Tim Terpadu merobohkan kosan dan bangunan milik bandar sabu di Kampung Madani, Sei Beduk, Senin (18/11) sore. F. Deni untuk Batam Pos
batampos – Tim Gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Ditpam BP Batam merobohkan 4 bangunan yang ada di Kampung Madani, Sei Beduk, Senin (18/11) sore. Bangunan ini merupakan milik bandar yang digunakan untuk transaksi serta mengkonsumsi narkotika jenis sabu.
Kasat Narkoba Polresta Barelang, AKP Deni Langie mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penindakannya pada Sabtu (16/11) di kawasan tersebut.
Dari lokasi, pihaknya mengamankan seorang wanita berinisial L yang merupakan bandar sekaligus pemilik kosan atau bangunan tersebut.
“Kita lakikan razia dan penindakan hukum. Didapati 1 paket sabu, bong, dan timbangan,” ujarnya.
Selain menindak L, kata Deni, pihaknya melakukan penggeledahan di kosan dan menemukan 2 orang pengguna sabu.
“Dari keterangan pengguna ini, sabu itu didapat dari bandar atau pemilik kos,” katanya.
Deni menjelaskan L merupakan resedivis kasus yang sama dan ditangkap pada 2013 lalu dengan barang bukti sabu dan ekstasi. Ia memiliki jaringan Internasional untuk mendapatkan barang haram tersebut.
“L ini mendapatkan barang dari N. Dan ini masih kami dalami,” ungkapnya.
Sementara Kasatpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan ini serta penindakan Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah.
“Kami pemerintah mendukung penuh apa yang diinginkan Pak Kapolda untuk merobohkan bangunan yang digunakan untuk menggunakan narkoba,” katanya.
Sebelumnya, Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri melakukan transformasi dengan mengganti nama Kampung Aceh Simpang Dam menjadi Kampung Madani. Hal ini dilakukan Polda Kepri sebagai wujud nyata dalam pemberantasan narkotika di lokasi tersebut.
Peresmian Kampung Aceh Simpang Dam menjadi Kampung Madani dilakukan pada Jumat (15/11). (*)
Dinas Perhubungan Kota Batam bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepri, Jasa Raharja dan TNI Polri melakukan razia penegakan hukum kendaraan angkutan umum dan barang di depan kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Senin (18/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri, bersama sejumlah instansi terkait menggelar razia kendaraan angkutan umum dan barang di depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Senin (18/11). Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini bertujuan meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati Damarintan menjelaskan, bahwa razia ini merupakan bagian dari langkah penegakan hukum (gakkum) yang rutin dilakukan. Kegiatan tersebut didasari oleh data Jasa Raharja yang menunjukkan meski angka kecelakaan menurun, tingkat fatalitas meningkat, terutama akibat kendaraan angkutan barang yang tidak laik jalan.
“Hari ini kami melaksanakan penegakan hukum secara sinergis dengan Forum Komunikasi Lalu Lintas, yang melibatkan Dishub, Jasa Raharja, hingga TNI/Polri. Tujuannya adalah meningkatkan keselamatan berkendara, terutama melalui pengecekan kelayakan kendaraan,” ujarnya.
Dalam razia kali ini, kendaraan yang terbukti tidak memenuhi standar keselamatan akan ditindak dengan tilang. Selain itu, pendekatan persuasif dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelayakan kendaraan.
“Uji kir saat ini sudah gratis untuk masyarakat. Lewat uji kir, kita bisa mengetahui aspek apa saja yang perlu diperbaiki pada kendaraan. Pemerintah juga memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan untuk memenuhi standar keselamatan sebelum kendaraan diuji,” kata Dini.
Sebagai bagian dari upaya keselamatan, stiker Alat Pemantul Cahaya (APC) ditempelkan pada kendaraan yang melintas. Hal ini bertujuan meningkatkan visibilitas kendaraan, khususnya saat malam hari, guna mengurangi risiko kecelakaan.
“Selain kelayakan kendaraan, razia juga mencakup pemeriksaan surat-surat kendaraan. Data pelanggaran akan dihimpun dan dianalisis setelah kegiatan selesai,” katanya.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Batam, Edward Purba menyebut, bahwa pentingnya sinergi antarinstansi untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di Batam laik jalan, terutama menjelang periode natal dan tahun baru (Nataru).
“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas uji kir yang sudah gratis. Jika ada kekurangan pada kendaraan, segera perbaiki. Jangan sampai kendaraan yang tidak laik beroperasi dan menyebabkan kecelakaan,” kata dia.
Razia kali ini juga menjadi langkah awal dalam pengawasan ketat terhadap kendaraan angkutan umum dan barang yang melintas di Batam atau keluar dari wilayah tersebut. (*)
batampos – Anggota Komisi III DPR RI, Rizki Faisal mempertanyakan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, terkait makalahnya yang berjudul ‘strategi koordinasi antar lembaga, guna optimalisasi program pencegahan dan pemberantasan korupsi.’
Ia menyebut, pemberantasan korupsi seringkali dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari ego sektoral sampai minimnya harmonisasi kebijakan.
“Dalam konteks pemberantasan korupsi, koordinasi antar lembaga seringkali dihadapkan pada tantangan seperti ego sektoral, sering terjadi juga tumpang tindih kewenangan, serta kurangnya harmonisasi kebijakan,” kata Rizki Faisal saat menggelar uji kepatutan dan kelayakan Capim KPK di Ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).
Legislator Partai Golkar ini mempertanyakan cara atau konsep dari mantan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK itu dalam menangani persoalan-persoalan tersebut.
“Berdasarkan strategi yang anda paparkan dalam makalah, bagaimana anda memastikan koordinasi antar lembaga penegak hukum, pemerintah dan lembaga terkait lainnya dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan konflik atau hambatan birokrasi?” tanya Rizki Faisal.
Selain itu, Presidium Pena 98 Kepri ini juga mempertanyakan cara-cara mendukung pencegahan korupsi, apabila Irjen Kementan tersebut menjadi pimpinan KPK.
“Bagaimana KPK di bawah kepemimpinan anda akan menjadi motor penggerak dalam menciptakan sinergi tersebut untuk mendukung pencegahan pemberantasan korupsi secara komperehensif?,” tegas Rizki Faisal.
Merespons pertanyaan itu, Setyo Budiyanto mengaku akan transparan dalam segala bentuk koordinasi yang dilakukan, baik itu koordinasi internal maupun eksternal.
“Masalah koordinasi, Kita akan buka semuanya. Masalah etika, hukum, norma dan lain-lain kita juga akan komunikasi, dengan dewas khususnya,” pungkasnya. (*)
Nyanyang Haris Pratamura (paling kiri) menyanyi sebuah lagu Batak.
batampos – Ratusan jemaat Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Batuaji menyambut gemuruh saat calon wakil gubernur (cawagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyanyikan lagu Batak yang berjudul Boru Pangguaran, di acara pesta gotila sekaligus penggalangan dana di gereja HKI Batuaji, Minggu (17/11/24).
Mereka (para jemaat,red) tampak kagum karena Nyanyang sangat fasih menyanyikan lagu tersebut. Banyak yang berdecak kagum, bahkan ada yang berlari ke depan untuk menyalaminya.
“Saya sebagai orang Batak bangga, beliau bukan orang Batak tapi fasih menyanyikan tanpa membaca tek,” ucap Hotman Hasibuan.
Hasibuan menilai, kepribadian Ansar Ahmad dan Nyanyang merupakan sosok orang baik yang mau dekat masyarakatnya.
“Beliau orang-orang baik dan selalu ada dihati kami. Saya melihat ada harapan positif. Tentunya kami mendukung dan mendoakan apa yang dicita-citakannya tercapai,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut Nyanyang juga mendapatkan kehormatan dengan menerima dua kain ulos yang langsung diselendangkan oleh para pengurus HKI. (*/adv)
batampos – Pemerintah berupaya meningkatkan penerapan layanan syariah di tengah masyarakat, dengan mengundang ulama dari berbagai negara. Mereka membahas beberapa isu, seperti penetapan kalender Hijriyah yang sering berbeda. Contohnya tahun lalu Muhammadiyah lebaran dahulu pada 21 April. Sedangkan Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah menetapkan lebaran jatuh pada 22 April.
Rencananya ulama dari 14 negara hadir di Jakarta membahas penerapan syariah di era modern. Mereka akan berkumpul dan berdiskusi dalam konferensi bertajuk Sharia International Forum (SHARIF). Acara tersebut digelar di Jakarta pada 20-22 November di bawah komando Kementerian Agama (Kemenag).
Plt. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan, Forum SHARIF 2024 akan menghadirkan ulama terkemuka dari 14 negara, antara lain Turki, Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, Mesir, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Yordania, Qatar, Maroko, Tunisia, Palestina, Australia, dan Indonesia. Para ulama dan cendekiawan itu akan berdiskusi serta berbagi pengalaman terkait penerapan syariah di masing-masing negara.
Dia menjelaskan forum itu bakal membahas tiga topik utama. Yaitu standar penentuan kalender hijriah, teknologi dan ekonomi syariah, serta isu kewarisan Islam. Pembahasan terkait standar penentuan kalender hijriah menjadi penting. Karena perbedaan penetapan awal bulan hijriah di Indonesia sering mempengaruhi kebijakan publik, seperti penentuan 1 Ramadhan, Idul Fitri atau lebaran, dan Idul Adha.
Topik kedua, teknologi dan ekonomi syariah dipandang relevan dengan perkembangan zaman. Ahmad Zayadi menekankan bahwa teknologi sangat berpengaruh terhadap aktifitas ekonomi masyarakat. Teknologi digital dan internet saat ini bukan lagi sekedar alat, namun ia sudah berkembang menjadi bagian dari komoditas ekonomi.
Selain itu, Ahmad Zayadi menekankan bahwa teknologi juga dapat menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi layanan syariah. “Pemanfaatan teknologi, seperti platform digital untuk layanan zakat, wakaf, dan haji, merupakan langkah strategis yang harus dioptimalkan untuk mencapai kemaslahatan umum,” papar Zayadi dalam keterangannya Senin (18/11) malam.
Isu ketiga yang dibahas adalah kewarisan Islam, yang sering menjadi topik krusial di tengah masyarakat. Diskusi mengenai kewarisan bertujuan untuk menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif dan solusi terhadap perbedaan pemahaman dalam penerapan hukum kewarisan di era modern. Forum ini diharapkan mampu menghadirkan kerangka kerja yang solutif dalam penerapan hukum waris Islam, sejalan dengan maqashid al-syariah.
Partisipasi para tokoh internasional itu diharapkan memperkaya wawasan serta memberikan masukan berharga bagi Indonesia. “Khususnya dalam mengembangkan layanan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern,” kata Zayadi.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa konferensi itu merupakan inisiatif penting untuk menyoroti peran pemerintah dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip syariah yang efektif dan efisien. Langkah itu berlandaskan pada maqashid al-syariah atau prinsip-prinsip dasar syariah yang bertujuan menjaga kesejahteraan dan kemaslahatan umat.
“Dengan adanya konferensi internasional ini, kami berharap dapat memperkuat pemahaman dan praktik layanan syariah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Zayadi. Dia menambahkan bahwa kehadiran forum itu diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga fatwa, peradilan dan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan syariah yang berkelanjutan.
Pembukaan acara SHARIF 2024 dijadwalkan akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Keynote speech akan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal International Islamic Fiqh Academy (IIFA), H.E. Prof. Koutoub Moustapha Sano. Dia diharapkan dapat memperkuat peran Indonesia dalam diskusi internasional terkait layanan syariah. (*)
DSF, 19, remaja asal Tangerang dengan kondisi lemah dirawat di ruang ICU RS Harapan Bunda, sejak Jumat (15/11). F. Yofi Yuhendri/Batam Pos
batampos – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang tengah menyelidiki penyebab DSF, 19, yang kritis di Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB). Gadis asal Tangerang ini sudah 3 bulan berada di Batam dan sempat bekarja di salon kawasan Nagoya.
Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian mengatakan pihaknya sudah memeriksa 14 orang saksi. Terdiri dari rekan kos, rekan kerja, dan orang tua korban.
“Kita sudah memeriksa 14 orang saksi. Penyebabnya belum bisa disimpulkan, masih penyelidikan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Senin (18/11).
Selain memeriksa saksi, polisi tengah menunggu hasil pemeriksaan dokter terhadap tubuh korban. Diketahui, sekujur tubuh korban mengalami lebam.
“Kita juga masih menunggu hasilnya. Itu nanti dokter yang menentukan,” katanya.
Informasi yang didapatkan, korban hanya bekerja selama 3 hari di salon Chellsey Salon, Kompleks Nagoya Point Blok H, Nomor 3. Kemudian, korban dibawa rekannya bekerja ke Tembilahan, Riau.
“Nanti kita sampaikan jika pemeriksaan sudah selesai. Sekarang pemeriksaan masih berlangsung,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu memerintahkan Kasat Reskrim untuk melidik dengan
memeriksa. Hal ini dikatakannya usai membesuk korban di RSHB.
“Pertama, informasi orangtua korban, kemudian teman yang mengantar korban ke rumah sakit. Temannya yang mengetahui siapa yang memukul korban,” katanya.
DSF, 19, terbaring lemah di ruang ICU RS Harapan Bunda sejak Jumat (15/11) dini hari. Gadis asal Tanggerang ini diduga menjadi korban penganiayaan.
Kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia tak sadarkan diri dan tubuhnya penuh lebam. Korban diketahui diantarkan temannya ke rumah sakit tersebut. (*)
Ratusan personel bersiap-siap menjaga melakukan pengamanan debat kedua di CK Tanjungpinang, Senin (18/11). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Kepri menerjunkan ratusan personel untuk mengawal keamanan debat putaran kedua Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Senin (18/11) mulai pukul 19.00 WIB di Hotel CK Tanjungpinang.
Kabag Ops Polresta Tanjungpinang, Kompol Amir mengatakan sedikitnya ada 134 personel yang dikerahkan, untuk melakukan pengamanan jalannya proses debat do Hotel CK Jalan Raja Haji Fisabilillah tersebut.
Dalam pengamanan ini, kata Amir akan fokus terhadap beberapa titik yang dianggap rawan. Yakni, pintu masuk Hotel CK dan area sekitarnya. Selain itu, pengaturan lalu-lintas di depan hotel CK juga akan dilakukan.
“Ada 134 personel Polresta Tanjungpinang. Lalu ada 30 personel dari Brimob Batalion B Bintan,” kata Amir.
Sahrul menyampaikan, para pendukung paslon yang ingin masuk ke dalam ruangan debat wajib mengenakan nametag, yang sudah disediakan oleh KPU. Jika tidak memiliki nametag, pendukung paslon tidak diperbolehkan masuk.
“Untuk pendukung yang diperbolehkan masuk sebanyak 150 orang per paslon. Jadi total ada 300 orang yang bisa masuk ke dalam ruangan debat,” tamabahnya.
Ia juga meminta kepada para pendukung untuk menjaga ketertiban selama debat berlangsung. Jika ada pendukung yang membuat kerusuhan, maka akan ditindak oleh petugas yang berjaga.
“Kami Polresta telah berkoordinasi untuk memastikan keamanan tetap terjaga,” pungkasnya.
Diketahui, debat kedua tersebut mengangkat tema “Pembangunan Tanjungpinang yang Holistik”. Dalam debat kedua ini juga terdapat enam segmen, sama seperti debat pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu. Kemudian, terdapat dua sub tema untuk enam segmen debat kedua tersebut. (*)
Warga Bintan tewas diduga tersengat listrik di rumahnya, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Senin (18/11/2024). saat dievakuasi ke rumah sakit. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.
batampos– Seorang warga Bintan, Selvi, ditemukan tewas di rumahnya di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Senin (18/11/2024).
Wanita berusia 34 tahun itu diduga tewas tersengat arus listrik karena di lokasi kejadian ditemukan kabel.
Sejumlah warga maiki bus Tras Batam di kawasan Batamcebter, Senin (18/11). Bus Trans Batam angkutan umum yang menjangkau beberapa wilayah di Kota Batam. Pemerintah Kota Batam tengah merancang sistem angkutan massal yang mengadopsi konsep Bus Rapid Transit (BRT). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota Batam tengah merancang sistem angkutan massal yang mengadopsi konsep Bus Rapid Transit (BRT), yang bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas dengan konsep yang sudah diterapkan di Jakarta. Namun, rencana besar ini masih dalam tahap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang memasuki bab awal.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, mengatakan, konsep BRT ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk transportasi di Batam, pembahasan regulasi menjadi fokus utama. “Kami masih dalam proses pembahasan Ranperda, dan saat ini baru masuk dalam pembahasan bab 1 yang berisi pengertian umum serta pasal-pasal yang terkait,” ungkap Salim, Senin (18/11).
Sistem BRT yang direncanakan akan mengadopsi pola dengan jalur khusus, serupa dengan yang ada di Jakarta, meskipun infrastruktur Batam akan disesuaikan.
“Jalur khusus di Batam akan berbeda, tergantung pada kondisi jalan yang ada, tetapi konsep utamanya tetap sama, yaitu bus dengan jalur khusus untuk menghindari kemacetan,” terang Salim.
Beberapa kawasan yang menjadi perhatian untuk penerapan konsep BRT antara lain Nagoya, Batuaji, dan Batam Center.
“Studi kelayakan sudah dilakukan di beberapa titik strategis, dan nanti akan kami perjelas lagi untuk memastikan efektivitasnya di seluruh Batam,” tambahnya.
Salim juga mengungkapkan bahwa pengembangan infrastruktur baru, seperti penambahan lajur atau jalan baru, akan menjadi pertimbangan apabila anggaran mencukupi.
“Jika dana tersedia, kami akan memikirkan penambahan lajur untuk memperlancar konsep BRT ini,” jelasnya.
Meskipun BRT diharapkan dapat diterapkan pada tahun 2025, Salim menekankan bahwa saat ini fokus utama adalah menyelesaikan Ranperda terlebih dahulu. “Kami masih dalam tahap pembahasan regulasi, setelah itu baru akan dilanjutkan dengan langkah teknis lainnya,” tutup Salim.
Dengan adanya sistem BRT, pemerintah berharap Batam dapat memiliki sistem transportasi massal yang efisien dan dapat mengurangi kemacetan, meskipun implementasi konsep ini masih memerlukan waktu panjang. (*)
batampos – Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian mengaku pihaknya tengah menyelidiki kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Sebab, kasus ini diduga tengah marak terjadi di Batam.
“Masih kita lidik. Semoga ada petunjuk,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Senin (11/11).
Debby menjelaskan ia akan menindak tegas pelaku yang melibatkan anak dibawah umur dalam kasus prostitusi online ini. Termasuk pihak hotelnya.
“Indikasi ada. Jika ditemukan akan kita tindak,” katanya.
Informasi yang didapatkan, prostitusi online melibatkan anak ini berlokasi di wisma kawasan Pelita, Lubukbaja. Anak-anak ini chekcin bersama-sama dan menggunakan jasa joki untuk mencari pelanggan.
“Kita imbau bagi orangtua agar lebih mawas diri untuk jaga anknya. Agar tidak terlibat prostitusi online ini,” ungkapnya.
Sementara Psikolog, Irfan Aulia mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan anak nekat terjun ke dunia prostitusi. Faktor terbesar yakni pengaruh orangtua.
“Yang pernah saya temui di lapangan keluarga di Batam banyak sekali yang bercerai. Ayahnya minggat, atau ibunya minggat. Orangtua tunggal,” ujarnya.
Irfan menjelaskan faktor peceraian orangtua tersebut berpengaruh dengan pendidikan dan pengawasan anak. Sehingga anak tidak mendapatkan edukasi yang baik dan terjerumus ke pergaulan bebas.
“Kedua pengaruh gaya hidup. Dan akses media sosial,” katanya.
Selain faktor tersebut, Irfan menduga terjerumusnya anak Batam ke dunia prostitusi karena market demand terhadap prostitusi perempuan cukup tinggi baik di lokal atau wisman.
“Karena dulu tempat ini terlokalisir di tempat tertentu sekarang menyebar ke tempat yang banyak penduduk seperti Batu Aji dan Sagulung,” tutupnya. (*)