Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 2429

Rumah di Kota Piring Ambruk Masuk Sungai, Penghuni di Ungsikan

0
Kondisi Rumah warga RT03 RW07 Kelurahan Melayu Kota Piring, Kota Tanjungpinang usai ambruk masuk ke sungai, Senin (18/11). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebuah rumah di wilayah pesisir Kelurahan Melayu Kota Piring Kota Tanjungpinang, Kepri ambruk dan masuk ke dalam sungai. Saat ini, pemilik rumah Defrizal (51) bersama istrinya diungsikan ke Rumah Sakit.

BACA JUGA: Relawan Paslon Roby dan Deby Bergerak Sambangi Rumah-Rumah Warga di Bintan

Dari pantauan Batam Pos, rumah berbahan kayu di kawasan RT03 RW07 tersebut sudah terendam air laut. Selain itu, jembatan kecil yang menghubungkan rumah itu dengan daratan juga ikut ambruk.

“Kejadiannya jam 12 malam. Rumahnya tiba-tiba-tiba ambruk jadi pemilik rumah dan istrinya berteriak meminta pertolongan. Saat kejadian, air laut sedang pasang,” kata Nasrun, Ketua RT setempat, Senin (18/11).

Ambruknya rumah tersebut, menurutnya disebabkan kontruksi rumah yang sudah lapuk. Memang, rumah panggung diatas perairan itu kurang dirawat. Sebab, Defrizal sang kepala keluarga sedang sakit-sakitan.

Untuk sementara, dua orang penghuni rumah tersebut sedang berada di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib. Di sana, Defrizal dengan ditemani istrinya Naryati, menjalani perawatan akibat penyakit asma yang dideritanya.

“Sekarang pemilik rumah sedang di rumah sakit. Untuk sementara ya tinggal di sana, sampai kita menemukan solusi untuk memperbaiki rumah ini,” ungkapnya.

Selain rumah Defrizal, terdapat empat rumah tidak layak huni yang terancam ambruk. Semua rumah tersebut berdiri tidak kokoh diatas sungai. Sebagian besar rumah tidak layak huni itu, memang tidak pernah menerima bantuan perbaikan rumah.

Hal ini disebabkan, rumah tersebut kebanyakan berdiri di tanah orang lain. Sehingga, pemerintah Tanjungpinang pun tidak dapat memberikan bantuan perbaikan rumah.

“Rumahnya hak milik, tapi tanahnya numpang (milik orang lain). Jari tidak bisa dapat bantuan. Paling warga disini bantunya material, untuk memperbaiki rumah,” sebutnya.

Terkait hal ini, Nasrun selaku ketua RT sudah melaporkan kepada Dinas Sosial (Dinsos). Agar, Pemko Tanjungpinang dapat turun tangan memberikan bantuan. “Belum ada kejelasan, baru ada bantuan dari BPBD,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Rumah di Kota Piring Ambruk Masuk Sungai, Penghuni di Ungsikan pertama kali tampil pada Kepri.

Menilik Situs Kumitir, Sisa Kebesaran Kerajaan Majapahit

0

Ditemukannya situs Kumitir pada medio 2019 membuka babak baru penelitian terhadap Majapahit. Reruntuhan istana tersebut diyakini sebagai peninggalan kerajaan yang pernah disebut sebagai salah satu yang terkuat se-Nusantara itu.

Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN mengkaji lapisan tanah area inti situs Kumitir pada ekskavasi tahap V lalu.
F. MARTDA VADETYA/Jawa Pos Radar Mojokerto

SITUS Kumitir terletak di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Jaraknya kurang dari 2 kilometer (km) di timur Kecamatan Trowulan dan sekitar 14 km dari Alun-Alun Mojokerto. Dari area utara, terlihat cungkup baja ringan memayungi sektor A, B, C, dan D. Sementara beberapa titik hasil ekskavasi tahap V dibiarkan terbuka dengan dikelilingi pagar kayu.

Ya, ekskavasi lanjutan rampung digelar sejak 17 September hingga 9 Oktober lalu. Ada empat titik sasaran penggalian arkeologis di area barat dan utara dengan luas total sekitar 500 meter persegi.

Salah satu tujuannya, menelusuri sebaran struktur talud atau dinding penahan tanah. Hasilnya, lebih dari 60 persen struktur yang telah ditampakkan rusak parah. Ada susunan bata kuno yang tinggal dua lapis hingga terputus hilang seluruhnya.

Mirisnya, kerusakan tersebut diduga akibat ulah manusia. Baik aktivitas produksi bata atau linggan maupun pertanian. ”Jelas karena aktivitas pengambilan tanah oleh manusia (linggan). Sampai saat ini juga lahannya (sekitar situs) untuk menanam tebu,” ujar M. Ichwan, arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim. Kemungkinan faktor bencana alam yang turut andil merusak sisa peradaban zaman klasik itu juga tengah dikaji.

Departemen Teknik Geologi UGM dan ahli bidang geologi Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut dilibatkan dalam ekskavasi terakhir. Lapisan tanah juga diambil untuk menguji hipotesis rusaknya struktur situs Kumitir akibat banjir bandang hingga letusan Gunung Arjuno-Welirang pada masa lampau. Secara kasatmata, tumpukan batu boulder tersentral di area sektor A, B, C, dan D yang mengubur struktur bangunan kuno di bawahnya.

Pada sektor D, yang berjarak sekitar 10 meter dari makam umum Dusun Bendo, ditemukan lima kerangka manusia. Mereka terpendam sekitar 50 sentimeter di bawah permukaan tanah.

Satu di antaranya tampak kerangka anak balita. Kelimanya tampak terkubur rapi menghadap utara dalam kondisi telungkup. Pada 2021, juga ditemukan satu kerangka manusia. Lokasinya hanya 3 meter di selatan temuan lima kerangka tersebut. Seluruh tulang belulang manusia itu telah dievakuasi dan tengah diteliti oleh Tim Paleoantropologi FISIP Unair.

Sejak ditemukan Juni 2019, ekskavasi bertahap dilakukan di situs Kumitir. Sebab, reruntuhan bangunan kuno yang luasnya ditaksir 6 hektare itu dinilai penting. Karena diyakini sebagai istana Bhre Wengker atau Wijayarajasa dan Rani Dhaha. Bhre Wengker ialah raja bawahan atau vassal kerajaan Majapahit.

Nama Kumitir sendiri disebut dalam kitab Nagarakertagama dan Pararaton. Situs Kumitir diyakini sebagai istana timur. Sedangkan Candi Kedaton di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, ialah istana barat. Keduanya diyakini dibangun di masa pemerintahan putri Raden Wijaya, Tribhuwana Tunggadewi, pada 1328–1350 Masehi.

”Tetapi, sejauh ini belum ditemukan artefak yang menunjukkan angka tahun di situs Kumitir,” jelas Abdul Kholiq, juru pelihara situs Kumitir.

Salah satu keseriusan pemerintah akan upaya pelestarian cagar budaya dibuktikan dengan pembebasan lahan pada 2023. Lahan seluas 2,5 hektare di zona ini milik tujuh warga sekitar telah diambil alih negara melalui BPK Wilayah XI Jatim. Salah satu tujuannya, tim peneliti bisa leluasa mengeksplorasi situs tanpa hambatan.

”Kemarin ada tiga pemilik lahan lainnya yang sudah bersedia dibebaskan. BPK Wilayah XI Jatim sudah mendata ke balai desa, tetapi kemungkinan realisasinya tahun depan,” terang Lukman Teguh Prasetya, sekretaris Desa Kumitir.

Pemerintah Desa (Pemdes) Kumitir telah merancang skema pemanfaatan cagar budaya di wilayah itu. Tanah kas desa (TKD) di timur situs Kumitir akan disulap menjadi area parkir, pujasera, hingga penginapan. Itu untuk menunjang cagar budaya yang nantinya bakal diproyeksikan sebagai wisata religi dan sejarah.

Untuk menunjang akses pengunjung ke kawasan situs, pemdes sudah membangun jalan utama menuju kawasan situs. Jalur paving sepanjang 1,5 kilometer dibangun sejak tahun lalu.

”(Karena prioritas) kemung-kinan tahun depan akan diekskavasi lagi,” imbuh Kholiq. (***)

 

Reporter: MARTDA VADETYA

Artikel Menilik Situs Kumitir, Sisa Kebesaran Kerajaan Majapahit pertama kali tampil pada News.

Jalan Dang Merdu yang Ambles Belum Diperbaiki, Pengendara Khawatir Terjadi Kecelakaan Lagi

0
Kondisi Jalan Dang Merdu yang tak kunjung diperbaiki, dan baru diberi pembatas tali di tepinya, Minggu (17/11).
f. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kondisi Jalan Dang Merdu yang ambles di dekat RS Bhayangkara, Kelurahan Batubesar, Kecamatan Nongsa, hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, sudah ada yang jadi korban yakni pengendara ojek online (ojol) yang tercebur ke lubang jalan yang ambles tersebut saat melintas malam hari, beberapa waktu lalu.

Setelah kejadian tersebut, jalan yang rusak hanya diberi pembatas tali dan dibiarkan dengan sejumlah batuan di sisinya, namun tidak ada perbaikan yang dilakukan. Seperti yang terlihat pada Minggu (17/11), kondisi jalan tersebut masih sangat mempriha-tinkan. Lalu lintas kendaraan cukup padat meski hanya sebagian jalan yang dapat dilalui.

Hasna, warga Nongsa, meng-ungkapkan bahwa meski jalan ambles sudah pernah ditinjau oleh Penjabat Sementara (PJS) Wali Kota Batam, Andi Agung, namun hingga kemarin belum ada perbaikan.

”Setelah ada (pengendara) ojol yang jatuh, hanya diberi pembatas jalan,” kata Hasna, Minggu (17/11).

Warga dan pengendara yang melintas merasa khawatir dengan kondisi jalan yang bisa ambles lagi kapan saja. Apalagi, saat ini Batam memasuki musim penghujan, yang dikhawatirkan bisa memperburuk kerusakan jalan.

”Beberapa waktu lalu, kami dengar jalan ini akan diperbaiki pada awal November, tetapi sekarang sudah pertenga-han November, belum ada perbaikan,” ungkap Hasna.

Hal serupa disampaikan Riki, warga lainnya yang juga merasa resah. Menurutnya, mes-kipun sudah dipasang spanduk yang meminta warga untuk memberi masukan jika ada kesalahan dalam pekerjaan, kondisi jalan yang rusak tetap tidak diperbaiki.

”Saya pikir setelah ada (driver) ojol jatuh, jalan ini akan diperbaiki, ternyata tidak. Hanya diberi batasan tali dan batu di pinggir jalan yang amblas,” ujar Riki.

Riki berharap janji pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut segera terlaksana, mengingat jalan ini merupakan akses utama bagi warga Sambau yang ingin menuju Batam Center.

”Warga Sambau memilih jalan ini untuk ke Batam Center karena jika lewat jalan depan Polda Kepri, itu lebih jauh,” tambahnya.

Sebelumnya, Pjs Wali Kota Batam, Andi Agung, sempat berjanji bahwa perbaikan jalan amblas akan dimulai pada awal November setelah meninjau langsung kondisi jalan rusak tersebut. Namun, hingga kini, jalan tersebut belum juga di-perbaiki, dan baru-baru ini telah ada korban kedua.

Pada Kamis (10/10) lalu, bagian jalan yang sudah rusak akibat longsor sebelumnya, semakin tergerus air hujan hingga lebih dari setengah badan jalan yang ambles. Saat hujan deras turun, kondisinya semakin memburuk. Pembatas jalan yang dipasang sebagai penanda kerusakan pun ikut masuk ke dalam lubang jalan.

Saat ini, pengendara semakin khawatir dengan kondisi jalan tersebut, apalagi ada retakan di tengah jalan yang dikhawatirkan bisa longsor kembali. Warga yang melintas pun merasa bertaruh nyawa dengan kondisi jalan yang amblas dengan ketinggian sekitar 4 meter.
Sejumlah pekerja sebelumnya sempat terlihat di lokasi, dan sebagian telah membangun pondasi batu miring. Namun hingga kini, jalan yang ambles sejak awal Maret tersebut belum juga selesai diperbaiki.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Dohar Hasibuan, mengatakan bahwa perbaikan jalan rusak tersebut akan segera dilakukan. Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk perbaikan jalan ini sudah disiapkan di APBD dan proses perencanaannya telah selesai, tinggal menunggu pelaksanaan yang akan dimulai dalam waktu dekat.

”Perencanaan perbaikan jalan ini sudah selesai, sekarang tinggal pelaksanaan. Kami akan segera mengganti gorong-gorong yang ambles dengan box culvert berukuran 2×2 meter,” ujar Dohar, Rabu (6/11) lalu.

Proyek perbaikan ini, menurut Dohar, akan mencakup pemasangan box culvert untuk menggantikan gorong-gorong yang rusak serta perbaikan jalan di sepanjang lokasi yang terdampak. Box culvert tersebut akan dipasang setelah proses pencetakan selesai.

”Proses pencetakan box culvert sedang berlangsung, dan kami targetkan pemasangannya sebelum akhir tahun ini. Proyek ini akan dimulai pada bulan November,” jelas Dohar.

Dohar menambahkan bahwa perbaikan jalan ini diperkirakan hanya memakan waktu singkat, yakni 2-3 hari saja, dan ditargetkan selesai sebelum akhir November. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Artikel Jalan Dang Merdu yang Ambles Belum Diperbaiki, Pengendara Khawatir Terjadi Kecelakaan Lagi pertama kali tampil pada Metropolis.

Pilih Ketua Baru, DPD ASTINDO Kepri Gelar Musda Pertama

0
Jajaran ASTINDO bersama sejumlah perwakilan pemerintah. Foto: Arjuna/ Batam Pos

batampos – DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Kepri, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertama untuk memilih ketua baru. Acara berlangsung pada Senin (18/11) di Ballroom Hotel Harper Premiere Nagoya Thamrin, Batam, dihadiri oleh para anggota asosiasi dan pejabat terkait.

Ketua Umum ASTINDO, Pauline Suharno mengatakan, Musda ini menjadi momen penting bagi DPD ASTINDO Kepri setelah sebelumnya jabatan ketua diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

“Kami berharap teman-teman dari travel agent di Kepri bisa lebih kompak. Tantangan ke depan semakin besar, terutama dengan adanya disrupsi digital. Kita harus lebih kuat menghadapi ini dan memanfaatkan peluang,” ujar Pauline.

Ia menekankan pentingnya peran agen perjalanan dalam mempromosikan Batam dan Kepri sebagai destinasi wisata unggulan. “Selama ini wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, lebih memilih destinasi lain. Kepri sebenarnya punya banyak hidden gem yang harus dikembangkan, seperti Natuna dan Anambas. Kita perlu mengedukasi agen perjalanan di daerah lain agar mereka mau menawarkan Kepri sebagai destinasi wisata,” tambahnya.

ASTINDO telah mengembangkan database pola perjalanan wisata yang dapat dimanfaatkan oleh agen perjalanan. Namun, ia mencatat bahwa Kepri belum sepenuhnya memanfaatkan fasilitas ini untuk menyusun paket wisata yang menarik dan beragam.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, yang turut hadir, berharap ASTINDO dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempromosikan Batam dan Kepri.

“Keberadaan ASTINDO sangat penting untuk memasarkan Batam dan Kepri sebagai destinasi populer, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kami juga berharap ASTINDO dapat membantu meningkatkan pelayanan kepada wisatawan melalui peningkatan SDM agen perjalanan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyebutkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi.

“Pemerintah berfungsi sebagai regulator, sedangkan asosiasi seperti ASTINDO berperan sebagai mitra dalam pengembangan pariwisata. Kami berharap ASTINDO menjadi asosiasi yang kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pilih Ketua Baru, DPD ASTINDO Kepri Gelar Musda Pertama pertama kali tampil pada Metropolis.

Mr B Coffee Hadir di Tiban, Promo Buy 1 Get 1 Free Selama 3 Hari

0
Bernard Huang saat meresmikan Mr B Coffee di Tiban, Sekupang tepatnya ruko Tiban Petra Mandiri, Minggu (18/11). Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Mr B Coffee kini telah membuka cabang terbarunya di Tiban, Sekupang tepatnya ruko Tiban Petra Mandiri, Minggu (18/11). Hal ini ditandai dengan grand opening dan masyarakat bisa mendapatkan buy one get one free selama tiga hari oleh Mr B Coffee.

“Jadi sebelumnya kami sudah soft opening dan kali ini grand opening resminya dan kami ada promo buy one get one free selama tiga hari selama Minggu, Senin dan Selasa. Lalu kami bagi lagi kopi gratis 100 cup sehari ,”ujar Bernard Huang pemilik Mr.B Coffee.

Bernard menyampaikan perbedaan Mr B Coffee dengan kopi lainnya yang ada di Batam ialah memiliki based kopi yang tebal dan kental kemudian creamy.

“Kami menggunakan biji kopi asli robusta itu dari biji kopi digrinder diambil bubuknya lalu diracik dengan mesin kopi yang berkualitas,” ujarnya.

Alasan memilih daerah Tiban, Sekupang ialah ingin mencoba area yang beda dan market yang lebih luas lagi jangkauannya.

“Dari pengalaman pelanggan dari soft opening hingga ini yang berjalan satu bulan sangat positif sekali,” katanya.

Selain kopi, Mr B Coffee juga memiliki menu minuman lainnya dan yang menu makanan waffle dan kaya toast. Untuk menu waffle yang dibuat dengan resep sendiri dan paling best seller dan rekomendasi ialah waffle choco cruncy.

“Menu tersebut sangat cocok disajikan bersama kopi andalan dari kami, dan bagi masyarkakat Batam bisa dapat berkunjung ke sini karena kami buka setiap hari dari jam 8.30 WIB sampai jam 22.00 WIB dan khusus akhir pekan sampai 00.00 WIB yang dihibur oleh live akustik,” tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Mr B Coffee Hadir di Tiban, Promo Buy 1 Get 1 Free Selama 3 Hari pertama kali tampil pada Metropolis.

KPU Batam Kaji dan Evaluasi Pergantian Debat Kedua Pilkada 2024

0
Ketua KPU Batam Mawardi bersama komisioner menyampaikan pembatalan debat publik putaran kedua Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batam di Hotel Crown Vista, (15/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam tengah melakukan kajian dan evaluasi terkait pelaksanaan debat kedua Pilkada 2024. Kajian dan evaluasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pembatalan debat kedua yang sebelumnya dijadwalkan, dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas penyeleng-garaan debat pasangan calon.

Ketua KPU Batam Mawardi menjelaskan bahwa proses kajian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk masukan dari masyarakat dan kedua peserta debat.

”Apakah akan ada pergantian debat kedua ini, kami sedang kajian dan lakukan evaluasi,” ujar Mawardi kepada Batam Pos, Minggu (17/11).

KPU Batam, tambah Mawardi, juga berkomitmen akan segera mengumumkan jadwal dan format debat kedua setelah evaluasi ini selesai dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru terkait agenda Pilkada dan mempersiapkan diri sebagai pemilih yang cerdas.

Diketahui, debat publik kedua Pilkada 2024 yang diselenggarakan KPU Kota Batam pada Jumat (15/11) lalu dibatalkan karena perbedaan pandangan antara tim pasangan calon terkait tata tertib debat. Debat ini seharusnya digelar pada pukul 14.00 WIB di Crown Vista Hotel, setelah melalui persiapan dan koordinasi yang panjang sejak debat pertama selesai dilaksanakan pada 1 November 2024.

Mawardi menyebutkan, pihaknya telah melakukan sejumlah pertemuan dengan para pihak terkait. Pada 11 November 2024, KPU mengadakan rapat koordinasi dengan mengundang Bawaslu Kota Batam, tim pasangan calon yang diwakili oleh LO masing-masing, dan pihak kepolisian.

Namun, beberapa hal belum tercapai kesepakatan sehingga rapat koordinasi kembali dilaksanakan pada 12 November 2024, dimana tema debat, format, serta tata tertib disepakati, termasuk detail terkait MC, moderator, dan pembatasan alat bantu.
Pada gladi bersih debat tanggal 14 November 2024, kembali terjadi perdebatan mengenai aturan alat bantu dalam debat.

”Tim pasangan calon nomor urut 1 (NADI) menginginkan penggunaan catatan dalam bentuk kertas, sementara pasangan calon nomor urut 2 (ASLI) mengajukan larangan penggunaan alat bantu apa pun, baik kertas maupun alat elektronik. Pembahasan yang berlangsung hingga larut malam tidak menemukan titik temu, ” ujarnya.

Pada hari pelaksanaan, meski kedua pasangan calon sudah hadir di lokasi, perbedaan pendapat terkait tata tertib tetap belum terselesaikan. Pasangan calon ASLI memilih tetap berada di luar ruangan, menuntut larangan alat bantu secara total. Sementara pasangan calon NADI menolak masuk jika catatan kertas dilarang.

Setelah berusaha melakukan koordinasi lebih lanjut selama dua jam, KPU Kota Batam akhirnya hanya menggelar acara seremonial pembukaan debat, namun tidak melanjutkan segmen debat lainnya karena deadlock antara kedua tim pasangan calon.

KPU Kota Batam menyadari bahwa keputusan tersebut adalah keputusan yang sulit. Namun, berdasarkan pertimbangan komprehensif terhadap regulasi yang berlaku, KPU meyakini bahwa keputusan tersebut merupakan yang terbaik dalam situasi tersebut. KPU juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung proses Pilkada Batam. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel KPU Batam Kaji dan Evaluasi Pergantian Debat Kedua Pilkada 2024 pertama kali tampil pada Metropolis.

Bupati Haris Minta Jaksa Terus Berikan Pengawasan dan Pendampingan Terhadap Proyek yang Sedang Berjalan

0
Bupati Anambas, Abdul Haris (baju batik) bersama Kajari Anambas, Budhi Purwanto usai melakukan pertemuan. f.ihsan

batampos – Bupati Anambas, Abdul Haris memyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas, Budhi Purwanto, Minggu, (17/11).

Haris pada kesempatan itu juga melihat kondisi kantor Kejari Anambas yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan.

Sejak beralih status dari Cabang Kejaksaan (Cabjari) menjadi Kejari, Jaksa di Anambas sedang berupaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembenahan arena perkantoran.

“Kita mendukung adanya Kejari di Anambas. Ini tonggak sejarah, karena selama ini kan hanya Cabang Kejaksaan dari Natuna,” kata Haris.

BACA JUGA: Kumpulkan 84 Adhoc Bawaslu, Kajari Anambas Tekankan Pendekatan Humanis Kepada Pelanggar Pilkada

Selain itu, Haris juga meminta kepada Kejari untuk terus memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap beberapa proyek di lingkungan Pemkab Anambas agar tidak menyalahi aturan.

Sementara itu, Kajari Anambas, Budhi Purwanto menyambut baik dengan kunjungan Haris ke kantornya.

Menurutnya, sejak peralihan statua ia belum sempat mendatangi kantor Bupati karena fokus membenahi internal.

“Saya terenyuh sekali pak Haris datang ke kantor kita. Ini lah namanya sinergitas antara Jaksa dengan Pemkab Anambas,” kata Budhi.

Terkait permintaan Haris mengenai pengawasan dan pendampingan terhadap proyek, Budhi menekankan kepada seluruh pejabat di Pemkab Anambas agar tidak segan untuk meminta pendampingan kepada pihaknya.

“Kantor kita terbuka lebar, lebih baik minta pandangan hukum kepada kami. Agar ketika proyek berjalan tidak menyalahi aturan,” tutur Budhi.

Selain itu, kata Budhi, Jaksa Agung juga menghimbau jajarannya untuk melakukan pendampingan dan pengamanan proyek strategis nasional dan daerah secara profesional dan penuh integritas.

“Dengan dilakukannya pengawalan dan pendampingan oleh tim dari Kejaksaan Negeri ini diharapkan akan terwujud proses pengadaan barang dan jasa yang tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Bupati Haris Minta Jaksa Terus Berikan Pengawasan dan Pendampingan Terhadap Proyek yang Sedang Berjalan pertama kali tampil pada Kepri.

Gadis Tangerang Kritis di Rumah Sakit, Diduga Korban Kekerasan

0
DSF, 19, remaja asal Tanggerang dengan kondisi lemah dirawat di ruang ICU RS Harapan Bunda, sejak Jumat (15/11).
F. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – DSF, 19, terbaring lemah di ruang ICU RS Harapan Bunda sejak Jumat (15/11) dini hari. Remaja asal Tanggerang ini diduga menjadi korban penganiayaan. Kondisi korban sangat memprihatinkan. Korban tak sadarkan diri dan tubuhnya penuh lebam.

Abdul Rafid, ayah korban, mengaku mendapatkan kabar anaknya masuk RS dari rekan anaknya. Awalnya, anaknya berpamitan pergi dari rumah untuk bekerja di salon Jakarta pada awal Agustus lalu.

“Tiba-tiba anak saya sudah di Batam. Dan saya dikabarkan DSF di rumah sakit,” ujarnya kepada Batam Pos, tadi malam.

Ia menjelaskan bahwa anaknya tersebut dibawa rekannya berinisial FR. Namun, saat di Batam, FR mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi kepada korban.

“Kata FR, anak saya diantarkan seorang cewek ke kosan dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri,” katanya.

Kepada Abdul, FR mengaku bahwa korban hanya bekerja selama 3 hari di salon Chellsey Salon, Kompleks Nagoya Point Blok H, Nomor 3. Setelah itu, FR tidak mengetahui pekerjaan korban.

“Anak saya di Batam diberikan ongkos, dan disediakan tempat tinggal atau ditampung. Ini sudah TPPO,” tegasnya.

Menurut Abdul, kasus yang dialami anaknya penuh kejanggalan. Seluruh rekan anaknya bungkam, hingga pemilik salon enggan bertanggung jawab.

“Saya sempat bertemu FR. Cerita dan pengakuannya seperti sudah diatur,” ucapnya.
Atas kejadian ini, Abdul melayangkan laporan polisi ke Mapolresta Barelang pada Sabtu (16/11) malam. Ia berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini.

“Siapa yang terlibat harus bertanggung jawab. Saya harap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas,” tutupnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu langsung turun ke lapangan menyikapai laporan polisi dari orangtua korban. ”Anaknya dianiaya. Luka-luka di badan. Kita tindak lanjuti melihat korban ke rumah sakit,” kata Heribertus.

Ia memerintahkan Kasat reskrim untuk melidik dengan memeriksa. Pertama, informasi orangtua korban, kemudian teman yang mengantar korban ke rumah sakit. ”Temannya yang mengetahui siapa yang memukul korban,” kata Kapolresta. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Gadis Tangerang Kritis di Rumah Sakit, Diduga Korban Kekerasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Mekatronika Polibatam Bantu Peternak Nila

0
Sujiyanto (bertopi), Daniel Sutopo Pamungkas (baju batik) dan mahasiswa Polibatam foto bersama di PT TBI, Rabu (12/6/2024). F Polibatam

batampos – Program Studi (Prodi) Mekatronika Politeknik Negeri Batam (Polibatam) membuat sistem monitoring kolam ikan langsung mengunakan Internet of Thing (IoT). Alat Monitoring kolam Berbasis IoT ini dibuat mahasiswa dengan program pembelajaran Project Based Learning (PBL) dan digunakan peternak, mulai Rabu (12/6/2024).

‘’Sistem terdiri dari berbagai sensor, pengendali, dan sistem IoT yang terhubung dengan gawai pintar. Dimana keadaan kolam, seperti ikan nila, dapat dimonitor dan akan memberikan peringatan melalui gawai pintar bila ada kondisi kolam tidak sesuai dengan persyaratan ditentukan,’’ sebut Dosen Teknik Elektro Polibatam, Illa Aryeni ST MT.

Program didukung Dosen Polibatam sekaligus Manajer Proyek PBL, Daniel Sutopo Pamungkas, ST MT PhD.

Dengan alat monitoring kolam berbasis IoT ini diharapkan peternak mengetahui keadaan kolamnya dan melakukan tindakan diperlukan secepatnya. Saat ini pembudidayaan nila berkembang teknologi kolam bioflok. PT Tunas Bioflok Indojaya (TBI) di Tanjung Uncang, Batam, adalah perusahaan yang mengenalkan masyarakat untuk memelihara nila mengunakan bioflok. Dan alat Monitoring kolam Berbasis IoT akan sangat membantu teknologi bioflok perikanan.

Budidaya nila menggunakan teknologi bioflok, ada faktor terpenting berpengaruh terhadap kesuksesan yaitu kualitas air. Peternak kebanyakan pekerja tidak mempunyai banyak waktu memonitor keadaan kolam. Sedangkan pembudidayaan nila menggunakan bioflok mempunyai faktor terpenting yang berpengaruh terhadap kesuksesan budidaya perikanan adalah kualitas air.

Mekanisme ini memerlukan kehadiran peternak secara periodik pada kolam budidaya. Jika kondisi fisik air dapat berubah dalam waktu yang relatif cepat, terutama karena adanya polutan baik polutan eksternal seperti paparan limbah dan sisa makanan. Jika perubahan fisik dan kimiawi yang terjadi pada air akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan daya tahan hidup ikan. Sehingga memerlukan kehadiran peternak pada kolam budidaya ikan untuk segera melakukan penanganan jika terjadi kondisi yang tidak sesuai pada air kolam. (*/adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Artikel Mekatronika Polibatam Bantu Peternak Nila pertama kali tampil pada Metropolis.

Prabowo Dorong Perdagangan Global yang Adil dan Terbuka

0
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpartisipasi dalam sesi foto resmi bersama para pemimpin negara lainnya setelah mengikuti Leaders Retreat dalam Koferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2024 yang berlangsung di Lima, Peru, Sabtu (16/11).
F. Rian/Setpres

batampos – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong perdagangan terbuka di pasar global. Namun, pasar bebas itu harus diikuti sistem yang teratur dan adil untuk semua negara.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Leaders Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2024 di Lima, Peru, Minggu (17/11) waktu setempat. Menurut Prabowo, APEC merupakan platform strategis untuk mempererat hubungan antarnegara di kawasan Asia-Pasifik.

”Kita bahas banyak masalah di mana kita menjaga perdagangan yang baik, yang terbuka tapi adil. Saya kira itu kesempatan yang baik,” ujar Prabowo.

Dia juga menyoroti pentingnya perdagangan internasional yang terorganisasi dengan baik. Prabowo menegaskan, Indonesia terus mendukung perdagangan yang teratur, terbuka, dan adil.

Sebagai salah satu ekonomi terbesar di kawasan, lanjut dia, Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif memastikan kesetaraan dalam perdagangan global.

KTT APEC 2024 di Lima juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperjuangkan perdagangan inklusif. Tujuannya, memberikan manfaat tidak hanya bagi negara-negara besar, tetapi juga ekonomi kecil dan berkembang di kawasan Asia-Pasifik.

”Kita ingin perdagangan yang teratur, yang bebas tapi adil,” tegasnya lagi.

Seusai dari Peru, Prabowo langsung melanjutkan safari ke Brasil untuk menghadiri KTT G20. Dia tiba Sabtu malam atau kemarin, waktu Indonesia.

Kedatangan Prabowo disambut Commander of the Airbase Colonel Aviador Fabio Ferreira Silva, Dubes Brasil untuk RI George Monteiro Prata, Dubes RI untuk Brasil Edi Yusup, dan Atase Pertahanan KBRI Brasilia Kolonel Inf Rizal Ashwam Amanda. Selain menghadiri KTT G20, Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat. (*)

Artikel Prabowo Dorong Perdagangan Global yang Adil dan Terbuka pertama kali tampil pada News.