Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2543

Membuka Peluang Ekspor UMKM melalui Business Matching di Johor Bahru

0
Rombongan Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) Batam saat di Johor Bahru

batampos – Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) kembali menyelenggarakan kegiatan Lateral Thinking & Business Matching pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2024 yang bertempat di Johor Bahru, Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani UKM Indonesia agar mendapatkan peluang ekspor dan wawasan tentang produk di negara tetangga, Malaysia.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara AEC, Rumah BUMN Batam, PT Danareksa (Persero), dan KJRI Johor Bahru, Malaysia. UKM yang ikut serta dalam program ini adalah mitra binaan UMKM terpilih holding BUMN Danareksa yang berasal dari berbagai penjuru tanah air, antara lain UMKM mitra binaan Danareksa, KBN, Nindya Karya, JIEP, SIER, serta PPA. Selain binaan Holding BUMN Danareksa, terdapat juga UMKM binaan PT Bukit Asam yang turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan Lateral Thinking dan Business Matching ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar mengetahui secara langsung peluang-peluang ekspor. UMKM dipertemukan dengan calon mitra di Malaysia, mempresentasikan produk mereka, dan menjajaki peluang ekspor. Business matching dilakukan di KJRI Johor Bahru dengan menghadirkan belasan calon mitra pembeli. Selain itu, business matching juga dilakukan dengan manajemen Hala Valet, sebuah ritel makanan UKM di mall Angsana Johor Bahru, yang tertarik dengan beberapa produk UKM.

Selain itu, para peserta juga melakukan kunjungan ke lokasi usaha pelaku UKM di Johor Bahru, yaitu Big Food Industries Bhd, yang memproduksi kue kapit (kue semprong) dengan inovasi tambahan seperti coklat, keju, dan kelapa.

Direktur Eksekutif Al Ahmadi Entrepreneurship Center, Lisya Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak 2013, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan stakeholder yang peduli untuk mendorong UMKM ekspor. “Sebelum kegiatan ini, pada 17 hingga 20 September lalu, AEC juga melaksanakan kegiatan serupa dengan cakupan yang lebih luas, yaitu Lateral Thinking dan Business Matching Global Halal Product,” ujarnya.

UMKM yang ikut secara mandiri dalam kegiatan tersebut dipertemukan dengan calon mitra pembeli, termasuk UKM binaan Perbadanan Usahawan Johor Bahru (PUJB) dan retail makanan Hala Valet di Angsana Mall Johor Bahru. Manager Retail Hala Valet, Encik Hairil, mengatakan bahwa UKM Indonesia diberi kesempatan untuk kemitraan pemasaran produk, yang kemudian ditindaklanjuti setelah kegiatan.

Selain itu, para UKM juga melakukan business matching dengan agensi yang membantu UMKM untuk mendapatkan jejaring ekspor Malaysia, yakni MARA (Majlis Amanah Rakyat). Shah Zulmizan bin Safar, Timbalan Pengarah MARA, menjelaskan bahwa produk Indonesia sudah sangat baik dalam hal rasa, namun kapasitas produksi harus ditingkatkan agar bisa dipercaya oleh para pembeli untuk melakukan pembelian.

Selanjutnya, UKM juga melakukan diskusi dan penjajakan kemitraan dalam perdagangan ekspor melalui digitalisasi dengan Halal Development Corporation Bhd (HDC) di Selangor, Malaysia. Mohamad Romzi Sulaiman, Assistant General Manager HDC, menyampaikan bahwa platform digitalisasi sangat penting bagi pelaku usaha untuk mendapatkan peluang pemasaran dari berbagai negara di dunia. “Kami menyiapkan platform tersebut, silakan digunakan,” ujarnya.

Para UMKM juga diberi kesempatan untuk mendapatkan arahan dan wawasan tentang strategi mendapatkan pasar ekspor di Malaysia dari Atase Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam. Ia mengingatkan agar UKM juga menjaga pasar domestik karena pasar Indonesia sangat besar. Muhammad Arief Priowahono, Sekretaris I Ekonomi KBRI Kuala Lumpur, juga menambahkan bahwa UKM harus memahami dengan baik produk apa yang diminati di negara tujuan ekspor.

Untuk pengembangan wawasan, UKM juga mengunjungi UMZ Bioline, yang fokus pada produk kosmetik dan kesehatan. Puncak dari kegiatan ini adalah kunjungan para UKM ke Malaysia International Halal Showcase (MIHAS). Di sana, para UKM mendapatkan wawasan tentang produk inovatif halal dari 45 negara di dunia dan juga melakukan business matching secara mandiri.

Harapannya, kegiatan ini dapat membuka jalan bagi UKM untuk memahami peluang ekspor dan mendorong mereka untuk mempersiapkan diri dalam mendapatkan peluang ekspor.

(*)

Artikel Membuka Peluang Ekspor UMKM melalui Business Matching di Johor Bahru pertama kali tampil pada Metropolis.

Eka Mustika Sari, Praktisi Homeschooling Berbasis Keluarga

0
Kegiatan homeschooling Aqila, 9; Syaffira, 7; dan Faqih, 4; di rumahnya, di Perumahan Plamo Garden, Batam Center, belum lama ini.
F. Tia Cahya Nurani untuk Batam Pos

batampos – Pasangan suami istri bernama Mufti Fathonah Muvariz, dan istrinya Eka Mustika Sari, adalah keluarga yang memilih jalur homeschooling untuk pendidikan ketiga anaknya, Aqila, 9; Syaffira, 7; dan Faqih, 4. Jalur homeschooling merupakan jalur pendidikan nonformal yang diatur dalam peraturan Kementerian Pendidikan. Jalur pendidikan ini telah legal di Indonesia.

Homeschooling juga terdapat banyak konsepnya, Mufti dan Eka menggunakan konsep homeschooling berbasis keluarga. Dimana hampir seluruh kegiatan belajar anak bersama keluarga, peran ayah dan ibunya menjadi hal yang utama.

”Kami percaya bahwa setiap anak itu unik, kami jadi punya kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka sejak dini dan kami punya lebih banyak waktu mendampingi mereka secara langsung,” terang Eka menyampaikan alasannya.

Eka menjelaskan, sejak anak pertamanya berusia 2 tahun, yang saat ini sudah berusia 9 tahun, ia sudah mulai mencari informasi seputar homeschooling dan bagaimana menjalaninya. Dari berbagai informasi dan guru yang ditemui, akhirnya ia memutuskan bahwa homeschooling sesuai dengan visi misi keluarganya, yaitu fokus mengembangkan minat bakat anak-anak tanpa mengabaikan sisi akademisnya.

”Dalam kegiatan belajar anak-anak, kami menggunakan metode blended learning dan project base learning,” ungkapnya.

Adapun rutinitas homeschooling di keluarga mereka, yak-ni membuat jadwal setiap minggu untuk dikerjakan dalam sepekan. Anak juga akan diberikan pilihan untuk menentukan project apa yang akan diselesaikan serta jam pelaksanaannya bebas teratur. Dan jadwal yang telah dibuat akan dievaluasi setiap akhir pekan.

”Misalnya anak memilih pagi untuk bersantai, bermain atau bereksperimen sendiri, lalu siang mengerjakan pro-yeknya. Atau jika anak ada jadwal kelas online pagi maka bermain setelah kelas selesai, jadi semuanya fleksibel,” sebut Eka.

”Anak pertama saya suka menggambar dan setiap semester ada project pengerjaan buku cerita anak bergambar dengan ilustrasi yang dibuatnya sendiri. Sedangkan anak kedua lebih suka kegiatan memasak jadi project yang dimilikinya adalah seputar aktivitas cooking and baking,” tambahnya.

Eka memberitahu, bahwa suaminya akan bertindak sebagai kepala sekolah, membuat kurikulum dan menyepakati jadwal bersama anak-anak, juga yang mengevaluasi kegiatan anak. Sedangkan istri sebagai pendamping dan fasilitator belajar harian anak-anak.

”Bagi saya itu manajemen emosi dan manajemen energi itu penting, karena hampir 24 jam sehari bersama anak. Saya berperan sebagai pendidik sekaligus ibu,” ungkapnya. Tantangan homeschooling ada di manajemen waktu, karena anak-anak tidak memiliki waktu tetap untuk pergi dan pulang sekolah jadi sering banyak bersantai. Terlebih saat kedua orangtua memiliki jadwal atau aktivitas di luar rumah.

”Setahun ini kami mengatasinya dengan membuat jadwal pekanan, dan akan dievaluasi langsung oleh ayahnya,” ucap Eka.

Eka menyampaikan, jika ada orangtua di luar sana, yang tertarik untuk memulai homeschooling, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi sebanyak mung-kin. Ia meminta orangtua mencari komunitas untuk belajar bersama dan saling mendukung, dan jangan fokus memikirkan kurikulum dulu di awal.

Homeschooling, menurutnya, membutuhkan investasi waktu dan energi dari orangtua. Pasalnya, nanti yang paling banyak belajar dalam proses homeschooling adalah orangtuanya, dan pusat belajar anak homeschooling ada di keluarganya.

”Tidak ada yang tahu masa depan, tapi kami berharap anak-anak bahagia karena menjadi anak homeschooler, dan bisa menentukan harus mempelajari apa yang akan bermanfaat untuk dirinya dan bermanfaat juga untuk lingkungannya kelak,” ucap Eka di akhir perbincangan. (*)

 

Reporter: TIA CAHYA NURANI

Artikel Eka Mustika Sari, Praktisi Homeschooling Berbasis Keluarga pertama kali tampil pada News.

Tahapan SNPMB Dimulai Akhir Bulan Ini

0
Ketua UmumTim Penanggung jawab Seleki Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPNB) 2025, Eduart Wolok (ketiga kiri), memberikan keterangan dalam konferensi pers pembukaan SNPMB di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemditisaintek) RI, Jakarta, Rabu (11/12).
F. Salman Toyibi/Jawa Pos

batampos – Tahapan seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) 2025 mulai digelar akhir Desember 2024. Diawali dengan seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), sekolah dengan penggunaan e-rapor bakal diberi insentif khusus.

Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar M. Simatupang mengatakan, ada tiga jalur seleksi yang dapat dimanfaatkan siswa untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun depan. Yakni, SNBP, seleksi nasional berbasis tes (SNBT), dan mandiri.

Setiap jalur seleksi tersebut memiliki kuota yang berbeda-beda. Untuk SNBP, kuota yang disediakan minimal 20 persen, baik untuk PTN BLU (perguruan tinggi negeri badan layanan umum), PTN satker (perguruan tinggi negeri sebagai satuan kerja kementerian), maupun PTNBH (perguruan tinggi berbadan hukum). Lalu, SNBT minimal 40 persen untuk PTN BLU dan PTN satker.

Sementara itu, PTNBH mendapat kuota minimal 30 persen di jalur tersebut. Jalur mandiri berbeda lagi. Untuk PTN BLU dan PTN satker, kuota maksimal 30 persen. Lalu, PTNBH maksimal 50 persen.

”Prinsip SNPMB ini agar peserta didik leluasa memilih jalur seleksi. Kami menjamin transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaannya,” ujarnya dalam konferensi pers SNPMB di Jakarta, Rabu (11/12).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Eduart Wolok memastikan tak ada perubahan besar terkait sistem SNPMB 2025 meski terjadi pemecahan kementerian. SNPMB tetap digelar untuk seleksi masuk program sarjana, diploma IV atau sarjana terapan, dan diploma III di semua PTN, politeknik, dan PTKIN.

Sekolah dan siswa wajib melakukan registrasi akun SNPMB sesuai waktu yang ditentukan (lihat grafis, red). Yang perlu diperhatikan terkait registrasi akun SNPMB untuk sekolah.
Sebab, dari tahun ke tahun, ada saja sekolah yang beralasan tidak cukup waktu untuk mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). ”Keterlambatan itu biasanya karena diisi pada batas-batas waktu terakhir,” ungkapnya.

Pengisian PDSS itu berkaitan dengan data siswa dan nilai rapor siswa selama lima semester akhir. Yang perlu jadi catatan, tak semua data siswa perlu diisi di PDSS. Cukup siswa eligible dengan jumlah kuota yang telah ditetapkan untuk setiap sekolah.

Sekolah dengan akreditasi A mendapatkan alokasi untuk siswa eligible 40 persen dari total siswa kelas XII. Misalnya, sekolah memiliki siswa kelas terakhir 100 siswa, yang berhak untuk mengikuti SNPB adalah 40 orang.

”Ke-40 orang terbaik ini untuk SNPB yang dinilai sekolahnya. Bukannya ranking 1–40 ya. Karena bisa saja sekolah mengirimnya yang ranking 20–60, bisa saja. Kenapa? Bisa saja ranking 1–40 tidak berkenan mengikuti SNPB, lebih memilih jalur lain,” paparnya.

Kemudian, sekolah dengan akreditasi B akan mendapat kuota 25 persen. Sementara itu, untuk sekolah terakreditasi C dan lainnya, kuota yang diberikan 5 persen.

Terkait kuota itu, pihaknya memiliki kebijakan sedikit berbeda. Bagi sekolah yang menggunakan e-rapor dalam pengisian PDSS, akan diberikan tambahan kuota untuk siswa eligible di SNBP.

”Sebagai insentif kepada sekolah yang menggunakan e-rapor, kami memberikan tambahan kuota siswa eligible 5 persen untuk masing-masing akreditasi,” ungkapnya.

Dengan demikian, bagi sekolah terakreditasi A, kuota siswa eligible untuk mengikuti SNPB menjadi 45 persen. Kemudian, akreditasi B menjadi 30 persen dan akreditasi C menjadi 10 persen.

Penggunaan e-rapor ini diharapkan dapat mempercepat proses pengisian PDSS karena data sudah diinput secara digital sejak semester awal. Proses penarikan data tinggal menunggu nilai semester V saja.

Selain itu, rektor Universitas Negeri Gorontalo tersebut turut memastikan bahwa PDSS mengakomodasi kurikulum sekolah yang diselenggarakan secara nasional. Saat ini ada dua kurikulum yang berlaku secara nasional, yaitu K-13 dan Kurikulum Merdeka.

”Jadi, seluruh siswa yang menggunakan dua kurikulum ini dapat mengikuti SNPB. Tidak akan ada perlakuan khusus akibat perbedaan kurikulum,” tegasnya.

Dia turut menegaskan kembali bahwa jalur SNBP itu hanya untuk lulusan kelas XII SMA, SMK, dan MA. Bukan untuk gap years. Mereka baru bisa difasilitasi melalui UTBK-SNBT.

”Yang perlu diperhatikan juga, batas waktu pendaftaran yang digunakan bukan pukul 24.00 WIB, tapi 15.00 WIB,” ungkapnya. (*)

Artikel Tahapan SNPMB Dimulai Akhir Bulan Ini pertama kali tampil pada News.

Polisi Sudah Periksa 4 Saksi, Kasus Kekerasan yang Dialami Wartawan saat Bertugas

0
Era, seorang wartawan yang usai membuat laporan terkait tindakan kekerasan yang dialaminya saat melakukan peliputan. F. dokumentasi pribadi untuk BATAM POS

batampos– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang memastikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kota Tanjungpinang, Kepri bernama Novendra alias Era masih terus bergulir.

Sejauh ini, Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang telah memeriksa sebanyak empat orang saksi, yang mengetahui aksi kekerasan yang terjadi pada Selesa, 26 November lalu tersebut.

BACA JUGA: Wartawan Dapat Kekerasan Saat Bertugas, Ini Kata PWI Kepri

“Masih terus berjalan (kasus) kekerasan. Sudah ada tiga orang yang diperiksa, termasuk pelaku. Empat orang saksi sama korban,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik, Rabu (11/12).

Ia menegaskan, kasus kekerasan yang dialami wartawan digital news tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Setelah keterangan saksi lengkap, penyidik akan melakukan gelar perkara.

“Masih dalam penyelidikan. Setelah itu akan kita lakukan gelar,” pungkasnya.

Aksi kekerasan tersebut, terjadi saat Era sedang melakukan kegiatan peliputan Pilkada 2024 di dekat rumah salah satu calon Walikota Tanjungpinang, pada Selasa, 26 November. Kala itu, ia dipukul dan dicekik oleh beberapa orang, yang diduga tim pemenangan calon tersebut.

“Saya dicekik dan dipukul beberapa orang saat liputan,” sebutnya.

Kedatangan Era ke lokasi kejadian untuk melakukan liputan atas informasi penggeledahan salah satu rumah atas dugaan Money Politics yang diduga melibatkan tim pemenangan paslon 01.

Tapi setibanya lokasi, Era menyebut, tiba-tiba didatangi beberapa orang yang tak dikenal yang keluar dari rumah Rahma. Usai bersalaman salah satu oknum inisial HH langsung melakukan pemukulan pada topi-nya.

“Kemudian dilanjutkan dengan mencekik leher korban dan membenturkan kepalanya ke kepala wartawan ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Polisi Sudah Periksa 4 Saksi, Kasus Kekerasan yang Dialami Wartawan saat Bertugas pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Sudah Periksa 4 Saksi, Kasus Kekerasan Wartawan yang Dialami Wartawan saat Bertugas

0
Era, seorang wartawan yang usai membuat laporan terkait tindakan kekerasan yang dialaminya saat melakukan peliputan. F. dokumentasi pribadi untuk BATAM POS

batampos– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang memastikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kota Tanjungpinang, Kepri bernama Novendra alias Era masih terus bergulir.

Sejauh ini, Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang telah memeriksa sebanyak empat orang saksi, yang mengetahui aksi kekerasan yang terjadi pada Selesa, 26 November lalu tersebut.

BACA JUGA: Wartawan Dapat Kekerasan Saat Bertugas, Ini Kata PWI Kepri

“Masih terus berjalan (kasus) kekerasan. Sudah ada tiga orang yang diperiksa, termasuk pelaku. Empat orang saksi sama korban,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik, Rabu (11/12).

Ia menegaskan, kasus kekerasan yang dialami wartawan digital news tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Setelah keterangan saksi lengkap, penyidik akan melakukan gelar perkara.

“Masih dalam penyelidikan. Setelah itu akan kita lakukan gelar,” pungkasnya.

Aksi kekerasan tersebut, terjadi saat Era sedang melakukan kegiatan peliputan Pilkada 2024 di dekat rumah salah satu calon Walikota Tanjungpinang, pada Selasa, 26 November. Kala itu, ia dipukul dan dicekik oleh beberapa orang, yang diduga tim pemenangan calon tersebut.

“Saya dicekik dan dipukul beberapa orang saat liputan,” sebutnya.

Kedatangan Era ke lokasi kejadian untuk melakukan liputan atas informasi penggeledahan salah satu rumah atas dugaan Money Politics yang diduga melibatkan tim pemenangan paslon 01.

Tapi setibanya lokasi, Era menyebut, tiba-tiba didatangi beberapa orang yang tak dikenal yang keluar dari rumah Rahma. Usai bersalaman salah satu oknum inisial HH langsung melakukan pemukulan pada topi-nya.

“Kemudian dilanjutkan dengan mencekik leher korban dan membenturkan kepalanya ke kepala wartawan ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Polisi Sudah Periksa 4 Saksi, Kasus Kekerasan Wartawan yang Dialami Wartawan saat Bertugas pertama kali tampil pada Kepri.

UMP Kepri 2025 Naik Rp221 Ribu

0
Pekerja galangan kapal mengelas kapal di Tanjunguncang, Batujai.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepulauan Riau 2025 resmi ditetapkan senilai Rp3.623.654. Besaran UMP itu mengalami kenaikan, sebesar Rp221 ribu lebih, jika dibandingkan dengan UMP 2024.

Kenaikan UMP Kepri 2025 ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kepri Nomor 114 Tahun 2024. Kepala Disnakertrans Kepri, Mangara M Simarmata, mengatakan bahwa kenaikan UMP sebanyak 6,5 persen ini berdasarkan perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Kenaikan nilai UMP 2025 sendiri, bertujuan untuk meningkatkan daya beli bagi para pekerja di Indonesia.

”Sudah disahkan. Meningkatnya upah ini bisa meningkatkan daya beli masya-rakat, semoga harga di pasar juga stabil dan bisa menggerakkan ekonomi di Kep-ri,” kata Mangara, Rabu (11/12).

Menurutnya, kenaikan UMP minimal 6,5 persen itu sudah melewati kajian yang mendalam, dalam rangka perbaikan daya beli pekerja di Indonesia. Kajian itu dilakukan oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

”Jadi mereka punya perhitungan yang matang. Kita juga sudah membahas sejak 6 Desember dan sudah ditetapkan,” tambahnya.

Sementara untuk penetapan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) masih dalam tahap pembahasan. Disnakertrans Kepri sendiri belum menerima hasil pembahasan UMK dari masing-masing kabupaten kota.

Penyerahan hasil pembahasan UMK ditetapkan pada 13 Desember mendatang. Sebab, Disnakertrans Kepri akan melakukan pembahasan lagi bersamaan dewan pengupahan.

”13 Desember kita mulai melakukan pembahasan. Lalu 18 Desember mendatang wajib ditetapkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepri akan menyerahkan rekomendasi terkait UMP tahun 2025 kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Rekomendasi tersebut merujuk pada peraturan yang berlaku dan hasil pembahasan saat rapat bersama serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.

“Kami akan segera memberikan rekomendasi kepada gubernur terkait UMP 2025. Apa pun masukan dari teman-teman serikat pekerja dan asosiasi pengusaha, kami harapkan dapat memahami putusan Kemenaker tersebut,” ujar Kepala Disnaker Kepri, Mangara Simarmata, Jumat (6/12) usai rapat pembahasan di Graha Kepri, Batam.

Proses pembahasan UMP 2025 telah berjalan tertib, meskipun ada beberapa keberatan dari serikat pekerja. Ma-ngara menyebut, UMP adalah batasan upah paling rendah untuk wilayah Kepri, khususnya bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

“Teman-teman serikat pekerja sebenarnya tidak menerima UMP ini karena dianggap terlalu rendah. Namun, bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, sudah ada struktur dan skala upah yang berlaku,” katanya.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyoroti kebijakan penetapan upah minimum sektoral yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker). Ia mempertanyakan dasar penetapan kenaikan sebesar 6,5 persen, termasuk meminta agar sektor-sektor yang dianggap berisiko dikaji lebih mendalam.

“Kita mempertanyakan dasar penetapan 6,5 persen. Pemerintah tak bisa menjawab dengan jelas. Tapi karena itu sudah menjadi keputusan Permenaker, maka sesuai komitmen kita, kalau itu sudah jadi keputusan pemerintah, akan kita patuhi dan ikuti,” katanya, Jumat (6/12) lalu. (*)

Artikel UMP Kepri 2025 Naik Rp221 Ribu pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Serap Pajak Rp1.688,93 Triliun

0
Ilustrasi

batampos – Pemerintah mencatat serapan pajak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp1.688,93 triliun per November 2024.

“Itu setara 84,92 persen dari target APBN. Ini sesuai dengan siklus tahun-tahun sebelumnya. Jadi ini masih ontrack,” kata Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu saat konferensi pers APBN KiTa Edisi Desember 2024 di Jakarta, Rabu (11/12) dikutip dari Antara.

Secara kelompok pajak, hampir seluruh kelompok mengalami pertumbuhan positif.
Pajak penghasilan (PPh) non migas serta pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak lainnya mencetak kinerja positif secara bruto berkat performa sektor pertambangan dalam beberapa bulan terakhir.

PPh non migas tumbuh 0,43 persen dengan realisasi Rp885,77 triliun (83,30 persen dari target). Sedangkan PBB dan pajak lainnya tumbuh 2,65 persen dengan realisasi Rp36,52 triliun (96,79 persen dari target).

Pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) tumbuh 8,17 persen dengan realisasi Rp707,76 triliun (87,23 persen dari target). Capaian ini didorong oleh membaiknya aktivitas ekonomi dalam negeri dan impor, terutama pada sektor perdagangan dan industri minyak kelapa sawit.

Sementara PPh migas terkontraksi sebesar 8,03 persen akibat penurunan lifting minyak dan gas bumi. Serapan kelompok pajak ini terealisasi sebesar Rp58,89 triliun (77,10 persen dari target).

Bila ditinjau dari jenis pajak, kontribusi terbesar berasal dari PPN dalam negeri (DN), PPh Badan, dan PPh 21.

Setoran PPN DN andil sebesar 25,7 persen terhadap penerimaan pajak dengan nilai Rp434,67 triliun, tumbuh 6,9 persen secara neto. Kinerja positif ini dipengaruhi oleh pertumbuhan positif sektor perdagangan besar, khususnya bahan bakar dan kelapa sawit.
PPh Badan, yang berkontribusi sebesar 17,2 persen terhadap penerimaan pajak, mencatatkan realisasi Rp289,8 triliun. Nilai ini masih terkontraksi 23,1 persen secara neto.

Namun, menurut Anggito, performa PPh Badan sudah berbalik arah dalam tiga bulan terakhir, yang utamanya didorong sektor pertambangan dan industri.

Sedangkan PPh 21 terealisasi sebesar Rp223,42 triliun dengan kontribusi 13,2 persen. Jenis pajak ini tumbuh 22 persen secara neto berkat kenaikan pembayaran gaji, upah, dan tunjangan. (*)

Artikel Pemerintah Serap Pajak Rp1.688,93 Triliun pertama kali tampil pada News.

Libur Sekolah Dimulai 21 Desember

0
Sejumlah anak bermain bola di taman bermain di Dataran Engku Putri, Batam Center, beberapa waktu lalu. Libur sekolah semester ganjil akan dimulai 21 Desember mendatang hingga 5 Januari 2025.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Libur panjang semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 segera dimulai. Berdasarkan kalender pendidikan, libur sekolah di Kota Batam akan dimulai setelah pembagian laporan hasil belajar (rapor) pada Jumat, 20 Desember 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa masa libur semester ganjil berlangsung selama dua pekan, yaitu mulai Sabtu, 21 Desember 2024 hingga Minggu, 5 Januari 2025. Siswa akan kembali ke sekolah pada Senin, 6 Januari 2025, untuk memulai semester genap.

”Libur sekolah berlangsung selama dua minggu, tetapi sebelum pembagian rapor, siswa tetap beraktivitas di sekolah dengan kegiatan nonformal seperti class meeting,” ungkap Tri Wahyu, Rabu (11/12).

Selain libur semester, siswa juga akan menikmati hari libur nasional, seperti Hari Raya Natal pada 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 2025 pada 1 Januari. Di semester genap, libur tambahan lainnya adalah Isra Mikraj pada 27 Januari 2025 dan Tahun Baru Imlek pada 29 Januari 2025.

Tri Wahyu mengimbau siswa untuk memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat.

”Gunakan waktu libur untuk hal-hal positif, seperti membaca buku pelajaran, mengikuti kursus bakat, atau menghabiskan waktu bersama keluarga,” katanya.

Libur panjang akhir tahun menjadi kesempatan bagi banyak keluarga untuk pulang ke kampung halaman atau menghabiskan waktu bersama. Tri Wahyu mengingatkan agar orang tua memastikan jadwal libur anak agar rencana perjalanan tidak mengganggu kewajiban akademik.

”Orangtua perlu memastikan anak sudah menyelesaikan semua kegiatan sekolah, termasuk menerima rapor pada 20 Desember 2024. Pastikan perjalanan mudik atau liburan dilakukan setelah tanggal tersebut agar tidak ada kewajiban sekolah yang terlewat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Libur Sekolah Dimulai 21 Desember pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Siapkan Stok dan Antisipasi Kenaikan Harga

0
Pembeli memilih sayuran di Pasar Botania 2, Batam Kota, Senin (9/12). Pemko Batam memastikan stok bahan pangan aman, meski ada sebagian yang mengalami lonjakan harga.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk memastikan persiapan berjalan lancar.

Rapat yang dipimpin Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, di Kantor Wali Kota Batam, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat dapat menikmati momen Nataru tanpa kendala.

“Saya titipkan kepada semua pihak agar menjaga stabilitas harga sembako. Ini harus dilak-sanakan demi kesejahteraan rakyat,” ujar Rudi, Rabu (11/12).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan bahwa pasokan pangan di Batam mencukupi hingga akhir tahun.

“Berdasarkan data dari Badan Pangan, stok beras hingga akhir tahun mencapai 8 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan dua bulan ke depan,” ujarnya.

Namun, Mardanis mencatat beberapa komoditas bahan pangan yang berpotensi me-ngalami kenaikan harga, seper-ti minyak goreng, cabai, bawang merah, dan gula.

“Minyak curah akan digantikan dengan MinyaKita seharga Rp15.700 per liter. Meski demikian, kenaikan harga yang terjadi diperkirakan tidak signifikan,” jelasnya.

“Dengan persiapan yang matang, Pemko Batam optimistis perayaan Nataru 2024 dapat berjalan dengan aman bagi masyarakat,” tambah Mardanis.

Meski pemerintah menjamin ketersediaan stok, namun sejumlah komoditas bahan pangan terpantau masih dijual dengan harga tinggi. Mi-salnya bawang merah jawa, harganya masih di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kg. Sedangkan sejumlah sayuran juga terpantau masih cukup mahal, misalnya terong dijual Rp20 ribu per kg, sawi hijau Rp25 ribu per kg, dan sejumlah sayuran lainnya.

”Kalau sayuran hijau rata-rata mahal, di atas Rp20 ribu per kg. Kalau telur, memang jelang Natal biasanya mahal, mungkin banyak yang beli untuk bikin kue,” kata Watik, warga Batuampar terkait harga sejumlah komoditas yang masih tinggi. (*)

Artikel Pemko Siapkan Stok dan Antisipasi Kenaikan Harga pertama kali tampil pada Metropolis.

Waspada Cuaca Buruk dan Angin Kencang di Laut

0
Warga turun dari boat pancung di Pelabuhan Pancung Sekupang, beberapa waktu lalu. Basarnas mengingatkan operator transportasi laut mewaspadai perubahan cuaca.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Pos Basarnas Batam, Dedius, mengimbau masyarakat pesisir, khususnya para nelayan dan pengelola kapal pancung antarpulau, untuk meningkatkan kewaspadaan terkait musim angin barat dan cuaca yang tidak menentu belakangan ini.
Dalam imbauannya, Dedius meminta seluruh pihak yang beraktivitas di laut untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan alat pelindung seperti jaket pelampung dan memastikan kondisi kapal atau pancung dalam keadaan layak pakai.

“Kami meminta nelayan dan pengelola pancung agar tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca buruk. Sebaiknya, hentikan aktivitas di laut sementara hingga situasi kembali kondusif,” ujar Dedius, Selasa (11/12).

Menurut Dedius, musim angin barat yang biasa terjadi pada akhir tahun ini sering kali menimbulkan gelombang tinggi dan angin kencang yang berbahaya bagi pelayaran. Cuaca yang berubah-ubah secara cepat juga dapat memengaruhi keselamatan perjalanan di laut.

Basarnas Batam juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Jika terjadi situasi darurat, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Pos Basarnas atau layanan darurat terdekat untuk mendapatkan bantuan.

“Kami siap siaga 24 jam untuk memberikan bantuan dan pertolongan jika diperlukan. Namun, upaya pencegahan tetap menjadi langkah terbaik untuk menghindari insiden di laut,” tambah Dedius.

Imbauan ini merupakan bagian dari upaya Basarnas Batam untuk menekan risiko kecelakaan laut selama musim angin barat berlangsung. Masyarakat diharapkan mematuhi arahan ini demi keselamatan bersama.

Sementara itu, Stasiun Meteorologi BMKG Batam memprakirakan cuaca di Kepulauan Riau akan berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat peluang hujan sedang hingga lebat berskala lokal di beberapa daerah.

”Waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang,” ujar Forecaster BMKG Batam, Noah Ginting.

Meski terdapat potensi hujan, ia memprakirakan tidak akan terjadi banjir, hanya genangan air di beberapa titik wilayah tertentu.

Curah hujan diperkirakan berada dalam kategori ringan, kurang dari 20 mm per hari. Hujan ini disebabkan oleh pola belokan angin, kelembaban udara lapisan atas yang tinggi, serta pola angin siklonik yang mempercepat pertumbuhan awan hujan.

”Angin di wilayah ini bergerak dari barat laut hingga utara dengan kecepatan 5–25 km/jam,” ungkapnya.

Gelombang laut di perairan Batam, Bintan, Lingga, dan Karimun diprediksi rendah, kurang dari 1,25 meter. Namun, di perairan Natuna dan Anambas, gelombang maksimum dapat mencapai 1,5–2,5 meter.

“Masyarakat pengguna transportasi laut di wilayah Natuna dan Anambas diimbau untuk berhati-hati dan terus memantau informasi terkini melalui situs bmkg.go.id atau info BMKG,” tambahnya.

Terkait puncak cuaca hujan, Noah Ginting membenarkan bahwa hujan intensitas tinggi diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun 2024. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena intensitas hujan dan angin selama musim hujan ini cenderung stabil dan tidak berbahaya. Puncak musim hujan diperkirakan akan berlangsung mulai 25 Desember 2024 hingga akhir tahun, dan intensitas hujan akan mulai berkurang pada pertengahan hingga akhir Januari 2025. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Waspada Cuaca Buruk dan Angin Kencang di Laut pertama kali tampil pada Metropolis.