
batampos – Pelabuhan rakyat Kusik yang berada di Desa Rewak kondisinya kian memprihatinkan pasca dihantam angin kuat pada Juni lalu.
Tiang penyangga bahkan kayu untuk pijakan sudah banyak yang lapuk. Bahkan, beberapa ruas jembatan tidak ada kayu untuk bisa dilalui masyarakat.
“Dengan kondisi pelabuhan seperti ini, sudah banyak memakan korban. Semua jatuh ke laut,” ujar warga Desa Rewak, Rikus, Rabu, (18/12).
Rikus menerangkan kondisi korban ada yang mengalami luka ringan bahkan berat. Mayoritas korban yang jatuh mengalami luka dibagian lutut.
“Karena sebelum jatuh ke laut, lututnya tersangkut di antara kayu yang ada. Korban ditangani secara tradisional, cuma urut kampung,” terang Rikus.
BACA JUGA: Rumah di Kota Piring Ambruk Masuk Sungai, Penghuni Diungsikan
Pelabuhan Rewak, lanjutnya, merupakan pelabuhan utama masyarakat yang menghubungkan Kecamatan Jemaja dengan Kecamatan Jemaja Barat.
“Akses utama masyarakat, selain disini, warga tak bisa ke Jemaja maupun Jemaja Barat. Kita minta Pemerintah segera perbaiki dan bikin yang bagus biar kita nyaman lewatnya,” pinta Rikus.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Anambas, Nurullah menjelaskan pelabuhan kusik akan dibangun baru dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
“Walaupun belum selesa 100 persen penganggarannya, tapi nilai lumayan besar Rp 1,8 Miliar. Insya allah tahun depan,” ujar Nurullah saat dikonfirmasi.
Pembanginan pelabuhan ini masuk dalam kegiatan strategis daerah, sehingga pihaknya telah mengirimkan dokumen tender ke Inspektorat untuk di review.
“Setelah dari inspektorat, baru kita buka tender dini. Karena, kegiatan strategis daerah jadi bisa diadakan tender duluan. Bulan ini rencananya,” terang Nurullah.
Dampak dari tender dini diharapkan pembangunan pelabuhan Kusik bisa dibangun lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.
“Cepat dibangun, dan cepat juga selesai agar bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Nurullah. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Artikel Banyak Makan Korban, Dishub Anambas Bangun Ulang Pelabuhan Kusik Dengan Nilai Rp 1,8 Miliar pertama kali tampil pada Kepri.









