Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2376

Realme Luncurkan Smartphone GT 7 Pro

0

batampos – Smartphone dengan AI atau Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) saat ini sedang naik daun dan mulai diluncurkan oleh para vendor-vendor ponsel pintar. Samsung pionir hadirnya AI di Smartphone, hingga membuat merek lainnya bahkan Apple dengan iPhone baru juga kini memiliki fitur AI.

Tidak mau ketinggalan, realme ikutan merilis smartphone dengan fitur AI yang bisa jadi satu lagi pesaing Samsung. Melakoni debut globalnya dari Malaysia, realme meluncurkan GT Series baru yakni realme GT 7 Pro yang punya fitur-fitur AI.

Realme GT 7 Pro diklaim menjadi smartphone yang pertama kali ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite mutakhir dengan harga MYR 3.699 (berkisar Rp13 jutaan) secara global dan diposisikan sebagai smartphone AI flagship.

Realme GT 7 Pro digadang secara seamless mengintegrasikan AI di seluruh sektor seperti efisiensi, fotografi, dan gaming. Seperti halnya fitur di smartphone AI Samsung, realme GT 7 Pro juga menawarkan inovasi seperti AI Sketch to Image untuk mengubah sketsa menjadi gambar.

Kemudian ada juga AI Motion Deblur dan AI Telephoto Ultra Clarity untuk hasil jepretan yang tajam dan presisi, dan AI Game Super Resolution untuk meningkatkan visual hingga 1.5K yang dijanjikan bisa menghadirkan pengalaman bermain game yang imersif.

”Realme GT 7 Pro hadir dengan realme UI 6.0, menawarkan perpaduan sempurna antara Fluid Design dan fitur-fitur AI canggih,” jelas perwakilan realme Indonesia melalui keterangannya.

Peluncuran realme GT 7 Pro juga sekaligus menandai langkah berani realme memasuki segmen smartphone premium, mengukuhkan diri dalam tren inovasi AI. Sebagai informasi, realme GT Series sebelumnya juga hadir di Indonesia, jadi kemungkinan besar seri baru dengan AI ini juga bakal dijual di Tanah Air.

Yang menarik lainnya dari realme GT 7 Pro adalah realme GT 7 Pro dapat secara otomatis beralih ke Underwater Mode, memungkinkan pengguna untuk membuka lockscreen smartphone dan mengambil gambar definisi tinggi bahkan di dalam air. (*)

Artikel Realme Luncurkan Smartphone GT 7 Pro pertama kali tampil pada Lifestyle.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

0
Ilustrasi ibu hamil. (freepik.com)

batampos – Ada makanan tertentu yang ternyata tidak boleh dikonsumsi ibu hamil selama masa kehamilannya.

Ikan dan daging meski mengandung nutrisi baik, harus dihindari ibu hamil jika memasaknya kurang matang.

Alih-alih akan memberikan nutrisi baik, ikan atau daging mentah yang dikonsumsi selama kehamilan bisa menimbulkan infeksi dan akan berbahaya untuk ibu hamil dan janin yang
dikandung.

Baca juga: 8 Kebiasaan Buruk Pemicu Penuaan Dini

Selain itu, ibu hamil juga disarankan supaya membatasi konsumsi kafein dan makanan olahan.

Penting untuk menjaga pola makan yang baik selama kehamilan, guna memastikan kamu dan bayi memperoleh nutrisi yang cukup. Ini mungkin berarti kamu harus menghindari beberapa makanan favorit, seperti sushi, kopi, atau steak yang dimasak setengah matang.

Beberapa makanan yang harus dihindari ibu hamil supaya tidak berdampak buruk bagi kehamilan.

1. Ikan setengah matang atau mentah

Ikan mentah, terutama kerang, berisiko tinggi mengandung bakteri atau parasit berbahaya seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, dan Listeria.

Ikan mentah dapat terkontaminasi selama proses penanganan, penyimpanan, atau pemrosesan, termasuk ketika pengasapan atau pengeringan.

Infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme ini dapat menyebabkan dehidrasi dan kelemahan pada orang dewasa, dan beberapa jenis infeksi bahkan bisa menular melalui plasenta ke bayimu, meskipun kamu tidak menunjukkan gejala.

Infeksi ini berpotensi meningkatkan risiko kelahiran prematur, keguguran, lahir mati, dan masalah kesehatan serius lainnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). CDC juga menyatakan bahwa risiko terinfeksi Listeria bisa hingga 10 kali lebih tinggi selama kehamilan dibandingkan pada waktu lain.

Baca juga: Ini Pedoman Berjalan Kaki Sesuai Usia

2. Daging setengah matang atau mentah

Mengonsumsi daging yang kurang matang atau mentah dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri atau parasit, seperti Toksoplasma, E. coli, Listeria, dan Salmonella yang berbahaya
bagi kesehatanmu dan bayi. Sebagian besar bakteri berada di permukaan daging utuh, namun beberapa juga bisa berada di dalam serat otot.

Beberapa potongan daging utuh, seperti tenderloin atau ribeye dari sapi, domba, atau sapi muda, bisa aman apabila dimasak dengan benar. Namun, daging harus tetap utuh dan bagian luar matang sempurna. Selama kehamilan, hindari daging yang kurang matang. Daging cincang, roti daging, burger, daging babi, dan unggas harus selalu dimasak sepenuhnya.

3. Daging olahan dan deli meat

Hot dog, daging makan siang, pepperoni, dan daging deli berisiko terkontaminasi bakteri selama pemrosesan. Daging yang diawetkan belum dimasak dan dapat mengandung bakteri atau parasit. Selain itu, daging olahan sering tinggi natrium dan lemak jahat. Sebaiknya hindari daging deli dan pastikan daging olahan, seperti sosis, dimasak matang.

Baca juga: Punya Rasa yang Manis, Ubi Jalar Ternyata Bisa Mengendalikan Gula Darah

4. Telur mentah

Telur mentah punya potensi terkontaminasi bakteri Salmonella yng bisa memicu infeksi yang cukup serius. Infeksi Salmonella umumnya ditandai dengan gejala seperti demam, mual, muntah, kram perut, dan diare. Infeksi ini juga dapat memengaruhi kehamilan, karena bisa mengakibatkan kontraksi pada rahim.

Kondisi tersebut berisiko memicu kelahiran prematur atau bahkan keguguran. Maka dari itu, sangat penting untuk menghindari konsumsi telur mentah atau setengah matang,
terutama bagi ibu hamil, guna mengurangi risiko infeksi dan komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi.

5. Tauge mentah

Tauge mentah, seperti alfalfa dan semanggi, rentan terhadap kontaminasi Salmonella sebab lingkungan lembap yang dibutuhkan untuk tumbuh. Menurut FDA, karena sulit
menghilangkan bakteri ini, sebaiknya hindari mengonsumsi kecambah mentah. Kecambah aman dikonsumsi jika dimasak.

6. Buah dan sayur yang tidak dicuci

Buah dan sayuran yang tidak dicuci atau dikupas dapat terkontaminasi bakteri dan parasit seperti toksoplasma, E. coli, salmonella, dan listeria yang bisa berasal dari tanah atau
penanganan. Kontaminasi ini bisa terjadi sepanjang proses produksi hingga penjualan.

Toksoplasma, misalnya, dapat menginfeksi makanan nabati dan berisiko menular melalui plasenta, menyebabkan masalah penglihatan atau kesulitan belajar pada bayi. Guna mengurangi risiko infeksi, pastikan untuk mencuci, mengupas, atau memasak buah dan sayuran sebelum dikonsumsi.

Baca juga: aespa Sapu Bersih Empat Piala Korea Grand Music Awards 2024

7. Produk susu yang tidak dipasteurisasi

Susu mentah dan produk susu yang tidak dipasteurisasi bisa mengandung bakteri berbahaya seperti Listeria, Salmonella, E. coli, dan Campylobacter yang dapat menimbulkan keracunan makanan. Infeksi ini berpotensi membahayakan nyawa bayi yang
belum lahir.

Bakteri ini bisa muncul secara alami atau karena kontaminasi selama pengumpulan atau penyimpanan. Pasteurisasi membunuh bakteri tanpa merusak kandungan gizi produk.
Untuk mengurangi risiko infeksi, konsumsi hanya produk susu yang telah dipasteurisasi.

8. Makanan olahan

Makanan olahan biasanya rendah nutrisi dan tinggi kalori, gula, serta lemak tambahan yang dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan. Selama kehamilan, tubuh
membutuhkan asupan nutrisi penting seperti protein, folat, kolin, dan zat besi.

Penambahan berat badan penting, tetapi kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko komplikasi persalinan dan obesitas pada anak.

Pilih makanan kaya protein, sayuran, buah, lemak sehat, dan karbohidrat berserat tinggi seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Cobalah cara baru menambahkan sayuran tanpa
mengurangi rasa. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Daftar Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil pertama kali tampil pada Lifestyle.

DP3APM Kawal Kasus Remaja Dianiaya di Dalam Masjid sampai ke Meja Hijau

0
DETIK-detik pelaku masuk dan menganiaya remaja yang sedang salat di dalam Masjid di Tanjungpinang, Minggu (25/8). F. Pengurus Masjid untuk BATAM POS

batampos– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Tanjungpinang, Kepri mengklaim masih melakukan pengawalan kasus kekerasan anak, yang terjadi di Masjid Jalan Handoyo Putro.

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh JN (inisial) itu akan dikawal hingga ke meja hijau pengadilan. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tanjungpinang Timur dan masih terus bergulir.

“Jika sudah memasuki persidangan, (korban) akan kita dampingi. Sampai sidangnya selesai atau hingga inkrah,” kata Kepala DP3APM Tanjungpinang, Bambang Hartanto, Selasa (19/11).

BACA JUGA: Aniaya Remaja yang Salat di Masjid di Jalan Handoyo Putro, Polisi Amankan Pelaku

Selain itu, Dinas Perlindungan Anak itu juga berkomitmen mengawal semua kasus, yang melibatkan anak dibawah umur. Baik, pendampingan di rumah sakit hingga di psikolog, ketika kondisi korban yang mengalami psikis.

“Kita tetap ikut mendampingi. Untuk jumlah kasus yang kita kawal, nanti saya cek dulu datanya,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Bambang setidaknya terdapat 71 anak dan perempuan yang menjadi korban kejahatan. Sebagian besar mereka, mengalami kekerasan seksual. Kemudian disusul dengan kekerasan fisik.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Sugiono menegaskan bahwa kasus penganiayaan yang melibatkan remaja berusia 13 tahun itu masih terus bergulir. Saat ini, pria yang menganiaya korban juga sudah ditahan.

“Berlanjut, sudah (ditangkap). Pokoknya masih berlanjut. Sudah tahap dua, yang jelas masih berlanjut,” pungkasnya.

Diketahui, Korban dianiaya oleh pelaku, saat sedang menjalani salat magrib di salah satu Masjid yang ada di Jalan Handoyo Putro, pada Minggu (25/8) sekitar pukul 18.16 WIB.

Aksi penganiayaan itu juga terekam CCTV. Dalam rekaman itu, pelaku dengan telanjang dada masuk ke dalam masjid dan menarik baju korban yang sedang menjalani salat. Kemudian korban langsung dipukul bagian wajah oleh pelaku.

Setelah dipukul sebanyak satu kali, korban berhasil kabur dari genggaman pelaku dan segera mencari tempat perlindungan. Pelaku juga terlihat mengajak seorang bocah, yang diduga anak kandungnya untuk keluar dari Masjid tersebut.

“Saya sedang jadi imam salat, hanya dengar suara jangan om, jangan om. Kita tetap lanjut salat,” kata Tularji, pengurus Masjid yang ada di Jalan Handoyo Putro. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel DP3APM Kawal Kasus Remaja Dianiaya di Dalam Masjid sampai ke Meja Hijau pertama kali tampil pada Kepri.

SMPN 56 Sekupang Dorong Kreativitas Siswa Lewat Workshop Literasi Digital

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam diwakili Kabid GTK Dinas Pendidikan, Mansur memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Peningkatan Literasi Digital pada tahun 2024 di SMPN 56 Sekupang, Rabu (20/11). Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan peran aktif siswa dalam menguasai teknologi, SMP Negeri 56 Batam mengadakan Workshop Peningkatan Literasi Digital pada tahun 2024 di SMPN 56 Sekupang, Rabu (20/11).

Kepala SMPN 56 Batam, Nurhayati, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan sekolah yang bertujuan mendorong siswa untuk kreatif dalam mengolah ide mereka melalui media digital. SMPN 56 Batam adalah Sekolah Penggerak angkatan kedua di Kota Batam. Salah satu proyek prioritas adalah memfasilitasi siswa dalam membuat majalah digital dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.

“Di era digital ini, anak-anak bisa belajar dan menggali ide dengan lebih mudah melalui gadget. Lewat platform digital, mereka dapat menuangkan gagasan dalam bentuk cerpen, artikel, esai, hingga pantun,” ungkap Nurhayati.

Ia menjelaskan majalah digital SMPN 56 Batam ini pertama kali diluncurkan pada 25-26 Mei 2023, sebagai wujud branding literasi sekolah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

“SMPN 56 Batam jadi sekolah pertama di Kepri yang menciptakan majalah digital sekolah. Karya ini adalah hasil dari kreativitas siswa dan dukungan para guru, yang kami terbitkan dalam bentuk digital agar bisa diakses lebih luas,” jelasnya.

Majalah tersebut berisi karya-karya siswa dan guru dalam bentuk cerita pendek, puisi, esai, serta hasil kegiatan sekolah lainnya, yang merupakan hasil pelatihan bersama Media Guru Indonesia.

Sebagai bagian dari Program Sekolah Penggerak, SMPN 56 Batam juga memasukkan proyek literasi digital ini dalam kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Nurhayati mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah membawa siswa untuk belajar memproduksi karya digital yang kreatif dan bermanfaat.

“Dalam proyek P5, siswa kami belajar membuat majalah digital. Seperti tahun sebelumnya, kami telah mengumpulkan berbagai karya siswa yang sesuai dengan visi dan misi sekolah,” terang Nurhayati.

Pada edisi kali ini, majalah digital SMPN 56 Batam mengangkat tema “Bergerak Bersama Meraih Prestasi.” Tema ini dirancang agar sejalan dengan semangat dan motivasi siswa serta guru di sekolah penggerak. “Kami mengundang Media Guru Indonesia sebagai narasumber karena mereka telah berpengalaman dalam mengelola majalah digital sekolah. Anak-anak terlihat antusias belajar menulis dan bercerita,” tambahnya.

Pemimpin Redaksi Media Guru Indonesia, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa majalah digital sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai media kreatif bagi siswa, tetapi juga untuk meningkatkan transparansi sekolah kepada masyarakat.

“Majalah digital memungkinkan sekolah untuk menyampaikan hasil kerja, prestasi, dan kegiatan sekolah dengan lebih terbuka. Dulu, majalah sekolah hanya bisa dinikmati di lingkungan sekolah saja, tetapi sekarang, dengan majalah digital, informasi sekolah bisa diakses lebih luas, termasuk di website sekolah,” ujar Eko.

Eko menambahkan, di SMPN 56 Batam ini, Media Guru Indonesia memberikan pelatihan kepada siswa dan guru tentang jurnalistik, mulai dari membuat laporan, artikel, hingga teknik fotografi jurnalistik yang baik. “Konten majalah digital ini mencakup berbagai rubrik, seperti berita, fitur, sastra, dan puisi. Selama satu bulan, kami mendampingi proses penulisan, mengumpulkan, dan menyunting naskah agar hasilnya lebih profesional,” paparnya.

Majalah digital SMPN 56 Batam berfungsi sebagai sarana bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan menulis dan bercerita. Dengan adanya rubrik seperti cerita pendek dan puisi, siswa dapat belajar menyampaikan gagasan melalui tulisan kreatif. Selain itu, pelatihan yang diberikan juga melibatkan guru agar mereka bisa menjadi pembimbing yang kompeten.

“Majalah digital ini bukan sekadar proyek, tetapi langkah maju dalam membangun kehumasan sekolah, transparansi, serta pelaporan prestasi yang bisa diakses masyarakat. Sekarang semua bisa dilakukan melalui gadget, dan ini sangat relevan bagi generasi muda,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel SMPN 56 Sekupang Dorong Kreativitas Siswa Lewat Workshop Literasi Digital pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Batam Desak Penyelesaian Polemik Warga Teluk Bakau Secara Adil

0
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti keluhan warga RW 09 Teluk Bakau, Batubesar, Nongsa. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), untuk menindaklanjuti keluhan warga RW09 Teluk Bakau, Batubesar, Nongsa. Warga menuntut kejelasan dan keadilan atas rencana pembangunan oleh sebuah perusahaan swasta yang berdampak pada pemukiman mereka.

Ketua RW09 Teluk Bakau, Diki, menjelaskan bahwa polemik ini bermula pada tahun 2022 ketika perusahaan melakukan sosialisasi terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di kantor Lurah Batubesar. Namun, dalam pertemuan tersebut, tidak ada penjelasan rinci mengenai nasib warga yang terdampak.

“Ketika itu hanya diinformasikan bahwa akan ada kegiatan pembangunan di RW09 Teluk Bakau, tetapi tidak dibahas bagaimana solusi bagi warga yang terdampak,” kata dia, Rabu (20/11).

Seiring waktu, perusahaan mulai menawarkan kompensasi kepada warga secara individu tanpa transparansi. Proses ganti rugi yang disampaikan juga dianggap tidak memadai, dengan nilai maksimal Rp15 juta berdasarkan kondisi fisik rumah warga.

“Ada kesan bahwa ini dilakukan tanpa melibatkan warga secara menyeluruh. Sosialisasinya juga kurang jelas dan tidak transparan,” tambahnya.

Meski mendukung pembangunan, warga tetap memperjuangkan hak mereka. Sebagian besar warga telah menerima kompensasi dan pindah, tetapi ada beberapa yang memilih bertahan.

Simeon Senang, perwakilan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Batam yang terlibat dalam advokasi, menyoroti kurangnya komunikasi perusahaan dengan warga.

“Perusahaan tidak pernah turun langsung dan berdialog dengan warga. Selama hampir dua tahun terakhir, komunikasi mandek. Bahkan, gesekan antara warga dan aparat sering terjadi,” kata Simeon.

Ia juga mengkritik ketidakhadiran perangkat kelurahan dan kecamatan yang dianggap abai dalam menyelesaikan masalah. “Lurah dan camat seharusnya menjadi mediator, tetapi mereka justru sering absen. Ini yang membuat situasi semakin rumit,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Muhammad Fadli, menyayangkan situasi ini dan menilai bahwa masalah ini seharusnya dapat diselesaikan lebih awal jika komunikasi berjalan lancar.

“Warga hanya ingin hak mereka dihormati dan tidak merasa terintimidasi. Jika sejak awal perangkat lurah dan camat aktif memfasilitasi, konflik ini tidak akan terjadi,” tegas Fadli.

Fadli juga meminta agar data warga terdampak segera dilengkapi untuk memastikan seluruh warga mendapatkan hak mereka secara adil. “Kami berharap ini segera diselesaikan dengan prinsip ganti untung yang memanusiakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel DPRD Batam Desak Penyelesaian Polemik Warga Teluk Bakau Secara Adil pertama kali tampil pada Metropolis.

Siswa SMPN 56 Batam Olah Sampah Plastik Jadi Kursi Ecobrick Kreatif

0
Kepala Sekolah SMPN 56 Batam, Nurhayati (kanan) memperlihatkan hasil kursi dari ecobrick ciptaan siswa siswi SMPN 56 Batam. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Siswa SMPN 56 Batam menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menciptakan kursi dari ecobrick, memanfaatkan sampah plastik yang dikumpulkan dari sekitar sekolah dan pemukiman warga. Dengan ide kreatif ini, mereka berhasil mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna sekaligus berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik di Kota Batam.

Kursi ecobrick ini dibuat dari botol plastik yang diisi padat dengan sampah non-biologis, seperti plastik pembungkus atau kantong plastik bekas. Setelah penuh, botol-botol ini dirangkai menjadi satu hingga membentuk kursi yang kokoh dan tahan lama. Bahkan, secara tampilan, kursi ini tampak mirip dengan produk buatan pabrik.

“Untuk botol ukuran 1,5 liter, dibutuhkan 19 botol bekas dan sekitar 13 kilogram sampah plastik. Selain itu, juga diperlukan bahan lain seperti busa dan kain penutup untuk membuat kursi terlihat rapi dan nyaman,” ujar Kepala Sekolah SMPN 56 Batam, Nurhayati, Rabu (20/11).

Nurhayati menjelaskan bahwa proyek ecobrick ini merupakan bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam program Sekolah Penggerak angkatan kedua di Batam. Proyek P5 ini memiliki tema kewirausahaan, sehingga mendorong siswa untuk kreatif mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. Program ini juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung program pemerintah dalam menangani permasalahan sampah.

“Kami memilih tema kewirausahaan agar sampah-sampah plastik yang dikumpulkan bisa bernilai ekonomis. Harapannya, produk ecobrick yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat untuk siswa, tetapi juga bagi masyarakat luas,” jelas Nurhayati.

Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya mengumpulkan sampah plastik dari lingkungan sekolah, tetapi juga door-to-door ke rumah warga sekitar untuk mendapatkan lebih banyak bahan baku. Selain itu, mereka juga mengumpulkan sampah dari warung-warung di sekitar SMPN 56 Batam.

Dalam dua minggu, mereka berhasil mengumpulkan sekitar 600 kilogram sampah plastik. Jumlah ini cukup besar dan diharapkan bisa mengurangi volume sampah plastik di Kota Batam. Proyek ini diikuti oleh seluruh siswa SMPN 56 dari berbagai jenjang kelas, yang bekerja sama dalam kelompok-kelompok.

“Setiap kelompok memiliki tugas yang berbeda. Ada yang bertugas memasukkan sampah plastik kering ke dalam botol, ada yang merangkai botol menjadi rangka kursi, hingga mengebor dan mengikat botol agar kursi menjadi kokoh,” tambah Nurhayati.

Guru Pembimbing Proyek ini Hari Adi Darmanto menambahkan, proses pembuatan kursi ecobrick ini memerlukan kepadatan plastik tertentu dalam setiap botol. Untuk botol ukuran 1,5 liter, diperlukan kepadatan sekitar 600 gram plastik, sedangkan botol ukuran 600 mililiter memerlukan 250 hingga 300 gram plastik.

“Kepadatan ini penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan kursi saat digunakan,” jelas Hari.

Salah satu produk ecobrick unggulan mereka adalah kursi yang dinamakan “Sofelina 56” atau sofa ecobrick 56, yang diperkirakan mampu menahan beban hingga 100 kilogram. Selain kursi, SMPN 56 juga berencana untuk membuat paving block dari sampah plastik. Paving block ini nantinya akan dibuat dari sampah yang kotor, yang akan dibakar dan dicetak menjadi blok-blok padat.

“Kami sedang mempersiapkan paving block sebagai produk tambahan. Untuk sampah plastik yang bersih, kami jadikan ecobrick, sedangkan sampah yang kotor akan kami olah menjadi paving block. Kami masih membutuhkan dukungan SDM dan alat untuk merealisasikan ide ini,” tambah Nurhayati.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari setiap minggunya, dengan pengumpulan sampah plastik yang sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar sekolah dan permukiman siswa. Dengan adanya proyek ini, SMPN 56 berharap dapat membantu pemerintah Kota Batam dalam mengatasi permasalahan sampah sekaligus menggerakkan masyarakat sekitar untuk lebih peduli dalam memanfaatkan sampah plastik secara produktif.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, SMPN 56 bersama paguyuban dan siswa dapat memberikan contoh nyata tentang bagaimana cara mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai. Semoga ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dan masyarakat luas,” ucap Hari.

Sejak tahun 2022, SMPN 56 Batam telah aktif dalam proyek ecobrick ini. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengelolaan sampah, program ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk berkreasi, belajar wirausaha, dan mengasah keterampilan mereka dalam mengolah barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Siswa SMPN 56 Batam Olah Sampah Plastik Jadi Kursi Ecobrick Kreatif pertama kali tampil pada Metropolis.

Distribusi Logistik Pilkada Batam Mulai 21 November, KPU Targetkan Sampai di TPS H-2 Pencoblosan

0
Proses pelipatan dan persotiran surat suara di gudang KPU Batam, Senin (28/10) lalu. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menargetkan seluruh logistik Pemilu untuk Pilkada serentak 2024 sampai ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Senin, 25 November, atau dua hari sebelum pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Target ini bertujuan agar seluruh proses pemilihan dapat berlangsung dengan lancar dan tepat waktu.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Batam, Adri Wislawawan, mengatakan pendistribusian logistik Pilkada ke setiap kecamatan akan dimulai pada Kamis, 21 November 2024, untuk Kecamatan Batam Kota.

“Distribusi logistik untuk Kecamatan Batam Kota akan dimulai 21 November, dilanjutkan pada hari kedua, 22 November, untuk Kecamatan Sekupang dan Sagulung. Kami menargetkan pada 25 November, seluruh logistik sudah terdistribusi ke setiap kecamatan,” ujar Adri, Rabu (20/11).

Adri menambahkan bahwa KPU Batam sangat mengutamakan kelancaran dan keamanan dalam proses distribusi logistik, mengingat pentingnya kelengkapan surat suara, bilik suara, kotak suara, dan perlengkapan lainnya untuk kelancaran proses pencoblosan di hari H.

Untuk itu, KPU Batam memanfaatkan Sistem Informasi Logistik (Silog), yang memungkinkan mereka untuk memantau pergerakan setiap barang yang didistribusikan ke TPS secara real-time. Dengan demikian, jika ada kendala dalam distribusi, dapat segera diatasi.

Tidak hanya mengandalkan teknologi, KPU Batam juga menjalin kerja sama dengan pihak TNI dan Polri untuk memastikan keamanan distribusi logistik Pilkada.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri untuk mengawal proses pendistribusian logistik, terutama untuk daerah-daerah yang lebih sulit dijangkau,” tambahnya.

Distribusi logistik ke wilayah-wilayah pulau atau daerah yang terpencil di Kota Batam juga menjadi perhatian khusus. Menurut Adri, rencana pendistribusian ke pulau-pulau masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi (rakor) yang dijadwalkan pada Rabu, 20 November 2024.

“Untuk pendistribusian logistik ke pulau-pulau, kami masih akan menentukan jumlah kapal yang dibutuhkan, dan itu akan dibahas dalam rapat koordinasi besok,” jelas Adri.

Rakor tersebut juga akan membahas soal pengaturan jadwal dan rute pengiriman logistik agar tidak ada keterlambatan. “Kami pastikan semua logistik akan sampai di TPS tepat waktu agar pemilih dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan,” tegasnya.

Adri menambahkan bahwa seluruh logistik yang didistribusikan sudah sesuai dengan kebutuhan di setiap TPS. KPU Batam telah melakukan penghitungan dan verifikasi untuk memastikan tidak ada kekurangan atau kelebihan logistik di setiap lokasi pemungutan suara.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik dengan semua pihak terkait, KPU Batam optimistis Pilkada serentak 2024 di Batam dapat berlangsung dengan sukses. “Kami berharap proses distribusi logistik ini bisa berjalan lancar dan tepat waktu sehingga pemilih di Batam dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” tutup Adri.

Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan, menyampaikan bahwa Kecamatan Batam Kota akan menjadi wilayah pertama yang menerima distribusi logistik pada 21 November. Logistik akan diambil dari gudang utama KPU di Sekupang dan dikirim ke gudang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batam Kota.

Selanjutnya, logistik dari PPK Batam Kota akan disalurkan ke 281 TPS pada 25 November, dua hari sebelum hari pencoblosan.

“Distribusi logistik ini dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah kami rencanakan, sehingga seluruh kebutuhan TPS dapat terpenuhi tepat waktu. Setiap kecamatan memiliki jumlah TPS yang berbeda, dan kami berupaya agar logistik sampai dengan aman dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Bosar.

Selanjutnya pada Jumat, 22 November, distribusi logistik dijadwalkan ke Kecamatan Sagulung. Logistik ini akan disimpan sementara di PPK Sagulung sebelum didistribusikan lebih lanjut ke 301 TPS pada 25-26 November. Pendistribusian ini mencakup pengawasan ketat untuk menjaga keamanan serta memastikan semua peralatan dan surat suara tiba dalam kondisi baik.

Pada hari yang sama, yaitu 22 November, gudang KPU juga akan mengirimkan logistik ke Kecamatan Sekupang. Logistik untuk Sekupang ini akan disalurkan ke 238 TPS pada 26 November. Sistem pendistribusian yang dilakukan bertujuan agar setiap TPS siap menjelang hari pencoblosan, dan masyarakat tidak mengalami hambatan dalam menggunakan hak pilih mereka.

Untuk wilayah yang lebih jauh seperti Kecamatan Bulang, Galang, Belakang Padang, dan Lubuk Baja, pengiriman logistik akan dilakukan pada Minggu, 24 November, dari gudang utama KPU ke gudang PPK masing-masing kecamatan. Pendistribusian dari PPK ke TPS di empat kecamatan tersebut akan dilakukan pada 25-26 November, mengingat letak geografis wilayah yang memerlukan penanganan distribusi yang lebih teliti.

“Kami sudah mengantisipasi kebutuhan di kecamatan pulau seperti Bulang dan Belakang Padang, sehingga pengiriman direncanakan lebih awal agar tidak ada keterlambatan. Koordinasi dengan pihak keamanan juga telah dilakukan untuk memastikan logistik tiba dengan aman,” lanjut Bosar.

Pada Senin, 25 November, giliran kecamatan lainnya seperti Nongsa, Batuaji, Sungai Beduk, Bengkong, dan Batu Ampar yang akan menerima distribusi logistik Pilkada. Untuk wilayah-wilayah ini, logistik akan dikirim dari gudang KPU ke PPK masing-masing, dengan rencana pengiriman dari PPK ke TPS dijadwalkan pada 26 November.

“Sistem distribusi yang sudah disusun KPU ini diharapkan bisa meminimalisir kendala logistik di hari pemilihan. Kami juga membuka posko untuk pemantauan distribusi logistik, sehingga jika ada permasalahan teknis, kami bisa menanganinya dengan cepat,” pungkas Bosar. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Distribusi Logistik Pilkada Batam Mulai 21 November, KPU Targetkan Sampai di TPS H-2 Pencoblosan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ratusan Masyarakat Rempang Galang Batam Komitmen Kompak Menangkan ASLI-SAYANG

0

batampos –  Ratusan masyarakat di Rempang dan Galang Kota Batam memutuskan bergabung dengan Relawan Asli Sayang Batam mendeklarasikan dukungan untuk Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (SAYANG) dan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) sebagai Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 serta Pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam nomor urut 2. Ratusan masyarakat tersebut menyatakan ASLI-SAYANG merupakan kombinasi hebat membawa Kepri-Batam maju berprestasi.

“Dengan menyebut nama Allah SWT, kami masyarakat Rempang dan Galang Kota Batam menyatakan bergabung bersama Relawan Asli Sayang Batam mendukung Ansar-Nyanyang sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Amsakar-Li Claudia sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam,” kata Ketua Koordinator Masyarakat Rempang dan Galang Kota Batam, Miswadi di Rempang pada Rabu (20/11/2024).

Ia menambahkan, masyarakat Rempang dan Galang itu memutuskan bergabung ke Relawan Asli Sayang Batam karena Ansar-Nyanyang memiliki kepedulian menyejahterakan masyarakat Kepri. Tak hanya itu, Amsakar-Li Claudia juga merupakan duet yang mampu memaksimalkan potensi ekonomi Batam.

“Bersama Relawan Asli Sayang Batam, masyarakat Rempang dan Galang mendukung penuh Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia karena berkomitmen menyejahterakan sekaligus memaksimalkan ekonomi masyarakat Kepri dan Kota Batam,” ucapnya.

Lebih lanjut, Miswadi bersama para masyarakat Rempang dan Galang berkomitmen menghimpun dukungan besar kepada Ansar-Nyanyang serta Amsakar-Li Claudia. Ia melanjutkan, Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia merupakan kombinasi hebat untuk memimpin Kepri-Batam lebih maju di periode berikutnya.

“Bersama Relawan Asli Sayang Batam, masyarakat Rempang dan Galang berkomitmen menghimpun dukungan di masyarakat agar Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia menjadi pemimpin Kepri-Batam pada kepemimpinan selanjutnya,” sambungnya.

Maka dari itu, ia menerangkan, deklarasi ini menjadi gerakan memenangkan Ansar-Nyanyang serta Amsakar-Li Claudia dengan cara santun, guyub dan tidak menentang peraturan yang berlaku. Karenanya, Miswadi meyakini, Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia sudah terbukti membawa Kepri dan Batam lebih mandiri dan berdaulat di periode mendatang.

“Bersama Relawan Asli Sayang Batam, masyarakat Rempang dan Galang berkomitmen menghimpun dukungan penuh untuk pemimpin teruji dan berkompeten yaitu Ansar-Nyanyang untuk Kepri lebih baik serta Amsakar-Li Claudia untuk Batam lebih maju,” tandasnya. (*/adv)

Artikel Ratusan Masyarakat Rempang Galang Batam Komitmen Kompak Menangkan ASLI-SAYANG pertama kali tampil pada Metropolis.

Rumah Singgah Berikan Dampak Positif, Ansar Ahmad Pemimpin Terbaik untuk Kepri

0
Ansar Ahmad menyalami pendukungnya.

batampos –  Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin terbaik untuk kemajuan Kepri. Terbukti, kerja nyata Ansar memberikan dampak positif termasuk salah satunya Rumah Singgah.

Tokoh Masyarakat Bintan, Wildan Putra mengatakan, program Rumah Singgah yang dijalankan Ansar patut diteruskan di periode berikutnya. Menurutnya, program itu memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Kalau menurut saya yang patut dilanjutkan itu rumah-rumah buat orang sakit buat yang jauh-jauh itu,” kata Wildan, Rabu (20/11/2024).

Program Rumah Singgah yang Ansar jalankan itu banyak memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Terbukti, masyarakat antusias dan senang dengan program Rumah Singgah tersebut.

Seperti diketahui, Ansar berhasil membangun dua Rumah Singgah. Rumah Singgah itu terdapat di Batam dan Jakarta serta bisa dipergunakan masyarakat Kepri secara gratis.

Tidak berhenti sampai di situ, Ansar juga memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan para nelayan. Hal itu ditunjukkan dengan program Nelayan Terlindungi yang memberikan jaminan keselamatan kerja kepada 31.556 nelayan sejak tahun 2022-2024.

Oleh sebab itu, Wildan menerangkan, Ansar merupakan pemimpin tepat untuk melanjutkan pembangunan Kepri. Menurutnya, hanya Ansar yang mampu membangun Kepri lebih maju dan berprestasi.

“Kalau bukan Pak Ansar yang meneruskan siapa lagi,” tandasnya. (*)

Artikel Rumah Singgah Berikan Dampak Positif, Ansar Ahmad Pemimpin Terbaik untuk Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

Tunda Penerapan Tarif 12 Persen

0
ilustrasi pajak.

batampos – Mulai 1 Januari 2025, tarif pajak pertambahan nilai (PPN) akan naik menjadi 12 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani beralasan, penerapan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Namun, banyak pihak yang menuntut pembatalan kebijakan tarif baru tersebut.

Kalangan pelaku usaha tegas menyuarakan kontra kenaikan tarif PPN dari 11 menjadi 12 persen. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menilai bahwa rencana tersebut kurang bijak, terutama mengenai waktu penerapan kebijakan.

Idealnya, lanjut dia, kenaikan PPN terjadi ketika pertumbuhan ekonomi sedang tinggi sehingga tidak menjadi beban terhadap potensi pertumbuhan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.

”Jadi, perlu dipertimbangkan soal waktu penerapannya,” ujar Shinta di Jakarta, Selasa (19/11).

Pelaku usaha di sektor formal akan terdampak melalui potensi penurunan penjualan. Sebab, pola konsumsi masya-rakat terbiasa dengan harga barang dan jasa yang sudah termasuk PPN.

”Pascakenaikan (PPN), masyarakat akan melihat harga barang dan jasa di sektor formal menjadi lebih mahal. Ini tentu akan mengurangi konsumsi dan daya beli konsumen terhadap barang dan jasa sektor formal,” tegas Shinta.

Kabar kenaikan PPN telah menimbulkan keresahan dan protes dari masyarakat. Sejumlah netizen di media sosial bahkan menyerukan ajakan mengurangi belanja hingga menerapkan frugal living. Hal itu jelas bakal me-ngurangi konsumsi rumah tangga. Padahal, kontributor utama pertumbuhan ekonomi RI adalah konsumsi rumah tangga.

”Masyarakat mencari barang berharga murah berpotensi membuat peredaran barang ilegal yang tidak dikenai pajak di dalam negeri semakin banyak,” tambah Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

Sedang Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) Ghufron Musta-qim menyebutkan, jika opsi pembatalan tidak diambil, pemerintah dapat mengimbangi kenaikan tarif PPN dengan sejumlah kebijakan afirmatif yang mendukung daya saing UMKM.

”Kami mengusulkan tiga paket kebijakan afirmatif penguatan UMKM yang bisa dijalankan,” ujar Ghufron.

Pertama, menaikkan ambang batas pengusaha kena pajak (PKP) dari pendapatan per tahun Rp4,8 miliar ke Rp15 miliar. Hal itu mengacu pada batas atas kriteria usaha kecil berdasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021. Menurut dia, sudah lebih dari 10 tahun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) belum diperbarui.

Usulan kedua, penambahan nominal batas atas kredit usaha rakyat (KUR) dari yang saat ini Rp500 juta menjadi Rp5–10 miliar per orang. Peningkatan itu berguna untuk mendorong usaha mikro dan kecil agar mampu naik kelas menjadi usaha menengah.

”Salah satu sumber masalah usaha kecil sehingga tidak bisa bertransformasi menjadi usaha menengah adalah persoalan akses modal,” ucapnya. Usulan terakhir adalah menurunkan PPh badan dari 22 persen menjadi 20 persen.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025. Itu berarti pemerintah akan kembali menjalankan program tax amnesty jilid III.
Menurut Bhima, masuknya RUU Tax Amnesty ke Prolegnas 2025 justru mencederai kepatuhan wajib pajak. Sebab, pengemplang berasumsi ada program pengampunan seru-pa. Mengenai program itu, pemerintah juga dianggap tidak mengedepankan rasa keadilan terhadap masyarakat. Sebab, pada saat yang sama, kenaikan tarif PPN 12 persen akan berlaku tahun depan.

”Tarif PPN 12 persen akan menciptakan pelemahan daya beli kelas menengah ke bawah. Pelaku usaha juga terpukul dan bisa menyebabkan PHK massal pada ritel dan industri pengolahan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membenarkan soal RUU Pengampunan Pajak yang masuk prolegnas. Dia menyebutkan, setelah ini akan dibahas substansi program pengampunan pajak tersebut. Dengan begitu, dapat menentukan sektor-sektor yang akan mendapatkan pengampunan pajak dan mekanisme program tersebut.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, program tax amnesty akan memberikan pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan wajib pajak.

”Kita juga harus memberikan peluang terhadap kesalahan-kesalahan masa lalu untuk diberikan sebuah program. Jangan sampai orang menghindar terus dari pajak, tapi tidak ada jalan keluar untuk mengampuni. Maka, amnesty ini salah satu jalan keluar,” jelasnya. (*)

Artikel Tunda Penerapan Tarif 12 Persen pertama kali tampil pada News.