Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 25

Afeela EV Batal Meluncur, Sony-Honda Setop Proyek Mobil Listrik

0
Prototipe mobil listrik Afeela 1 yang diperkenalkan dalam ajang CES sebelum proyeknya resmi dihentikan. Sumber gambar: x.com/niccruzpatane.

batampos – Proyek mobil listrik Afeela 1 yang dikembangkan oleh Sony Honda Mobility dipastikan tidak berlanjut. Kolaborasi antara raksasa teknologi Sony dan produsen otomotif Honda itu resmi dihentikan sebelum sempat diproduksi massal.

Keputusan tersebut diambil setelah proyek dinilai tidak lagi memiliki jalur yang jelas untuk masuk ke pasar, terutama setelah perubahan strategi besar yang dilakukan Honda dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sony Honda Mobility menyebut, perubahan tersebut berdampak pada berkurangnya dukungan teknologi dan produksi dari Honda yang sebelumnya menjadi tulang punggung proyek Afeela.

“Proyek ini tidak lagi memiliki kelayakan untuk dilanjutkan sesuai rencana awal,” demikian pernyataan perusahaan.

Afeela 1 sebelumnya sempat mencuri perhatian saat diperkenalkan dalam bentuk prototipe pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2023. Versi spesifikasi produksi kemudian ditampilkan pada CES 2025, dengan target produksi pada pertengahan 2026.

Mobil ini dirancang mengusung sistem dua motor listrik dengan tenaga lebih dari 400 horsepower. Namun, jarak tempuh yang diperkirakan sekitar 300 mil dinilai tidak terlalu kompetitif di kelasnya.

Sony Honda Mobility mencoba menonjolkan keunggulan pada sistem bantuan pengemudi canggih serta teknologi komputer onboard khas Sony. Meski demikian, hal itu dianggap belum cukup untuk menarik minat pasar secara luas.

Selain faktor internal, kondisi industri juga turut memengaruhi. Permintaan kendaraan listrik di sejumlah pasar utama seperti Eropa dilaporkan mulai melemah, sementara dukungan kebijakan di Amerika Serikat mengalami penurunan.

Di sisi lain, persaingan di industri EV semakin ketat dengan dominasi pemain besar seperti Tesla serta produsen otomotif asal Tiongkok yang agresif memperluas pasar.

Sejumlah analis menilai Afeela 1 akan sulit bersaing, terlebih dengan banderol harga mulai sekitar 89.900 dolar AS yang dianggap kurang kompetitif dibandingkan rival sekelasnya.

Tekanan finansial yang dialami Honda juga menjadi faktor penting. Perusahaan tersebut disebut tengah meninjau ulang investasi besar di sektor kendaraan listrik, bahkan berpotensi mencatat kerugian tahunan pertama dalam beberapa dekade.

Kondisi tersebut akhirnya membuat proyek Afeela 1 harus dihentikan sebelum benar-benar masuk tahap produksi massal. (*)

Artikel Afeela EV Batal Meluncur, Sony-Honda Setop Proyek Mobil Listrik pertama kali tampil pada Lifestyle.

Belanja Pegawai Batam 39 Persen, Amsakar Siapkan Skema Penyesuaian

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. f Istimewa

batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mulai menyusun langkah penyesuaian anggaran menyusul rencana pemberlakuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ketentuan tersebut tertuang dalam UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang ditargetkan berlaku paling lambat pada 2027.

“Karena aturan ini akan diberlakukan, maka penyusunan anggaran harus kami mulai dari sekarang,” kata Amsakar, Senin (30/3).

Ia mengatakan, porsi belanja pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam saat ini masih berada di kisaran 39 persen. Kondisi itu membuat pemerintah daerah perlu merumuskan strategi untuk menurunkannya hingga sesuai batas yang ditentukan.

“Kami sedang memikirkan langkah-langkah yang bisa diambil agar penyesuaian ini tidak berdampak pada kinerja ASN,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama OPD, khususnya dinas-dinas penghasil, guna mencari formulasi yang tepat dalam mengurangi beban belanja pegawai tanpa mengganggu pelayanan publik.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah yang belum tergarap maksimal. Upaya tersebut tetap akan mempertimbangkan kondisi masyarakat agar tidak menimbulkan beban tambahan.

Selain itu, skema penyesuaian juga berpotensi menyasar pejabat struktural. Amsakar memberi gambaran bahwa pengurangan belanja dapat dilakukan melalui penyesuaian penghasilan pada level tersebut.

“Misalnya pejabat struktural seperti kepala dinas yang saat ini bisa menerima sekitar Rp25 juta, mungkin disesuaikan menjadi Rp23 juta. Nanti akan dihitung mekanismenya seperti apa,” katanya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut, jika diterapkan, akan diawali dari kalangan pimpinan sebagai bentuk contoh bagi jajaran di bawahnya.

“Secara terbatas sudah saya sampaikan kepada pimpinan OPD, jika kebijakan ini benar-benar diberlakukan, maka pejabat struktural lebih dulu yang akan menjadi contoh. Bukan ASN atau pegawai di level bawah,” ujar Amsakar.(*)

Artikel Belanja Pegawai Batam 39 Persen, Amsakar Siapkan Skema Penyesuaian pertama kali tampil pada Metropolis.

PUPR Anambas Anggarkan Rp900 Juta Benahi Jalan dan Air Bersih RSUD Tarempa

0
Fasilitas RSUD Tarempa segera dibenahi. PUPR Anambas siapkan anggaran Rp900 juta. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anambas mengalokasikan anggaran sebesar Rp900 juta untuk peningkatan fasilitas penunjang di RSUD Tarempa.

Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung operasional rumah sakit yang sebelumnya telah dibangun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), agar dapat melayani masyarakat secara maksimal.

Kepala Dinas PUPR Kepulauan Anambas, Andyguna Hasibuan mengatakan, peningkatan fasilitas mencakup pembangunan akses jalan serta penyediaan jaringan air bersih.

“Untuk pembangunan jalan dan penataan beberapa item membutuhkan sekitar Rp700 juta. Sisanya dialokasikan untuk penyediaan air bersih,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi jalan menuju RSUD Tarempa saat ini masih belum layak. Jalan yang masih berupa tanah kerap menyulitkan akses, terutama saat hujan karena menjadi becek dan licin.

Menurutnya, akses jalan tersebut sangat vital karena digunakan oleh pasien, tenaga medis, hingga distribusi logistik rumah sakit.

“Kalau kondisinya masih seperti sekarang tentu akan menghambat pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain itu, lokasi rumah sakit yang berada cukup masuk ke dalam juga menjadi pertimbangan penting dalam pembangunan akses yang lebih representatif.

Akses menuju RSUD Tarempa saat ini juga melintasi lahan milik warga, sehingga perlu penataan agar lebih tertib dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Karena melewati lahan warga, kita perlu memastikan penataan dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, penyediaan jaringan air bersih juga menjadi prioritas utama. Ketersediaan air bersih dinilai krusial untuk menunjang seluruh aktivitas medis maupun nonmedis di rumah sakit.

“Air bersih sangat penting untuk operasional rumah sakit, sehingga harus dipastikan tersedia dengan baik,” kata Andyguna.

Saat ini, Dinas PUPR Kepulauan Anambas tengah menyiapkan proses administrasi untuk masuk ke tahap lelang proyek.

Pemkab berharap, setelah fasilitas penunjang tersebut selesai, RSUD Tarempa dapat beroperasi secara optimal dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Anambas. (*)

Artikel PUPR Anambas Anggarkan Rp900 Juta Benahi Jalan dan Air Bersih RSUD Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.

Dijanjikan 5.000 Ringgit, Dua Kurir Sabu dari Malaysia Ditangkap Polisi

0
Dua terdakwa kasus narkotika berdiri di hadapan majelis hakim saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Senin (30/3). f Azis Maulana/ Batam Pos

batampos –Pengadilan Negeri Batam menggelar sidang perkara narkotika dengan dua terdakwa, Sudarman dan Suhanto, pada Senin, (30/3).

Agenda sidang kali ini menghadirkan dua saksi penangkap dari Polda Kepulauan Riau yang mengungkap jalur masuk sabu dari Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tiwik, dengan hakim anggota Douglas dan Randi Jastian. Dalam keterangannya, saksi penangkap Azis dan Afdalu menyebut kedua terdakwa masuk ke Batam melalui “jalur belakang” atau jalur ilegal dari Malaysia.

“Mereka datang dari Malaysia lewat jalur gelap. Barang itu milik seseorang bernama Acong,” ujar saksi di hadapan majelis hakim.

Keduanya ditangkap saat tiba di Pelabuhan Rakyat Sagulung. Dari tangan terdakwa, petugas menemukan sabu serta sejumlah pecahan uang ringgit Malaysia. Setelah penangkapan, keduanya langsung diserahkan ke penyidik Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terungkap bahwa keterlibatan kedua terdakwa bermula saat Sudarman bekerja di perkebunan sawit milik Acong di Malaysia pada Agustus 2025. Di sana, ia kerap diajak mengonsumsi sabu oleh Acong.

Sekitar pertengahan September 2025, Sudarman ditawari untuk mengantarkan sabu ke Batam dengan imbalan 5.000 ringgit Malaysia serta paket kecil sabu untuk dikonsumsi. Tawaran itu diterima, dan Sudarman kemudian mengajak Suhanto untuk ikut serta dengan imbalan serupa.

Pada 29 September 2025, Acong menyerahkan dua paket sabu kepada keduanya. Mereka berangkat dari Malaysia pada 1 Oktober 2025 dini hari dan tiba di Batam sekitar pukul 07.00 WIB melalui Pelabuhan Rakyat Sagulung, sebelum akhirnya diamankan petugas TNI Angkatan Laut.

Barang bukti yang disita tidak sedikit. Berdasarkan berita acara penimbangan, dua paket sabu tersebut memiliki berat bersih masing-masing 500,28 gram dan 495,58 gram, dengan total mencapai 995,86 gram—nyaris satu kilogram.

Hasil uji laboratorium dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam memastikan bahwa kristal tersebut positif mengandung metamfetamin, yang termasuk dalam narkotika golongan I.

Jaksa menilai perbuatan kedua terdakwa memenuhi unsur percobaan atau permufakatan jahat dalam peredaran narkotika golongan I dengan berat melebihi 5 gram, sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Artikel Dijanjikan 5.000 Ringgit, Dua Kurir Sabu dari Malaysia Ditangkap Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Proses Investigasi Kasus Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Masih Berjalan, akan Segera Dilaporkan ke Kementerian

0
Konfrensi pers terkait dugaan pungli di Imigrasi Batam. f Istimewa

batampos – Dugaan pungutan liar oleh oknum petugas imigrasi di Pelabuhan Internasional Batam Centre kian menguat sebagai persoalan yang tak berdiri sendiri. Keluhan wisatawan yang berulang terekam dalam ulasan di berbagai platform digital serta disuarakan pelaku industri pariwisata menunjukkan praktik tersebut diduga telah berlangsung lama dan mengarah pada pola yang sistemik.

Di tengah sorotan publik, langkah investigasi internal Direktorat Jenderal Imigrasi justru menuai pertanyaan. Penelusuran yang sejauh ini berfokus pada peristiwa 13 dan 14 Maret dinilai belum menyentuh akar persoalan, termasuk kemungkinan aliran dana dan keterlibatan pihak lain di balik praktik tersebut.

Kasubdit Kepatuhan Internal Ditjen Imigrasi, Washington Napitupulu, mengatakan proses investigasi masih berjalan.

“Masih ada beberapa persoalan dan pihak eksternal yang dimintai keterangan. Kami harapkan dalam waktu tidak lama akan tuntas, kemudian hasilnya dilaporkan ke kementerian untuk direkomendasikan langkah lanjutan, baik penjatuhan hukuman disiplin maupun kode etik,” ujarnya, Senin (30/3).

Ia menyatakan, penanganan kasus ini berada dalam koridor penegakan disiplin dan etika pegawai, sehingga seluruh proses membutuhkan kehati-hatian serta pembuktian yang komprehensif.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, menyatakan pihaknya berkomitmen melakukan pembenahan menyusul ramainya pemberitaan dan sorotan di media sosial.

Menurutnya , sejumlah langkah perbaikan telah diterapkan, terutama dalam pengawasan di area pemeriksaan.

“Kami telah berkoordinasi sejak 26 Maret 2026 terkait kewenangan akses bagi pemegang pas pengunjung (visitor) dengan pembatasan memasuki area tertentu. Sejak saat itu kami pastikan tidak ada lagi proses pemeriksaan keimigrasian atau cap paspor yang dilakukan di luar konter resmi,” kata Hajar.

Ia menambahkan, penggunaan ruang pemeriksaan hanya diperuntukkan bagi kondisi khusus, seperti penumpang yang diduga menggunakan paspor atau visa palsu, yang kemudian ditindaklanjuti melalui proses interogasi sesuai prosedur.

Meski demikian, berbagai kalangan menilai langkah tersebut belum cukup untuk menjawab kekhawatiran publik.

Desakan agar investigasi diperluas—tidak hanya pada kasus yang mencuat belakangan menguat, seiring harapan agar institusi imigrasi melakukan pembenahan menyeluruh guna memulihkan kepercayaan, khususnya di pintu masuk internasional strategis seperti Batam Centre.(*)

Artikel Proses Investigasi Kasus Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Masih Berjalan, akan Segera Dilaporkan ke Kementerian pertama kali tampil pada Metropolis.

Jadwal Haji Belum Berubah, 121 JCH Karimun Siap Berangkat via Embarkasi Batam

0
Jemaah calon haji asal Karimun mengikuti manasik haji sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci 2026. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos – Jadwal keberangkatan 121 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, hingga kini belum mengalami perubahan meski situasi di Timur Tengah tengah menjadi perhatian.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Karimun, Muliadi, mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi terkait perubahan jadwal keberangkatan.

“Sesuai jadwal, JCH Karimun akan berangkat ke Embarkasi Batam pada 22 April 2026. Kemudian pada 23 April melanjutkan perjalanan menuju Madinah,” ujarnya, Senin (30/3).

Ia memastikan seluruh tahapan persiapan jemaah telah rampung sebelum Ramadan, mulai dari manasik haji hingga pemeriksaan kesehatan.

Dengan demikian, para jemaah saat ini hanya menunggu waktu keberangkatan.

“Kami terus berkomunikasi dengan jemaah agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri, termasuk memahami panduan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

Selain itu, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1447 Hijriah/2026 Masehi oleh seluruh JCH Karimun juga telah selesai dilakukan pada bulan lalu.

“Seluruh administrasi sudah tuntas. Tinggal menunggu pembagian perlengkapan seperti koper, tanda pengenal, dan atribut lainnya,” ujarnya.

Dari total 121 jemaah, tercatat jemaah termuda adalah Hafiz (26) asal Kecamatan Meral, sementara jemaah tertua adalah Jaliyah (84) dari Kecamatan Kundur.

Adapun sebaran jemaah berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Kecamatan Karimun 26 orang, Meral 31 orang, Tebing 16 orang, Kundur 32 orang, serta wilayah lainnya seperti Moro, Kundur Utara, Kundur Barat, Durai, dan Meral Barat.

Muliadi menambahkan, tidak menutup kemungkinan adanya tambahan kuota haji untuk Karimun pada tahun ini.

“Kemungkinan tambahan kuota masih terbuka, namun kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat,” katanya. (*)

Artikel Jadwal Haji Belum Berubah, 121 JCH Karimun Siap Berangkat via Embarkasi Batam pertama kali tampil pada Kepri.

Perangkat Lampu Lalu Lintas di 10 Persimpangan Disikat Maling

0
Foto. Box server lampu merah Indo Mobil Baloi digasak maling. Dok. dishub untuk Batam Pos

batampos – Aksi pencurian perangkat lampu lalu lintas di Kota Batam kian meresahkan. Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 10 titik simpang dilaporkan menjadi sasaran maling, menyebabkan sistem pengatur lalu lintas di sejumlah ruas jalan vital terganggu.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Batam, Leo Putra, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Barelang untuk mengusut kasus tersebut. Bahkan, rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sejumlah lokasi kejadian telah diserahkan kepada penyidik untuk ditelusuri lebih lanjut.
“CCTV dari lokasi kejadian sudah kami serahkan ke Satreskrim dan saat ini masih dalam proses penelusuran,” ujar Leo.

Di tengah proses penyelidikan, pihak Dishub juga bergerak cepat melakukan perbaikan. Sejumlah titik yang mengalami kerusakan kini sedang ditangani oleh tim pemelihara di lapangan agar fungsi lampu lalu lintas bisa kembali normal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon juga belum mendapatkan respons.

Di lapangan, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batam, Faisal Novrieco, mengungkapkan bahwa aksi pencurian boks server lampu lalu lintas terus berulang dengan pola serupa. Bahkan, pelaku semakin berani menyasar titik-titik strategis.
“Terbaru terjadi di Simpang Indomobil Nagoya dan Simpang Batu Ampar. Di Batu Ampar bahkan yang tersisa hanya pondasi kontrol saja,” kata Faisal.

Ia merinci, dari total 49 simpang yang ada di Batam, sebanyak 10 simpang telah menjadi korban. Dua di antaranya mengalami kerusakan parah karena seluruh boks kontrol disikat habis, yakni di kawasan Basecamp dan Batu Ampar.
“Sementara delapan simpang lainnya, pelaku hanya mengambil bagian penutup boks. Tapi dampaknya tetap besar, karena kalau kena air atau disiram, sistem pasti error,” jelasnya.

Adapun simpang yang terdampak antara lain flyover, KDA luar, Kalista, Simpang Panbil, Simpang Kara, Masjid Agung, Indomobil Basecamp, Nagoya, hingga Batu Ampar. Aksi ini terjadi dalam rentang waktu singkat, yakni pada 24 hingga 26 Maret.

Faisal menambahkan, pencurian komponen lampu lalu lintas bukan hal baru. Pada 2023 lalu, kasus serupa juga marak terjadi, terutama karena baterai cadangan belum ditanam sehingga mudah diambil pelaku.
“Sekarang baterai sudah kita tanam untuk mengurangi risiko pencurian. Tapi pelaku tetap mencari celah dengan mengambil bagian lain,” ujarnya.

Dishub Batam pun mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum. Selain itu, pihaknya berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar aksi serupa tidak terus berulang dan membahayakan pengguna jalan.(*)

Artikel Perangkat Lampu Lalu Lintas di 10 Persimpangan Disikat Maling pertama kali tampil pada Metropolis.

Rayakan Kebersamaan dengan Paket Halalbihalal Spesial di Aston Inn Gideon Batam

0
Nikmati pengalaman bersantap lengkap mulai dari IDR 159.000 net per pax (minimum 30 pax). F. Aston Batam untuk Batam Pos.

batampos – Aston Inn Gideon Batam menghadirkan paket spesial Halalbihalal yang dapat dinikmati mulai 23 Maret hingga 6 April 2026, sebagai pilihan ideal untuk merayakan momen kemenangan setelah Ramadan bersama keluarga, rekan kerja, maupun relasi.

Dengan harga IDR 159.000 net per orang dan minimal pemesanan 30 orang, paket ini dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap yang lengkap dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Mengusung konsep stall yang variatif, para tamu dapat menikmati beragam pilihan menu mulai dari Takjil seperti kurma, bubur ketan hitam, kolak pisang, kue bugis, ketan srikaya, hingga lapis Surabaya.

Selain itu, tersedia berbagai hidangan stall seperti Soto Daging Padang, Siomay, Martabak Asin, Gorengan, serta Signature Dish Sate Gideon.

Untuk menu utama, Aston Inn Gideon Batam juga menyajikan hidangan khas Padang seperti nasi putih, dadar Padang, gulai nangka, ayam pop, dan rendang, lengkap dengan condiments serta pilihan minuman seperti infused water, es sirup, dan coffee/tea.

“Melalui paket Halalbihalal ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dalam suasana yang nyaman dan berkesan,” ujar Bagus Panca Wardana, Head Chef Aston Inn Gideon Batam.

Dengan kombinasi menu yang beragam dan suasana yang hangat, Aston Inn Gideon Batam optimis paket Halalbihalal ini dapat menjadi pilihan utama masyarakat Batam dalam merayakan momen kebersamaan pasca Hari Raya. Reservasi dapat dilakukan lebih awal untuk memastikan ketersediaan tempat. (*/adv)

Artikel Rayakan Kebersamaan dengan Paket Halalbihalal Spesial di Aston Inn Gideon Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemarau Panjang dan Volume Waduk Berkurang, Warga dan Petugas Gelar Doa Bersama

0
Dam Mukakuning mulai surut. F. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Ketersediaan air bersih di Kota Batam di tengah musim kemarau saat ini masih dalam kondisi terkendali. Meski curah hujan menurun dalam beberapa waktu terakhir, ketahanan air pada sejumlah waduk masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui sistem distribusi yang terintegrasi.

Air menjadi kebutuhan primer yang tidak tergantikan bagi kehidupan manusia. Berbeda dengan daerah lain, Batam tidak memiliki sumber air alami seperti sungai besar atau mata air, sehingga seluruh pasokan air baku bergantung pada air hujan yang ditampung di waduk atau dam.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Batam masih akan mengalami musim kemarau. Kondisi ini berdampak pada menurunnya volume air di waduk akibat berkurangnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, terdapat harapan dari prediksi BMKG yang menyebutkan bahwa curah hujan pada April 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan Maret 2026. Peningkatan ini diharapkan mampu menambah pasokan air secara alami dan memperbaiki kondisi waduk secara bertahap.
Saat ini, ketahanan air di tujuh waduk yang dikelola PT Air Batam Hulu berada pada kategori cukup, dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 4.500 liter per detik. Ketersediaan tersebut dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam.

Humas PT Air Batam Hulu, Ginda Alamsyah, menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan air masih aman, namun tetap perlu pengelolaan bijak. “Secara umum ketersediaan air baku masih mencukupi, namun penggunaan air harus tetap diperhatikan agar tidak terjadi pemborosan,” ujarnya.

Di tengah kondisi kemarau ini, upaya tidak hanya dilakukan secara teknis, tetapi juga melalui pendekatan spiritual. Polsek Batu Aji bersama masyarakat kembali gelar Shalat Istisqa di Masjid Al Jihad, Perumahan Putri Tujuh, Kelurahan Kibing, Minggu (29/3) sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkompimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan tampak dalam pelaksanaan ibadah, mencerminkan sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau panjang.

Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizki Subagyo menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. “Ini bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi yang sedang dihadapi,” katanya.

Seiring meningkatnya kebutuhan air saat musim panas, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air, menghindari pemborosan, serta menjaga lingkungan dan daerah resapan. Dengan kolaborasi antara pengelola, aparat, dan masyarakat, diharapkan ketersediaan air di Batam tetap terjaga dan kemarau dapat dilalui dengan baik.(*)

Artikel Kemarau Panjang dan Volume Waduk Berkurang, Warga dan Petugas Gelar Doa Bersama pertama kali tampil pada Metropolis.

Penerbangan di Hang Nadim Padat, Penumpang dan Pesawat Naik Dua Digit

0
Suasana mudik di Bandara Hang Nadim masih ramai. PT BIB siap menghadapai lonjaka penunpang arus balik. F.Azis Maulana

batampos – Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam selama musim Lebaran 2026 terpantau padat. Tak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat hingga dua digit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius, mengatakan posko angkutan Lebaran 2026 telah resmi ditutup pada 29 Maret, setelah berlangsung sejak 13 Maret.

“Alhamdulillah, selama periode posko angkutan Lebaran, terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 10 persen. Dari sebelumnya sekitar 253 ribu orang menjadi 284 ribu penumpang,” ujar Anton, Senin (30/3).

Ia menyebutkan, peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat yang mencapai 11 persen dibandingkan tahun lalu. Capaian ini bahkan melampaui rata-rata nasional yang hanya berkisar 6,5 persen.

“Artinya, pertumbuhan di Hang Nadim berada di atas rata-rata nasional, baik untuk penumpang maupun pergerakan pesawat,” jelasnya.

Anton menambahkan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret dengan jumlah penumpang keberangkatan mencapai sekitar 19 ribu hingga 20 ribu orang. Sementara puncak arus balik tercatat pada 29 Maret dengan jumlah penumpang sekitar 20 ribu orang.

Adapun rute favorit selama periode Lebaran didominasi kota-kota besar seperti Jakarta, Kualanamu, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, dan Padang.

“Untuk pergerakan harian, pada 29 Maret jumlah penumpang tercatat sebanyak 20.095 orang. Sedangkan data untuk 30 Maret masih dalam proses rekapitulasi,” sebutnya.

Anton juga mengungkapkan sempat terjadi kendala teknis pada beberapa penerbangan. Namun, hal tersebut dapat segera diatasi tanpa mengganggu operasional secara signifikan.

“Ada kendala teknis pada pesawat, tetapi bisa langsung ditangani karena ketersediaan armada di Batam. Jadi bisa segera diganti dan tidak berdampak besar,” katanya.

Menurutnya, kesiapan posko dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci kelancaran arus mudik dan balik tahun ini. Manajemen BIB juga memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal selama periode padat tersebut.

Sementara itu, Komandan Pangkalan Udara Hang Nadim, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, menyampaikan bahwa sinergi antar-stakeholder di lingkungan bandara berjalan baik.

“Semua sudah kami antisipasi. Sinergi antar-stakeholder di bandara sangat baik, sehingga pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Artikel Penerbangan di Hang Nadim Padat, Penumpang dan Pesawat Naik Dua Digit pertama kali tampil pada Metropolis.