Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 2464

Kunjungan ke Tiongkok, Presiden Prabowo Subianto akan Temui Xi Jinping

0
Presiden Prabowo Subianto tiba di Beijing Capital International Airport dalam kunjungan pertamanya ke Tiongkok, Jumat (8/11). (istimewa)

batampos – Presiden Prabowo Subianto tiba di Beijing Capital International Airport dalam kunjungan pertamanya ke Tiongkok, dalam rangkaian lawatan perdananya ke sejumlah negara. Kedatangan Prabowo disambut meriah dengan prosesi kehormatan pada pukul 18.27 waktu setempat, Jumat (8/10).

Pejabat tinggi Tiongkok yang menyambut kedatangan Prabowo di antaranya Menteri Pertanian Tiongkok Han Jun, Dubes RI Tiongkok Djauhari Oratmangun, Atase Pertahanan Beijing Brigjen TNI (Mar) Benny P. Nadeak, dan Dubes Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong.

Prabowo kemudian bersalaman dengan mereka dan menerima karangan bunga sebagai tanda penghormatan kedatangannya di Beijing. Lawatan Prabowo di Tiongkok ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Tiongkok Xi Jinping.

“Pada hari ini saya beserta delegasi dari pemerintah RI akan melakukan kunjungan ke luar negeri. Pertama memenuhi undangan dari Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT),” kata Prabowo di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta sebelum take off menuju Beijing.

Selain Tiongkok, Presiden Prabowo juga akan melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat, Peru, Brazil, Inggris, dan beberapa negara Timur Tengah. (*)

Program Prioritas Amsakar-Li Claudia Langsung dapat Dijalankan, Wujud Keseriusan Membangun Batam

0
Amsakar dan Li Claudia.

batampos – Calon Wali Kota nomor urut 02 Pilkada Kota Batam 2024, Amsakar Achmad, menyampaikan program prioritas yang ia siapkan, dapat langsung berjalan, jika ia ditakdirkan menjadi Wali Kota Batam.

Program prioritas yang dapat langsung berjalan ini, kata Amsakar, adalah wujud keseriusannya dan Li Claudia Chandra, pasangannya, untuk memajukan Kota Batam dan masyarakatnya.

Bahwa apa yang pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra (ASLI) siapkan, tidak hanya sekedar retorika. Mereka sertakan dengan langkah konkrit yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mulai dari jaminan kesehatan; insentif untuk lansia; seragam sekolah gratis untuk SD dan SMP; pinjaman tanpa bunga sampai Rp20 juta; dan peningkatan ruang bagi SDM lokal untuk mendapatkan pekerjaan melalui pelatihan.

“Inilah ikhtiar kami untuk mencerdaskan masyarakat,” kata Amsakar saat kampanye di Perumahan Cipta Asri, Tembesi pada Jumat (8/11/2024) malam.

Amsakar juga menyampaikan ASLI juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk menangani persoalan banjir dan distribusi air bersih di Kota Batam yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

Prioritaskan SDM Lokal
Selain siap menjalankan program prioritas, Amsakar juga telah menyiapkan skema untuk menjamin SDM lokal mendapat ptioritas untuk belerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Batam.

Ia juga menyiapkan beasiswa khusus untuk pelajar di pesisir. Sehingga tercipta ruang lebih besar bagi generasi muda di pesisir dalam menimba pengalaman belajar dan membangun relasi.

“Kami akan siapkan skema agar perusahaan di Batam menyiapkan ruang bagi anak-anak Batam.”

Lebih jauh, Amsakar yang sudah dua periode menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, mengajak pendukungnya untuk mengambil hikmah dalam proses politik yang tengah berjalan. Menjadi pemilih cerdas yang ikut menggelorakan upaya mencerdaskan masyarakat. (*/adv)

Dukungan Terus Mengalir, Perhimpunan Melayu Raya Dukung Amsakar-Li Claudia di Pilkada Batam 2024

0
Amsakah Achmad bersama Li Claudia (kemeja biru) bersama pendukungnya.

batampos – Membludak warga Tanjunguma, Kecamatan Lubuk Baja, memadati Lapangan Bola Tanjunguma pada Jumat, (8/11) sore, dalam acara silaturahmi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Melayu Raya Kota Batam.

Acara ini juga menjadi momen istimewa dengan kehadiran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang maju dengan nomor urut 2 dan dikenal dengan akronim ASLI.

Silaturahmi ini bukan sekadar ajang temu warga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Amsakar dan Li Claudia untuk menyampaikan visi dan misi mereka bagi Batam kedepan.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi inisiatif Perhimpunan Melayu Raya yang telah menggelar kegiatan ini, yang menurutnya sejalan dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan untuk memajukan Batam.

“Acara seperti ini sangat berarti untuk menguatkan silaturahmi serta memberi manfaat langsung kepada masyarakat setempat,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, pertemuan ini juga memberi kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, sehingga ke depan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan Batam.

Paslon ASLI menyampaikan sejumlah program unggulan yang mereka usung, seperti peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penanganan berbagai masalah mendasar yang masih dihadapi Batam, termasuk banjir, distribusi air bersih, dan masalah pengangguran. Warga yang hadir tampak antusias mendengarkan paparan program-program tersebut.

Sementara ini, Korwil Perhimpunan Melayu Raya Kota Batam, Hazarin Firda, mengungkapkan dukungannya kepada pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra untuk Pilkada Batam 2024.

“Kami melihat pasangan ASLI memiliki komitmen yang kuat dan program yang jelas untuk Batam yang lebih hebat,” ujar Hazarin.

Ia berharap, jika terpilih, pasangan ini dapat mewujudkan harapan warga dan membawa Batam menjadi kota yang maju dan sejahtera.

Dukungan Perhimpunan Melayu Raya ini menjadi salah satu tambahan dukungan bagi pasangan ASLI yang terus menggalang simpati masyarakat dari berbagai kalangan.

Dengan mengusung tema pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat, Amsakar dan Li Claudia menargetkan perubahan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan warga Batam.

Acara ditutup dengan kegiatan bakti sosial yang diikuti oleh warga setempat, sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud kebersamaan yang diharapkan dapat terus terjalin. (*/adv)

Antisipasi Lonjakan Penumpang KM Kelud Jelang Libur Nataru, DPRD Minta Pelni dan KSOP Siapkan Pelayanan

0
Ilustrasi: KM Kelud saat berlabuh di Pelabuhan Batuampar. F.Batampos

batampos – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, KM Kelud, kapal penumpang yang melayani rute Batam-Belawan-Tanjung Priok, diperkirakan bakal mengalami lonjakan penumpang.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, meminta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam agar segera mempersiapkan pelayanan transportasi laut.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang saat arus mudik dan arus balik Nataru.

“Kemarin saya sudah bertemu dengan KSOP Batam dan pihak Pelni di Batam. Kami membahas pentingnya persiapan yang matang untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru,” ujar Tumbur Hutasoit, Jumat (8/11).

Baca Juga: Disnaker Batam Tempatkan 15.439 Pencari Kerja Hingga Oktober 2024, Melebihi Target Tahun Ini

Menurutnya, persiapan yang dimulai sejak dini akan membantu mengantisipasi kepadatan penumpang di pelabuhan pada puncak arus mudik.

“Persiapan ini penting untuk memastikan tidak ada kendala selama proses keberangkatan, terutama pada trip-trip tertentu yang biasanya padat penumpang,” katadia.

Selain itu, Tumbur juga menyoroti pentingnya penjualan tiket non-seat atau tanpa tempat duduk. Langkah ini dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menekan biaya perjalanan.

“Banyak masyarakat yang tidak keberatan dengan tiket non-seat, asalkan biayanya lebih terjangkau. Ini perlu dipertimbangkan agar mereka tetap bisa menikmati perjalanan dengan biaya yang sesuai kemampuan,” tambahnya.

Tumbur mengimbau agar semua pihak terkait berkoordinasi lebih intensif demi kelancaran pelayanan.

Baca Juga: Lindungi Tenaga Kerja Subcon, DPRD Batam Minta Pengusaha Buat Perjanjian Rekrutmen

Ia menegaskan, pentingnya langkah antisipatif sebelum terjadinya kepadatan, sehingga tidak menunggu masalah muncul untuk kemudian diatasi.

“Persiapan harus lebih matang. Kita sudah bisa memprediksi kondisi yang biasanya terjadi setiap akhir tahun. Koordinasi sejak sekarang akan sangat membantu kelancaran,” ujarnya.

Dengan persiapan yang optimal, Tumbur berharap arus mudik Nataru tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua penumpang. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Surat Suara Pilbup Karimun Lebih 1.591 Lembar, Surat Suara Pilgub Kurang 239 Lembar

0
Pengawas Gudang Logistik KPU Kabupaten Karimun Akmal Firdaus sedang melakukan pengawasan terhadap sortir lipat dan hitung surat suara di gudang logistik. f.KPU Kabupaten Karimun untuk Batam Pos

batampos– Proses pelipatan, sortir dan penghitungan surat suara untuk Pilkad Bupati dan Wakil Bupati Karimun serta surat suara Pilkada Gubernmur dan wakil Gubernur Kepri telah selesai pada Rabu (6/11). Dari hasil tersebut terdapat kelebihan dan keurangan surat suara dan juga surat suara yang rusak.

Pengawas Gudang Logistik KPU Kabupaten Karimun, Akmal Firdaus yang dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (8/11) mengatakan, setelah dilakukan pelipatan, sortir dan penghitungan surat suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Karimun ditemukan hanya 18 lembar surat suara yang rusak. ”Selain itu, juga terdapat kelebihan surat suara sebanyak 1.591 lembar surat suara,” ujarnya.

BACA JUGA: KPU Karimun Lantik 2.982 KPPS Pilkada, Peran KPPS Sangat Penting di Hari Pemungutan Suara

Untuk diketahui, katanya, kebutuhan surat suara untuk Pilkada Kabupaten Karimun plus 2,5 persen itu sebanyak 199.352 lembar. Dan, setelah peliptan sortir dan penghitungan saat akan dimasukkan ke dalam amplop kembali jumlah surat suara untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Karimun sebanyak 200.943 lembar. Dengan demikian terdapat kelebihan surat suara sebanyak 1.591 lembar.

”Dengan adanya kelebihan surat suara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karimun ini, maka kita akan buat berita acara untuk dilakukan pemusnahan. Hal ini sesuai dengan ketentuan atau prosedur yang berlaku. Termasuk juga pemusnahan terhadap surat suara yang ditemukan rusak pada ssaat proses pelipatan,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Akmal, kebutuhan surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri juga sama jumlahnya, yakni sebanyak 199.352 lembar. Namun setelah selesai pelipatan sortir dan penghitungan terdapat surat suara yang rusak sebanyak 48 lembar. Sehingga, jumlah surat suara yang bisa digunakan hanya 199.113 lembar.

”Jumlah ini tentunya tidak mencukupi. Sehingga, terdapat kekurangan surat suara sebanyak 239 lembar. Kekurangan surat suara untuk pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Kepri yang kurang ini juga sudah kita buat berita acara dan disampaikan ke KPU Provinsi Kepri. Sehingga, penggantian dapat segera dilakukan dan dikirimkan kembali ke Karimun,” jelasnya.

Mengenai upah peliptan, sortir dan penghitungan surat suara, kata Akmal, sudah diterbitkan aturan dari KPU Provvinsi Kepri. Untuk melipat surat suara di KPU Kabupaten Karimun, khusus surat suara pmilihan Bupati dan Wakil Bupati Karimun upah per lembar sebesar Rp250. Sedangkan, untuk surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri upah per lembar Rp175. (*)

Reporter: Sandi

Indonesia Melaju ke Final ASEAN Futsal Championship 2024

0
Timnas futsal Indonesia melaju ke partai final ASEAN Futsal Championship 2024 setelah mempermalukan tim tuan rumah Thailand dengan skor 5-1 pada semifinal. (Instagram Timnas Futsal)

batampos – Timnas futsal Indonesia melaju ke partai final ASEAN Futsal Championship 2024 atau Piala AFF Futsal 2024 setelah mempermalukan tim tuan rumah Thailand dengan skor 5-1 pada semifinal di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (8/11).

Pada pertandingan ini, pelatih timnas Indonesia Hector Souto menurunkan Ahmad Habiebie di posisi kiper, Rizki Xavier sebagai anchor, Muhammad Iqbal sebagai flank kanan, Firman Adriansyah sebagai flank kiri, dan Israr sebagai pivot dalam lima pemain pertamanya.

Kedua tim saling jual beli serangan pada babak pertama. Namun, Indonesia mampu memimpin 1-0 pada babak pertama setelah Evan Soumilena memanfaatkan situasi serangan balik untuk membawa Merah Putih unggul pada menit ke-8.

Thailand sempat akan menyamakan kedudukan pada menit ke-13. Namun, bola yang akan melewati garis gawang berhasil dihalau oleh Iqbal sehingga skor tetap 1-0.

Pada babak kedua, Indonesia yang unggul satu gol bermain lebih percaya diri. Mereka kemudian memperlebar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-22 melalui Brian Ick setelah pemain asal Jayapura itu memanfaatkan umpan Evan.

Situasi ini membuat tim tuan rumah bermain dengan power play, sebuah strategi yang memindahkan kiper ke depan untuk menciptakan situasi keunggulan jumlah pemain di lapangan.

Namun, bukannya mereka yang mampu menembus pertahanan Indonesia, justru Iqbal dan kawan-kawan dapat memanfaatkan situasi ini untuk menambah gol.

Ada dua gol yang ditambah Indonesia saat Thailand sedang menguasai bola. Strategi Souto yang melakukan pressing agresif membuat Indonesia menambah dua gol melalui gol kedua Brian pada menit ke-27 dan juga Rio Pangestu pada menit ke-33.

Thailand kemudian mampu mencetak gol balasan untuk memperkecil skor menjadi 1-4. Namun, “angin kedua” yang didapatkan tim tuan rumah sesegera mungkin dibalas oleh Firman Ardiansyah yang memanfaatkan umpan tarik dari rekannya pada menit ke-38 “kill the game”. Hingga wasit meniup peluit panjang, Indonesia mempertahankan kemenangan dengan skor 5-1.

Kemenangan ini membawa Indonesia ke partai final sekaligus mengakhiri dominasi Thailand di Piala AFF Futsal yang selalu menjadi juara dalam sembilan edisi terakhir.

Di final yang dimainkan pada Minggu (10/11) di Nakhon Ratchasima, Indonesia yang dalam misi mengulangi prestasi pada 2010 akan bertemu Vietnam yang menang dramatis atas Australia dengan skor 5-4 di semifinal.

Sementara itu, Thailand yang menelan kekalahan akan bermain pada perebutan tempat ketiga melawan Australia pada hari yang sama. (*)

Warga Sagulung Indah Datangi DPRD Batam, Minta Solusi Adil atas Penggusuran Lahan

0
Warga Kampung Sagulung Indah, RT 01 dan 02 RW 10, Kelurahan Seibinti, rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam pada Kamis (7/11). Mereka mengajukan keberatan dan mencari solusi terkait penggusuran lahan mereka. F. Azis Maulana

batampos – Warga Kampung Sagulung Indah, RT 01 dan 02 RW 10, Kelurahan Seibinti, mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam pada Kamis (7/11) untuk mengajukan keberatan dan mencari solusi terkait penggusuran lahan mereka.

Warga menginginkan adanya kepastian dan keadilan terkait kompensasi atas penggusuran yang berdampak pada tempat tinggal mereka.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo mengatakan pertemuan bersama warga dan pihak perusahaan telah mencapai titik terang.

“Kemarin sudah ada titik temu, warga dan pihak perusahaan sepakat untuk melakukan survei bersama guna membahas ganti rugi yang layak,” ujar Arlon, Jumat (8/11).

Baca Juga: Warga Simpang Dam Ingin Perhatian yang Lebih, Resah dengan Julukan Kampung Narkoba

Menurut Arlon, survei ini akan dilakukan untuk memverifikasi kondisi setiap bangunan yang terdampak, termasuk rumah yang dihuni, kandang ayam, dan bangunan kosong.

“Jadi nanti tidak disamakan. Rumah yang dihuni akan mendapatkan kompensasi yang layak. Begitu pula dengan bangunan lainnya seperti kandang ayam dan rumah yang tidak ditempati, harus ada kesepakatan bersama,” jelasnya.

Politisi dari fraksi Nasdem tersebut menambahkan bahwa kesepakatan yang adil diharapkan dapat memberikan kepuasan baik bagi warga maupun pihak perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan warga, Nur Hana, menyampaikan bahwa tawaran kompensasi yang diberikan perusahaan terkesan tidak menghargai mereka.

“Kami meminta agar kami dihargai. Kami tahu ini row jalan, dan kami menyadari adanya kesalahan di pihak kami,” ucap Hana.

Baca Juga: Dishub Akan Pasang Rambu Peringatan Rawan Kecelakaan di Jalan Bukit Daeng

Hana menuturkan bahwa perusahaan awalnya menawarkan kompensasi sebesar Rp 1 juta, yang kemudian dinaikkan secara bertahap hingga Rp 4 juta. Namun, jumlah tersebut dianggap masih tidak sesuai.

“Tawaran yang berubah-ubah membuat kami seolah-olah diperlakukan seperti tidak ada nilainya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa warga yang tinggal di lahan tersebut memiliki keluarga, termasuk orang tua dan anak-anak, serta mata pencaharian yang terancam.

Menanggapi keluhan warga, Direktur PT Batam Central Malaka, Ginting, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan ulang terhadap rumah-rumah yang terdampak di area tersebut.

“Kami akan mendata secara keseluruhan rumah-rumah yang berada di row tersebut. Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan RT/RW dan pihak kelurahan untuk menawarkan kompensasi, namun warga merasa kurang puas dengan tawaran kami,” kata Ginting.

Baca Juga: 66 Laki-Laki dan 22 Wanita Positif Konsumsi Sabu

Ia menambahkan bahwa penanganan row jalan sebenarnya merupakan tanggung jawab pemerintah, namun perusahaan berusaha memberikan yang terbaik bagi warga.

“Sebenarnya ini tanggung jawab pemerintah, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik bagi warga,” katanya.

Adapun mengenai tuntutan warga, mereka meminta kompensasi sebesar Rp 8 juta per rumah, namun perusahaan menawarkan Rp 4 juta.

Dari total 52 rumah yang terdampak, 22 di antaranya telah menerima tawaran kompensasi, sedangkan 30 rumah lainnya masih menolak.

“Sebenarnya rumah-rumah ini berada di luar area PL (Pemanfaatan Lahan), sementara rumah di dalam area PL sudah menerima tawaran kami,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Jokowi akan Dapat Uang Pensiun, Nominalnya Rp 30,2 Juta per Bulan Seumur Hidup

0
Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Iriana Jokowi saat pulang ke Solo menaiki pesawat TNI AU di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/10).

batampos – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau TASPEN secara resmi telah menyerahkan manfaat program pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Hal ini ditandai dengan penyerahan oleh Direktur Operasional TASPEN, Ariyandi, bersama Direktur Keuangan TASPEN, Rena Latsmi Puri, serta Direktur Compliance & Control Bank Mandiri Taspen Resi Lora sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian beliau kepada negara, pada Rabu (6/11) kemarin.

TASPEN memastikan, besaran manfaat Program Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) tersebut di atur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981 dan Undang Undang Nomor 7 Tahun 1978.

“TASPEN membayarkan manfaat Program Pensiun Presiden RI ke-7 mulai 1 November 2024, yang akan disalurkan setiap bulan pada tanggal yang sama melalui rekening Bank Mandiri TASPEN,” kata Ariyandi dalam keterangan resmi, Jumat (8/11).

Lantas, berapa besaran uang pensiun yang diterima Jokowi?

Mengutip Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden, dalam pasal 2 disebutkan bahwa Gaji Pokok Presiden adalah 6 kali gaji pokok tertinggi pejabat negara Republik Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden.

Sedangkan untuk hak pensiunnya, sebagaimana tertuang dalam Pasal 6 ayat 2 disebutkan bahwa besarnya pensiun pokok Presiden dan Wakil Presiden yang berhenti dengan hormat dari jabatannya berhak memperoleh pensiun sebesar 100 persen dari gaji pokok terakhir.

Melansir Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2020, ditetapkan bahwa gaji pejabat negara seperti Ketua MPR, DPR, DPA, BPK, dan MA sebesar Rp5.040.000 per bulan. Jika mengacu gaji pokok tersebut, itu artinya gaji pokok Jokowi setiap bulannya saat menjabat sebagai Presiden mencapai Rp30.240.000 per bulan.

Dengan begitu, besaran uang pensiun atau manfaat pensiun yang diterima Jokowi yang ditetapkan 100 persen dari gaji pokok terakhir, yakni sebesar Rp30.240.000 per bulan.

Nilai tersebut, belum termasuk dengan tunjangan-tunjangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai pensiun yang berlaku bagi Pegawai Negeri. Lalu, biaya rumah tangga yang berkenaan dengan pemakaian air, listrik, dan telepon. Serta seluruh biaya perawatan kesehatan serta keluarganya.

Selain itu, kepada bekas Presiden dan Wakil Presiden yang diberhentikan dengan hormat dari jabatannya juga diberikan sebuah rumah kediaman yang layak dengan perlengkapannya. Serta disediakan sebuah kendaraan milik Negara dengan pengemudinya. (*)

Diberi Gelar Dato Petinggi, Suhadi Siap Lestarikan Budaya Kalimantan di Kepri

0
Anggota DPRD Kepri Suhadi (tengah), didampingi Sekretaris PKBB Kepri, Sutrisno (kanan), dan Panitia Pelantikan Pengurus PKBB, Yassir Hadeka Daniel (kiri). (F.Arjuna)

batampos – Anggota DPRD Kepri, Suhadi, berikhtiar menyejahterakan masyarakat tanah Borneo di Kepri. Ia bakal membawa aspirasi masyarakat Kalimantan ke dalam visinya.

Suhadi memang merupakan warga Kepri berdarah Kalimantan. Ia kini duduk sebagai anggota DPRD Kepri terpilih, periode 2024-2029.

Suhadi kini terpilih sebagai aklamasi menakhodai Perhimpunan Keluarga Besar Borneo (PKBB) Kepri. Katanya, kehadiran paguyuban ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi keluarga besar yang berasal dari Kalimantan yang ada di Kepri.

“Jadi kami yang berasal dari Kalimantan. Baik itu asli, keturunan, atau yang memiliki keluarga Kalimantan, ini adalah rumah bagi warga Kalimantan untuk bersilaturahmi,” katanya, Kamis (7/11) malam.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Link dan Barcode untuk Cetak Kartu Nikah Secara Mandiri

Suhadi akan dilantik menjadi Ketua PKBB Kepri pada 10 November nanti. PKBB hadir sebagai wadah sosial dengan tujuan untuk mengajak warga Kalimantan untuk bergabung dengan organisasi.

Dibentuknya perhimpunan keluarga besar Borneo ini sekaligus ingin menjaga tradisi budaya daerah asal dan mendukung toleransi selama tinggal di Kepri.

“Kami bermaksud membuat keluarga ini saling akrab dan mengenal. Sehingga PKBB ini bisa memberi dampak bagi warga Kalimantan di Kepri ini,” katanya.

Dia kini menyandang gelar khusus yang digunakan disetiap acara kebudayaan yaitu Dato Petinggi Haji Suhadi. “Gelar ini untuk menjaga kebudayaan kami. Sehingga pada saat acara tradisi baru dipakai,” tambahnya.

Baca Juga: Zuriat Penyengat Gelar Sumpah Setia Melayu, Hadirkan Rudi-Rafiq: Tak Melayu Hilang di Bumi!

Ke depan ia berharap warga Kalimantan bisa eksis di Kepri. Suhadi memiliki keinginan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Kepri melalui berbagai event seni. Misalnya expo atau pentas seni, hingga kegiatan sosial untuk kebutuhan warga Kalimantan di Kepri.

“Kami ingin menyatukan budaya Kalimantan dan Melayu, keduanya memiliki ikatan sejarah budaya yang sudah terjalin sejak dulu. Nah, ini yang ingin kita perkenalkan dan sebarluaskan sebagai bentuk pelestarian budaya Kalimantan di Kepri,” kata Suhadi.

Sekretaris Umum PKBB Kepri, Sutrisno menambahkan kehadiran perkumpulan ini akan jadi wadah untuk menampung aspirasi warga Kalimantan di Kepri.

“Harapan kami seluruh warga Kalimantan yang ada di Kepri ini bisa juga bergabung dengan PKBB Kepri ini,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Daya Tawar Korporasi Melejit Berkat Energi Bersih dari PLN Batam

0
Dirut PT Tamarin, Mike Wiluan (lima dari kanan) usai menandatangani MoU dengan PT PLN Batam terkait penyediaan tenaga listrik di KEK Nongsa, Oktober 2022 lalu. F. Dok PLN Batam untuk Batam Pos

Sejumlah sektor industri dan korporasi besar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kepincut dengan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satunya, memanfaatkan penggunaan EBT seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap bekerja sama dengan PLN Batam. Selain mengurangi emisi, penggunaan energi berkelanjutan itu juga menambah daya tawar perusahaan di hadapan relasi internasional. Imbasnya, sejumlah investasi asing masuk, kemudian kerja sama dengan korporasi di tingkat global juga terus meningkat.

Reporter : RATNA IRTATIK

Masih lekat dalam ingatan ketika Michael Kristian Wiluan atau yang lebih akrab disapa Mike Wiluan, salah satu produser dan sutradara film kenamaan di Tanah Air, tersenyum simpul pada akhir Oktober 2022 lalu. Berdiri di antara belasan orang di samping kanan dan kirinya, sorot mata dari sutradara Film Buffalo Boys tersebut, terlihat bahagia.

Saat itu, Mike tidak sedang mengenalkan atau meluncurkan sebuh film. Tidak juga didampingi para aktor maupun aktris kenamaan Ibu Kota. Peran Mike hari itu berbeda, bukan sebagai produser, apalagi sutradara. Melainkan, ia tengah menjadi Direktur Utama PT Taman Resor Internet atau PT Tamarin, selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Kota Batam.

Selaku bos dari sebuah kawasan yang tengah dikembangkan sebagai sentra ekonomi digital di Kota Batam ini, Mike baru saja memulai lompatan baru ke depan. Ia baru saja menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PLN Batam, terkait kerja sama penyediaan dan pengelolaan tenaga listrik untuk mendukung kebutuhan pasokan setrum di Data Centre yang berada di KEK Nongsa.

PT Tamarin adalah anak perusahaan dari Citramas Group, yang merupakan pemilik Kawasan Industri Terpadu Kabil di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, yang memegang otoritas untuk mengelola KEK Nongsa. Sebagai Badan Usaha Pembangun dan Badan Usaha Pengelola KEK Nongsa (BUPP KEK Nongsa) berdasarkan Keputusan Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Nomor 2 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021, tentu memerlukan pasokan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan Data Centre di KEK Nongsa.

“Tamarin telah berhasil menarik investor untuk membangun Data Centre di Nongsa dan memerlukan tenaga listrik yang andal dan berkesinambungan sesuai dengan standar Data Centre untuk TIER 3 dan TIER 4,” tutur Mike.

Untuk diketahui, TIER 3 merupakan tingkatan Data Centre berstandar internasional dari segi infrastruktur, fasilitas dan tingkat keamanan. Memiliki tingkat uptime 99,982 persen, atau dalam setahun waktu downtime-nya maksimal 1,6 jam. Harus memiliki lebih dari satu sumber daya listrik dan jaringan sehingga syarat “no shutdown” dapat terpenuhi pada Data Centre TIER 3.

Sedangkan TIER 4, hampir sama dengan TIER 3. Tetapi, Data Centre TIER 4 ini hanya memiliki toleransi downtime 30 menit dalam setahun, dengan tingkat uptime 99,995 persen. Memiliki raised floor, Uninterruptible Power Supply (UPS) dan generator cadangan serta memiliki sistem jalur untuk pengeluaran udara panas dan dingin. Tingkat keamanannya tinggi karena telah memiliki sistem keamanan 24 jam, serta tidak rentan terhadap gangguan terencana maupun tidak.

Menurut Mike, untuk mendukung operasional Data Centre tersebut, diperlukan dua sumber listrik yang dapat diandalkan. Karena itu, perusahaan menyiapkan dua sumber penyediaan listrik yaitu dari PLN Batam dan PT Maxpower Indonesia, sesuai yang dibutuhkan KEK Nongsa secara berkesinambungan.

“Dalam perencanaan, akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menambah back-up (penopang) sumber daya listrik sekaligus sebagai green energy (energi hijau) untuk Data Centre. Perkiraan kami, diperlukan saluran listrik sebesar 530 Megawatt (MW) sampai tahun 2030,” beber Mike.

Adapun, PLTS adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan energi dari cahaya matahari untuk menghasilkan energi listrik. Komponen utama dari PLTS adalah panel surya fotovoltaik yang dapat mengonversi energi matahari menjadi energi listrik sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan listrik.

Arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya fotovoltaik adalah arus listrik searah (DC), sehingga dibutuhkan komponen lainnya seperti inverter untuk mengonversi arus listrik searah (DC) ini menjadi arus listrik bolak-balik (AC).

Dalam kerja sama ini, PLN Batam berperan sebagai penyedia sumber tenaga listrik untuk keperluan Data Centre. Kemudian, PT Tamarin akan membangun local grid atau jaringan lokal untuk distribusi listrik kepada Data Centre.

Diharapkan, melalui suplai listrik yang andal ini, KEK Nongsa dapat menjadi pusat pengembangan teknologi dan pariwisata digital, bukan hanya di tingkat Indonesia, namun Asia. Sehingga, dapat menggerakkan roda perekonomian Indonesia, terutama di wilayah Batam, serta dapat mengharumkan nama bangsa di kancah global.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak agar penyaluran tenaga listrik untuk keperluan Data Centre di KEK Nongsa berjalan dengan baik dan suksess,” harap Mike kala itu.

Bukan hanya PT Tamarin yang tertarik menggunakan PLTS sebagai pemasok energi listrik. PT McDermott Indonesia, perusahaan yang menyediakan solusi pengembangan lapangan lepas pantai asal Amerika yang telah berinvestasi di Kota Batam sejak 1970, juga meneken kerja sama serupa dengan PLN Batam. Perusahaan yang berbasis di Kecamatan Batuampar, Kota Batam tersebut, juga memanfaatkan pembangkit listrik berbasis EBT yakni PLTS Atap untuk menyuplai pasokan listrik ke perusahaan.

Di atap gedung perkantoran dan struktur bangunan PT McDermott Indonesia, dipasang panel surya fotovoltaik yang mampu menghasilkan 8 Megawatt hour (MWh) setiap tahunnya.

Ilustrasi. Pemasangan PLTS Atap. Beberapa perusahaan di Kota Batam mengajukan pemasangan PLTS Atap untuk suplai energinya. Foto. Jawa Pos

Manager Government Affair PT McDermott Indonesia, Syahrial, saat penandatanganan kerja sama dengan PLN Batam saat itu, mengatakan bahwa pemanfaatan EBT sudah menjadi tuntutan global untuk menurunkan emisi serta mendorong sektor industri menuju industri hijau yang menggunakan energi terbarukan.

“Semoga perusahaan industri lainnya yang memiliki lokasi cukup besar, dapat terinspirasi untuk mulai dipasangkan PLTS Atap menggunakan energi terbarukan untuk membantu kegiatan operasionalnya,” tuturnya usai pendatangannan kerja sama, November 2021 lalu.

Pesona PLTS tak hanya memikat kalangan industri. Bahkan, pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam, juga kepincut dengan energi ramah lingkungan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan penandatangan MoU antara pengelola yakni PT Bandara Internasional Batam (BIB) dengan PLN Batam, terkait pengembangan infrastruktur kelistrikan berbasis EBT di wilayah Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Jumat (24/6/2022).

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, mengungkapkan, energi listrik dari PT PLN Batam punya peran penting untuk mendukung operasional dan layanan di kawasan bandara yang saat ini tengah dikembangkan. Proyek tersebut meliputi pemugaran Terminal 1, pembangunan Terminal 2, perluasan apron, serta pengembangan fasilitas air side dan land side.

“Tidak ada artinya jika nanti bandara megah yang akan dibangun ini, bahkan dengan Terminal 2 yang dapat menampung kapasitas hampir 35 juta penumpang per tahun, kalau tidak ada dukungan energi dari PT PLN Batam,” ujarnya.

Karenanya, pengelola bandara bekerja sama dengan anak usaha PT PLN (Persero) tersebut dalam memberikan dukungan penyediaan energi bersih dan ekonomis serta minim emisi. Pembangunan PLTS di kawasan ini, akan dilakukan seiring proyek pengembangan Terminal 2.

“Mari bersama kita gunakan energi yang modern, futuristik dan ramah lingkungan, dimulai dari hal-hal yang kecil. Hang Nadim mulai langkah baru bersama seluruh elemen masyarakat, kami beralih ke green energy,” imbuh Pikri.

Ke depan, potensi pengembangan EBT berbasis PLTS untuk sektor industri di kota yang berbatasan dengan dua negara tetangga, Singapura dan Malaysia ini, juga berpeluang meningkat. Hal itu seiring dengan laju positif masuknya tren investasi asing ke Kota Batam.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat kenaikan pesat realisasi investasi di Kota Batam pada kuartal 1, 2024. Tercatat, investasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp5,73 triliun pada periode tersebut. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, investasi PMA sebesar Rp2,61 triliun.

Lonjakan nilai realisasi investasi Triwulan 1 tahun 2024 itu didominasi sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam dengan nilai USD 151,68 juta atau Rp2,275 triliun.

Permintaan EBT Meningkat, PLN Siap

Antusias sektor industri di Kota Batam untuk beralih menggunakan energi hijau, selaras dengan upaya pemerintah yang menetapkan komitmen target Net Zero Emission (NZE) maksimal pada tahun 2060 nanti.

Demi mendukung upaya tersebut, PLN Batam juga getol memperluas cakupan penggunaan EBT, dalam hal ini adalah PLTS atap yang dinilai cukup sesuai dengan topografi Batam.

Beberapa waktu lalu, Batam Pos mewawancarai Vice President Product Development PLN Batam, Samsul Bahri, yang menyebut bahwa PLN Batam terus berkontribusi untuk mewujudkan target pemerintah tersebut. Salah satunya, dengan mendorong transisi energi bagi sektor industri dan korporasi di Kota Batam.

“Kami sedang menggodok agar ada legal standing (kedudukan hukum) sendiri, sehingga kami harus mengevaluasi dan menelaah segala hal agar permintaan (pemasangan PLTS) bisa terakomodir,” ujar Samsul.

Menurutnya, penggunaan PLTS Atap di Kota Batam sebenarnya masih termasuk hal baru, meskipun sudah mulai berjalan. Secara teknis, kata dia, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan kajian sehingga pelanggan betul-betul menikmati suplai listrik serta keandalannya tetap terjamin.

“Ini sekaligus tantangan yang kami jadikan peluang di sistem kelistrikan di Kota Batam,” terangnya.

Sejauh ini, ada sejumlah perusahaan yang mengajukan kerja sama pemanfaatan PLTS Atap di Kota Batam. Ia menyebut, beberapa perusahaan itu di antaranya SMOE, Sat Nusapersada, McDermott dan lainnya.

Dalam skema kerja sama pemanfaatan PLTS Atap ini, perusahaan atau instansi tak perlu membeli alat. Pihak PLN Batam yang akan menyediakan dan memasang perangkat tersebut, serta memberikan perawatan secara rutin.

“Jadi pelanggan ini hanya memakai listrik saja, ibaratnya terima beres. Yang penting, secara persyaratan terkait ketersediaan area dan infastruktur memadai setelah kami survei,” terangnya.

Menurut Samsul, tingginya antusias pelaku industri di Kota Batam terhadap transisi energi hijau karena ada banyak manfaat yang bisa didapat. Selain mendapatkan energi dengan sumber yang bersih dan bebas emisi, perusahaan juga mendapat nilai lebih atas penggunaan EBT tersebut.

“Bagi perusahaan, penggunaan EBT bisa meningkatkan harga jual perusahaan itu sendiri karena dapat mengantongi sertifikat Renuwable Energy Certificates (RECs). Bagi perusahaan yang produknya berskala ekspor, tentu ini penting karena mitra usahanya di luar negeri akan melihatnya sebagai nilai tambah,” papar Samsul.

Jika permintaan terhadap EBT meningkat seiring laju investasi di Kota Batam, Samsul mengatakan PLN Batam siap mengakomodir kebutuhan tersebut.

“Pada prinsipnya kami sangat siap, sehingga jika demand (permintaan) tinggi, kami akan layani. Bahkan, di tahun 2026, targetnya kami mampu menyuplai hingga 126 Megawatt peak (MWp),” ujarnya.

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, pernah mengungkapkan bahwa PT PLN Batam senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dari berbagai sektor, baik dalam hal pemenuhan kebutuhan energi listrik, maupun pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Semoga dengan banyaknya kerja sama akan meningkatkan kepercayaan stakeholders (pemangku kepentingan) serta menambah semangat kami untuk bekerja lebih giat lagi untuk memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya. (*)