Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2588

Demi Biaya Nikah dan Mengadu Nasib di Meja Judi, Rian Setiawan Nekat Merampok Maimunah

0

Perampok sadis bernama Rian Setiawan, 31 mengaku berpura-pura menjadi karyawan pengantar paket barang saat melakukan perampokan. Untuk memenuhi hasratnya mempunyai uang dan keinginan menikah dengan gadis pujaan, Rian pun tak berpikir panjang untuk melakukan kejahatan.

***

Polisi menunjukkan pelaku perampokan yakni Rian Setiawan beserta barang bukti motor yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Saat beraksi melakukan perampokan, Rian tega menghajar korbannya hingga babak belur. Rian yang telah kehilangan akal, merampok barang berharga milik seorang perempuan tua berusia 71 tahun.

Kepada polisi, Rian Setiawan juga mengaku hasil kejahatan berupa rampasan ponsel, dua cincin emas dan gelang emas milik korban itu ia jual. Setelah dijual dan menghasilkan uang jutaan rupiah, ia gunakan uang tersebut untuk modal mengadu nasib dengan bermain judi.

Untuk memenuhi keinginannya menikah dan punya banyak uang, Rian yang berasal dari Tambelan ini, mengaku menyusun rencana jahat. Ia menemukan ide untuk melakukan perampokan. Berpura-pura menjadi pengantar paket.

BACA JUGA: Perampok Intai Rumah Nenek Maimunah Sebelum Melancarkan Aksi Kejahatannya

Kepada polisi, Rian yang pengangguran ini, mengaku menyewa rumah kontrakan atau kamar kos di Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. Kamar kos itu tidak jauh dari rumah korban yaitu Maimunah.

Di kamar kos itu, Rian menyusun rencana jahat untuk merampok Maimunah. Ia memantau gerak-gerik korban sehari-hari dan memantau suasana rumah korban dari kejauhan.

Setelah beberapa waktu menyusun rencana jahat, Rian akhirnya menemukan ide. Ia berpura-pura menjadi pengantar paket barang. Mendapatkan ide tersebut, Rian bergerak sesuai rencana. Ia memantau keseharian korban dan mengintai suasana rumah korban.

Setelah sekian lama mengintai, Rian akhirnya menemukan waktu yang tepat. Ia pun menjalankan rencana jahat dengan berpura-pura mengantar paket saat korban berada di rumah sendirian.

Saat itu, korban usai menunaikan ibadah salat Magrib sekitar pukul 18.30 WIB. Rian menggunakan motornya menuju rumah korban. Ia pun mengetuk pintu rumah korban dengan berpura-pura mengantar paket. Korban membukakan pintu rumah. Rian pun langsung beraksi.

Saat itu, Rian langsung masuk ke dalam rumah dengan memaksa. Ia langsung merampas gelang emas milik korban. Korban yang renta itu melawan mempertahankan haknya.

Rian kehilangan akal karena korban melawan. Ia pun mencekik korban lalu menghajar korban hingga babak belur. Korban kemudian terduduk pingsan di belakang pintu rumah. Rian langsung mengambil dua cincin emas dari jari korban dan merampas ponsel korban.

Rian kemudian melarikan diri membawa hasil rampokannya dan meninggalkan korban keadaan tak berdaya. Rian langsung pulang ke kamar kosan mengemas barang-barangnya, kemudian menghilang dari Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

Rian yang merupakan mantan penjaga gudang dan mantan honorer di salah satu Puskesmas di Tambelan ini, kemudian hidup dalam pelarian sebagai buronan yang paling dicari pihak kepolisian.

Saat pelariannya, Rian hidup dalam ketakutan. Hal itu karena perbuatannya yang tega menghajar korban seorang perempuan lanjut usia. Kejahatannya itu juga membuat masyarakat tak terima karena Rian tega menghajar korban yang renta itu.

Selama lebih kurang dua bulan menjadi buronan, Rian akhirnya ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang saat bersembunyi di sebuah rumah Jalan Karet Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Tanjungpinang, Jumat (11/10) sore.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Budi Santosa, mengatakan berkat penyelidikan dengan metode Scientific Crime Investigation, polisi akhirnya berhasil mengungkap tempat persembunyian dan menangkap pelaku.

Kapolresta menjelaskan, sebelum beraksi, pelaku memang telah merencanakan perampokan itu dengan berpura-pura menjadi pengantar paket. Pelaku merencanakan aksi kejahatan itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biaya nikah dan bermain judi daring (online).

“Pelaku ini terdesak dan tega menghajar korban karena korban sempat melawan,” kata Kapolresta, Senin (14/10).

BACA JUGA: Polisi Akhirnya Berhasil Tangkap Pelaku Rampok Nenek Maimunah

Kepada polisi, pelaku mengaku baru pertama kali berbuat kejahatan. Selama dua bulan pelariannya, korban hidup dalam ketakutan akibat perbuatannya melakukan perampokan dan penganiayaan korban.

“Setelah beraksi sekitar bulan Agustus 2024 dan membuat heboh, pelaku ini ketakutan karena perbuatannya,” ungkap Budi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo, mengungkapkan, setelah melakukan pencurian dengan kekerasan, pelaku kemudian kabur. Pelaku berpindah-pindah tempat tinggal di Tanjungpinang dan Bintan.

“Selama pelariannya, pelaku selalu berpindah-pindah tempat tinggal untuk bersembunyi dari kejaran polisi,” ungkap Agung.

Saat interogasi, jelas Agung, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku tak berkutik saat ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di sebuah rumah Jalan Karet Tanjungpinang.

Saat penangkapan, sambung Agung, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor milik pelaku yang digunakan untuk aksi kejahatannya.

“Pelaku menjual ponsel, cincin emas dan gelang korban melalui media sosial. Kami baru menemukan HP (ponsel) korban. Untuk cincin dan gelang emas, kami masih melakukan pengembangan,” jelas Agung.

Kasat menegaskan, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Pelaku terancam pidana 9 tahun penjara atas aksi kejahatan yang dilakukan pelaku.

“Pelaku kami tahan untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tegas Kasat.

Terpisah, anak korban Maimunah yakni Pratama, 40 mengapresiasi pihak kepolisian karena telah berhasil menangkap pelaku perampokan di rumahnya.

Menurut Pratama, meskipun pelaku tidak tertangkap, ia mengaku telah ikhlas, namun bersedih dengan apa yang telah dialami oleh ibu tercinta. Meskipun begitu Pratama telah memaafkan perbuatan pelaku.

“Ya kami, pihak keluarga sudah ikhlas dengan apa yang terjadi. Untuk pelaku agar dihukum setimpal dengan perbuatannya dan sesuai hukum,” harapnya.

Pratama dan pihak keluarga berharap, tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami ibunya. Mengingat selama ini suasana Tanjungpinang yang terbilang aman dan kondusif dari tindak kejahatan.

“Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini di Tanjungpinang,” harap Pratama. (*)

Reporter: Yusnadi

Pembangunan RKB SDN 009 Batuaji Hampir Rampung, Bertambah Tiga Kelas Baru

0
IMG 20241014 120906 e1728907811574
Pembangunan ruang kelas baru di SDN 009 Batuaji terus dikebut.

batampos – Pembangunan ruang kelas baru di SDN 009 Batuaji terus dikebut dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini. Sejumlah pekerja masih terlihat melakukan tahap akhir pengerjaan di lantai dua, di mana tiga ruang kelas baru sedang dibangun. Bangunan tersebut kini sudah tampak hampir rampung dan tinggal menunggu penyelesaian tahap finishing.

SDN 009, yang berlokasi di Jalan Permata Laguna, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, adalah salah satu sekolah baru di Kota Batam. Saat ini, sekolah tersebut baru memiliki tiga tingkatan kelas, yakni kelas 1, 2, dan 3.

Namun, dengan adanya tambahan ruang kelas baru di lantai dua, diharapkan kapasitas sekolah dapat ditingkatkan untuk menampung lebih banyak siswa di tahun ajaran mendatang.

Baca Juga: Makin Dikeruk, makin Teruk, Nelayan Kepri Tolak Tambang Pasir

Pembangunan ruang kelas baru ini menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di kawasan Marina dan sekitarnya. Lokasi SDN 009 yang strategis menjadikannya pilihan bagi orang tua yang tinggal di sekitar Tanjung Uncang, khususnya di wilayah Batuaji dan Marina.

“Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan SDN 009 Batuaji dapat memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik dan nyaman bagi para siswanya. “Kami terus mempercepat pembangunan agar selesai tepat waktu. Insya Allah, sebelum akhir tahun sudah kita serahterimakan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, Senin (14/10).

Dikatakan Tri, selama tahun 2024, Dinas Pendidikan Batam hanya menganggarkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta rehabilitasi ruang kelas untuk jenjang SD dan SMP. Tidak ada anggaran yang disiapkan untuk pembangunan sekolah baru.

Tri Wahyu Rubianto menjelaskan bahwa tahun ini Disdik Batam memprioritaskan pembangunan RKB dan rehab ruang kelas di sejumlah sekolah negeri dan swasta. “Total ada 14 RKB SD yang akan dibangun, terdiri dari 9 RKB di sekolah negeri dan 5 RKB di sekolah swasta,” ucapnya.

Baca Juga: Kasus DBD di Batam Mulai Melandai, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan di Musim Penghujan

Selain RKB SD, Disdik Batam juga akan membangun 24 RKB SMP, yang terdiri dari 23 RKB di sekolah negeri dan satu RKB di sekolah swasta. Disdik juga akan merehabilitasi 26 ruang kelas SD dan satu ruang kelas SMP.

“Total anggaran untuk pembangunan RKB, rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, toilet, dan fasilitas lainnya mencapai Rp 56 miliar, yang bersumber dari PAD Kota Batam dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” jelas Tri.

Dalam dua tahun terakhir, tidak ada pembangunan sekolah baru di Batam. Pada tahun 2023, pembangunan tidak dilakukan karena adanya masalah lahan yang baru diselesaikan pada September 2023. Sementara tahun ini, anggaran lebih difokuskan pada perbaikan bangunan sekolah dan penambahan ruang kelas baru. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Prabowo Panggil 49 Tokoh ke Kertanegara, Semua Menyatakan Sanggup

0
Presiden RI terpilih Prabowo Subianto usai memanggil calon menteri di  kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10). (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Sebanyak 49 tokoh Presiden RI terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya, di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sejak siang hingga malam, Senin (14/10). Prabowo mengungkapkan, pemanggilan itu untuk menegaskan komitmen para calon pembantunya di kabinet 5 tahun mendatang.

“Sebetulnya hari ini hanya mengkonfirmasi, saya konfirmasi saya yakinkan mereka bersedia atau tidak bantu saya di bidang yang saya tawarkan kepada mereka. Alhamdulillah semuanya menyatakan sanggup,” kata Prabowo seusai pertemuan.

Prabowo mengaku, dirinya puas dan senang bahwa para calon pembantunya itu telah menyatakan kesiapan dan komitmen untuk bekerja dengan baik. Lebih lanjut, Prabowo mengklaim proses ini sudah berjalan lama.

Ia menyebut, dirinya sudah membangun diskusi dengan para tokoh yang dipanggil hari ini. “Sebenarnya proses ini sudah berjalan lama, kita adakan pemantauan diskusi dan sebelum saya undang ke sini sebenarnya mereka sudah menyatakan bersedia membantu saya,” ujar Prabowo.

Berikut daftar 49 nama tokoh yang dipanggil ke kediaman Prabowo.

1. Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi
2. Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono
3. Istri mantan Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana, Widiyanti Putri Wardhana
4. Pegiat HAM, Natalius Pigai
5. Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto
6. Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon
7. Politikus Golkar, Nusron Wahid
8. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf
9. Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait
10. Politikus PKB, Abdul Kadir Karding
11. Wakil Ketua Umum Golkar, Wihaji
12. Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya
13. Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
14. Sekretaris Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi
15. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
16. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan
17. Akademisi Satryo Soemantri Brodjonegoro
18. Akademisi, Yassierli
19. Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra
20. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
21. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti
22. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
23. Wakapolri Komjen Agus Andrianto
24. Wamen Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni
25. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang
26. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
27. Penjabat Gubenur Papua Tengah, Ribka Haluk
28. Politikus Demokrat, Iftitah Sulaeman
29. ⁠Politikus Golkar, Maman Abdurrahman
30. ⁠Akademisi, Prof Rachmat Pambudy
31. Sekjen Menteri Perdagangan, Budi Santoso
32. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
33. Sekjen Kementerian PUPR, Raden Dodi Priyono
34. Dirjen Planologi KLHK, Hanif Faisol Nurofiq
35. Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin
36. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar
37. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
38. Menteri BUMN, Erick Thohir
39. Menpora, Dito Ariotedjo
40. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
41. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
42. Menteri Keuangan, Sri Mulyani
43. Mantan Istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan
44. Dewan Komisaris PLN, Dudy Purwagandhi
45. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas
46. Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Donny Ermawan Taufanto
47. Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani
48. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), M Herindra
49. Politikus Golkar, Meutya Hafid

Pulau-pulau di Kepri Siap jadi Surga Baru Pecinta Wisata Bahari

0
HL Wisatawan di nirup 2 F Cecep Mulyana
Dua orang wisatawan berjalan di pantai kawasan wisata Pulau Nirup di Kecamatan Belakangpadang, Sabtu (8/7). foto: cecep mulyana/batam pos

batampos – Kepulauan Riau (Kepri) terus berbenah untuk memanjakan para wisatawan dengan keindahan alam bawah lautnya yang memukau dan beragam aktivitas laut yang menantang.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, memaparkan peluang dan tantangan dalam pengembangan wisata bahari di wilayah Kepri. Menurutnya, pengembangan wisata bahari di Kepri terbagi ke dalam tiga aspek, yaitu bentang laut, bawah laut, dan pesisir pantai.

Masing-masing aspek memiliki atraksi tersendiri, seperti yachting, snorkeling, diving, hingga wisata pantai. Namun, ia menyebut, bahwa pengembangan wisata bahari tidak lepas dari tantangan, seperti kebutuhan akan sarana dan prasarana, fasilitas umum, kesiapan sumber daya manusia (SDM), dan mitigasi bencana.

Baca Juga: Kebijakan Bebas Visa untuk Pemegang PR Singapura, Apindo Kepri: Ini Sangat Menguntungkan

“Peluang Kepri sangat besar, karena wilayah ini memiliki destinasi yang kaya dan sukses dalam menyelenggarakan berbagai atraksi wisata di bentang laut, bawah laut, dan tepi laut,” ujarnya, Senin (14/10).

Jumlah destinasi wisata bahari di Kepri sangatlah banyak, tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Setiap wilayah di Kepri memiliki potensi wisata bahari yang mencakup berbagai aspek tersebut.

Guntur menekankan pentingnya peran lima unsur, yang dikenal dengan konsep pentahelix, dalam mengembangkan ekosistem wisata bahari di Kepri. Pemerintah sebagai regulator, akademisi sebagai konseptor, swasta sebagai operator, komunitas sebagai akselerator, dan media sebagai katalisator.

Kelima unsur tersebut harus saling berkolaborasi untuk membangun infrastruktur, melakukan kajian, dan mempromosikan wisata bahari.

Baca Juga: Terdampak Pengembangan Properti, Wisata Perkebunan Marina Terancam Menghilang

Pengembangan wisata bahari, khusus di Batam, saat ini sangat progresif. Infrastruktur yang memadai memungkinkan Batam menawarkan berbagai atraksi, mulai dari aktivitas laut seperti yachting dan jet ski hingga spot diving di Pulau Abang. Selain itu, fasilitas tepi laut seperti beach club dan kelong seafood juga semakin berkembang.

Di sisi lain, dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata bahari, Guntur mengatakan bahwa pemerintah sedang mengampanyekan sustainability tourism serta menerapkan konsep blue, green, and circular economy (BGCE).

Hal ini dituangkan dalam arah kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata yang berfokus pada keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Pemerintah pusat telah menetapkan Kepri sebagai destinasi wisata regeneratif, sehingga keberlanjutan menjadi pilar utama dalam pengembangan wisata ke depan,” kata Guntur.

Baca Juga: Batam Marching Art Parade Musik dan Budaya Internasional Sukses Gaet Wisatawan ke Batam

Kemudian, dia menguraikan strategi pemerintah dalam memperkenalkan wisata bahari Kepri, baik kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Aktivitas promosi ini dilakukan bersama-sama oleh pemerintah, industri pariwisata, media, dan masyarakat melalui berbagai saluran media yang efektif.

“Promosi dilakukan melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak serta aktivitas pemasaran yang fokus pada produk-produk wisata bahari yang sudah memiliki daya saing,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Mantan Cawapres Sandiaga Uno Ajak Warga Anambas Menangkan Rusli-Johari

0

batampos – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anambas nomor urut 1, Rusli Effendi-Johari (RJ) mendapat dukungan penuh dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

Dukungan itu diberikan Sandi Uno untuk menyemangati tim relawan RJ untuk mendulang suara dari masyarakat.

Sandi yang juga merupakan mantan calon Wakil Presiden itu menilai sosok Rusli Effendi mempunyai jaringan yang kuat di pusat sehingga diyakini mampu membangun Anambas dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA: Jadi Jurkam Rusli Effendi-Johari, Bupati Haris Ambil Cuti Biasa, Roda Pemerintahan Dipegang Sekda

“Anggaran daerah perbatasan begitu banyak di pusat. Beliau (Rusli) memiliki jaringan yang kuat di pusat. Saya yakin dana-dana itu bisa turun ke Anambas untuk mempercepat pembangunan,” kata Sandi.

Rusli yang latar belakang tenaga pendidik itu, dikatakan Sandi bisa merangkul serta mengakomodir keinginan generasi milenail dan gen Z.

Maka dari itu, mantan Wakil Gubernur Jakarta itu mengajak seluruh masyarakat Anambas agar dapat memilih Rusli-Johari pada hari pencoblosan ditanggal 27 November mendatang.

“Saya mengajak masyarakat Anambas, mari dukung dan coblos Rusli-Johari nomor urut 1 untuk Anambas Berdelau, Berdedikasi dan Berkilau,” pungkas Sandiaga Uno. (*/adv)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Siapa Saja Mereka? Ini Daftar 49 Nama Calon Menteri yang Dipanggil Presiden Terpilih Prabowo Subianto ke Kertanegara

0
Airlangga Hartarto memenuhi panggilan Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (14/10). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Sebanyak 49 tokoh nasional dipanggil Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjadi calon menteri pada kabinet pemerintahan 5 tahun mendatang. Puluhan tokoh itu dipanggil Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan bahwa nama-nama yang dipanggil hari ini merupakan calon menteri kabinet pada pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Hari ini untuk acara mengundang calon-calon menteri sudah selesai,” kata Dasco di kediaman Prabowo.
Dasco mengungkapkan, nama-nama tokoh yang dipanggil pada hari ini sudah lama menjadi pembahasan. Namun, ia juga mengaku ada beberapa nama baru yang juga turut dipanggil pada hari ini.
“Itu sudah ada yang beberapa hari lalu, ada juga baru hari ini. Bahkan ada yang baru aja besok diundang,” ucap Dasco.
Berikut daftar 49 nama tokoh yang dipanggil ke kediaman Prabowo:
1. Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi
2. Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono
3. Istri mantan Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana, Widiyanti Putri Wardhana
4. Pegiat HAM, Natalius Pigai
5. Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto
6. Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon
7. Politikus Golkar, Nusron Wahid
8. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf
9. Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait
10. Politikus PKB, Abdul Kadir Karding
11. Wakil Ketua Umum Golkar,  Wihaji
12. Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya
13. Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
14. Sekretaris Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi
15. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
16. Ketua Umum PAN,  Zulkifli Hasan
17. Akademisi Satryo Soemantri Brodjonegoro
18.Akademisi, Yassierli
19. Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra
20. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
21. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti
22. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
23. Wakapolri Komjen Agus Andrianto
24. Wamen Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni
25. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang
26. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
27. Penjabat Gubenur Papua Tengah, Ribka Haluk
28. Politikus Demokrat, Iftitah Sulaeman
29. ⁠Politikus Golkar, Maman Abdurrahman
30. ⁠Akademisi, Prof Rachmat Pambudy
31. Sekjen Menteri Perdagangan, Budi Santoso
32. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
33. Sekjen Kementerian PUPR, Raden Dodi Priyono
34. Dirjen Planologi KLHK, Hanif Faisol Nurofiq
35. Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin
36. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar
37. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
38. Menteri BUMN, Erick Thohir
39. Menpora, Dito Ariotedjo
40. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
41. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
42. Menteri Keuangan, Sri Mulyani
43. Mantan Istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan
44. Dewan Komisaris PLN, Dudy Purwagandhi
45. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas
46. Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Donny Ermawan Taufanto
47. Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani
48. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), M Herindra
49. Politikus Golkar, Meutya Hafid. (*)
Sumber: PARNA

Imam Besar Masjid Istiqlal Dipanggil Prabowo ke Kertanegara, Nasaruddin Umar Ngaku Kaget Diminta jadi Menteri

0
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar usai bertemu Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10). (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengaku kaget dipanggil Presiden RI terpilih Prabowo Subianto untuk menjadi menteri. Ia mengungkapkan, dirinya diberi tugas yang tidak jauh dari kesehariannya.

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin Umar setelah menemui Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10).

“Saya betul-betul sangat surprise ya, saya nggak nyangka dan saya kaget. Saya nggak pernah membayangkan. Saya baru pulang juga dari MoU dengan Al-Azhar Mesir, kemarin baru pulang,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin mengamini, dirinya diminta Prabowo untuk menjadi menteri, pada kabinet pemerintahan 5 tahun mendatang. “Tiba-tiba saya dapat undangan dari presiden terpilih Pak Prabowo, saya diminta untuk membantu beliau di periode yang akan datang,” ungkap Nasaruddin.

Lebih lanjut, Nasaruddin membocorkan sedikit pos menteri yang akan diisinya pada kabinet Prabowo-Gibran. Ia mengungkapkan, dirinya ditugaskan yang tidak jauh dengan kesehariannya. Namun, ia menyerahkan secara langsung kepada Prabowo untuk mengumumkannya.

“Iya saya pikir tidak jauh dari keseharian saya, bagaimana supaya kita ini. Ya nantilah beliau yang akan menjelaskan,” pungkas Nasaruddin. (*)

Sumber: JP Group

Veronica Tan, Mantan Istri Ahok yang Jadi Calon Menteri di Kabinet Prabowo, Ini Profilnya

0
Veronica Tan di kediaman Presiden RI terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos– Mantan istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan, turut dipanggil ke kediaman Presiden RI terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10). Kedatangan Veronica bersama sejumlah tokoh lainnya itu diisukan akan duduk sebagai menteri pada kabinet pemerintahan periode lima tahun mendatang.

Veronica mengungkapkan bahwa dirinya diminta untuk mengurus kesejahteraan ibu dan anak.

“Ya beliau bersama-sama kita membantu untuk masyarakat, ibu-ibu, anak-anak, saya bilang, ya siap pak,” kata Veronica usai bertemu Prabowo.

Lebih lanjut, saat disinggung akan mengisi pos Menteri Perempuan dan Anak, Veronica menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo.

“Nanti menunggu dari Pak Presiden saja,” pungkas Veronica.

Lantas siapa sosok Veronica Tan, calon menteri kabinet Prabowo-Gibran?

Veronica Tan merupakan mantan istri dari politikus PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pernikahannya bersama Ahok dikaruniai tiga orang anak yakni Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner.

Ia mendampingi Ahok saat dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Saat Ahok ditahan atas kasus penistaan agama, ia membacakan sebuah surat buatan Ahok kepada para pendukungnya. Pada 5 Januari 2018, Ahok menggugat cerai Veronica.

Perempuan kelahiran 4 Desember 1977 itu merupakan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta.

Usai menamatkan SMA, ia pindah ke Jakarta dan mengambil jurusan arsitektur di Universitas Pelita Harapan. (*)

Sumber: JP Group

Majelis Taklim Sahiba Batam Solid Dukung Ansar-Nyanyang jadi Gubernur-Wakil Gubernur Kepri

0
nyanyang putih
Nyanyang Haris Pratamura bersama anggota Majelis Taklim Sahiba Batam

batampos – Ratusan anggota Majelis Taklim Sahiba, Kecamatan Batu Aji, Batam memberikan dukungan untuk pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura di Pilgub Kepri 2024. Ketua Majelis Taklim Sahiba, Nurhaya, mengatakan Ansar-Nyanyang merupakan sosok ideal untuk jadi gubernur-wakil gubernur Kepri periode selanjutnya.

“Kami mendukung beliau, semoga beliau duduk sebagai gubernur dan wakil gubernur,” kata Nurhaya, pada Senin (14/10/2024).

Nurhaya menjelaskan, dukungan kepada Ansar-Nyanyang ini punya makna dan tujuan yang konkret. Hal itu lantaran baik Ansar maupun Nyanyang sama-sama memiliki komitmen besar untuk memajukan Kepri lebih baik.

“Program mereka luar biasa, kami ingin program ini tetap dijalankan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Salah satu program yang memiliki dampak untuk masyarakat Kepri dan akan terus dijalankan yakni pembangunan infrastruktur jalan mulus. Adapun infrastruktur tersebut tertuang di dalam Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 untuk pembangunan jalan sepanjang 76,13 km dan pembangunan jembatan sepanjang 270 meter dengan total anggaran Rp609,1 miliar.

Tidak hanya program yang berkaitan dengan infrastruktur, Ansar-Nyanyang juga bertekad untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang ada di Kepri. Satu yang sudah terealisasi yakni meningkatkan fasilitas RSUD Ahmad Habib Tanjungpinang, Kepri dengan fasilitas Operasi Bypass Jantung atau Coronary Artery Bypass Graft Surgery (CABG).

Oleh karena itu, Nurhaya menerangkan, Majelis Taklim Sahiba meyakini, Ansar-Nyanyang adalah kombinasi mumpuni membawa Kepri maju dan lebih berprestasi. Karenanya, ia menilai, dukungan ini akan membantu Ansar-Nyanyang menjadi pemimpin Kepri di periode berikutnya.

“Kami memiliki banyak kegiatan dan dengan 400 anggota yang aktif. Insha Allah kami akan mendoakan dan berusaha agar mereka terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Kepri, serta dapat berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Nurhaya. (*/adv)

Terbukti Pro Rakyat, Kader Partai Gelora Kepri Gerilya Menangkan Ansar-Nyanyang

0
nyanyang
Nyanyang Haris Pratamura (kemeja batik) di tengah massa pendukung.

batampos – DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kepulauan Riau (Kepri) solid memberikan dukungan untuk pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Kepri nomor urut 1, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura di Pilgub Kepri 2024. Ansar-Nyanyang dinilai terbukti menghadirkan program pro rakyat untuk masyarakat Kepri.

“Pak Ansar dan Pak Nyanyang sudah membuktikan mampu menghadirkan program-program yang menyenangkan masyarakat,” kata Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Kepri, Abdul Rahman, Senin (14/10/2024).

Abdul melanjutkan, bahwa Ansar-Nyanyang berhasil menghadirkan program-program yang memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Terlebih, program-program Ansar-Nyanyang sampai hingga ke pelosok.

“Bukan cuma di perkotaan, bukan cuma dari sisi infrastruktur, tetapi Pak Ansar dan Pak Nyanyang mampu untuk menghadirkan program ini sampai ke pelosok-pelosok desa dan pulau-pulau,” sambung Abdul.

Adapun salah satu program yang benar-benar menyentuh masyarakat Kepri yakni listrik untuk wilayah pedalaman atau Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program yang juga terkenal dengan Kepri Terang ini memberikan bantuan pasang baru listrik gratis kepada 13.148 rumah tangga berpenghasilan rendah sejak tahun 2021-2023 dengan tujuan meningkatkan rasio elektrifikasi.

Tidak berhenti sampai di situ saja, Ansar juga berhasil memberikan bantuan kepada UMKM agar naik kelas. Hal itu dibuktikan dengan bantuan modal tanpa bunga sebesar Rp25,7 miliar yang sudah disalurkan kepada 1.306 UMKM. Selain itu, Ansar juga memberikan pelatihan pemasaran dan kuliner, serta pengembangan kewirausahaan, bantuan alat dan vocational serta bantuan sertifikasi halal pada 4.600 UMKM.

Oleh karena itu, Abdul menekankan, Ansar-Nyanyang merupakan figur kompeten serta terbukti mengutamakan kesejahteraan rakyat. Selain itu, mereka juga percaya jika meningkatkan ekonomi Kepri bisa dilakukan salah satunya melalui penguatan UMKM.

“Dan Pak Ansar maupun Pak Nyanyang sangat perhatian kepada UMKM, hingga pendidikan yang merupakan model utama pembangunan suatu daerah,” ujar Abdul. (*/adv)