Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2437

Sudah Ikut PPG, Tunjangan 28 Ribuan Guru PAI Segera Cair

0
Seorang guru membimbing siswa SDN Bendilwungu 1 . (SATRIA CAHYONO/JAWA POS RADAR TULUNGAGUNG)

batampos – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan para pendidik dengan sertifikasi atau pendidikan profesi guru (PPG). Guru yang lolos sertifikasi berpeluang mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Kemenag baru saja mengumumkan kegiatan sertifikasi yang menyasar 28.536 guru pendidikan agama Islam (PAI).

Kegiatan sertifikasi guru PAI itu sudah digelar dalam dua gelombang. Pertama berkapasitas 13.409 guru. Kemudian, disusul tahap kedua sebanyak 15.127 guru. Mereka adalah guru PAI yang diangkat pemda, Kemendikbudristek (sekarang Kemendikdasmen), yayasan, maupun Kemenag sendiri.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan, kegiatan PPG merupakan program utama untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi sehingga guru layak disebut profesional. Selain itu, melalui PPG, kesejahteraan guru akan meningkat. Dia mengatakan, guru yang lulus PPG akan mendapatkan serifikat pendidik dan kemudian menerima TPG setiap bulan.

Nasaruddin menyampaikan, anggaran PPG pada 2024 mencapai Rp142,68 miliar. Dana tersebut bersumber dari anggaran pemda serta lembaga pemerintah nonstruktural seperti Baznas, BWI, dan Baitul Mal. Sedangkan tugas Kemenag adalah mengoordinasikan beberapa lembaga donatur.

”Melalui PPG, kita ingin memastikan bahwa guru PAI memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengajarkan nilai-nilai agama kepada generasi muda,’’ katanya, Minggu (22/12).

Tahun ini Kemenag melaksa-nakan PPG dengan model tatap muka dan daring. Program itu dilaksanakan dalam enam tahap. Di antaranya, pendalaman materi, pembuatan perangkat pembelajaran, uji komprehensif, praktik pengalaman lapangan, dan uji kompetensi (uji kinerja dan uji pengetahuan). Setiap angkatan PPG digelar dalam durasi 128 hari atau setara dengan 36–40 SKS.

Pada bagian lain, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad menambahkan, PPG sangat penting bagi pengembangan kualitas pendidikan agama Islam. Pendidikan profesi diharapkan mampu melahirkan guru-guru PAI yang tidak hanya kompeten dalam materi.

”Tetapi, juga mampu me-nyampaikan ajaran agama dengan cara yang lebih menarik dan relevan dengan tantangan zaman,’’ kata Abu.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan strategi meningkatkan kesejahteraan guru. Di antaranya, menaikkan besaran TPG untuk guru non-ASN. Selama ini guru non-ASN yang sudah bersertifikat profesi guru mendapatkan TPG Rp1,5 juta/bulan.
Dengan kebijakan baru Prabowo itu, mereka akan mendapatkan TPG Rp 2 juta/bulan. Sedangkan TPG untuk guru PNS sesuai dengan besaran gaji pokoknya. (*)

Artikel Sudah Ikut PPG, Tunjangan 28 Ribuan Guru PAI Segera Cair pertama kali tampil pada News.

Oknum Polisi Bintan Ditetapkan Tersangka Kasus TPPO

0
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo. F. Yusnadi Nazar

batampos– Oknum polisi Polres Bintan ditetapkan sebagai tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Oknum polisi inisial AK, menjadi tersangka setelah Satreskrim Polresta Tanjungpinang melakukan pemeriksaan intensif.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo membenarkan telah menetapkan oknum polisi Polres Bintan sebagai tersangka dugaan TPPO. Penetapan itu berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang dalam proses penyelidikan.

“Sudah ditetapkan tersangka,” ungkap Agung kepada Batam Pos, Minggu (22/12).

BACA JUGA: Polisi Tanjungpinang Tangkap Oknum Polisi Bintan

Sementara itu, istri dari tersangka beserta satu orang lainnya, saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mengungkap keterlibatannya dalam dugaan TPPO ini.

“Saat ini, masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polresta Tanjungpinang,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan suami istri ini, diduga terlibat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). calon PMI ini juga tinggal di kediaman pasangan ini dan dijanjikan untuk berangkat ke Malaysia.

Selain itu, oknum polisi ini diduga telah menerima uang sebesar puluhan juta dari calon PMI. Uang itu diduga untuk biaya pengurusan dan keberangkatan calon PMI ke luar negeri.

Namun, seiring berjalannya waktu, PMI tidak kunjung berangkat dan keberangkatan ke Malaysia tidak tidak pernah terealisasi. Sehingga korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

Sebelumnya, oknum polisi Polres Bintan beserta istri ditangkap Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Rabu (18/12). Penangkapan itu diduga karena oknum polisi beserta istri terlibat dalam kasus TPPO.

Selain pasangan suami istri yang diduga sebagai tekong, Satreskrim Polresta Tanjungpinang juga turut mengamankan seorang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Oknum Polisi Bintan Ditetapkan Tersangka Kasus TPPO pertama kali tampil pada Kepri.

Cerita Sukses UMKM Milenial dan Gen Z Pemenang J&T Connect Preneur Business Competition

0

batampos – Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 64 juta UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian negara. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2023 menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi hingga 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Namun, perjalanan membangun bisnis tidaklah mudah, terutama bagi para anak muda yang melirik dunia usaha.

Minimnya pengalaman dan edukasi bisnis, keterbatasan modal, hingga akses pasar menjadi kendala yang sering dihadapi. Di sinilah J&T Express sebagai perusahaan logistik berskala global hadir dan meluncurkan program seperti J&T Connect Preneur sebagai jembatan untuk membantu para pengusaha belajar, berkembang, dan menciptakan peluang baru.

Pada kompetisi bisnis yang diselenggarakan oleh J&T Connect Preneur, tiga pengusaha muda menarik perhatian dengan ceritanya masing-masing. Pasalnya, di usianya yang muda tersebut mereka mampu menembus Top 10 dari total sekitar 300 pendaftar.

SISABENANG

Chantika, pemilik dari SISABENANG mengawali usahanya tepat di kala pandemi COVID-19 berlangsung. “Di waktu tersebut, kecintaan saya dan ibu terhadap dunia fesyen menginspirasi untuk menciptakan produk fashion berkelanjutan yang belum banyak dilirik pengusaha lain.” kenangnya. Chantika memanfaatkan limbah sisa kain pabrik sebagai bahan utama pembuatan produk dan merupakan upaya untuk mendukung aksi global SDGs (Sustainable Development Goals).

Bergabung dalam J&T Connect Preneur menjadi titik balik bagi SISABENANG. Program ini memberikan wawasan mendalam, mulai dari cara menyusun business model canvas hingga strategi pemasaran. Menariknya, SISABENANG memiliki gerakan “Tanam Satu Tumbuh Seribu” dimana setiap produk yang terjual akan menyumbang sebesar Rp10.000 untuk penanaman 1 pohon mangrove di Desa Bedono, Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian SISABENANG terhadap lingkungan.

 

BY ADINDA HIJAB

Telah berdiri selama 9 tahun, By Adinda Hijab menjadi salah satu pemain utama di industri fashion muslim. Bermula sebagai reseller, Noviana Adinda Putri yang berusia 25 tahun sebagai pendiri By Adinda Hijab berhasil mengembangkan bisnisnya hingga memiliki tujuh toko offline dan toko daring.

“Sebagai pengusaha muda, tantangan besar yang dihadapi adalah membuktikan kemampuan di tengah skeptisisme orang-orang terhadap anak muda. Namun, dorongan untuk mencoba hal baru dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci sukses By Adinda Hijab.” pungkas Adinda. By Adinda Hijab memahami pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan dampak sosial. Sang pemilik bahkan berkomitmen memberikan pelatihan kepada para Gen Z untuk merintis usaha, dan membantu meningkatkan keterampilan mereka.

Adinda menambahkan, “Mengikuti J&T Connect Preneur memberikan dorongan signifikan bagi By Adinda Hijab. Program ini tidak hanya memberikan bimbingan praktis, tetapi juga memperluas jaringan dan meningkatkan eksposur bisnis.”

 

BROWNIES SEMUT

Dimulai pada tahun 2016, bisnis ini sempat menghadapi berbagai hambatan, termasuk erupsi Gunung Agung dan pandemi COVID-19. Setelah vakum beberapa tahun, Gunawan Wijaya sebagai pemilik memutuskan untuk melanjutkan usaha ini pada 2022 dengan modal dan pengetahuan yang sangat terbatas.

Berawal dari produksi manual di rumah, kini bisnis tersebut telah memiliki ruang produksi khusus dengan peralatan modern dan tenaga kerja yang kompeten. “Tantangan minimnya modal dan pengalaman diatasi dengan memanfaatkan akses teknologi, seperti e-commerce, yang membuka peluang lebih besar.” jelas Gunawan.

Melalui J&T Connect Preneur, Gunawan merasa lebih percaya diri dalam mengelola bisnis dan berkomunikasi dengan mitra baru. Masukan dari mentor dan juri membantu menciptakan strategi yang lebih efisien dan terarah. Kini, bisnis ini tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang dengan visi yang lebih jelas.

Program seperti J&T Connect Preneur membuktikan pentingnya pendampingan dan edukasi bagi pelaku UMKM. Dengan menyediakan bimbingan, akses jaringan, dan peluang pendanaan, program ini menjadi katalisator bagi UMKM untuk terus berinovasi. (*)

Artikel Cerita Sukses UMKM Milenial dan Gen Z Pemenang J&T Connect Preneur Business Competition pertama kali tampil pada News.

Lesakkan 6 Gol, Liverpool Menang atas Tottenham

0
Ilustrasi: Luis Diaz merayakan gol ketiga Liverpool dalam kemenangan 4-1 atas Luton Town, Kamis (22/2) WIB. (https://matchcentre.liverpoolfc.com/)

batampos – Sembilan gol mewarnai kemenangan Liverpool atas Tottenham dengan skor 6-3 pada pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Senin (23/12) dini hari WIB.

Pada pertandingan itu kemenangan Liverpool hadir berkat gol dari Luis Diaz (2), Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, dan Mohamed Salah (2), demikian catatan Premier League seperti dilansir dari Antara.

Di sisi lain, Tottenham sempat membalas dan memperkecil ketertinggalannya lewat gol-gol yang dicetak James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Dominic Solanke.

Berkat kemenangan itu Liverpool bertahan di peringkat pertama dengan 39 poin dari 16 pertandingan, sedangkan Tottenham tertahan di posisi 11 dengan 25 poin.

Secara statistik Totteham lebih unggul dalam penguasaan bola dengan mencatatkan 52 persen. Sedangkan Liverpool sering melancarkan ancaman lewat 24 tendangan yang 12 di antaranya tepat sasaran.

Liverpool mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu pada pertandingan itu dan mampu unggul pada menit ke-23. Sundulan Luis Diaz memanfaatkan umpan Trent Alexander-Arnold mengubah skor menjadi 1-0.

Skuad asuhan Arne Slot sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-36 berkat sundulan yang dilepaskan Alexis Mac Allister. Skor berubah menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol tak membuat Tottenham putus asa dan berhasil memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 pada menit ke-41. Tendangan James Maddison membobol gawang Liverpool.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Liverpool kembali memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Umpan terobosan Mohamed Salah dapat dieksekusi dengan baik lewat tendangan Dominik Szoboszlai pada menit 45+1.

Memasuki babak kedua, Liverpool tak mengendurkan serangan mereka dan berhasil menambah keunggulan menjadi 4-1. Mohamed Salah memanfaatkan kemelut di depan gawang Tottenham pada menit 54.

Salah berhasil mencetak gol keduanya pada pertandingan itu setelah umpan tarik Szoboszlai disambut tendangan terukur pemain asal Mesir tersebut pada menit 61. Skor berubah menjadi 5-1 untuk keunggulan Liverpool.

Tottenham mampu kembali memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 2-5 setelah umpan dari Dominic Solanke dapat disambut tendangan voli Dejan Kulusevski pada menit ke-72.

Skuad asuhan Ange Postecoglou berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-5 pada menit 83 setelah umpan Brennan Johnson dapat dikonversikan menjadi gol lewat tendangan Dominic Solanke.

Tersengat dua gol Tottenham, Liverpool berhasil kembali memperlebar jarak menjadi 6-3 setelah umpan dari Salah disambut tendangan Luis Diaz pada menit ke-85. Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Selanjutnya pada pekan ke-18 Liga Inggris, Liverpool dijadwalkan menghadapi Leicester City, Jumat (27/12). Sedangkan Tottenham bertandang ke markas Crystal Palace, sehari sebelumnya. (*)

 

 

 

Artikel Lesakkan 6 Gol, Liverpool Menang atas Tottenham pertama kali tampil pada Olahraga.

Tim Terpadu Kota Batam Berikan Surat Peringatan Pembongkaran kepada Warga Tembesi Tower

0
Tembesi Tower

batampos – Tim Terpadu Kota Batam kembali mendatangi kawasan Kampung Tembesi Tower, Kamis (19/12), untuk memberikan Surat Peringatan (SP) pembongkaran kepada warga yang masih bertahan di lahan proyek Panbil II. Langkah ini diambil setelah sebelumnya tim telah mengirimkan Surat Peringatan I, II, dan III kepada warga setempat.

Kasat Pol PP Kota Batam, Imam Tohari, yang memimpin penyerahan SP tersebut, menjelaskan bahwa pemberian surat ini sudah melalui proses yang sesuai prosedur. “Kami telah melakukan tahap mediasi dan memberikan tiga kali surat peringatan. Tindakan ini sudah sesuai aturan,” ujar Imam Tohari.

Ia juga menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah pembongkaran paksa yang rencananya akan dilakukan setelah perayaan Natal.

Pemberian surat ini bertujuan agar masyarakat yang masih tinggal di lahan alokasi proyek Panbil II dapat segera pindah. PT Tanjung Piayu Makmur (TPM), selaku pengembang proyek, telah menawarkan solusi berupa relokasi ke rumah siap huni di Tanjung Piayu serta kompensasi sagu hati. Meski opsi tersebut telah ditawarkan, sebagian warga masih menolak untuk pindah.

Penolakan warga didasari alasan bahwa status sengketa lahan tersebut masih dalam proses hukum di pengadilan. “Seharusnya yang berhak memberikan eksekusi adalah pengadilan, bukan tim terpadu yang melakukan penggusuran paksa,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Bea Cukai Beberkan Modus Penyelundupan Barang Ilegal ke Batam

Warga merasa proses pengadilan harus dihormati dan meminta pemerintah serta pengembang menunggu keputusan hukum final.

Menanggapi penolakan warga, PT TPM melalui kuasa hukumnya, Bali Dalo, menyatakan bahwa proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan tidak akan menghalangi proses pembangunan proyek. “Urusan mereka di pengadilan tidak menghalangi penertiban. Besok kami akan keluarkan surat yang menjelaskan status hukumnya,” ujar Bali Dalo.

Ia juga menyebutkan bahwa legalitas perusahaan sudah final, dan perusahaan tetap akan melanjutkan pembangunan.

PT TPM memberikan waktu hingga 26 Desember 2024 bagi warga untuk meninggalkan lahan tersebut, sesuai dengan masa berlaku Surat Peringatan Pembongkaran. Setelah tenggat waktu itu, tim terpadu bersama PT TPM akan berkoordinasi untuk melaksanakan langkah penertiban. Bali Dalo menegaskan bahwa legal standing warga di lahan tersebut lemah, sehingga perusahaan tetap memiliki hak penuh untuk melanjutkan pembangunan.

Sementara itu, menurut data yang dihimpun di lapangan, sebagian besar warga yang masih bertahan bukanlah penghuni tetap, melainkan pemilik kos-kosan dan pengelola tempat usaha. Koordinator Lapangan PT TPM, Soleh, menyebutkan bahwa mereka yang bertahan di lokasi kerap memanfaatkan warga lokal untuk menghambat proses relokasi.

“Yang memiliki kos-kosan dan tempat usaha ini umumnya tinggal di luar Tembesi Tower. Mereka memberdayakan warga yang tinggal di sana untuk bertahan. Ini yang kita sayangkan,” ujar Soleh.

Langkah PT TPM dinilai sudah cukup adil, mengingat pihak perusahaan tidak hanya menyediakan relokasi ke rumah siap huni di Tanjung Piayu, tetapi juga menawarkan kompensasi tambahan bagi warga yang asetnya melebihi nilai tawaran awal.
Ketua Tim Pembebasan Lahan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, mengatakan bahwa pendekatan ini bertujuan agar semua pihak bisa mendapatkan solusi yang adil.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru, Penumpang Bandara Hang Nadim Meningkat 12 Persen

“Saran kami, terimalah tawaran ini. Proyek ini harus berjalan, dan kami segera memulai pembangunan,” katanya.

Sebagian besar warga yang setuju dengan tawaran PT TPM telah meninggalkan lokasi dan pindah ke rumah relokasi. Namun, segelintir pihak yang diduga memiliki kepentingan finansial dari keberadaan kos-kosan dan usaha di lokasi tersebut masih bertahan.

“Jangan sampai warga terdampak dirugikan karena menunda keputusan,” tambah Eka, mengimbau warga agar tidak terpengaruh oleh pihak-pihak tertentu.

Hingga saat ini, proses relokasi dan pengosongan lahan masih berlangsung. Pihak PT TPM berharap proses ini dapat berjalan secara damai tanpa ada bentrokan. “Kami tetap membuka pintu komunikasi dan menawarkan solusi terbaik. Tapi jika batas waktu telah habis, maka proses pembongkaran akan dilakukan sesuai prosedur hukum,” tegas Imam Tohari. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Tim Terpadu Kota Batam Berikan Surat Peringatan Pembongkaran kepada Warga Tembesi Tower pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenkeu akan Bahas Kriteria Soal Barang dan Jasa Premium yang Kena PPN 12 Persen

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait, sebelum melakukan konfrensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12).
F. Fedrik Tarigan/Jawa Pos

batampos – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal membahas kriteria dan batasan soal barang dan jasa premium yang kena Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 12 persen berlaku Januari 2025.

Hal ini sebagaimana juga disampaikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam rilis resminya, yang dikutip Senin (23/12).

Pihaknya memastikan akan membahas kriteria dan batasan itu dengan secara hati-hati bersama pihak-pihak terkait. Sehingga nantinya, hanya akan dikenakan terhadap kelompok masyarakat mampu.

“Kementerian Keuangan akan membahas kriteria atau batasan barang/jasa tersebut secara hati-hati dengan pihak-pihak terkait agar pengenaan PPN atas barang/jasa tertentu dengan batasan di atas harga tertentu dapat dilakukan secara tepat sasaran, yaitu hanya dikenakan terhadap kelompok masyarakat sangat mampu,” kata DJP dalam rilis resminya.

Lebih lanjut, pihaknya juga memastikan bahwa seluruh barang kebutuhan pokok dan jasa kesehatan dan pendidikan pada tanggal 1 Januari 2025 akan tetap bebas PPN sampai diterbitkannya peraturan terkait.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa Pajak Pertambahan Nilai atau PPN naik menjadi 12 persen dan berlaku mulai 1 Januari 2025. Angka ini naik dari nilai PPN sebelumnya yang ditetapkan sebesar 11 persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kenaikan PPN menjadi 12 persen ini sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

“Sesuai dengan amanat undang-undang tentang Harmoni Peraturan Perpajakan, ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan harga PPN tahun depan akan naik sebesar 12 persen per 1 Januari,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta Pusat, Senin (16/12).

Meski begitu, ia memastikan bahwa kenaikan PPN menjadi 12 persen tidak berlaku untuk barang-barang yang dibutuhkan masyarakat atau dengan kata lain dibebaskan.

“Barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat, ini PPN-nya diberikan fasilitas atau 0 persen,” sambungnya.

Adapun barang-barang kebutuhan pokok yang dibebaskan pajak, meliputi beras, daging, ikan, telur, sayur, susu, gula konsumsi. Kemudian, jasa pendidikan, jasa kesehatan, angkutan umum, tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, vaksin polio, hingga pemakaian air.

“Seluruhnya bebas PPN. Jadi barang yang seperti kebutuhan pokok seluruhnya bebas PPN,” jelas Politikus Partai Golkar itu. (*)

Artikel Kemenkeu akan Bahas Kriteria Soal Barang dan Jasa Premium yang Kena PPN 12 Persen pertama kali tampil pada News.

Puncak Arus Mudik Nataru, Penumpang Bandara Hang Nadim Meningkat 12 Persen

0
penumpang melakukan check-in di terminal keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Minggu (22/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru arus penumpang mengalami peningkatan. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Lima hari jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) arus penumpang di Bandara Hang Nadim Batam meningkat. Bahkan pada puncak arus mudik Natal pada Sabtu (21/12), terjadi lonjakan penumpang hingga 12 persen dibanding hari sebelumnya, dan 19 persen dibanding tahun lalu (2023).

Pantauan Batam Pos, arus penumpang di Bandara Hanga Nadim Batam terlihat cukup padat, Minggu (22/12). Dibanding penumpang kedatangan, arus penumpang yang berangkat terlihat lebih ramai.

Hal itu juga terlibat dari antrean penumpang di konter check in maskapai. Rata-rata penumpang membawa barang cukup banyak untuk dimasukan bagasi pesawat. Destinasi yang paling banyak terbang yakni Medan, Pontianak, dan Jakarta.

Baca Juga: Bea Cukai Beberkan Modus Penyelundupan Barang Ilegal ke Batam

Salah satu penumpang, Gery mengaku mulai cuti kerja pada Senin (23/12), dimana ia mengambil cuti untuk bisa merayakan Natal di kampung halaman. Ia memilih berangkat hari Minggu, karena harus menyelesaikan pekerjaan selama ia cuti Nataru hingga awal tahun 2025.

“Cuti, pulang ke Medan, tiket mahal tak mahal harus pulang, karena kebetulan keluarga di kampung,” imbuhnya.

Menurut dia , sebagai anak pertama dari keluarga, ia diwajibkan pulang dan merayakan Natal bersama keluarga. Apalagi di Batam pria berusia 29 tahun itu belum menikah.

“Belum menikah, balek ke kampung dengan teman,” imbuhnya.

Humas PT BIB, Rafi mengatakan puncak arus mudik Nararu adalah pada Sabtu (21/12) lalu, dengan jumlah penumpang mengalami kenaikan 12 persen dibanding sehari sebelumnya. “Puncak Nataru 21 Desember, mengalami kenaikan 12 persen dibanding Jumat, ( 20/12),” ujar Rafi.

Baca Juga: Patroli Berskala Besar di Batam, Polisi Tilang 41 Unit Motor

Menurut dia, pada Jumat jumlah penumpang datang dan berangkat sekitar 13.799 penumpang dengan 101 penerbangan. Sedangkan pada puncak mudik Nataru tanggal 21 Desember tercatat 14.460 penumpang, dengan penerbangan 90 kali, artinya rata-rata maskapai penuh.

“Dibanding tahun lalu, puncak arus mudik juga meningkat 19 persen, dimana tahun talu arus penumpang hanya 12.148 orang dengan 80 penerbangan,” jelasnya.

Lalu terkait penumpang hari Minggu (22/12), belum bisa disebut karena masih proses pendataan hingga pesawat terakhir.

“Untuk hari ini belum direkap, kondisi penumpang lihat penerbangan terakhir,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Puncak Arus Mudik Nataru, Penumpang Bandara Hang Nadim Meningkat 12 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Harvey Moeis dkk Hadapi Sidang Vonis Hakim Kasus Dugaan Korupsi PT Timah

0
Suami Sandra Dewi Harvey Moeis saat jalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan di PT Timah Tbk, PN Jakarta Pusat.(Dery Ridwansah)

batampos – Terdakwa korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah Harvey Moeis akan menjalani sidang vonis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (23/12).

Selain Harvey Moeis, dua terdakwa lainnya, Direktur Utama PT Refined Bangka (RBT) Suparta dan Direktur Pengembangan Usaha PT RBT Reza Andriansyah juga akan mendengarkan putusan hakim.

Rencananya, sidang beragendakan putusan hakim itu akan digelar sekitar pukul 10.00 WIB. “Kita akan jatuhkan putusan hari Senin, untuk ketiga-tiganya dan insya Allah dengan yang terdakwa lainnya seperti itu dalam satu hari itu ya. Kita mulai jam 10 pagi,” kata Ketua Majelis Hakim, Eko Aryanto saat memimpin sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (20/12) lalu.

Harvey Moeis telah dituntut hukuman hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung. Jaksa meyakini, Harvey Moeis melakukan tindak pidana korupsi di PT Timah dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Suami dari artis Sandra Dewi itu juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 210 miliar. Uang pengganti itu harus dibayarkan dalam waktu paling lama satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Sementara, Suparta dituntut pidana penjara selama 14 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider pidana kurungan satu tahun. Suparta juga dituntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti senilai Rp 4,57 triliun subsider pidana penjara selama delapan tahun.

Reza Andriansyah dituntut hukuman 8 tahun penjara dan denda sebesar Rp 750 juta. Apabila tidak mampu membayar, diganti pidana kurungan selama 6 bulan.

Harvey dan Suparta terancam pidana Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 atau Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sedangkan, Reza tidak menerima aliran dana dari kasus dugaan korupsi tersebut. Namun, karena terlibat serta mengetahui dan menyetujui semua perbuatan korupsi itu dituntut pidana Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

 

Artikel Harvey Moeis dkk Hadapi Sidang Vonis Hakim Kasus Dugaan Korupsi PT Timah pertama kali tampil pada News.

Bea Cukai Beberkan Modus Penyelundupan Barang Ilegal ke Batam

0
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani memperlihatkan barang bukti selundupan pasir timah di Gudang BC Batam, Tanjung Uncang, Kamis (19/12). F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Bea Cukai Batam sepanjang tahun ini melakukan 857 penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, terutama penyelundupan barang ilegal. Jumlah ini meningkat 6,12 persen dibandingkan tahun lalu.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani mengatakan penyelundupan barang ilegal tersebut banyak dilakukan kapal. Modusnya dengan mematikan Automatic Identification System (AIS).

“Kapal-kapal (penyelundup) itu sering mematikan AIS agar tidak terlacak,” ujarnya di Gudang BC Batam, Tanjung Uncang.

Baca Juga: Patroli Berskala Besar di Batam, Polisi Tilang 41 Unit Motor

Ia menjelaskan banyaknya penyelundupan ke Batam karena faktor lokasi yang strategis. Sebab, Batam berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Letak geografis Batam berada di perbatasan luar negeri. Ini menjadi tantangan bagi kami dalam mengawasi pintu masuk,” katanya.

Menurut Askolani, pengawasan barang maupun penindakan kegiatan ilegal di Perairan Batam membutuhkan kerjasama antar instansi.

“Perlu koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menjaga Batam dari kegiatan-kegiatan ilegal ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Nataru Harga Ayam Potong Merangkak Naik di Batam

Diketahui, penyelundupan yang ditangani BC Batam dalam tahun ini dengan nilari barang Rp 387 miliar dengan potensi kerugian negara Rp. 77 miliar.

Adapun barang yang ditindak seperti seperti pasir timah, balpres, furniture, ponsel, gading gajah, mesin mobil mewah, mesin moge, minuman beralkohol, serta narkotika.

“Bea Cukai Batam terus meningkatkan upaya pengawasan guna mencegah dan memberantas penyelundupan barang-barang ilegal. Serta memastikan kepatuhan hukum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Bea Cukai Beberkan Modus Penyelundupan Barang Ilegal ke Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kobaran Api Hampir Tewaskan Satu Keluarga, Beruntung Tetangga Sigap Bangunkan Korban

0
Petugas dibantu warga sedang mencoba memadamkan api yang menyerang rumah dua lantai milik Aswandi di Desa Nyamuk. f.Junaidi untuk Batam Pos

batampos– Kebakaran hebat yang menimpa rumah dua lantai milik Aswandi di Jalan Muhammad Kasim, Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur hampir menewaskan satu keluarga, Minggu, (22/12) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Pasalnya, Aswandi beserta keluarga tidak menyadari api mulai membesar yang siap menghanguskan rumahnya itu.

Beruntung, saksi, Said melihat peristiwa lantas menggedor rumah korban untuk menyelematkan.

BACA JUGA: Zul, Korban Kebakaran Akhirnya Jalani Operasi

“Saya mau merokok diluar rumah, lihat langit terang. Tak taunya rumah tetangga kebakaran. Langsung saya gedor untuk bangunkan pemilik rumah,” ujar Said.

Said menjelaskan waktu menggedor rumah, korban tidak bangun. Tak habis akal, ia langsung mendobrak pintu lalu menuju ke lantai dua rumah korban.

“Disana mereka lagi tidur, saya suruh turun semua. Saya gendong anak-anaknya. Habis tu, bantu bang Aswandi selamatkan surat-surat berharga,” terang Said.

Kebakaran ini, lanjutnya, terjadi karena adanya korsleting kipas angin dikamar anak korban.

“Api dari kipas angin, merambat ke gorden. Langsung membesar dan habis lantai dua rumah korban. Beruntung, lantai bawahnya masih bagus,” ungkap Said.

Sementara itu, Kepala Cabang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siantan Timur, Agus Supriyadi mengaku mengalami kesulitan dalam memadamkan api dikarenakan kondisi medan yang sulit disertai tidak memiliki alat yang memadai.

“Jam 03.30 WIB baru mati api, kurang lebih kita berjuang 3 jam untuk padamkan api dirumah 2 lantai itu,” tutur Agus.

Dalam kejadian, tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah, lanjutnya, langsung keluar menyelamatkan diri.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta. Saat ini korban sedang mengungsi kerumah saudaranya,” pungkas Agus. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Kobaran Api Hampir Tewaskan Satu Keluarga, Beruntung Tetangga Sigap Bangunkan Korban pertama kali tampil pada Kepri.

Play sound