batampos – Kejahatan jalanan kembali menghantui warga Batuaji, setelah kejadian jambret yang terjadi di Jalan R Suprapto belum lama ini. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di luar rumah. Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal menegaskan, masyarakat perlu lebih waspada terhadap keamanan diri, keluarga, dan barang berharga yang mereka bawa.
“Kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah kejahatan seperti ini,” ujar AKP Benny. Ia mengimbau warga untuk tidak membawa barang berharga secara berlebihan dan menghindari memamerkan barang berharga seperti ponsel atau perhiasan saat berada di jalan. Langkah sederhana ini dapat meminimalisir risiko menjadi sasaran kejahatan.
Kejadian ini terjadi pada malam pergantian tahun lalu, saat seorang wanita pengendara motor menjadi korban. Ponselnya, sebuah iPhone, dirampas oleh pelaku jambret. Tidak butuh waktu lama, Polsek Batuaji berhasil menangkap tiga pelaku yang merupakan bagian dari komplotan jambret tersebut. Barang bukti ponsel korban diketahui telah dijual kepada seorang penadah.
Polsek Batuaji memastikan para pelaku telah ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. AKP Benny menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan menindak pelaku kejahatan jalanan melalui berbagai kegiatan kepolisian,” tegasnya.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan jalan umum, terutama di lokasi-lokasi yang rawan tindak kejahatan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memastikan keamanan kendaraan atau barang berharga mereka saat diparkir, seperti menggunakan kunci ganda pada kendaraan.
Suhardi, salah seorang warga Batuaji, berharap pihak kepolisian semakin aktif dalam melakukan patroli keamanan. “Kami sebagai masyarakat berharap pengawasan dan patroli lebih ditingkatkan agar kami merasa lebih aman,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini akan memberikan rasa nyaman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya meningkatkan patroli, kepolisian juga diharapkan bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Sosialisasi terkait pencegahan kejahatan dinilai penting agar masyarakat memiliki kesadaran dan pengetahuan dalam menghadapi potensi kejahatan.
Di sisi lain, kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk selalu waspada, terutama di momen-momen tertentu seperti malam pergantian tahun yang kerap menjadi peluang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi. Kesadaran kolektif sangat diperlukan untuk mengurangi tindak kejahatan di masyarakat.
Dengan ditangkapnya pelaku, pihak kepolisian berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi warga agar lebih bijak dalam menjaga diri dan barang berharganya. Polsek Batuaji berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayahnya dengan terus meningkatkan pengawasan.
Kejadian jambret di Jalan R Suprapto ini menegaskan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman. Dengan kewaspadaan yang tinggi dan upaya pencegahan, diharapkan kejahatan jalanan dapat diminimalisir di masa mendatang. (*)
batampos – Unit Reskrim Polsek Lubukbaja dalam awal tahun ini berhasil mengungkap 2 kasus pencurian motor. Dari kasus ini, polisi menangkap 2 pelaku dan mengamankan barang bukti berupa 4 unit motor Honda Beat.
Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Ipda M. Alvin Royantara mengatakan pencurian ini terjadi di Windsor Central Blok D dan di Jalan Melati Blok V. Pelaku yang ditangkap yakni MAS, 18, dan DVT, 19.
“Pencuriannya ini dalam waktu berbeda. Pada bulan lalu dan awal bulan kemarin,” ujarnya, Jumat (10/1).
Alvin menjelaskan modus pencurian yang dilakukan pelaku mengincar motor yang di parkir di depan rumah. Pelaku beraksi dengan mematahkan stang motor pada malam har.
“Pelaku ditangkap di Kampung Pelita dan Seipanas. Salah seorang pelaku juga kita tangkap sedang menjual motor hasil curiannya,” katanya.
Alvin menambahkan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku. Kepada polisi, pelaku mengaku menjual hasil curian tersebut dengan dengan sistem cash in delivery (COD).
“Pelaku DVT merupakan resedivis kssus yang sama. Kita masih melakukan pengejaran terhadap komplotannya,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 ke-4e KUHP tengang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
“Imbauan kepada masyarakat agar terus memarkirkan kendaraan menggunakan kunci ganda,” tutupnya. (*)
Sebanyak 1.445 personel gabungan dari TNI, Polri, Ditpam, dan Satpol PP Kota Batam dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif saat penggusuran di Tembesi Tower, Sagulung. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos
batampos – Proyek pembangunan Panbil II di Tembesi terus menunjukkan progres signifikan. Proses penertiban bangunan di lokasi yang telah menerima alokasi lahan dari BP Batam kini telah mencapai 90 persen. Sisanya, sebanyak 10 persen bangunan, masih dalam tahap penyelesaian karena pemilik rumah memerlukan waktu tambahan untuk mengemas barang dan mencari tempat tinggal baru.
Tim terpadu Kota Batam bekerja sama dengan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) dalam menuntaskan penertiban ini. Sebagian besar warga yang sebelumnya menolak kini telah menyetujui tawaran kompensasi berupa uang sagu hati atau rumah relokasi yang telah disiapkan. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek dapat berjalan lancar.
Pendekatan persuasif dan negosiasi yang dilakukan PT TPM berhasil mencairkan ketegangan dengan sebagian besar warga. Mereka yang menerima kesepakatan merasa puas dengan kompensasi yang diberikan, termasuk uang pengganti tempat tinggal sementara selama tiga bulan, bantuan pemindahan barang, dan penyediaan truk pengangkut.
Namun, bagi warga yang masih enggan menerima tawaran tersebut, penyelesaian dilakukan sesuai dengan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 710 Tahun 2017. Koordinator lapangan PT TPM, Berton Sormin, menjelaskan bahwa langkah penertiban paksa dimulai sejak 8 Januari lalu. “Hampir semua bangunan yang sebelumnya bertahan kini telah diratakan. Sisanya akan dituntaskan hingga awal pekan depan,” ujarnya.
Proyek pembangunan Panbil II di Tembesi dipastikan akan segera memasuki tahap pembangunan penuh setelah penertiban selesai. Berton menegaskan bahwa tim terpadu tetap memberi kesempatan hingga 13 Januari bagi warga yang masih tinggal untuk mengosongkan tempat. “Jika tetap tidak pindah, tim akan melanjutkan penertiban paksa. Kami telah menawarkan kompensasi sesuai aturan dan prinsip kemanusiaan,” tambahnya.
Anggota DPRD Batam dari Fraksi PDIP, Mangihut Rajagukguk, turut memantau jalannya proses penertiban. Ia mengapresiasi pelaksanaan penertiban yang berjalan kondusif dan manusiawi. “Saya turun langsung memantau dan melihat warga diberikan waktu untuk mengemas barang-barang mereka. Bahkan, mereka dibantu dengan truk pengangkut barang,” ungkapnya.
Mangihut menjelaskan bahwa warga juga menerima kompensasi berdasarkan peraturan yang berlaku. Besaran uang sagu hati ditentukan berdasarkan luas dan spesifikasi bangunan. Menurutnya, langkah ini membuat warga merasa dihargai sehingga tidak ada perlawanan selama proses penggusuran.
Warga yang menerima rumah relokasi menyatakan kepuasan terhadap penanganan masalah ini. Lokasi relokasi yang disiapkan di Piayu dilengkapi fasilitas dasar yang memadai. “Meski harus pindah, kami merasa tenang karena ada jaminan rumah dan kompensasi,” kata Panji, salah satu warga.
Dengan langkah-langkah persuasif yang diterapkan, proyek Panbil II di Tembesi diproyeksikan menjadi salah satu pembangunan strategis di Batam. Penyelesaian penertiban ini diharapkan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi.
Tim terpadu Kota Batam berkomitmen menyelesaikan penertiban secara tuntas sebelum pembangunan proyek dimulai. Semua pihak yang terlibat berharap agar proses ini menjadi contoh penanganan yang adil, manusiawi, dan sesuai aturan bagi proyek-proyek pembangunan lainnya di Batam. (*)
Sebanyak 1.445 personel gabungan dari TNI, Polri, Ditpam, dan Satpol PP Kota Batam dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif saat penggusuran di Tembesi Tower, Sagulung. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos
batampos – Proyek pembangunan Panbil II di Tembesi terus menunjukkan progres signifikan. Proses penertiban bangunan di lokasi yang telah menerima alokasi lahan dari BP Batam kini telah mencapai 90 persen. Sisanya, sebanyak 10 persen bangunan, masih dalam tahap penyelesaian karena pemilik rumah memerlukan waktu tambahan untuk mengemas barang dan mencari tempat tinggal baru.
Tim terpadu Kota Batam bekerja sama dengan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) dalam menuntaskan penertiban ini. Sebagian besar warga yang sebelumnya menolak kini telah menyetujui tawaran kompensasi berupa uang sagu hati atau rumah relokasi yang telah disiapkan. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek dapat berjalan lancar.
Pendekatan persuasif dan negosiasi yang dilakukan PT TPM berhasil mencairkan ketegangan dengan sebagian besar warga. Mereka yang menerima kesepakatan merasa puas dengan kompensasi yang diberikan, termasuk uang pengganti tempat tinggal sementara selama tiga bulan, bantuan pemindahan barang, dan penyediaan truk pengangkut.
Namun, bagi warga yang masih enggan menerima tawaran tersebut, penyelesaian dilakukan sesuai dengan Peraturan Kepala BP Batam Nomor 710 Tahun 2017. Koordinator lapangan PT TPM, Berton Sormin, menjelaskan bahwa langkah penertiban paksa dimulai sejak 8 Januari lalu. “Hampir semua bangunan yang sebelumnya bertahan kini telah diratakan. Sisanya akan dituntaskan hingga awal pekan depan,” ujarnya.
Proyek pembangunan Panbil II di Tembesi dipastikan akan segera memasuki tahap pembangunan penuh setelah penertiban selesai. Berton menegaskan bahwa tim terpadu tetap memberi kesempatan hingga 13 Januari bagi warga yang masih tinggal untuk mengosongkan tempat. “Jika tetap tidak pindah, tim akan melanjutkan penertiban paksa. Kami telah menawarkan kompensasi sesuai aturan dan prinsip kemanusiaan,” tambahnya.
Anggota DPRD Batam dari Fraksi PDIP, Mangihut Rajagukguk, turut memantau jalannya proses penertiban. Ia mengapresiasi pelaksanaan penertiban yang berjalan kondusif dan manusiawi. “Saya turun langsung memantau dan melihat warga diberikan waktu untuk mengemas barang-barang mereka. Bahkan, mereka dibantu dengan truk pengangkut barang,” ungkapnya.
Mangihut menjelaskan bahwa warga juga menerima kompensasi berdasarkan peraturan yang berlaku. Besaran uang sagu hati ditentukan berdasarkan luas dan spesifikasi bangunan. Menurutnya, langkah ini membuat warga merasa dihargai sehingga tidak ada perlawanan selama proses penggusuran.
Warga yang menerima rumah relokasi menyatakan kepuasan terhadap penanganan masalah ini. Lokasi relokasi yang disiapkan di Piayu dilengkapi fasilitas dasar yang memadai. “Meski harus pindah, kami merasa tenang karena ada jaminan rumah dan kompensasi,” kata Panji, salah satu warga.
Dengan langkah-langkah persuasif yang diterapkan, proyek Panbil II di Tembesi diproyeksikan menjadi salah satu pembangunan strategis di Batam. Penyelesaian penertiban ini diharapkan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi.
Tim terpadu Kota Batam berkomitmen menyelesaikan penertiban secara tuntas sebelum pembangunan proyek dimulai. Semua pihak yang terlibat berharap agar proses ini menjadi contoh penanganan yang adil, manusiawi, dan sesuai aturan bagi proyek-proyek pembangunan lainnya di Batam. (*)
Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Priyambudi menyematkan tanda jabatan kepada Herlambang Adhi Nugroho sebagai Kasi Intelijen yang baru menggantikan Rezi Dharmawan. f.kejari karimun
batampos– Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Priyambudi, Kamis (9/1) memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) di Kejari Karimun. Pejabat yang dilantik adalah Herlambang Adhi Nugroho yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Seksi Pra Penuntutan Pidum di Kejari Tanjung Perak, Surabaya.
Jabatan Kasi Intel Kejari Karimun sebelumnya dijabat Rezi Dharmawan yang mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Kepala Sesksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) pada Kejari Pelalawan, Riau. Proses pelantikan dan Sertijab berlangsung di aula Kantor Kejari Karimun yang dihadiri seluruh jajaran dan termasuk dari Cabang Kejaksaan Negeri yang ada di Kabupaten Karimun.
Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Priyambudi menyebutkan, rasa bangga atas dedikasi dan kontribusi kedua pejabat tersebut selama menjalankan tugas mereka.
“Kedua pejabat yang baru dan yang lama mendapatkan promosi dan kepercayaan dari pimpinan untuk mengemban amanah di tempat baru. Ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Kepada pejabat yang lama, Rezi Dharmawan, sambung Priyambudi, dia memberikan apresiasi yang telah mengabdi dan bertugas di Kejari Karimun selama 2 tahun lebih. Dia menilai, Rezi Dharmawan mampu membangun hubungan dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak. Seperti instansi vertikal, pemerintah daerah dan rekan-rekan media.
Terima kasih atas kontribusinya.
”Komunikasi yang dibangun selama ini sangat bermanfaat bagi organisasi dan semoga ini menjadi teladan bagi semua. Kemudian, kepada pejabat yang baru, Herlambang Adhi Nugroho diharapkan agar mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja Kejari Karimun. Termasuk pentingnya adaptasi dengan lingkungan kerja serta menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk media. Karena, kemitraan dengan rekan media harus tetap terjaga karena kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan mereka,” terang Kajari. (*)
Siswa SD di Kota Batam menikmati makanan bergizi gratis di sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Sebanyak 213.700 siswa dari 959 sekolah di Kota Batam, baik negeri maupun swasta, akan menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Program ini menyasar siswa mulai dari tingkat TK, PAUD, hingga SMP untuk memastikan akses nutrisi yang memadai bagi seluruh peserta didik tanpa memandang status sekolah mereka.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyatakan bahwa program ini mencakup berbagai tingkatan pendidikan di Kota Batam. “Total 959 sekolah telah diusulkan untuk mengikuti program ini, termasuk gabungan sekolah negeri dan swasta di semua tingkatan,” ungkap Tri Wahyu, Jumat (10/1).
Tri menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program MBG sangat bergantung pada kesiapan dapur umum yang bertugas menyiapkan makanan untuk para siswa. Hingga saat ini, baru terdapat empat dapur umum di Kota Batam yang telah disiapkan, dengan masing-masing dapur mampu melayani hingga 3.500 siswa.
“Kami menargetkan distribusi makanan mulai dilakukan pada Senin, 13 Januari 2024. Namun, teknis pelaksanaannya akan bergantung pada kapasitas dapur yang tersedia,” jelasnya.
Terkait jadwal pelaksanaan, Tri mengungkapkan bahwa program ini mungkin tidak langsung berjalan serentak di semua sekolah. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kesiapan masing-masing dapur umum yang membutuhkan pengaturan operasional.
“Saya belum bisa memastikan apakah pelaksanaan dilakukan serentak atau bertahap. Kesiapan dapur umum sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” tambahnya.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup generasi muda di Kota Batam. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan fokus belajar siswa di sekolah melalui asupan makanan yang terjamin kualitas nutrisinya. Pemerintah terus berkomitmen melakukan evaluasi dan pengembangan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh siswa di Batam.
Sementara itu Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim 0316/Batam, Widia Aprilia, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan program ini. Namun, untuk informasi lebih lanjut, Widia meminta untuk menghubungi Biro Komunikasi Kepresidenan atau Biro Komunikasi BGN Pusat.
“Untuk wawancara silahkan hubungi biro Komunikasi Kepresidenan atau biro komunikasi di BGN Pusat terlebih dahulu, terimakasih.,” ujar Widia singkat. (*)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada Perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jumat (10/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkapkan, menjelang Kongres ke-VI PDIP muncul sejumlah ujian yang mulai nampak. Ia menyinggung ada pihak yang berupaya menyasar kursi ketua umum partai berlambang kepala banteng itu.
“Berbagai ujian menjelang Kongres ke VI itu sudah mulai nampak, hal tersebut sudah biasa kita hadapi sejak zaman Orde Baru,” kata Megawati saat menyampaikan pidato politik dalam acara HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1).
Megawati menilai, apa yang terjadi saat ini diibaratkan sebagai senam politik. Ia pun mengibaratkan politik sebagai pencak silat.
“Terkadang senam itu kalau perlu, kalau senam kan teratur, satu, dua, tiga, empat. Gito toh, tapi kalau sudah Pencak Silat nggak boleh ketauan dong, yang mana mau diginikan,” ujar Megawati sambil menunjukan gerakan silat.
Megawati meyakini, para kadernya masih menginginkan dirinya kembali menjadi Ketua Umum PDIP periode 2025-2030. Ia berkelakar, dirinya enggan memenuhi permintaan itu jika para kader tidak solid dan tidak memiliki semangat yang sama.
Baca Juga: Megawati Belum Move On Ganjar-Mahfud Kalah Telak di Pilpres 2024: Gile Saya Bilang
“Katanya minta saya ketua umum lagi, ketum lagi tapi, nek anak buahku ngene wae, emoh. (Kalau anak buah saya seperti ini, enggak mau),” ujar Megawati.
“Tapi terus ada yang kepingin (jadi ketum PDIP), ha-ha, gile,” sambungnya.
Lebih lanjut, Megawati menanyakan kepada para kadernya yang hadir untuk tetap solid.
“Mau enggak sama yang kepengen itu?” tanya Megawati.
“Tidak,” jawab para elite dan kader PDIP.
“Hayo, gitu aja ada yang disana enggak ngomong, berarti dia mau, gila dah,” imbuhnya. (*)
Pertemuan PROGIB Kepri bersama Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan. f.Istimewa untuk Batam Pos
batampos– Pengurus Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) Provinsi Kepri, bersilaturahmi bersama Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan yang juga Sekretaris Gerindra Batam, Jumat (10/1). Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi momen untuk mempererat komunikasi serta membahas berbagai program strategis.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua PROGIB Kepri, Rasmen Simamora; Sekretaris PROGRIB, Dewi Julita Tinambunan; Bendahara PROGRIB, Bambang Supriadi; serta anggota Abdul Hadi Hasibuan dan Gordon Silalahi. Kehadiran jajaran pengurus inti ini menunjukkan komitmen PROGRIB dalam mendukung visi besar partai dan pemerintah.
Dalam sambutannya, Ketua PROGIB Kepri, Rasmen Simamora, menyampaikan visi dan misi organisasi kepada Aweng Kurniawan. PROGIB siap satu komando mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berkomitmen penuh untuk ikut serta dalam menjalankan program-program strategis yang diusung, baik oleh Presiden Prabowo maupun Partai Gerindra,” ujarnya.
PROGIB memiliki misi untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di Kepri. Organisasi ini siap bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk merealisasikan program-program yang berpihak pada rakyat.
“Kami ingin menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, pengurus PROGIB juga memaparkan beberapa program unggulan yang telah disiapkan untuk mendukung agenda nasional. Program-program ini mencakup bidang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
“Kami memiliki rancangan program yang sejalan dengan visi besar Pak Prabowo, termasuk pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas,” kata Dewi Julita Tinambunan.
Sementara itu, Aweng Kurniawan menyambut baik kunjungan dan komitmen yang disampaikan oleh pengurus PROGIB. Ia mengapresiasi semangat dan kesiapan PROGIB untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah.
“Saya sangat menghargai kehadiran teman-teman PROGIB. Komitmen yang ditunjukkan ini sangat positif dan menjadi sinyal baik untuk kemajuan ke depan,” katanya.
Selain itu, Aweng menyatakan kesiapannya untuk mendukung berbagai program yang telah dirancang PROGIB. Ia berharap, kerja sama yang terjalin ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya.
“Kami di DPRD tentu akan mendukung inisiatif-inisiatif yang selaras dengan kepentingan masyarakat,” katanya.
Dalam suasana penuh keakraban, pengurus PROGIB menegaskan bahwa organisasi mereka akan selalu menjadi bagian dari solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat. PROGIB bertekad untuk terus memberikan kontribusi terbaiknya, baik dalam mendukung pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami hadir untuk menjadi mitra yang strategis, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional,” ujar Abdul Hadi Hasibuan.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif di masa depan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PROGIB dan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif bagi PROGIB Kepri dalam memperkuat perannya sebagai organisasi pendukung pemerintah. Komitmen yang ditunjukkan oleh pengurus PROGIB diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk turut serta dalam pembangunan bangsa. (*)
Pelabuan bongkar muat Kota Segara, Tanjunguban, Bintan akan disinggahi Kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara 4, Jumat (10/1/2025) malam. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Cuaca buruk membuat KM Logistik Nusantara 4 terlambat tiba di Pelabuhan Kota Segara, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Bintan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi mengatakan, kondisi cuaca membuat kapal tol laut terlambat tiba.
Semula, kapal tol laut akan sandar di pelabuhan bongkar muat yang berada di Kampung Mentigi, Tanjunguban pada Kamis (9/1/2025) siang.
Namun karena cuaca buruk, kapal tol laut baru akan sandar di Pelabuhan Kota Segara, Tanjunguban pada Jumat (10/1/2025) malam.
“Estimasi tiba Tanjunguban, tanggal 10 Januari sekitar pukul 23.40 WIB,” katanya.
Kepala Kantor Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana menyampaikan, kondisi cuaca membuat kecepatan kapal menurun, sehingga kedatangan kapal di Pelabuhan Kota Segara, Tanjunguban, tidak sesuai jadwal.
Kapal dari Tanjungperiok, Jakarta dengan muatan 55 unit kontainer itu akan berlayar dengan tujuan Tanjunguban, Letung, Tarempa dan Natuna.
Diberitakan sebelumnya, kapal tol awalnya sandar di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, kemudian dipindah ke Pelabuhan Kota Segara, Tanjunguban.
Pemindahan sandar kapal dimaksudkan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan mengendalikan inflasi. (*)
Cuaca di Karimun pada sore hari mendung, BMKG Karimun prediksi tiga hari kedepan masih terjadi hujan ringan. f,TRI
batampos– Cuaca di Kepri bulan Januari 2025 diperkirakan masih berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat secara tiba-tiba disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Berdasarkan informasi dari BMKG Tanjungpinang bahwa belokan angin (shearline), menjadi faktor utama yang mendukung pembentukan awan konvektif pembentuk hujan di wilayah Kepri.
Prakirawan BMKG Arifah Dwi Yuliani, menjelaskan bahwa nilai suhu muka laut yang masih cenderung hangat dan anomali positif di sekitar pulau Bintan, mengindikasikan pasokan uap air yang cukup serta kelembaban udara di lapisan atmosfer yang diprediksi basah, berkontribusi membentuk awan hujan.
“Pertumbuhan awan Cumolonimbus dapat menghasilkan hujan secara tiba-tiba dan angin kencang,” jelasnya, Kamis (9/1).
Selanjutnya, potensi gelombang laut di Kepri mencapai ketinggian yang bervariasi. Wilayah perairan Tanjungpinang hingga 1,25 meter. Perairan Bintan, Anambas dan Lingga hingga 2,5 meter dan Natuna hingga 3 meter dengan kategori tinggi (2,50-4,0 meter).
“Oleh karena itu masyarakat dan nelayan diimbau berhati-hati saat melaut,” imbaunya. (*)