Jumat, 5 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2469

Penumpukan Sampah di Gerbang TPU Seitemiang Meluber Hingga ke Bahu Jalan

0
Penumpukan sampah di gerbang masuk Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang, Jalan Ahmad Dahlan, Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Penumpukan sampah di gerbang masuk Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang, Jalan Ahmad Dahlan, Batam, semakin memprihatinkan. Sampah rumah tangga, material bangunan, hingga bekas perabotan rumah tangga berserakan di sepanjang jalan, menciptakan pemandangan tak sedap yang dikeluhkan oleh pengguna jalan.

Nurul, warga Batuaji yang sering melintasi kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa penumpukan sampah ini sudah berlangsung cukup lama. “Sejak akhir tahun lalu sampah ini menumpuk dan terus bertambah banyak hingga kini,” ujarnya.

Bau menyengat dan pemandangan yang tidak sedap membuat perjalanan di sepanjang jalan ini menjadi tidak nyaman. Penumpukan sampah yang parah ditemukan di gerbang masuk TPU arah Tanjungriau.

Baca Juga: Lakukan Pungli, DLH Batam Pecat Petugas Kebersihan Tanjungriau

Namun, masalah serupa juga terlihat di beberapa titik lain di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan hingga wilayah Tanjungriau. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh material bangunan dan bekas perabotan rumah tangga.

Lurah Tanjungriau, Syamsudin, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas kebersihan Kota Batam untuk segera menangani persoalan ini. Namun, upaya tersebut tampaknya masih menghadapi kendala, mengingat volume sampah yang terus bertambah setiap hari.

Menurut Syamsudin, perilaku sebagian masyarakat yang membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebab utama permasalahan ini. “Mereka membuang sampah di malam hari menggunakan mobil untuk menghindari pantauan petugas atau warga lainnya,” jelasnya.

Yono, warga Kavling Plus, Seitemiang, juga menyampaikan keluhannya. Ia merasa terganggu dengan kondisi ini, terutama karena sampah yang menumpuk tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengurangi kenyamanan masyarakat sekitar.

“Ini harus segera ditangani. Kalau tidak, sampah ini akan terus bertambah dan menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.

Masalah ini tidak hanya berdampak pada estetika dan kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan. Bau busuk yang menyengat bisa mengganggu pernapasan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Selain itu, tumpukan sampah yang terus dibiarkan berisiko menjadi tempat berkembang biaknya berbagai penyakit. Lingkungan yang tidak higienis ini juga mencerminkan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

Diperlukan langkah tegas dari pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini, termasuk penindakan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan agar masalah serupa tidak terus terulang.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan sampah di Jalan Ahmad Dahlan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi semua pihak diharapkan dapat mengembalikan kebersihan dan keindahan kawasan ini. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penumpukan Sampah di Gerbang TPU Seitemiang Meluber Hingga ke Bahu Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Lakukan Pungli, DLH Batam Pecat Petugas Kebersihan Tanjungriau

0
Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Batam menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Foto: Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Kasus pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh petugas retribusi sampah di wilayah Tanjungriau, Sekupang, membuat masyarakat resah dan menjadi sorotan publik. Keluhan warga terkait aksi pungli ini akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Aweng Kurniawan, menyampaikan keresahan warga tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan DLH Batam pada Jumat (10/1).

“Masyarakat di Tanjungriau merasa dirugikan oleh tindakan pungli ini. Kami meminta DLH mengambil langkah tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Aweng,

Baca Juga: Sampah Menumpuk dan Warga Harus Keluarkan Biaya Tambahan, DPRD Batam Akan Panggil DLH

Menanggapi laporan itu, Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan memecat petugas kebersihan yang terbukti melakukan pungli.

“Petugas kebersihan di Tanjungriau tersebut sudah kami pecat. Kami tidak mentolerir tindakan seperti ini,” ujar Herman.

Ia menjelaskan bahwa petugas tersebut sebelumnya telah menerima tiga Surat Peringatan (SP) sebelum akhirnya diberhentikan.

“Jika tidak kami tindak, seolah-olah ini adalah instruksi dari DLH, padahal tidak. Kami ingin menunjukkan bahwa tindakan pungli tidak akan dibiarkan,” tambahnya.

DLH Batam memiliki total 1.043 petugas kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan di seluruh wilayah Batam. Setiap petugas tenaga harian lepas (THL) menerima gaji Rp3,6 juta per bulan.

Herman mengingatkan seluruh petugas agar tidak menyalahgunakan posisi mereka untuk mencari keuntungan pribadi. “Kami berharap ini menjadi pelajaran penting. Jangan sampai ada lagi petugas yang melakukan tindakan serupa. Jika ditemukan lagi, kami akan mengambil langkah tegas,” ujarnya.

Langkah tegas DLH mendapat respons positif dari warga Tanjungriau. Mereka merasa lega dengan tindakan cepat yang diambil. “Kami berterima kasih kepada DLH yang telah mengambil tindakan tegas. Semoga kejadian ini tidak terulang,” ujarnya.

Anggota DPRD Batam, Aweng Kurniawan, juga mengapresiasi langkah DLH, namun mengingatkan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap petugas kebersihan.

“DLH harus meningkatkan pengawasan untuk mencegah celah bagi oknum nakal yang ingin berbuat curang. Kejadian ini harus menjadi pelajaran penting untuk semua pihak,” ujar Aweng.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua petugas kebersihan untuk menjalankan tugasnya dengan integritas dan profesionalisme. Dengan pengawasan yang lebih ketat, masyarakat berharap kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Lakukan Pungli, DLH Batam Pecat Petugas Kebersihan Tanjungriau pertama kali tampil pada Metropolis.

Permasalahan Sampah Memuncak di 2024, DLH: Anggaran dan Armada Jadi Kendala Utama

0
Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Batam menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Foto: Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Batam menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Rapat ini digelar untuk mencari solusi atas pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal.

Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono, menyatakan permasalahan sampah di Batam terus berulang dan membutuhkan evaluasi berkala.

Salah satu kendala utama adalah keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar yang hanya dapat diatasi dengan pelayanan pengangkutan sampah yang maksimal dan ketersediaan armada yang memadai.

Juga: Datok Amat Tantoso Desak Pemko Batam Serius Tangani Sampah, Sampah yang Berserakan di Jalanan Ganggu Minat Investor

“Kami meminta DLH dan pihak kecamatan untuk menerapkan standar pelayanan minimal yaitu pengangkutan sampah setidaknya dua kali seminggu. Jika armada tidak mencukupi, segera ajukan tambahan kebutuhan kepada kami,” ujar Djoko.

DPRD juga telah mengalokasikan satu unit mobil pikap untuk mendukung pengangkutan sampah di beberapa wilayah.

Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi penghambat utama dalam upaya penanganan sampah.

Menurutnya, penambahan petugas kebersihan dan armada pengangkut sampah sudah sering diusulkan, namun belum dapat direalisasikan secara optimal karena harus menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.

“Permasalahan ini semakin memuncak di tahun 2024. Kami sudah mengusulkan pembentukan tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk membagi tanggung jawab pengelolaan sampah di wilayah Sagulung, Batuaji, dan wilayah lainnya. Namun, prosesnya masih harus melalui persetujuan provinsi,” ungkap Herman.

Ia juga menyoroti perlunya keterlibatan Satpol PP dalam penegakan peraturan daerah terkait pengelolaan sampah, terutama untuk mengawasi lapak-lapak ilegal di pinggir jalan. Herman menyebutkan pengangkutan sampah membutuhkan sinergi antara DLH, camat, dan warga.

Herman mengakui bahwa kurangnya TPS permanen menjadi salah satu kendala utama. Beberapa TPS yang telah disediakan tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat karena alasan jarak yang jauh. Akibatnya, sampah sering dibuang sembarangan di pinggir jalan.

“Kami sudah melakukan lebih dari 50 kali sosialisasi dalam dua tahun terakhir, namun persoalan ini kembali kepada masyarakat. Dengan armada yang terbatas, kami tidak bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengangkutan sampah di seluruh wilayah,” tambah Herman.

Dalam RDP tersebut, DPRD dan DLH sepakat untuk terus mencari solusi bersama demi meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kota Batam.

DPRD menegaskan pentingnya perbaikan fasilitas, peningkatan jumlah armada, dan pengelolaan sumber daya manusia.

“Kami akan duduk bersama lagi untuk merumuskan solusi jangka panjang. Masalah ini adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.

Masalah sampah di Batam membutuhkan kerja sama lintas sektor agar tidak terus menjadi momok yang mengganggu kenyamanan warga kota. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Permasalahan Sampah Memuncak di 2024, DLH: Anggaran dan Armada Jadi Kendala Utama pertama kali tampil pada Metropolis.

Daihatsu SMK Skill Contest 2024: Cetak Generasi Unggul untuk Industri Otomotif

0

batampos – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi di Indonesia melalui gelaran Daihatsu SMK Skill Contest ke-8. Acara yang berlangsung pada 19 Desember 2024 di Sunter Assembly Plant, Jakarta, ini menjadi wadah bagi generasi muda dan pendidik di sektor otomotif untuk menunjukkan keahlian terbaik mereka sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.

Sebanyak 445 SMK binaan Daihatsu dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam ajang ini. Kontes ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni siswa dan guru, dengan tantangan meliputi kemampuan analisis, troubleshooting pada mobil, serta perawatan berkala kendaraan.

Daihatsu memberikan penghargaan kepada tiga sekolah terbaik:

  • 1. Juara Pertama: SMK NU Ma’arif Kudus, Jawa Tengah
  • 2. Juara Kedua: SMK Ma’arif NU 1 Purbolinggo, Sumatera
  • 3. Juara Ketiga: SMKN 1 Purwosari, Jawa Timur

Para pemenang tak hanya mendapatkan trofi dan penghargaan, tetapi juga hadiah istimewa. Siswa terbaik di kategori murid menerima beasiswa penuh dari ASTRAtech senilai ratusan juta rupiah. Tak hanya itu, lima finalis mendapatkan donasi mesin mobil Daihatsu sebagai alat praktik untuk mendukung pengembangan keterampilan di sekolah mereka.

 

Dukungan Nyata untuk Pendidikan Vokasi

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Daihatsu juga mendonasikan 10 unit transmisi kepada ASTRAtech. Langkah ini mencerminkan upaya berkelanjutan Daihatsu untuk memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.

“Daihatsu SMK Skill Contest tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan dunia kerja. Kami berharap para siswa dan guru terus termotivasi untuk meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan teknologi otomotif terkini,” ujar perwakilan PT Astra Daihatsu Motor.

Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Daihatsu melalui pilar Pintar Bersama Daihatsu, yang fokus pada pengembangan pendidikan. Dalam kerangka ini, Daihatsu menjalin kemitraan strategis dengan SMK di seluruh Indonesia dengan memberikan kurikulum berbasis industri, pelatihan guru, dan pengembangan pusat pelatihan seperti DOJO Center.

Melalui upaya ini, Daihatsu tak hanya mendukung pendidikan vokasi, tetapi juga berkontribusi mencetak SDM unggul yang siap kerja di industri otomotif, mendukung pertumbuhan sektor ini di masa depan. (*)

Artikel Daihatsu SMK Skill Contest 2024: Cetak Generasi Unggul untuk Industri Otomotif pertama kali tampil pada News.

Dilanda Hujan, Banjir Rendam Jalan Nusantara Tanjungpinang

0
Kondisi banjir di Jalan Nusantara Tanjungpinang, Kamis (10/1). F. Warga untuk BATAM POS

batampos– Hujan deras melanda Kota Tanjungpinang, Kepri pada Jumat (10/1). Banjir yang berlangsung sejak pagi hari itu membuat Jalan Nusantara kilometer 12 terendam banjir.

Banjir tersebut diketahui sudah terjadi sejak pagi dan sudah mulai surut sejak sekitar pukul 12.00 WIB. Selain merendam jalan, air juga merendam halaman pertokoan yang ada di lokasi itu.

“Dari pagi sekitar jam 9 sudah banjir. Mulai surut itu waktu siang hari, saat hujan deras mulai reda,” kata Sudarmanto di depan tokonya.

Menurutnya, ketinggian banjir yang terjadi hari ini memang tidak begitu tinggi dan hanya merendam halaman saja. Berbeda dari banjir hari-hari sebelumnya, air sampai masuk ke dalam toko.

BACA JUGA: Kerap Diguyur Hujan Lebat Disertai Air Laut Meluap, Tarempa Terancam Berpotensi Banjir

Kendati demikian, ia juga merasa khawatir terkait banjir akan terjadi lagi. Sebab, hingga sore hari hujan deras terus melanda wilayah ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

“Biasanya jangan tanya, banjirnya tinggi sekali. Walaupun sudah surut ya kita masih khawatir, karena masih hujan deras disini,” tambahnya.

Sementara menurut Rama, banjir memang kerap terjadi di wilayah tersebut saat hujan deras melanda. Ia berharap, pemerintah dapat mengatasi permasalahan tersebut, karena membuta penghuni toko dan warung resah.

“Harusnya pemerintah dapat mencari solusi. Karena setiap hujan lebat, disini banjir terus. Walaupun cepat surut, air kadang masuk dan mengotori halaman kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Dilanda Hujan, Banjir Rendam Jalan Nusantara Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Dilanda Hujan, Banjir Rendam Jalan Nusantara Tanjungpinang

0
Kondisi banjir di Jalan Nusantara Tanjungpinang, Kamis (10/1). F. Warga untuk BATAM POS

batampos– Hujan deras melanda Kota Tanjungpinang, Kepri pada Jumat (10/1). Banjir yang berlangsung sejak pagi hari itu membuat Jalan Nusantara kilometer 12 terendam banjir.

Banjir tersebut diketahui sudah terjadi sejak pagi dan sudah mulai surut sejak sekitar pukul 12.00 WIB. Selain merendam jalan, air juga merendam halaman pertokoan yang ada di lokasi itu.

“Dari pagi sekitar jam 9 sudah banjir. Mulai surut itu waktu siang hari, saat hujan deras mulai reda,” kata Sudarmanto di depan tokonya.

Menurutnya, ketinggian banjir yang terjadi hari ini memang tidak begitu tinggi dan hanya merendam halaman saja. Berbeda dari banjir hari-hari sebelumnya, air sampai masuk ke dalam toko.

BACA JUGA: Kerap Diguyur Hujan Lebat Disertai Air Laut Meluap, Tarempa Terancam Berpotensi Banjir

Kendati demikian, ia juga merasa khawatir terkait banjir akan terjadi lagi. Sebab, hingga sore hari hujan deras terus melanda wilayah ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

“Biasanya jangan tanya, banjirnya tinggi sekali. Walaupun sudah surut ya kita masih khawatir, karena masih hujan deras disini,” tambahnya.

Sementara menurut Rama, banjir memang kerap terjadi di wilayah tersebut saat hujan deras melanda. Ia berharap, pemerintah dapat mengatasi permasalahan tersebut, karena membuta penghuni toko dan warung resah.

“Harusnya pemerintah dapat mencari solusi. Karena setiap hujan lebat, disini banjir terus. Walaupun cepat surut, air kadang masuk dan mengotori halaman kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Dilanda Hujan, Banjir Rendam Jalan Nusantara Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Jaksa Serahkan Berkas Dua Tersangka Korupsi ke Pangadilan

0
Petugas Kejaksaan membawa berkas dua tersangka korupsi ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang. F. Kejari Tanjungpinang

batampos– Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang melimpahkan berkas perkara dua tersangka kasus korupsi proyek pembangunan fasilitas Pelabuhan Tanjung Moco Tahap V tahun 2015 ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang pada Kamis (9/1).

Dua tersangka yang terlibat dalam kasus ini adalah Haryadi, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus mantan pejabat di KSOP Tanjungpinang serta Abdul Rahim Kasim Djoe, Direktur PT IMS, kontraktor pelaksana proyek pembangunan.

Saat ini kedua tersangka tengah menjalani hukuman penjara di Lapas Tanjungpinang terkait kasus korupsi serupa dalam proyek pembangunan Pelabuhan Dompak.

BACA JUGA: Dinkes Kepri Awasi Kebersihan Dapur Makan Bergizi Gratis di Tanjungpinang

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungpinang, Roy Huffington Harahap, mengatakan berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat tindakan korupsi ini mencapai Rp5,6 miliar.

Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Tanjungpinang Senopati, mengatakan pelimpahan berkas dua tersangka dilakukan setelah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti.

“Kami tinggal menunggu penetapan jadwal sidang dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” katanya.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang Boy Syailendra, mengonfirmasi bahwa berkas dua tersangka telah diregistrasi sesuai prosedur di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

“Ketua akan segera menunjuk majelis hakim yang akan mengadili perkara ini dan menetapkan jadwal sidang,” terangnya.

Sebelumnya diketahui, Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri mengusut adanya indikasi korupsi pada pembangunan fasilitas di pelabuhan Tanjung Moco Dompak Tanjungpinang Tahap V tahun anggaran 2015.

Penyidik dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) juga telah terjun langsung dan melakukan pemeriksaan fisik pada proyek pembangunan fasilitas pelabuhan tersebut, pada Agustus 2024 lalu. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Jaksa Serahkan Berkas Dua Tersangka Korupsi ke Pangadilan pertama kali tampil pada Kepri.

Orangtua Harap Makan Bergizi Gratis Dibagikan Merata

0
Murid SD Negeri 007 Bukit Bestari menyantap makanan bergizi gratis yang disalurkan pada Senin (6/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang, Kepri sudah mulai berjalan. Namun, sejauh ini hanya murid di dua sekolah saja yang merasakan program dari Presiden Prabowo Subianto.

Adapun dua sekolah yang sudah disalurkan makan bergizi gratis tersebut yakni SD 007 Bukit Bestari dan SMP Negeri 4 Tanjungpinang yang terletak di Jalan Basuki Rahmat.

Belum meratanya penyaluran MBG ini pun menuai harapan dari para orang tua murid. Mereka berharap, berharap program itu dapat dibagikan merata seluruh sekolah yang ada di daerah Ibu Kota Provinsi Kepri itu.

BACA JUGA: Bagikan 90 Paket Makanan Bergizi, Nelayan Anambas Siap Suplai Ikan Untuk Sukseskan Program Nasional

“Ya kita harapannya anak kami juga bisa mendapatkan. Sampai saat ini sekolah anak saya memang belum ada makan gratis,” kata Siti, orang tua siswa SD 001 Tanjungpinang Timur, Kamis (9/1).

Selain itu, Siti juga menyarankan agar MBG dapat disalurkan setiap hari sesuai dengan jadwal anak sekolah. Sebab program tersebut dinilai dapat membantu murid dalam memenuhi gizi.

“Programnya bagus, jadi semoga segera disalurkan ke semua sekolah. Kalau bisa setiap hari, jadi anak kita tidak lagi jajan diluar kan,” tambahnya.

Sementara orang tua lainnya, Rina juga berharap penyaluran MBG tidak hanya dilakukan di SD 007 dan SMP Negeri 4 Tanjungpinang saja. Melainkan juga sekolah negeri dan swasta lainnya.

“Program ini harus menyentuh kepada seluruh anak Indonesia dimanapun berada, di pelosok pelosok desa harus dapat juga gitu,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Orangtua Harap Makan Bergizi Gratis Dibagikan Merata pertama kali tampil pada Kepri.

Pria Ditemukan Tewas di Dalam Rumah di Tanjungpinang

0
Seorang pria ditemukan tewas membusuk di dalam rumah di Jalan Ciku Tanjungpinang, Jumat (10/1). F. Polsek Tanjungpinang Barat untuk BATAM POS

batampos — Seorang laki-laki berinisial AH (51) ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya, di Jalan Ciku Kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungpinang, Kepri Jumat (10/9) dinihari. .

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Zubaidah mengatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi telungkup tidak bernyawa. Setelah menerima informasi, petugas Polsek langsung mendatang lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, ia menerangkan bahwa jasad AH pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang kebetulan melintas di depan rumah korban. Kala itu, warga mencium bau busuk yang berasal dari rumah tersebut.

“Saksi melihat pagar rumah korban tidak terkunci dan mencium bau busuk. Jadi warga membuka paksa pintu rumah korban,” kata Zubaidah.

Setelah pintu rumah terbuka, warga melihat korban sedang terbaring di kasur dalam kondisi sudah membusuk. Setelah itu, para warga melaporkan ke Polsek Tanjungpinang Barat untuk ditindaklanjuti.

Ia menyampaikan, bahwa korban memang tinggal sendirian. Selain itu, dari hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan di tubuh korban. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, korban dilakukan pemeriksaan di RSUP Raja Ahmad Tabib.

“Belum bisa kita pastikan penyebab kematian korban karena apa. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia satu hingga tiga hari,” pungkasnya. (*)

REPORTER: MOHAMAD ISMAIL

Artikel Pria Ditemukan Tewas di Dalam Rumah di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

KPU Karimun Tetapkan Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole Pemenang Pilkada Karimun

0
KPU Karimun tetapkan Iskandar-Rocky sebagai bupati dan wakil bupati karimun terpilih. f,KPUKARIMUN

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun Kamis (9/1) melakukan rapat pleno terbuka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih pemilihan tahun 2024. Ketua KPU Karimunn Mardanus mengatakan, penetapan tersebut serentak di seluruh Indonesia.

Untuk kabupaten Karimun sendiri KPU Karimun menetapkan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati terpilih yaitu saudara Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole dengan meraih 39.472 ribu suara atau 38,15 persen.

” Proses tahapan terakhir yang penetapan paslon bupati dan wakil bupati karimun. Selanjutnya, akan diusulkan untuk pengangkatkan calon bupati dan wakil bupati karimun terpilih yang akan disampaikan kepada DPRD Karimun, Jumat (10/1),” terangnya.

BACA JUGA: Pleno Tingkat Kabupaten, Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole Pemenang Pilkada 2024

Sedangkan, untuk proses pelantikan bupati dan wakil bupati karimun terpilih, berada kewenangannya di pemkab karimun dan DPRD Karimun nantinya.

” Saya (KPU Karimun) mengucapkan terimakasih kepada Pemda Karimun, DPRD Karimun, Parpol, TNI/Polri, petugas PPK, PPS dan Pantarlih. Serta masyarakat kabupaten karimun yang telah berjalan lancar dalam proses Pilkada lalu,” ungkapnya.

Lanjut Mardanus lagi, sejak pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada 2024 lalu di kabupaten karimun. Tidak ada sengketa pemilihan yang sampai ke Mahkamad Konstitusi (MK).

” Selamat kepada bupati dan wakil bupati karimun terpilih,” ucapnya.

Sementara itu bupati karimun terpilih Iskandarsyah didampingi wakil bupati karimun terpilih Rocky Marciano Bawole dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara Pilkada KPU dan Bawaslu Karimun. Kemudian, TNI/Polri dan seluruh masyarakat kabupaten karimun yang telah mensukseskan Pilkada serentak pada tahun 2024.

” Pilkada sudah selesai, saatnyalah kita membangun kabupaten karimun lebih baik. Mari kita rangkul semua pihak dan mendorong kenyaman dan keamanan agar bisa menarik para investor dan dunia pariwisata,” terangnya.

Hal tersebut sesuai dalam kampanye Pilkada lalu, sehingga akan lebih baik lagi untuk membangun kekuatan kabupaten karimun kedepannya.

” Yang lalu biarlah berlalu. Mari kita tunjukan bahwa, kabupaten karimun siap bagian dari NKRI untuk membangun bangsa dan negara ini. Sekali kami bedua mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh komponen masyarakat,” tutupnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel KPU Karimun Tetapkan Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole Pemenang Pilkada Karimun pertama kali tampil pada Kepri.