Senin, 22 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2366

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Dragon Kafe Batuaji

0
Bagus Harahap, korban penganiayaan di Batuaji. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos — Polsek Batuaji akhirnya berhasil menangkap pelaku penganiayaan terhadap Bagus Harahap dan Junedi Harahap yang terjadi di Dragon Kafe Batuaji pada Senin (24/2) lalu. Pelaku yang ditangkap adalah Karolus Kanobo alias Cobra. Ia diamankan di kawasan Komplek Pasar Melayu pada Senin pagi setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan mengakibatkan dua korban mengalami luka-luka akibat pengeroyokan.

Kapolsek Batuaji, AKP Bimo, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula ketika Bagus (22) datang dalam kondisi terluka menemui kakaknya, Junedi Harahap (34). Bagus mengaku bahwa ia dan teman-temannya telah dikeroyok oleh sekelompok orang di kafe tersebut. Mendengar hal itu, Junedi bersama adiknya langsung menuju lokasi kejadian dengan kendaraan terpisah untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut.

Setibanya di lokasi, Junedi berusaha mencari pelaku yang telah menganiaya adiknya. Salah satu orang yang berada di tempat kejadian adalah Karolus Kanobo. Saat Junedi menanyakan alasan pemukulan terhadap adiknya, terjadi adu mulut yang berujung pada perkelahian. Junedi sempat memukul pelaku sebanyak dua kali sebelum akhirnya ia dan Bagus dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga sebagai petugas keamanan kafe.

Akibat pengeroyokan tersebut, Junedi mengalami luka memar pada pelipis, kepala bengkak, serta punggung yang memar. Sementara itu, Bagus mengalami luka yang lebih serius, termasuk luka di wajah, punggung memar, serta cedera di lengan kiri akibat hantaman kayu broti. Ia juga mengalami luka sayatan akibat senjata tajam. Kejadian ini diduga dipicu oleh permintaan Bagus dan teman-temannya kepada petugas kafe untuk memutar musik DJ (house music), yang justru menimbulkan cekcok dengan beberapa pria yang mengaku sebagai petugas keamanan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Opsnal Polsek Batuaji segera melakukan penyelidikan. Pada pukul 10.54 WIB di hari yang sama, salah satu pelaku, Karolus Kanobo alias Cobra, berhasil diamankan di Komplek Pasar Melayu. Saat diinterogasi, ia mengakui perbuatannya. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu helai baju yang dikenakan korban saat kejadian.

Kapolsek Batuaji menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat. Kepolisian juga terus berupaya mencari pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan memastikan para pelaku mendapatkan hukuman sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin serta menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung pada konsekuensi hukum. Masyarakat diharapkan segera melaporkan jika mengalami kejadian serupa agar aparat dapat segera bertindak. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Dragon Kafe Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Haul Jama’, Tradisi Masyarakat Desa Sedamai Turun Temurun Dari Generasi Ke Generasi

0
Haul Jama’ atau Dzikir dan Doa Bersama seluruh masyarakat Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga di Masjid At-Taqwa, pada Senin (24/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Masyarakat Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga menggelar Haul Jama’ atau Dzikir dan Doa Bersama dipenghujung Rajab 1446 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 16.00 WIB hingga selesai, di Masjid At-Taqwa Dusun I RT 03 RW 01 Desa Sedamai pada Senin Sore (24/2).

Haul Jama’ atau Dzikir dan Doa Bersama ini merupakan sebuah tradisi turun temurun bagi masyarakat Desa Sedamai, Kabupaten Lingga yang rutin dilakukan pada setiap penghujung bulan Rajab setiap tahunnya.

Kepala Desa (Kades) Sedamai mengatakan tujuan dari Haul Jama’ atau dzikir dan Doa bersama ini bertujuan untuk mendoakan para pendahulu yang sudah dulu Allah SWT jemput untuk mengadap-Nya mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

BACA JUGA:Roby Hadiri Haul Akbar Shohibul Rotib di Kijang

“Kegiatan ini berupa Haul Jama’ atau Dzikir dan Doa Bersama dengan tujuan untuk mendoakan para nenek moyang kita, orang tua kita, keluarga serta seluruh umat muslim yang telah meninggal dunia agar mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan dilapangkan kuburnya serta diangkat siksa kuburnya,” ujar Encek Syarif saat diwawancarai pada Senin (24/2).

Encek Syarif menjelaskan, selain untuk Dzikir dan Doa Bersama, kegiatan ini juga merupakan sarana untuk bersilaturahmi sesama masyarakat untuk saling memaafkan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

“Selain Dzikir dan Doa Bersama, kegiatan ini juga menjadi wada untuk seluruh masyarakat saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan,” jelasnya.

Selanjutnya, Kades Sedamai menambahkan setelah selesai pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama seluruh jamaah yang hadir akan makan bersama dengan hidangan yang sudah disediakan dalam bingkai kebersamaan.

“Setelah pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama selesai, seluruh jamaah yang hadir akan disuguhkan dengan makanan yang sajikan menggunakan talam sehidang sebagai ciri khas dari masyarakat Melayu Kabupaten Lingga,” tambahnya Encek Syarif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk melestarikan budaya yang sudah diturunkan oleh nenek moyang kita dari generasi ke generasi dan juga mempererat kebersamaan sesama masyarakat. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Haul Jama’, Tradisi Masyarakat Desa Sedamai Turun Temurun Dari Generasi Ke Generasi pertama kali tampil pada Kepri.

Program Cek Kesehatan Gratis di Batam Capai 681 Pemeriksaan, Fokus pada Deteksi Dini Penyakit

0
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Batam terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Hingga 22 Februari 2025, jumlah pemeriksaan dalam program ini telah mencapai 681 pasien.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Meldasari, mengatakan bahwa pihaknya terus memperbarui data pemeriksaan setiap hari pada pukul 16.00 WIB. Dari total warga yang telah mengikuti program ini, kelompok usia 40-59 tahun menjadi yang paling banyak memanfaatkan layanan, dengan jumlah mencapai 254 pasien.

“Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut kemudian dicatat dalam Rapor Kesehatan yang tersedia di aplikasi Satu Sehat. Rapor ini hanya bisa diakses oleh pemeriksa, mirip dengan hasil laboratorium,” kata dia, Selasa (25/2).

Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang kurang baik, pasien akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau rumah sakit. Namun, apabila kondisi masih dapat ditangani di tingkat puskesmas, pasien biasanya langsung diberikan pengobatan.

Program CKG ini bersifat sebagai skrining kesehatan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai aspek kesehatan, termasuk deteksi awal penyakit tidak menular yang sering terjadi di masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, menyebut salah satu tujuan utama program ini adalah mendukung deteksi dini kanker serviks dan payudara. Ia menegaskan bahwa kanker merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan sejak dini guna meningkatkan peluang kesembuhan.

“Kini, warga yang berulang tahun bisa memanfaatkan program CKG untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Program ini tidak hanya memberikan pemeriksaan umum, tetapi juga layanan deteksi dini kanker, seperti kanker payudara dan serviks,” kata Didi.

Ia menambahkan, program CKG telah berjalan di seluruh puskesmas di Batam. Dengan tersebarnya layanan ini di 21 puskesmas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk deteksi dini penyakit.

Didi juga mengimbau warga Batam agar tidak ragu memeriksakan kesehatannya melalui program ini. Pemeriksaan secara rutin dapat membantu dalam pencegahan penyakit serta mendukung gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Dinkes Batam juga akan terus mengevaluasi program ini agar semakin efektif dalam menjangkau masyarakat luas. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Program Cek Kesehatan Gratis di Batam Capai 681 Pemeriksaan, Fokus pada Deteksi Dini Penyakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari Pertama Kerja, Deby Cek Ruangan Kerja Pegawai di Kantor Bupati Bintan

0
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti diskusi dengan Sekda Bintan, Ronny Kartika di kantor Bupati Bupati di Bintan Buyu, Senin (24/2/2025). F.Kiriman Andy untuk Batam Pos.

batampos– Hari pertama kerja, Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti langsung mengecek ruangan kerja pegawai Sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Bintan di kantor Bupati Bupati di Bintan Buyu, Senin (24/2/2025).

Kedatangan istri mantan Bupati Bintan, Apri Sujadi itu disambut Sekda Bintan, Ronny Kartika.

Deby Maryanti mengatakan, kehadirannya di hari pertama kerja sesuai arahan Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

“Saya diminta ngantor duluan,” ujarnya.

BACA JUGA: Gelar Apel Antisipasi Kejadian Bencana

Roby Kurniawan sendiri sedang mengikuti retret di Magelang hingga 28 Februari 2025.

Di hari pertama kerja, Deby langsung melakukan diskusi dengan Sekda Bintan, Ronny Kartika dan beberapa Asisten Setda Kabupaten Bintan.

Mereka membahas realisasi program-program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Selanjutnya, Deby mengecek dan mendatangi ruangan kerja pegawai Setdakab Bintan. Dia akrab berbincang dengan para ASN Bintan.

“Perkenalan dengan para pegawai sekalian melihat situasi kantor,” tuturnya didampingi anggota DPRD Bintan, Zulfajri dan Arif Jumana.

Beberapa agenda kerja akan dilakukan sebelum Deby kembali ke Magelang pada tanggal 27-28 Februari untuk mengikuti penutupan retret yang dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Hari Pertama Kerja, Deby Cek Ruangan Kerja Pegawai di Kantor Bupati Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Batam View Beach Resort Hadirkan 100 Hidangan dari 10 Negara untuk Iftar Ramadan

0

batampos – Ramadan 2025 di Batam View Beach Resort akan menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mengusung tema “Experience Asia Culinary Journey” dengan menyajikan lebih dari 100 hidangan khas dari 10 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, China, India, dan bahkan hidangan khas Eropa.

“Seluruh hidangan tersebut diracik dengan cita rasa autentik oleh Chef Ong Keng Siew, seorang profesional di bidang kuliner. Para tamu akan dimanjakan dengan beragam pilihan menu berbuka puasa yang menggugah selera, sembari menikmati suasana resort yang asri dan menenangkan,” kata General Manager Batam View Beach Resort, Andy Fong, pada Selasa (25/2).

Andy menyampaikan bahwa paket berbuka puasa ini tersedia dengan harga Rp 200 ribu per orang dewasa dan Rp 100 ribu untuk anak-anak.

“Paket iftar ini bisa dinikmati setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu sepanjang bulan Ramadan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Batam View Beach Resort juga menawarkan promo early bird bagi pelanggan yang melakukan pemesanan sebelum 28 Februari 2025. Setiap pembelian 12 paket berbuka untuk dewasa akan mendapatkan tambahan 12 paket gratis.

Sementara itu, setelah periode promo berakhir, pelanggan tetap bisa menikmati keuntungan. Untuk setiap pembelian 10 paket berbuka untuk dewasa, akan mendapatkan tambahan gratis 2 paket.

“Sebagai tambahan kejutan bagi pelanggan setia, Batam View Beach Resort juga menyediakan program undian berhadiah,” ujarnya.

Setiap pembelian paket berbuka akan memberikan kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik, termasuk 1 unit sepeda motor Honda Scoopy, 1 unit Honda Beat, serta berbagai doorprize lainnya.

“Pengundian hadiah akan dilakukan pada Hari Raya Idulfitri 2025. Dengan konsep kuliner Asia yang beragam, suasana resort yang nyaman, serta promo menarik, Batam View Beach Resort menawarkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa bagi masyarakat Batam dan sekitarnya,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Batam View Beach Resort Hadirkan 100 Hidangan dari 10 Negara untuk Iftar Ramadan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Diduga Gelapkan Gaji Pekerja, Pemborong di Bintan Diringkus

0
Kasus dugaan penggelapan uang gaji pekerja subkon masih ditangani penyidik di Polsek Bintan Utara di Tanjunguban. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Polisi meringkus seorang pemborong, Aji, atas dugaan penggelapan uang gaji pekerja subkon PT. Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman membenarkan bahwa pelaku telah diringkus dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang korban, Ichsan Maulana mengatakan bahwa bukan hanya dirinya tetapi beberapa pekerja lain juga menjadi korban.

BACA JUGA: Terungkap! Pasangan Suami Istri Jalankan Bisnis Haram Perdagangan Manusia, Modus Tawarkan Pekerjaan Bergaji Tinggi di Negeri Jiran

Mereka telah bekerja sesuai dengan perjanjian namun gaji mereka malah tidak dibayar setelah proyek selesai.

“Kita telah menanyakan kepada PT. CEM selaku kontraktor utama dan mereka menginformasikan bahwa uangnya sudah ditransfer kepada Aji,” kata dia.

Para pekerja juga sempat menghubungi Aji untuk menagih hak mereka, namun Aji tidak bisa dihubungi.

Akhirnya, mereka melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bintan Utara pada 16 Februari 2025. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Diduga Gelapkan Gaji Pekerja, Pemborong di Bintan Diringkus pertama kali tampil pada Kepri.

Resep Nasi Goreng Oat Gurih, Cocok untuk Sahur

0
Resep Nasi Goreng Oat yang Lezat dan Sehat. (YouTube Devina Hermawan)

batampos – Saat sahur, memilih menu yang praktis bergizi jadi tantangan.

Sehingga untuk mempermudah memilih menu sahur, sebaikmya menu sahur sudah direncanakan terlebih dulu.

Meski praktis, menu sahur harus tetap memenuhi standar nutrisi. Karena nutrisi saat sahur ini akan digunakan tubuh sebagai energi saat berpuasa.

Baca juga: Hyundai Perkenalkan Program Terbaru “Hyundai Jamin” dengan Cakupan Lebih Luas dan Manfaat Menarik

Salah satu pilihan menu hidangan sehat yang cocok dikonsumsi pada saat sahur yaitu nasi goreng oat.

Tak hanya memiliki cita rasa yang lezat, hidangan nasi goreng oat ini memiliki banyak nutrisi, seperti kaya akan serat dan rendah kalori.

Sehingga menjadikan hidangan nasi goreng oat sebagai alternatif menu nasi goreng yang sehat dan mengenyangkan.

Dilansir dari akun You Tube Devina Hermawan pada Senin (24/2), berikut ini merupakan resep nasi goreng oat yang gurih dan sehat.

Bahan-bahan untuk membuat nasi goreng oat:
– 70 gram Quaker Rolled Oats
– 3 butir telur
– 120 gram nasi beras merah

Baca juga: 5 Hotel Aston di Batam Hadirkan Pengalaman Berbuka Puasa Istimewa

Bumbu halus:
– 4 siung bawang merah yang sudah dipotong
– 3 siung bawang putih yang sudah dipotong
– 2 butir kemiri
– Minyak biji anggur secukupnya

Bahan isian:
– 1 batang daun bawang yang sudah diiris
– 5 buah bakso sapi yang sudah diiris
– 1 sdm kecap manis
– ½ sdm kecap ikan
– 1 sdm saus tiram
– 1 buah pakcoy yang sudah dipotong
– 2 buah cabai merah yang sudah diiris
– Merica sesuai selera

Baca juga: Batam Marriott Hotel Harbour Bay Sajikan Menu Berbuka Puasa Kolaborasi Tiga Chef

Cara untuk membuat nasi goreng oat:
1. Campurkan Quaker Rolled Oats dengan telur dan aduk hingga merata. Lalu tutup dengan plastic wrap dan diamkan selama 45 – 60 menit
2. Masukkan bawang putih, bawang merah, kemiri, dan minyak ke dalam blender. Lalu blender semua bahan hingga halus
3. Tumis bumbu halus hingga wangi dan masukkan rolled oats, aduk merata hingga kering
4. Masukkan daun bawang bagian batang dan bakso. Lalu aduk hingga merata
5. Tambahkan kecap ikan, kecap manis, saus tiram, dan nasi. Aduk hingga merata 6. Kemudian, tambahkan dengan merica, cabai merah, pakcoy, dan sisa daun bawang. Lalu aduk hingga merata
7. Pindahkan nasi goreng oat ke dalam wadah. Nasi goreng oat siap disajikan.

Selamat mencoba. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Resep Nasi Goreng Oat Gurih, Cocok untuk Sahur pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemerintah Upayakan Diskon Tiket Pesawat Lebih dari 10 Persen saat Momen Mudik Lebaran

0
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus memimpin rapat koordinasi kesiapan Ramadhan dan Idul Fitri 2025. (Kemenko Polkam)

batampos – Pemerintah bekerja keras untuk memastikan seluruh angkutan lebaran tahun ini beroperasi secara optimal. Sehingga masyarakat yang mudik menggunakan transportasi umum mendapat pelayanan terbaik. Termasuk dengan memberikan diskon untuk tiket pesawat dan tarif tol.

Usai rapat koordinasi kesiapan Ramadhan dan Idul Fitri 2025 pada Senin malam (24/2), Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan bahwa tiket kereta api untuk mudik tahun ini sudah ludes terjual.

”Yang menarik juga kereta api ternyata kursi yang disiapkan sudah terjual habis. Padahal masih lama lebaran ini,” kata dia.

Khusus untuk tiket pesawat, Lodewijk menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengupayakan agar diskon yang diterima oleh masyarakat lebih besar dari Natal dan tahun baru atau Nataru. Mereka ingin, diskon tiket pesawat untuk arus mudik dan balik di atas 10 persen.

”Diskon tiket pesawat itu berdampak kepada fuel recharge tentunya, kemudian parking fee yang lebih murah. Sehingga dengan demikian tentunya tidak ada alasan dari airline tidak menurunkan harga tiket,” jelasnya.

Lodewijk menjelaskan, pihaknya mengupayakan agar penurunan harga tiket pesawat untuk arus mudik dan balik bisa lebih besar dari sebelumnya. ”Masih dikoordinasikan seberapa besar penurunan dari tiket (pesawat). Kalau waktu Nataru itu 10 persen, kami harapkan mungkin lebih dari 10 persen,” terang dia.

Diskon lain yang sedang disiapkan oleh pemerintah adalah tarif tol. Lodewijk menyebut, diskon tarif tol selama musim mudik dan balik bisa mencapai 20 persen. Pemerintah berharap kebijakan itu bisa dinikmati dan membuat perjalanan mudik masyarakat terasa lebih nyaman.

”Yang sudah pasti untuk tol, itu mendapat diskon sebesar 20 persen. Itu cukup besar. Sehingga diharapkan semuanya itu memberikan kelancaran dalam proses arus mudik,” ujarnya. (*)

Artikel Pemerintah Upayakan Diskon Tiket Pesawat Lebih dari 10 Persen saat Momen Mudik Lebaran pertama kali tampil pada News.

Bandi Sebut Dipailitkan oleh Kakak Kandungnya Karena Masalah Keluarga

0
Bandi, pengusaha dan salah satu pemilik PT. Panca Rasa Pratama, Senin (24/2). F. Penasihat hukum untuk BATAM POS

batampos– Pengusaha asal Kota Tanjungpinang, Kepri bernama Bandi dinyatakan mengalami kebangkrutan atau kepailitan, berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Medan beberapa waktu lalu. Pailit Bandi, diklaim sama sekali tidak mempengaruhi PT. Panca Rasa Pratama, sebuah perusahaan teh bermerk Prendjak.

Penasihat Hukum Bandi, Jun Fi dan Karmin pun akan melakukan upaya kasasi terhadap putusan Pengadilan Negeri Medan Kelas IA Khusus, atas perkara nomor: 23/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Mdn tersebut.

Sebab, putusan tersebut dinilai terdapat kejanggalan. Termasuk utang yang menjadi dasar PKPU hanya berasal dari satu kreditor, yakni Irman, yang merupakan kakak kandungnya sendiri. Irman juga diklaim masih memegang tiga sertifikat milik Bandi yang seharusnya dikembalikan sejak 2018.

BACA JUGA: DPRD Kepri Tunggu Kontribusi Masif Perseroda ke PAD Kepri

“Secara pribadi kliennya pailit. Harusnya perkara itu ditangani secara perdata bukan perniagaan PKPU,” tegas Jun Fi kepada wartawan, di Tanjungpinang, Senin (24/2).

Jun Fi menerangkan, awalnya Irman selaku kreditor, melakukan peralihan penundaan pembelian hutang terhadap pemohon Arief dan Luki melalui mekanisme cessie. Namun, tagihan penundaan hutang cessie dari pemohon itu, dibebankan oleh Irman kepada adiknya Bandi.

Keterangan itu, diakui oleh kreditor dan debitor dalam sidang Niaga Medan, kemarin. Tidak hanya itu, ada tiga sertifikat lahan milik Bandi atas nama perusahaan yang dipegang oleh kakak pertamanya Irman itu. Yakni, sertifikat tanah Wihara Maha Giri Buddha, Jalan Cendrawasi, Kota Tanjungpinang.

“Sertifikat milik Bandi itu tertera dalam notulen rapat kakak beradik nomor: 430 pada tanggal 26 November 2026. Irman berjanji akan kembalikan, tapi sampai hari ini tak kunjung diberikan ke Bandi,” tambahnya.

Malah kakak kandungnya itu, sambung Jun Fi, menganggap tiga sertifikat tersebut sebagai jaminan hutang adiknya Bandi, dengan nilai appraisal mencapai Rp45 miliar. Angka itu melebihi nilai hutang yang dianggap Irman.

“Sementara saksi Heri Yeo dari pihak Irman mengakui kepemilikan sertifikat dan hutang yang dibebankan ke Bandi itu. Bagaimana mungkin hutang jaminan itu dapat disidangkan PKPU,” tambahnya.

Selanjutnya, sisa hutang kliennya telah dibayarkan oleh adik kandungnya, Djoni dan Vincent kepada Irman, dengan cara kompensasi. Bukti berita acara pembayarannya telah ditandatangani oleh kakaknya pada tahun 2018.

“Tapi si kakak Irman tidak mengakuinya, dan malah PN Niaga Medan menolaknya dalam sidang,” sebut Jun Fi.

Ia menjelaskan, kejanggalan lain adalah adanya pembayaran utang oleh adik-adik mereka, Djoni dan Vincent, kepada Irman pada 2018, yang kemudian diabaikan dalam persidangan. Dalam notulen rapat tertanggal 26 November 2016 yang dihadiri keluarga besar Irman dan Bandi untuk menyelesaikan permasalahan pembagian Harta Bersama yang akan dipisahkan.

Dalam rapat tersebut rapat harus segera diakhiri dikarenakan kondisi orang tua Bandi dan Irman sedang sakit keras, hingga kesepakatan yang terjadi baru sampai pihak Irman saja belum ada lanjutan pembahasan pihak Bandi dan adik-adiknya.

“Dalam rapat itu ada beberapa utang perseroan, utang adik-adik Irman dan Bandi yang ternyata diakumulasikan utang tersebut oleh Irman terhadap Bandi sehingga menurut notulen rapat Bandi harus menanggung utang perseroan yang sahamnya merupakan saham bersama yaitu Irman, Bandi dan adik-adiknya,” katanya.

Selain itu ada utang dari adik Bandi lainnya dan utang anaknya Bandi saat masih bekerja di perusahaanya Irman yang sebenarnya sesuai janji Irman itu harusnya menjadi fasilitas dari perusahaan, semua itu dihitung dan dibebankan kepada Bandi oleh Irman sehingga utang Bandi menjadi menumpuk senilai $ 2.284.531 dan Rp8.130.315.000.

“Meskipun sudah mencicil lebih dari Rp3,6 miliar dan SGD 1 juta, Pak Bandi menghentikan pembayaran karena haknya sendiri belum dibahas,” katanya.

Selain itu ada dugaan upaya paksa agar Bandi dinyatakan pailit melalui pembagian utang kepada dua orang tambahan agar memenuhi syarat PKPU, meskipun utang tersebut berasal dari satu kreditor, Irman. Bandi digugat PKPU dari dua orang Cassie tersebut hingga masuk juga kreditor tambahan atas nama Irman dengan memasukan bunga utang dalam PKPU senilai Rp18 miliar.

“Sampai saat ini tidak diketahui bagaimana cara hitung bunga tersebut di mana hutang itu asalnya menggunakan rupiah dan dolar Singapura dan kreditor dari utang bunga pun kenapa bisa diterima Tim Pengurus PKPU dan dan Hakim Pengawas hingga Bandi diputus Pailit oleh PN Medan,” ujarnya.

Padahal sejak awal sidang PKPU semua bukti dan saksi dihadirkan baik dalam verifikasi utang dan persidangan namun tidak ada yang ditanggapi, kecuali awal hutang yang berasal dari Rapat 2016 dan sudah dilakukan pembayaran sebanyak 8 kali dengan rupiah dan dolar Singapura.

“Padahal awalnya ini pun tidak ditanggapi karena yang dianggap utang Bandi pada PKPU ini berasal dari dua Cassie senilai Rp17 miliar. Utang yang awalnya Rp17 miliar tiba-tiba bertambah dengan bunga hingga Rp18 miliar tanpa perhitungan yang jelas,” ujarnya.

Ia menuturkan, pada 17 Februari 2025, tim kurator telah mendata aset pribadi Bandi yang bernilai lebih dari Rp 100 miliar, menunjukkan bahwa ia sebenarnya mampu membayar utangnya.

“Semua masuk dalam laporan pajak pribadinya, makin jelas jika Bandi bukan dalam keadaan tidak mampu hingga diputus Pailit melalui PKPU,” pungkasnya.

Kuasa hukum menilai, kasus ini lebih bersifat perdata dan bisa menjadi bagian dari rangkaian upaya untuk mempailitkan Bandi. “Pak Bandi yang dikenal taat pajak, menduga ada pihak-pihak yang melakukan pengemplangan pajak dalam kasus ini. Tim hukumnya berencana melaporkan temuan mereka ke Direktorat Jenderal Pajak,” pungkasnya. (*)

Roporter: M Ismail

Artikel Bandi Sebut Dipailitkan oleh Kakak Kandungnya Karena Masalah Keluarga pertama kali tampil pada Kepri.

Wakil Bupati Lingga Pimpin Apel Perdana Bersama OPD Kecamatan Singkep

0
Wakil Bupati Lingga Memimpin Apel Perdana di Gedung Nasional Dabo Singkep Kabupaten Lingga, Senin (24/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Wakil Bupati Lingga, Ir. Novrizal, ST. M.IP., pimpin apel Senin pagi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kecamatan Singkep yang bertempat di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga pada Senin (24/2).

Ini merupakan Apel Perdana yang Ia pimpin setelah resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Lingga usai dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada 20 Februari yang lalu.

Apel ini merupakan momen yang sangat penting bagi Novrizal untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah kedepannya.

BACA JUGA: KSOP Gelar Apel Siaga Angkutan Laut

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lingga menekankan pentingnya disiplin, kerja sama, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintahan. Dirinya mengajak kepada seluruh instansi pemerintahan untuk meningkatkan kualitas kerja dalam upaya memewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Lingga.

“saya mengajak kepada kita semua untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, dan terus berinovasi untuk kemajuan Lingga kedepannya,” ujar Novrizal, Senin (24/2)

Selanjutnya, Novrizal menegaskan untuk instansi pemerintah yang berada di wilayah kerja Pemkab Lingga untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal terutama dibidang, pendidikan dan kesehatan.

“Kami mengajak kepada seluruh OPD yang berada di Instansi pemerintahan kabupaten lingga, walaupun saat ini kita mengalami efesiensi anggaran, namun kita harus tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat terutama dibidang pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Selain peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, Wakil Bupati Lingga menyampaikan untuk pembangunan infrastruktur Pemkab boleh mengajukan kerjasama dengan pihak swasta tanpa harus selalu berharap dengan guyuran dana dari pusat.

“Adapun untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten lingga, Pemkab Lingga boleh mangajukan kerjasama dengan pihak swasta untuk melakukan pembangunan infrastruktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tambah Novrizal.

Kami berharap kedepannya, kita semua dapat bersinergi untuk menjadikan Kabupaten Lingga semakin maju dan berdaya saing untuk kedepannya dan masyarakat kabupaten lingga mendapatkan kesejahteraan sebagaimana mestinya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Wakil Bupati Lingga Pimpin Apel Perdana Bersama OPD Kecamatan Singkep pertama kali tampil pada Kepri.