batampos– Agar tidak terjadi kekosongan pimpinan dan untuk tetap memberikan pelayanan maskimal, Bupati Karimun, Aunur Rafiq sudah menunnjuk dua orang sekretaris untuk menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni, di OPD Dinas Pendidikian dan Kebudayaan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun.
”Berdasarkan hasil rapat bersama, maka ditunjuk Husin yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Plh. Begitu juga Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup ditunjuk dari internal atau yang menjabat sebagai sekretaris, yakni Riyanta,” ujar Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy kepada Batam Pos, Jumat (27/12).
Dipilihnya masing-masing sekretaris di dinas tersebut untuk menjabat sebagai Plh kepala dinas, lanjutnya, dengan alasan sekretaris dianggap mampu untuk menjalankan kepemimpinan. Kemudian, sudah mengetahui dan memahami kondisi di dinas masing-masing. Sebaliknya, jika harus menunjuk orang dari luar, maka harus belajar lagi.
”Dengan sudah ditunjuknya dua orang pejabat sebagai Plh baru, diharapkan bisa menjalankan tugas dan melanjutkan program pemerintah di masing-masing OPD dengan baik sesuai dengan ketentruan yang berlaku. Yang terpenting adalah menjalankan program pemerintah yang sudah dianggarkan,” jelasnya.
Dikatakannya, dengan adanya tambahan 2 orang Plh di dua dinas yang berbeda, maka saat ini ada empat OPD yang kepala dinasnya berstatus PLh. Artinya, selain Dinas Pendidikdan dan kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup, dua dinas lainnya adalah Dinas Perhubungan serta Dinas Sosial.
Seperti berita di Batam Pos beberapa waktu lalu, kekosoangan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun disebabkan sejak Senin (9/12) lalu ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Karimun. Hal ini disebabkan kedua kepala dinas, yakni Rita Agustina yang merupakan kepala Dinas Lingkungan Hidup aktif dan Sugianto mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp769.281.407. (*)
Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mencatat ada 13 kejadian kebakaran rumah dan 1 kejadian kebakaran kantor sejak Januari hingga November 2024.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di sejumlah kecamatan yang ada di Bintan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah menyebutkan, kebakaran rumah paling banyak terjadi di Kecamatan Bintan Timur dengan jumlah 5 kejadian, lalu 3 kejadian kebakaran rumah di Kecamatan Gunung Kijang dan 2 kejadian rumah terbakar di Kecamatan Seri Kuala Lobam.
“Selain itu, di Kecamatan Teluk Sebong, Bintan Pesisir dan Toapaya masing-masing 1 kejadian kebakaran rumah,” kata Ramlah.
Tidak hanya kebakaran rumah, Ramlah menyebut, ada 1 kejadian kebakaran kantor yang terjadi di 2024.
“Kantor BPN Bintan yang terbakar, tepatnya di ruang sketsa BPN. Itu kejadiannya awal Maret,” ujarnya.
Dari 14 kejadian kebakaran baik rumah dan kantor, mantan Camat Teluk Sebong itu menyebut, tidak ada korban jiwa.
“Hanya satu korban mengalami luka bakar dari kejadian kebakaran rumah di Kijang,” ujarnya.
Ramlah mengimbau kepada masyarakat yang bepergian dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2024 agar tetap berhati-hati.
“Jangan lupa matikan aliran listrik saat meninggalkan rumah, terutama kompor dimatikan dan gas dicabut,” katanya. (*)
Terdakwa kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk Harvey Moeis menjalani sidang. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan banding atas vonis ringan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga timah Harvey Moeis. Selain Harvey Moeis, Kejagung juga menyatakan banding terhadap empat terdakwa lainnya, di antaranya Suwito Gunawan, Robert Indarto, Reza Andriansyah dan Suparta.
“Pada hari ini, Jumat 27 Desember 2024, Penuntut umum menyatakan sikap atas Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” kata Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejagung RI, Sutikno dalam keterangannya, Jumat (27/12).
“Menyatakan upaya hukum banding perkara atas nama Harvey Moeis, Suwito Gunawan, Robert Indarto, Reza Andriansyah dan Suparta,” sambungnya.
Sementara untuk satu terdakwa lain yakni, General Manager PT Tinindo Internusa, Rosalina, pihaknya menerima putusan yang telah dijatuhkan terhadap yang bersangkutan.
Sutikno menjelaskan, alasan pihaknya mengajukan banding lantaran putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap lima terdakwa di antaranya Harvey Moeis, Suwito Gunawan, Robert Indarto, Reza Andriansyah dan Suparta terlalu ringan, khususnya terkait pidana kurungan penjara.
“Putusannya terlalu ringan ya, khusus untuk pidana badannya,” tegas Sutikno.
Menurutnya, Hakim hanya mempertimbangkan perbuatan para pelaku. Melainkan, tidak mempertimbangkan dampak dari kerusakan alam terhadap masyarakat Bangka Belitung.
“Itu fokus nanti yang akan kita narasikan juga di dalam memori bandingnya,” ucap Sutikno.
Adapun, dalam kasus dugaan korupsi tata niaga pengelolaan timah, terdakwa Harvey Moeis divonis 6 tahun dan 6 bulan penjara serta denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan. Serta uang pengganti Rp 210 miliar subsider 2 tahun.
Suwita Gunawan divonis pidana penjara 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurngan. Serta uang pengganti Rp 2,2 triliun subsider 6 tahun kurungan.
Robert Indarto divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Serta uang pengganti Rp 1,9 triliun subsider 6 tahun kurungan.
Reza Andriansyah divonis pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 750 juta subsider 3 bulan kurungan.
Sementara, Suparta divonis pidana penjara 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 kurungan. Serta uang pengganti Rp 4,5 triliun subsider 6 tahun. (*)
batampos– Ribuan umat Kristiani dari berbagai gereja di Kota Batam bersiap untuk menghadiri Perayaan Natal Oikumene 2024 yang akan digelar Sabtu, 28 Desember 2024 di Alun-Alun Engku Putri, Batam. Dengan tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” yang diambil dari Injil Lukas 2:15, acara ini diharapkan menjadi momentum berharga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di Kota Batam.
Panitia Natal Oikumene Kota Batam mengundang 7.000 umat Kristiani, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri untuk menghadiri perayaan ini. Kegiatan akan dimulai pukul 17.00 WIB dengan ibadah yang khidmat, dipimpin oleh sejumlah pendeta terkemuka, termasuk Pdt Toho Sinaga yang akan menyampaikan khotbah inspiratif.
“Natal tahun ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk merajut kebersamaan. Mari hadirkan semangat persaudaraan dan saling melengkapi di tengah keberagaman,” ujar Pdt. dr. Surya Wijaya, M.Th, Ketua Umum Panitia Natal Oikumene Kota Batam.
Semangat Persatuan dan Kerukunan Ketua Umum Panitia Natal Oikumene Kota Batam menekankan pentingnya perayaan ini sebagai simbol persatuan. “Kita berharap Natal Oikumene ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di Kota Batam. Semoga kasih Kristus dapat menyatukan kita semua,” ujarnya Pdt. dr. Surya.
Penampilan Seni dan Hiburan yang Memukau Perayaan tahun ini akan dimeriahkan oleh grup vokal ternama Style Voice serta sejumlah artis lokal Kota Batam yang akan membawakan lagu-lagu Natal penuh inspirasi. Kehadiran mereka diharapkan dapat menciptakan suasana sukacita yang meriah dan menginspirasi seluruh hadirin.
Atraksi Seni dan Partisipasi Anak-anak Istimewa Salah satu hal istimewa dalam perayaan ini adalah kehadiran 50 anak istimewa yang akan menunjukkan bakat mereka di atas panggung, menambahkan kehangatan dan makna pada perayaan tersebut.
Persiapan Matang untuk Kenyamanan dan Keamanan Sekretaris Umum Panitia, Pdt. Rikardo Butar Butar yang didampingi oleh Kordinator Publikasi Rikson Tampubolon, mengungkapkan bahwa persiapan untuk perayaan ini telah dilakukan dengan maksimal. “Kami telah bekerja keras, mulai dari koordinasi antar gereja, pengadaan sound system, panggung, hingga pengaturan keamanan dan kenyamanan peserta,” ujarnya.
Momentum Inspiratif untuk Seluruh Kota Batam Natal Oikumene 2024 bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang membangun solidaritas di tengah masyarakat Batam yang multikultural. Panitia berharap kegiatan ini menjadi contoh harmoni dan kerukunan yang dapat ditiru oleh kota-kota lain di Indonesia.
Seluruh warga Kristiani di Batam diundang untuk menghadiri dan merasakan sukacita Natal bersama keluarga serta komunitas, menjadikan momen ini sebagai simbol kebersamaan, kasih, dan kedamaian. (*)
Sidang pembacaan putusan majelis hakim terkait dengan kasus dugaan korupsi jual beli emas Antam di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (27/12). (Agatha Olivia Victoria/Antara)
batampos – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menyampaikan apresiasi atas putusan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Crazy Rich Surabaya Budi Said dalam kasus dugaan korupsi pembelian emas Antam.
Direktur Utama Antam Nico Kanter menyatakan, putusan itu menjadi titik terang yang dapat mengakhiri spekulasi terkait kasus yang telah menjadi perhatian publik.
”Kami menghormati proses hukum yang telah berjalan dan mengapresiasi kinerja majelis hakim, tim jaksa penuntut umum, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan perkara ini,” ujar Nico Kanter.
Menurut Nico, putusan pidana ini juga diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap perkara perdata yang masih berlangsung. ”Dengan adanya keputusan ini, kami berharap proses hukum lainnya dapat berjalan lebih lancar sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” tambah dia.
Kasus ini telah menjadi salah satu tantangan hukum terbesar yang dihadapi Antam. Namun, perusahaan memastikan komitmen untuk terus menjunjung tinggi integritas dan tata kelola perusahaan yang baik. Antam akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelesaikan seluruh proses hukum terkait secara tuntas dan transparan.
Kasus korupsi emas 1,1 ton ini sebelumnya menjadi perhatian luas karena nilai dan kompleksitasnya. Dengan putusan ini, Antam berharap dapat menutup babak panjang polemik hukum yang melibatkan perusahaan.
”Komitmen Antam terhadap penyelesaian kasus ini mencerminkan tanggung jawab perusahaan untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat reputasi sebagai perusahaan tambang yang profesional dan berintegritas tinggi,” ucap Nico.
Terdakwa Budi Said selaku pengusaha yang kerap dijuluki Crazy Rich Surabaya divonis pidana 15 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait dengan kasus dugaan korupsi jual beli emas PT Antam Tbk. Budi Said juga divonis pidana denda Rp 1 miliar subsider pidana kurungan selama 6 bulan dan dibebankan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar 58,841 kilogram emas Antam atau Rp 35,53 miliar subsider 8 tahun penjara.
”Menyatakan Budi Said terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi serta TPPU secara bersama-sama dan berlanjut sesuai dengan dakwaan kesatu primer dan dakwaan kedua primer,” ujar Hakim Ketua Tony Irfan seperti dilansir dari Antara dalam sidang putusan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Budi Said dinyatakan melanggar pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, Budi Said dituntut pidana penjara selama 16 tahun, pidana denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan, serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar 58,13 kg emas Antam atau senilai Rp 35,07 miliar dan 1.136 kilogram emas Antam atau senilai Rp 1,07 triliun subsider pidana penjara 8 tahun.
Dalam kasus dugaan korupsi jual beli logam mulia emas Antam, Crazy Rich Surabaya itu didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,07 triliun. Perbuatan korupsi diduga dilakukan Budi dengan menerima selisih lebih emas Antam sebesar 58,13 kilogram atau senilai Rp 35,07 miliar yang tidak sesuai dengan faktur penjualan emas dan tidak ada pembayaran kepada Antam.
Selain itu, terdapat kewajiban kekurangan serah emas Antam dari Antam kepada Budi sebanyak 1.136 kilogram berdasarkan putusan MA Nomor 1666 K/Pdt/2022 tanggal 29 Juni 2022. Tak hanya diduga melakukan korupsi, Budi juga didakwa melakukan TPPU dari hasil korupsi. Antara lain, dengan menyamarkan transaksi penjualan emas Antam hingga menempatkannya sebagai modal pada CV Bahari Sentosa Alam. (*)
Foto: Ketua HNSI Kepri, Distrawandi (kiri), didampingi beberapa jajaran dari HNSI Batam usai berdialog dengan Konjen Singapura. (F.Arjuna/Batam Pos)
batampos – Sejumlah nelayan di Belakangpadang, Batam, mengalami intimidasi yang dilakukan oleh kapal patroli Marine Police Singapura pada 24 Desember 2024. Insiden tersebut terjadi saat para nelayan sedang melaut, di mana kapal patroli itu melakukan manuver gelombang yang membahayakan keselamatan mereka.
Menanggapi kejadian tersebut, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepri dan Batam mendatangi Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Batam. Pertemuan berlangsung pada Jumat, 27 Desember 2024, di Wyndham Panbil Hotel, Batam, untuk menyampaikan protes dan meminta klarifikasi mengenai insiden yang meresahkan nelayan setempat.
Ketua HNSI Kepri, Distrawandi, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya menunjukkan bukti video asli kejadian tanpa adanya pemotongan atau editan. Video tersebut menggambarkan dengan jelas aksi intimidasi yang dilakukan oleh kapal patroli Singapura terhadap nelayan Indonesia.
“Pertemuan ini kami lakukan untuk menyampaikan secara langsung kejadian yang dialami oleh nelayan Belakangpadang. Kami datang hanya untuk bersilaturahmi dan menyampaikan keresahan nelayan yang merasa terganggu akibat manuver kapal patroli Singapura,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa mereka belum menerima keputusan dari pihak Konjen Singapura terkait peristiwa tersebut. Alasan dari pihak Konjen Singapura adalah terbatasnya kewenangan yang mereka miliki, sehingga mereka perlu berkomunikasi dengan pihak Marine Police Singapura sebelum memberikan tanggapan lebih lanjut.
“Kami akan melakukan langkah hukum, seperti somasi. Permintaan kami jelas, agar kejadian ini tidak terulang dan ada upaya untuk menghormati keberadaan nelayan Indonesia,” ujarnya.
Meskipun Singapura memiliki aturan sendiri terkait batasan wilayah laut mereka, tindakan manuver yang dilakukan oleh kapal patroli Singapura dapat dianggap sebagai bentuk arogansi.
“Jika ini terus terjadi, kami bisa saja melakukan tindakan yang serupa, karena kami memiliki lebih dari 8.000 nelayan di Batam yang dapat melakukan hal yang sama,” kata Wandi.
Meski begitu, kondisi nelayan yang terdampak dalam insiden tersebut tidak mengalami cedera fisik, meskipun mereka sempat merasa terkejut dan takut. Ia berharap masalah ini dapat diselesaikan secara damai tanpa menambah ketegangan antarnegara.
Ia mengingatkan pihak Konjen Singapura agar tidak meremehkan masalah ini. Menurutnya, meskipun kejadian ini tampak kecil, jika dibiarkan bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kami ingin agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cara yang lebih manusiawi dan tidak menambah ketegangan antarnegara,” kata Wandi.
HNSI datang ke Konjen Singapura didampingi oleh pihak kepolisian untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan diterima dengan baik.
“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Salah satu nelayan yang mengalami kejadian tersebut, Hang Tuah, mengungkapkan pengalamannya. Tuah menjelaskan bahwa saat itu ia dan empat rekan nelayannya tengah melakukan aktivitas memancing di perairan sekitar Pulau Nipah, yang secara geografis masih merupakan wilayah Indonesia.
Kata dia, kapal patroli Singapura datang dengan dua kapal dan langsung melakukan manuver yang menyebabkan gelombang besar, sehingga mengganggu aktivitas nelayan.
“Saat itu, kami sedang memancing di perairan yang seharusnya masih milik Indonesia, tapi mereka menganggap itu sudah masuk ke wilayah laut Singapura,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tuah menambahkan bahwa kejadian serupa sering kali terjadi. Nelayan sering diganggu seperti ini setiap kali melaut di daerah tersebut.
“Kapal patroli mereka datang dan membuat ombak besar yang membuat kami terjatuh atau kesulitan melaut,” kata Tuah.
Hang Tuah juga merasa kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh kapal patroli Singapura. “Kami merasa seolah-olah mereka tidak senang dengan keberadaan kami di perairan tersebut. Padahal, itu masih wilayah Indonesia,” katanya.
Walaupun insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa, para nelayan tetap merasa khawatir akan keselamatan mereka di masa depan jika intimidasi serupa terus terjadi. Hang Tuah berharap agar pemerintah Indonesia dapat segera mengambil tindakan untuk melindungi nelayan lokal dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Harapan kami, pemerintah Indonesia dapat memberikan perhatian lebih terhadap nasib nelayan yang sering diganggu di perairan ini. Jangan sampai kejadian seperti ini berulang dan semakin memperburuk hubungan antara kedua negara,” ujar Hang Tuah.
Batam Pos telah mencoba menghubungi langsung pihak Konjen Singapura di Batam, lewat perwakilannya yakni Tari. Namun hingga kini konfirmasi dari kami belum direspons. (*)
KN Sarotama membawa penumpang KMP Citra Nusantara yang tidak terangkut akibat kerusakan mesin, Rabu (25/12/2024). F.Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Kapal RoRo KMP Citra Nusantara yang akan mengangkut 400 penumpang dari Pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi menuju Pelabuhan ASDP Telagapunggur, Batam, tidak beroperasi akibat kerusakan mesin, Rabu (25/12/2024).
Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono membenarkan, kapal RoRo KMP Citra Nusantara yang seharusnya membawa 400 penumpang, tidak dapat beroperasi akibat kerusakan mesin.
“Dari 400 penumpang yang tidak terangkut akibat kerusakan mesin, ada 120 penumpang yang tidak membawa kendaraan,” ujar Sugeng.
Akibat kerusakan mesin, Sugeng mengatakan, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban mengerahkan KN Sarotama untuk membawa penumpang yang terangkut.
“KN Sarotama membawa 130 penumpang kapal RoRo yang tidak terangkut,” ujarnya.
Sugeng mengatakan, jarak yang ditempuh dari pelabuhan Kuala Tungkal menuju ke Batam lebih kurang 154 NM dengan waktu tempuh sekitar 13 jam lebih.
Pangkalan PLP Tanjunguban mengerahkan 9 kapal negara untuk mengawasi keselamatan angkutan pelayaran selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Kapal-kapal tersebut dikerahkan untuk membantu kelancaran pelayaran angkutan penumpang selama Nataru,” pungkasnya. (*)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan mengenai arus libur Nataru di Rest Area KM 57 Karawang. (Mabes Polri)
batampos – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus pada pengamanan lokasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Kapolri menyoroti adanya laporan pemalakan terhadap masyarakat yang berlibur ke wilayah wisata, terutama di Jawa Barat, dan memerintahkan tindakan tegas untuk mengatasi masalah tersebut.
Dalam kunjungannya ke Karawang, Jawa Barat, Jumat (27/12), Jenderal Sigit menegaskan pentingnya patroli gabungan dan sweeping di jalur-jalur rawan.
“Kecenderungan masyarakat untuk melalui jalur-jalur tikus memang terlihat. Oleh karena itu, kami meminta dilaksanakan sweeping, khususnya di saat puncak arus. Dari laporan yang ada, sempat terjadi potensi pemalakan. Kami meminta jajaran untuk mengantisipasi dan meningkatkan patroli gabungan TNI-Polri serta stakeholder lainnya,” ungkap Kapolri.
Kapolri juga menekankan perlunya sinergitas dan soliditas antarinstansi, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Jasa Marga, dan lainnya, dalam mendukung kelancaran operasi Nataru. Dengan begitu, masyarakat yang ingin berlibur dapat merasa aman dan nyaman.
Selain itu, Kapolri mencatat peningkatan signifikan pergerakan masyarakat keluar Jakarta menuju lokasi wisata di Jawa Barat.
“Kendaraan keluar Jakarta menuju kawasan wisata mulai terlihat meningkat. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak yang terlibat dalam pengamanan Nataru untuk terus menjaga sinergi, sehingga masyarakat benar-benar dapat menikmati liburannya tanpa gangguan,” tambah Kapolri.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat selama libur akhir tahun, sekaligus memastikan kelancaran perjalanan dan kegiatan wisata di wilayah yang menjadi tujuan utama wisatawan. (*)
Memasukkan sebutir telur rebus dalam menu harian terutama saat sarapan sangat bermanfaat. Dilansir Healthshots, berikut manfaat telur rebus untuk kesehatan. Diantaranya:
1. Telur rebus mengandung lemak sehat
Telur rebus mengandung lemak sehat yang baik untuk melindungi organ dan bantu menjaga tubuh tetap hangat, membuat makanan ini sempurna untuk musim dingin.
2. Tingkatkan kekebalan tubuh
Telur mengandung vitamin B6 dan B12 beserta seng sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta melawan flu dan pilek.
3. Jaga tulang tetap kuat
Telur merupakan sumber Vitamin D, tak hanya akan meningkatkan kekebalan tubuh namun juga menjaga tulang tetap kuat.
Telur mengandung sumber protein rendah lemak dan asam amino, dengan kalori rendah yang dapat bantu penurunan berat badan.
5. Jaga kesehatan otak
Telur mengandung sejumlah besar asam lemak omega-3 dan kolin, di mana dapat membangun membran sel dan berperan dalam menghasilkan molekul sinyal di otak.
6. Lindungi mata
Kuning telur diperkaya dengan lutein dan zeaxanthin, melindungi mata dan mengurangi risiko katarak, jadi untuk mendapatkan mata yang sehat, konsumsilah telur rebus.
7. Jaga kecantikan kulit
Kulit memiliki bagian penting yaitu selenium dan telur dianggap sebagai sumber nutrisi yang sangat baik.
8. Rambut sehat
Telur mengandung biotin yang bantu menjaga rambut tetap sehat dan berkilau.
Pelatih Chelsea Enzo Maresca. (Istimewa) (GiveMeSport)
batampos – Pelatih Chelsea Enzo Maresca frustrasi usai The Blues kalah 1-2 dari Fulham pada pertandingan ke-18 Liga Inggris Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (26/12) malam WIB.
Pelatih asal Italia tersebut merasa frustrasi usai Cole Palmer dan kawan-kawan bermain buruk dan terlalu banyak melakukan transisi negatif yang membuat Fulham akhirnya mampu mencetak dua gol.
“Ya, ada beberapa frustrasi, terutama untuk cara kami kebobolan gol di akhir. Ini adalah perasaan buruk, juga karena saya telah mengatakan berkali-kali (di ruang ganti), ketika kami tidak bisa menang, penting bagi kami untuk tidak kalah,” kata Enzo Maresca dikutip dari laman resmi klub, Jumat (27/12).
Mantan pelatih Leicester City tersebut mengatakan bahwa The Blues seharusnya mampu mengatur ritme permainan dengan melakukan umpan-umpan satu dua.
Menurut Enzo Maresca, timnya bermain terlalu mengandalkan proses serangan cepat yang juga menjadi senjata utama Fulham sehingga membuka sejumlah ruang kosong ketika pemain melakukan transisi negatif.
“Fulham adalah tim yang jika kami ingin menyerang dengan cepat maka mereka akan menyerang dengan cepat, dan itu menjadi seperti permainan bola basket. Itu bukan untuk kami, kami perlu mengendalikannya dengan lebih baik,” ujar Enzo Maresca.
“Jika ada sesuatu yang tidak saya sukai, pasti itu adalah hasilnya, tetapi hal lainnya adalah bahwa pada beberapa saat kami bisa mengelola permainan jauh lebih baik. Yang pasti salah satu hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik adalah manajemen permainan, tetapi saya juga berpikir kami melakukan banyak hal baik,” imbuh mantan asisten Pep Guardiola tersebut.
Dengan hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 35 poin atau terpaut tujuh poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen sementara dan masih mempunyai satu pertandingan tunda. (*)