Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 2566

Demi Batam Maju, Pasangan ASLI Paparkan Program Prioritas pada Debat Perdana

0
amsakar Li
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, saat memaparkan visi dan misi mereka untuk membangun Kota Batam dalam debat terbuka pertama, Jumat (1/11/2024) malam.

batampos – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang dikenal dengan akronim ASLI, memaparkan visi dan misi mereka untuk membangun Kota Batam dalam debat terbuka pertama, Jumat (1/11/2024) malam.

Acara yang berlangsung di Premiere Ballroom, Hotel, ini mengusung tema “Penguatan Pembangunan Inklusif dan Transformatif Menuju Batam Emas 2045.”

Dalam sesi penyampaian visi-misi, Amsakar Achmad, calon wali kota, menegaskan bahwa ASLI hadir dengan konsep pembangunan yang terarah dan berlandaskan pada potensi geografis serta geostrategis Batam. Menurutnya, konsep ini tak lepas dari aspirasi masyarakat yang telah ia dengar selama 27 tahun pengabdiannya di pemerintahan.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya. Batam akan kami kembangkan menjadi pusat investasi dan pariwisata terdepan di Asia Tenggara,” ujar Amsakar.

Untuk mencapai tujuan ini, Amsakar menjabarkan lima misi utama: pertama, mendorong pusat-pusat pertumbuhan ekonomi; kedua, menciptakan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan; ketiga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat; keempat, membangun sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, produktif, dan berakhlak; serta kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Sebagai langkah konkret, ASLI juga menawarkan 15 (lima belas) program prioritas yang akan dilakukan kedepan. Program ini mencakup pengembangan layanan air bersih, optimalisasi penanggulangan banjir, pengobatan gratis bagi warga ber-KTP Batam, pinjaman tanpa bunga untuk UMKM, bantuan seragam sekolah untuk murid baru SD dan SMP, serta berbagai bantuan untuk lansia dan pelatihan kerja.

Selain itu, terdapat pula beasiswa bagi masyarakat hinterland dan keluarga kurang mampu, serta pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Di sisi lain, Li Claudia Chandra, calon wakil wali kota, menambahkan bahwa ia mendapat mandat langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mendapingi bersama Amsakar Achmad. Dengan latar belakang sebagai emak-emak yang pernah berkiprah di legislatif dan dunia usaha, ia siap membawa semangat perubahan bagi Batam.

“Saya percaya, Pak Amsakar adalah sosok yang telah mengabdi lama dan sangat memahami Kota Batam. Kami hadir untuk mensejahterakan masyarakat Batam dengan pembangunan yang tepat sasaran,” tegas Li Claudia. (*/adv)

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Naik

0
Ilustrasi SPBU Pertamina (Dok/JawaPos.com)

batampos – Harga BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta kompak naik per 1 November 2024. Kenaikan harga BBM ini berlaku di SPBU milik swasta seperti SPBU Shell, SPBU Vivo, dan SPBU British Petroleum (BP).

Melansir laman resmi BP, harga BBM yang naik per 1 November 2024 ini salah satunya dipengaruhi oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia.

“Harga bahan bakar BP dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan pendinginan harga minyak mentah dunia,” bunyi informasi dalam laman resmi SPBU BP, Jumat (1/11).

Kenaikan harga BBM BP berlaku untuk BBM jenis BP Ultimate, BP Diesel, dan BP Ultimate Diesel. BP Ultimate naik menjadi Rp 13.310 per liter dari harga Rp 13.070 per liter dan BP Diesel naik menjadi Rp 13.170 per liter dari sebelumnya Rp 12.840 per liter.

Kemudian, BP Ultimate Diesel dari yang sebelumnya Rp 13.250 per liter naik menjadi Rp 13.510 per liter. Sedangkan BP 92 masih dijual seharga Rp 12.290 per liternya.

Melansir dari laman resmi Shell, harga BBM jenis Shell Super atau setara dengan Pertamax di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur dibanderol tetap Rp 12.290 per liter.

Sementara, Shell V-Power naik menjadi Rp13.310 per liter dari sebelumnya Rp 13.070 per liter. Kemudian, harga Shell V-Power Diesel yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 13.250 per liter, naik menjadi Rp 13.510 per liter.

Lalu, Shell V-Power Nitro+ naik menjadi Rp 13.540 per liter dari sebelumnya Rp 13.260 per liter. Sedangkan Shell Diesel Extra naik dari Rp 12.840 per liter menjadi Rp 13.170 per liter.

Sama seperti BP dan Shell, beberapa jenis BBM Pertamina juga naik. Untuk Pertamax Green (RON 95), menjadi seharga Rp 13.150 per liter dari yang sebelumnya Rp 12.700 per liter. Kemudian Pertamax Turbo (RON 98) kini dipatok dengan harga Rp 13.500 per liter dari sebelumnya Rp 13.250 per liter.

Selanjutnya, Pertamina Dex (CN 53) yang sebelumnya dihargai Rp 13.150 naik menjadi Rp 13.440 per liter. Sementara untuk Dexlite mengalami penyesuaian menjadi Rp 13.050 per liter dari sebelumnya Rp 12.700 per liter. Sedangkan, Pertamax (RON 92) dibanderol tetap sebesar Rp 12.100 per liter.

Kompak seperti BP, Pertamina dan Shell, SPBU Vivo juga turut menaikkan BBM jenis Vivo Revvo 90 menjadi Rp 12.090 per liter dari sebelumnya Rp 11.995 per liter. Sementara Revvo 92 naik menjadi Rp 12.200 per liter.

Selain itu, Revvo 95 kini dibanderol Rp13.200 per liter, dan Primus Diesel Plus yang baru saja diluncurkan pada Oktober lalu juga mengalami kenaikan menjadi Rp 13.450 per liter.

Lebih lengkap, berikut ini daftar harga BBM Shell, Pertamina, BP dan Vivo per 1 November 2024:

Shell

– Shell Super: Rp 12.290 per liter
– Shell V-Power: Rp 13.310 per liter
– Shell V-Power Diesel: Rp 13.510 per liter
– Shell V-Power Nitro+: Rp 13.540 per liter

Pertamina

– Pertamax: Rp 12.100 per liter
– Pertamax Turbo: Rp 13.500 per liter
– Pertamax Green 95: Rp 13.150 per liter
– Dexlite: Rp 13.050 per liter
– Pertamina Dex: Rp 13.440 per liter

BP

– BP 92: Rp 13.450 per liter
– BP Ultimate: Rp 14.280 per liter
– BP Ultimate Diesel: Rp 14.660 per liter

Vivo

– Revvo 90: Rp 12.090 per liter
– Revvo 92: Rp 12.200 per liter
– Revvo 95: Rp 13.200 per liter
– Primus Diesel Plus: Rp 13.450 per liter

Strategi Konkrit Pasangan ASLI untuk Mengatasi Pengangguran di Batam

0
amsakar debat
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra saat menjalani sesi debat cawako, Jumat (1/11/2024) malam.

batampos – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang dikenal dengan nama pasangan ASLI, telah mengidentifikasi rendahnya serapan tenaga kerja lokal sebagai salah satu penyebab utama tingginya angka pengangguran di Batam.

Dalam debat terbuka yang berlangsung di Premiere Ballroom pada Jumat (1/11/2024) malam.

Amsakar menjelaskan bahwa banyak perusahaan di Batam lebih memilih menggunakan jasa penyedia tenaga kerja dari luar daerah, yang berdampak negatif terhadap peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Sebagai tanggapan terhadap tantangan ini, pasangan ASLI mengusulkan berbagai strategi konkret yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah bekerja sama dengan Forum HRD se-Kota Batam untuk mengumpulkan data kebutuhan tenaga kerja selama satu hingga dua tahun ke depan.

Dengan informasi tersebut, pasangan ASLI akan merencanakan pelatihan yang sesuai, memastikan tenaga kerja lokal siap bersaing dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan industri.

Pasangan ASLI juga berkomitmen untuk menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Batam guna melatih tenaga kerja lokal dalam keterampilan teknis yang relevan, seperti pengelasan (welder) dan keterampilan lainnya yang diperlukan industri saat ini.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan tenaga kerja lokal yang kompetitif dan sesuai dengan standar industri,” tegas Amsakar.

Selain itu, pasangan ASLI memberikan perhatian khusus pada pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka berencana untuk bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk melengkapi BLK dengan alat dan fasilitas pelatihan modern.

“Dengan fasilitas BLK yang lengkap, tenaga kerja lokal akan memiliki keterampilan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” tambah Amsakar.

Untuk mendukung kebijakan yang berpihak pada tenaga kerja lokal, pasangan ASLI mengusulkan agar 10-15 persen dari total rekrutmen di setiap perusahaan diprioritaskan bagi pekerja lokal. Kebijakan ini akan diperkuat melalui Peraturan Walikota (Perwako) yang mengatur rekrutmen tenaga kerja lokal.

Dalam menyusun strategi ini, Amsakar merujuk pada pengalaman positif selama menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam. Ia mencontohkan kemitraan pelatihan yang berhasil dilakukan di PT Caltek, Batuampar, di mana tenaga kerja lokal mendapatkan sertifikasi keterampilan internasional dan berhasil bekerja di negara-negara seperti Brasil, Dubai, dan Kuwait. Pola pelatihan yang sukses ini akan dijadikan model untuk mencetak tenaga kerja berkualitas di masa mendatang.

Dengan langkah-langkah strategis yang terarah, pasangan ASLI optimis bahwa angka pengangguran di Batam dapat ditekan secara signifikan.

“Kami percaya Batam bisa menjadi kota mandiri dan sejahtera, dengan tenaga kerja lokal yang kompetitif dan siap bersaing di pasar global maupun domestik,” tandas Amsakar.  (*/adv)

Pembinaan Pranikah dan Pasca Nikah, Upaya KUA Batam Tekan Angka Perceraian

0
727194b5c4e22923c472eb8eea76ad1f
KUA Batam Kota berikan pembinaan pra nikah. Foto. Kemenag Kota Batam

batampos – Meningkatnya angka perceraian di Kota Batam mendorong Kementerian Agama untuk memperkuat pembekalan bagi calon pengantin melalui pembinaan pranikah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah perceraian, terutama di kalangan pasangan dengan usia pernikahan di bawah lima tahun yang rentan menghadapi konflik rumah tangga.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Batam, Muhammad Dirham, menyebutkan, ketidaksiapan pasangan suami istri dalam menghadapi dinamika rumah tangga kerap menjadi pemicu perceraian. “Menurut data Pengadilan Agama Batam, hampir 70 persen kasus perceraian terjadi pada perkawinan yang berusia di bawah lima tahun. Hal ini turut dipengaruhi kondisi Batam sebagai kota metropolitan yang penuh tantangan,” ujar Dirham, Jumat (1/11).

Dirham memaparkan bahwa penyebab utama perceraian didominasi oleh masalah ekonomi, perselisihan yang terus-menerus, dan perselingkuhan. Ketidakmatangan pasangan dalam menjalani kehidupan setelah menikah, menurutnya, membuat mereka kesulitan menyelesaikan permasalahan rumah tangga secara bijaksana.

Baca Juga: Sewa Kamar Perjam Jadi Pilihan Favorit Pengunjung Hotel Melati di Batuaji

“Karena itulah, bimbingan pranikah menjadi penting untuk membantu calon pengantin memahami dan menghadapi kehidupan rumah tangga. Pembekalan ini meliputi aspek ekonomi, moral, hingga kewajiban suami istri,” jelas Dirham.

Ia mengakui bahwa banyak pasangan yang hendak menikah belum siap secara mental maupun finansial, sehingga saat menghadapi persoalan rumah tangga, mereka cenderung mengambil jalan pintas melalui perceraian.

Bimbingan pranikah ini diselenggarakan oleh setiap Kantor Urusan Agama (KUA) di Batam. Dalam bimbingan tersebut, para calon pengantin mendapat materi mengenai berbagai aspek kehidupan setelah menikah, mulai dari pembinaan akhlak hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga.

KUA juga bekerja sama dengan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) untuk memberikan pembinaan tambahan, terutama bagi pasangan muda yang rentan terhadap konflik.

Baca Juga: Dipicu Permasalahan Pertemanan di Medsos, Siswi SMK di Batam Dianiaya

“Kami tidak hanya fokus pada pembinaan sebelum menikah, tetapi juga terus melakukan pembinaan pasca pernikahan,” imbuhnya.

Selain bimbingan pranikah, KUA bersama BP4 terus melakukan pembinaan untuk pasangan yang sudah menikah, terutama bagi pasangan muda. Bimbingan ini melibatkan berbagai program, seperti konsultasi perkawinan, pendidikan keuangan, dan pengelolaan konflik rumah tangga.

Dengan adanya pembekalan pranikah dan pembinaan pasca nikah ini, diharapkan angka perceraian di Batam dapat ditekan.

Data dari Pengadilan Agama Kota Batam menunjukkan bahwa sepajang tahun 2024 ini , tercatat sebanyak 1.325 kasus perceraian. Dari jumlah tersebut, 1.025 kasus merupakan cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri, dan 300 adalah cerai talak yang diajukan oleh pihak suami.

Faktor utama perceraian meliputi ekonomi, perselingkuhan, serta perselisihan yang tak kunjung usai. Khusus untuk cerai talak, alasan utama adalah perselisihan rumah tangga yang diikuti dengan berbagai alasan lain, seperti istri meninggalkan rumah dalam waktu lama atau hadirnya orang ketiga.

Baca Juga: Pengusaha Batam Kritik Permintaan Kenaikan UMK 2025

Humas Pengadilan Agama Batam, Azizon, menambahkan bahwa dari 1.325 kasus yang diajukan, sebanyak 1.182 perkara sudah diputus oleh Pengadilan Agama Batam. Selain itu, ada 139 permohonan yang dicabut karena pasangan sepakat untuk melanjutkan pernikahan setelah dilakukan mediasi, 31 permohonan tidak diterima karena berkas dianggap tidak lengkap, dan 11 perkara lainnya digugurkan serta satu permohonan dicoret.

“Tidak semua permohonan yang masuk ke pengadilan berujung pada perceraian. Beberapa pasangan memutuskan mencabut permohonan perceraian mereka karena alasan anak atau hasil mediasi yang menyepakati perdamaian. Bahkan ada yang ditolak karena persyaratan administrasi belum lengkap,” jelas Azizon.

Azizon juga mencatat bahwa kelompok usia paling dominan dalam kasus perceraian di Batam adalah pasangan muda, yakni rentang usia 25 hingga 40 tahun. Pada perkara perceraian yang telah diputus, pengadilan telah mengeluarkan akta perceraian sebagai legalitas resmi. Sedangkan kasus yang belum diputus masih menunggu proses persidangan berikutnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Perubahan Iklim Picu 10 Bencana Paling Mematikan di 2 Dekade Terakhir

0
Perubahan iklim telah memperburuk 10 peristiwa cuaca ekstrem paling mematikan sejak 2004 yang menyebabkan lebih dari 500.000 kematian, menurut laporan terbaru pada Kamis (31/10/2024). /ANTARA/Anadolu/py

batampos – Perubahan iklim telah memperburuk 10 peristiwa cuaca ekstrem paling mematikan sejak 2004 yang menyebabkan lebih dari 500.000 kematian, menurut laporan terbaru pada Kamis (31/10).

Para ilmuwan dari kelompok World Weather Attribution di Imperial College London mendapati bahwa perubahan iklim yang dipicu oleh aktivitas manusia memperparah badai, gelombang panas, dan banjir mematikan yang telah melanda Eropa, Afrika, dan Asia selama 20 tahun terakhir.

Menganalisis ulang 10 peristiwa cuaca paling mematikan sejak 2004, kajian tersebut mencatat bahwa gelombang panas dahsyat pada 2003 dengan puluhan ribu korban tewas di seluruh Eropa adalah “bukti tak terbantahkan pertama” bahwa perubahan iklim bukanlah ancaman abstrak dan berada jauh di masa depan.

“Itu adalah pertama kalinya para ilmuwan dengan jelas mengidentifikasi jejak perubahan iklim dalam suatu peristiwa cuaca tertentu dan menandai dimulainya bidang penelitian baru yang sekarang dikenal sebagai ‘ilmu atribusi’,” kata laporan tersebut.

Menyebutkan peristiwa cuaca ekstrem lain dalam beberapa tahun terakhir, kajian itu menegaskan bahwa tidak ada yang disebut sebagai bencana alam semata; yang mengubah bahaya meteorologi menjadi bencana kemanusiaan adalah kerentanan dan paparan populasi terhadapnya.

“Pekerjaan kami, bersama literatur ilmiah lainnya, kini menunjukkan bahwa dalam setiap ton batu bara, minyak, dan gas yang dibakar, semua gelombang panas semakin panas, dan mayoritas besar kejadian hujan lebat, kekeringan, dan siklon tropis menjadi lebih intens.”

Laporan itu juga menyoroti bahwa dalam beberapa kasus, seperti gelombang panas mematikan di Rusia pada 2010, peran perubahan iklim dalam memperburuk skala peristiwa cuaca tersebut kemungkinan telah diremehkan.

“Gelombang panas paling ekstrem di seluruh dunia menjadi jauh lebih mungkin terjadi akibat perubahan iklim,” tambahnya.

Peristiwa mematikan lain yang menjadi fokus para ilmuwan adalah kekeringan di Somalia pada 2011, gelombang panas di Prancis pada 2015, serta gelombang panas di Eropa pada 2022 dan 2023 yang menyebabkan total 37.000 kematian.

Siklon tropis di Bangladesh, Myanmar, dan Filipina pada 2007, 2008, dan 2013 juga dievaluasi dalam kajian ini, yang mendapati bahwa semua peristiwa itu menjadi lebih mungkin terjadi dan lebih intens akibat perubahan iklim.

Menyebutkan pentingnya mengurangi kerentanan dan paparan untuk menyelamatkan nyawa dari berbagai peristiwa cuaca mematikan, kajian ini menyatakan bahwa kerugian dan kerusakan yang tak terhindarkan sebagai akibatnya menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang mendesak untuk mengurangi kecepatan dan jumlah peristiwa ekstrem yang sangat langka di masa depan. (*)

Sumber: Antara

Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Hang Nadim Capai Progres 75,41%

0

jalan bandarabatampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Infrastruktur Kawasan (DIK) melakukan Pemeriksaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Hang Nadim dengan progres mencapai 75,41% pada Jum’at (1/11/2024).

Pemeriksaan pekerjaan ini dipimpin oleh Kasubdit. Pembangunan Jalan dan Jembatan selaku PPK 5127 Pengelolaan dan Penyelenggaraan Serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan, M. Gazali Djajasasmita bersama tim DIK serta tim dari PT Kisna Jaya selaku Kontraktor Pelaksana dan tim dari PT Nasuma Putra selaku Konsultan Supervisi.

Dalam kegiatan ini, Gazali menjelaskan pekerjaan berupa perapihan kontur tanah, perapihan bahu jalan, hingga pengaspalan akan terus digesa agar pekerjaan selesai sesuai target sehingga dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

“Jika tidak ada kendala, target kami seluruh pekerjaan ini akan rampung di akhir tahun 2024, oleh karena itu mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar jalan ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat,” ujar Gazali.

Gazali menambahkan bahwa pembangunan jalan alternatif ini merupakan upaya BP Batam dalam memperlancar akses jalan menuju Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur pendukung menuju kawasan Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang rencananya akan mulai dibangun dalam waktu dekat.

“Jalan dengan panjang 1,8 km ini akan memiliki dua jalur dengan dua lajur di setiap jalurnya dibangun dengan tujuan memperlancar konektivitas dari dan menuju kawasan Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur untuk pendukung Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang akan segera dibangun,” terang Gazali.

Gazali berharap dengan bertambahnya infrastruktur yang dibangun oleh BP Batam khususnya di kawasan Bandara Hang Nadim ini dapat meningkatkan kenyamanan penggunanya sekaligus memperlancar arus lalu lintas di sana.

“Dengan terus dibangunnya infrastruktur pendukung di sekitar Bandara Hang Nadim ini, harapan kami tentu masyarakat dapat semakin aman dan nyaman saat masuk ke kawasan bandara maupun keluar menuju kawasan Kota Batam,” pungkas Gazali. (MI)

Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Hang Nadim Capai Progres 75,41%

0

jalan bandarabatampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Infrastruktur Kawasan (DIK) melakukan Pemeriksaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Hang Nadim dengan progres mencapai 75,41% pada Jum’at (1/11/2024).

Pemeriksaan pekerjaan ini dipimpin oleh Kasubdit. Pembangunan Jalan dan Jembatan selaku PPK 5127 Pengelolaan dan Penyelenggaraan Serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan, M. Gazali Djajasasmita bersama tim DIK serta tim dari PT Kisna Jaya selaku Kontraktor Pelaksana dan tim dari PT Nasuma Putra selaku Konsultan Supervisi.

Dalam kegiatan ini, Gazali menjelaskan pekerjaan berupa perapihan kontur tanah, perapihan bahu jalan, hingga pengaspalan akan terus digesa agar pekerjaan selesai sesuai target sehingga dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

“Jika tidak ada kendala, target kami seluruh pekerjaan ini akan rampung di akhir tahun 2024, oleh karena itu mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar jalan ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat,” ujar Gazali.

Gazali menambahkan bahwa pembangunan jalan alternatif ini merupakan upaya BP Batam dalam memperlancar akses jalan menuju Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur pendukung menuju kawasan Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang rencananya akan mulai dibangun dalam waktu dekat.

“Jalan dengan panjang 1,8 km ini akan memiliki dua jalur dengan dua lajur di setiap jalurnya dibangun dengan tujuan memperlancar konektivitas dari dan menuju kawasan Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur untuk pendukung Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang akan segera dibangun,” terang Gazali.

Gazali berharap dengan bertambahnya infrastruktur yang dibangun oleh BP Batam khususnya di kawasan Bandara Hang Nadim ini dapat meningkatkan kenyamanan penggunanya sekaligus memperlancar arus lalu lintas di sana.

“Dengan terus dibangunnya infrastruktur pendukung di sekitar Bandara Hang Nadim ini, harapan kami tentu masyarakat dapat semakin aman dan nyaman saat masuk ke kawasan bandara maupun keluar menuju kawasan Kota Batam,” pungkas Gazali. (MI)

Dirut PT PPM Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi APD Covid-19

0
Suasana Gedung KPK, Jakarta (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan seorang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) saat pandemi Covid-19, yakni Direktur Utama PT Permana Putra Mandiri (PPM) Ahmad Taufik. Penahanan Ahmad Taufik dilakukan untuk 20 hari pertama di rumah tahanan (Rutan) KPK.

“KPK melakukan penahanan terhadap saudara AT untuk 20 hari pertama terhitung sejak hari ini, 1 November sampai 20 November di Rutan KPK,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/11).

Ahmad Taufik ditetapkan sebagai tersangka bersama Budi Sylvana selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan Direktur Utama PT Energi Kita Indonesia, Satrio Wibowo. Keduanya sudah ditahan lebih dulu, pada Kamis (3/10) lalu.

Ahmad Taufik baru ditahan, dengan alasan kesehatan setelah menjalani operasi. Sehingga, upaya paksa ini dilakukan belakangan setelah kondisinya dinyatakan sehat.

Ghufron menjelaskan, ketiganya ditetapkan sebagi tersangka karena diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 319 miliar berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Anggaran pengadaan ini berasal dari Dana Siap Pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2020.

KPK menduga telah terjadi pelanggaran prosedur pembelian. Di antaranya, pendistribusian oleh TNI atas perintah Kepala BNPB saat itu mengambil APD dari produsen milik PT PPM di Kawasan Berikat dan langsung mengirimkannya ke 10 provinsi tanpa dilengkapi dokumentasi, bukti pendukung dan surat pemesanan.

Kemudian ada negosiasi ulang yang dilakukan oleh Harmensyah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BNPB supaya harga APD diturunkan sebesar 10 dolar Amerika Serikat atau dari 60 dolar menjadi 50 dolar.

“Proses ini tidak mengacu pada harga APD merek sama yang dibeli oleh Kemenkes sebelumnya, yakni sebesar Rp 370 ribu,” ungkap Ghufron.

Ghufron menyebut, terjadi backdate untuk menunjuk Budi sebagai PPK untuk pengadaan APD di Kemenkes pada 28 Maret 2020. Sedangkan surat dikeluarkan sehari sebelumnya.

Selain itu, ada juga Surat Pesanan APD dari Kemenkes kepada PT PPM sejumlah 5 juta set dengan harga satuan USD 48,4 yang ditandatangani oleh Budi, Ahmad Taufik dan Satrio. Namun, tidak terdapat spesifikasi pekerjaan, waktu pelaksanaan pekerjaan, pembayaran serta hak dan kewajiban para pihak secara terperinci.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). (*)

Sumber: JP Group

Ansar-Nyanyang, Kombinasi Hebat Pilihan Masyarakat Tanjungpinang untuk Kepri Makmur Merata

0

ansar bakebatampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-wagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura terus mendapatkan dukungan untuk menjadi pemimpin Kepri selanjutnya. Ansar-Nyanyang dinilai kombinasi hebat pilihan masyarakat Kota Tanjungpinang untuk Kepri makmur merata.

Tokoh Masyarakat Tanjungpinang, Mulyadi mengatakan, Ansar-Nyanyang merupakan kombinasi hebat. Ia meyakini, Ansar-Nyanyang bisa membawa Kepri lebih baik di periode selanjutnya.

“Saya yakin duet Pak Ansar dan Pak Nyanyang itu bisa buat Kepri, Tanjungpinang hingga Batam bisa lebih baik makmur dan merata,” kata Mulyadi, Jumat (1/11/2024).

Ia meneruskan, baik Ansar dan Nyanyang sudah maksimal memberikan perbaikan positif untuk Kepri maupun Tanjungpinang. Pasangan tersebut sosok kompeten untuk kemajuan Kepri ke depan.

“Pak Ansar sudah banyak berbuat untuk Kepri dan Pak Nyanyang punya kepedulian terhadap masyarakat Batam,” ucapnya.

Kepedulian Ansar-Nyanyang itu terbukti dengan program yang sudah mereka gulirkan terutama terhadap golongan muda. Salah satunya pembangunan Balai Latihan Kerja untuk generasi milenial yang ada di Kepri hingga Karimun.

Maka dari itu, Mulyadi menerangkan, Ansar-Nyanyang merupakan kombinasi ideal untuk kepemimpinan Kepri ke depan. Karenanya, ia menilai, Ansar-Nyanyang layak memimpin Kepri untuk periode selanjutnya.

“Harapan saya semoga Pak Ansar dan Pak Nyanyang terpilih jadi pemimpin Kepri di periode selanjutnya,” ujar Mulyadi. (*/adv)

BP Batam Gelar FGD Penguatan Energi Pendukung Investasi bersama Stakeholder

0

workshopbatampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menggelar FGD Penguatan Energi Pendukung Investasi pada Rabu (30/10/2024) di Santika Hotel Batam Centre.

FGD bertema “Strategi Penguatan Ketersediaan Energi untuk Pemenuhan Kebutuhan Energi Dalam Rangka Penguatan Investasi di KPBPB Batam” ini dibuka oleh Kepala Bidang Fasilitasi Investasi dan Peningkatan Daya Saing, Ali Mukhtar.

Menghadirkan empat orang narasumber yaitu Team Leader PT Fasade Kobetama Internasional, Andi Kurniawan; Manajer Perencanaan PT PLN Batam, Juanda Fransiskus Lumbantobing; Assistant Vice President Partnership and Anorganic Growth PT PGN Tbk., Taufan Zamzami; dan Direksi PT Sarana Tamarin Power, Nyoman Suwarjoni Astawa; FGD ini dihadiri oleh pelaku usaha, asosiasi, serta berbagai stakeholder terkait industri dan energi di Batam.

Ali Mukhtar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Batam perlu di dukung dengan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan.

“Pengembangan infrastruktur itu selain untuk memenuhi kebutuhan eksisting, juga sebagai pemikat investor lainnya agar tertarik berinvestasi di Batam,” terang Ali sapaan akrabnya.

Seiring dengan pertumbuhan industri dan investasi yang pesat di Batam, Ali menjelaskan pemenuhan kebutuhan energi sebagai infrastruktur vital pendukung produktivitas dan perekonomian juga harus dipenuhi.

“Pemenuhan serta distribusi energi yang efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung industri dan investasi di Batam menjadi salah satu hal yang utama dalam mengembangkan kawasan ini agar roda perekonomian terus berjalan dan meningkat,” sambung Ali.

Ali berharap FGD ini dapat menjadi momentum bagi seluruh peserta yang hadir untuk saling berdiskusi terkait pemenuhan kebutuhan energi di Batam dalam rangka penguatan investasi di kawasan ini.

“Harapan kami, FGD ini dapat menjadi wadah bagi seluruh stakeholder yang hadir untuk berdiskusi lebih lanjut baik dengan BP Batam maupun dengan narasumber serta pihak terkait lainnya tentang berbagai hal pendukung pemenuhan energi industri dan investasi di KPBPB Batam,” pungkas Ali. (MI)