Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 2366

Inilah Rekomendasi Motor Viar Terbaik di Tahun 2024

0

Motor Viar merupakan kendaraan yang dibuat oleh dalam negeri. Bisa dikatakan, brand ini terus memberikan inovasi dan kualitas terbaik untuk masyarakat. Hal itu tercermin dengan adanya Motor Viar terbaik pada tahun 2024 ini.

Untuk kamu yang ingin mencoba motor Viar, simak beberapa rekomendasinya sebagai berikut.

1. Viar Q1
Rekomendasi pertama ada Viar Q1. Bisa dikatakan, ini adalah motor listrik yang dirancang untuk mobilitas ramah lingkungan. Motor satu ini sudah dilengkapi teknologi baterai lithium-ion dengan kapasitas maksimal 2 kWh. Hal ini memungkinkan daya jelajah hingga 60 km dalam satu pengisian penuh.

Pengisian dayanya membutuhkan waktu 4–5 jam sehingga sangat praktis untuk kebutuhan harian. Motor ini juga mendukung penggunaan dua baterai. Hal itu memberikan fleksibilitas bagi pengendara yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh. Dengan desain yang modern, Viar Q1 cocok untuk penggunaan di perkotaan.

2. Viar Cross X 200 GT
Selanjutnya ada Viar Cross X 200 GT yang bisa dicoba untuk pecinta motor trail. Motor Viar Cross X 200 GT menawarkan performa tangguh pada berbagai medan. Terdapat mesin 4-tak berkapasitas 200 cc dengan transmisi manual 5-percepatan. Hal ini memberikan akselerasi yang responsif.

Suspensinya menggunakan model teleskopik di depan dan mono-shock di belakang. Kondisi itu mampu menyerap guncangan dengan baik saat melewati medan berat. Dengan rangka kokoh dan ban off-road, motor ini menjadi pilihan ideal bagi penggemar aktivitas petualangan.

3. Viar Vintech 200
Untuk kamu yang menyukai gaya retro klasik dan memikat, maka bisa memilih Viar Vintech 200. Motor ini juga dipadukan dengan teknologi modern. Untuk mesinya sudah memakai 200 cc dengan sistem pendingin udara. Efeknya mampu memberikan tenaga cukup untuk perjalanan jarak jauh.

Desainnya terinspirasi dari motor klasik. Bahkan, lengkap dengan lampu bulat dan tangki bahan bakar berbentuk elegan. Vintech 200 sangat cocok untuk pengendara yang mengutamakan gaya tanpa mengesampingkan performa.

4. Viar Cross X 150
Selanjutya, ada motor trail lagi yang bernama Viar Cross X 150. Bisa dikatakan, ini adalah motor trail entry-level yang ideal untuk pemula. Motor ini dilengkapi mesin 150 cc yang cukup bertenaga untuk melewati medan ringan hingga menengah.

Dengan berat yang ringan dan suspensi teleskopik, motor ini mudah dikendalikan, bahkan di jalur yang penuh tantangan. Harga motor viar terbaru sangat terjangkau menjadikannya pilihan favorit bagi para pengendara muda atau mereka yang baru mencoba motor trail.

5. Viar Q1 Advance
Viar Q1 Advance adalah pembaruan dari Viar Q1 yang di bahas sebelumnya. Motor ini mempunyai peningkatan kapasitas baterai dan efisiensi daya. Motor listrik Viar ini mampu menempuh jarak lebih jauh dengan desain tetap kompak dan ringan.
Pengisian daya yang cepat serta sistem kontrol pintar memberikan pengalaman berkendara lebih efisien dan nyaman. Q1 Advance merupakan pilihan utama untuk mobilitas perkotaan yang modern dan ramah lingkungan.

6. Viar EV1
Terakhir ada Viar EV1 yang termasuk pada motor atau skuter listrik. Bisa dikatakan, skuter listrik ini hadir dengan perpaduan sempurna antara desain klasik dan teknologi modern. Motor Viar ini sudah dilengkapi dengan baterai 72V 22,3Ah. Hal itu membuat EV1 mampu menempuh jarak hingga 80 km dalam sekali pengisian daya.

Motor ini juga memiliki fitur unggulan yang canggih. Contohnya tombol answer back saat parkir, Alarm Security System, Lampu LED DRL, 3 mode riding, serta punya bagasi lebih luas.(*)

Artikel Inilah Rekomendasi Motor Viar Terbaik di Tahun 2024 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polri Disebut Terlibat Pemilu dan Rekayasa Kasus Sambo

0
Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri menunjukan surat suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di TPS 024 Kebagusan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menduga bahwa institusi Polri belakangan ini melakukan rekayasa hukum. Megawati menyinggung penanganan kasus mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang membunuh ajudannya, Brigadir J.

Ia pun menyebut, Polri terlibat secara institusi dalam agenda Pemilu. “Polri dari berbagai laporan yang ada sampai terlibat secara institusional dalam pemilu, dan terbukti telah melakulan rekayasa hukum sebagaimana tercermin dalam kasus Sambo,” kata Megawati di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (12/12).

“Kasus Sambo, saya kan udah curiga. Gila deh. Saya tahu forensik, makanya kan aneh toh yo, kok Bu Mega tahu forensik lah, opo lah opo,” sambungnya.

Ia sejak awal menduga ada rekayasa dalam pengusutan kasus pembunuhan yang didalangi Ferdy Sambo. Megawati pun mengaku langsung bertanya kepada orang di Kepolisian.

“Saya bilang ini pasti ada pemalsuan. Saya bertanya pada waktu itu orang Polri suruh saya nanya gini, betulkah katanya ada pelecehan? Harusnya forensiknya ada. mana?” pungkas Megawati. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Polri Disebut Terlibat Pemilu dan Rekayasa Kasus Sambo pertama kali tampil pada News.

Sebut Transmigran Sebagai Patriot, AHY Ajak Putra-Putri Bangsa Untuk Berperan Serta

0
Agus Harimurti Yudhoyono

batampos – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyebut para transmigran sebagai patriot. AHY mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk ikut membangun kawasan-kawasan transmigrasi sebagai pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di seluruh Indonesia.

Ajakan ini disampaikan AHY saat menjadi Inspektur Upacara memperingati Hari Bakti Transmigrasi ke-74, di halaman kantor Kementerian Transmigrasi di Kalibata, Jakarta Selatan (12/12).

“Kita berharap putra putri terbaik (bangsa) yang sudah mengenyam pendidikan (dan) pelatihan di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun di luar negeri untuk menjadi motor penggerak transmigrasi dan ekonomi di daerah masing-masing,” ajak AHY di depan ratusan pegawai Kementerian Transmigrasi yang berjajar rapi.

Dengan demikian diharapkan ada peningkatan kualitas kehidupan transmigran dan program transmigrasi bisa menghadirkan pusat-pusat ekonomi baru nantinya

“Ini pendekatan baru atau paradigma yang harus kita kembangkan. Jadi, bukan pada kuantitas perpindahan masyarakat dari satu daerah ke daerah yang lain, tetapi bagaimana kualitas kehidupan itu bisa segera kita tingkatkan, baik yang datang dari suatu lokasi maupun yang sudah berada dalam lokasi tersebut. Di sinilah kita berharap ada penguatan aspek sumber daya manusianya,” ujar AHY.

Menko AHY juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menganggap para transmigran sebagai patriot, karena peran mereka dalam membangun ketahanan pangan, air dan energi.

Untuk memperkuat peran itu, program transmigrasi akan diintegrasikan dengan program Komponen Cadangan (Komcad), sebagai salah satu elemen bela negara yang disahkan undang-undang.

“Kita tahu menjaga kedaulatan negara sebesar Indonesia dengan karakteristik kepulauan dan demografi yang beragam dibutuhkan patriot-patriot yang juga mengalami pelatihan, pendidikan karakter yang unggul dan juga nasionalisme yang sangat baik,” ujar AHY.

Sebagai Menteri Koordinator, AHY menegaskan peran Kementerian Transmigrasi untuk mengorkestrasi pembangunan kewilayahan.

AHY mendorong Kementerian Transmigrasi bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian- dan Lembaga-lembaga negara lain, terutama yang berada dibawah koordinasinya, maupun Kementerian, Lembaga Negara dan Pemerintah-pemerintah daerah maupun Badan-badan usaha.

Kerjasama lintas sektoral itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Infrastruktur, perumahan dan konektivitas di kawasan-kawasan transmigrasi, tanpa perlu meminta tambahan anggaran khusus pada pemerintah.

Hadir dalam Upacara HBT ke-74, Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Sekjen Danton Ginting dan Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Transmigrasi.

Selain itu juga dihadirkan para Senior Transmigrasi yaitu Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Indonesia periode 1993-1998 Siswono Yudho Husodo, Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Indonesia periode 1998-1999: Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia periode 2005-2009 Erman Suparno dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Transmigrasi Indonesia periode 2016-2019 Eko Putro Sandjojo. (*)

 

Artikel Sebut Transmigran Sebagai Patriot, AHY Ajak Putra-Putri Bangsa Untuk Berperan Serta pertama kali tampil pada News.

Rute Penerbangan Bertambah, Minat Masyarakat Bepergian Meningkat

0
Ilustrasi. Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

batampos – Bandara Internasional Hang Nadim Batam bersiap menghadapi lonjakan arus penumpang selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. PT Bandara Internasional Batam (BIB), memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang dibandingkan hari biasa, mencakup rute domestik dan internasional.

“Saat ini, bandara melayani sekitar 11.500 penumpang per hari dengan 95 penerbangan. Proyeksi ini lebih tinggi dibandingkan peningkatan pada periode Nataru sebelumnya yang hanya mencapai 2 persen saja,” kata Direktur Operasi PT BIB, Nugroho Jati, Kamis (12/12).

Prediksi lonjakan ini didorong oleh bertambahnya rute penerbangan serta meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian. “Hal ini termasuk penumpang jalur internasional,” ujarnya.

Nugroho menyebutkan beberapa faktor yang mendorong lonjakan jumlah penumpang, yaitu penambahan rute penerbangan. Bandara Hang Nadim telah membuka sejumlah rute baru, baik domestik maupun internasional. Tingginya minat masyarakat untuk bepergian juga menjadi pendorong utama.

“Ketersediaan penerbangan dengan rute baru, baik domestik maupun luar negeri, menjadi salah satu faktor utama peningkatan arus penumpang,” kata Nugroho.

Dalam rangka persiapan menghadapi momen Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), telah menggelar rapat untuk memastikan kesiapan pelayanan transportasi.

Rudi menyampaikan, bahwa, baik operator pelabuhan maupun Bandara Hang Nadim telah siap menghadapi lonjakan penumpang.

“Sampai saat ini, belum ada penambahan pesawat. Namun, jika mendekati hari H terjadi lonjakan penumpang, kami akan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight),” ujar Rudi.

Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Bandara Internasional Hang Nadim optimis dapat memberikan pelayanan optimal bagi penumpang selama periode libur akhir tahun. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Rute Penerbangan Bertambah, Minat Masyarakat Bepergian Meningkat pertama kali tampil pada Metropolis.

40 Ribu Benih Ikan Kerapu Cantang Ditabur di Bintan

0
Bupati Roby menabur benih ikan dalam kunjungan ke Mantang, Selasa (10/12/2024). F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.

batampos– Tujuh Kelompok Pembudidaya Ikan dan satu Koperasi Perikanan di Mantang, Bintan mendapat bantuan perikanan.

Bantuan diserahkan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam kunjungan kerja ke Mantang, Kecamatan Mantang, Selasa (10/12/2024).

Bantuan berupa 40.000 ekor benih ikan kerapu cantang, 660 Kg pakan (pellet) dan 1.500 ekor benih teripang beserta pakannya.

BACA JUGA: Dorong Produksi Perikanan Lokal, Ronny Tebar 1.200 Benih Ikan Kerapu Cantang di Desa Kelong

Roby Kurniawan menyampaikan, bantuan yang diberikan diharapkan bisa meningkatkan hasil produksi perikanan dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kita ingin bantuan yang diberikan bermanfaat dan dikelola dengan baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” katanya.

Roby mengatakan, Bintan memiliki potensi perikanan yang sangat besar dan harus mendapat dukungan dari semua pihak.

Karena itu, dia meminta masyarakat aktif dalam perikanan budidaya maupun tangkap.

“Juga jangan patah semangat. Kita punya alam yang kaya, tinggal bagaimana kita mengelola anugerah ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 40 Ribu Benih Ikan Kerapu Cantang Ditabur di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Lindungi Spesies Orangutan, AS dan Indonesia Adakan Kerjasama

0

batampos – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) melalui Badan Pembangunan Internasional (USAID) mengadakan kerjasama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (RI) terkait perlindungan spesies orangutan. Kerjasama ini diadakan melalui Simposium Orangutan: Mendorong Upaya Konservasi Orangutan di Indonesia” di Jakarta, Selasa (10/12/2024) lalu.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., dan Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen dalam Simposium dan Lokakarya Orangutan: Mendorong Upaya Konservasi Orangutan di Indonesia. F USAID untuk Batam Pos

“Upaya kolaboratif ini kami adakan, untuk melindungi spesies orangutan dan habitatnya di Indonesia,” ujar Direktur Misi USAID Indonesia, Jeff Cohen, kemarin.

Cohen menyebutkan, AS berkomitmen melindungi spesies orangutan sebagai hewan ikonik asli Indonesi, melalui kemitraan yang kuat. “Melalui ini, kami mendorong mitra sektor swasta, masyarakat sipil, dan organisasi nonpemerintah untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam menjaga populasi orangutan dan habitatnya,” ujar Cohen.

BACA JUGA:
USAID Tambah Investasi 10 Juta Dolar untuk Sanitasi Air di Indonesia

Simposium ini merupakan langkah penting dalam komitmen USAID mendukung Rencana Operasional FOLU Net Sink 2030 pemerintah Indonesia, yang mencakup konservasi orangutan. Sejak 2001, Amerika Serikat telah menginvestasikan lebih dari 50 juta dolar AS melalui USAID untuk melindungi orangutan Indonesia dan habitatnya, sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas terhadap pengelolaan sumber daya alam. Kemitraan AS dengan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk melestarikan dan melindungi hutan tropis Indonesia telah melindungi 6,5 juta hektar habitat orangutan.

Indonesia adalah rumah bagi populasi primata paling beragam di dunia, dengan 70 persen spesies primata yang terancam punah. Tiga di antaranya adalah spesies orangutan asli Indonesia: Pongo abelii (orangutan Sumatera), Pongo tapanuliensis (orangutan Tapanuli), dan Pongo pygmaeus (orangutan Kalimantan) dengan perkiraan jumlah populasi 70.000 satwa.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, yang memiliki berbagai habitat, ekosistem, dan spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Keanekaragaman hayati yang kaya ini menghadapi ancaman yang semakin meningkat dari praktik tidak berkelanjutan dan perdagangan satwa liar ilegal.

“Pendekatan kolaboratif sangat penting dalam melindungi keanekaragaman hayati Indonesia, yang juga akan berkontribusi pada pengurangan perdagangan satwa liar,” kata Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Kementerian Kehutanan.

Dia juga menambahkan, lewat simposium ini, pihaknya dapat mengidentifikasi insentif inovatif untuk mendorong dan mengimplementasikan strategi konkret untuk melindungi orangutan dan spesies dilindungi lainnya.”

Keberhasilan konservasi orangutan di Indonesia membutuhkan kolaborasi aktif antara bisnis swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat, terutama yang berlokasi di dekat kawasan hutan.

BACA INI JUGA:
USAID Undang Santri Indonesia ke AS Melalui Global Santri Fest 2024

Prof. Jatna Supriatna, Profesor Biologi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, dan pakar satwa liar serta ahli biologi konservasi terkemuka, menekankan pentingnya kolaborasi akar rumput untuk melindungi habitat orangutan melalui pengembangan ekowisata sebagai contoh insentif inovatif. “Pengembangan pariwisata berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar kawasan hutan tidak hanya akan berkontribusi pada perlindungan habitat orangutan tetapi juga memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” kata Prof. Jatna Supriatna.

Melalui USAID, Amerika Serikat terus bermitra dengan Indonesia dalam konservasi orangutan. USAID saat ini mendukung berbagai inisiatif konservasi, termasuk pengelolaan koridor orangutan, survei populasi dan habitat, pelestarian dan pemulihan habitat, serta mobilisasi investasi sektor swasta.

Acara ini menghadirkan para pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, akademisi, dan organisasi yang bergerak di bidang konservasi keanekaragaman hayati untuk memajukan strategi konservasi orangutan. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Lindungi Spesies Orangutan, AS dan Indonesia Adakan Kerjasama pertama kali tampil pada News.

Sri Mulyani: Penerapan PPN 12% Dengarkan Aspirasi Masyarakat

0
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersiap memberikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
F. Salman Toyibi/Jawa Pos

batampos – Sejumlah barang dipastikan tidak akan terkena dampak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen pada tahun depan. Menteri Keuangan Sri Mulya-ni Indrawati memastikan, penerapan tarif baru PPN akan mengedepankan asas keadilan.

”Kebijakan sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang mengamanatkan PPN 12 persen, dengan tetap menjalankan asas keadilan dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujarnya pada konferensi pers APBN Kita di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (11/12).

Ani, sapaan akrab Menkeu, menjelaskan bahwa penetapan kenaikan tarif PPN 12 persen masih difinalisasi. Nanti, detail teknis diumumkan bersama dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menkeu memerinci, sejumlah barang dipastikan tidak akan terdampak kenaikan PPN 12 persen karena tidak dikenai pajak pertambahan nilai alias PPN nol persen. ”Kenyataannya, banyak barang dan jasa, termasuk barang kebutuhan pokok seperti beras, daging, ikan, telur, sayur, susu segar, gula konsumsi, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, jasa tenaga kerja, jasa keua-ngan, jasa asuransi, buku, vaksinasi, rumah sederhana dan rusunami, serta pemakai-an listrik dan air. Semuanya tidak dikenai PPN (PPN 0 persen),” bebernya.

Jika diperkirakan, nilai barang dan jasa yang tidak dipungut PPN tahun ini mencapai Rp231 triliun. Ani memastikan, hal serupa diterapkan pada 2025. ”Kami memperkirakan pembebasan PPN pada tahun depan mencapai Rp265,6 triliun,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut bendahara negara itu, pemerintah menggulirkan wacana kenaikan PPN 12 persen hanya akan diberlakukan untuk barang-barang mewah, yang notabene dikonsumsi kalangan menengah ke atas. Pemerintah tengah menghitung dan menyiapkan detail terkait pengenaan PPN 12 persen yang hanya diterapkan pada barang-barang mewah itu.

”Saya ulangi, barang-barang yang tidak terkena PPN tetap akan dipertahankan. Tetapi, PPN 12 persen akan diberlakukan hanya untuk barang-barang yang dianggap mewah,” tutur Menkeu.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, kenaikan PPN 12 persen bakal dikenakan terhadap barang-barang yang ditetapkan sebagai barang mewah serta yang sudah dikenai PPnBM.

Pemerintah, lanjut Susiwijono, tengah memfinalisasi pemberian sejumlah insentif fiskal untuk mengompensasi tarif baru.

Dia menyebutkan, insentif itu adalah PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) untuk pembelian mobil listrik dan PPN DTP untuk sektor properti. ”Kan sedang dikaji untuk mem-balance dampaknya PPN 12 persen. Kita memberikan usulan beberapa skema insentif fiskal, khususnya PPN DTP dan PPnBM DTP. Lagi difinalisasi angka-angkanya,” paparnya. (*)

Artikel Sri Mulyani: Penerapan PPN 12% Dengarkan Aspirasi Masyarakat pertama kali tampil pada News.

Membuka Peluang Ekspor UMKM melalui Business Matching di Johor Bahru

0
Rombongan Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) Batam saat di Johor Bahru

batampos – Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) kembali menyelenggarakan kegiatan Lateral Thinking & Business Matching pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2024 yang bertempat di Johor Bahru, Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani UKM Indonesia agar mendapatkan peluang ekspor dan wawasan tentang produk di negara tetangga, Malaysia.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara AEC, Rumah BUMN Batam, PT Danareksa (Persero), dan KJRI Johor Bahru, Malaysia. UKM yang ikut serta dalam program ini adalah mitra binaan UMKM terpilih holding BUMN Danareksa yang berasal dari berbagai penjuru tanah air, antara lain UMKM mitra binaan Danareksa, KBN, Nindya Karya, JIEP, SIER, serta PPA. Selain binaan Holding BUMN Danareksa, terdapat juga UMKM binaan PT Bukit Asam yang turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan Lateral Thinking dan Business Matching ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar mengetahui secara langsung peluang-peluang ekspor. UMKM dipertemukan dengan calon mitra di Malaysia, mempresentasikan produk mereka, dan menjajaki peluang ekspor. Business matching dilakukan di KJRI Johor Bahru dengan menghadirkan belasan calon mitra pembeli. Selain itu, business matching juga dilakukan dengan manajemen Hala Valet, sebuah ritel makanan UKM di mall Angsana Johor Bahru, yang tertarik dengan beberapa produk UKM.

Selain itu, para peserta juga melakukan kunjungan ke lokasi usaha pelaku UKM di Johor Bahru, yaitu Big Food Industries Bhd, yang memproduksi kue kapit (kue semprong) dengan inovasi tambahan seperti coklat, keju, dan kelapa.

Direktur Eksekutif Al Ahmadi Entrepreneurship Center, Lisya Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak 2013, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan stakeholder yang peduli untuk mendorong UMKM ekspor. “Sebelum kegiatan ini, pada 17 hingga 20 September lalu, AEC juga melaksanakan kegiatan serupa dengan cakupan yang lebih luas, yaitu Lateral Thinking dan Business Matching Global Halal Product,” ujarnya.

UMKM yang ikut secara mandiri dalam kegiatan tersebut dipertemukan dengan calon mitra pembeli, termasuk UKM binaan Perbadanan Usahawan Johor Bahru (PUJB) dan retail makanan Hala Valet di Angsana Mall Johor Bahru. Manager Retail Hala Valet, Encik Hairil, mengatakan bahwa UKM Indonesia diberi kesempatan untuk kemitraan pemasaran produk, yang kemudian ditindaklanjuti setelah kegiatan.

Selain itu, para UKM juga melakukan business matching dengan agensi yang membantu UMKM untuk mendapatkan jejaring ekspor Malaysia, yakni MARA (Majlis Amanah Rakyat). Shah Zulmizan bin Safar, Timbalan Pengarah MARA, menjelaskan bahwa produk Indonesia sudah sangat baik dalam hal rasa, namun kapasitas produksi harus ditingkatkan agar bisa dipercaya oleh para pembeli untuk melakukan pembelian.

Selanjutnya, UKM juga melakukan diskusi dan penjajakan kemitraan dalam perdagangan ekspor melalui digitalisasi dengan Halal Development Corporation Bhd (HDC) di Selangor, Malaysia. Mohamad Romzi Sulaiman, Assistant General Manager HDC, menyampaikan bahwa platform digitalisasi sangat penting bagi pelaku usaha untuk mendapatkan peluang pemasaran dari berbagai negara di dunia. “Kami menyiapkan platform tersebut, silakan digunakan,” ujarnya.

Para UMKM juga diberi kesempatan untuk mendapatkan arahan dan wawasan tentang strategi mendapatkan pasar ekspor di Malaysia dari Atase Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam. Ia mengingatkan agar UKM juga menjaga pasar domestik karena pasar Indonesia sangat besar. Muhammad Arief Priowahono, Sekretaris I Ekonomi KBRI Kuala Lumpur, juga menambahkan bahwa UKM harus memahami dengan baik produk apa yang diminati di negara tujuan ekspor.

Untuk pengembangan wawasan, UKM juga mengunjungi UMZ Bioline, yang fokus pada produk kosmetik dan kesehatan. Puncak dari kegiatan ini adalah kunjungan para UKM ke Malaysia International Halal Showcase (MIHAS). Di sana, para UKM mendapatkan wawasan tentang produk inovatif halal dari 45 negara di dunia dan juga melakukan business matching secara mandiri.

Harapannya, kegiatan ini dapat membuka jalan bagi UKM untuk memahami peluang ekspor dan mendorong mereka untuk mempersiapkan diri dalam mendapatkan peluang ekspor.

(*)

Artikel Membuka Peluang Ekspor UMKM melalui Business Matching di Johor Bahru pertama kali tampil pada Metropolis.

Eka Mustika Sari, Praktisi Homeschooling Berbasis Keluarga

0
Kegiatan homeschooling Aqila, 9; Syaffira, 7; dan Faqih, 4; di rumahnya, di Perumahan Plamo Garden, Batam Center, belum lama ini.
F. Tia Cahya Nurani untuk Batam Pos

batampos – Pasangan suami istri bernama Mufti Fathonah Muvariz, dan istrinya Eka Mustika Sari, adalah keluarga yang memilih jalur homeschooling untuk pendidikan ketiga anaknya, Aqila, 9; Syaffira, 7; dan Faqih, 4. Jalur homeschooling merupakan jalur pendidikan nonformal yang diatur dalam peraturan Kementerian Pendidikan. Jalur pendidikan ini telah legal di Indonesia.

Homeschooling juga terdapat banyak konsepnya, Mufti dan Eka menggunakan konsep homeschooling berbasis keluarga. Dimana hampir seluruh kegiatan belajar anak bersama keluarga, peran ayah dan ibunya menjadi hal yang utama.

”Kami percaya bahwa setiap anak itu unik, kami jadi punya kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka sejak dini dan kami punya lebih banyak waktu mendampingi mereka secara langsung,” terang Eka menyampaikan alasannya.

Eka menjelaskan, sejak anak pertamanya berusia 2 tahun, yang saat ini sudah berusia 9 tahun, ia sudah mulai mencari informasi seputar homeschooling dan bagaimana menjalaninya. Dari berbagai informasi dan guru yang ditemui, akhirnya ia memutuskan bahwa homeschooling sesuai dengan visi misi keluarganya, yaitu fokus mengembangkan minat bakat anak-anak tanpa mengabaikan sisi akademisnya.

”Dalam kegiatan belajar anak-anak, kami menggunakan metode blended learning dan project base learning,” ungkapnya.

Adapun rutinitas homeschooling di keluarga mereka, yak-ni membuat jadwal setiap minggu untuk dikerjakan dalam sepekan. Anak juga akan diberikan pilihan untuk menentukan project apa yang akan diselesaikan serta jam pelaksanaannya bebas teratur. Dan jadwal yang telah dibuat akan dievaluasi setiap akhir pekan.

”Misalnya anak memilih pagi untuk bersantai, bermain atau bereksperimen sendiri, lalu siang mengerjakan pro-yeknya. Atau jika anak ada jadwal kelas online pagi maka bermain setelah kelas selesai, jadi semuanya fleksibel,” sebut Eka.

”Anak pertama saya suka menggambar dan setiap semester ada project pengerjaan buku cerita anak bergambar dengan ilustrasi yang dibuatnya sendiri. Sedangkan anak kedua lebih suka kegiatan memasak jadi project yang dimilikinya adalah seputar aktivitas cooking and baking,” tambahnya.

Eka memberitahu, bahwa suaminya akan bertindak sebagai kepala sekolah, membuat kurikulum dan menyepakati jadwal bersama anak-anak, juga yang mengevaluasi kegiatan anak. Sedangkan istri sebagai pendamping dan fasilitator belajar harian anak-anak.

”Bagi saya itu manajemen emosi dan manajemen energi itu penting, karena hampir 24 jam sehari bersama anak. Saya berperan sebagai pendidik sekaligus ibu,” ungkapnya. Tantangan homeschooling ada di manajemen waktu, karena anak-anak tidak memiliki waktu tetap untuk pergi dan pulang sekolah jadi sering banyak bersantai. Terlebih saat kedua orangtua memiliki jadwal atau aktivitas di luar rumah.

”Setahun ini kami mengatasinya dengan membuat jadwal pekanan, dan akan dievaluasi langsung oleh ayahnya,” ucap Eka.

Eka menyampaikan, jika ada orangtua di luar sana, yang tertarik untuk memulai homeschooling, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi sebanyak mung-kin. Ia meminta orangtua mencari komunitas untuk belajar bersama dan saling mendukung, dan jangan fokus memikirkan kurikulum dulu di awal.

Homeschooling, menurutnya, membutuhkan investasi waktu dan energi dari orangtua. Pasalnya, nanti yang paling banyak belajar dalam proses homeschooling adalah orangtuanya, dan pusat belajar anak homeschooling ada di keluarganya.

”Tidak ada yang tahu masa depan, tapi kami berharap anak-anak bahagia karena menjadi anak homeschooler, dan bisa menentukan harus mempelajari apa yang akan bermanfaat untuk dirinya dan bermanfaat juga untuk lingkungannya kelak,” ucap Eka di akhir perbincangan. (*)

 

Reporter: TIA CAHYA NURANI

Artikel Eka Mustika Sari, Praktisi Homeschooling Berbasis Keluarga pertama kali tampil pada News.

Tahapan SNPMB Dimulai Akhir Bulan Ini

0
Ketua UmumTim Penanggung jawab Seleki Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPNB) 2025, Eduart Wolok (ketiga kiri), memberikan keterangan dalam konferensi pers pembukaan SNPMB di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemditisaintek) RI, Jakarta, Rabu (11/12).
F. Salman Toyibi/Jawa Pos

batampos – Tahapan seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) 2025 mulai digelar akhir Desember 2024. Diawali dengan seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), sekolah dengan penggunaan e-rapor bakal diberi insentif khusus.

Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar M. Simatupang mengatakan, ada tiga jalur seleksi yang dapat dimanfaatkan siswa untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun depan. Yakni, SNBP, seleksi nasional berbasis tes (SNBT), dan mandiri.

Setiap jalur seleksi tersebut memiliki kuota yang berbeda-beda. Untuk SNBP, kuota yang disediakan minimal 20 persen, baik untuk PTN BLU (perguruan tinggi negeri badan layanan umum), PTN satker (perguruan tinggi negeri sebagai satuan kerja kementerian), maupun PTNBH (perguruan tinggi berbadan hukum). Lalu, SNBT minimal 40 persen untuk PTN BLU dan PTN satker.

Sementara itu, PTNBH mendapat kuota minimal 30 persen di jalur tersebut. Jalur mandiri berbeda lagi. Untuk PTN BLU dan PTN satker, kuota maksimal 30 persen. Lalu, PTNBH maksimal 50 persen.

”Prinsip SNPMB ini agar peserta didik leluasa memilih jalur seleksi. Kami menjamin transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaannya,” ujarnya dalam konferensi pers SNPMB di Jakarta, Rabu (11/12).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Eduart Wolok memastikan tak ada perubahan besar terkait sistem SNPMB 2025 meski terjadi pemecahan kementerian. SNPMB tetap digelar untuk seleksi masuk program sarjana, diploma IV atau sarjana terapan, dan diploma III di semua PTN, politeknik, dan PTKIN.

Sekolah dan siswa wajib melakukan registrasi akun SNPMB sesuai waktu yang ditentukan (lihat grafis, red). Yang perlu diperhatikan terkait registrasi akun SNPMB untuk sekolah.
Sebab, dari tahun ke tahun, ada saja sekolah yang beralasan tidak cukup waktu untuk mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). ”Keterlambatan itu biasanya karena diisi pada batas-batas waktu terakhir,” ungkapnya.

Pengisian PDSS itu berkaitan dengan data siswa dan nilai rapor siswa selama lima semester akhir. Yang perlu jadi catatan, tak semua data siswa perlu diisi di PDSS. Cukup siswa eligible dengan jumlah kuota yang telah ditetapkan untuk setiap sekolah.

Sekolah dengan akreditasi A mendapatkan alokasi untuk siswa eligible 40 persen dari total siswa kelas XII. Misalnya, sekolah memiliki siswa kelas terakhir 100 siswa, yang berhak untuk mengikuti SNPB adalah 40 orang.

”Ke-40 orang terbaik ini untuk SNPB yang dinilai sekolahnya. Bukannya ranking 1–40 ya. Karena bisa saja sekolah mengirimnya yang ranking 20–60, bisa saja. Kenapa? Bisa saja ranking 1–40 tidak berkenan mengikuti SNPB, lebih memilih jalur lain,” paparnya.

Kemudian, sekolah dengan akreditasi B akan mendapat kuota 25 persen. Sementara itu, untuk sekolah terakreditasi C dan lainnya, kuota yang diberikan 5 persen.

Terkait kuota itu, pihaknya memiliki kebijakan sedikit berbeda. Bagi sekolah yang menggunakan e-rapor dalam pengisian PDSS, akan diberikan tambahan kuota untuk siswa eligible di SNBP.

”Sebagai insentif kepada sekolah yang menggunakan e-rapor, kami memberikan tambahan kuota siswa eligible 5 persen untuk masing-masing akreditasi,” ungkapnya.

Dengan demikian, bagi sekolah terakreditasi A, kuota siswa eligible untuk mengikuti SNPB menjadi 45 persen. Kemudian, akreditasi B menjadi 30 persen dan akreditasi C menjadi 10 persen.

Penggunaan e-rapor ini diharapkan dapat mempercepat proses pengisian PDSS karena data sudah diinput secara digital sejak semester awal. Proses penarikan data tinggal menunggu nilai semester V saja.

Selain itu, rektor Universitas Negeri Gorontalo tersebut turut memastikan bahwa PDSS mengakomodasi kurikulum sekolah yang diselenggarakan secara nasional. Saat ini ada dua kurikulum yang berlaku secara nasional, yaitu K-13 dan Kurikulum Merdeka.

”Jadi, seluruh siswa yang menggunakan dua kurikulum ini dapat mengikuti SNPB. Tidak akan ada perlakuan khusus akibat perbedaan kurikulum,” tegasnya.

Dia turut menegaskan kembali bahwa jalur SNBP itu hanya untuk lulusan kelas XII SMA, SMK, dan MA. Bukan untuk gap years. Mereka baru bisa difasilitasi melalui UTBK-SNBT.

”Yang perlu diperhatikan juga, batas waktu pendaftaran yang digunakan bukan pukul 24.00 WIB, tapi 15.00 WIB,” ungkapnya. (*)

Artikel Tahapan SNPMB Dimulai Akhir Bulan Ini pertama kali tampil pada News.