Kristjan Asllani berhasil mencetak gol dari tendangan sudut. (Instagram/@kristjanasllani)
batampos – Inter Milan berhasil lolos ke babak perempat final setelah menang 2-0 atas Udinese di ajang Coppa Italia. Laga tersebut dimainkan di San Siro, Jumat (20/12).
Di babak pertama Marko Arnautovic berhasil membuka keunggulan pada menit ke-30. Setelah itu, Kristjan Asllani membuat Inter Milan semakin yakin dengan kemenangan.
Sebagai salah satu pencetak gol, Marko Arnautovic senang dengan kemenangan yang diraih timnya dan lolos ke babak ke berikutnya. “Tidak masalah siapa yang mencetak gol, kemenangan adalah hal yang penting. Saya mengalami masa sulit di level pribadi dan rekan setim serta pelatih selalu memberikan dorongan semangat,” ucapnya mengutip dari laman resmi Inter, Sabtu (21/12).
Gol dari tendangan sudut berhasil dicetak oleh Kristjan Asllani dan ia terkejut dengan hal tersebut. “Saya tidak pernah mencetak gol langsung dari tendangan sudut. Kemenangan malam ini penting dan kami senang karena kami membangun kesinambungan dalam hasil kami,” katanya.
Pemain asal Albania tersebut bukanlah satu-satunya pemain yang mampu menciptakan gol dari tendangan sudut. Dejan Stankovic, Alvaro Recoba, Christian Eriksen, dan Hakan Calhanoglu adalah pemain yang bisa mencetak gol di situasi tersebut.
Kebersamaan tim memang menjadi kunci dari keberhasilan Inter Milan dalam meraih kemenangan. “Tim kami fantastis, ada kekompakan yang hebat di antara kami di ruang ganti, kami sering keluar bersama dan ini selalu membantu hasil,” kata Kristjan Aslani.
Ucapan terima kasih juga diungkapkan Kristjan Asllani kepada Marko Arnautovic. “Saya juga harus berterima kasih kepada Arnautovic atas dukungannya karena dia adalah seseorang yang selalu membantu pemain muda dan dia sangat penting bagi kami.” ucap pemain berusia 22 tahun tersebut. (*)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan tiga program inovatif untuk mendukung upaya intervensi stunting di wilayah Kepri. F. Azis Maulana
batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan tiga program inovatif untuk mendukung upaya intervensi stunting di wilayah setempat. Program tersebut adalah *Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), dan Gerakan Ayah Teladan (Gate).
Kepala BKKBN Kepri, Rohina, menjelaskan bahwa ketiga program ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.
Program ini bertujuan melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk dengan fokus utama mendukung anak-anak berisiko stunting, khususnya bayi di bawah usia dua tahun (baduta) dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
“Program ini bertujuan menggalang peran aktif berbagai pihak untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko stunting. Dengan dukungan bersama, kami optimistis bisa membantu pencapaian target nasional menurunkan angka stunting hingga 14 persen pada 2024,” ujar Rohina, Jumat (20/12).
Rohina menambahkan, upaya intervensi stunting di Kepri telah melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah daerah, kementerian vertikal, hingga sektor swasta dan masyarakat perorangan.
Beberapa institusi, seperti Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian Daerah (Polda), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), telah berpartisipasi aktif sebagai orang tua asuh anak-anak stunting.
“Peran serta semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat penting. Ini termasuk kontribusi perorangan dari berbagai instansi yang turut mendukung program ini,” tambahnya.
Di sisi lain, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri juga menunjukkan komitmen mendukung percepatan penurunan stunting. Bendahara Apindo Kepri, Santi Yopie, menyatakan bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Indonesia.
“Stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas generasi masa depan, termasuk calon pengusaha yang akan membangun bangsa. Kami di Apindo berkomitmen mendukung program BKKBN karena generasi sehat adalah kunci menciptakan calon pengusaha yang kompeten,” ujar Santi.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, Apindo Kepri telah memberikan bantuan berupa abon sapi kepada 100 anak berisiko stunting serta melakukan perbaikan instalasi peralatan rumah tangga untuk mendukung lingkungan yang sehat bagi anak-anak tersebut.
“Kami juga telah merencanakan program lanjutan untuk 2025. Dalam rapat internal, kami akan membahas langkah strategis agar kontribusi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya. (*)
batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons usai kantor yang digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan dugaan korupsi penyalahgunaan CSR Bank Indonesia (BI).
“OJK menghormati dan mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kata Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi, Jumat (20/12).
Ismail memastikan, sebagai lembaga negara, OJK berkomitmen penuh terhadap prinsip tata kelola yang baik (good governance), transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangannya.
“OJK akan bekerja sama dan mendukung KPK dalam menjalankan proses hukum yang sedang dilakukan,” jelasnya.
Bahkan, OJK juga memastikan bahwa seluruh layanan OJK kepada sektor jasa keuangan dan masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terganggu.
“OJK akan terus menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi kepentingan konsumen serta masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI). Kekinian, tim penyidik KPK telah menggeledah kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Kamis (19/12) kemarin.
Juru bicara KPK Tessa Mahardika menjelaskan, upaya paksa enggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti dari penyidikan kasus ini. Mengingat, KPK juga telah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka dalam kasus ini.
“Upaya penggeledahan yang dilakukan oleh KPK adalah untuk memperkuat alat bukti yang saat ini sudah dikantongi oleh KPK,” kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/12).
Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti di antaranya dokumen, surat, dan barang bukti elektronik (BBE). Tak hanya itu, tim penyidik juga menyita catatan-catatan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. (*)
Sebuah truk pengangkut sampah melintas di jalan Sudirman, Senin (11/3). DLH Batam akan menambah sopir truk pengangkut sampah tahun depan. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam berencana menambah 10 petugas kebersihan pada tahun 2025 mendatang. Penambahan ini dilakukan seiring rencana penambahan armada lori yang akan mendukung pengelolaan sampah di berbagai wilayah.
“Kemungkinan kita akan menambah 10 orang sopir di tahun depan, untuk mengoperasikan armada yang direncanakan akan bertambah,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Eka Suryanto, Jumat (20/12).
Dengan adanya tambahan tersebut, total petugas kebersihan di Kota Batam pada tahun 2025 akan mencapai 1.017 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.007 petugas.
Eka menjelaskan bahwa petugas kebersihan di Batam terdiri dari berbagai kategori, yakni pengangkut sampah, petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sopir, penyapu jalan, petugas retribusi, dan lainnya.
“Penambahan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga untuk memastikan layanan kebersihan di Batam tetap optimal, terutama dengan perkembangan kota yang terus tumbuh,” katanya.
DLH Batam terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kebersihan di seluruh wilayah, termasuk melalui pengadaan alat dan penambahan sumber daya manusia. Penambahan armada lori juga direncanakan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah di daerah-daerah yang padat penduduk.
“Kami berharap dengan adanya tambahan petugas dan armada, proses pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efisien. Ini penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di Kota Batam,” tambah Eka.
Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin meningkat, Pemko Batam menilai perlu adanya penguatan dari sisi infrastruktur kebersihan dan tenaga kerja.
Eka juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan membayar retribusi kebersihan secara tepat waktu.
“Pengelolaan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk berkontribusi menjaga kebersihan Batam demi kenyamanan bersama,” tutupnya. (*)
Potret pembangunan Ibu Kota Negara. (Foto: Tangkap layar Instagram.com/@ikn_id)
batampos – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan bahwa Presiden Prabowo bisa berkantor di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai Agustus 2028.
Itu sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo melalui Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. Bahwa pembangunan IKN tidak berhenti, bahkan dipercepat.
”Beliau minta ini 2028 sudah siap. Artinya kalau ada yang mengatakan perubahan pemerintah akan memperlambat (pembangunan IKN), nggak. Presiden Prabowo justru perintahkan ke Pak Basuki setelah pelantikan justru jangan perlambat. Tapi, percepat,” terang Agung, Jumat (20/12).
Salah satu bukti komitmen tersebut adalah perintah membangun gedung-gedung perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif. Menurut Agung, Pemerintah Pusat menginginkan agar Gedung DPR, MPR, DPD tuntas dikerjakan pada 2028. Demikian pula gedung lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY).
”Rencana semula yang namanya legislatif dan yudikatif itu belum (masuk target pembangunan sampai 2028). Tapi, sekarang sudah diperintahkan bangun legislatif DPR, MPR, DPD. Bangun yudikatif MA, MK, KY. Jadi, ini percepatan. Sehingga nanti utuh fungsi trias politika eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” jelas Agung.
Dengan begitu, agenda-agenda penting yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan yudikatif bisa diselenggarakan secara penuh di IKN. Agung menyatakan bahwa tugas OIKN mendukung komitmen tersebut. Baik lewat pembangunan yang terus dilakukan melalui APBN maupun investasi yang masuk lewat swasta dalam negeri dan luar negeri.
”Tugas kami di OIKN adalah mendukung komitmen pemerintah tersebut. Termasuk dengan dukungan swasta tadi,” imbuhnya.
Sampai akhir 2024, kata Agung, sudah ada Rp 58,41 triliun investasi swasta yang masuk. Baik dari swasta dalam negeri maupun swasta luar negeri atau investasi asing. Investasi tersebut terdiri atas berbagai sektor. Mulai sektor kesehatan, pendidikan, perhubungan dan transportasi, perhotelan, hunian, hingga ritel dan UMKM. (*)
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo. F. Yusnadi Nazar
batampos– Oknum polisi Polres Bintan beserta istri ditangkap Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Rabu (18/12). Penangkapan itu diduga karena oknum polisi beserta istri terlibat dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Selain pasangan suami istri yang diduga sebagai tekong, Satreskrim Polresta Tanjungpinang juga turut mengamankan seorang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo membenarkan pihaknya mengamankan oknum polisi yang berdinas di Polres Bintan dan istri serta seorang calon PMI.
“Benar, sudah kami amankan hari Rabu (18/12) kemarin,” kata Agung kepada Batam Pos, Jumat (20/12).
Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap dua orang terduga tekong dan satu orang calon PMI.
“Saat ini, masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polresta Tanjungpinang,” tegas Agung.
Sebelumnya, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo mengaku telah menerima laporan dari penyidik Polresta Tanjungpinang terkait penangkapan oknum polisi Polres Bintan beserta istri.
Saat ini, Polres Bintan terus melakukan koordinasi dengan penyidik Polresta Tanjungpinang terkait dugaan TPPO yang melibatkan oknum polisi Polres Bintan. (*)
Salah satu UMKM di Batam yang mendapatkan dana bergulir dari Pemko Batam.
batampos – Di pengujung tahun 2024, penyaluran dana bergulir yang dikelola Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Dana Bergulir mencapai angka Rp 5,17 miliar. Dana ini telah dimanfaatkan oleh 51 pelaku usaha mikro yang tersebar di berbagai wilayah di Batam.
Kepala UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Kota Batam, Zulfahri, menyebutkan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari target total tahun 2024 sebesar Rp 10 miliar. Meski masih ada selisih dari target yang ditetapkan, pihaknya optimis penyaluran dana akan terus meningkat di akhir tahun ini dan memasuki 2025.
“Memasuki Desember 2024 ini, total penyaluran dana bergulir mencapai Rp 5,17 miliar, dimanfaatkan oleh 51 usaha mikro. Masih ada beberapa permohonan yang dalam proses pencairan, sehingga kami harapkan capaian ini bisa lebih optimal,” jelas Zulfahri, Jumat (20/12).
Dikatakan Zulfahri, program dana bergulir ini dirancang khusus untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dengan bunga rendah. Melalui program ini, Pemko Batam berharap UMKM dapat berkembang, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Zulfahri juga menegaskan pentingnya pelaku usaha untuk memanfaatkan dana bergulir yang telah disediakan. Menurutnya, fasilitas ini memberikan kesempatan besar bagi UMKM, terutama usaha mikro yang selama ini sulit mengakses permodalan dari lembaga keuangan formal.
“Kami terus mendorong pelaku UMKM di Kota Batam untuk memanfaatkan program ini. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan permodalan, program dana bergulir ini juga diharapkan menjadi katalisator untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Kota Batam masih memproses sejumlah permohonan dari pelaku usaha mikro lainnya. Zulfahri menjelaskan, setiap pengajuan dana bergulir melalui proses verifikasi dan analisis kelayakan usaha yang ketat, guna memastikan bantuan ini tepat sasaran dan dapat memberikan dampak positif.
“Proses penyaluran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, sehingga pelaku usaha yang menerima benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan. Kami ingin memastikan dana ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung keberlanjutan usaha,” katanya.
Pemko Batam menargetkan agar penyaluran dana bergulir semakin optimal di tahun mendatang. Selain meningkatkan aksesibilitas, pihaknya juga akan memperluas sosialisasi program ke seluruh kecamatan di Kota Batam, termasuk daerah-daerah yang masih minim pelaku usaha mikro.
“Kami yakin, melalui sinergi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan pihak pendukung lainnya, program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Batam,” pungkasnya.
Beberapa pelaku usaha mikro yang telah memanfaatkan dana bergulir mengaku merasakan manfaat besar dari program ini. Salah satu penerima, Siti Aminah, pemilik usaha makanan ringan di Kecamatan Batuaji, mengungkapkan bahwa dana bergulir membantunya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar.
“Dengan dana ini, saya bisa membeli alat produksi baru dan menambah varian produk. Sekarang pesanan makin banyak, bahkan ada yang dari luar Batam,” ujar Siti.
Melihat antusiasme pelaku usaha terhadap program ini, Pemko Batam berharap semakin banyak UMKM yang tertarik untuk bergabung dan memanfaatkan fasilitas dana bergulir sebagai salah satu solusi pembiayaan usaha. (*)
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. (Michael Siahaan/Antara)
batampos – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengakui beban besar ada di pundak dirinya dan segenap penggawa Garuda jelang melawan Filipina. Ia pun berharap mendapat dukungan penuh dari suporter dan masyarakat Indonesia.
Timnas Indonesia saat ini berada di urutan kedua klasemen Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 atau Piala AFF 2024 dengan empat poin. Meski begitu, posisinya tak aman karena sama seperti Myanmar, dan hanya terpaut satu angka dari Filipina.
Karena itu, duel pamungkas Grup B melawan Filipina di Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah pada Sabtu (21/12) sangatlah penting. Skuad Garuda harus meraih kemenangan apabila ingin memastikan tiket semifinal Piala AFF 2024.
Shin Tae-yong selaku pelatih kepala Timnas Indonesia menyadari situasi tersebut. “Ini merupakan laga penentuan apakah bisa lolos atau tidak. Jadi, kami harus bekerja keras dan bermain maksimal,” katanya dalam jumpa pers pralaga, Jumat (20/12).
“Kami berharap dukungan penuh dari suporter, baik mereka yang datang ke stadion maupun yang menyaksikan pertandingan timnas di televisi. Kami mohon dukungan untuk pemain muda kita agar bisa menang,” tambah pelatih asal Korea Selatan ini.
Pelatih yang sukses menyingkirkan Jerman di Piala Dunia 2018 itu tak menampik apabila beban dirasakan oleh segenap Timnas Indonesia. Apalagi, para pemain Garuda saat ini mayoritas dihuni pemain muda. “Jika tidak ada bebannya itu dikatakan bohong. Tentu beban itu ada, karena kami harus menang,” katanya.
Tapi, kata Shin Tae-yong, Timnas Indonesia sudah memanfaatkan waktu selama beberapa hari terakhir untuk melakukan evaluasi dan perbaikan semua hal yang menjadi kekurangan tim.
Selain itu, Shin Tae-yong juga menilai penggawa muda Garuda saat ini sebenarnya sudah cukup baik melawan timnas negara lain yang dihuni banyak pemain senior. “Sekarang memang ada kekurangan pastinya, tetapi masih ada satu tahun untuk memperbaiki kekurangan-kekurangannya,” katanya.
“Apalagi, besok kita jika memenangkan melawan Filipina para pemain muda pasti akan meningkat berkembang jauh lebih baik daripada sekarang,” jelas Shin Tae-yong. (*)
Pakar hukum tata negara Mohammad Mahfud MD. (antaranews.com)
batampos – Pakar hukum tata negara Mohammad Mahfud MD turut buka suara terkait dengan niatan pemerintah memberi maaf kepada koruptor. Meski perlu dilihat secara politis dan psikologis, Mahfud menyatakan bahwa hal itu berisiko bila memang diimplementasikan oleh pemerintah.
”Menurut saya itu berisiko ya. Kalau misalnya memaafkan korupsi, apalagi dengan diam-diam,” ungkap dia kepada awak media di Jakarta pada Jumat (20/12).
Menurut Mahfud, pemerintah perlu memerhatikan asas akuntabilitas dan pertanggungjawaban. Termasuk soal siapa, apa, dan jumlah korupsi yang nantinya dimaafkan. Kemudian, asas transparansi harus dipastikan tidak ada yang bertentangan dengan undang-undang.
”Kalau bertentangan dengan undang-undang gampang dibuat undang-undang baru kan. Tetapi, transparansi dan akuntabilitasnya nggak bisa dijamin. Dan belum tentu orang mengaku juga korupsi kan,” imbuhnya.
Secara politis dan psikologis, Mahfud menyampaikan bahwa hal itu merupakan salah satu bentuk ekspresi niat baik Prabowo untuk menyelesaikan persoalan korupsi yang belakangan ini tampak membuat pemerintah hampir frustasi. Sebab tidak lain karena korupsi semakin lama semakin besar dan ada kasus yang tidak tuntas ditangani.
Baca Juga: Tak Seharusnya Maafkan Koruptor yang Maling Uang Negara, ICW Minta Prabowo Dorong Percepat Pengesahan RUU Perampasan Aset
”Oleh sebab itu, saya kira ya kita hargai itu bagian dari pernyataan Pak Prabowo yang katanya nanti akan berbuat sesuatu yang bisa dilihat sesudah enam bulan,” terang dia. (*)
Polda Kepri memberikan makanan bergizi gratis di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Kautsar Kabil, Kecamatan Nongsa, Jumat (20/12). Percontohan makan bergizi gratis ini untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Polda Kepri memberikan makanan bergizi gratis kepada 133 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Kautsar Nongsa, Jumat (21/12). Kegiatan ini dilakukan setiap hari dan berlangsung selama 3 bulan.
Kapolda Kepri Irjen Yan Fitri Halimansyah mengatakan kegiatan ini dalam rangka mendukung program Astacita Presiden, Prabowo Subianto. Tujuannya, untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan kaya protein guna menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.
“Harapannya betul-betul menjadikan generasi yang unggul ke depan dan bisa menghadapi generasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Selain pembagian makanan, seluruh siswa juga menjalani pengecekan gizi oleh Tim Biddokes Polda Kepri. “Kita juga evaluasi kondisi siswa, baik dari segi kesehatan, semangat belajar, maupun kemampuan akademik,” katanya.
Yan menjelaskan kegiatan ini masih menggunakan biaya mandiri oleh para PJU Polda Kepri. Mulai dari pembelian bahan pokok hingga kegiatan memasak yang dilakukan Polwan Polda Kepri di sekolah tersebut.
“Ini belum menggunakan uang negara. Ini kita siapkan selama 3 bulan sampai program 100 hari Pak Prabowo berjalan,” katanya.
Yan memastikan seluruh menu makanan yang disajikan ke siswa tersebut masih fresh dan bergizi setiap harinya.
“Makanan-makanan yang disajikan betul betul fresh, sekali masak langsung disajikan. Dan menuya memenuhi standar gizi yang dievaluasi oleh Tim Dokter Gizi kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan setiap harinya siswa juga diajak berdiskusi secara interaktif tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat, terutama sayuran. Pendekatan ini dirancang untuk membentuk pola pikir positif terhadap gizi seimbang sejak dini.
“Dengan metode yang menyenangkan dan melibatkan siswa secara langsung, diharapkan mereka lebih memahami manfaat sayuran serta termotivasi untuk menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari,” tutupnya. (*)