Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2375

Diduga Diselundupkan dari Singapura, Ditreskrimsus Polda Kepri Sita 305 karung Barang Bekas

0
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Putu Yudha Prawira

batampos – Ditreskrimsus Polda Kepri menyita 305 karung barang bekas dari gudang di kawasan Tunas, Batam Centre. Barang ini berisikan pakaian, sandal, sepatu, dan tas.

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Putu Yudha Prawira mengatakan barang bekas tersebut didapati pada Minggu (17/11) lalu. Diduga, barang ini diselundupkan dari Singapura.

“Saat mendatangi gudang tidak ada pemiliknya. Tapi sudah kita ketahui, pemiliknya berinisial AN,” ujarnya.

Putu mengaku belum bisa menyimpulkan modus penyelundupan yang dilakukan AN. Sebab, pihaknya tengah mencari keberadaan wanita tersebut.

Baca Juga: Tim Gabungan Serius Awasi Aktifitas Masyarakat Kampung Aceh

“Saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). AN ini statusnya WNI,” katanya.

Selain mencari pemilik barang, kata Putu, pihaknya tengah menyelidiki jaringan barang ilegal tersebut. Menurut Putu, gudang tersebut hanya digunakan sebagai tempat transit dan akan dikirimkan ke berbagai wilayah.

“Gudang ini diketahui sudah cukup lama beroperasi. Kami sedang menyelidiki jaringan yang terlibat,” ungkapnya.

Baca Juga: 5 Tahun Jadi Bandar Narkoba di Kampung Aceh, LN 3 Kali Masuk Penjara

Menurut Putu, pihaknya akan terus menindak penyelundupan barang ilegal ini. Untuk itu, ia meminta kerjasama masyarakat untuk melakukan pengawasan.

“Kegiatan (penyelundupan) ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri garmen dalam negeri,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Diduga Diselundupkan dari Singapura, Ditreskrimsus Polda Kepri Sita 305 karung Barang Bekas pertama kali tampil pada Metropolis.

Dengar Keluhan Warga soal Listrik, Amsakar Langsung Telepon PLN, Masalah Teratasi

0
Amsakar di hadapan pendukungnya.

batampos – Kedatangan Pasangan Calon Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, disambut dengan antusias oleh masyarakat Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Sungaibeduk, Kamis (20/11), malam.

Selain Amsakar, hadir pula Ketua Relawan ASLI, Muhammad Nur, Koordinator Wilayah Suprapto, anggota DPRD Kota Batam H. Hery Herlangga, serta tokoh agama dan masyarakat lokal yang mendukung penuh pasangan Amsakar-Li Claudia.

Dalam kesempatan tersebut, Harno, seorang tokoh masyarakat Sukadamai, dengan penuh semangat menyampaikan dukungan kepada pasangan calon Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra. Ia juga mengungkapkan harapan warga agar Batam semakin maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan pasangan ASLI.

“Warga Sukadamai siap mendukung penuh Amsakar dan Li Claudia. Kami ingin Batam lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan di bawah kepemimpinan ASLI,” ungkap Harno.

Selain mendukung, Harno juga mengangkat beberapa keluhan penting dari masyarakat. Salah satunya adalah terkait masalah listrik di fasilitas umum (Fasum) Kampung Sukadamai yang belum terpasang.

Selain itu, warga juga mengeluhkan pasokan air bersih yang belum merata di kawasan tersebut. Harno juga berharap agar pemberdayaan UMKM, khususnya bagi ibu-ibu yang tergabung dalam program PKK, bisa mendapatkan perhatian lebih.

“Kami berharap listrik segera dipasang di fasilitas umum, air bersih bisa mengalir ke seluruh kawasan ini, dan pemberdayaan UMKM, terutama ibu-ibu PKK, lebih diperhatikan,” tambah Harno.

Mendengar keluhan tersebut, Amsakar langsung merespons dengan cepat segera menindaklanjuti permasalahan yang disampaikan. Dalam waktu singkat, ia menghubungi pihak PLN untuk segera menyelesaikan persoalan listrik di kawasan tersebut. Tidak lama setelah itu, Amsakar memberi kabar gembira bahwa masalah listrik akan segera teratasi.

“Alhamdulillah, masalah listrik di fasum Kampung Sukadamai akan ditangani. Saya sudah berkoordinasi dengan PLN, dan mereka merespons cepat. Sementara itu, masalah air bersih dan pemberdayaan UMKM akan menjadi bagian dari Program Prioritas ASLI yang akan kami wujudkan,” kata Amsakar.

Amsakar menambahkan bahwa segala masalah yang disampaikan oleh warga akan menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya jika terpilih sebagai Wali Kota Batam.

Seiring dengan itu, program-program yang akan diluncurkan nantinya akan berorientasi pada kebutuhan langsung masyarakat, terutama di kawasan-kawasan yang selama ini kurang mendapat perhatian.

“Harapan warga akan kami perjuangkan. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Batam secara cepat dan tepat. Kami ingin Batam maju bersama, sejahtera untuk semua,” ujar Amsakar.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga mengajak seluruh warga Batam untuk menggunakan hak pilih mereka dengan bijak dalam Pemilu 27 November 2024 mendatang.

“Satu suara sangat berarti untuk masa depan Batam. Kami percaya Batam bisa lebih baik dengan ASLI,” pungkasnya. (*/adv)

Artikel Dengar Keluhan Warga soal Listrik, Amsakar Langsung Telepon PLN, Masalah Teratasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar: Memilih Pemimpin Jangan Seperti Membeli Kucing Dalam Karung

0
Amsakar Achmad saat berorasi di hadapan warga.

batampos – Calon Wali Kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad, kembali menekankan pentingnya masyarakat cerdas dalam memilih pemimpin serta perlunya transparansi dalam penyampaian program kerja.

“Kampanye harus disampaikan secara terbuka. Apa yang ingin kita capai dan lakukan harus dijelaskan dengan jelas. Jangan sampai masyarakat memilih tanpa memahami visi kita, seperti membeli kucing dalam karung,” tegas Amsakar.

Hal ini disampaikan dalam kampanye dialogis di Fasum Kampung Sukadamai, Kecamatan Sungaibeduk, Kamis (20/11).

Amsakar menilai bahwa keterbukaan adalah kunci membangun kepercayaan. Menurutnya, masyarakat Batam adalah pemilih yang cerdas, sehingga mereka berhak mendapatkan informasi yang lengkap sebelum menentukan pilihan.

“Kampanye bukan sekadar menarik simpati, tapi menunjukkan niat baik. Jika warga tahu apa yang akan dikerjakan, mereka bisa menilai dengan bijak. Ini bagian dari komitmen kami untuk memajukan Batam dengan program yang jelas dan terukur,” tambahnya.

Dalam orasinya, Amsakar memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus jika terpilih. Program tersebut meliputi jaminan kesehatan, insentif lansia, seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta pelatihan untuk meningkatkan keterampilan SDM lokal.

Selain itu, ia juga menawarkan program Jamkesda bagi warga ber-KTP Batam, BPJS untuk ojek online, serta dukungan untuk boat pancung dan tukang becak.

Amsakar menegaskan komitmennya untuk mengatasi masalah banjir dan distribusi air bersih yang menjadi keluhan utama warga Batam.

“Ini bukan sekadar janji. Kami ingin setiap langkah kami bisa dinilai dan diukur hasilnya oleh masyarakat. Beberapa program prioritas bahkan sudah bisa berjalan pada 2025,” tegas Amsakar.

Di tahun politik ini, Amsakar juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana damai dan harmonis. Menurutnya, kampanye harus menjadi ajang mempererat persatuan, bukan alat untuk memecah belah.

“Biarlah masyarakat melihat siapa yang memiliki visi terbaik tanpa ada intrik atau isu yang memecah belah. Kita bisa bersaing sehat dengan saling menghargai,” katanya.

Amsakar berharap bahwa masyarakat Batam dapat menjadi pemilih yang kritis dan cerdas. Dengan memahami visi dan misi setiap calon, warga dapat membuat keputusan yang tepat demi masa depan Batam yang lebih baik.

“Kita perlu memilih berdasarkan visi, misi, dan rekam jejak, bukan sekadar janji kosong atau slogan. Jika kita semua memilih dengan bijak, Batam akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya. (*/adv)

Artikel Amsakar: Memilih Pemimpin Jangan Seperti Membeli Kucing Dalam Karung pertama kali tampil pada Metropolis.

Kampanye di Kampung Sukadamai, Amsakar Disambut Kesenian Kuda Lumping

0
Kesenian Kuda Lumping menyambut Amsakar Achmad saat kampanye di Kampung Sukadamai, Tanjung Piayu, Seibeduk, Rabu (20/11).

batampos – Kedatangan Calon Wali Kota Batam nomor urut 2 Amsakar Achmad disambut Kesenian Kuda Lumping di Kampung Sukadamai, Tanjung Piayu, Seibeduk, Rabu (20/11). Bersua bahagia dengan Amsakar, warga setempat menyampaikan komitmennya memenangkan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra pada pemilihan walikota dan wakil walikota Batam periode 2025-2030.

“Beberapa waktu lalu kami (warga) duduk dan kami berkomitmen memenangkan ASLI,” kata seorang tokoh yang juga RW setempat, Harno.

Pada kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan sejumlah harapan, seperti penyediaan air dan listrik untuk fasum, bantuan untuk dasawisma sadar wisata hingga pengembangan infrastruktur gang.

“Di momen ini, waktunya kami mendengar (program ASLI) dan menyampaikan (harapan warga),” imbuhnya.

Gayung bersambut, Amsakar Achmad menyanggupi langsung permintaan warga perihal penerangan fasum dan sekaligus menelepon direktur PLN Batam.

Sementara itu, ia juga memaparkan sejumlah program ASLI. Dari 15 program, tujuh diantaranya adalah program prioritas.

Seperti penanganan banjir, penyediaan air bersih, seragam sekolah gratis, bantuan untuk UMKM, jaminan sosial bagi kelompok rentan, serta insentif lansia.

“Kami sudah bedah dan diskusikan, tujuh program insha Allah akan mulai diterapkan tahun 2025,” sebut dia.

Hingga acara selesai, kesenian khas jawa menghibur warga. Tak hanya kali ini, kesenian jawa juga membersamai kampanye ASLI. Beberapa waktu lalu Kesenian yang sama saat bersua masyarakat di fasum Griya Piayu Asri, beberapa waktu lalu. (*)

Artikel Kampanye di Kampung Sukadamai, Amsakar Disambut Kesenian Kuda Lumping pertama kali tampil pada Metropolis.

Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Peredam Dampak PPN 12 Persen

0
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini, kebijakan pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025, tidak akan mengganggu stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, pemerintah saat ini sedang menyiapkan beberapa perencanaan untuk meredam dampak dari kenaikan PPN 12 persen.

“Tentu akan ada beberapa tools-tools lain yang bisa dipakai,” kata Airlangga di sela-sela menemani Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT G20 di Brasil, Selasa (19/11) waktu setempat.

Airlangga menjelaskan, kenaikan PPN 12 persen harus diberlakukan. Sebab hal itu sudah diatur dalam perundang-undangan.

Baca Juga: Sejumlah Bukti Video Dihadirkan Baim Wong ke Sidang Cerai, Paula Verhoeven Mengakui

Ia memastikan, pemerintah tidak akan memukul rata kenaikan PPN 12 persen. Airlangga menyebut ada beberapa sektor yang tak terkena kenaikan pajak tersebut.

“Dan ada yang dikecualikan. Tentu nanti kita lihat bersama untuk komoditas pangan,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah berencana menaikkan PPN dari 11 persen ke 12 persen tahun depan. Kebijakan itu berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. (*)

Artikel Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Peredam Dampak PPN 12 Persen pertama kali tampil pada News.

Dikaitkan dengan Kasus Judi Online, Menteri Budi Arie Setiadi Sebut Terlalu Dipolitisasi

0
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dikaitkan dengan kasus judi online pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Budi menilai isu ini terlalu dipolitisasi dan untuk menyerang dirinya.

“Saya merasa ini terlalu dipolitisir,” kata Budi di podcast Deddy Corbuzier, Rabu (20/11).

Menurut Budi, hal ini terlihat dari awal penangkapan 10 pegawai Kemkomdigi. Saat itu muncul foto dirinya menghadiri acara pernikahan yang digelar tersangka Adi Kismanto alias Fallen dan Toni. Budi mengklaim kehadirannya hanya sebatas memenuhi undangan pernikahan.

“Di-framing seolah-olah saya dekat, seolah-olah Bung Toni dan AK ini orang dekat saya, stafsus, nggak bisa stafsus saya ada 5 orang,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap 23 orang terkait kasus judi online pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Terbaru penangkapan dilakukan terhadap seorang DPO berinisial A alias M yang diduga sebagai salah satu pengendali jaringan judi online bersama tersangka AK dan A.

“Dengan demikian total tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 23 orang tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Tersangka A alias M yang baru ditangkap adalah suami dari tersangka D alias DM yang sudah ditangkap lebih awal. D sendiri diduga menampung uang hasil pengamanan judi online dari suaminya.

Di sisi lain, penyidik masih memburu 2 DPO lainnya. Diharapkan, keduanya bisa segera tertangkap. (*)

Artikel Dikaitkan dengan Kasus Judi Online, Menteri Budi Arie Setiadi Sebut Terlalu Dipolitisasi pertama kali tampil pada News.

Batam Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 10-12 Persen, Fokus pada PSN dan KEK

0
Ketua Kadin Batam Jadi Raja Gukguk bersama Plt Kepala BP Batam, Purwiyanto dan Pjs Walikota Batam Andi Agung saat mengikuti FGD yang digelar Kadin Batam di Hotel Santika, Rabu (20/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kadin Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Batam di Atas Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen”, Rabu (20/11), di Ballroom Hotel Santika, Batamcenter. Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kota (Pemko) Batam, BP Batam, dan lain-lain.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk menjelaskan, bahwa diskusi ini bertujuan menyelaraskan strategi demi mendorong pertumbuhan ekonomi Batam melampaui target nasional sebesar 8 persen yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

“Pertumbuhan ekonomi Batam pada 2023 mencapai 7,04 persen. Dengan potensi besar yang dimiliki Batam, kami optimistis target di atas 8 persen bisa tercapai. Hasil diskusi ini akan kami tuangkan dalam white paper yang akan diserahkan kepada BP Batam, Kemenko Perekonomian, dan Presiden Prabowo,” ujar dia.

Baca Juga: Pjs Wali Kota Batam Dorong Pencairan Insentif RT/RW Sebelum Pilkada

Menurutnya, salah satu kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah harmonisasi kebijakan antara pemerintah dan dunia usaha. Selain itu, Batam harus menjadi kawasan yang ramah bisnis guna menarik lebih banyak investor.

“Tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah ditetapkan pemerintah menjadi landasan untuk mempercepat pertumbuhan. Kami juga mendukung sektor-sektor prioritas seperti industri manufaktur, pariwisata, perkapalan, dan yang terbaru adalah industri digital. Batam berpeluang besar menjadi pusat data center,” katanya.

Kemudian, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan untuk mewujudkan target tersebut. “Pemerintah tidak bisa jalan sendiri, dunia usaha juga tidak bisa jalan sendiri. Kita harus bersama-sama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen,” tambahnya.

Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto menyebut, bahwa Batam memiliki potensi besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 10-12 persen, terutama melalui pengembangan kawasan Rempang dan Galang.

Baca Juga: Normalisasi Drainase, Zona Selamat Sekolah Serta Pelebaran Jalan Jadi Harapan Masyarakat Batuaji di Rencana Pembangunan Batam 2025

“Jika proyek di Rempang berjalan lancar, ditambah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kami optimistis target 10-12 persen bisa tercapai. Meski demikian, proses ini membutuhkan waktu dan tidak bisa berjalan cepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Purwiyanto menilai FGD ini sangat penting untuk memastikan rekomendasi Presiden Prabowo dapat terlaksana dengan baik.

“Diskusi seperti ini membantu menyusun langkah strategis yang konkret, sehingga target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai,” katanya.

Dengan letaknya yang strategis dan berbagai proyek unggulan, Batam menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Para pemangku kepentingan sepakat bahwa sinergi kebijakan, iklim investasi yang ramah, dan pengembangan sektor prioritas adalah kunci untuk menjadikan Batam sebagai pusat ekonomi terdepan di Indonesia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 10-12 Persen, Fokus pada PSN dan KEK pertama kali tampil pada Metropolis.

Kartu ATM Mulai Ditinggalkan, Pengguna QRIS Melonjak

0
Salah seorang sedang melakukan pembayaran dengan QRIS di salah satu gerai coffee shop beberapa waktu lalu. Genjot penggunaan QRIS, BI pastikan bahwa implementasi merchant discount rate tak akan pengaruhi transformasi pembayaran digital. Senin 14/08. (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)

batampos – Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM menurun sebesar 11,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada Oktober 2024. Hal ini sebagaimana disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG), pada Rabu (20/11).

“Transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM/D pada bulan Oktober 2024 turun 11,4 persen (yoy) menjadi 558,8 juta transaksi,” kata Perry.

Sementara, pengguna QRIS justru meningkat tembus 183,9 persen. Dia menjelaskan, pada Oktober 2024 pengguna QRIS tercatat mencapai 54,1 juta orang.

“Transaksi QRIS terus tumbuh pesat sebesar 183,9 persen (yoy), dengan jumlah pengguna hingga Oktober 2024 mencapai 54,1 juta dengan jumlah merchant 34,7 juta,” lanjut Perry.

Tak hanya itu, pada Oktober 2024, Bank Indonesia juga mencatat transaksi kartu kredit yang tumbuh 19,6 persen (yoy) mencapai 39,7 juta transaksi. Selanjutnya dari sisi ritel, volume transaksi BI-FAST pada bulan Oktober 2024 tumbuh 59,3 persen (yoy) mencapai 339 juta transaksi.

Bahkan, kata Perry, transaksi digital banking pada bulan Oktober ini tercatat 1.960,8 juta transaksi atau tumbuh sebesar 37,1 persen (yoy), sementara transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 27,0 persen (yoy) mencapai 1.365,4 juta transaksi.

Dari sisi nilai besar, transaksi BI-RTGS pada bulan Oktober 2024 meningkat 21,13 persen (yoy) dengan nominal transaksi sebesar Rp16.682,58 triliun. Itu sebabnya, ia menilai bahwa kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Oktober 2024 tetap didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.

“Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga, didukung oleh struktur industri yang sehat dan infrastruktur yang stabil. Dari sisi infrastruktur, kelancaran dan sinyal Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) tetap terjaga stabil,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pengelolaan uang Rupiah, Perry mengatakan bahwa jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 11,8 persen (yoy) menjadi Rp 1.070,6 triliun pada akhir Oktober 2024. Pihaknya berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan uang dalam jumlah cukup di tanah air, utamanya untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Bank Indonesia terus mengupayakan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan memenuhi kebutuhan Nataru,” pungkasnya. (*)

Artikel Kartu ATM Mulai Ditinggalkan, Pengguna QRIS Melonjak pertama kali tampil pada News.

Sebulan, Polda Kepri Ungkap 29 Kasus Menonjol

0
Kapolda Kepri saat penggantian nama kampung Aceh jadi Kampung Madani. F.Eusebius/Batam Pos

batampos – Polda Kepri berhasil mengungkap 29 kasus tindak pidana menonjol dalam sebulan ini. Kasusnya terdiri dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO), perjudian, hingga tindak pidana konservasi sumber daya alam dan ekosistem.

Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah mengatakan pengungkapan ini dilakukan Satgasgakkum astacita Polda Kepri. Penindakan ini mencerminkan komitmen Polda Kepri terhadap penegakan hukum, perlindungan lingkungan, dan pemberantasan kejahatan ekonomi.

“Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung asta cita, program prioritas nasional Presiden, yang bertujuan meningkatkan ketertiban hukum dan keberlanjutan sumber daya alam,” ujarnya.

Baca Juga: Supir Taksi Nyambi Jadi Pelangsir, Punya 15 Kartu Fuel Card

Adapun 29 kasus yang diungkap yakni oleh Ditreskrimsus Polda Kepri dengan lima kasus. Seperti penyelundupan satwa dilindungi berupa kura-kura bening dan sisik trengiling.

Kemudian importasi barang bekas ilegal yang berasal dari Singapura sebanyak 305 karung. Karung ini berisi pakaian, sandal, sepatu, dan tas.

“Kegiatan (penyelundupan) ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak negatif terhadap industri garmen dalam negeri,” katanya.

Selanjutnya pengungkapan kasus perjudian konvensional dan judi online. Untuk judi konvensional ditetapkan 7 tersangka dan judi online 7 tersangka.

“Untuk judi online mereka menggunakan media sosial, terutama Instagram, untuk mempromosikan situs judi tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Ditpolairud Polda Kepri Ungkap 19 Kasus PMI Ilegal, Tangkap 29 Orang Pelaku

Kemudian, Polda Kepri berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Dengan rincian Ditreskrimum Polda Kepri mengungkap 6 kasus, Polresta Barelang 4 kasus, Polresta Tanjungpinang 2 kasus, Polres Bintan 1 kasus dan Polres Karimun 1 kasus.

Dalam kasus ini, polisi menyelamatkan 29 orang korban, terdiri dari 2 korban eksploitasi seksual dan 27 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal, dan menangkap 25 orang pelaku.

“Pelaku memiliki modus pengurusan dokumen palsu dan pengiriman melalui pelabuhan tikus,” tutup Yan. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Sebulan, Polda Kepri Ungkap 29 Kasus Menonjol pertama kali tampil pada Metropolis.

Dibicarakan dalam Rembuk Nelayan, KNTI Bintan Tolak Keras Kegiatan Sedimentasi Laut karena di Area Tangkap Nelayan

0
Seorang nelayan asal Mantang, Bintan bicara soal rencana kegiatan sedimentasi di laut Bintan dalam kegiatan rembuk nelayan dan musda KNTI Bintan di Seafood Bunde PB di Pelabuhan Seri Kuala Tanjung, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (20/11/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Rencana kegiatan sedimentasi di laut perairan Bintan menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam kegiatan rembuk nelayan dan musyawarah daerah (musda) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan.

Kegiatan berlangsung di Seafood Bunde PB di Pelabuhan Seri Kuala Tanjung, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (20/11/2024).

“Kita fokus di lingkungan, pendidikan dan kesejahteraan nelayan, salah satu yang dibicarakan dalam rembuk nelayan adalah soal kegiatan sedimentasi laut,” kata Ketua KNTI Kabupaten Bintan, Syukur Hariyanto di sela-sela rembuk nelayan.

BACA JUGA: Lindungi Laut demi Generasi Mendatang

Syukur menegaskan, sikap KNTI Kabupaten Bintan tegas menolak kegiatan sedimentasi di laut.

Alasannya karena masuk dalam area tangkap nelayan, salah satunya di belakang Pulau Numbing.

Syukur juga mempertanyakan alasan pemerintah menetapkan satu provinsi sampai tiga titik kegiatan sedimentasi di laut.

“Kenapa satu provinsi di Kepri sampai tiga titik, di Lingga, Bintan dan Karimun, jadi tanda tanya juga,” kata dia.

Dia mengatakan, seharusnya penetapan titik kegiatan sedimentasi di laut dibicarakan bersama.

“Maunya jangan ditetapkan dulu titiknya, jangan di lokasi area tangkap nelayan karena dapat merugikan nelayan,” pungkasnya.

Seorang pengawas perikanan di kegiatan tersebut mengakui, soal sedimentasi di laut memang menimbulkan gejolak. Tidak hanya di Kepri tapi di daerah lain.

Namun dia memastikan, kegiatan ini belum ada yang mulai di Bintan.

Hal ini, kata dia, karena perizinan kegiatan sedimentasi di laut membutuhkan proses yang sangat panjang, dan lintas kementerian serta kajian-kajian. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Dibicarakan dalam Rembuk Nelayan, KNTI Bintan Tolak Keras Kegiatan Sedimentasi Laut karena di Area Tangkap Nelayan pertama kali tampil pada Kepri.