Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2448

Google Indonesia Bakal Latih Kemampuan Digitalisasi Guru di Daerah Perbatasan

0
Kadisdikpora Anambas, Tony Karnain. f.ihsan

batampos – Google Indonesia mengajak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Anambas untuk meningkatkan kemampuan guru di daerah terluar.

Peningkatan kemampuan ini dikemas dalam pelatihan kompotensi berbasis digital pada awal tahun 2025.

“Alhamdulillah, ini terobosan untuk guru yang ada di pulau-pulau. Agar ada inovasi dalam mengajar. Awal tahun depan akan mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dengan Google Indonesia,” ujar Kepala Disdikpora Anambas, Tony Karnain, Senin, (17/12).

Menurutnya, di perkembangan zaman yang begitu pesat, guru dituntut untuk mengusai dunia digital agar proses pembelajaran tidak monoton.

“Guru sudah mesti bisa dan mampu beradaptasi dengan digitalisasi. Ini bentuk upaya Disdikpora agar mereka menguasai itu,” tutur Tony.

BACA JUGA: SMA 3 Tanjungpinang Resmi Tutup, Ratusan Murid-Guru Pindah ke SMA 1

Selain itu, pelatihan kompetensi ini memberi peluang bagi para guru yang memiliki semangat dan etos kerja tinggi dalam memajukan pendidikan khususnya di daerah perbatasan.

“Untuk menunjuk guru-guru ini semakin banyak semakin bagus. Tapi kan ada syaratnya yang pasti harus guru yang semangat belajarnya tinggi dan mau berinovasi di dunia pendidikan,” jelas Tony.

Untuk kesiapan kegiatan ini, pihaknya mengaku akan berupaya mengakomodir kebutuhan chrome book bagi para guru.

Termasuk, menyiapkan kebutuhan jaringan internet yang baik guna mendukung kegiatan tersebut nantinya.

“Awal tahun itu mungkin akan zoom meeting dulu antara pihak google dengan para guru. Lalu pertengahan tahun dilaksanakan pelatihannya,” ungkap Tony.

Pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di tiga pulau besar di Anambas yaitu Jemaja, Palmatak dan Siantan.

“Kita minta guru untuk menyiapkan diri agar bisa mengikuti kegiatan ini,” pungkas Tony. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Google Indonesia Bakal Latih Kemampuan Digitalisasi Guru di Daerah Perbatasan pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Sepeda Motor Listrik Honda Mulai Rp28 Juta

0
Sepeda motor Listrik Honda CUV e pada pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 di ICE BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/10) lalu.
F. Dery Ridwansah/ JawaPos.com

batampos – Setelah resmi diperkenalkan PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya mengumumkan harga untuk dua produk inovatif sepeda motor listrik Honda ICON e: dan Honda CUV e:.

Sepeda motor listrik yang mencuri perhatian masyarakat sejak peluncuran pertamanya Oktober lalu dibanderol mulai dari Rp28 juta hingga Rp59,65 juta. Harga tersebut merupakan OTR (On the Road) Jakarta

Marketing Director AHM, Octavianus Dwi, mengatakan, dalam pernyataan resminya bahwa kehadiran dua model sepeda motor listrik selain komitmen AHM dalam menghadirkan kendaraan masa depan yang efisien dan ramah lingkungan.

”Sejak peluncurannya, kami mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami berupaya memberikan pilihan berkendara yang efisien, ramah lingkungan dengan kualitas terbaik, dan standar keamanan tinggi,” ujar Octa.

Honda ICON e: mengusung konsep ”Advance – Compact” yang cocok untuk penggunaan harian. Berbekal desain advance, clean, dan smart, Honda ICON e: hadir dengan paduan ban 12 inci di depan dan 10 inci di belakang.

Dimensi compact bertaut dengan pijakan kaki flat pada sepeda motor listrik ini memberikan kenyamanan dan fleksibilitas berkendara. Terdapat bagasi berukuran besar dengan kapasitas mencapai 26 liter yang menambah nilai fungsionalitas.

Honda ICON e: menggendong motor listrik dengan tenaga maksimal 1,81 KW yang mampu melaju hingga 55 km/jam.

Baterai yang tertanam pada dek bawah Honda ICON e: mampu menempuh jarak 53 km dengan sekali pengisian. Sistem pengisian baterai direct charge, langsung ke sepeda motor atau ke baterainya, fleksibel lebih mudah di manapun.

Mengusung lima pilihan warna, yakni yakni Iconic Mint, Iconic Orange, Iconic Red, Iconic White, dan Iconic Matte Black. Honda ICON e: dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) Jakarta Rp28.000.000 termasuk charger.

Sementara itu, Honda CUV e: yang memiliki konsep “Premium-Futuristic” model ini punya fitur Honda RoadSync Duo, Ini sistem konektivitas dengan ponsel pada tipe tertinggi. Ini memberikan kemudahan, kenyamanan, dan ketenangan saat berkendara dengan mobilitas tinggi.

Honda CUV e: ditenagai motor listrik 6 KW, mampu melaju hingga kecepatan 83 km/ jam dengan jarak tempuh maksimal 80,7 km. Sumber tenaganya berasal dari dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang dapat di-swap (ditukar) atau di-charge sendiri dengan off-board charger.

AHM juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk melakukan swap baterai melalui fasilitas Mobile Power Pack Exchanger e: (BEX) yang tersebar di beberapa lokasi Jakarta dan sekitarnya.

Terdapat tiga mode berkendara, yakni ECON, STD, dan Sport, yang bisa dipilih untuk menyesuaikan kebutuhan dan kondisi. Kelengkapan pendukung yang tersemat adalah USB type-C charger yang terletak pada console box untuk pengisian baterai ponsel.

Honda CUV e: hadir dengan tiga pilihan warna, yakni Stellar Matte White, Stellar Matte Silver, dan Stellar Matte Black. Model ini dipasarkan dengan harga Rp35,45 juta + 2 unit baterai MPP e: (total harga Rp54,45 juta termasuk dua unit baterai MPP e:).

Sedangkan untuk Honda CUV e: RoadSync Duo ditawarkan pilihan warna Quantum Matte White, Quantum Matte Silver, dan Quantum Matte Black.

Model ini dipasarkan dengan harga Rp39,65 juta + 2 unit baterai MPP e: (total harga Rp59,65 juta termasuk dua unit baterai MPP e:) untuk on the road DKI Jakarta. (*)

Artikel Harga Sepeda Motor Listrik Honda Mulai Rp28 Juta pertama kali tampil pada Lifestyle.

Wuling Raih ‘Best CX in Digital Channel’ di MDMC 2024

0

batampos – Wuling Motors (Wuling) kembali membuktikan kiprahnya sebagai pelaku inovasi digital di industri otomotif Indonesia. Pada ajang Marketeers Digital Marketing Champions (MDMC) 2024, Wuling berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai “Best Customer Experience (CX) in Digital Channel”. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas keberhasilan Wuling dalam menciptakan pengalaman pelanggan terbaik melalui strategi digital terintegrasi bernama Wuling Integrated Digital Ecosystem (WIDE).

Diselenggarakan pada 5 Desember 2024 di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, ajang MDMC 2024 mengapresiasi perusahaan yang berhasil menciptakan terobosan dalam pemasaran digital. Tahun ini, MDMC menghadirkan 32 kategori penghargaan yang dinilai langsung oleh panel juri profesional dari berbagai bidang seperti media, desain, dan spesialis pemasaran digital.

Komitmen Wuling dalam Digital Customer Experience

Digital & CRM Marketing Manager Wuling Motors, Yan Ferdiendo X., menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Wuling dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang seamless di berbagai kanal digital.

“Melalui strategi WIDE, kami memastikan seluruh interaksi pelanggan mulai dari pencarian informasi hingga purna jual berjalan lancar dan memuaskan. Penghargaan ini mendorong kami untuk terus memberikan solusi inovatif demi meningkatkan loyalitas pelanggan,” ujarnya.

Strategi WIDE mengintegrasikan seluruh kanal digital Wuling seperti:
• YouTube: Menyajikan konten edukatif dan informatif seputar produk.
• Media Sosial: Membangun kedekatan emosional dan interaksi aktif dengan pelanggan.
• Situs Web: Menjadi pusat informasi dan membantu pelanggan dalam pengambilan keputusan pembelian.
• CRM (Customer Relationship Management): Mengoptimalkan analisis data untuk meningkatkan kepuasan pelanggan jangka panjang.

Inovasi Digital yang Terukur

Keunggulan WIDE terletak pada pendekatan menyeluruh dengan tiga aspek utama:
1. Visibility – Meningkatkan visibilitas merek melalui media sosial, iklan digital, dan situs web interaktif.
2. Talkability – Mendorong percakapan positif di kalangan pelanggan melalui kolaborasi dengan Key Opinion Leaders (KOL) dan komunitas.
3. Convertibility – Memudahkan proses konversi melalui respons cepat dan aktivasi pelanggan secara strategis.

Implementasi WIDE telah membawa dampak signifikan terhadap performa digital Wuling. Dengan total 250 juta impresi dan 2,5 juta traffic situs web, strategi ini sukses meningkatkan tingkat konversi hingga 7 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tentang MDMC 2024

Marketeers Digital Marketing Champions (MDMC) merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi terhadap pencapaian perusahaan dalam dunia pemasaran digital. Penghargaan ini menilai perusahaan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu:
• Strategi dan Perencanaan
• Implementasi Kampanye
• Kreativitas dalam Ide dan Eksekusi
• Hasil dan Dampak Bisnis

Dalam kategori “Best Customer Experience in Digital Channel”, Wuling dinilai unggul berkat pendekatan inovatifnya yang mampu memberikan pengalaman pelanggan yang mulus dan menyeluruh di berbagai platform digital.

Wuling, Pemimpin Inovasi Digital di Industri Otomotif

Keberhasilan Wuling dalam ajang MDMC 2024 semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi digital di pasar otomotif Indonesia. Melalui pendekatan WIDE, Wuling tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memperkuat loyalitas dan memperluas pangsa pasar di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

Dengan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem digital, Wuling terus melangkah maju, menawarkan solusi mobilitas yang inovatif dan relevan bagi masyarakat Indonesia (*)

Artikel Wuling Raih ‘Best CX in Digital Channel’ di MDMC 2024 pertama kali tampil pada Lifestyle.

POLYTRON Kitchenmate Oven Listrik: Solusi Memasak Praktis dan Hemat Energi untuk Rayakan Akhir Tahun Lebih Istimewa

0

batampos – Menyambut musim perayaan akhir tahun yang identik dengan kebersamaan keluarga dan sajian hidangan spesial, POLYTRON menghadirkan inovasi terbarunya, Kitchenmate Oven Listrik Series. Hadir dengan dua pilihan kapasitas, yakni 22 liter dan 33 liter, oven ini dirancang sebagai solusi praktis dan efisien untuk menyiapkan berbagai hidangan spesial di rumah dengan hasil maksimal namun tetap hemat energi.

Dalam acara Media Launch & Cooking Demo yang digelar di Jakarta pada Selasa (17/12), Felita Septian Giovani, Product Specialist POLYTRON, menjelaskan bahwa Kitchenmate Oven Listrik dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan memasak modern yang praktis, terutama pada momen spesial seperti perayaan akhir tahun. “Kitchenmate Oven Listrik didesain sebagai teman setia di dapur, menghadirkan solusi memasak yang lebih mudah dan cepat. Dengan teknologi Rotisserie dan Convection Heating, pengguna dapat menyajikan hidangan lezat yang matang sempurna, baik untuk acara keluarga maupun perayaan besar,” ujarnya.

Teknologi Canggih untuk Hasil Sempurna

Kitchenmate Oven Listrik dibekali fitur Rotisserie, memungkinkan pengguna memanggang ayam utuh dengan hasil sempurna—daging tetap juicy di dalam namun renyah di luar. Teknologi Convection Heating memastikan pemanasan merata, sehingga cocok untuk berbagai jenis masakan, mulai dari daging panggang, pizza, hingga aneka kue.

Hemat Energi menjadi keunggulan lain yang ditawarkan oven ini. Dengan daya rendah mulai dari 400W untuk kapasitas 22 liter dan 500W untuk kapasitas 33 liter, pengguna dapat memasak tanpa khawatir tagihan listrik membengkak. Fitur ini menjadikan Kitchenmate Oven Listrik sebagai pilihan tepat bagi keluarga modern yang menginginkan peralatan dapur efisien namun tetap berkualitas.

Fleksibilitas Tinggi dalam Memasak

Oven ini dilengkapi dengan lima mode pemanasan, termasuk:
• Pemanasan atas dan bawah
• Pemanasan convection
• Pemanasan rotisserie

Selain itu, oven ini memiliki pengaturan suhu fleksibel hingga 250°C dengan dua elemen pemanas yang bisa diatur secara terpisah. Hal ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengatur tingkat kematangan sesuai jenis hidangan.

Chef Fathiyah Hassan, dalam sesi Cooking Demo, menunjukkan kemudahan menggunakan Kitchenmate Oven Listrik untuk menyiapkan hidangan spesial seperti Roasted Chicken dengan Sayuran Panggang dan Classic Cheesecake. Menurutnya, “Kitchenmate Oven Listrik adalah pilihan tepat untuk memasak berbagai menu spesial di momen perayaan seperti akhir tahun. Dengan fitur Rotisserie dan Convection Heating, memasak jadi lebih mudah, efisien, dan hasilnya sempurna.”

Promo Spesial dan Aksesoris Lengkap

Dalam rangka peluncuran Kitchenmate Oven Listrik, POLYTRON menawarkan harga spesial selama periode 17–31 Desember 2024:
• Rp 649.000 untuk kapasitas 22 liter
• Rp 1.099.000 untuk kapasitas 33 liter

Setiap pembelian dilengkapi dengan aksesoris pendukung berkualitas food grade, seperti:
• Wire Rack
• Rotisserie Stick
• Enamel Bake Tray
• Crumb Tray

Selain itu, POLYTRON memberikan garansi produk 1 tahun, memastikan layanan purna jual yang maksimal bagi pelanggan. (*)

Artikel POLYTRON Kitchenmate Oven Listrik: Solusi Memasak Praktis dan Hemat Energi untuk Rayakan Akhir Tahun Lebih Istimewa pertama kali tampil pada Lifestyle.

Demo Day Program WMK Polibatam

0
Para dosen dari tujuh perguruan tinggi foto bersama saat mengikuti Demo Day Program WMK Polibatam Angkatan 3 Tahun 2024, di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Senin (9/12/2024). F Polibatam

POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) menggelar Demo Day Program Wirausaha Merdeka (WMK) Polibatam Angkatan 3 Tahun 2024, di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Senin (9/12/2024).

Tahun ini, Polibatam terpilih kembali sebagai salah satu Perguruan Tinggi Pelaksana Program (PTP) WMK Angkatan III Tahun 2024, setelah tahun sebelumnya juga terpilih menjadi PTP WMK Angkatan I dan Angkatan II. Program ini diikuti 425 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Polibatam dan 6 perguruan tinggi mitra lainnya yaitu: Politeknik Dewantara, Politeknik Negara Ketapang, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Universitas Negeri Padang (Vokasi), dan Politeknik Negeri Bengkalis.

Acara dibuka dengan sambutan Direktur Polibatam, Ir Bambang Hendrawan ST MSM CIPMP CISCP. Dilanjutkan laporan kegiatan oleh ketua WMK Polibatam, Maria. Acara ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi mitra dan evaluator baik dari akademisi maupun praktisi (mitra DUDI) dengan membawa semangat menciptakan wirausahawan muda guna mewujudkan tujuan program yang ditetapkan. Yakni mahasiswa yang memiliki antusiasme dan ingin mengembangkan potensi dan kemampuan berwirausaha (entrepreneurship) serta meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Demo Day merupakan salah satu tahapan Post-immersion Program WMK bertujuan melakukan evaluasi akhir proses belajar mengajar serta menyediakan wadah bagi peserta program untuk menunjukkan produk barang/ jasa yang telah dirancang selama proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan Demo Day, peserta program telah mengikuti rangkaian kegiatan proses pembelajaran pengetahuan dasar terkait kompetensi wirausaha, mendapatkan pengalaman secara nyata (onboarding), membuat model bisnis dan melakukan prototyping, validasi produk, melaksanakan validasi market dan mengikuti sertifikasi kompetensi dari BNSP untuk skema Pengelolaan Usaha Ritel Koperasi & UMKM.

Terdapat 71 ide bisnis/ usaha yang didemokan, terdiri dari 39 ide bisnis kategori non-teknologi dan 32 ide bisnis kategori teknologi. Peserta program membuka stand kemudian mendemokan produk/ jasa yang telah dikembangkan di hadapan evaluator atau penilai dari akademisi dan praktisi. Evaluator atau penilai memberikan penilaian serta memberikan masukan atau saran untuk perbaikan kedepannya.

Selain menunjukkan produk/ jasa yang ada, peserta program juga menjelaskan hasil dari proses pembelajaran, mulai dari pengelolaan ide hingga hasil progress bisnis yang berjalan atau pertumbuhan bisnis selama mengikuti Program Wirausaha Merdeka. Penilaian dilakukan dengan prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.

Acara Demo Day ditutup dengan pemberian apresiasi kepada tim terbaik pada masing masing kategori. Tim terbaik kategori teknologi diberikan kepada Tim Angry Froggie dengan judul Komersialisasi Robot Edukasi Angry Froggie, Tim Diversia dengan judul 2D Asset Creation Business, Tim Armtech.academy dengan judul Pelatihan Arm Robot Berbasis Mikrokontroler, dan Tim Papinaga dengan judul Papan Informasi Tenaga Surya Berbasis IOT.

Tim terbaik kategori non teknologi diberikan kepada Tim Daily dengan judul Es Laksamana Mengamuk: Menjaga Identitas Melayu Melalui Rasa dan Cerita, Tim Steriscent dengan judul Plumeria Flower: Mengubah Limbah Bunga Menjadi Active Spray Anti Kuman Bernilai Tinggi, Tim MB Store dengan judul Pengembangan Produk Unggulan MB Store, dan Tim Cassa Mate dengan judul Cassa Mate Keripik Singkong Manis. Setelah selesainya kegiatan program Wirausaha Merdeka (WMK), diharapkan peserta program dapat melanjutkan usaha atau ide bisnis yang telah dikembangkan selama mengikuti program. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

 

Artikel Demo Day Program WMK Polibatam pertama kali tampil pada Metropolis.

PPN 12 Persen Picu Inflasi Tinggi Tahun Depan, Regulasi Opsen Beri Tekanan Sektor Otomotif

0
Ilustrasi

batampos – Keputusan pemerintah memberlakukan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) naik dari 11 persen menjadi 12 persen pada awal tahun depan memicu banyak tanggapan. Termasuk guyuran insentif yang diberikan untuk membentengi dampak kenaikan tarif.

Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar menuturkan, kebijakan kenaikan PPN 12 persen berisiko memicu inflasi yang tetap tinggi pada tahun depan. Hal itu menambah tekanan ekonomi, khususnya bagi kelompok menengah ke bawah.

Berdasar kalkulasi, kenaikan PPN menjadi 12 persen menambah pengeluaran kelompok miskin Rp101.880 per bulan. Sementara itu, kelompok kelas menengah Rp354.293 per bulan.

’’Hal ini akan memperburuk fenomena penurunan kelas menengah menjadi kelas menengah rentan,” tuturnya.

Dari sektor properti, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut kebijakan insentif PPN ditanggung pemerintah (DTP). Namun, Wakil Ketua Umum Apindo Sanny Iskandar menyoroti pentingnya periode insentif yang lebih panjang agar dapat memberikan dampak yang maksimal.

”Harapan kami, jangan terlalu pendek periodenya. Kalau bisa, langsung dua tahun,” ucapnya.

Menurut Sanny, durasi pemberian insentif yang lebih pendek ini akan menyulitkan developer atau pengembang. Sebab, mereka hanya bisa menghabiskan stok yang ada dan ragu memulai pembangunan baru.

”Kalau sudah jadi semua, sementara sudah gak jalan (insentif, red) gimana?” tuturnya di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya menyatakan, PPN naik dari 11 ke 12 persen sepertinya hanya 1 persen. Tapi, efek kenaikan ini berlaku untuk semua kegiatan.

Jadi, mulai bahan bangunan hingga upah tenaga kerja yang terkerek karena kenaikan UMP 2025 membuat harga properti akan bergerak. ”Artinya, kenaikan yang akan terjadi tentu berkali-kali lipat dari 1 persen,” ungkapnya.

Bambang juga mengusulkan rumah inden bisa mendapat insentif PPNDTP. ”Walau nilainya tidak sebesar ready unit. Misalnya, 50 persennya dari PPNDTP ready unit,” ujarnya.

Tentu dengan term and condition yang ketat untuk pe-ngembang yang bisa mendapatkan insentif tersebut. Misalnya, maksimal inden satu tahun. Pengembang harus punya reputasi baik untuk proyek-proyek yang lain, terdaftar di asosiasi yang diakui pemerintah, dan punya kerja sama dengan perbankan.

”Ini usulannya mirip dengan insentif PPNDTP kendaraan listrik dan mobil hybrid. Keduanya dapat insentif, tapi berbeda besarannya. Semoga konsep tersebut bisa diaplika-sikan di bisnis properti,” tegasnya.

Pada sektor otomotif, pelaku industri mengapresiasi positif. Insentif tersebut di dalamnya juga mencakup kendaraan roda empat berjenis hybrid. Pemerintah memberikan insentif PPNBMDTP 3 persen.

”Tentunya ini akan menjadi support bagi industri otomotif nasional dan support bagi mobil hybrid yang ramah lingkungan,” ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi, Selasa (17/12).

Apakah kondisi itu menambah inisiatif pabrikan untuk menambah line-up hybrid? Anton belum dapat berkomentar lebih jauh. ”Kita masih pelajari terus,” tambah Anton. (*)

Artikel PPN 12 Persen Picu Inflasi Tinggi Tahun Depan, Regulasi Opsen Beri Tekanan Sektor Otomotif pertama kali tampil pada News.

Penghapusan Utang UMKM Dilakukan 2 Kali

0
Ilsutrasi pelaku UMKM. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pemerintah melalui Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, memastikan penghapusan utang bagi para pelaku UMKM di Bank BUMN akan diterapkan dua kali pada tahun 2025.

Hal ini disampaikan setelah Menteri UMKM melaksanakan pertemuan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (17/12).

Kepastian ini juga disampaikan seiring dengan telah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 untuk menghapus utang petani, nelayan, dan pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) oleh Presiden Prabowo Subianto.

”Dan Insya Allah di bulan Januari, kita akan membagi menjadi dua stage realisasi terhadap penghapusan hutang (UMKM) ini. Stage pertama akan kita realisasikan di bulan Januari yang nanti kita akan juga laporkan kepada Presiden. Lalu stage kedua setelah Maret,” kata Maman dalam konferensi pers di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (17/12).

Lebih lanjut, ia memproyeksi ada sekitar 1,097 juta pelaku UMKM yang akan mendapatkan fasilitas penghapusan utang tahun depan. Angka ini, kata Maman, akan fluktuatif seiring dengan proses review yang masih terus berjalan bersama dengan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). ”Ini masih plus minus naik turun. Yang ini lah sedang kita review,” jelas Maman.

Maman juga mengatakan bahwa secara teknis proses review ini terbilang tidak mudah, apalagi sebagian besar pelaku UMKM sudah tak diketahui keberadaannya. Untuk itu, dia berharap Bank Himbara dapat membantu mencari pihak-pihak yang bakal menerima fasilitas tersebut.

“Jadi mohon dipahami kenapa ada prinsip kehati-hatian dalam implementasi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maman menambahkan, tak menutup kemungkinan kebijakan penghapusan piutang UMKM ini bakal diperpanjang. Hal ini agar tak menimbulkan moral hazard bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan fasilitas tersebut.

“Jadi kalau memang nanti 6 bulan belum bisa segera kita realisasikan karena problem implementasi teknis di lapangan yang sangat luar biasa complicated, tidak menutup kemungkinan akan kita perpanjang. Kita akan mengajukan ke Pak Presiden untuk melakukan revisi PP untuk kita perpanjang,” paparnya. (*)

Artikel Penghapusan Utang UMKM Dilakukan 2 Kali pertama kali tampil pada News.

Polres Gowa Menemukan Mesin Cetak Upal di Perpustakaan UINAM

0
Ilustrasi uang palsu.

batampos – Kejahatan bisa terjadi di mana saja. Bahkan di dalam kampus negeri. Itu pulalah yang sedang dialami Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Sulawesi Selatan.

Polisi menemukan keterlibatan orang dalam kampus tersebut dalam sindikat peredaran uang palsu (upal). Yang memprihatinkan, mesin cetak upal itu disimpan di perpustakaan kampus.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Gowa. Sebanyak 15 orang telah diamankan. Dua di antaranya adalah kepala perpustakaan UINAM dan seorang stafnya. Namun, hingga kemarin identitas lengkap para tersangka belum diumumkan.

Kapolres Gowa AKBP Rheonald T. Simanjuntak mengatakan, pihaknya menangani kasus tersebut sejak awal Desember 2024. ”Jadi benar, saat ini sudah ditingkatkan ke penyidikan. Kami mohon waktu, ini masih kami kembangkan lagi,’’ ucapnya di Polres Gowa, Senin (16/12) malam, dilansir dari FAJAR (grup Batam Pos).

Dia menerangkan, 15 orang yang ditangkap telah ditetapkan sebagai tersangka. Jumlah tersebut bisa jadi bertambah. Sebab, tim penyidik sedang menggali informasi lanjutan.
Bagaimana awal mula kasus yang mencoreng UINAM itu terungkap?

Kapolres menjelaskan, jajarannya semula menerima laporan transaksi menggunakan uang palsu senilai Rp500 ribu di Kecamatan Pallangga. Dari informasi tersebut, penyidik melakukan pelacakan.

Saat itulah diketahui ada sindikat upal yang melibatkan pegawai UINAM. Kapolres menyebut, jajarannya langsung berkoordinasi dengan Rektor UINAM Hamdan Juhannis.

”Kami melakukan join investigation. Penyidikan ini menggunakan teknologi atau scientific investigation. Kita juga libatkan labfor, BI, BRI, dan BNI,’’ ujarnya.

Tim penyidik lantas menuju gedung perpustakaan UINAM. Di sana ditemukan mesin pencetak upal. Polisi juga menemukan upal siap edar senilai Rp446.700.000 dalam pecahan Rp100 ribu.

Menurut Kapolres, total ada 100 jenis barang bukti yang disita penyidik. ”Barang bukti lainnya masih ada. Jadi sabar, mudah-mudahan dalam waktu singkat ini kami rilis kembali dan ini akan dirilis oleh polda langsung,’’ tuturnya.

Pada bagian lain, Wakil Rektor III UINAM Prof Muhammad Halifah Mustamin menjelaskan, pihak kampus telah menerima informasi dari polisi terkait keterlibatan dua pegawai perpustakaan tersebut.

”Sanksi tegas telah diberikan berupa penonaktifan kepala perpustakaan dari jabatannya,” kata Halifah, Selasa (17/12).

Halifah menegaskan, penonaktifan itu merupakan sanksi berat yang dapat diambil pihak kampus. Mengapa bukan pemecatan? ”Pemecatan memiliki mekanisme tersendiri dan bukan ranah kampus untuk mengambil keputusan itu,” tambahnya.

UINAM juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam penyelidikan kasus tersebut. ”Kami akan bersinergi dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini. Sebagai bagian dari negara, UIN Alauddin tidak menginginkan hal seperti ini terjadi di lingkungan kampus,” ujar Halifah.

Sementara itu, pantauan FAJAR, kasus tersebut tidak membuat aktivitas perkuliahan di UINAM terganggu. Hanya, gedung perpustakaan belum bisa diakses oleh mahasiswa. Sebab, gedung tersebut dipasangi segel dengan police line oleh Polres Gowa. Mesin pencetak upal yang kemarin masih berada di dalam gedung terlihat ditutupi kain panjang.

Kasus tersebut telah terdengar oleh para pejabat Kementerian Agama (Kemenag). Namun, kementerian yang menaungi UINAM itu belum mengeluarkan statemen resmi. Jajaran Kemenag yang dikonfirmasi belum bersedia berkomentar. Kemenag hanya meminta internal UINAM bersama aparat penegak hukum setempat untuk menyelesaikan kasus pidana tersebut.

”(Statement-nya) cukup dari UIN Makassar ya,’’ kilah Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Abu Rokhmad saat dikonfirmasi kemarin. Saat ditanya apakah ada sanksi dari Kemenag pusat untuk sivitas UINAM yang terlibat, Abu tidak menjawab. Selama ini, perguruan tinggi negeri di bawah Kemenag bersifat independen dan sebagian berstatus badan layanan umum (BLU).

Dengan status BLU tersebut, secara organisasi lebih mandiri. Meskipun tidak semandiri kampus negeri yang berstatus PTN badan hukum (PTN BH). Saat ini Kemenag baru memiliki satu kampus PTN BH, yaitu Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kemenag Ahmad Zainul Hamdi juga tidak banyak komentar. Dia meminta rektor UINAM menyampaikan laporan resmi terkait kasus tersebut. Kemenag pusat juga meminta rektorat UIN Makassar berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus itu. (*)

Artikel Polres Gowa Menemukan Mesin Cetak Upal di Perpustakaan UINAM pertama kali tampil pada News.

Ikon Wisata Batam Terancam, Pembangunan Ruko di Sekitar WTB Tuai Sorotan

0
F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan Welcome to Batam (WTB), Senin (14/10) lalu. Wisatawan menjadikan ikon Welcome to Batam untuk berswafoto. Seiring dengan pembangunan sejumlah ruko, keberadaan WTB mulai terancam.

batampos – Pembangunan ruko di sekitar ikon wisata Welcome to Batam (WTB) menuai perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Batam, Suryanto, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam. Ikon yang terpampang di punggung Bukit Clara selama ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata di Batam terancam kehilangan daya tarik visual akibat pembangunan tersebut.

Anggota DPRD Batam dari Fraksi PKS, Suryanto, menegaskan bahwa masalah ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Menurutnya, koordinasi lintas sektoral masih kurang dalam menyikapi persoalan ini, termasuk terkait pengalokasian lahan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“WTB itu ikon wisata yang tanggung jawabnya ada di Dinas Pariwisata dan Dinas Cipta Karya. Pembangunan ruko ini jelas berdampak, tetapi apakah sudah ada komunikasi terhadap dampak yang ditimbulkan? Karena pembangunan ini butuh proses panjang,” ujar Suryanto, Selasa (17/12).

Ia menyayangkan kurangnya koordinasi yang jelas antarinstansi terkait, meski keputusan akhir tetap berada di tangan Wali Kota Batam. “Jadi, peran Dinas Pariwisata dalam menjaga ikon wisata serta Dinas Cipta Karya yang berwenang dalam perizinan pembangunan harus berjalan beriringan,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa ikon Welcome to Batam telah lama menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia mengakui bahwa kehadiran ruko yang tengah dibangun di dekat ikon tersebut menimbulkan gangguan bagi pengunjung yang ingin berfoto atau membuat konten.

“WTB adalah spot ikonik bagi wisatawan yang datang ke Batam. Mereka datang untuk melihat, berfoto, bahkan membuat konten di sana. Dengan adanya bangunan ruko ini, tentu keindahan dan daya tarik ikon tersebut terganggu,” kata Ardi.

Ardi menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan agen perjalanan wisata agar persoalan ini menjadi perhatian, terutama bagi wisatawan yang datang secara personal maupun melalui agen perjalanan. Namun, ia juga menyadari bahwa kewenangan Dinas Pariwisata dalam persoalan ini sangat terbatas.

“Kami berharap para pemilik lahan dan pemangku kepentingan terkait bisa memahami pentingnya menjaga ikon wisata Batam ini. Banyak pihak yang menanyakan hal ini, dan saya sudah menjelaskan secara personal bahwa WTB adalah destinasi yang harus dipertahankan karena Batam membutuhkan daya tarik seperti ini,” ujarnya.

Masalah ini dinilai membutuhkan koordinasi lintas sektoral yang lebih baik antara Dinas Pariwisata, Dinas Cipta Karya, dan pihak-pihak terkait lainnya. Suryanto pun berharap persoalan ini segera diselesaikan melalui komunikasi dan solusi yang menguntungkan semua pihak tanpa mengabaikan kepentingan pariwisata.

“DPRD Batam bersama dinas terkait akan terus memantau perkembangan ini dan memastikan bahwa ikon Welcome to Batam tetap terjaga sebagai wajah pariwisata Kota Batam,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pariwisata Kepri, Buralimar, menilai keberadaan WTB sebagai ikon pariwisata Batam sangat penting. Ia menilai ancaman pembangunan di sekitar WTB dapat merusak citra Batam sebagai kota pariwisata.

Buralimar menyayangkan kondisi ini yang tidak hanya menuai kekecewaan dari warga Batam tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman). ”Bukit Clara dengan tulisan Welcome to Batam sudah menjadi ikon Batam selama bertahun-tahun. Sangat disayangkan jika tertutup oleh pembangunan. Seharusnya pemerintah daerah menjaga ikon yang sudah menjadi daya tarik wisata ini,” ujarnya.

Landmark WTB selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika ikon ini tertutup sepenuhnya tanpa ada solusi, Batam akan kehilangan salah satu daya tarik utamanya.

”Kalau wisman kecewa, itu wajar. Kita, sebagai warga Batam saja, ikut kecewa,” katanya.
Buralimar juga menyoroti pentingnya mempertahankan Bukit Clara sebagai bagian dari sejarah dan budaya kota. Ia menyebut adanya patok peninggalan zaman Belanda di lokasi tersebut yang seharusnya mendapat perhatian lebih.

”Bukit ini sebaiknya dijadikan cagar budaya dan dijaga kelestariannya,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah dan pemangku kebijakan, termasuk BP Batam, untuk segera mencari solusi bersama. ”Stakeholder terkait perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar tulisan Welcome to Batam dan Bukit Clara tetap bisa dipertahankan,” tambahnya.
Sebaliknya, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, menilai kawasan WTB sudah tak begitu layak jadi ikon pariwisata di Batam. Ia berpendapat bahwa kawasan tersebut tak lagi tertata dengan baik.

”Di sana itu sudah tak tertata. Kawasan sudah kotor dan berserakan. Kiranya perlu kita membangun destinasi wisata atau ikon wisata yang baru untuk Batam,” ujarnya.
Meski demikian, dia tetap tidak setuju dengan pembangunan yang sedang berlangsung di Bukit Clara itu. ”Walaupun kawasan itu saya nilai sudah tak begitu layak untuk wisatawan, tapi membangun gedung di sana adalah sebuah kesalahan. Bukit di WTB itu harus bersih dan steril. Pemerintah harus turun tangan mengatasi ini,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, menegaskan bahwa meskipun pembangunan di kawasan tersebut memiliki izin, pihaknya tidak akan mengizinkan pembangunan yang menghalangi pandangan terhadap WTB.

”Bangunan baru tidak boleh lebih tinggi dari Welcome to Batam,” ujarnya, Jumat (25/10) lalu.

Meningkatnya jumlah gedung baru di sekitar WTB telah berdampak negatif pada daya tarik kawasan ini. Pedagang setempat, seperti Roni dari bazar WTB, melaporkan penurunan jumlah pengunjung.

”Semenjak bangunan baru muncul, pengunjung jadi lebih sedikit. Sebelumnya, banyak orang datang untuk berfoto dan bersantai,” ungkapnya.

Kekhawatiran para pedagang semakin mendalam jika ikon WTB tertutup total, yang dapat mengancam kelangsungan usaha mereka. ”Tujuan orang datang ke sini biasanya untuk jajan kuliner dan bersantai. Jika itu hilang, daya tarik kawasan ini pun akan berkurang,” keluhnya.

2016 lalu, permasalahan serupa pernah mencuat. Saat itu rencananya akan dibangun gedung bertingkat di kawasan itu. Sejumlah pihak langsung menolak keberadaan bangunan yang bakal menutupi ikon wisata Batam itu.

“Salah satu ikon Batam yakni Welcome to Batam akan hilang, tertutup hotel. Kami akan tolak habis-habisan,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak, kala itu (12/3/2016).

DPRD Kota Batam menyayangkan rencana pembangunan hotel dan apartemen di depan Bukit Clara, Batam Center. Apalagi jika Badan Pengusahaan (BP) Batam telah memberikan restu dengan mengeluarkan fatwa planologi.

Menurutnya, lahan seluas sekitar tiga hektare itu sudah lama mangrak. “Kenapa baru sekarang ada rencana pembangunan, itupun menutup ikon Batam,” tuturnya saat itu.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam saat itu, Djoko Mulyono, meminta pemerintah menolak pendirian hotel. Untuk menyelamatkan ikon Batam, pemko jangan mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Tak mungkin Bukit Clara ditinggikan, karena itu pembangunannya harus kita tolak,” tegas Djoko.

Djoko menuturkan, pihaknya bukan antipembangunan, namun keberadaannya harus sesuai dengan RTRW, estetika. “Serta tidak merusak infrastruktur yang sudah ada,” katanya. Warga Batam pun banyak yang menyayangkan.

Direktur Humas dan Promosi BP Batam yang saat itu dijabat Purnomo Andi Antono, mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek ke bagian lahan. Apakah pengembang sudah mengantongi fatwa planologi atau belum. “Sudah saya tanyakan, tapi belum ada jawaban,” kilahnya. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA / ARJUNA

Artikel Ikon Wisata Batam Terancam, Pembangunan Ruko di Sekitar WTB Tuai Sorotan pertama kali tampil pada Metropolis.

Gelapkan Anggaran Desa, Honorer Desa Lancang Kuning di Bintan Ditahan

0
Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bintan Ipda Riky Sinaga. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang honorer Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, ditahan polisi.

Pria berinisial KW itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan anggaran desa.

“KW ditetapkan sebagai tersangka karena menggelapkan anggaran desa,” kata Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bintan Ipda Riky Sinaga.

Riky menambahkan, tersangka diamankan karena menggelapkan anggaran dana desa pada tahun 2023.

BACA JUGA: Jaksa Dorong BPD Tingkatkan Pengawasan ke Kades dalam Mengelola Dana Desa

“Jadi nilainya kerugian keuangan negara dari perhitungan Inspektorat Bintan sekitar Rp 433 juta,” jelas Riky.

Dia mengatakan, awalnya penyidik menerima laporan dari masyarakat.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, penyidik menemukan anggaran yang tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Lebih jauh dia menjelaskan, dalam modusnya tersangka mengambil anggaran desa namun tidak digunakan sebagaimana mestinya.

“Misalnya tersangka mengambil uang desa Rp 90 juta, tapi yang digunakan hanya Rp 70 juta, sedangkan sisanya Rp 20 juta digunakan untuk kebutuhan pribadinya,” katanya.

Dia mengatakan, berkas perkara telah dinyatakan lengkap setelah meminta keterangan saksi dari Bina Desa Kemendagri dan Kementerian Keuangan yang berkaitan dengan proses kegunaan keuangan.

“Tersangka sudah ditahan,” terangnya.

Atas kejadian tersebut tersangka dikenakan pasal 2 atau pasal 3 jo pasal 8 UURI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah hukum Polres Bintan pada tahun 2023 sehubungan dengan pengelola keuangan Desa Lancang Kuning tahun anggaran 2023. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Gelapkan Anggaran Desa, Honorer Desa Lancang Kuning di Bintan Ditahan pertama kali tampil pada Kepri.