukan secara berkala.

“Tujuannya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas guna penyamaan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan mutasi Polri.

Baca Juga: GRIB Jaya Siap Dukung Program Pemerintah dan Fokus pada Kegiatan Sosial di Kepri

Dari seluruh personel tersebut, kata Pandra 694 personel disebar ke berbagai Polres jajaran serta Satuan Brimob Polda Kepri. Sedabgkan Bintara baru dilantik disebar sesuai dengan fungsi dan bidang masing-masing sesuai dengan keahlian mereka.

“Hal ini berguna mendukung optimalisasi tugas dan tanggung jawab Polri di berbagai wilayah pelayanan,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel 703 Personel Polda Kepri Dimutasi, Mulai dari PNS hingga Perwira pertama kali tampil pada Metropolis.

Polemik PPN 12 Persen, PSI Ungkap Jejak Digital Pengusul

0
K-popers dari berbagai fandom grup penggemar boygroup dan girlgroup Korea membawa poster saat aksi penolakan PPN 12 persen di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/12/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025 menjadi gaduh di tingkat elite politik. Hal itu bermula dari penolakan dari politisi PDIP yang menolak kenaikan PPN tersebut.

Padahal PPN 12 persen lahir dari keputusan DPR yang bermula dari panitia kerja (panja) UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) di DPR periode 2019-2024.

Panja tersebut ketika itu diketuai oleh anggota DPR dari fraksi PDIP, yakni Deddy Yevri Sitorus. Sikap PDIP itu mendapat kritikan keras dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Kami sangat menyesalkan sikap PDIP. Lihat jejak digital, PDIP menjadi pengusul dan terlibat dalam panja UU HPP. Bahkan Ketua Panja dari PDIP. Kalau sekarang mereka menolak, apa namanya? Ya, pahlawan kesiangan,” kata Juru Bicara PSI I Putu Yoga Saputra dalam keterangannya, Senin (23/12).

I Putu Yoga Saputra mengatakan, kini PPN 12 persen sudah menjadi amanat UU. Kalau tidak dijalankan, justru melanggar hukum dan mengundang risiko sosial.

“Kenaikan itu bermanfaat dalam jangka panjang terkait peningkatan penerimaan negara untuk membiayai sejumlah hal, termasuk program kesejahteraan sosial. Ujung-ujungnya akan kembali ke rakyat,” ujar Yoga.

Di sisi lain, kata Yoga, Fraksi PDIP adalah fraksi terbesar di DPR pada periode 2019-2024. Mereka sangat bisa mengarahkan pembahasan sebuah UU. “Kalau mereka tidak ada di parlemen atau fraksi kecil, okelah. PDIP itu fraksi terbesar di DPR. Tidak ada catatan sama sekali mereka menolak saat pembahasan,” pungkas Yoga.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus angkat bicara terkait polemik penolakan PDIP atas kenaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 persen. Kenaikan PPN itu ditetapkan melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Dia mengklaim kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 2025, bukan atas dasar inisiatif fraksi PDIP. Pembahasan UU HPP sebelumnya diusulkan oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode lalu. PDIP sebagai fraksi yang terlibat dalam pembahasan, ditunjuk sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja).

“Jadi salah alamat kalau dibilang inisiatornya PDI Perjuangan. Karena yang mengusulkan kenaikan itu adalah pemerintah (era Presiden Jokowi) dan melalui kementerian keuangan,” kata Deddy, Minggu (22/12).

Deddy berkilah, pada saat itu UU HPP disetujui dengan asumsi bahwa kondisi ekonomi bangsa Indonesia dan kondisi global dalam kondisi yang baik-baik saja. Namun, seiring berjalannya waktu, ada sejumlah kondisi yang membuat banyak pihak, termasuk PDIP meminta untuk dikaji ulang penerapan kenaikan PPN menjadi 12 persen.

Kondisi tersebut di antaranya seperti daya beli masyarakat yang terpuruk, badai PHK di sejumlah daerah, hingga nilai tukar rupiah terhadap dollar yang saat ini terus naik.

“Jadi sama sekali bukan menyalahkan pemerintahan Pak Prabowo, bukan, karena memang itu sudah given dari kesepakatan periode sebelumnya,” ujarnya. (*)

 

Artikel Polemik PPN 12 Persen, PSI Ungkap Jejak Digital Pengusul pertama kali tampil pada News.

Jelang Nataru, Penumpang dari Malaysia Naik 54 Persen di Pelabuhan Internasional Batam Centre

0
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter ramai selama akhir pekan. F.Yashinta

batampos – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcentre menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari Malaysia. Jumlah kedatangan penumpang dari Malaysia mengalami kenaikan hingga 54 persen dibandingkan hari biasa.

“Peningkatan ini lebih banyak terjadi pada penumpang dari Malaysia. Sedangkan untuk Singapura, arus penumpangnya cenderung stabil,” ujar Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Erik Mario Sihotang, Senin (23/12).

Diibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang dari Malaysia juga meningkat. Namun, meskipun lonjakan arus penumpang mulai terasa, hingga dua hari menjelang Natal belum ada permintaan tambahan jadwal keberangkatan atau extra trip dari pihak operator kapal.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Sekupang, Tambahan Trip Kapal Diberlakukan

“Kapal yang berangkat maupun datang saat ini rata-rata penuh, tetapi belum sampai pada tahap memerlukan extra trip,” jelas Erik.

Di tengah peningkatan arus penumpang, Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter menghadapi kendala pada operasional ponton. Saat ini, hanya dua dari tiga ponton yang berfungsi, sementara satu ponton lainnya masih dalam kondisi disegel oleh PT Synergy Tharada, pengelola sebelumnya.

“Keterbatasan ponton ini berdampak pada kelancaran operasional di pelabuhan. Kapal harus antre lebih lama untuk bersandar, baik saat tiba maupun berangkat,” ungkap Erik.

Situasi ini menyebabkan gangguan pada waktu sandar kapal. Selain itu, penumpang yang menunggu di pelabuhan harus menyesuaikan dengan keterbatasan fasilitas tersebut.

“Semoga kendala ini dapat segera diatasi agar pelayanan tetap optimal, terutama menjelang puncak musim liburan,” imbuhnya.

Baca Juga: 28 Trip Kapal Per Hari Layani Arus Mudik Natal di Telagapunggur

Masih kata Erik, hingga akhir pekan lalu, tepatnya pada Minggu (22/12), arus penumpang masih tergolong normal meskipun menunjukkan tren peningkatan. Erik menyebutkan, belum ada rencana pengalihan kedatangan atau keberangkatan penumpang ke pelabuhan lain karena kapasitas masih dapat dikelola dengan baik.

“Sampai saat ini belum ada pengalihan ke Pelabuhan Sekupang, karena penumpang masih normal,” tegasnya.

Namun, Erik menjelaskan pihak pelabuhan perlu melakukan persiapan ekstra untuk menghadapi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun. “Kami terus memantau kondisi di lapangan dan bersiap menghadapi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi pada puncak musim liburan Tahun Baru,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jelang Nataru, Penumpang dari Malaysia Naik 54 Persen di Pelabuhan Internasional Batam Centre pertama kali tampil pada Metropolis.