
batampos – Empat perusahaan telekomunikasi utama di Singapura menjadi sasaran serangan kelompok spionase siber UNC3886 sejak Juli 2025. Fakta tersebut diungkapkan Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo.
Keempat perusahaan yang terdampak yakni Singtel, StarHub, M1, dan Simba. Meski demikian, Teo menegaskan serangan tersebut tidak sampai mengganggu layanan maupun membobol data pelanggan.
“Dalam satu insiden, pelaku sempat memperoleh akses ke beberapa sistem kritis, tetapi tidak sampai pada tahap yang memungkinkan mereka memengaruhi layanan,” ujar Teo saat membuka acara Operation Cyber Guardian, Senin (9/2).
Ia memastikan hingga kini tidak ditemukan bukti adanya pencurian atau akses terhadap data sensitif pelanggan dari keempat perusahaan telekomunikasi tersebut.
“Sejauh ini, tidak ada indikasi bahwa data pelanggan berhasil diakses atau dicuri,” tegasnya.
Teo yang juga menjabat sebagai Menteri Negara Pintar dan Keamanan Siber mengatakan hasil penyelidikan menunjukkan serangan UNC3886 merupakan kampanye yang disengaja, terarah, dan direncanakan dengan matang, khususnya menyasar sektor telekomunikasi Singapura.
Menindaklanjuti ancaman tersebut, Badan Keamanan Siber Singapura (Cyber Security Agency/CSA) bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah terkait dan perusahaan telekomunikasi untuk menyelidiki serangan serta memastikan sistem nasional tetap aman.
“Sejak UNC3886 terdeteksi, CSA bersama mitra terkait langsung berkoordinasi erat dengan perusahaan yang terdampak untuk menahan dan menanggulangi ancaman,” jelasnya.
Teo menyebut Operation Cyber Guardian merupakan operasi pertahanan siber terintegrasi terbesar yang pernah dilakukan Singapura. Operasi ini melibatkan lebih dari 100 pakar keamanan siber dari enam lembaga pemerintah yang bekerja bersama perusahaan telekomunikasi.
“Operation Cyber Guardian sejauh ini berhasil membatasi aktivitas para penyerang,” pungkasnya. (*)
Artikel Empat Operator Telekomunikasi Singapura Jadi Target Serangan Siber pertama kali tampil pada News.







batampos — Menyambut Tahun Baru Imlek dengan nuansa hangat dan penuh makna, Grand Mercure Batam Centre menghadirkan perayaan eksklusif bertajuk Reunion Dinner of The Fire Horse Dinner Set Menu. Acara ini dirancang sebagai momen kebersamaan keluarga sekaligus perayaan pergantian tahun yang sarat harapan dan kemakmuran.
