Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 2430

Banjir Jalan Nusantara Bikin Macet dan Motor Mogok

0
Banjir yang merendam Jalan Nusantara Tanjungpinang bikin motor pengendara mogok, Rabu (13/11). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Hujan deras yang melanda Kota Tanjungpinang, Kepri menimbulkan banjir di Jalan Jalan Nusantara, Batu 12, Rabu (13/10). Akibatnya, arus lalulintas di jalan tersebut macet, hingga membuat banyak kendaraan motor mogok.

Banjir yang melanda jalan penghubung antara Kota Tanjungpinang dan Kijang Kabupaten Bintan itu telah terjadi sejak pukul 12.00 WIB. Air yang merendam badan jalan itu diduga berasal dari Badara Raja Haji Fisabilillah (RHF).

“Airnya daru Bandara. Biasanya airnya dari parit, sekarang malah dari bandara. Jadi bikin banjir,” kata Sarti, warga sekitar.

BACA JUGA: Penataan Drainase di Kawasan Rawan Banjir dan Pemasangan PJU di Desa Bintan Buyu Jadi Perhatian Roby

Selain merendam jalan, banjir juga masuk ke dalam warung dan rumah milik warga. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh Sarti. Ia berharap, pemerintah Tanjungpinang mampu menuntaskan banjir yang kerap terjadi di jalan tersebut.

“Airnya sudah masuk ke warung dan rumah saya. Semua toko yang ada di jalan ini juga dimasukin air,” tambahnya.

Sementara Aiman, seorang pengendara mengaku kendaraan sepeda motornya mogok saat melintasi banjir. Ia memperkirakan, banjir tersebut setinggi betis orang dewasa.

“Mogok pas lewat tadi, jadi ya terpaksa dorong. Banjirnya juga tinggi, karena sudah setinggi mesin motor saya,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Banjir Jalan Nusantara Bikin Macet dan Motor Mogok pertama kali tampil pada Kepri.

Dishub Kota Batam Usulkan 27 Halte Baru Trans Batam Tahun Depan

0
Bus Trans Batam menunggu jadwal berangkat di halte depan kawasan TPI, Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (26/1) lalu. Tahun depan, Dishub akan kembali membangun sejumlah halte baru.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengusulkan penambahan 27 unit halte bus pada tahun 2025 mendatang. Penambahan halte ini akan difokuskan pada dua koridor yang ramai, yaitu Koridor 2 (Tanjunguncang-Batam Center) dan Koridor 8 (Punggur-Jodoh).

Kepala Dishub Batam, Salim, menjelaskan bahwa usulan penambahan halte tersebut telah disampaikan ke Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD).

“Usulan ini untuk meleng-kapi kebutuhan halte yang ideal di dua koridor paling ramai di Batam,” kata Salim, kemarin.

Saat ini, Batam memiliki sembilan koridor layanan Bus Trans Batam yang menghubungkan berbagai wilayah di kota ini. Namun, untuk dua koridor teramai, yaitu Koridor 2 dan Koridor 8, fasilitas halte akan ditambah untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penumpang.

“Total armada yang kami miliki saat ini ada 50 unit yang beroperasi setiap waktu di seluruh koridor. Selain itu, kami juga menyiapkan 10 unit bus standby untuk menggantikan armada yang rusak atau mengalami kendala di lapangan,” jelas Salim.

Sebelumnya, Dishub Batam juga telah menambah satu koridor baru untuk rute Punggur-Nongsa. Rute baru ini dimulai pada Juli 2024 dan masih tergolong rute rintisan dengan dua unit bus yang melayani. Rencananya, tahun depan Dishub Batam akan mengontrakkan rute tersebut kepada pihak operator. Rute ini akan melewati Kabil untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut.

Kepala UPT Bus Trans Batam, Bambang Cipto, menambahkan bahwa rute Bus Trans Batam kini sudah mencakup 9 koridor, dan layanan akan terus dioptimalkan. “Tahun depan, meski jumlah rutenya tetap 9, kami akan meningkatkan pelayanannya. Misalnya, ada 20 unit bus BTS berwarna biru yang melayani koridor satu hingga tiga, dan akan ada 20 unit lagi untuk koridor empat, tujuh, dan delapan,” jelas Cipto.

Terkait permintaan masyarakat di Marina dan sekitarnya untuk penambahan halte pada rute Tanjunguncang-Sekupang via Tanjung Riau, Salim menyatakan bahwa saat ini belum dapat dipenuhi.

“Penambahan halte di Marina dan sekitarnya baru bisa dipertimbangkan setelah 27 unit halte untuk dua koridor yang telah disebutkan ini terealisasi,” kata Salim. (*)

Artikel Dishub Kota Batam Usulkan 27 Halte Baru Trans Batam Tahun Depan pertama kali tampil pada Metropolis.

Warung Babeh Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Menu Khsus Kuliner Betawi

0
Rumah Babeh yang baru diresmikan di Tanjungpinang menghadirkan menu makanan khas betawi, Selasa (12/11). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Restoran yang menyediakan sejumlah menu khusus kuliner betawi kini hadir di Kota Tanjungpinang, Kepri. Restoran tersebut bernama Warung Babeh, yang mulai diresmikan pada Selasa (12/11).

Desain interior Warung Babeh yang terletak di Jalan Sultan Machmud, Gang Gudang Hijau Ujung tersebut mengusung tema tradisional dari suku betawi. Pengunjung yang menyantap hidangan di tempat itu bakal merasakan berada di sebuah perkampungan di Jakarta.

“Hari ini sudah resmi dibuka. Semua fasilitas penunjang sudah siap, termasuk tempat ibadah,” kata Mustardi, Owner atau pemilik Warung Babeh.

BACA JUGA: Ragam Wisata Kuliner di Ibukota Kepri, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Di Warung Babeh tersebut, terdapat sejumlah menu makanan khas betawi. Seperti soto betawi, pecak, pindang dan menu makanan khas betawi lainnya. Sehingga, masyarakat Kepri, khususnya Tanjungpinang yang merindukan masakan betawi, tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Jakarta.

“Jadi yang ingin merasakan masakan khas dari betawi, tidak perlu lagi ke Jakarta. Bisa langsung ke Warung Babeh. Karena menu masakan disini sudah terwakili rasanya,” tambahnya.

Mustardi mengakui, belum adanya restoran masakan betawi di Tanjungpinang menjadi alasan untuk ia membuka Warung Babeh tersebut. Selain itu, selama ini ia hanya membuat masakan betawi untuk dinikmati ia dan keluarganya saja.

Sehingga, lama kelamaan ia berniat untuk membuka restoran masakan khas betawi. Agar, masyarakat Kepri yang merupakan suku betawi dan suku lainnya dapat ikut menikmati cita rasa masakan betawi.

“Ya dengan dibukanya warung makan ini dapat menarik masyarakat. Kita juga sudah buka lowongan kerja, walaupun tidak banyak, tapi dapat membantu warga sekitar,” sebutnya.

Mustardi menambahkan, harga menu makanan khas betawi di Warung Babeh juga cukup terjangkau, dari Rp5 ribu hingga Rp45 ribu. Hadirnya Warung Babeh, diharapkan mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara, untuk terus datang ke Ibu Kota Provinsi Kepri tersebut.

“Tempat yang kita sediakan juga menggunakan konsep khas betawi. Namanya rumah si dul, jadi pengunjung yang menyantap makanan merasakan berada di daerah Betawi,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Warung Babeh Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Menu Khsus Kuliner Betawi pertama kali tampil pada Kepri.

Industri Kosmetik Maksimalkan Bahan Baku Lokal

0
ilustrasi kosmetik / pixabay.com

batampos – Industri kosmetik masih memiliki pros-pek bisnis yang besar. Karena itu, Kementerian Perindustrian terus mengupayakan agar industri kosmetik nasional tidak hanya berdaya saing di tingkat domestik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kosmetik yang kompetitif di pasar global.

”Kami bertekad untuk semakin memacu pertumbuhan industri kosmetik sekaligus juga meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industrinya,” ujar Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Reni Yanita.

Dia menegaskan bahwa pertumbuhan industri kecantikan, khususnya industri kosmetik nasional, semakin menjanjikan. Jumlah seluruh pelaku usaha industri kosmetik meningkat sebesar 43,11 persen dalam tiga tahun terakhir, dari 726 pelaku usaha pada 2020 menjadi 1,039 pelaku usaha pada 2023.

”Kelompok industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia yang di dalamnya termasuk industri kosmetik juga berkontribusi cukup bagus, yaitu 6,8 persen terhadap PDB sektor industri pengolahan nonmigas pada tahun 2023,” kata Reni. Kontribusi itu menempati posisi nomor dua setelah sumbangsih dari industri makanan yang mencapai 17,2 persen.

Berdasar data Statista, pendapatan dari penjualan kosmetik natural secara global diperkirakan akan tumbuh dengan rata-rata 6,85 persen hingga tahun 2028. Sedangkan pendapatan nasional dari industri kosmetik natural diperkirakan tumbuh dengan rata-rata 5,9 persen hingga tahun 2028.

Selaras dengan tren tersebut, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi negara sumber bahan baku kosmetik natural. Indonesia memiliki lebih dari 30.000 jenis tanaman berkhasiat.

”Namun, baru 350 jenis yang sudah dimanfaatkan oleh industri. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh industri lokal untuk menciptakan keunikan dan daya saing baru produk kosmetik lokal,” imbuhnya. Peluang lain yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecantikan adalah pada kosmetik halal.

Di sisi lain, sebagai salah satu pemain utama di industri kosmetik Indonesia, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), berhasil membukukan kinerja yang positif. Mustika Ratu mencatatkan peningkatan penjualan bersih (net sales) sebesar 5,41 persen dan kenaikan laba kotor (gross profit) sebesar 25,86 persen dibandingkan tahun 2022. Performa itu didukung oleh pertumbuhan dari produk perawatan diri (personal care) yang mencapai 7,13 persen. (*)

Artikel Industri Kosmetik Maksimalkan Bahan Baku Lokal pertama kali tampil pada News.

Tak Masuk DPT Tetap Bisa Memilih

0
PETUGAS Pantarlih Wijiardi mendata warga sekaligus menempelkan stiker tanda sudah didata di Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (19/2).

batampos – Masyarakat Batam yang belum tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batam pada 27 November 2024. Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT akan dimasukkan dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang sesuai dengan domisili.

”Penyusunan DPT sudah selesai. Bagi masyarakat Batam yang belum tercatat masih bisa memilih sebagai pemilih khusus atau DPK,” jelas Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Batam, Adri Wislawawan, Selasa (12/11).

Warga yang belum terdaftar dalam DPT memiliki kesempatan untuk tetap memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai alamat e-KTP pada pukul 12:00 hingga 13:00, dengan catatan surat suara masih tersedia. Adri menegaskan bahwa setiap warga yang memiliki KTP Batam akan diberi hak konstitusional meskipun tidak terdaftar dalam DPT, selama dapat menunjukkan alamat yang valid di e-KTP.

”Kami akan verifikasi apakah alamat tersebut sesuai dengan domisili yang bersangkutan. Jika tidak masuk dalam DPT, mereka tetap akan diakomodasi dan didaftar sebagai pemilih khusus,” tambah Adri.

KPU juga telah mengantisipasi adanya warga yang berpindah domisili setelah penetapan DPT. Pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT di daerah asalnya dan kemudian pindah, dapat melapor ke TPS terdekat dengan membawa surat keterangan pindah dari daerah asal untuk diakomodasi di tempat yang baru.

Sebelumnya, KPU Kota Batam telah menetapkan sebanyak 899.666 orang sebagai pemilih tetap yang tersebar di 12 kecamatan dan 64 kelurahan. ”Dari jumlah tersebut, sebanyak 448.965 pemilih laki-laki dan 450.701 pemilih perempuan,” jelas Adri. Kecamatan dengan jumlah pemilih terbanyak adalah Sagulung, yaitu 153.415 pemilih, diikuti Batam Kota dengan 143.254 pemilih, serta Sekupang dengan 124.618 pemilih.

Selain itu, KPU Batam juga mencatat adanya 957 pemilih dalam kategori Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Jumlah ini terdiri dari 597 pemilih yang pindah keluar Kota Batam dan 360 pemilih yang pindah masuk. Ketua KPU Batam, Mawardi, menyebutkan bahwa mobilitas perpindahan pemilih ini cukup signifikan dan disebabkan berbagai faktor, seperti pindah domisili, tugas luar kota, perawatan medis, rehabilitasi, pendidikan, hingga pekerjaan yang memaksa mereka meninggalkan tempat tinggal.

”Dari 597 pemilih yang pindah keluar, terbanyak adalah mereka yang pindah domisili dan menjalankan tugas luar kota pada hari pemu-ngutan suara,” ungkap Mawardi, Senin (4/11).
Pendataan untuk DPT dan DPTb ini diselesaikan KPU Batam pada 28 Oktober. Namun, Mawardi menambahkan bahwa ada empat kategori yang masih dapat diperbarui hingga 20 November, termasuk untuk pemilih yang mengalami perubahan kondisi menjelang hari pemungutan suara. Hal ini diharapkan dapat membantu KPU mengakomodasi seluruh warga Batam yang ingin menggunakan hak pilih mereka dalam Pilkada serentak 2024.

Dengan berbagai upaya ini, KPU Batam berkomitmen untuk menjamin hak pilih warga, termasuk bagi mereka yang mengalami perubahan domisili atau belum terdaftar dalam DPT. (*)

Reporter : RENGGA YULIANDRA

Artikel Tak Masuk DPT Tetap Bisa Memilih pertama kali tampil pada Metropolis.

Juara Futsal ASEAN, Timnas Futsal Indonesia Diguyur Bonus Rp7,85 Miliar oleh Pemerintah

0
Timnas Futsal Indonesia merayakan keberhasilan menjuarai ASEAN Futsal Championship 2024. Indonesia kini ditunjuk AFC sebagai tuan rumah Piala Asia Futsal 2026. (Dok. FFI)

batampos – Timnas Futsal Indonesia mendapatkan bonus besar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI usai menjadi raja futsal Asia Tenggara. Bonus berupa uang pembinaan itu bernilai Rp7,85 miliar.

Timnas Futsal Indonesia memastikan diri sebagai rajanya futsal se-ASEAN setelah menjuarai Piala AFF Futsal 2024 di Thailand. Mereka jadi juara berkat meraih kemenangan 2-0 atas Vietnam di laga puncak pada Minggu (10/11). Sehari sebelumnya di partai semifinal, mereka mempermalukan tim tuan rumah dengan skor telak 4-1.

Bonus besar itu diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo saat menerima Timnas Futsal Indonesia di Kantor Kemenpora RI, Selasa (12/11).

“Atas izin dari Bapak Presiden Prabowo, atas prestasi yang didapatkan futsal, kami pemerintah memberikan apresiasi berbentuk pembinaan. Tentu harapan TC bisa dilakukan karena total yang diberikan sebesar Rp7,85 miliar,” ujar Dito dalam keterangannya.

Dito menjelaskan, dana segar Rp7,85 miliar itu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Timnas Futsal Indonesia yang berhasil jadi juara. Selain itu, uang itu diharapkan juga digunakan untuk pelatnas.

“Ini bentuknya untuk pelatnas dan apresiasi kejuaraan kemarin. Jadi digabung,” katanya.

“Saya sampaikan karena ini awal mula jadi kami harap dari federasi menggunakan apresiasi ini untuk TC, pelatih, dan kalau mau makan-makan boleh,” tambah Dito Ariotedjo.

Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia terasa sangat istimewa. Sebab, skuad Garuda sudah menanti pencapaian dan prestasi ini 14 tahun lamanya.

Ya, terakhir kali Timnas Futsal Indonesia juara Piala AFF Futsal adalah pada 2010. Kala itu Garuda keluar sebagai juara usai mengalahkan Malaysia pada partai final yang berlangsung di Vietnam.

Tapi saat gelar itu diraih, Thailand yang selama ini dikenal sebagai rajanya Asia Tenggara, memilih absen karena mengikuti ajang lain yang waktunya digelar secara berdekatan.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar mengatakan bahwa bonus dari pemerintah bukan satu-satunya bonus yang akan diterima Timnas Futsal Indonesia.

FFI selaku federasi, kata Michael, sudah menyiapkan bonus tersendiri. Selain itu dia juga yakin bonus-bonus lain menanti pasukan Hector Souto setelah ini.

“Bonus sudah kami siapkan dari federasi. Mas Waketum (Atta Halilintar) juga di sosmed mengajak masyarakat juga, jadi kalau ada publik, swasta, mau turun, mengapresiasi teman-teman atlet, kita mengajak tidak perlu ke federasi. Apa pun kita terima untuk langsung ke pemain, bukan federasi,” tutur Michael. (*)

Buat UMKM Naik Kelas, Ansar Ahmad Pemimpin Kompeten Bangun Ekonomi Kerakyatan

0
Ansar Ahmad (batik) menyalami para pendukungnya.

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin kompeten membangun ekonomi Kota Batam. Melalui program UMKM naik kelas, Ansar berhasil menguatkan potensi UMKM Kepri hingga Batam.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Sagulung, Batam, Siti Rukmini menjelaskan, Ansar merupakan pemimpin yang peduli dengan ekonomi kerakyatan masyarakat Kepri dan Batam. Karenanya, ia menilai, Ansar punya komitmen besar menguatkan ekonomi Kepri.

“Salah satu kelebihan yang dimiliki Pak Ansar terutama lagi masalah UMKM. Beliau berhasil menaikkan level UMKM,” kata Siti, pada Senin (11/11/2024).

Seperti diketahui, Ansar memiliki kepedulian besar terhadap pertumbuhan UMKM di Kepri dan Batam. Menurutnya, UMKM harus dikuatkan lantaran menjadi denyut ekonomi nasional maupun di tingkat daerah.

Salah satu langkah nyata yang telah Ansar lakukan yakni menaikkan kelas UMKM. Adapun Ansar berhasil memberikan Bantuan Modal Tanpa Bunga sebesar Rp25,7 miliar kepada 1.306 UMKM.

Selain itu, Ansar juga berhasil melaksanakan pelatihan pemasaran, kuliner, hingga pengembangan kewirausahaan. Kemudian, Ansar memberikan bantuan alat dan pendidikan vokasional serta bantuan sertifikasi halal kepada 4.600 UMKM.

Maka dari itu, Siti menerangkan, Ansar merupakan sosok pemimpin yang harus melanjutkan kerja nyatanya di periode berikutnya. Karenanya, ia tidak segan memberikan dukungan penuh agar Ansar kembali menjadi gubernur.

“Program-program Pak Ansar itu wajib dilanjutkan di periode berikutnya,” ujar Siti. (*)

Artikel Buat UMKM Naik Kelas, Ansar Ahmad Pemimpin Kompeten Bangun Ekonomi Kerakyatan pertama kali tampil pada Metropolis.

DLH Batam Mencari Mitra untuk Olah Sampah Menjadi Energi Listrik

0

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk dengan menjajaki peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik (PLTSA). Namun, hingga kini, rencana ini belum terealisasi.

”Kita masih berharap bisa menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan sampah menjadi energi. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Eka Suryanto, Selasa (12/11).

Saat ini, DLH Batam memanfaatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang luas lahannya masih cukup memadai. Namun, sebelum dapat digunakan lebih lanjut, lahan ini harus melalui proses pembangunan sel terlebih dahulu.

”TPA kita memang luas, tapi harus dibangun sel dulu. Itu sebabnya kami sedang mencari pihak ketiga untuk bisa mengolah sampah menjadi energi,” tambah Eka.

DLH Batam sebenarnya sudah mulai mengimplementasikan beberapa inisiatif dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah dengan mengolah sampah menjadi paving block.
Inisiatif ini bukan hanya membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga mendukung pembangunan fasilitas umum di Batam. Bahkan, sebuah musala sudah berhasil dibangun menggunakan paving block dari hasil pengolahan sampah tersebut.

Selain itu, DLH Batam juga gencar menggalakkan program bank sampah, yang bertujuan untuk mengurangi sampah sekaligus memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. Melalui bank sampah, warga dapat mengumpulkan dan memilah sampah yang masih memiliki nilai jual, seperti plastik, kertas, dan logam, untuk kemudian dikumpulkan dan diolah kembali.

”Langkah ini kami harap dapat mengurai sampah yang bernilai ekonomis dan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri,” terang Eka.

Dengan berbagai upaya ini, DLH Batam berharap pengelolaan sampah di kota ini dapat berjalan lebih baik, mes-ki tantangan untuk merealisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) masih ada. Ke depannya, DLH Batam berkomitmen menjalin komunikasi dan mencari investor yang tertarik untuk bekerja sama dalam pengembangan PLTSa sebagai solusi jangka panjang untuk penge-lolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono, mengatakan, sudah seharusnya Pemko Batam memiliki sistem pengolahan sampah yang memakai teknologi modern guna keseimbangan TPA Punggur. Menurutnya, beberapa waktu lalu sudah ada beberapa investor yang akan mena-namkan modal untuk penge-lolaan TPA Punggur. Hanya saja mereka menawarkan biaya (cost) yang sangat tinggi sehingga membebani APBD.

”Ada juga investor yang sudah datang ke DPRD, namun karena biaya pengelolaan sampai ke TPA Punggur sangat tinggi dan cukup membebani APBD kita. Makanya kita berharap ada solusi jangka panjang, teknologi pengolahan sampah modern namun tidak menguras APBD kita,” kata Djoko.

Ia mencontohkan ketika melakukan kunjungan kerja ke TPA Manggar, Kalimantan Timur. TPA ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan gas metana, tetapi juga memasok biomassa untuk co-firing PLTU Teluk Balikpapan.

Penumpukan sampah yang dimanfaatkan di TPA Manggar menghasilkan gas metana yang dijadikan energi baru terbarukan. ”Di Manggar, sampah bisa dimaksimalkan menjadi diesel. Cuma memang butuh anggaran untuk instalasi. Selain itu, biayanya juga tak terlalu besar dibandingkan dengan teknologi lain dan bisa diterapkan di Batam,” ujar Djoko.

Ia menyebutkan, dengan menggunakan teknologi canggih yang dapat mengubah fungsi atau memusnahkan sampah, tumpukan sampah tidak akan semakin meningkat setiap harinya.

”Ke depan, mau tidak mau kita harus menerapkan teknologi pengolahan sampah yang modern ini,” ucap Djoko.

Terkait armada, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam telah mengusulkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk pengadaan armada baru pada tahun 2025. Penga-daan ini ditujukan untuk mengganti atau memperbarui kendaraan pengangkut sampah yang sudah tidak layak pakai, terutama armada amrol yang terakhir kali dibeli pada tahun anggaran 2013 dan 2014.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Eka Suryanto, mengatakan bahwa pengusulan ini telah disampaikan kepada Badan Anggaran (Banggar) dan DPRD Kota Batam dan sudah tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025. Nantinya, pengadaan armada baru ini akan diperuntukkan bagi delapan kecamatan di Batam, kecuali Kecamatan Bengkong yang sudah menerima pengadaan serupa tahun ini.

”Pengadaan ini untuk meningkatkan efektivitas layanan kebersihan. Kita harapkan bisa mengatasi masalah keterbatasan armada, yang saat ini tidak sesuai kebutuhan,” ungkap Eka, Selasa (12/11).

Menurutnya, pengadaan armada tersebut mencakup 14 unit armada amrol, 2 unit dump truck, 40 bak kontainer, serta satu unit alat berat. Ditambah Eka, armada amrol menjadi prioritas karena kondisinya paling banyak menga-lami kerusakan setelah lebih dari satu dekade digunakan tanpa pembaruan signifikan.

”Amrol kebanyakan dibeli 2013 dan 2014, sehingga banyak yang sudah tidak layak pakai,” jelasnya.

Eka juga menekankan pentingnya dukungan anggaran dari DPRD, terutama mengingat adanya kepemimpinan baru, baik di tingkat wali kota maupun dewan, yang diharapkan membawa perhatian lebih terhadap kebutuhan kebersihan dan penge-lolaan sampah di Kota Batam.

”Dengan kepemimpinan baru, harapannya alokasi anggaran di APBD Perubahan bisa ditambah sesuai kebutuhan,” ujar Eka.

Ia menambahkan bahwa dalam usulan KUA-PPAS, proyek ini sudah diajukan sebagai salah satu proyek strategis untuk tahun depan.

”Kami harap dengan penambahan armada dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat dalam hal pengelolaan sampah, seiring dengan peremajaan armada yang sudah tidak layak tersebut,” pungkasnya.

Di lain pihak, Wakil Ketua III DPRD Batam, Hendra Asman, menjelaskan bahwa pengadaan ini telah masuk dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan diusulkan untuk direalisasikan pada 2025. Kebutuhan pengadaan armada truk sampah baru yang lebih layak ini, katanya, sudah sangat perlu.

Hendra mengatakan sudah banyak armada yang tak la-yak, dan masukan dari masya-rakat telah didiskusikan bersama pemerintah kota.

”Akan segera dibahas bersama Badan Anggaran, dan kami berupaya memaksimalkan program ini,” ujarnya.

Hendra mengakui bahwa kondisi armada truk sampah yang ada saat ini jauh dari layak, sehingga berdampak buruk pada kebersihan Kota Batam.

”Ini menjadi perhatian bersama, dan saya yakin dengan kepemimpinan yang baru, kita bisa menyelesaikan persoalan, baik dari hulu hingga hilir,” tambah politisi Golkar tersebut. (*)

Artikel DLH Batam Mencari Mitra untuk Olah Sampah Menjadi Energi Listrik pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang Udara Domestik Meningkat, Internasional Menurun

0
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Jumlah penumpang angkutan udara dan laut di Kota Batam pada September 2024 menunjukkan variasi tren, dengan pergerakan penumpang domestik yang sebagian besar mengalami peningkatan. Sebaliknya, penumpang internasional mengalami penurunan pada beberapa kategori.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, penumpang domestik di sektor udara mengalami peningkatan, baik yang datang maupun berangkat. Sebaliknya, penumpang internasional sebagian besar menga-lami penurunan. Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, me-ngatakan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang tiba di Batam pada September 2024 mencapai 161.832 orang, meningkat 6,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

”Dibandingkan September 2023, terjadi kenaikan sebesar 7,97 persen dari 149.889 penumpang,” ujarnya, Selasa (12/11).

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 157.563 penumpang domestik berangkat, naik 3,27 persen dari Agustus 2024 yang berjumlah 152.581 penumpang.

Namun, untuk penumpang internasional, terdapat penurunan sebesar 0,10 persen dengan total 1.946 orang yang berangkat dari Bandara Hang Nadim pada bulan tersebut.

”Penurunan yang lebih signifikan tercatat pada kedatangan penumpang internasional, yang turun 9,71 persen dari 1.710 penumpang pada Agustus menjadi 1.544 penumpang di bulan September,” tambahnya.

Secara keseluruhan, pergerakan penumpang udara domestik di Bandara Hang Nadim menunjukkan kenaikan, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, sementara pergerakan penumpang internasional, baik kedatangan maupun keberangkatan, me-ngalami penurunan.

Pada sektor angkutan laut, penumpang domestik yang datang di pelabuhan Batam mencapai 140.315 orang, mengalami penurunan sebesar 1,08 persen dibandingkan Agustus 2024 dengan 141.845 penumpang. Namun, jika dibandingkan dengan September tahun lalu, jumlah kedatangan penumpang domestik naik sebesar 10,95 persen.

Keberangkatan penumpang domestik melalui pelabuhan Batam mengalami peningkatan. Pada September 2024, sebanyak 144.426 penumpang berangkat, naik 1,86 persen dari Agustus 2024 yang tercatat 141.793 penumpang. Jika dibandingkan September tahun sebelumnya, jumlah keberangkatan domestik ini meningkat sebesar 13,36 persen.

Untuk penumpang laut internasional yang datang, tercatat sebanyak 199.540 orang, turun 0,52 persen dibandingkan Agustus 2024 yang berjumlah 200.593 orang. Namun, jumlah ini menunjukkan peningkatan 14,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, jumlah penumpang internasional yang berangkat ke luar negeri dari pelabuhan Batam mengalami kenaikan 11,13 persen dari Agustus 2024, mencapai 213.587 orang di bulan September.

”Dibandingkan September 2023, kenaikan jumlah keberangkatan penumpang internasional mencapai 18,95 persen,” pungkasnya. (*)

Artikel Penumpang Udara Domestik Meningkat, Internasional Menurun pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Rangkul Petani Untuk Sukseskan Program Ketahan Pangan Nasional di Daerah Perbatasan

0
Sejumlah personil Polres Anambas sedang membersihkan lahan untuk dijadikan lahan pertanian dalam rangka menyukseskan Program Ketahanan Pangan. f.ihsan

batampos – Polres Anambas dalam waktu dekat direncanakan akan merangkul petani untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Guna mempercepat program tersebut, Polres Anambas saat ini telah melakukan pembersihan lahan yang akan digunakan, Selasa, (12/11).

Pantauan batampos, tampak beberapa orang personil sedang memangkas rumput. Ada juga petugas yang sedang mencabut singkong yang telah dipanen.

BACA JUGA: Rusli Effendi Ingin Anambas Mandiri di Bidang Pangan, Tak Andalkan dari Luar Daerah

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Kepulauan Anambas untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap lahan ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam mencukupi kebutuhan pangan lokal,” kata Ricky.

Mantan Wakapolres Kapuas Hulu ini menambahkan untuk mempercepat pemerataan program ini hingga ke tingkat bawah, pihaknya mengandalkan peran dari Bhabinkamtibmas.

“Saya berharap Bhabinkamtibmas dapat mengedukasi warga tentang pemanfaatan lahan tidur di sekitar mereka,” sebut Ricky.

Ricky menghimbau kepada seluruh personel dan masyarakat untuk aktif menanam sayur-sayuran, cabai, dan buah-buahan, baik di lahan tidur maupun dengan metode pertanian yang sesuai, seperti hidroponik dan media poly bag.

“Jika setiap keluarga dapat memanfaatkan lahan di sekitar mereka, kita harapkan kebutuhan pangan dan gizi sehari-hari dapat terpenuhi,” pungkas Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Polisi Rangkul Petani Untuk Sukseskan Program Ketahan Pangan Nasional di Daerah Perbatasan pertama kali tampil pada Kepri.