Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 2508

UMK 2025 Kota Tanjungpinang Bakal Dibahas usai Pilkada 2024

0
Kadisnaker Tanjungpinang, Efendi. f.ismail

batampos– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tanjungpinang, masih belum melakukan pembahasan terkait nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tanjungpinang, Kepri. Belum dibahasnya UMK tersebut disebabkan belum adanya keputusan Upah Minimum Regional (UMR) dari pusat.

Pembahasan UMK Tanjungpinang sendiri, diperkirakan akan dilakukan setelah berlangsungnya Pilkada serentak, pada 27 November mendatang. Sehingga, ia tidak bisa memastikan kapan UMK ini disahkan.

BACA JUGA: UMK 2025 Tanjungpinang Diprediksi Naik, Pembahasan Tunggu Juknis Pusat

“Mungkin pembahasan (UMK) setelah Pilkada 2024. Menunggu suasana tentram, setelah pemilihan,” kata Kadisnaker Tanjungpinang, Efendi kepada Batam Pos, Kamis (21/11).

Sejauh ini, UMR yang digesa dari Kemnaker memang belum ditetapkan. Sehingga, pihaknya masih menunggu putusan dari pemerintah pusat tersebut, untuk pembahasan dan menentukan nilai UMK Tanjungpinang.

Tahun sebelumnya, penetapan UMK biasanya memang dilakukan di pertengahan November. Sementara untuk UMK tahun 2025, penetapannya bakal ngaret, mengingat lambannya pengesahan nilai UMR dan UMP.

“Biasanya memang pertengahan November. Namun, untuk tahun ini kita masih menunggu dan pembahasannya dilakukan setelah Pilkada,” tambahnya.

Kendati demikian, kata Efendi nilai UMK Tanjungpinang 2025 bakal mengalami kenaikan, dibandingkan dengan tahun ini senilai Rp3.402.429. Namun, ia mengaku belum bisa memastikan berapa nilai kenaikan terhadap UMK 2025.

Kenaikan UMK juga tergantung dengan kondisi daerah. Seperti angka inflasi dan lain sebagainya. “(Setiap tahun) biasanya memang naik, tapi berapa angkanya kita juga tidak tahu. Karena memang tidak bisa diprediksi,” pungkasnya.

Sementara Kepala Disnakertrans Kepri, Mangara M Simarmata menegaskan bahwa pembahasan UMP Kepri di tunda hingga selesai Pilkada 2024. Selain itu, belum dibahasnya UMP disebabkan adanya Putusan MK terkait gugatan pekerja.

“UU Tersebut ada perubahan, khususnya sektor pengupahan. Maka regulasi pengupahan harus disesuaikan dengan putusan tersebut. Menunggu regulasi dari Kemnaker yang baru,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel UMK 2025 Kota Tanjungpinang Bakal Dibahas usai Pilkada 2024 pertama kali tampil pada Kepri.

6 TPS Pilkada 2024 di Tanjungpinang Rawan PSU dan PSSU

0
Proses PSU di TPS yang ada di Kelurahan Pinang Kencana saat Pemilu 2024, Sabtu (24/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang, Kepri mengklaim, hampir semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada 2024 yang ada di Ibu Kota Provinsi Kepri masuk dalam kategori rawan.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Muhammad Yusuf mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi, terkait kerawanan di 323 TPS. Dari hasil identifikasi, hampir semua TPS masuk dalam kategori rawan.

“Tetapi sebagian besar masuk dalam kategori rawan ringan. Pemetaan kerawanan ini berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 112 Tahun 2024 tentang Identifikasi TPS rawan,” kata Yusuf, Kamis (21/11).

BACA JUGA: Debat Terakhir Pilwako Selesai, KPU Tanjungpinang Ajak Masyarakat Hadir di TPS Saat Pencoblosan

Dari hasil pemetaan, setidaknya terdapat enam TPS yang rawan mengalami Pemilihan Suara Ulang (PSU) dan Perhitungan Surat Suara Ulang (PSSU). Kemudian terdapat dua TPS yang rawan terjadinya intimidasi terhadap petugas penyelenggara Pilkada 2024.

Sementara ratusan TPS lainnya, adanya rawan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), Pemilih Pindahan (DPTb), Pemilih Tidak Terdaftar (DPK), logistik Tidak Memadai, rawan bencana, hingga TPS rawan karena dekat dengan lembaga pendidikan.

“Identifikasi ini berdasarkan sejumlah indikator strategis yang berpotensi memengaruhi kualitas pelaksanaan Pemilu,” tambah Yusuf.

Untuk mengantisipasi, Bawaslu menyatakan sudah menyusun sejumlah strategi pencegahan yang komprehensif. Seperti, mengintensifkan patroli pengawasan di TPS rawan. Selain itu, Bawaslu Tanjungpinang juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kita harap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya partisipasi aktif dalam pengawasan pemilu,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel 6 TPS Pilkada 2024 di Tanjungpinang Rawan PSU dan PSSU pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Kembali Serahkan BAP Kasus Tersangka Hasan ke Jaksa

0
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan, Samsul Sahubauwa. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Penyidik Satreskrim Polres Bintan kembali menyerahkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan pemalsuan surat lahan dengan tersangka mantan Camat Bintan Timur, yang saat ini menjabat Kadiskominfo Kepri, Hasan ke Kejaksaan Negeri Bintan.

“Berkasnya sudah diserahkan kembali ke Jaksa,” kata Kasat Reskrim Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi saat dihubungi pada Jumat (22/11/2024).

Penyidik terus berupaya melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa. Dalam penyerahan kembali berkas ke jaksa, dia mengatakan, penyidik menyertakan keterangan dari pihak Pemerintah Provinsi Riau terkait SK Gubernur Riau tahun 1991.

BACA JUGA: Aliansi Wartawan Kepri Minta Gubkepri Copot Hasan dari Kadiskominfo Kepri 

Dalam keterangan itu, arsip SK Gubernur Riau tahun 1991 sudah tidak ada.

Sementara Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan, Samsul Sahubauwa membenarkan, pihaknya telah menerima kembali berkas kasus dugaan pemalsuan surat lahan dengan tersangka Hasan.

“Berkas diterima hari ini dan diteruskan ke jaksa peneliti untuk diteliti lagi apakah sudah dipenuhi atau tidak,” kata Samsul ditemui di kantor Kejari Bintan, Bintan Buyu, Jumat (22/11/2024) siang.

Dia enggan mengungkapkan terkait materi, apakah petunjuk yang diminta jaksa peneliti sudah dipenuhi atau tidak oleh penyidik.

Namun Samsul menegaskan, penyidik dan jaksa peneliti terus berkoordinasi terkait kasus ini. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Polisi Kembali Serahkan BAP Kasus Tersangka Hasan ke Jaksa pertama kali tampil pada Kepri.

Hendak Melarikan Diri ke Jakarta, Penganiaya Mantan Kekasih Diciduk Polisi

0
MN, penganiaya mantan kekasih diciduk polisi.

batampos – Kasus penganiayaan yang dialami seorang wanita bernama Yolanda Rindiani viral di media sosial. Wanita ini mengaku dianiaya mantan pacarnya berinisial MN hingga babak belur.

Yolanda mengaku penganiayaan itu dialaminya pada Minggu (10/11) kemarin di jalan kawasan Batam Kota. Saat itu, ia dijemput oleh pelaku menggunakan mobil.

“Saya dijemput dari rumah teman saya karena paginya itu ada event nari. Saya mau dijempit karena menurut saya, saya baik-baik saja dengan beliau, meskipun sudah tidak memiliki hubungan sejak September lalu,” ujarnya.

Awalnya, kata Yolanda, pelaku meminta hubungan asmaranya dilanjutkan, namun korban enggan karena pelaku diketahui tengah mendekati seorang wanita dari chatingan yang masuk di ponsel.

Lantas, pelaku tak terima dan berusaha mengecek ponsel korban. “HP saya diminta dan paswordnya, saya menolak,” katanya.

Karena menolak, korban dianiaya pelaku dengan cara dipukul, dicekik, dijambak, dan digigit. Akibatnya, korban mengalami memar dan luka di wajah serta kepala.

“Saya tidak kuat akhirnya memberikan pasword HP saya. Setelah dicek, saya dipukul lagi dan lagi. Setelah itu saya dipulangkan dalam keadaan hancur babak belur,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, Yolanda melaporkan kejadian pelaku ke Mapolresta Barelang dan dilimpahkan ke Mapolsek Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Winarta membenarkan adanya kejadian ini. Atas laporan korban, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di Bandara Bandar Internasional Hang Nadim Batam pada Jumat (22/11) siang.

“Pelaku sudah diamankan. Hendak melarikan diri ke Jakarta,” ujarnya.

Agung mengatakan pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dari pemeriksaan sementara, pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena sakit hati ketahuan mendekati wanita lain.

“Pelaku masih dimintai keterangan. Nanti kita sampaikan detailnya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Hendak Melarikan Diri ke Jakarta, Penganiaya Mantan Kekasih Diciduk Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Keluhkan Lampu PJU di Tanjungsengkuang Padam Total

0
Kondisi Lampu PJU di Tanjungsengkuang padam total sejak beberapa pekan terakhir.
batampos – Sejumlah warga di Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, mengeluhkan kondisi jalan yang gelap gulita akibat seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut padam. Lampu PJU yang terletak di sepanjang jalan seken menuju arah Lantamal IV sudah mati sejak beberapa pekan terakhir dan belum ada upaya perbaikan dari pihak pemerintah daerah.
Hidayatullah, salah satu warga Tanjungsengkuang, mengaku keadaan ini sangat mengkhawatirkan bagi pengendara yang melintas, terutama pada malam hari. Selama ini, warga hanya mengandalkan penerangan dari kios-kios milik pedagang yang ada di sepanjang jalan untuk menerangi area tersebut.
“Untung ada penerangan dari kios, jadi jalan masih terang. Kalau tidak, pasti gelap gulita karena tidak ada satu pun lampu PJU yang hidup,” ujar Hidayatullah, Jumat (22/11).
Ia mengungkapkan bahwa masalah padamnya lampu PJU ini sudah berlangsung cukup lama dan belum ada respons nyata dari pemerintah untuk memperbaikinya. Keadaan ini, menurutnya, tak hanya membahayakan keselamatan pengendara, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya tindak kejahatan di daerah tersebut, mengingat gelapnya suasana pada malam hari.
“Gelap seperti ini rawan sekali, terutama bagi pengendara motor dan pejalan kaki. Saya harap pemerintah bisa segera memperbaikinya, karena sudah terlalu lama dibiarkan. Ini juga sangat mengganggu kenyamanan warga yang tinggal di sekitar sini,” tambah Hidayatullah.
Selain itu, warga lainnya juga merasa khawatir dengan kondisi ini. Mereka berharap pemerintah segera menanggapi keluhan mereka dan segera melakukan perbaikan. “Jalan ini adalah akses utama bagi banyak orang, jadi kalau sampai gelap seperti ini, tentu sangat mengganggu dan berbahaya,” kata Rian, salah seorang warga Tanjung Sengkuang lainnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait padamnya lampu PJU di Tanjungsengkuang dan akan segera menindaklanjuti perbaikan. “Kami akan segera memeriksa kondisi lampu PJU di sana dan melakukan perbaikan. Terima kasih atas laporannya,” ujar Kukuk.
Warga berharap respons pemerintah dapat lebih cepat untuk mengatasi masalah ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Warga Keluhkan Lampu PJU di Tanjungsengkuang Padam Total pertama kali tampil pada Metropolis.

Harapan Masyarakat, Pengamat: Ansar-Nyanyang Pimpin Kepri Lima Tahu ke Depan

0
Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura diantara para pendukungnya.

batampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura semakin menjadi kombinasi brilian sekaligus harapan masyarakat Kepri. Ansar-Nyanyang diyakini bisa memimpin dan membawa Kepri lebih maju dan berprestasi ke depan.

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza mengatakan, Ansar-Nyanyang merupakan kombinasi hebat memimpin Kepri lima tahun ke depan. Karenanya, ia yakin, Ansar-Nyanyang pemimpin ideal untuk kemajuan Kepri.

“Ini menunjukkan pasangan Ansar-Nyanyang diharapkan oleh masyarakat untuk memimpin Kepri lima tahun ke depan,” kata Efriza, ketika dihubungi, pada Jumat (22/11/2024).

Ia melanjutkan, potensi kemenangan Ansar-Nyanyang di Pilgub Kepri 2024 semakin terbuka lebar. Hal itu tercatat dari survei Poltracking periode 13-19 November yang menunjukkan Ansar-Nyanyang mengantongi elektabilitas sebesar 52,9 persen.

“Potensi kemenangan untuk Ansar-Nyanyang diyakini amat tinggi, dengan dasar pola umum survei ada survei tentang kemantapan pemilih,” ucapnya.

Besarnya dukungan masyarakat Kepri untuk Ansar-Nyanyang berbuah elektabilitas yang tinggi yakni sebesar 52,9 persen. Adapun Muhammad Rudi-Aunur Rafiq hanya mendapatkan 42,2 persen suara sedangkan yang belum memilih ada di angka 4,9 persen.

Maka dari itu, Efriza meyakini, Ansar-Nyanyang tinggal menghitung hari untuk menjemput kemenangan di Pilgub Kepri 2024. Ia menilai, Ansar-Nyanyang layak memimpin Kepri lebih baik di periode mendatang.

“Potensi kemenangan besar bagi Ansar-Nyanyang,” tutup Efriza. (*/adv)

Artikel Harapan Masyarakat, Pengamat: Ansar-Nyanyang Pimpin Kepri Lima Tahu ke Depan pertama kali tampil pada Metropolis.

Poltracking Ungkap Ansar-Nyanyang Diterima Merata Seluruh Kalangan untuk Pimpin Kepri

0
Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad (kemeja putih) – Nyanyang Haris Pratamura (batik merah) duduk berdampingan saat kampanye.

batampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura merupakan pemimpin bagi seluruh kalangan dan berkomitmen membawa Kepri makmur merata. Diterima oleh seluruh lapisan masyarakat membuat Ansar-Nyanyang semakin potensial memimpin kemajuan Kepri ke depan.

Adapun hal itu tercatat dari survei Poltracking periode 13-19 November 2024 yang mencatatkan bahwa Ansar-Nyanyang dipilih oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari milenial muda, milenial matang, generasi X dan baby boomers.

“Ini menunjukkan Ansar-Nyanyang diterima semua lapisan masyarakat,” kata Efriza, ketika dihubungi, pada Jumat (22/11/2024).

Di dalam survei tersebut, pada kelompok milenial muda Ansar-Nyanyang mengantongi dukungan besar. Di kelompok tersebut, Ansar-Nyanyang mendapatkan dukungan sebesar 52,4 persen.

Lalu, di kelompok milenial matang, Ansar-Nyanyang juga berhasil unggul atas Muhammad Rudi-Aunur Rafiq. Ansar-Nyanyang memperoleh dukungan 52,9 persen sedangkan Rudi-Rafiq 42,5 persen.

Kemudian, pada generasi X dan baby boomers, Ansar-Nyanyang semakin tak terkalahkan. Di kelompok generasi X, Ansar-Nyanyang memperoleh dukungan 57,2 persen, sedangkan di golongan baby boomers, Ansar-Nyanyang raup 58,5 persen.

Kendati tidak bisa mengambil ceruk generasi Z, Efriza meyakini, Ansar-Nyanyang tetap kombinasi terkuat memenangkan Pilgub Kepri 2024. Karenanya, Efriza meyakini bahwa Ansar-Nyanyang berpotensi bisa terus memperkuat elektabilitasnya jelang hari pemungutan suara mendatang.

“Ansar-Nyanyang tak perlu pesimis, sebab persentase elektabilitas dirinya 52,9 persen dan diyakini representasi keterpilihannya diprediksi bisa lebih besar karena kecenderungan pemilih ragu juga masih cenderung tinggi,” ujar Efriza. (*/adv)

Artikel Poltracking Ungkap Ansar-Nyanyang Diterima Merata Seluruh Kalangan untuk Pimpin Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Haloo Pemko…, Ketua RT di Tanjungpinang Mengeluh, Insentif sudah Nunggak 2 Bulan

0
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat.

batampos– Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mengeluhkan terkait insentif yang belum dibayarkan selama dua bulan. Menunggaknya insentif ini membuat lembaga kemasyarakatan itu mengeluh.

Pasalnya, mereka sudah dua bulan belum menerima insentif senilai Rp600 ribu per bulan tersebut. Keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang yang mengalami defisit, disebut Ketua RT sebagai penyebabnya.

“Belum dibayarkan Oktober dan November. Pemerintah Tanjungpinang berdalih lagi mengalami defisit,” kata Nasrun, Ketua Ketua RT 03 RW 07 Kelurahan Melayu Kota Piring, Kamis (21/11).

BACA JUGA: 9 Desa Dapat Tambahan Insentif dari Pusat

Ia menegaskan, total insentif yang ditunggak oleh Pemko Tanjungpinang senilai Rp1,2 juta, belum dipotong dengan adanya uang BPJS dan pajak negara. Sehingga, perbulannya para Ketua RT dan RW tersebut hanya menerima Rp560 ribu per bulan.

Ia berharap, agar insentif dapat segera di cairkan. Apalagi, ia sangat membutuhkan uang tersebut untuk kebutuhan operasional, sebagai penunjang kinerjanya sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkatan paling bawah.

“Kami butuh sekali, susah jika mengandalkan uang kami pribadi, kami mohon segera di bayarkan,” tegasnya.

Kondisi telatnya insentif tersebut juga dirasakan oleh Ketua RW01 Kelurahan Dompak, Gafar. Ia mengaku, telatnya insentif RT RW sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Bahkan, insentif bulan September baru dibayarkan oleh Pemko dipertengahan bulan November ini.

“Insentif September aja baru dibayar tanggal belasan kemarin (November). Katanya Pemko lagi tidak ada uang, makanya telat bayarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat tidak membatah terkait telatnya insentif RT dan RW. Menurutnya, proses pembayaran insentif RT RW tersebut masih masih dalam proses persiapan.

Ia juga tidak mengetahui secara pasti, berapa jumlah Ketua RT dan RW yang insentifnya belum dibayarkan. “Dokumennya masih dilengkapkan, untuk jumlahnya tanyakan ke BPKAD,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Haloo Pemko…, Ketua RT di Tanjungpinang Mengeluh, Insentif sudah Nunggak 2 Bulan pertama kali tampil pada Kepri.

Pep Guardiola Perpanjang Kontrak di Manchester City

0
Manajer Manchester City Pep Guardiola. (Craig Brough/Reuters/Antara)

batampos – Pep Guardiola telah resmi memperpanjang kontraknya sebagai manajer Manchester City untuk masa kerja dua tahun lagi, demikian diumumkan City melalui laman resminya pada Kamis setempat atau Jumat (22/11) dini hari WIB, dikutip dari Antara.

Dengan kontrak barunya itu, maka Guardiola akan menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai manajer City.

Masa kerja Guardiola di City sangat bertabur kesuksesan. Sejauh ini, ia telah memenangi 18 trofi utama, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.

Keberhasilan City memperpanjang kontrak Guardiola disambut gembira Ketua City, Khaldoon Al Mubarak.

“Seperti semua penggemar City, saya gembira bahwa perjalanan Pep dengan Manchester City akan berlanjut. Membuat dedikasi, renjana, dan pemikiran inovatifnya untuk terus membentuk lanskap permainan,” kata Al Mubarak.

“Pembaruan (kontrak) ini akan membuat Pep melampaui satu dekade mengarsiteki Manchester City, dan memberi kesempatan untuk terus menulis ulang buku rekor manajerial,” tambahnya.

Guardiola menambahi, “Manchester City sangat berarti bagi saya. Ini merupakan musim kesembilan saya di sini. Kami telah mengalami banyak masa-masa indah bersama-sama. Saya memiliki perasaan yang sangat istimewa untuk klub sepak bola ini.”

“Itulah mengapa saya begitu gembira untuk bertahan di sini dua musim lagi. Mudah-mudahan sekarang kami dapat menambahi trofi ke jejeran trofi yang kami miliki,” ujarnya.

Berkat keberhasilan City menjuarai Liga inggris musim lalu, City menjadi tim putra pertama sepanjang sejarah yang memenangi empat gelar Liga Inggris berturut-turut.

Pada musim sebelumnya, Guardiola memimpin City memenangi tiga gelar (treble), yakni Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala FA.

Di bawah kepemimpinan Guardiola, City juga menjadi tim pertama sepanjang sejarah Premier League yang memenangi 100 poin dalam semusim (pada musim 2017/2018) dan tim sepak bola Inggris pertama yang memenangi empat trofi domestik (pada musim 2018/2019). (*)

 

Artikel Pep Guardiola Perpanjang Kontrak di Manchester City pertama kali tampil pada Olahraga.

Harga Bawang dan Tomat di Batam Melonjak, Warga Keluhkan Kualitas Pasokan

0
Ilustrasi. Warga saat membeli tomat di Pasar Botania I Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Harga kebutuhan pokok, khususnya bawang merah dan tomat, mengalami lonjakan signifikan di sejumlah pasar tradisional di Batam. Selain mahal, pedagang mengeluhkan kualitas pasokan yang masuk ke pasar tidak memadai, sementara pembeli merasa terbebani dengan harga tinggi.

Bawang merah yang biasanya dijual seharga Rp24 ribu per kilogram kini melambung hingga Rp49 ribu per kilogram. Pedagang menyebut, kenaikan harga ini tidak diimbangi dengan kualitas bawang yang baik.

“Stok bawang merah yang masuk banyak yang rusak. Padahal, harganya sudah mahal sekali. Kami juga sulit menjualnya,” kata Arman, seorang pedagang di Pasar Victoria, Sekupang, Jumat (22/11).

Kenaikan harga juga terjadi pada tomat, yang kini mencapai Rp26 ribu per kilogram dari harga normal Rp20 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat banyak pembeli mengurangi pembelian kebutuhan pokok tersebut.

“Tomat merah dan hijau juga naik sejak beberapa pekan terakhir, ” tambahnya.

Sementara itu, harga cabai merah terpantau stabil di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Kondisi ini sedikit memberikan kelegaan bagi pembeli di tengah kenaikan harga lainnya.

Sayuran seperti kangkung dan bayam juga tidak mengalami lonjakan berarti. Harga kangkung berada di angka Rp8 ribu per kilogram, sedangkan bayam dijual seharga Rp12 ribu per kilogram.

Di sektor perikanan, harga ikan segar di pasar tradisional Batam relatif stabil. Ikan selar tetap dijual dengan harga Rp35 ribu per kilogram, sementara tongkol berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

“Untuk ikan segar, sejauh ini tidak ada kenaikan. Stok masih lancar, dan permintaan juga tidak banyak berubah,” ujar Siti, pedagang ikan di Pasar Sungai Harapan, Sekupang.

Kenaikan harga bawang dan tomat ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi warga dengan pendapatan harian yang terbatas. Mereka berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasar.

“Kalau harga terus naik begini, kami yang penghasilan pas-pasan makin sulit. Apalagi barangnya juga tidak bagus,” kata Lina, seorang ibu rumah tangga.

Ia berharap Pemerintah Kota Batam bersama instansi terkait dapat segera mencari solusi, baik dengan memastikan pasokan berkualitas maupun dengan melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah ini.

Terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, menyampaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam pada Oktober 2024 tercatat 106,74, yang mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 2,48 persen.

Inflasi y-on-y ini terjadi karena adanya kenaikan harga di sembilan kelompok pengeluaran, antara lain, kelompok makanan, minuman dan tembakau yang naik sebesar 2,55 persen, pakaian dan alas kaki 3,48 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 3,25 persen serta kelompok kesehatan 2,54 persen.

“Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Kota Batam pada Oktober 2024 sebesar 0,08 persen, naik dari 106,66 di September menjadi 106,74 pada Oktober 2024,” ujarnya.

Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi y-on-y pada Oktober 2024 di antaranya adalah emas perhiasan, tarif listrik, tarif parkir, beras, sewa rumah, bahan bakar rumah tangga, angkutan udara dan bawang merah.

“Sedangkan untuk m-to-m, komoditas dominan memberikan sumbangan inflasi termasuk emas perhiasan, angkutan laut, tarif kendaraan online roda empat, dan jeruk, ” tambah Eko. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Bawang dan Tomat di Batam Melonjak, Warga Keluhkan Kualitas Pasokan pertama kali tampil pada Metropolis.