Salah satu bagian Hutan Mata Kucing yang terbakar sejak lima hari lalu. Foto: Yofi Yuhendri
batampos – Kebakaran Hutan Mata Kucing berhasil dipadamkan petugas gabungan secara keseluruhan. Kebakaran ini sudah berlangsung selama lima hari dan melibatkan belasan mobil pemadam kebakaran untuk pemadaman.
“Api sudah padam seluruhnya kemarin (Senin),” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Hendriani Agustini, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan titik api dalam kebakaran tersebut menyebar di lebih dari satu lokasi. Selain itu, lambatnya pemadaman disebabkan akses jalan yang tidak bisa dilakui mobil damkar.
“Kendalanya aksesnya. Karena untuk menuju titik api itu harus sambung selang,” katanya.
Dengan adanya kebakaran hutan ini, Hendriani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab saat ini tengah musim kemarau dan angin kencang.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan kebakaran diduga merupakan rembetan api dari titik kebakaran di kawasan Mata Kucing. Kemudian menjalar hingga ke kawasan perbukitan tepatnya dibelakang Taman Lestari, Kibing.
“Kami masih cari tahu dulu penyebab. Diduga api menjalar dari titik di Mata Kucing,” ujarnya.
Namun Bayu memastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban atau terkena rumah warga. Yang terdampak hanya kebun warga dan kawasan hutan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kebakaran hutan Mata Kucing sudah berlangsung selama lima hari. Bahkan hutan yang terbakar sudah mendekat ke pemukiman warga, tepatnya di rumah liar (ruli) belakang Taman Lestari, Kibing, Kecamatan Batuaji. (*)
Direktur Biomassa PT PLN EPI, Hokkop Situngkir (pakai rompi PLN) didampingi Direktur Utama PT BEST YPK PLN, Lutfi Nazi saat meninjau sarana dan prasarana di jeti PLTU Tanjungbalai Karimun pada Senin (9/2) malam.
batampos.co.id – PT PLN Energi Primer Indonesian (PLN EPI) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun. PLN EPI merupakan sub-holding PT PLN (Persero) dan sekaligus perusahaan penyedia “bahan bakar” untuk seluruh pembangkit listrik milik PLN di Indonesia.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Direktur Bioenergi PT PLN EPI, Hokkop Situngkir yang tiba pukul 16.30 WIB langsung ‘on fire’ meninjau lokasi pembangkit listrik di Tanjungbalai Karimun.
Direktur Bioenergi PT PLN EPI, Hokkop Situngkir dalam kunjungannya ke Tanjungbalai Karimun pada hari Senin 9 Februari 2026 malam mengatakan, setelah melihat langsung ke lokasi produksi listrik PLTU Tanjungbalai Karimun (2 x 7 MW) mulai dari jeti unloading bahan bakar sampai dengan masuknya bahan bakar ke mesin pembangkit listrik, maka PLTU jenis stocker ini memang mumpuni untuk cofiring biomassa.
“Memang, masih ada sarana dan prasarana pendukung yang harus ditingkatkan. Sehingga, proses cofiring di PLTU bisa lebih baik,” paparnya.
Secara bertahap nanti, kata Hokkop, energi hijau melalui biomassa akan lebih berperan dalam menjamin pasokan listrik untuk publik atau masyarakat. Sehingga, dengan semakin tumbuhnya pemakaian bahan bakar biomassa akan berpengaruh positif terhadap circulare pertumbuhan ekonomi kerakyatan dilingkungan wilayah PLTU.
Menurut Hokkop, dengan kondisi mesin PLTU Tanjungbalai Karimun yang mumpuni ini, sangat memungkinkan pelaksanaan cofiring dgn bahan bakar biomassa dari target tahun 2026 sebesar 6000 ton/tahun (8 persen) bisa ditingkatkan hingga +/- 40.000 ton/tahun (50 persen) pada tahun 2027 dan seterusnya. Hal ini mengingat pada tahun 2024 PLTU Tanjungbalai Karimun telah melakukan uji coba cofiring dengan bahan bakar wood chip hingga 100 persen
Pemenuhan pasokan biomassa di PLTU Tanjungbalai Karimun saat ini telah dilaksanakan oleh PT BEST YPK PLN (anak perusahaan YPK PLN / group afiliasi PLN) dari hasil produksi beberapa sumber di beberapa lokasi Kepulauan Riau.
Dikesempatan kunjungan kerja Direktorat Bioenergi PLN EPI ini, Hokkop juga berkunjung ke Pusat Listrik Bahan Bakar Synthetic Gas hybrid Solar Cell milik Karimun Power Plant (KPP) yang melayani kelistrikan di kawasan khusus industri di Tanjungbalai Karimun. Dimana synthetic gas pada pembangkit KPP ini diproduksi dari bahan baku kayu wood chip melalui proses reaktor gasifier. Sehingga menghasilkan gas synthetic yang ramah lingkungan dan memenuhi syarat untuk bahan bakar mesin pembangkit listrik KPP dengan kapasitas terpasang 2 x 500 KW.
Dikesempatan kunjungan kerja Direktorat Bioenergi PLN EPI ini, Hokkop juga berkunjung ke Pusat Listrik Bahan Bakar Synthetic Gas hybrid Solar Cell milik Karimun Power Plant (KPP) yang melayani kelistrikan di kawasan khusus industri di Tanjungbalai Karimun. Dimana synthetic gas pada pembangkit KPP ini diproduksi dari bahan baku kayu wood chip melalui proses reaktor gasifier. Sehingga menghasilkan gas synthetic yang ramah lingkungan dan memenuhi syarat untuk bahan bakar mesin pembangkit listrik KPP dengan kapasitas terpasang 2 x 500 KW.
Pada hari Selasa 10 Agustus 2026 pagi hari, Hokkop melanjutkan kunjungan kerjanya di Pulau Kundur di Pembangkit Listrik Synthetic Gas kapasitas terpasang (3 x 500 KW) milik PT PGI yg sudah beroperasi sejak tahun 2017 dengan daya mampu rata-rata 1.000 KW.
Beroperasinya Pembangkit Listrik Synthetic Gas di Pulau Kundur ini, menjadi contoh nyata terlaksananya program kemandirian energi mulai dari sisi hulu berupa penyediaan hutan tanaman energi masyarakat setempat hingga hilir berupa pengolahan hasil wood Chip yang menjadi bahan baku pokok proses gasifier produksi Synthetic gas, yang sekaligus menjadi bagian program Dediselisasi di PLN secara bertahap.
Hokkop melanjutkan penjelasannya, melalui program Pembangkit Listtik Synthetic Gas ini merupakan salah satu pilihan yg tepat diimplementasikan di daerah-daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) di wilayah Indonesia yang sekaligus menjadi bagian percepatan program Dediselisasi Nasional.
Program ini sekaligus akan menumbuhkan circular ekonomi masyarakat di daerah-daerah setempat.
Dimana masyarakat setempat menjadi bagian penting yang akan ikut terlibat dukungan penyiapan hutan tanaman energi yang hasil produksi kayunya bisa terjaga berkesinambungan jangka panjang dan sekaligus terwujudnya bauran energi yang ramah lingkungan di mana limbah dari produksi synthetic hasil ini adalah karbon aktif yg dapat dipergunakan untuk memperbaiki hara kesuburan tanah setempat.
PT BEST YPK PLN Siap sebagai Implementor Biomassa, Menuju Green Energy Merangkai Circle Ekonomi.
PT BEST (Bakti Energi Sejahtera) YPK PLN merupakan Anak Perusahaan YPK PLN yang kegiatan usaha utamanya adalah produksi dan pemasok biomassa untuk mendukung program cofiring PLTU PLN dalam rangka penurunan emisi karbon dan sekaligus mengembangkan green energy atau energi hijau melalui penyediaan bioenergi.
cofiring PLTU PLN merupakan substitusi/penggantian sebagian bahan bakar fosil (batu bara) yang digunakan PLTU dengan bahan bakar lain yang lebih ramah lingkungan (biomassa).
Menurut Direktur Utama PT BEST YPK PLN, Lutfi Nazi, perusahaannya (PT BEST, red) sejak tahun 2022 sebagai implementor atau pelaksana produksi dan pasokan biomassa ke sebagian besar PLTU PLN di Indonesia. Sehingga, pihaknya senantiasa all out mendukung substitusi program pengembangan biomassa dalam rangka penurunan pemakaian energi fosil pembangkit listrik PLN.
Saat ini, PT BEST sudah memasok biomass wood chip dan sawdust di 17 PLTU PLN di Indonesia. Salah satunya pasokan biomassa di PLTU Tanjungbalai Karimun dengan jumlah pasokan per tahun 6 ribu ton. Di tahun 2026 ini PT BEST YPK PLN berharap bisa berkontribusi sebanyak +/- 1 juta ton pasokan biomassa di program cofiring-nya PLN yang dilaksanakan melalui PT PLN Energi Primer Indonesia (PL EPI) yang dikomandani oleh Direktur Bioenergi, Pak Hokkop Situngkir,” papar Lutfi.
Sambung Lutfi, program PLN EPI penyediaan biomassa di tahun itu 2026 adalah ini sebesar 3.650.000 ton, dan PT BEST YPK PLN akan berkontribusi di atas 25 persen atau hampir 30 persen.
Mewujudkan target ini tentunya harus dengan komitmen yang kuat. Termasuk upaya di lapangan yang serius dan teguh, dengan melibatkan masyarakat luas terkait penyediaan ketahanan energi, transportasi hingga terpenuhinya produk biomassa yang siap diterima di PLTU PLN.
”Program biomassa sekaligus menjadi circle untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga, melalui program ini keterlibatan masyarakat secara luas untuk memberikan dukungan. Yakni, mulai dari penanaman pohon tanaman energi dan kayu sejenisnya yang bisa dalam waktu relatif pendek sudah bisa dipanen ulang. Dan juga replanting tanaman-tanaman keras yang sudah tidak produktif dapat untuk dijadikan biomassa. Sehingga, selanjutnya, ketersediaan bahan baku dari tanaman itu bisa berkelanjutan dan menjadi dukungan target pemenuhan biomassa 1 juta ton di tahun 2026 itu,” ungkapnya.
Dikatakan Lutfi, PLTU Tanjungbalai Karimun sudah melaksanakan Cofiring dgn biomassa wood chip sejak 2024. PLTU yang ada di sini (Tanjungbalai Karimun) itu jenis stoker 2 x 5 MW sehingga cukup mudah dalam implementasi cofiring biomassa secara bertahap 5 hingga 100 persen.
”Kalau untuk pasokan di Tanjungbalai Karimun sendiri kami menarget di atas 6 ribu ton di tahun 2026 (+/- 8% dari pemakaian bahan bakar di PLTU Tanjungbalai Karimun).
”Presentasi volume pemakaian biomassa ini akan dilakukan bertahap dan juga butuh dukungan dari masyarakat luas, khususnya masyarakat yang ada di kawasan sekitar kepulauan Tanjung Balai Karimun untuk dukungan ketersediaan kayu bahan bakunya,” ungkapnya. (*/adv)
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.
batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa, Selasa (10/2).
Kali ini, kegiatan dikemas dalam silaturahmi dan diskusi bersama komunitas ojek online Kota Batam sekaligus optimalisasi Operasi Keselamatan Seligi 2026.
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan, program ini bertujuan memperkuat kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat, khususnya komunitas ojek online sebagai salah satu elemen penting penggerak ekonomi daerah.
Menurut Taufiq, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari optimalisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026 yang saat ini memasuki hari kesembilan. Ia mengatakan ojek online memiliki peran strategis sebagai mitra lalu lintas sekaligus mitra kamtibmas.
“Komunitas ojek online merupakan penggerak ekonomi sekaligus pejuang kemanusiaan. Kami ingin menjalin koordinasi dan kerja sama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ditlantas Polda Kepri juga merencanakan sejumlah program dukungan bagi pengemudi ojek online, salah satunya program bengkel gratis. Program ini ditujukan untuk memastikan kendaraan operasional pengemudi dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan.
Selain itu, Ditlantas juga membuka ruang aspirasi terkait persoalan di jalan raya, termasuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Masukan yang dihimpun, seperti perbaikan jalan rusak, penambahan rambu lalu lintas, hingga penanganan kendaraan over dimensi dan over load, akan dikoordinasikan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri sesuai Perpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK).
Taufiq menyebut , salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran.
“Karena itu, ia mengajak komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil PT Jasa Raharja Kepri Gentur Anggoro Waseso mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada pemberian santunan korban kecelakaan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas.
“Kami bersama Ditlantas Polda Kepri terus mengkampanyekan keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya mendukung target nasional keselamatan lalu lintas menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dalam sesi diskusi, perwakilan pengemudi ojek online menyampaikan sejumlah aspirasi. Driver Gojek, Ilham Sitohang, berharap program bengkel gratis dapat segera direalisasikan serta perbaikan jalan berlubang diprioritaskan demi keselamatan pengendara dan penumpang.
Sementara itu, perwakilan Grab, Welly, menyoroti tingginya angka kecelakaan di kawasan Tiban yang diduga dipicu human error dan aktivitas kendaraan berat.
Ia juga menyoroti keberadaan dump truck over dimensi, penerangan jalan yang tertutup pepohonan, serta zebra cross yang mulai tidak terlihat jelas. (*)
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (dok. PBSI)
batampos – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis sejumlah aturan dan pembaruan besar yang akan mulai berlaku pada tahun 2027 nanti.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah penambahan jumlah pertandingan dalam setahun hingga hampir dua kali lipat, yang membuat kalender kompetisi bulu tangkis dunia semakin padat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya BWF dalam membawa bulu tangkis memasuki era pertumbuhan global yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Perubahan tersebut sejalan dengan perpanjangan kerja sama jangka panjang BWF dengan mitra siaran dan komersial, Infront, hingga 2034.
Dalam pernyataannya pada Selasa (10/2), BWF menegaskan komitmen mendefinisikan ulang struktur kompetisi, meningkatkan daya tarik komersial, menyempurnakan standar produksi siaran, serta menghadirkan pengalaman yang lebih berkualitas bagi atlet, penggemar, dan seluruh pemangku kepentingan.
Mulai 2027, jumlah pertandingan bulu tangkis yang diproduksi untuk siaran televisi akan meningkat signifikan, dari 1.410 menjadi sekitar 3.000 pertandingan.
Peningkatan ini untuk memperluas jangkauan bulu tangkis dan memperkuat posisi olahraga global dengan daya tarik yang kian besar.
BWF juga melakukan pembaruan besar pada struktur BWF World Tour, yang kini akan terdiri dari enam level dan total 36 turnamen.
Salah satu poin utama adalah penetapan lima turnamen Super 1000, serta integrasi turnamen Super 100 ke dalam rangkaian resmi World Tour.
Perubahan tersebut berdampak pada peningkatan total hadiah tahunan BWF World Tour hingga 26,9 juta dolar AS (Rp452 miliar). BWF berharap prestise World Tour meningkat tajam di tingkat global.
Lima turnamen Super 1000 yang digelar di Asia dan Eropa juga akan mengusung format kompetisi yang diperluas.
Pada sektor tunggal, turnamen Super 1000 akan diikuti 48 pemain dengan sistem babak grup yang dilanjutkan ke fase gugur. Sementara nomor ganda mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur.
Setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari dan mencakup dua akhir pekan. Seluruh pertandingan disiarkan secara global.
Turnamen Super 750, 500, 300, dan 100 tetap digelar selama enam hari, namun jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi akan ditingkatkan.
Skema ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kalender kompetisi sepanjang tahun dan mempertahankan kualitas pertandingan serta kondisi fisik atlet di semua level.
Kejuaraan beregu Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman juga mengalami pembaruan format, yakni akan menggunakan sistem fase grup yang dilanjutkan dengan babak gugur, sehingga setiap atlet memainkan minimal dua pertandingan.
Kebijakan ini bertujuan mengurangi eliminasi dini dan meningkatkan keterlibatan penggemar di berbagai wilayah.
Mulai 2027, jumlah peserta Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman juga ditambah sehingga representasi internasional menjadi lebih luas dan persaingan semakin beragam.
BWF juga menerapkan format turnamen yang lebih terstruktur demi meningkatkan kondisi bertanding para atlet.
Penyesuaian durasi dan format kompetisi memungkinkan penjadwalan yang lebih seimbang dan memberikan waktu pemulihan yang lebih optimal.
Kebijakan ini sejalan dengan visi BWF mendukung performa atlet dan menjaga keberlanjutan karier mereka. (*)
Seremoni peletakan batu pertama pembangunan pipa gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, pada Selasa (10/2).
batampos – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai pembangunan pipa gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kepulauan Riau, melalui seremoni peletakan batu pertama, pada Selasa (10/2).
Proyek senilai sekitar Rp1 triliun itu dirancang untuk memperkuat pasokan gas sekaligus menjaga keandalan listrik di Batam dan wilayah Kepri yang pertumbuhan energinya terus meningkat.
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut dimulainya pembangunan infrastruktur energi tersebut. Ia menyampaikan, kebutuhan listrik Batam tumbuh sekitar 15 persen per tahun, seiring realisasi investasi yang pada 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau naik 11,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kondisi itu, menurutnya, menuntut kesiapan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan. “Karena itu, keandalan pasokan energi menjadi kunci. Proyek ini menjadi terobosan strategis bagi masa depan Batam,” katanya.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyebut, bahwa pipa gas WNTS-Pemping disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan energi Batam yang terus berkembang, terutama untuk menopang aktivitas industri. Selama ini, sebagian besar aliran gas dari Natuna lebih banyak diekspor ke Singapura melalui jaringan pipa yang telah ada.
“Ke depan kebutuhan listrik Batam akan semakin besar dan sumbernya berbasis gas. Selama ini pasokan gas banyak mengalir ke Singapura, dengan pipa ini gas dapat dialirkan terlebih dahulu ke Batam untuk memenuhi kebutuhan domestik,” kata dia.
Proyek tersebut diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 31 Januari 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap. Pada fase awal, pipa ditargetkan mampu menyalurkan sekitar 33 juta standar kaki kubik per hari. Kapasitas itu kemudian akan ditingkatkan hingga mencapai 111 BBtud dan diproyeksikan bertahan selama 11 tahun masa kontrak.
“Seluruh volume gas tersebut dialokasikan 100 persen untuk kebutuhan domestik. Ini dapat menjamin pasokan energi Batam setidaknya untuk 10 tahun ke depan,” ujarnya.
PLN EPI telah menyiapkan sejumlah tahapan awal, termasuk pengadaan long lead items, penunjukan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), serta penyelesaian dokumen perizinan lingkungan. Proyek ini juga terintegrasi dengan pengembangan Wilayah Kerja Duyung, menyusul penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) antara PLN EPI dan West Natuna Exploration Limited pada 11 Juli 2025 lalu.
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, gas merupakan pilihan energi yang paling realistis untuk Batam. Secara geografis, wilayah ini tidak memiliki sungai besar yang memungkinkan pembangunan pembangkit listrik tenaga air dalam skala besar, sementara potensi gelombang laut dinilai terbatas.
“Batam tidak memiliki sungai besar untuk PLTA, potensi gelombang juga terbatas. Energi surya bisa dikembangkan di wilayah pesisir, namun gas tetap menjadi andalan utama. Apalagi pasokannya tersedia dari Natuna dan Sumatra,” ujarnya.
Proyek pipa Pemping sempat tertunda hampir satu dekade akibat persoalan pendanaan dan kepastian harga gas. Dengan adanya penugasan langsung kepada PLN EPI, pengerjaan kembali dilanjutkan dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 72 persen.
Di sisi lain, Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, menyebut, kehadiran pipa WNTS-Pemping akan mengubah pola pemanfaatan gas Natuna yang sebelumnya lebih banyak berorientasi ekspor. Sekitar 111 BBtud gas direncanakan dialirkan ke PLN dalam kurun waktu 11 tahun.
“Dengan pipa ini, sekitar 111 BBtud gas Natuna akan disalurkan ke PLN selama 11 tahun. Gas dijadwalkan mulai mengalir bertahap, dengan target on stream pada 2027-2028, sehingga ketahanan energi nasional, khususnya di Batam, semakin kuat,” ujar Joko. (*)
Warga Batam saat mengunjungi bazar Batam Wonderfood and Art Ramadan (BWR) 2025 yang digelar di Taman Dang Anom, Batamkota. Foto. Yashinta/ Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyiapkan beragam kegiatan untuk menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Selain memperkuat nuansa religius, pemerintah juga menghadirkan rangkaian bazar dan agenda hiburan keluarga yang tersebar di sejumlah titik kota.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyampaikan, antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan suci tahun ini terlihat dari banyaknya inisiatif penyelenggaraan bazar kuliner. Menurutnya, Ramadan di Batam tidak hanya dirasakan sebagai momentum ibadah, tetapi juga ruang kebersamaan lintas komunitas.
“Banyak bazar. Batam bergembira menyambut bulan penuh berkah,” katanya, Selasa (10/2).
Ia mengatakan, kemeriahan tersebut tidak hanya dirasakan umat Muslim, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang agama. Aktivitas ekonomi yang tumbuh selama Ramadan, terutama di sektor kuliner yang ia nilai menghadirkan suasana inklusif di tengah keberagaman Batam.
“Bukan saja umat Muslim, saudara kita dari agama yang lain juga bergembira karena banyaknya kuliner,” katanya.
Salah satu pusat kegiatan yang disiapkan pemerintah berada di Dataran Dang Anom melalui agenda bertajuk Batam Wonderfood Ramadan. Lokasi tersebut menjadi sentra kuliner dan ruang interaksi publik sepanjang bulan puasa selama beberapa tahun belakangan.
“Bazar dilaksanakan di beberapa tempat, salah satunya di Dataran Dang Anom yakni Batam Wonderfood Ramadan. Sampai sekarang terus mengalir, banyak event-event nanti di sana,” kata dia.
Disbudpar juga menargetkan partisipasi pelaku usaha dalam jumlah besar guna mendorong perputaran ekonomi selama Ramadan. Pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi tenant untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kita menargetkan sebanyak-banyaknya tenant di sana,” katanya.
Selain bazar, rangkaian acara turut diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa Ramadan, termasuk lomba mewarnai untuk anak-anak. Kegiatan itu dirancang untuk menghadirkan alternatif aktivitas keluarga sekaligus memperkaya suasana perayaan bulan suci di ruang publik.
Di sisi lain, ia menyebut pelaksanaan ibadah selama Ramadan bakal berjalan semarak di berbagai masjid dan musala. Salat Tarawih menjadi bagian penting dari dinamika spiritual masyarakat yang berlangsung berdampingan dengan geliat kegiatan ekonomi.
“Sangat luar biasa dalam menyambut Ramadan ini pelaksanaan salat Tarawih untuk beribadah umat Muslim,” ujar Ardi. (*)
R. Fadjar Donny Tjahjadi pejabat senior di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang aktif menjabat hingga 2025. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan 11 orang sebagai tersangka, kasus dugaan korupsi limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (Pome) tahun 2020-2024. Perkara dugaan korupsi ekspor CPO itu melibatkan pihak dari Kementerian Perindustrian dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Terdapat tiga pihak yang terlibat dari unsur penyelenggara negara, mereka di antaranya Lila Harsyah Bakhtiar selaku Kasubdit Industri Hasil Perkebunan Non Pangan dan Fungsional Analis Kebijakan dan Pembina Industri Ahli Madya pada Direktorat Industri Hasil Hutan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Selain itu, Fadjar Donny Tjahjadi selaku Direktur Teknis Kepabeanan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC); serta Muhammad Zulfikar selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPBC Pekanbaru.
“Tiga itu penyelenggara negara,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman, dalam konferensi pers di Gedung Bundar, Kejagung, Selasa (10/2).
Sementara, delapan pihak lainnya melibatkan pihak swasta. Mereka di antaranya ES selaku Direktur PT. SMP, PT. SMA dan PT. SMS; ERW selaku Direktur PT. BMM; FLX selaku Direktur Utama PT. AP dan Head Commerce PT. AP; RND selaku Direktur PT. TAJ; TNY selaku Direktur PT TEO dan Pemegang Saham PT Green Product International; VNR selaku Direktur PT Inti Primakarya; RBN selaku Direktur PT CKK; serta YSR selaku Dirut PT. MAS dan Komisaris PT. SBP.
Syarief menjelaskan, pada kurun waktu 2020 hingga 2024, pemerintah Republik Indonesia memberlakukan kebijakan pembatasan dan pengendalian ekspor CPO.
Penyidik menemukan adanya penyimpangan berupa rekayasa klasifikasi komoditas ekspor untuk menghindari kebijakan pengendalian ekspor CPO tersebut. Menurutnya, komoditas yang hakikatnya adalah CPO diekspor seolah-olah bukan CPO.
Hal itu bertujuan agar terbebas atau diringankan dari kewajiban yang ditetapkan negara. Sehingga dilakukan manipulasi melalui penyusunan dokumen ekspor yang tidak sesuai dengan jenis barang sebenarnya.
“Sehingga pungutannya menjadi jauh lebih rendah,” tegasnya.
Total kerugian keuangan negara dalam kasus ini masih dalam perhitungan secara cermat oleh auditor. Namun, berdasarkan perhitungan sementara, Korps Adhayaksa menduga nilainya mencapai Rp 14 triliun.
“Berdasarkan sementara oleh auditor kami, kerugian keuangan negara atau kehilangan penerimaan negara mencapai antara Rp 10 triliun hingga Rp 14 triliun,” imbuhnya.
Para tersangka disangka melanggar Pasal 603 juncto Pasal 20 Huruf A atau C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dan Subsidair Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.
Kejagung langsung menahan para tersangka untuk 20 hari pertama di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung dan Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.(*)
Sejumlah warga terlihat di tepi Waduk Duriangkang, Seibeduk, beberapa waktu lalu. BMKG mengingatkan potensi kekeringan bakal melanda Batam karena faktor cuaca. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Kota Batam berpotensi mengalami curah hujan rendah hingga Maret mendatang. Kondisi ini berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya, seperti Oktober, November, dan Januari, yang masih kerap diguyur hujan.
Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam. Berdasarkan analisis BMKG, periode Februari hingga Maret masuk kategori sulit hujan. Kondisi ini berpotensi berdampak pada ketersediaan air baku di Batam yang sepenuhnya bergantung pada air hujan.
Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Noah Dirgantara Genting, mengatakan peluang hujan masih ada, namun bersifat lokal dengan intensitas rendah, tidak seperti bulan-bulan sebelumnya.
Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang mengangkut limbah hitam kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang.batampos – Kasus dugaan pencemaran laut akibat tumpahan limbah B3 di Perairan Dangas terus bergulir. PT Mutiara Haluan Samudra dan PT Jagat Prima Nusantara, dua perusahaan yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, dipanggil Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri pada Senin (9/2) untuk dimintai klarifikasi.
Kuasa hukum kedua perusahaan, Erlan Jaya Putra, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Ia mengatakan pemeriksaan masih bersifat undangan klarifikasi guna menggali fakta-fakta awal terkait peristiwa tumpahan limbah yang mencemari perairan dan diduga merugikan sekitar 7.000 nelayan yang menggantungkan hidup di kawasan Dangas.
“Iya benar, klien kami dipanggil oleh Diskrimsus Subdit IV Polda Kepri. Pemeriksaan masih sebatas klarifikasi, penyidik ingin mengetahui kronologis kejadian yang sebenarnya,” ujar Erlan kepada Batam Pos, Selasa (10/2).
Menurut Erlan, penyidik menanyakan secara rinci peristiwa kecelakaan kapal LCT Mutiara Garlib Samudera, termasuk penyebab terjadinya insiden dan bagaimana limbah B3 tersebut bisa tumpah ke laut. Klarifikasi dilakukan agar perkara ini menjadi terang dan tidak simpang siur.
“Yang ditanyakan seputar kronologis kejadian kapal, sebab-sebab kecelakaan, dan bagaimana proses tumpahan itu terjadi. Semua untuk memperjelas duduk perkara,” katanya.
Saat ditanya soal kemungkinan unsur tindak pidana, Erlan menegaskan hingga saat ini penyidik belum menyimpulkan adanya pelanggaran hukum. Proses masih berada pada tahap penyelidikan awal.
“Belum ada kesimpulan tindak pidana. Ini masih penyelidikan dan klarifikasi awal,” ujarnya.
Erlan juga menyebutkan besar kemungkinan seluruh pihak yang terkait akan dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk perwakilan nelayan terdampak serta instansi pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kejadian tersebut.
“Kemungkinan semua pihak akan dipanggil. Nelayan juga, karena penyidik wajib mengklarifikasi seluruh pihak yang terlibat agar objektif,” ucapnya.
Meski demikian, Erlan menegaskan pihaknya sebagai kuasa hukum perusahaan mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan kepolisian, termasuk jika nantinya ditemukan adanya kesalahan.
“Kami mendukung proses hukum. Silakan penyidik menilai secara objektif,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, yang turut mengawal kasus ini, mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan internal untuk menilai tingkat kerusakan dan dampak lingkungan akibat tumpahan limbah B3 tersebut.
“Hari ini kami sedang rapat internal untuk membahas dan menyimpulkan dampak serta kerusakan lingkungan yang terjadi. Nanti akan kami sampaikan hasilnya,” ujar Dohar yang baru saja menjabat empat hari lalu. (*)
Duel Joao Pedro dan Jaka Bijol dalam laga Premier League antara Chelsea vs Leeds United di Stamford Bridge, Rabu (11/2) WIB. (Sc.Bola)
batampos – Chelsea harus puas berbagi poin saat menjamu Leeds United dalam lanjutan Premier League 2025/2026 pada Selasa (11/2). Bermain di Stamford Bridge, London, The Blues yang sempat unggul dua gol justru gagal mengamankan kemenangan dan ditahan imbang 2-2 oleh tim tamu.
Chelsea tampil dominan sejak awal dan langsung menekan lini pertahanan Leeds. Keunggulan Chelsea pertama kali tercipta pada menit ke-24 ketika Joao Pedro berhasil memanfaatkan umpan terobosan Cole Palmer dan mencetak gol pembuka dengan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti.
Gol itu membawa Chelsea unggul 1-0 hingga akhir babak pertama. Memasuki babak kedua, intensitas serangan Chelsea tetap tinggi.
Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-58 setelah Joao Pedro dijatuhkan di area terlarang. Wasit menghadiahkan Chelsea penalti yang sukses dieksekusi Cole Palmer dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Namun, keunggulan dua gol itu tidak membuat Chelsea aman. Leeds United mulai bangkit dan menemukan ritme permainan.
Dilansir dari ESPN, Leeds mendapatkan penalti pada menit ke-65 setelah Moises Caicedo melakukan pelanggaran terhadap Jayden Bogle di kotak penalti. Lukas Nmecha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil jarak skor menjadi 2-1.
Hanya enam menit berselang, tepatnya pada menit ke-73, Noah Okafor mencetak gol penyeimbang. Menerima asis dari Lukas Nmecha, Okafor melepaskan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Chelsea.
Chelsea sempat mendapat beberapa peluang emas pada menit-menit akhir, termasuk melalui Joao Pedro dan Cole Palmer. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan pada menit 90+8.
Hasil imbang itu menjadi pukulan bagi Chelsea yang gagal memaksimalkan keunggulan sebagai tuan rumah. Mereka gagal mengamankan catatan 5 kemenangan beruntun mereka di bawah asuhan Liam Rosenior.
Chelsea saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 44 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, Leeds United yang pulang dengan membawa satu poin berharga membuat mereka berada di posisi ke-15 dengan perolehan 30 poin. (*)