Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2378

Mitos Jersey Putih Terbukti, Timnas Indonesia Jungkalkan Arab Saudi 2-0 di GBK

0
Jersey putih Timnas Indonesia punya sejarah tinggi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @timnasindonesia)

batampos – Timnas Indonesia kembali membuktikan magis jersey putih mereka saat melawan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (19/11). Dua gol Marselino Ferdinan membawa kemenangan penting 2-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Keputusan memakai jersey putih ini telah diungkapkan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, melalui unggahan di Instagram pribadinya sehari sebelum pertandingan. Dalam unggahannya, Sumardji optimistis dengan menyebut jersey putih akan membawa keberuntungan bagi Garuda.

Sejak awal laga, Timnas Indonesia bermain dengan kepercayaan diri tinggi. Dukungan penuh ribuan suporter di GBK menjadi energi tambahan yang membuat Garuda tampil menggila sepanjang pertandingan.

Marselino Ferdinan membuka keunggulan di menit ke-32 melalui tendangan akurat yang memanfaatkan umpan Ragnar Oratmangoen. Gol tersebut menjadi pembuka jalan bagi kemenangan Indonesia yang semakin dominan di lapangan.

Gol kedua Marselino lahir di babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, setelah menerima umpan cantik dari Sandy Walsh. Dengan tenang, ia menaklukkan kiper Arab Saudi, Ahmed Al-Kassar, dan memastikan tiga poin untuk Indonesia.

Kemenangan ini memperpanjang rekor positif Timnas Indonesia setiap kali memakai jersey putih sepanjang tahun 2024. Jersey putih tidak hanya menjadi seragam, tetapi juga simbol keberuntungan bagi Garuda di berbagai ajang internasional.

Sejak Piala Asia 2023 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia kerap mencatat hasil gemilang dengan jersey putih. Dari kemenangan melawan Vietnam hingga imbang melawan Arab Saudi di putaran pertama, magis jersey putih terus berlanjut.

Salah satu momen terbaik dengan jersey putih terjadi saat melawan Vietnam di Piala Asia 2023. Penalti Asnawi Mangkualam kala itu memastikan kemenangan tipis 1-0 atas The Golden Stars.

Jersey putih kembali membawa tuah di ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Indonesia mencatatkan kemenangan 3-0 atas Vietnam di Hanoi dan 2-0 atas Filipina di Jakarta dengan seragam putih ikonis tersebut.

Di ronde ketiga, jersey putih membantu Indonesia menahan imbang Arab Saudi dan Australia di pertandingan tandang. Meski sempat kalah dari China, magis jersey putih tetap menjadi andalan Garuda di laga-laga penting berikutnya.

Statistik sepanjang tahun menunjukkan dominasi Indonesia saat mengenakan jersey putih. Dari tujuh laga, Timnas Indonesia mencatatkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.

Kemenangan melawan Arab Saudi ini menjadi bukti jersey putih kembali membawa keberuntungan. Timnas Indonesia kini mengokohkan posisi di peringkat ketiga Grup C dengan peluang besar melaju ke babak berikutnya.

Pelatih Shin Tae-yong menyebut pemakaian jersey putih adalah bagian dari tradisi dan kepercayaan tim. Menurutnya, jersey ini tidak hanya mencerminkan kesederhanaan tetapi juga semangat juang Garuda.

Marselino Ferdinan, yang menjadi bintang di laga ini, mengaku bangga bisa memberikan kontribusi penting bagi Timnas. Ia juga menilai jersey putih menjadi simbol persatuan dan keberuntungan bagi seluruh tim.

Dukungan penuh dari para suporter di Stadion Gelora Bung Karno juga menjadi faktor penentu kemenangan ini. Nyanyian dan sorakan dari tribun membuat semangat para pemain semakin membara.

Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. Magis jersey putih akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejarah membuktikan jersey putih selalu membawa hasil positif bagi Indonesia di momen-momen penting. Para pemain pun merasa lebih percaya diri setiap kali mengenakan jersey ikonis ini.

Kemenangan melawan Arab Saudi menjadi cerita baru dalam tradisi panjang jersey putih. Garuda membuktikan kepercayaan pada simbol bisa menjadi kekuatan tambahan dalam meraih hasil terbaik.

Dengan momentum ini, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk mencatatkan sejarah baru di panggung sepak bola Asia. Jersey putih akan terus menjadi saksi dari perjuangan Garuda yang semakin terbang tinggi. (*)

Artikel Mitos Jersey Putih Terbukti, Timnas Indonesia Jungkalkan Arab Saudi 2-0 di GBK pertama kali tampil pada Olahraga.

Capai Retribusi Parkir Batam Baru 59 Persen, DPRD Akan Evaluasi Dishub

0
Ilustrasi. Juru parkir saat mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di Batamcentre. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Menjelang akhir tahun 2024, capaian retribusi parkir Kota Batam baru mencapai 59 persen dari target sebesar Rp15 miliar. Kondisi ini memicu reaksi Komisi II DPRD Kota Batam yang berencana memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam, Safari Ramadhan mengatakan rapat pembahasan capaian retribusi ini akan digelar dalam waktu dekat, tepatnya di akhir November 2024.

“Saat RDP nanti, kami akan memanggil Dishub untuk menanyakan kendala dan penyebab rendahnya capaian retribusi yang baru mencapai 59 persen. Hal ini sangat perlu dikaji agar target tahun 2025 dapat tercapai,” ujar Safari, Selasa (19/11).

Baca Juga: Dishub Batam Optimalkan PAD, Parkir Berlangganan Jadi Andalan

Safari menyampaikan bahwa pada tahun 2025, DPRD Kota Batam akan menaikkan target retribusi parkir. Hal ini didasari oleh berbagai kebijakan baru seperti kenaikan tarif parkir serta penerapan sistem parkir berlangganan.

“Harga parkir sudah naik, dan Dishub telah menerapkan parkir berlangganan. Seharusnya capaian retribusi dapat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan 2024,” ujarnya.

Safari juga menyoroti sejumlah masalah yang sering menjadi kendala dalam pencapaian target retribusi, seperti kebocoran pendapatan, minimnya pengawasan di sejumlah titik parkir, serta keberadaan “raja-raja kecil” yang menguasai titik parkir tertentu.

“Hal-hal ini harus diperbaiki. Kami di DPRD akan mengawal isu ini untuk memastikan bahwa target retribusi dapat dicapai,” tambahnya.

Baca Juga: Enam Lokasi Pemukiman Liar Akan Ditertibkan Tim Terpadu, Ada di Row Jalan dan di Lahan Alokasi

Kepala Dishub Kota Batam, Salim, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan retribusi parkir, termasuk penerapan parkir berlangganan dan pembayaran non-tunai.

“Hingga Oktober 2024, retribusi yang masuk sudah mencapai Rp8 miliar. Saat ini kami masih menunggu laporan November. Kami terus berupaya agar capaian ini mendekati target,” kata Salim.

Dishub juga melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat dan juru parkir terkait sistem parkir berlangganan dan pembayaran non-tunai. Menurut Salim, hingga saat ini sudah ada sekitar 1.000 kendaraan yang terdaftar dalam program parkir berlangganan.

Baca Juga: DJP Kepri: 29 Ribu Wajib Pajak Menunggak Rp1,2 Triliun

“Selain itu, kami juga mulai mengidentifikasi potensi lahan parkir baru di beberapa lokasi. Di tahun 2025, kami akan melakukan survei potensi secara menyeluruh untuk mengetahui lokasi-lokasi strategis yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap retribusi,” jelasnya.

Dengan target retribusi yang tetap dipatok sebesar Rp15 miliar pada 2025, Dishub optimis berbagai upaya seperti parkir mandiri, penerapan tarif baru, dan optimalisasi titik parkir dapat meningkatkan pendapatan.

“Kami ingin memastikan semua lokasi parkir dikelola secara profesional dan sesuai aturan, sehingga kontribusinya terhadap pendapatan daerah maksimal,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Capai Retribusi Parkir Batam Baru 59 Persen, DPRD Akan Evaluasi Dishub pertama kali tampil pada Metropolis.

Tolak Kenaikan PPN 12 Persen, Serikat Buruh Ancam Gelar Demo Besar dan Mogok Massal

0
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Istimewa)

batampos – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan penolakan terhadap kenaikan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 12 persen yang bakal mulai diberlakukan Januari 2025.

Dia meminta pemerintah membatalkan rencana kenaikan PPN 12 persen itu. Apalagi hal itu dilakukan di tengah penurunan daya beli masyarakat. Said Iqbal juga meminta agar pemerintah bisa menaikkan upah minimum 2025 sebesar 8-10 persen agar daya beli masyarakat meningkat. Sejalan dengan itu, pemerintah juga perlu menetapkan upah minimum sektoral yang sesuai dengan kebutuhan tiap sektor.

Jika pemerintah tetap melanjutkan kenaikan PPN menjadi 12 persen dan tidak menaikkan upah minimum sesuai dengan tuntutan, kata dia, KSPI bersama serikat buruh lainnya akan menggelar mogok nasional yang melibatkan 5 juta buruh di seluruh Indonesia.

“Aksi ini direncanakan akan menghentikan produksi selama minimal 2 hari antara tanggal 19 November hingga 24 Desember 2024, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap menekan rakyat kecil dan buruh,” kata Said Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/11).

Selain itu, dalam aksi yang digelar ini pihaknya juga menuntut agar pemerintah dapat meningkatkan rasio pajak bukan dengan membebani rakyat kecil. Tetapi, kata dia, dengan memperluas jumlah wajib pajak dan meningkatkan penagihan pajak pada korporasi besar dan individu kaya.

Said Iqbal memprediksi, jika kebijakan ini diterapkan justru akan menurunkan daya beli secara signifikan hingga mengakibatkan kesenjangan sosial yang lebih dalam. Lebih jauh, kebijakan ini justru akan membuat capaian target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mencapai 8 persen tidak tercapai.

“Kenaikan PPN menjadi 12 persen akan berdampak langsung pada harga barang dan jasa yang semakin mahal. Di sisi lain, kenaikan upah minimum yang mungkin hanya berkisar 1 persen – 3 persen tidak cukup untuk menutup kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.

Akibatnya, lanjut Said, daya beli masyarakat merosot, dan dampaknya menjalar pada berbagai sektor ekonomi yang akan terhambat dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Lesunya daya beli ini juga akan memperburuk kondisi pasar, mengancam keberlangsungan bisnis, dan meningkatkan potensi PHK di berbagai sektor. “Bahkan, kebijakan ini tidak hanya melemahkan daya beli, tetapi juga berpotensi menambah ketimpangan sosial,” ungkap dia. (*)

Artikel Tolak Kenaikan PPN 12 Persen, Serikat Buruh Ancam Gelar Demo Besar dan Mogok Massal pertama kali tampil pada News.

Warga yang Tewas di Bintan Ternyata Tersengat Listrik saat Memperbaiki Mesin Air

0
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Prasojo. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang warga Perumahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Selvi ditemukan tewas di rumahnya, Senin (18/11/2024).

Setelah diusut ternyata penyebab wanita berusia 34 tahun itu tewas karena tersengat listrik saat memperbaiki mesin air.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Prasojo menyampaikan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian korban ditemukan tewas di rumahnya.

BACA JUGA: Diduga Tersengat Listrik, Warga Bintan Ditemukan Tewas

Di lokasi korban ditemukan, katanya, ada sebilah pisau, gunting, isolasi dan kabel di dekat mesin air, dengan kondisi kabel ada yang terbuka.

“Ini menguatkan dugaan  korban meninggal karena tersengat arus listrik saat memperbaiki mesin air,” katanya saat dihubungi, Selasa (19/11/2024).

Selain itu, katanya, hasil visum terhadap korban yang dilakukan tim medis menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Hanya, lanjutnya, tim medis menemukan luka bakar pada telapak tangan kiri korban.

“Diduga tangan kiri korban yang memegang arus listrik,” katanya.

Dia mengatakan, korban kali pertama ditemukan oleh temannya dalam posisi tergeletak di dekat mesin air di rumahnya pada Senin (18/11/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban dan temannya biasanya setiap pagi hari pergi bersama-sama untuk menjual kue di Kijang,” katanya.

Setelah mendapat informasi dari warga, dia mengatakan, petugas dari Kepolisian menghubungi pihak PLN Kijang untuk datang ke lokasi dan memastikan tidak ada arus listrik yang membahayakan saat petugas melakukan olah tempat kejadian.

Setelah petugas PLN mengecek arus listrik di rumah korban, dia mengatakan, petugas baru melakukan olah tempat kejadian.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Warga yang Tewas di Bintan Ternyata Tersengat Listrik saat Memperbaiki Mesin Air pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Pelajar Tabrakan, Siswa SMA 3 Batam Tewas

0
Ilustrasi.

batampos – Kecelakaan yang melibatkan dua motor dan dikendarai dua siswa terjadi di Jalan Hang Tuah atau tepatnya di depan Taman Raya Square (Taras), Batam Kota, Selasa (19/11) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Akibatnya, siswa SMAN 3 Batam berinisial MIJ tewas. Pria 16 tahun ini mengalami pendarahan di kepala.

Kecelakaan ini terjadi antara Yamaha Vega R dengan nopol BP 6014 DD warna biru yang dikendarai korban dan Honda CB 150 R BP 3600 JC warna hitam.

Baca Juga: Ditampung di Kos dan Hotel, Kapolresta Barelang Minta Masyarakat Laporkan Adanya Calon PMI Ilegal

“Yang bawa motor sama-sama pelajar. Dari SMAN 3 dan SMKN 7,” ujar saksi di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan kecelakaan tersebut berawal saat korban berkendara dari arah Taras menuju Simpang Bandara. Disaat bersamaan, pengendara motor SMKN 7 Batam melaju dari arah berlawanan.

“Tabarakan dari arah berlawanan. Salah satu pengendara melaju kencang untuk menyalip mobil di depannya,” katanya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan korban sempat mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara.

Baca Juga: Di Batam, Korban Penganiayaan Dituntut 1 Tahun Penjara

“Meninggal di rumah sakit. Sedangkan pengendara lainnya luka lecet di badan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan. Sebab, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

“Kami cek keterangan saksi dulu,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Dua Pelajar Tabrakan, Siswa SMA 3 Batam Tewas pertama kali tampil pada Metropolis.

Menteri PANRB Ingatkan ASN Harus Netral pada Pilkada Serentak 2024

0
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini menegaskan ASN tidak boleh berpihak pada orientasi politik tertentu dan diharuskan netral jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Menurut Rini, ASN sebagai penyelenggara pelayanan publik tidak sepatutnya berpihak dalam kepentingan politik, tetapi harus mementingkan kepentingan masyarakat.

“Penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada asas netralitas yang berarti bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun,” tegas Menteri Rini dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/11).

Menteri Rini menjelaskan ada beberapa area yang kerap dilanggar oleh ASN. Pertama, adanya dukungan dana pemenangan untuk pembuatan alat peraga baik kampanye maupun serangan fajar.

Kemudian area kedua, yakni kerap ada ‘titipan’ proyek kegiatan dalam APBD untuk kepentingan politik. Ketiga, adanya permintaan bantuan pengerahan massa saat deklarasi atau kampanye.

Sementara area keempat adalah mobilisasi suara baik dari ASN maupun publik seperti RT, RW, Kelurahan, dan kecamatan. “Ada juga intimidasi dan bujukan terhadap jabatan ASN melalui kepala daerah yang terlibat kontestasi politik,” jelas Rini.

Lebih lanjut, Rini menegaskan bahwa netralitas ASN harus sesuai dengan core values ASN BerAKHLAK pada nilai Loyal. ASN berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Meski tak bolet terlibat aktif dalam politik praktis, ASN tetap memiliki hak politik, yakni hanya pada bilik suara.

ASN diharuskan netral untuk mencegah spekuliasi bahwa pilkada dipengaruhi oleh pihak tertentu, serta membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat pada proses demokrasi. “ASN menjaga pelayanan publik agar tidak dipengaruhi oleh pertimbangan politik, memastikan kebijakan pemerintah fokus pada kepentingan umum,” pungkasnya. (*)

Artikel Menteri PANRB Ingatkan ASN Harus Netral pada Pilkada Serentak 2024 pertama kali tampil pada News.

9 Pasar di Kota Batam Raih Penghargaan Tertib Ukur

0
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin dan Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau memegang penghargaan Perlindungan Konsumen Kategori Pasar Tertib Ukur. F.Istimewa

batampos – Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Dinas Perindustrian Kota Batam kembali meraih penghargaan Perlindungan Konsumen Kategori Pasar Tertib Ukur. Penghargaan tersebut sudah diterima Disperindag Kota Batam dibawah kepemimpinan Gustian Riau, selama dua tahun berturut-turut.

Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin di Hotel Fugo Banjarmasin, Senin (18/11/). Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Batam kembali menerima Anugerah Penghargaan Perlindungan Konsumen kategori Pasar Tertib Ukur. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk masyarakat Kota Batam. Atas nama Pemerintah Kota Batam, mengapresiasi dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan,” ungkap Jefridin.

Baca Juga: Adopsi Sistem Transportasi Jakarta, Pemko Batam Rancang Angkutan Massal BRT

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau sangat bangga atas kembali diraihnya penghargaan pasar terbaik. Apalagi penghargaan itu diraih selama dipimpin olehnya.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga kembali mendapat penghargaan, sudah tiga tahun berturut-turut. Dan ini merupakan kado mendekati akhir tahun untuk kami,” ujar Gustian.

Dijelaskannya, Pasar Tertib Ukur merupakan predikat yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan RI kepada pasar tradisional yang seluruh alat ukur timbang yang digunakan dalam pasar tersebut memenuhi tera sah yang berlaku.

Pada tahun 2023 Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga menobatkan 9 pasar di Kota Batam sebagai pasar tertib ukur. Penilaian dilakukan terhadap alat ukur, alat takar, alat timbang, dan alat perlengkapan (UTTP) yang ada di pasar tradisional maupun pasar modern.

“Secara berkala Disperindag Kota Batam melakukan tera ulang terhadap alat ukur. Dengan tujuan agar timbangan atau pun alat ukur pedagang akurat. Disperindag juga melakukan pengawasan terhadap alat ukur yang sudah ditera,” jelasnya.

Baca Juga: KPU Batam Siapkan Pemungutan Suara Pilkada Transparan, 1.095 Peserta Ikuti Bimtek Sirekap

Adapun 9 pasar yang dinobatkan sebagai pasar tertib ukur adalah Pasar Angkasa Bengkong, Pasar Botania 1, Pasar Botania 2, Pasar Mega Legenda, ⁠Pasar Penuin Center, ⁠Pasar Summerland, Pasar Tiban Center, Pasar Tiban Kampung dan Pasar Victory.

Ia berharap, penghargaan ini menjadi contoh bagi pelaku usaha di Kota Batam bahwa Batam sebagai kota tertib ukur.

“Pemerintah Kota Batam dua tahun berturut-turut mendapat penghargaan sebagai pasar tertib ukur. Di tahun 2023, dari 44 pasar swasta dan pemerintah yang ada di Kota Batam, Kementerian Perdagangan RI di tahun 2023 menetapkan 9 pasar tertib ukur,” tuturnya.

Tak hanya itu, Gustian juga menjelaskan Disperindag Kota Batam berkomitmen untuk mewujudkan seluruh pasar di Kota Batam sebagai pasar tertib ukur. Sehingga terwujud konsumen yang berdaya dan pelaku usaha yang bertanggung jawab. Konsumen berdaya, dapat meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.

“Untuk dalam hal ini kami merasa sangat bangga, karena Disperindag Kota Batam sudah kerap meraih penghargaan selama beberapa tahun terakhir, hal itu juga untuk berbagai jenis penghargaan,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel 9 Pasar di Kota Batam Raih Penghargaan Tertib Ukur pertama kali tampil pada Metropolis.

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, GBK Bersuka Cita

0
Rizky Ridho tampil prima mengawal lini belakang Timnas Indonesia saat hadapi Arab Saudi. (Dok. PSSI)

batampos — Timnas Indonesia mencatatkan kemenangan luar biasa atas Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (19/11). Dua gol dari Marselino Ferdinan memastikan kemenangan Garuda dengan skor 2-0 dan menempatkan Indonesia nyaman di peringkat ketiga Grup C.

Babak pertama dimulai dengan agresivitas tinggi dari Timnas Indonesia. Baru satu menit laga berjalan, Marselino Ferdinan nyaris mencetak gol pembuka, tetapi tendangannya hanya mengenai tiang gawang.

Peluang tersebut memicu gelombang serangan bertubi-tubi dari Garuda. Dalam 10 menit pertama, Indonesia menciptakan tiga peluang besar dan empat tembakan yang membuat pertahanan Arab Saudi kelimpungan.

Rafael Struick hampir mencatatkan namanya di papan skor pada menit kedelapan. Lepas dari jebakan offside, tendangannya masih melebar di sisi kiri gawang lawan.

Timnas Indonesia terus mengeksploitasi ruang di belakang garis pertahanan Arab Saudi yang bermain terlalu tinggi. Kecepatan lini depan Garuda menjadi ancaman nyata bagi lawan yang terlihat mulai kehilangan konsentrasi.

Namun, memasuki menit ke-15, Arab Saudi mulai mengambil alih permainan. Crossing dan umpan lambung menjadi pilihan mereka untuk membongkar pertahanan Indonesia.

Justin Hubner mendapatkan kartu kuning di menit ke-24 setelah melakukan pelanggaran keras. VAR sempat mengecek insiden tersebut sebelum wasit memberikan keputusan.

Tekanan dari Arab Saudi berhasil diredam dengan baik oleh lini pertahanan Indonesia. Sebaliknya, Indonesia kembali membalas dengan serangan cepat yang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32.

Gol pembuka lahir dari kaki Marselino Ferdinan setelah menerima umpan matang dari Ragnar Oratmangoen. Dengan tenang, Marselino melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Arab Saudi, Ahmed Al-Kassar.

Gol tersebut membuat Garuda semakin percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan dengan memanfaatkan celah di pertahanan Arab Saudi yang mulai terlihat goyah.

Ragnar Oratmangoen hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-41, tetapi tembakannya dari luar kotak penalti masih melebar. Hingga akhir babak pertama, Indonesia terus mendominasi permainan meski tidak ada tambahan gol.

Babak kedua dimulai dengan Arab Saudi mencoba bangkit dan menekan pertahanan Indonesia. Crossing tajam dari sisi lapangan menjadi senjata utama mereka untuk mencari gol penyeimbang.

Namun, solidnya lini belakang Indonesia membuat serangan Arab Saudi tak membuahkan hasil. Bahkan, Timnas Indonesia berhasil menambah keunggulan melalui gol kedua Marselino Ferdinan di menit ke-57.

Proses gol tersebut diawali dari umpan akurat Sandy Walsh yang diterima Marselino di dalam kotak penalti. Dengan tenang, jebolan klub internal Persebaya Surabaya itu melepaskan tembakan keras yang kembali merobek gawang Arab Saudi.

Gol kedua ini sekaligus mempertegas status Marselino sebagai pemain muda berbakat Indonesia. Nama Persebaya pun disebut sebagai salah satu klub yang berjasa besar dalam melahirkan talenta emas ini.

Setelah unggul 2-0, Indonesia mulai bermain lebih taktis dengan menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Di sisi lain, Arab Saudi yang terus menyerang terlihat mulai frustrasi karena kesulitan menembus rapatnya pertahanan Garuda.

Pada menit ke-68, Thom Haye ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Nathan Tjoe-A-On. Pergantian ini tidak mengurangi soliditas lini tengah Indonesia yang tetap tampil disiplin.

Memasuki menit ke-15 terakhir, Indonesia bermain cerdik dengan memancing Arab Saudi untuk menyerang. Serangan balik cepat menjadi andalan yang beberapa kali nyaris kembali membahayakan gawang lawan.

Marselino Ferdinan harus ditarik keluar pada menit ke-78 karena masalah di kakinya dan digantikan oleh Pratama Arhan. Sandy Walsh juga mengalami cedera ringan dan digantikan oleh Yakob Sayuri satu menit kemudian.

Baca Juga: Jaga Momentum Transisi Energi Bersih dan Target NZE 2060, PLN dan MKI Gelar Electricity Connect 2024

Hingga menit ke-90, Arab Saudi terus menyerang tanpa henti, tetapi Indonesia bertahan dengan sangat baik. Justin Hubner menerima kartu merah di menit akhir karena kartu kuning kedua, tetapi hal itu tidak mengubah jalannya pertandingan.

Tambahan waktu tujuh menit menjadi ujian terakhir bagi pertahanan Indonesia. Serangan bertubi-tubi Arab Saudi seperti “7 hari 7 malam” berhasil digagalkan dengan gemilang oleh para pemain Garuda.

Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia. Marselino Ferdinan keluar sebagai pahlawan dengan dua golnya yang memastikan posisi Indonesia tetap kokoh di peringkat ketiga Grup C.

Pelatih Shin Tae-yong memuji semangat juang para pemainnya yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.

Dengan performa seperti ini, Indonesia membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di panggung Asia. Garuda terus terbang tinggi, membawa harapan jutaan rakyat Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.

XI Timnas Indonesia (5-4-1)
Maarten Paes; Sandy Walsh, Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Calvin Verdonk; Marselino Ferdinan, Thom Haye, Ivar Jenner, Rafael Struick; Ragnar Oratmangoen

XI Arab Saudi (4-1-4-1)
Ahmed Al-Kassar; Yasir Al-Shahrani, Ali Albulayhi, Hassan Altambakti, Saud Abdulhamid; Faisal Al-Ghamdi; Firas Al-Buraikan, Nasser Al-Dawsari, Mohamed Kanno, Marwan Alsahafi; Mohammed Al-Qahtani

Klasemen Grup C

  1. Jepang 16 poin
  2. Australia 6 poin
  3. Timnas Indonesia 6 poin
  4. Arab Saudi 6 poin
  5. Tiongkok 6 poin
  6. Bahrain 5 poin

Artikel Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, GBK Bersuka Cita pertama kali tampil pada Olahraga.

Sakit di Riau, Dibawa ke Batam, Kapolda: Korban Sering Sakit

0
DSF, 19, remaja asal Tangerang dengan kondisi lemah dirawat di ruang ICU RS Harapan Bunda, sejak Jumat (15/11).
F. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimasnyah memastikan tidak ada penganiayaan yang dialami DSF, 19, gadis asal Tangerang yang kritis di Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB).

“Yang bersangkutan benar-benar sakit. Bukan dianiaya, bukan kekerasan,” ujarnya di Mapolda Kepri, Selasa (19/11).

Yan menjelaskan kondisi gadis ini memang menurun saat mulai bekerja di Batam pada awal Agustus lalu. Sehingga, DSF diberhentikan dari pekerjaannya di salon kawasan Nagoya.

“Yang bersangkutan datang dari Jakarta ke Batam, kerja salon dan diberhentikan karena sering sakit,” katanya.

Usai diberhentikan dari pekerjaan, DSF menghubungi rekannya di Indagiri Hilir, Riau. Disana, gadis ini bekerja sebagai pemandu lagu atau PR.

“Dari 24 Agustus sampai 7 November di Riau  sakit panas tinggi, dan dirawat di rumah sakit Guntung, Riau,” ungkap Yan.

Yan menambahkan karena kondisi yang terus menurun, DSF meminta rekan kerjanya di Riau untuk mengantarkannya kembali ke Batam, tepatnya menemui rekannya FR.

“Sampai di RSHB tidak ada yang menjamin, penangananya kurang serius. Saya perintahkan anggota kesana baru ditangani,” terangnya.

Ia juga menyayangkan adanya informasi mengenai korban yang diperdagangkan hingga dianiaya.

“Kasihan korban. Nanti setelah kondisinya membaik mengetahui pemberintaan seperti itukan jadi kasihan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Sakit di Riau, Dibawa ke Batam, Kapolda: Korban Sering Sakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepri Terang Bukti Kebijakan Pro Rakyat Ansar Ahmad untuk Masyarakat

0
Ansar Ahmad melambaikan tangan kepada warga.

batampos –  Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin terbaik menjalankan kebijakan pro rakyat. Adapun salah satu kebijakan pro rakyat yang Ansar jalankan yaitu melalui program Kepri Terang.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Singkep, Lingga, Abdul Wahab mengungkapkan, Ansar merupakan pemimpin yang telah bekerja nyata untuk pembangunan Kepri dari segala sisi termasuk kelistrikan. Menurutnya, Ansar sosok yang berkomitmen menyejahterakan masyarakat Kepri secara keseluruhan.

“Sudah banyak program pro rakyat yang telah dilakukan oleh Pak Gubernur, Bapak Ansar. Seperti Kepri Terang,” kata Abdul, Selasa (19/11/2024).

Seperti diketahui, Ansar terus menggencarkan program Kepri Terang terutama bagi masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar. Hal tersebut demi tersambungnya listrik berkesinambungan dan menyala selama 24 jam penuh.

Adapun salah satu bukti nyata yang Ansar lakukan yakni Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis kepada 13.148 rumah tangga berpenghasilan rendah. Tercatat hingga saat ini rasio elektrifikasi di Kepri sudah mencapai angka 97,99 persen.

Tak berhenti sampai di situ, Ansar juga akan melanjutkan program SPP gratis hingga beasiswa untuk mahasiswa. Setelah berhasil pada Juli 2024 kemarin, Ansar akan kembali memulainya di Januari 2025 mendatang.

Oleh karena itu, Abdul menekankan, kerja nyata Ansar harus dilanjutkan di periode selanjutnya. Karenanya, ia menegaskan bahwa Ansar merupakan cagub potensial untuk kemajuan Kepri.

“Semoga kerja nyata Pak Ansar terus dilanjutkan di periode berikutnya,” tutup Abdul. (*)

Artikel Kepri Terang Bukti Kebijakan Pro Rakyat Ansar Ahmad untuk Masyarakat pertama kali tampil pada Kepri.