Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva
batampos – Psikolog, Irfan Aulia mengatakan kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru SMK Negeri 1 Batam, MJ terhadap siswa laki-laki merupakan perbuatan yang sangat bejat.
“Gurunya tidak boleh lagi ada di sekolah itu dan dibanned dari mengajar di sekolah lain. Lalu dia dipublish secara umum untuk mencegah dan mengontrol dia,” ujarnya.
Menurut Irfan, guru cabul ini diduga pernah menjadi korban pelecehan seksual. Sehingga, ia melampiaskan perbuatan bejat tersebut kepada siswanya.
“Seringnya seperti itu, pelaku dulunya korban,” katanya.
Sementara Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam, Erry Syahrial, mengatakan anak di sekolah memang rentan mengalami kekerasan seksual. Untuk itu, pencegahan maupun pengawasan harus ditingkatkan pihak sekolah.
“Pengawasan itu sangat penting. Atau bisa dengan memasang CCTv di kelas, sehingga aktivitas guru dan siswa ini bisa dipantau,” ujarnya.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth. (ABC News)
batampos — Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan Presiden AS Donald Trump lebih mengutamakan penyelesaian konflik dengan Iran melalui jalur negosiasi, seraya mendorong Teheran untuk menerima kesepakatan yang ditawarkan Washington.
“Presiden telah menyatakan dengan jelas kepada Iran bahwa ia menginginkan penyelesaian melalui negosiasi. Saya pikir akan menjadi pilihan bijak bagi mereka untuk menerima tawaran tersebut,” ujar Hegseth dalam pernyataannya, Senin (9/2).
Meski menekankan pendekatan diplomatik, Hegseth menegaskan posisi tawar Amerika Serikat diperkuat oleh kemampuan militer yang, menurutnya, tidak tertandingi.
“Dunia telah melihat kemampuan Amerika. Perdamaian melalui kekuatan, pencegahan dalam tindakan. Kami sudah keluar dari Iran bahkan sebelum Iran menyadari kami berada di sana. Tidak ada negara lain yang mampu melakukan hal itu,” katanya, merujuk pada serangan militer AS terhadap Iran dalam konflik 12 hari pada Juni lalu.
Pernyataan itu disampaikan menjelang putaran lanjutan negosiasi tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat yang dijadwalkan kembali berlangsung di Oman pada Jumat mendatang, setelah hampir delapan bulan terhenti.
Negosiasi tersebut sebelumnya dibekukan menyusul eskalasi konflik pada Juni lalu, ketika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran. (*)
Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera yang mengangkut limbah hitam kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang.
batampos – Tumpahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara Garlib Samudera di perairan Pulau Dangas memukul keras kehidupan nelayan Kota Batam. Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Batam, Muslimin, menyebut sedikitnya sekitar 7.000 nelayan di enam kecamatan terdampak langsung pencemaran laut tersebut.
Enam kecamatan yang terdampak yakni Sekupang, Belakang Padang, Bulang, Lubuk Baja (Tanjung Uma), Batu Ampar, serta Batu Besar–Nongsa. Namun, dampak paling parah dirasakan nelayan di Sekupang dan Belakang Padang.
“Kalau dijumlahkan itu sekitar 7.000-an nelayan. Tapi yang betul-betul kena dampak parah itu Sekupang dan Belakang Padang,” kata Muslimin, Senin (9/2).
Dampak paling nyata dirasakan nelayan dingkis, ikan musiman bernilai ekonomi tinggi yang biasanya panen menjelang Imlek. Namun, tumpahan minyak justru datang di momen krusial tersebut.
“Kelong mereka tak ada ikan. Minyak itu mengalir ke jaring, ke tiang-tiang kayu. Dingkis ini sangat sensitif, begitu kena bau minyak, dia tidak mau masuk,” tegasnya.
Menurut Muslimin, saat ini bukan sekadar penurunan produksi, melainkan nol hasil tangkapan bagi banyak nelayan.“Bukan penurunan lagi, sudah pasti tidak ada hasil,” tuturnya.
HNSI memperkirakan produksi dingkis tahun ini anjlok hingga 70 persen dibandingkan tahun lalu.“Paling-paling hanya 30 persen hasilnya, itu pun belum tentu. Tahun lalu sehari bisa ratusan kilo, bahkan ton. Sekarang belum ada yang dapat seperti itu,” ujarnya.
Tak hanya nelayan musiman, nelayan harian juga terdampak akibat minyak yang mengalir mengikuti pasang surut dan menempel di bebatuan serta perairan dangkal.
“Kalau air surut, minyak itu nempel di batu-batu. Begitu pasang, dia kena lagi. Dampaknya bukan sebentar, bisa 2 sampai 3 tahun baru pulih,” katanya.
Muslimin menilai penanganan awal tumpahan limbah B3 terlambat. Oil boom baru dipasang beberapa jam setelah kejadian, sementara limbah sudah lebih dulu menyebar.
“Waktu tumpah pertama oil boom belum ada. Sudah tumpah dulu baru turun. Yang pecah karungnya berapa banyak, kita juga tidak tahu,” tegasnya.
Menurutnya, oil boom tidak akan efektif jika limbah sudah terlepas dan menyebar keluar lokasi.“Kalau sudah lepas ke luar, mana bisa di-oil boom lagi,” ujarnya.
HNSI menuntut tanggung jawab penuh dari pemilik kapal, termasuk kompensasi nyata bagi nelayan, bukan sekadar janji atau alasan kelalaian.“Mereka lalai, tapi nelayan yang menerima dampaknya. Harus ada kompensasi. Nelayan sekarang sudah tidak dapat rezeki,” kata Muslimin.
Ia mengaku HNSI telah berkoordinasi dengan DLH Kota Batam dan saat ini sedang dilakukan pendataan nelayan terdampak. Namun hingga kini, belum ada kejelasan dari pihak perusahaan.“Kami belum tahu apakah perusahaan punya asuransi atau tidak. Katanya-katanya saja. Nelayan butuh bukti, bukan janji,” tegasnya.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Batam, HNSI juga mendesak agar pihak perusahaan hadir langsung, bukan diwakili.“Kalau diwakili, tidak bisa diputuskan. Harus yang bertanggung jawab hadir, bertemu nelayan,” ujarnya.
HNSI berharap pemerintah pusat melalui KLHK, bersama pemerintah daerah, serius menangani pemulihan laut Dangas agar nelayan bisa kembali melaut dengan aman dan berkelanjutan.“Yang penting sekarang kompensasi nyatalah. Nelayan sudah mengeluh semua, baik nelayan dingkis maupun nelayan harian. Dampaknya besar sekali,” pungkas Muslimin.
Seorang nelayan dingkis di perairan Sekupang Syarif membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut saat ini nelayan nyaris tidak mendapatkan hasil sama sekali.“Bukan turun lagi, Bang. Ini sudah tidak ada hasil. Biasanya sehari bisa ratusan kilo, sekarang jauh berkurang,” ujarnya.
Padahal, momen jelang Imlek merupakan masa panen utama nelayan dingkis. Harga dingkis saat ini sudah mencapai Rp300 ribu per kilogram dan diperkirakan melonjak hingga Rp500 ribu per kilogram saat Imlek. Namun, tingginya harga tidak berdampak pada nelayan karena ikan sulit didapat.
“Harga naik karena ikannya tidak ada. Bukan karena hasil banyak,” tuturnya. (*)
Seorang warga saat memilih beras di Pasar Mustafa Batam Center, Selasa (6/1). Saat ini harga beras dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Asosiasi Distributor Kota Batam memastikan stok beras di tingkat distributor aman hingga April 2026. Klaim ini disampaikan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan isu distribusi beras di sejumlah daerah lain di Kepulauan Riau.
Ketua Asosiasi Distributor Kota Batam, Arianto, mengatakan pihaknya menjamin ketersediaan beras untuk kebutuhan Batam tidak mengalami gangguan dalam beberapa bulan ke depan.
“Untuk stok beras di asosiasi kami, kami menjamin aman sampai April. Tidak ada masalah,” kata Arianto kepada Batam Pos, Senin (9/2) pagi.
Namun ia menegaskan, jaminan tersebut hanya berlaku untuk jaringan distributor yang tergabung dalam asosiasi, bukan untuk stok yang berada di bawah pengelolaan Perum Bulog.
“Kami hanya menjamin di asosiasi kami saja. Kalau Bulog, itu urusan tersendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, beras yang dikelola distributor memiliki karakter berbeda dengan beras Bulog. Bulog berfungsi sebagai penyangga cadangan pemerintah, sementara distributor bergerak secara komersial dengan standar kualitas tertentu.
“Beras Bulog itu persediaan pemerintah. Kalau kami komersial, jadi kualitasnya juga berbeda,” kata Arianto.
Terkait pertemuan antara Asosiasi Distributor dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Arianto membantah adanya ketidakharmonisan. Menurutnya, pembahasan yang muncul lebih pada penyesuaian kualitas beras.
“Bukan tidak cocok. Masalahnya di kualitas. Yang biasa dijual A plus, jangan diturunkan jadi A. Itu tidak dibenarkan, jadi harus disesuaikan,” tegasnya.
Arianto mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Bulog dan meminta sampel beras terlebih dahulu sebelum menyerap stok. “Kalau kualitasnya sesuai, begitu datang bisa langsung kami serap,” ujarnya.
Saat ini, sampel beras Bulog telah diserahkan kepada anggota asosiasi untuk diuji kecocokannya. Namun proses penyerapan belum berjalan penuh.
“Belum berjalan. Sampel sudah dikirim ke anggota, tinggal dicoba. Kalau cocok, distributor siap menyerap untuk bantu stok Batam,” katanya.
Arianto kembali menegaskan, pasokan beras distributor di Batam hingga April dinilai cukup, dan pengadaan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas.
Menanggapi temuan Kementerian Pertanian terkait sekitar 1.000 ton beras di Tanjungpinang yang disebut-sebut akan dikirim ke Palembang, Arianto mengaku tidak memiliki informasi detail. “Untuk Tanjungpinang saya belum tahu. Itu mungkin ranah asosiasi di sana,” ujarnya.
Ia memastikan, beras yang berada di Batam diperuntukkan khusus memenuhi kebutuhan masyarakat Batam dan tidak boleh keluar daerah. “Yang jelas, beras di Batam khusus untuk Batam. Tidak boleh dikeluarkan, karena kita harus jaga kebutuhan sendiri,” kata Arianto.(*)
Tangkapan layar aksi perampokan di Italia bak film-film also Hollywood. (Wanted in Rome).
batampos – Sebuah aksi perampokan nekat yang menyerupai adegan film laga Hollywood menggemparkan Italia selatan. Sebuah video amatir yang viral di media sosial merekam detik-detik penyerangan brutal terhadap mobil pengangkut uang di jalan raya utama Brindisi–Lecce, Senin (9/2) pagi waktu setempat.
Peristiwa dramatis itu terjadi di dekat Tuturano, wilayah pedesaan di Provinsi Brindisi. Sasaran para pelaku adalah kendaraan lapis baja yang tengah mengangkut uang tunai dalam jumlah besar. Aksi penyergapan berlangsung cepat, terencana, dan nyaris tanpa celah.
Sekitar 10 perampok bertopeng, mengenakan jumpsuit hitam-putih, menjalankan skema serangan yang rapi. Mereka menggunakan sejumlah mobil curian untuk menutup total kedua arah jalan raya, membuat lalu lintas lumpuh seketika.
Tak berhenti di situ, kendaraan-kendaraan tersebut kemudian dibakar hingga membentuk “dinding api” yang menghalangi warga sipil maupun patroli polisi mendekati lokasi kejadian. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh.
Dalam hitungan menit, situasi berubah bak medan tempur. Para pelaku meledakkan bagian belakang mobil pengangkut uang menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi, menghancurkan sistem pengaman kendaraan. Ledakan keras disertai kepulan asap tebal terekam jelas dalam video yang kini tersebar luas di berbagai platform digital.
Sejumlah saksi mata menyebut para perampok bersenjata lengkap, termasuk senapan Kalashnikov dan senapan laras panjang. Tembakan dilepaskan ke udara untuk mengintimidasi petugas keamanan serta mencegah siapa pun mendekat.
Meski aksi berlangsung sangat brutal, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas pengawal uang maupun pengguna jalan dilaporkan selamat dari ledakan dan tembakan.
Setelah berhasil menguasai uang tunai—yang nilainya masih dihitung oleh perusahaan keamanan—kelompok bersenjata tersebut melarikan diri menggunakan mobil berkecepatan tinggi ke arah Squinzano, wilayah Lecce. Untuk mengamankan pelarian, mereka menebar paku logam di aspal guna mematahkan upaya pengejaran.
Kepolisian Italia langsung menggelar perburuan besar-besaran dengan mengerahkan helikopter dan menyisir jaringan jalan pedesaan. Namun hingga Senin sore, jejak para pelaku menghilang di kawasan Salento.
Aksi ini menambah daftar panjang perampokan spektakuler di jalan raya Italia dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, perampokan senilai EUR 2 juta terjadi di Calabria pada Desember lalu, disusul pembobolan mobil uang senilai EUR 400 ribu di Abruzzo awal Januari.
Penyidik menduga seluruh kasus tersebut berkaitan dengan jaringan kriminal profesional bergaya paramiliter yang dikenal ahli dalam assalto al portavalori—serangan terhadap kendaraan pengangkut uang. Wilayah Foggia dan Puglia disebut-sebut sebagai basis utama kelompok ini.
Akibat insiden tersebut, jalan raya SS613 ditutup selama beberapa jam untuk keperluan olah tempat kejadian perkara dan pembersihan kendaraan hangus. Aparat juga mengimbau masyarakat bersiap menghadapi peningkatan penjagaan dan pemeriksaan kendaraan di wilayah Puglia dalam beberapa hari ke depan. (*)
batampos — Batam, sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti Selat Malaka, kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri maritim dunia di tengah meningkatnya kompetisi global untuk mengamankan posisi dalam rantai pasok internasional.
Memanfaatkan momentum tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.
Delegasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau, menjalankan pendekatan promosi yang berorientasi pada eksekusi investasi, bukan sekadar pengenalan potensi. Melalui fasilitasi langsung berbasis solusi, BP Batam mendorong dialog investasi menuju tindak lanjut konkret.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih, yang menegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di Eropa. Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta transformasi kawasan menuju platform eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan dinamika perdagangan global.
“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” ujar Fary Djemy Francis.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi berbasis penyelesaian konkret atas hambatan di lapangan.
Salah satu engagement utama dilakukan bersama Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial global perusahaan di lebih dari 180 negara.
Diskusi membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam dalam konteks pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan menuju Asia. Pihak CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap perkembangan Batam dan menyatakan rencana untuk mengirimkan delegasi guna melakukan pendalaman peluang secara langsung.
Delegasi BP Batam juga memperluas jejaring melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Agenda kemudian berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora bisnis sebagai penghubung strategis dalam membuka pipeline investasi lintas negara.
Sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa serta mendorong percepatan tindak lanjut konkret dari peluang investasi yang telah teridentifikasi.
Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.
Port of Rotterdam melihat Batam sebagai kawasan dengan potensi strategis di Selat Malaka, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.
Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada eksekusi dan kepastian investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya. (*)
batampos — Batam, sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti Selat Malaka, kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri maritim dunia di tengah meningkatnya kompetisi global untuk mengamankan posisi dalam rantai pasok internasional.
Memanfaatkan momentum tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.
Delegasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau, menjalankan pendekatan promosi yang berorientasi pada eksekusi investasi, bukan sekadar pengenalan potensi. Melalui fasilitasi langsung berbasis solusi, BP Batam mendorong dialog investasi menuju tindak lanjut konkret.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih, yang menegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di Eropa. Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta transformasi kawasan menuju platform eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan dinamika perdagangan global.
“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” ujar Fary Djemy Francis.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi berbasis penyelesaian konkret atas hambatan di lapangan.
Salah satu engagement utama dilakukan bersama Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial global perusahaan di lebih dari 180 negara.
Diskusi membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam dalam konteks pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan menuju Asia. Pihak CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap perkembangan Batam dan menyatakan rencana untuk mengirimkan delegasi guna melakukan pendalaman peluang secara langsung.
Delegasi BP Batam juga memperluas jejaring melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Agenda kemudian berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora bisnis sebagai penghubung strategis dalam membuka pipeline investasi lintas negara.
Sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa serta mendorong percepatan tindak lanjut konkret dari peluang investasi yang telah teridentifikasi.
Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.
Port of Rotterdam melihat Batam sebagai kawasan dengan potensi strategis di Selat Malaka, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.
Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada eksekusi dan kepastian investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya. (*)
Kasat Reskrim Polresta Barelnag Kompol M Debby Tri Andrestian bersama Kasi Humas Polresta Barelang, dan Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan saat ekspos di Mapolresta Barelang, Senin (9/2). F.Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja mengungkap perkembangan terbaru kasus pengeroyokan brutal di wilayah Kecamatan Lubukbaja. Persoalan asmara lama ternyata yang jadi pemicu konflik tersebut.
Rilis resmi disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (9/2), sebagai bentuk transparansi penegakan hukum kepada publik.
Kasatreskrim Polresta Barelang, M. Debby Tri Andrestian, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari cekcok mulut yang berkembang menjadi aksi kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Insiden tersebut menyita perhatian masyarakat lantaran korban mengalami luka cukup serius.
Menurut Debby, pada hari kejadian pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan tersangka utama berinisial IB di kawasan Seraya, KecamatanBatuampar. Penangkapan dilakukan hanya beberapa jam setelah kejadian, berbekal keterangan saksi serta hasil penyelidikan awal di lapangan.
Tak berhenti di situ, penyidik kemudian melakukan pengembangan perkara. Dari pengembangan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi dua pelaku lain yang terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.
“Dua tersangka lainnya berhasil kami tangkap di wilayah Bengkong pada hari yang sama. Ketiganya kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Debby kepada awak media.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Noval Adimas Ardianto, mengungkapkan motif utama di balik aksi kekerasan tersebut. Ia menyebut tersangka IB tersulut emosi setelah korban melontarkan ucapan bernada menantang, yang dipicu pertengkaran antara korban dan istri IB.
“Korban dan istri tersangka IB sebelumnya sempat cekcok. Diketahui, istri IB merupakan mantan pacar korban, sehingga persoalan lama kembali memicu emosi,” jelas Noval.
Ucapan korban yang dinilai menantang membuat IB mengajak dua rekannya untuk menemui korban. Pertemuan tersebut berujung pada pengeroyokan secara bersama-sama.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis. Polisi memastikan kondisi korban menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penetapan pasal dan pemberkasan perkara.
Ketiga tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Saat ini, berkas perkara tengah dilengkapi untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menahan emosi dan menjaga tutur kata dalam menyelesaikan persoalan pribadi. “Masalah pribadi jangan diselesaikan dengan kekerasan. Selain merugikan orang lain, konsekuensi hukumnya juga berat,” tegas Debby.(*)
batampos – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp 50.000 per jiwa. Selain itu, fidyah ditetapkan Rp 65.000 per jiwa per hari bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan.
Besaran zakat fitrah tersebut setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Penetapan ini dilakukan setelah BAZNAS melakukan kajian mendalam dengan mempertimbangkan dinamika harga beras di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menyampaikan, keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026.
“Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah sebesar Rp 50.000 per jiwa dan fidyah Rp 65.000 per jiwa per hari,” ujar Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/2).
Noor menjelaskan, ketentuan ini berlaku bagi pembayaran zakat fitrah dan fidyah melalui BAZNAS. Penetapan tersebut diharapkan menjadi pedoman nasional agar pengelolaan zakat fitrah selama Ramadan 2026 berjalan seragam dan tertib.
“BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran ini sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Meski demikian, BAZNAS tetap membuka ruang penyesuaian bagi daerah yang memiliki perbedaan harga beras cukup signifikan.
“BAZNAS daerah dan LAZ diperkenankan menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah secara mandiri, sepanjang sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Noor.
Ia menambahkan, zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, penyaluran zakat fitrah kepada mustahik wajib dilakukan sebelum khatib naik mimbar saat salat Idulfitri.
Dengan penetapan ini, BAZNAS berharap pengelolaan zakat fitrah dan fidyah pada Ramadan 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami memastikan pengelolaan zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sesuai ketentuan syariat Islam,” pungkasnya. (*)
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2).
batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2). Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta diikuti jajaran aparatur sipil negara dari kedua institusi.
Kegiatan itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyampaian hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 yang sebelumnya digelar di Kabupaten Bogor. Dalam arahannya, Amsakar menyampaikan bahwa dirinya bersama Li Claudia menerima sejumlah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Arahan tersebut berkaitan dengan percepatan implementasi Asta Cita serta strategi transformasi pembangunan di daerah. Ia meminta seluruh perangkat daerah menyelaraskan program kerja dengan kebijakan nasional.
“Kami bersama Ibu Wakil menerima arahan langsung dari Bapak Presiden. Beliau meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Asta Cita dan strategi transformasi daerah,” katanya.
Salah satu program yang disorot dalam Rakornas, kata dia, ialah peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program itu berfokus pada pembenahan kebersihan lingkungan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta penciptaan ruang kota yang nyaman sebagai fondasi kualitas hidup warga. Pemerintah daerah diminta menghadirkan tata kelola lingkungan yang tertib dan berkelanjutan.
Selain itu, Presiden juga memberikan arahan terkait peningkatan mutu pelayanan publik. Amsakar mengingatkan aparatur pemerintah agar menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme, serta menjauhi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.
“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya pelayanan yang memungut biaya. Pelayanan publik harus bersih, profesional, dan berintegritas,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Asta Cita. Ia menyebut, program tersebut sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat agar pelaksanaannya tepat sasaran.
“Program MBG ini adalah investasi luar biasa untuk rakyat. Targetnya sekitar 82,3 juta penerima manfaat hingga akhir 2026 dan mampu membuka hingga satu juta lapangan pekerjaan. OPD teknis terkait harus bergerak cepat untuk menyukseskannya,” ujarnya.
Ia juga memaparkan, bahwa visi besar pemerintah pusat diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah berupaya memastikan setiap warga memiliki akses terhadap pangan yang cukup, layanan kesehatan yang memadai, pendidikan berkualitas, serta peluang ekonomi yang layak.
Isu kebersihan kota turut menjadi perhatian dalam apel tersebut. Amsakar menginstruksikan para camat dan lurah untuk segera menuntaskan persoalan sampah di wilayah masing-masing, termasuk penataan titik-titik yang kerap menjadi lokasi penumpukan. Ia menyampaikan rencana kegiatan gotong royong lintas instansi yang melibatkan kantor pemerintahan, sekolah, BUMN, dan BUMD.
“Tidak boleh lagi ada sampah berserakan di tepi jalan. Rabu ini kita akan menggelar kegiatan bersama. Kantor pemerintah, lembaga, sekolah, BUMN, dan BUMD harus bersih. Semua harus hadir dan bekerja,” ujarnya.
Selain persoalan persampahan, dia turut menyoroti penggunaan atap seng pada sejumlah bangunan yang dinilai kurang mendukung estetika kawasan perkotaan. Ke depan, ia mendorong penggunaan material yang lebih representatif, seperti genting, guna menghadirkan wajah kota yang tertata dan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Dari sisi kinerja kelembagaan, Amsakar memberikan arahan khusus kepada BP Batam dan Pemko Batam. BP Batam diminta mempercepat proses tender dan lelang proyek strategis serta menuntaskan persoalan distribusi air bersih yang masih menjadi keluhan warga. Sementara itu, Pemko Batam didorong untuk fokus membenahi pengelolaan sampah dan meningkatkan kualitas layanan publik yang kerap mendapat sorotan masyarakat, termasuk melalui media sosial.
“Mari kita bangun energi kolektif bersama, menciptakan lompatan-lompatan kemajuan. Bergerak cepat, serius, dan berorientasi hasil. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mempercepat pelaksanaan Asta Cita Presiden,” kata Amsakar.(*)