Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 2567

Kantor Kementerian Komdigi Digeledah, Buntut Kasus Judi Online yang Jerat Pegawai dan Staf Ahli Komdigi

0
Kantor satelit judi online di Bekasi yang melibatkan pegawai Kementerian Komdigi. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

batampos – Polda Metro Jaya menggeledah kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat hari ini, Jumat (1/11). Penggeledahan terkait dengan kasus judi online.

Penggeledahan dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombespol Wira Satya Triputra. Hadir pula Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi, dan Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aldi Subartono.

Empat tersangka juga dihadirkan dalam penggeledahan ini. Lokasi yang digeledah yakni lantai dua dan tiga gedung Kementerian Komdigi. “Iya benar ada penggeledahan (kantor Komdigi),” kata Ade Ary, Jumat (1/11).

Sampai berita ini ditulis, proses penggeledahan masih berlangsung. Sehingga belum diketahui hasil dari penggeledahan tersebut.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 11 orang dalam kasus judi online. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya adalah pegawai dan staf ahli di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagai peran.

“11 orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi.

Ade mengatakan, dari 11 orang yang ditangkap, beberapa di antaranya adalah staf ahli di Kementerian Komdigi. Para tersangka kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Ini 11 orang, beberapa orang diantaranya adalah oknum pegawai Kemkomdigi, antara lain ada juga staf-staf ahli dari Komdigi,” jelasnya. (*)

Sumber: JP Group

Kamar Digeledah, Warga Binaan di Lapas Jalani Test Urine

0
IMG 20241101 WA0013
Kamar hunian warga binaan Lapas kelas II A Batam kembali digeledah. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Kamar hunian warga binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas II A Batam kembali digeledah. Penggeledahan kali ini dilakukan oleh interen petugas Lapas yang disaksikan oleh tim dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Kamis (31/10).

Tidak hanya geledah kamar hunian, sejumlah napi yang dicurigai juga menjalani pemeriksaan urine. Ini untuk memastikan bahwa lingkungan lapas Batam benar-benar bebas dari narkoba.

“Alhamdulillah, penggeledahan berjalan lancar dan tidak ada narkoba yang ditemui. Test urine juga semua bersih, ” ujar Kalapas Batam Heri Kusrita.

Razia kamar hunian WBP ini disebutkan Heri dalam rangka penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta penyelenggaraan dari 13 program akselerasi yang digaungkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.

Turut hadir juga tim satgas Kamtib kanwil Kepri berjumlah 15 orang dan 35 orang petugas pengamanan Lapas Batam dengan sasaran blok dan kamar hunian random yang dilaksanakan razia.

Kabid Pengamanan Divpas Kepri, Davy Bartian apresiasi dengan razia yang tidak menemukan narkoba dan benda paling dilarang tersebut. Dia berharap agar kedepannya lingkungan Lapas tetap dijaga dengan baik agar selalu teratur dan tertib serta bebas dari Narkoba.

“Pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya simbolis semata, namun benar-benar kita sebagai bagian dari organisasi harus menyukseskan apa yang menjadi arahan pimpinan”, ujar Davy Bartian.

Meskipun tidak ada narkoba namun dalam razia ini, petugas tetap menyita barang yang dilarang lainnya seperti; kartu remi, mancis, Staples, pisau cukur, alat musik mp3, sajam, baterai dan headset. Barang-barang ini langsung dimusnahkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

37 KK Asal Rempang Terima Hunian Baru di Tanjung Banun

0

banonbatampos – Jumlah warga terdampak PSN Rempang Eco-City yang telah menempati hunian baru terus bertambah. Sebanyak 4 KK mulai menempati hunian baru, Kamis (31/10/2024).

Dengan bertambahnya 4 KK tersebut, sudah 37 KK asal Rempang yang telah menempati hunian baru.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa hunian baru di Tanjung Banun ini merupakan bukti, bahwa BP Batam selalu mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan hak-hak masyarakat dalam pengembangan Rempang Eco-City.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang selama ini sangat kooperatif. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan dukungan dari seluruh Forkopimda yang telah mendukung penyiapan hunian baru,” kata Ariastuty.

Adapun pemukiman di Tanjung Banun ini, akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial. Terdiri dari masjid, sekolah dari jenjang SD hingga SMA, pasar, lapangan bola, kantor pemerintahan, puskesmas, jalan aspal row 8 meter, jaringan listrik, sambungan air minum hingga dermaga.

“Kami berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat dan mendapat hidup lebih baik lagi dengan adanya PSN Rempang Eco City ini,” tutupnya.

Warga Rempang, Suharti menyampaikan rasa bahagianya setelah pindah ke hunian baru. Ia mengucapkam rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BP Batam yang telah merealisasikan hunian baru untuk dirinya bersama keluarga.

“Kedepannya, mudah-mudahan pembangunan Rempang Eco City ini berjalan lancar dan kami bisa ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga Rempang lain, Jaka Umbara. Selama berada di hunian sementara, BP Batam selalu memberikan pelayanan maksimal kepadanya dan keluarga.

Mulai dari proses pergeseran ke hunian sementara hingga pergeseran ke hunian baru. Begitu juga dengan biaya hidup yang selalu diberikan tepat waktu oleh pemerintah.

“Perasaan saya sangat bahagia. Saya mengucapkan terima kasih kepada BP Batam, sudah melayani saya dan keluarga dengan semaksimal mungkin,” katanya. (*)

Kasus Brigpol AKS, Pengedar Sabu, Bekerja Sama dengan Mantan Polisi

0
IMG 0789 1
AK dan Brigpol AKS digiring di Mapolresta Barelang, Kamis (31/10).

batampos – Brigpol AKS, polisi yang mengedarkan sabu di Batam mendapati barang dari rekannya, E narapidana di Lapas Tanjungpinang. E juga merupakan mantan polisi yang terjerat kasus narkotika.

Untuk mendapatkan sabu tersebut, AKS memerintahkan rekannya menjemput ke kawasan DC Mall. Barang haram seberat 50 gram tersebut dibawa ke mess AKS untuk ditimbang dan dicacah.

Kasat Narkoba Polresta Barelang, AKP Deni Langie enggan berkomentar terkait identitas E yang diketahui mantan polisi. Namun, ia mengaku masih menyelidiki jaringan yang melibatkan Brigpol AKS.

“Masih penyelidikan,” ujarnya.

Deni menjelaskan ada beberapa orang saat ini yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Seperti perantara pengantar barang, dan pembeli sabu tersebut.

“Ada beberapa orang DPO. Dan pasti akan ada tersangka lain,” kata Deni.

Diketahui, dari 50 gram sabu itu dicacah ke dalam 4 paket. Yakni 12,5 gram, 2,5 gram, 9 gram, dan 26 gram. AKS sudah menjual 2 paket sabu tersebut. Masing-masing paket 12,5 gram ke TF dan paket 26 gram ke W.

“Seharusnya masih ada sisa sabu itu, dan hanya kita temukan 10 gram. Ini juga masih kita dalami,” ungkapnya.

Deni memastikan kasus AKS ini tidak ada kaitannya dengan kasus sebelumnya, yakni penyalahgunaan barang bukti sabu yang melibatkan 15 personel.

“Tidak ada (kaitannya). Berbeda,” tegasnya.

Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang menangkap personel Polresta Barelang, Brigpol AKS, Selasa (28/10) malam. Ironisnya, pria 30 tahun ini ditangkap di mess lajang Polresta Barelang dengan barang bukti narkotika jenis sabu.

AKS ditangkap bersama rekannya AK. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti 10 gram sabu, bong, timbangan, dan kantong plastik transparan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pelni Batam Rilis Jadwal KM Kelud November 2024, Imbau Penumpang Pesan Tiket Lebih Awal

0
Kapal Pelni Dalil Harahap
KM Kelud saat lepas tali di Pelabuhan Batuampar, Batam. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – PT Pelni Cabang Batam telah mengeluarkan jadwal terbaru KM Kelud sepanjang November 2024 bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan kapal ini. KM Kelud akan melayani rute Batam menuju beberapa kota besar, termasuk Karimun, Belawan, Medan dan Tanjung Priok.

Kepala Pelni Cabang Batam, Muhammad Iqbal, mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal guna menghindari antrean panjang.
Dalam jadwal terbaru ini, KM Kelud akan tiba di Batam pada 3 November 2024 pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan berangkat menuju Karimun dan Belawan pada pukul 11.00 WIB. Berikut adalah rincian jadwal pelayaran KM Kelud di bulan November. Pada 6 November tiba di Batam pukul 11.00 WIB, berangkat ke Tanjung Priok pukul 16.00 WIB. 10 November tiba pukul 06.00 WIB, berangkat ke Karimun dan Belawan pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya pada 13 November tiba pukul 06.00 WIB, berangkat ke Tanjung Priok pukul 16.00 WIB. Lalu 17November tiba di Batam pukul 06.00 WIB, berangkat ke Karimun dan Belawan. 20 November tiba pukul 13.00 WIB, berangkat ke Tanjung Priok dan 24 November tiba pukul 06.00 WIB, berangkat ke Karimun dan Belawan. Terakhir pada 27 November tiba pukul 11.00 WIB, berangkat ke Tanjung Priok.
“KM Kelud merupakan kapal andalan dengan kapasitas besar dan fasilitas lengkap yang melayani masyarakat Batam, ” ujarnya, Jumat (1/11).
Iqbal menyarankan agar calon penumpang membeli tiket lebih awal melalui saluran resmi seperti website Pelni di www.pelni.co.id, aplikasi Pelni Mobile, Kantor Loket Pelni di Sekupang serta melalui gerai Indomaret dan Alfamart di Batam
“Pembelian tiket secara online lebih praktis karena calon penumpang bisa langsung mendapatkan informasi jadwal kapal serta ketersediaan tiket secara real-time melalui aplikasi Pelni Mobile yang tersedia di Play Store dan Apple Store,” jelas Iqbal.
Iqbal menegaskan bahwa harga tiket tidak mengalami kenaikan. “Tarif tiket tetap sama, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan biaya yang terjangkau,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Puluhan Remaja dan Santri di Bintan Dilatih Bela Negara

0
Plt Bupati Bintan, Ahdi Muqsith menyematkan tanda peserta ke perwakilan peserta pelatihan outbond peningkatan kesadaran bela negara di lapangan BPMP Kepri di jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya, Kamis (31/10/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Puluhan remaja masjid dan santri di Bintan mendapat pelatihan bela negara di lapangan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau (Kepri) di jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya pada Kamis (31/10/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan sikap dan perilaku cinta tanah air bagi remaja masjid dan santri agar rela berkorban untuk bangsa dan negara sesuai nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bintan, Lukman menyampaikan, pelatihan outbond peningkatan kesadaran bela negara diikuti remaja masjid dari 10 kecamatan di Bintan.

BACA JUGA: Tinjau Kesiapan Pilkada di Bintan, KPU RI Sebut Letak Geografis Kecamatan Tambelan Jadi Tantangan Khusus

“Utusan remaja masjid Se-Bintan berjumlah 30 orang ditambah para santri dari pondok pesantren berjumlah 22 orang, sehingga total peserta berjumlah 52 orang,” ujarnya.

Dia mengatakan, pelatihan ini digelar selama satu hari, 31 Oktober 2024. Para peserta akan mendapat materi cinta negara, pengamalan nilai-nilai Pancasila sekaligus remaja harus dibentengi dari pengaruh-pengaruh negatif seperti narkoba.

“Pengisi materi dari Lanud RHF Tanjungpinang,” ujarnya.

Dia berharap, para peserta yang mendapat pelatihan bela negara dapat menebarkan nilai-nilai bela negara kepada remaja lain.

“Sehingga remaja masjid dan santri di Bintan semakin hari semakin baik,” pungkasnya.

Plt Bupati Bintan, Ahdi Muqsith mengapresiasi pelatihan bela negara bagi remaja masjid dan santri dengan pola pembelajaran terbuka atau outbond.

Karena itu, dia berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan pelatihan bela negara ini dengan sebaiknya.

Dari kegiatan ini, dia berharap dapat memacu semangat dan kreativitas peserta dalam olah diri dan pikir serta menambah wawasan peserta. (*)

Reporter: Slamet

Pemko Batam Prioritaskan Akses Kesehatan Bagi 67 Ribu Warga Miskin Melalui BPJS Kesehatan

0
dr Didi Kusmarjadi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat jaminan kesehatan bagi warganya yang tidak mampu melalui alokasi dana sebesar Rp 46,7 miliar dari APBD Perubahan Tahun 2024. Dana ini terutama dialokasikan untuk menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi 67.000 warga miskin di Batam, serta kebutuhan kesehatan lainnya yang mendesak, termasuk pembayaran layanan rumah sakit bagi orang terlantar dan bantuan rujukan ke luar daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat Batam ini diperuntukan untuk belanja iuran jaminan BPJS kesehatan bagi warga miskin dan tak mampu. Angkanya yakni mencapai Rp 42,9 miliar bagi 67.000 warga Kota Batam.

Selain itu anggaran ini dipakai juga untuk pembayaran hutang layanan rumah sakit tahun sebelumnya, pembayaran layanan rumah sakit tahun 2024 bagi orang terlantar. Ada juga bantuan biaya rujukan ke luar daerah bagi yang memerlukan rujukan ke rumah sakit luar Batam serta untuk belanja barang dan jasa.

“Jadi total keseluruhan itu Rp46,7 miliar. Khusus untuk Belanja Iuran Jaminan (BPJS) adalah Rp 42,9 miliar,” ucap Didi, Jumat (1/11).

Ia menambahkan, bantuan iuran ini diberikan kepada penduduk yang memiliki KTP Kota Batam dan mendapat keterangan tidak mampu dari kelurahan serta rekomendasi dari Dinas Sosial.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit,” ucap Didi,

Ia menyebutkan, Pemko Batam melakukan pembaruan data kepesertaan setiap bulan melalui rekonsiliasi dengan BPJS Kesehatan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran, terutama jika ada penerima yang sudah pindah, meninggal dunia, atau mengalami perubahan status ekonomi.

“Selain rekonsiliasi dengan BPJS, kami juga berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk melakukan pembaharuan data secara proaktif. Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambah Didi.

Dalam perencanaan anggaran ini, Pemko Batam juga menyiapkan dana untuk menutup hutang layanan rumah sakit dari tahun sebelumnya dan memberikan bantuan rujukan ke luar daerah bagi pasien yang membutuhkan perawatan khusus.

Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, tingkat kemiskinan di kota ini tercatat sebesar 4,85 persen pada Maret 2024, turun 0,17 persen dari tahun sebelumnya.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa stabilnya ekonomi kota turut berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan, dan bantuan kesehatan menjadi salah satu faktor penunjangnya.

Dengan berbagai inisiatif ini, Pemko Batam berharap bisa menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

 

BPJPH Sebut Wajib Halal Resmi Berlaku, Olahan Babi dan Sejenisnya Boleh Dijual Asal Beri Keterangan Tidak Halal

0
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan Baras (tengah) memberikan penjelsan di Jakarta Kamis, (24/10). F. Foto: Hilmi Setiawan/Jawa Pos

batampos – Ketentuan wajib sertifikat halal resmi berlaku pada 18 Oktober lalu. Publik dihebohkan opini bahwa seluruh makanan dan minuman yang dijual harus berlabel halal. Padahal dalam aturannya, produk non halal masuk kategori dikecualikan. Sehingga masih boleh dijual di tengah masyarakat dengan ketentuan diberi label non halal atau tidak halal.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menyampaikan sesuai UU 33/2014 Pasal 4 tegas menyatakan seluruh produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Dengan batasan dan ketentuan yang jelas.

“Yang dimaksud dengan produk (yaitu) makanan, minuman, kosmetik, obat, bertahap tapi harus. Itulah maksud produk dan yang diedarkan di Indonesia, didistribusikan, diperjualbelikan, harus bersertifikat halal,” ujar Babe Haikal – sapaan akrabnya, kepada wartawan di kantornya, Jumat (1/11).

Namun, pria yang akrab disapa Babe Haikal itu juga mengingatkan bahwa pelaku usaha yang memproduksi produk dari bahan tidak halal atau non halal tentu dikecualikan dari mengajukan sertifikat halal. Merujuk Peraturan Pemerintah 42/2024 Pasal 2 Ayat 2 menyatakan bahwa produk yang berasal dari bahan yang diharamkan dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal. Kemudian wajib diberikan keterangan tidak halal, seperti pada Ayat 3 Pasal tersebut.

“Jadi yang jualan babi, mohon maaf, silakan enggak ada masalah, katakan itu dari babi,” lanjut Babe Haikal.

Dia mengaku telah mendapatkan kiriman pesan di media sosial yang menyebutkan ada seorang perempuan penjual kuas dan kuasnya bertuliskan ‘dari bulu babi’. Babe Haikal menilai, hal itulah yang seharusnya dilakukan karena telah sesuai prosedur.

“Ini yang benar, sehingga melindungi segenap tumpah darah Indonesia itu amanat negara dan amanat UUD 1945 yang sekarang telah dijalankan oleh kabinet ini,” tuturnya.

Dalam berbagai kesempatan Babe Haikal menegaskan bahwa konsumsi produk, termasuk makanan dan minuman adalah hak pribadi setiap orang. Pemerintah hanya menjalankan tugas memberikan jaminan kehalalan suatu produk. Tujuannya memberikan perlindungan bagi masyarakat yang memilih mengonsumsi produk halal.

Seperti diberikan pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal diterapkan secara bertahap. Produk makanan, minuman, usaha sesembelihan, serta jasa terkait lainnya masuk penerapan tahap pertama. Yaitu diberikan waktu mengurus sertifikasi halal sampai 17 Oktober 2024. Artinya mulai 18 Oktober wajib bersertifikat halal.

Ketentuan ini juga masih dikecualikan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Para pelaku UMK diberikan waktu sampai dengan Oktober 2026. Karena dalam praktiknya di lapangan, masih banyak pelaku UMK yang belum mendapatkan sertifikat halal. Meski sudah ada skema deklarasi halal mandiri (self declare) yang mudah dan gratis.

Urusan sertifikasi halal sebelumnya dipegang oleh Kemenag melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Tetapi, di Kabinet Merah Putih di bawah komando Prabowo-Gibran, urusan halal dipecah dari Kemenag. Saat ini BPJPH menjadi badan tersendiri setingkat menteri dan bertanggung jawab langsung ke Presiden. (*)

Sumber: JP Group

ASLI-SAYANG Pemimpin Pilihan Masyarakat Kecil, Kombinasi Hebat Bawa Kepri-Batam Lebih Maju

0

asli sayangbatampos – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nomor Urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (SAYANG) dan Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota (cawalkot-cawawalkot) Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI) merupakan pemimpin pilihan masyarakat kecil. Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia merupakan kombinasi hebat membawa Kepri-Batam lebih maju.

Ketua Masyarakat Melayu Pesisir, Rudi, menerangkan, Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia merupakan pemimpin pilihan untuk masyarakat kecil. Ia menilai duet yang direstui presiden terpilih Prabowo itu sangat tepat membawa Kepri dan Batam lebih maju.

“Bergabungnya kita adalah semata-mata karena kita menginginkan pemimpin yang peduli terhadap masyarakat kecil, pro dengan keberlanjutan. Karena itu kami memilih Sayang untuk Kepri dan Asli untuk Batam,” kata Rudi, pada Jumat (1/11/2024).

Ia menuturkan, Ansar-Nyanyang merupakan pemimpin yang terbukti bekerja nyata untuk kemajuan Kepri. Di sisi lain, ia menilai, Amsakar-Li Claudia duet terbaik membawa Batam lebih maju.

“Pak Ansar-Pak Nyanyang merupakan pemimpin yang sudah terbukti bekerja nyata untuk kemajuan Kepri. Kemudian, Pak Amsakar-Ibu Li Claudia punya kemampuan apik membawa Batam lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rudi menegaskan, Ansar-Nyanyang merupakan pasangan yang saling mengisi satu sama lain. Terlebih, Ansar maupun Nyanyang punya rekam jejak dan pengalaman mumpuni di bidang birokrat maupun politik Tanah Air.

Kemudian, tak hanya itu saja, Amsakar-Li Claudia juga dianggap sebagai pemimpin terbaik untuk Batam. Pasangan tersebut dinilai memiliki kemampuan kompeten membawa Batam lebih baik.

Oleh sebab itu, ia menerangkan, bergabungnya Kelompok Masyarakat Melayu Pesisir ke Relawan Asli Sayang Batam ini tulus dari dalam hati yang paling dalam. Karenanya, ia yakin, Relawan Asli Sayang Kota Batam dan seluruh unsur masyarakat menginginkan pemimpin dengan kualitas terbaik, peduli masyarakat dan bisa membawa Kepri-Batam lebih maju yakni Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia.

“Dengan bersama-sama kita pasti bisa mengantarkan Pak Ansar-Pak Nyanyang serta Pak Amsakar-Ibu Li Claudia menjadi pemimpin untuk kemajuan Kepri dan Kota Batam selanjutnya,” ujar Rudi. (*/adv)

Event Kurang, Target 100 Ribu Wisman di Tanjungpinang Baru Capai 70 Persen

0

batampos– Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Tanjungpinang, Kepri masih jauh dari target yang ditentukan. Hingga Oktober 2024, kunjungan wisman baru capai 70 persen dari target yang ditentukan.

Pemko Tanjungpinang sendiri menargetkan, jumlah kunjungan wisman ke Ibu Kota Provinsi Kepri tersebut di tahun 2024 ini sebanyak 100 ribu orang.

Arus penumpang pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (31/10). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

“Baru hampir 70 persen. Tahun ini tinggal dua bulan lagi, harapan kita dapat capai target,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Muhammad Nazri, Kamis (31/10).

Menurutnya, mencapai target kunjungan wisman tersebut terbilang cukup sulit. Hal ini, disebabkan kurangnya event event yang digelar, untuk menarik wisatawan datang ke Tanjungpinang.

“Ini tahun politik, jadi event event, memang kurang. Jadi itu penyebabnya,” tambahnya.

Ia menerangkan, 70 ribu wisman yang datang berwisata di Kota Tanjungpinang itu kebanyakan berasal dari Malaysia dan Singapura. Sementara sisanya, berasal dari Australia, China dan negara lainnnya yang ada di Asia.

Objek wisata di Tanjungpinang yang paling banyak dikunjungi oleh wisman ialah Pulau Penyengat. Kemudian disusul objek wisata Vihara Avalokitesvara Graha, hingga Vihara Patung Seribu yang berada di Jalan Nusantara.

“Wisata religi kita banyak dikunjungi oleh wisman asal Malaysia dan Singapura. Mereka rutin datang dan menginap di Tanjungpinang,” tambahnya.

Untuk menarik wisman, Nazri mengaku sedang mengemas beberapa objek wisata di Tanjungpinang. Yaitu kawasan kuliner Melayu Square, Taman Batu 10, hingga Taman Budaya yang terletak di kawasan Kampung Bugis.

“Sehingga mereka (wisman) datang, minimal menginap dua hari satu malam di Tanjungpinang,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail