Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 2426

Terbukti Bersalah Selundupkan Mikol, Pengusaha Batam Divonis 3 tahun dan 6 Bulan Serta Denda Rp 5 Miliar

0
Andika dan Toman dijemput petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (13/11). F.Yashinta

batampos – Andika, terdakwa perkara penyelundupan mikol divonis 3 tahun dan 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam. Andika, yang merupakan salah satu pengusaha di Batam ini juga diwajibkan membayar denda Rp 5 miliar, karena terbukti bersalah dalam undang-undang Kepabeanan.

Vonis terhadap Andika dibacakan oleh majelis hakim yang dipimpin Tiwik didampingi hakim Douglas dan Andi Bayu. Dalam amar putusan, hakim Tiwik sempat menanyakan apakah terdakwa yang didampingi penasehat hukum Fadli keberataan atas putusan yang akan dibaca amarnya saja. Begitu juga dengan jaksa, yang mempersilahkan majelis hakim membaca amar putusan saja.

“Baiklah, untuk putusan ini sudah melalui musyawarah dan pertimbangan kami majelis hakim. Yang akan kami baca amarnya saja,” terang Tiwik.

Baca Juga: Setubuhi Pelajar SMP di Batam, Gery Dituntut 9 Tahun dan Denda Rp 200 Juta

Dalam amar putusan dijelaskan perbuataan Andika telah terbukti sah dan menyakinkan yang melakukan atau turut serta tidak melaporkan jenis dan jumlah barang impor dalam hal kepabeanan. Atas perbuataan Andika, majelis hakim telah memutuskan hukuman yang tepat untuk Andika.

“Menjatuhkan pidana terhadap Andika dengan 3 tahun dan 6 bulan penjara, serta denda Rp 5 miliar yang apabila tak dibayar maka diganti kurungan 6 bulan,” jelas Tiwik.

Atas putusan itu, terdakwa Andika sempat berkonsultasi dengan PH Fadli, yang kemudian menyampaikan pikir-pikir. Begitu juga jaksa, sebab putusan lebih ringan dari 4 tahun tuntutan jaksa

Sedangkan Toman, juga dinyatakan bersalah sebagaimana tuntutan jaksa. Atas kesimpulan itu, majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap Toman dengan 1 tahun dan 6 bulan. Atas tuntutan itu, Toman yang juga didampingi penasehat hukum, menyatakan pikir-pikir.

Baca Juga: Ulah Sopir Truk Tanah Pada Malam Hari, Jalan Beriringan Tanpa Penutup Terpal

Sementara untui barang bukti satu kontainer minuman berakohol dengan merek Rio-Rio, Makalan dan lainnya dirampas untuk negara.

Sebelumnya, Andika, terdakwa perkara minuman beralkohol satu kontainer asal Singapura dinilai banyak berbohong dan berbelit-belit oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam. Karena itu, JPU menuntutnya dengan 4 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar saat sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (31/10).

Tak hanya pidana pokok, jaksa juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 5 miliar, yang apabila tak dibayar satu bulan sejak putusan inkrah atau berkekuatan tetap maka diganti dengan 6 bulan kurungan.

Sedangkan Toman, terdakwa lainnya, yang merupakan perantara dari impor minuman berakohol itu dituntut lebih ringan yakni 2 tahun penjara. Toman juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar yang jika tak dibayar mak diganti 6 bulan kurungan.

Diketahui, Penyidik Bea Cukai Batam menangani kasus penyelundupan minuman beralkohol (mikol) ilegal senilai Rp 6,9 miliar. Mikol ilegal produk Tiongkok ini sudah beredar di Batam selama 2 tahun. Mikol dipasok dari Singapura via kontainer.

Baca Juga: Komisi I DPRD Batam Soroti Pengawasan Barang Ilegal, Dorong Konsistensi Aparat Penegak Hukum

Di Batam, mikol ini didistribusikan PT Buana Omega Sakti (BOS) beralamat di kawasan Komplek Town House Buana Central Park Clifton, Batu Aji. Pemilik mikol ini disebut merupakan pengusaha hiburan malam, Andika.

Penegah mikol tanpa dokumen senilai Rp 6,9 miliar dilakukan BC pada awal Februari lalu. Dari pemeriksaan, mikol tersebut terdiri dari golongan A berupa bir dan golangan C berupa spirit dengan total 30.864 botol atau 10.057,8 liter.

Untuk golongan sebanyak 6.504 botol (3.358,8 liter) dan golongan A sebanyak 24.360 botol (6.699 liter). (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Terbukti Bersalah Selundupkan Mikol, Pengusaha Batam Divonis 3 tahun dan 6 Bulan Serta Denda Rp 5 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

10 Polisi di Tanjunginang Diproses karena Kepergok Main Judi Online

0
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Budi Santosa. F. Yusnadi Nazar

batampos– Polresta Tanjungpinang telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Berantas Judi Online. Polisi akan terus melakukan pengawasan terkait aktivitas judi online di Tanjungpinang.

Pengawasan judi online yang dilakukan Polresta Tanjungpinang mulai dari kalangan internal kepolisian sendiri hingga kalangan masyarakat.

BACA JUGA: Gara Gara Judi Online, Ratusan Istri Ajukan Cerai

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Budi Santosa, mengatakan sejauh ini, pihaknya belum mengungkap kasus judi online di Tanjungpinang. Jika terdapat indikasi judi online, Polresta Tanjungpinang memastikan akan melakukan penindakan secara tegas dan maksimal.

“Ini sedang berjalan (pengawasan). Tapi kami harapkan ada laporan dari masyarakat. Jika ada akan kita lakukan penindakan,” tegas Budi, Rabu (13/11).

Kapolresta menerangkan, pemberantasan penyakit judi online tersebut merupakan tugas bersama antara polisi bersama instansi terkait lainnya.

“Polresta juga terus melakukan pengawasan di internal,” terang Budi.

Dari hasil pengawasan internal, terdapat 10 personel Polresta Tanjungpinang yang kepergok terlibat atau bermain judi online. Personel tersebut saat ini telah ditindak tegas secara internal.

Setelah menemukan personel yang terlibat judi online, Polresta Tanjungpinang langsung memperketat pengawasan. Pihaknya rutin mengecek ponsel para personel, setiap saat usai menjalani apel pagi.

“10 orang sudah di proses di internal,” sebut Kapolresta.

Menurut Budi, bermain judi online yang saat ini dilakukan oleh oknum polisi hingga masyarakat itu, tidak memberikan keuntungan. Justru menimbulkan dampak negatif.

“Sampai saat ini belum ada laporan. Tapi kami tetap melakukan penegakan hukum, agar kita bisa cegah judi online di kalangan masyarakat,” tutup Kapolresta. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel 10 Polisi di Tanjunginang Diproses karena Kepergok Main Judi Online pertama kali tampil pada Kepri.

Kelulusan Program Doktornya Ditangguhkan Universitas Indonesia, Bahlil Buka Suara

0
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Setpres)

batampos – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya buka suara usai kelulusannya dalam Program Doktor di Universitas Indonesia ditangguhkan.

Bahlil mengaku tak tahu menahu soal isi surat penangguhan yang telah beredar. Dia justru mengatakan bahwa gelar doktornya bukan ditangguhkan, tapi karena memang wisudanya masih akan berlangsung pada Desember mendatang.

“Saya belum tahu isinya. Tapi yang jelas bahwa kalau rekomendasinya mungkin sudah dapat. Itu yang saya pahami bukan ditangguhkan, memang wisuda saya itu harusnya di Desember,” ujar Bahlil kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

Lebih lanjut, Bahlil juga memastikan bahwa kelulusannya di Program Doktor UI baru akan ditetapkan setelah yudisium. Sementara, kata dia, yudisium itu baru akan digelar Desember mendatang.

Saat ini, jelas Bahlil, seusai dirinya menyampaikan disertasi saat sidang promosi doktor, memang ada sejumlah perbaikan yang perlu diselesaikan.

“Saya dinyatakan lulus itu setelah yudisium, dan yudisium saya kan Desember. Kalau kemarin disertasi saya itu, disertasi itu kan, ada perbaikan disertasi. Jadi setelah perbaikan disertasi baru dinyatakan selesai,” jelas Bahlil.

Meski begitu, Bahlil enggan menjelaskan lebih detail terkait hal ini. Ia justru meminta wartawan untuk menanyakan ke manajemen UI. “Selebihnya, nanti tanya di UI saja ya,” pungkas Bahlil.

Sebelumnya, Universitas Indonesia menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bahwa kelulusan Bahlil Lahadalia di Program Doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI ditangguhkan.

Keputusan itu sebagaimana diambil dalam Rapat Koordinasi 4 (empat) Organ UI, yang merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen UI untuk terus meningkatkan tata kelola akademik yang lebih baik, transparan, dan berlandaskan keadilan.

Dewan Guru Besar (DGB) UI akan melakukan sidang etik terhadap potensi pelanggaran yang dilakukan dalam proses pembimbingan mahasiswa Program Doktor (S3) di SKSG.

Langkah ini diambil untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di UI dilakukan secara profesional dan bebas dari potensi konflik kepentingan. (*)

Artikel Kelulusan Program Doktornya Ditangguhkan Universitas Indonesia, Bahlil Buka Suara pertama kali tampil pada News.

Babak Baru PSN Rempang Eco City

0

batampos – Pengembangan Proyek Strategis Nasional PSN Rempang Eco City, saat ini tengah memasuki babak baru. Warga yg telah bergeser ke hunian sementara secara sukarela sejak setahun yang lalu, secara bertahap telah menempati hunian baru mereka di Tanjung Banun. Sudah 37 KK Asal Rempang yang telah menempati Hunian Baru mereka, dengan tipe rumah 45 seluas 500 m2 di Tanjung Banun.

Hunian baru di Tanjung Banun ini merupakan komitmen, BP Batam yang senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan hak-hak masyarakat dalam pengembangan Rempang Eco-City.

Selanjutnya, sebagai komitmen terhadap investasi BP Batam melakukan langkah-langkah berikutnya yakni pembongkaran rumah lama warga yang telah ditinggalkan, dan saat ini warga tersebut telah menempati hunian baru.

Sebagai tahap awal, sebanyak 44 rumah kosong yang berada kawasan Pasir Panjang, Pulau Rempang, akan dilakukan pembongkaran secara sukarela menggunakan alat berat.

Rumah-rumah tersebut adalah kediaman yang ditinggalkan oleh warga yang telah direlokasi.

Kepala Bagian Humas BP Batam Sazani

Berdasarkan informasi dari Kepala Bagian Humas BP Batam Sazani, masing-masing kepala keluarga di tiap-tiap rumah telah menyetujui proses pembongkaran sekaligus telah menandatangani surat pernyataan kegiatan pembongkaran ini.

“Pembongkaran akan dilakukan minggu ini oleh tim terpadu Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) BP Batam menggunakan alat berat,” ujar Sazani memberi keterangan pada Senin (11/11/2024).

Sebelumnya, BP Batam juga telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga untuk memastikan kondisi rumah sudah benar-benar kosong dan siap untuk dibongkar.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat secara sukarela dengan mendukung penuh kegiatan ini. Kami juga mohon doa semuanya sehingga tidak ada kendala saat proses pembongkaran berlangsung di lapangan nanti,” harap Sazani.

Kegiatan pembongkaran rumah-rumah yang telah ditinggalkan ini, akan dilakukan secara bertahap.

Sejumlah warga juga menyatakan dukungan dengan ingin melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Upaya ini merupakan tindak lanjut BP Batam untuk menggesa pengembangan PSN Rempang Eco City. Jika semua sudah tertib, maka kegiatan investasi dan pembangunan kawasan industri di Rempang dapat segera terselenggara,” pungkas Sazani.

Sazani juga mengajak seluruh warga Pasir Panjang lainnya untuk bersama menyukseskan program pemerintah pusat untuk mewujudkan masyarakat Pulau Rempang yang sejahtera. (*)

Artikel Babak Baru PSN Rempang Eco City pertama kali tampil pada Metropolis.

Melihat Perkembangan Jazz Batam Lewat Bohemian Chepy Rapsodi

0
Chepy (kiri), bersama Andreas (tengah) dan seorang rekannya. (F.Arjuna)

Layaknya nada-nada bebop yang liar namun penuh keseimbangan, ritme gitarnya berani, merdeka, dan melawan arus. Semangatnya beresonansi menciptakan harmoni.

ARJUNA, Batam

Malam itu, di panggung musik yang sederhana, ada seutas senyum tulus dari seorang pria berpenampilan bersahaja. Mengenakan oblong hitam, jins panjang, sepatu kasual, dan berkacamata. Dialah Chepy Soekardi, anak asli Batam yang mengembara di dunia musik dengan semangat seorang bohemian. Meski perawakannya tenang, ia menyimpan gelora besar untuk menyalakan cinta jazz di tanah kelahiran.

Chepy tak sekadar musisi. Ia adalah manusia yang melihat jaz bukan hanya sebagai genre musik, melainkan jalan panjang penuh pelajaran bagi diri dan orang lain.

“Setiap momen atau event jazz di Batam adalah pemantik bagi generasi muda,” katanya saat bertemu dalam sebuah event musik di Batam, pada 3 November lalu.

Di tengah perbincangan yang mengalir layaknya irama swing yang dimainkan dengan khusyuk, Chepy menegaskan bahwa jaz adalah ruang tanpa batas, terbuka bagi siapa pun yang mau mendalami. Seperti jazz yang lahir dari sebuah perjuangan dan gairah untuk bebas, ia merasakan keterikatan pada semangat itu.

Perjalanan jazz sejatinya memang penuh liku. Lahir dari rahim pergulatan kaum Afro-Amerika awal abad ke-20, musik ini tumbuh subur di tanah yang tandus. Dari perpaduan blues, gospel, ragtime, dan nyanyian perjuangan rakyat, muncul alunan nada yang tak cuma menyuarakan penderitaan, tapi juga merayakan kebebasan.

Baca Juga: Kopi Ares, Inovasi Kedai Kopi Keliling yang Menyambangi Pelanggan di Batam

Louis Armstrong, dengan trompetnya yang menggelegar, menjadi pionir, pembuka jalan bagi ekspresi musikal yang takterbatas.

“Jaz telah menjadi bagian dari hidup saya sejak lama,” ujarnya, mengenang perjalanannya dari tahun 1997.

Sebenarnya, Chepy pertama kali jatuh hati pada musik rock. Akan tetapi, segalanya berubah ketika dia mengikuti salah satu workshop jaz di Bandung di 2000-an awal. Pameran itu memperkenalkannya pada nada-nada yang lebih bebas, seksi, menggoda, dan menantang.

Pulang ke Batam di tahun 2003, lelaki yang berusia hampir empat dekade itu membawa semangat jaz bersamanya. Meski pada masa itu cuma ada sedikit panggung untuk genre ini, dia tak pernah menyerah.

Jaz memang memiliki sejarah panjang yang selalu menolak batasan kelas dan warna kulit. Seperti kata Duke Ellington, “It don’t mean a thing, if it ain’t got that swing.” Itu pula yang tampaknya dipahami benar oleh sahabat Chepy, yakni Andreas Marinello; musisi jaz asal Italia yang kini tinggal di Singapura.

Dia berbicara lewat saksofonnya dalam bahasa yang akrab bagi siapa saja. Andreas merupakan musisi yang memainkan jaz dengan lincah, seakan memanggil para penonton untuk masuk dalam dixieland.

“Jaz itu bukan musik orang kaya atau golongan tertentu. Jika ada yang masih menganggap jaz musik orang kaya, saya siap melepas dasi dan jas saya. Jazz adalah untuk semua orang,” kata dia.

Pernyataan Andreas itu mengingatkan pada irama protes yang pernah dibunyikan musisi-musisi jaz besar. Ambil contoh seperti Charles Mingus atau Miles Davis, yang berpendapat bahwa jazz adalah musik pemberontakan yang dimainkan dari hati yang bersifat bebas.

Baca Juga: Dale Carnegie Indonesia Gelar Seminar Pengembangan SDM untuk Manajer Perusahaan di Batam

Andreas yang mencintai keberagaman budaya Indonesia, telah beberapa kali datang ke Batam atas undangan Chepy. “Batam adalah kota yang penuh dengan musisi berbakat,” katanya.

Kebebasan yang ia rasakan dalam jaz dianalogikan sebagai kemerdekaan untuk bepergian, bertemu musisi-musisi lokal, dan jamming bersama. Jaz adalah revolusi, sebuah ajakan untuk keluar dari belenggu batasan sambil merayakan perbedaan.

Meski begitu, mimpi Andreas melampaui panggung sementara. Ia ingin melihat Batam memiliki sekolah musik yang mampu mencetak lebih banyak musisi muda berbakat. Pendidikan adalah kunci untuk mengembangkan bakat yang selama ini mungkin tengah bersembunyi.

“Kita butuh lebih banyak dukungan, baik dari komunitas maupun pemerintah,” katanya.

Muhammad Gusrianto, seorang musisi jazz senior di Batam, memiliki pandangan serupa. Aliran musik ini bukan untuk golongan tertentu saja, tapi buat semua, termasuk kaum papa.

“Kita ingin membuat jazz ini diterima oleh semua kalangan,” ujarnya. Rian, sapaan akrabnya, berpendapat bahwa membumikan jazz berarti membuka ruang bagi siapa pun untuk menikmatinya, tanpa harus mengotak-ngotakkan.

Harapan itu rupanya disambut pula oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata. Ia yakin, musik sebagai salah satu dari sub-sektor ekonomi kreatif, akan terus mendapat tempat di Bandar Dunia Madani.

“Pemerintah siap mendukung perkembangan musik di Batam,” ujarnya, seolah menyuntikkan semangat baru bagi para musisi yang berjuang.

Ketika malam semakin larut, irama jaz berubah menjadi sesuatu yang menyerupai sebuah rapsodi, mengalir tanpa aturan. Ada privilese pada tiap nada, keindahan dalam improvisasi, dan semangat ketukan yang berderap.

Ini adalah sebuah perjalanan yang akan terus berlanjut, bersama Chepy, Andreas, dan para musisi lainnya, yang dengan sepenuh hati menyuarakan bahwa jazz -seperti kehidupan itu sendiri- adalah milik semua orang. (*)

Artikel Melihat Perkembangan Jazz Batam Lewat Bohemian Chepy Rapsodi pertama kali tampil pada Metropolis.

27 Nama Pemain Timnas Pilihan Shin Tae-yong untuk Laga Lawan Jepang dan Arab Saudi

0
Para Pemain sepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (tengah) menjalani sesi latihan di kompleks Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong resmi memasukkan 27 pemain, termasuk Kevin Diks, untuk dua laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Jepang dan Arab Saudi setelah semua berkumpul di Jakarta.

Semua pemain ini telah menjalani latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (12/11), untuk menatap laga terdekat melawan Jepang pada Jumat (15/11) pukul 19.00 WIB.

Diks akan membuat timnas memiliki 28 pemain untuk melawan Samurai Biru dan The Green Falcons. Namun, karena Mees Hilgers absen untuk fokus menjalani pemulihan cedera membuat skuad timnas kembali berjumlah 27 pemain.

Shin memastikan Hilgers tidak dilepas oleh klubnya Twente karena cedera hamstring yang belum spulih, walaupun pemain berusia 23 tahun itu sudah bermain selama 84 menit melawan Ajax Amsterdam akhir pekan lalu.

“Bukan saya yang tidak panggil, tapi dari timnya tidak melepas pemainnya dengan alasan hamstringnya tidak baik,” kata pelatih asal Korea Selatan itu di Stadion Madya, kemarin.

Dari 27 pemain, 11 di antaranya merumput di dalam negeri dan 16 pemain berkarier di luar negeri, yuang 12 di antaranya bermain di Eropa.

Komposisi pemain ini tak begitu berubah dibandingkan dengan sebelumnya, tapi ada pemain yang sudah lama tak dipanggil kini masuk skuad, termasuk Yakob Sayuri, kiper Muhamad Riyandi, dan Yance Sayuri yang terakhir kali memperkuat Garuda saat uji coba melawan Palestina dan Argentina pada Juni 2023.

Berikut daftar 27 pemain timnas Indonesia untuk laga melawan Jepang dan Arab Saudi:

Kiper

  1. Nadeo Argawinata (Borneo FC)
  2. Maarten Paes (FC Dallas)
  3. M. Riyandi (Persis Solo)

Belakang

  1. Jay Idzes (Venezia FC)
  2. Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim FC)
  3. Kevin Diks (FC Copenhagen)
  4. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
  5. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)
  6. Justin Hubner (Wolves U-21)
  7. Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)
  8. Pratama Arhan (Suwon FC)
  9. Shayne Pattynama (KAS Eupen)
  10. Sandy Walsh (KV Mechelen)
  11. Yance Sayuri (Malut United)
  12. Yakob Sayuri (Malut United)

Tengah

  1. Thom Haye (Almere City)
  2. Nathan Tjoe-A-On (Swansea City)
  3. Ivar Jenner (FC Utrecht)
  4. Ricky Kambuaya (Dewa United)

Depan

  1. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)
  2. Marselino Ferdinan (Oxford United)
  3. Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
  4. Egy Maulana (Dewa United)
  5. Rafael Struick (Brisbane Roar)
  6. Hokky Caraka (PS Sleman)
  7. Eliano Reijnders (PEC Zwolle)
  8. Ramadhan Sananta (Persis Solo). (*)

Artikel 27 Nama Pemain Timnas Pilihan Shin Tae-yong untuk Laga Lawan Jepang dan Arab Saudi pertama kali tampil pada Olahraga.

Ansar Ahmad Terus Tuai Dukungan Lanjut Pimpin Kepri Berkat Kerja Totalitas

0
Ansar Ahmad di hadapan para pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan sosok pemimpin yang totalitas membangun Kepri lebih baik. Oleh karena itu, dukungan untuk Ansar menjadi gubernur Kepri satu periode lagi terus menguat.

Tokoh Masyarakat Tanjungpinang, Anwar Mulyadi mengungkapkan, Ansar merupakan sosok yang memiliki totalitas dalam bekerja untuk kemaslahatan masyarakat Kepri. Hal itu terbukti dengan sudah banyaknya pembangunan infrastruktur yang ia tuntaskan.

“Pak Ansar itu totalitas dalam bekerja membangun Kepri. Itu terlihat saat menjabat sebagai bupati Bintan,” kata Anwar, Rabu (13/11/2024).

Totalitas Ansar membangun Kepri itu terlihat saat ia berkomitmen menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Proyek itu kini sudah memasuki tahap soil investigation.

Seperti diketahui, proyek jembatan itu akan membentang sepanjang 14,74. Nantinya, jembatan itu diyakini akan menjadi yang terpanjang di Indonesia.

Selain Jembatan Batam-Bintan, Ansar juga terus bertekad menjaga mobilitas barang dan jasa menggunakan moda transportasi laut salah satunya kapal Roro. Ansar berhasil menambah dua unit Roro bernama Nusantara 1 dan Nusantara 3 dengan kapasitas 400 penumpang dan 40 kendaraan roda empat serta diproyeksikan akan menambah 5 unit di tahun selanjutnya.

Oleh karena itu, Anwar menyampaikan, Ansar merupakan pemimpin yang bekerja nyata dan mengutamakan kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, Ansar layak pimpin Kepri satu periode lagi.

“Kerja nyata yang dilakukan Pak Ansar terbukti membuat masyarakat semakin percaya dan mendukungnya jadi gubernur Kepri satu periode lagi,” tandasnya. (*/adv)

Artikel Ansar Ahmad Terus Tuai Dukungan Lanjut Pimpin Kepri Berkat Kerja Totalitas pertama kali tampil pada Metropolis.

Proses Seleksi PPPK: 150 Sanggahan Pelamar Batam Lolos, Tunggu Jadwal SKD

0
Kepala BKPSDM Kota Batam, Hasnah. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

batampos – Sebanyak 150 sanggahan dari 218 pengajuan yang dilakukan oleh pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi akhirnya diterima.

“Sanggahan tersebut diterima setelah pelamar mampu membuktikan keaslian dokumen pendidikan mereka,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Hasnah, Rabu (13/11).

Hasnah menjelaskan dari jumlah sanggahan yang diterima umumnya berhasil menunjukkan ijazah dan transkrip nilai asli, setelah sebelumnya hanya mengunggah salinan fotokopi.

Baca Juga: Dishub Kota Batam Usulkan 27 Halte Baru Trans Batam Tahun Depan

“Untuk yang PPPK ini pesertanya adalah tenaga non-ASN di Pemkot, jadi diperlukan mengonfirmasi terkait ijazahnya,” jelasnya

Hasnah menyampaikan bahwa para pelamar yang sanggahannya diterima akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Namun, jadwal pelaksanaan SKD masih menunggu konfirmasi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Berdasarkan jadwal dari Panselnas, pelaksanaan SKD PPPK tahap pertama direncanakan berlangsung pada 2–19 Desember 2024. Namun, untuk Kota Batam, kami masih menunggu kepastian jadwal dari Panselnas,” ujarnya .

Hasnah juga menambahkan bahwa pembagian jadwal SKD akan ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku panitia pelaksana seleksi.

Baca Juga: Selama 2024, Ada 9.367 Penderita Hipertensi Berobat ke Puskesmas Batuaji

“Kategori SKD PPPK sama dengan SKD CPNS, namun kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat, bukan passing grade,” tambahnya.

BKPSDM Kota Batam mencatat, sebanyak 218 pelamar PPPK di lingkungan Pemkot Batam mengajukan sanggahan setelah dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Pengajuan sanggahan dilakukan pada 2–4 November 2024 melalui aplikasi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang disediakan oleh BKN.

“Total pelamar yang mengajukan sanggahan ada 218 orang, yang memastikan semua pengajuan telah dilakukan melalui sistem SSCASN,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Proses Seleksi PPPK: 150 Sanggahan Pelamar Batam Lolos, Tunggu Jadwal SKD pertama kali tampil pada Metropolis.

Riau Matangkan Persiapan Penetapan UMP 2025

0
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau membahas penetapan Upah Minimum Provinsi 2025 sesuai keputusan MK. (Humas Dinas Nakertrans Riau/Antara)

batampos – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Boby Rahmat mengatakan, pihaknya bersama Dewan Pengupahan Provinsi Riau mematangkan persiapan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025, bagi buruh untuk menerima jasa dari pemberi kerja.

”Jadi penetapan UMP paling lambat dilakukan pada 21 November, sedangkan UMK pada 30 November dan Upah Minimum Sektoral (UMS) pada 10 Desember,” kata Boby seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru, Rabu (13/11).

Rakor diikuti seluruh anggota Dewan Pengupahan Provinsi Riau, antara lain perwakilan dari BPS, akademisi, serikat pekerja/serikat buruh, Biro Hukum, APINDO Riau, DPD KSPI AGN Riau, Sekwil KSBI Riau, Ketua DPD SBCI Riau, FSB Solidaritas Indonesia, Bappedalitbang Riau, Sarbumusi DPW Riau, KSBS Riau, BPJS Riau, Riau, dan seluruh staf Disnakertrans Riau.

Menurut Boby Rahmat, koordinasi penting karena belum ada kemajuan teknis. Itu bisa dijadikan pedoman setelah ada putusan Makamah Konsitusi (MK).

”Upah minimum merupakan upah terendah yang dibayarkan pekerja/buruh yang berdasar undang-undang. Pemerintah menetapkan upah minimum berdasar kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi,” terang Boby Rahmat.

Sekwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Riau Charles Pieter mengatakan, Dewan Pengupahan harus satu suara dalam aturan penghitungan Upah Minimum.

”Ada 10 pasal pasca MK yang mengalami perubahan, di antaranya rumusan di PP 51 Tahun 2023 tentang alfa dan KHL. Kami belum bisa bicara soal teknis penghitungan UM karena rawan digugat di PTUN,” papar Charles Pieter.

Perwakilan Apindo Riau Zulfan Ismail mengungkapkan, 50 persen sektor usaha di Riau adalah CPO dan turunannya. Dia mencatat, adanya penurunan ekspor CPO pada Oktober serta adanya mekanisasi proses produksi menuju industri 4.0.

Namun demikian, lanjut dia, dari hasil rapat koordinasi tersebut disepakati beberapa kesimpulan penting. Yakni besaran Upah Minimum Sektoral Provinsi ditetapkan di atas Upah Minimum Kabupaten/Kota, konsultasi tetap mengacu pada PP 51 Tahun 2023, namun belum baku dalam menentukan alpha.

Selain itu Apindo mengusulkan agar Upah Minimum ditetapkan berdasarkan PP 51 Tahun 2023, Garis besar UMP 2025 sudah ada, namun penetapannya menunggu aturan setelah ada keputusan MK. Rapat selanjutnya dilaksanakan sebelum 21 November. (*)

Artikel Riau Matangkan Persiapan Penetapan UMP 2025 pertama kali tampil pada News.

Komisi I DPRD Batam Soroti Pengawasan Barang Ilegal, Dorong Konsistensi Aparat Penegak Hukum

0
Jajaran Polda Riau menggerebek dua rumah di Perumahan Culindo dan Kencana, tepatnya di RT03/RW04, Tiban Indah, Sekupang, Batam. F.Arjuna/Batam Pos

batampos – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam menyoroti pentingnya konsistensi aparat penegak hukum di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Batam, dalam pengawasan terhadap barang-barang ilegal yang masuk ke wilayah tersebut.

Hal ini mencuat setelah Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Kepulauan Riau melakukan penindakan terhadap gudang penyimpanan barang bekas impor ilegal, atau dikenal dengan istilah ballpress, di kawasan Tiban Indah, Sekupang, pekan lalu.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas, menyatakan apresiasinya terhadap langkah yang diambil oleh kepolisian dalam mengungkap dan menindak barang ilegal yang masuk ke Batam.

Baca Juga: Belum Ada Aturan Resmi, Pembelian Pertalite Di SPBU Sudah Dibatasi

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian dalam pengungkapan dan penindakan barang ilegal, yaitu ballpress, di Kota Batam. Kami berharap pihak otoritas terkait dapat konsisten dalam melakukan pembenahan pengawasan barang masuk ke kota ini,” kata Anwar Anas, Rabu (13/11).

Anwar, yang juga merupakan politisi dari fraksi Partai Gerindr menambahkan bahwa citra Batam sebagai salah satu pintu masuk barang ilegal dari luar negeri perlu dibenahi. Ia menekankan pentingnya upaya bersama untuk menghapus stigma tersebut.

“Stigma bahwa Batam adalah pintu masuk barang-barang ilegal dari luar negeri harus kita perbaiki,” ujarnya.

Menurut Anwar, dalam hal ini aparat penegak hukum, terutama Bea Cukai dan Kepolisian, perlu meningkatkan kinerja pengawasan terhadap arus barang yang masuk dan keluar Batam.

Baca Juga: Izin Kawasan Industri Tanjung Sauh Resmi Terbit, Siap Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Pengawasan yang ketat dinilai penting tidak hanya untuk mencegah masuknya barang ilegal, tetapi juga untuk menjaga kepentingan ekonomi dan keamanan nasional.

“Bea Cukai dan kepolisian harus benar-benar memperbaiki kinerjanya dalam mengawasi barang yang masuk dan keluar, baik itu dari kota Batam ke luar kota maupun dari luar negeri ke Batam,” jelasnya.

Sebagai perwakilan rakyat, Anwar Anas juga mendorong agar seluruh instansi terkait dapat bersinergi untuk menindak dan mencegah tindakan ilegal yang dapat merugikan pendapatan negara serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Diketahui, dalam program 100 hari kerjanya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemberantasan penyelundupan barang-barang ilegal dari luar negeri.

Program ini diharapkan dapat mendorong koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan ini.

“Kami juga mendorong seluruh pihak untuk bersinergi dalam memberantas tindakan ilegal yang berpotensi merugikan pendapatan negara dan mengancam kelangsungan usaha UMKM lokal,” kata Anwar.

Baca Juga: Per Oktober 2024, 27 Pasangan di Batam Ajukan Itsbat Nikah

Diketahui sebelumnya, operasi ini dilaksanakan oleh tim gabungan Polda Riau dengan dukungan penuh Polda Kepri, sebagai bagian dari upaya memberantas penyelundupan yang kian marak.

Di lokasi, polisi menemukan ratusan karung ballpres. Barang bukti langsung disita oleh petugas untuk dibawa ke Polda Riau.

Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi mengungkapkan, operasi ini dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam program 100 hari kerja untuk menekan tindak pidana penyelundupan barang-barang ilegal dari luar negeri.

Tindakan ini dimulai dari penggerebekan di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Pekanbaru, pada 2 November lalu. Di sana, polisi menyita 169 bal barang bekas yang terdiri dari sepatu, pakaian, dan lain-lain.

Di Batam, polisi menemukan barang bukti tambahan berupa truk yang penuh dengan ballpres. Barang itu diduga siap dikirim ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

“Banyak cara barang-barang ilegal dari Batam ini menuju ke Pulau Sumatera. Mereka memanipulasi data, contohnya membawa barang pindahan,” kata dia.

Saat ini, total barang bukti yang disita di Batam berjumlah 200 karung, dengan nilai perkiraan sekitar Rp500 juta. Barang-barang tersebut rencananya akan dibawa ke Polda Riau untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Komisi I DPRD Batam Soroti Pengawasan Barang Ilegal, Dorong Konsistensi Aparat Penegak Hukum pertama kali tampil pada Metropolis.